KERAJINAN BERBASIS
MEDIA CAMPURAN
BY. NURMALASARI
Kompetensi Dasar:
Memahami pengetahuan tentang jenis, sifat, karakter dan teknik pengolahan
bahan logam, batu dan plastik
Indikator:
Memahami pengertian bahan berbasis media campuran dan dari
mana bahan berbasis media campuran berasal, jenis dan
karakteristik bahan berbasis media campuran.
Mengamati beberapa produk kerajinan dari bahan berbasis media
campuran dan mengumpulkan informasi mengenai kerajinan yang
ingin dibuatnya.
Mengidentifikasi karakteristik bahan berbasis media campuran.
Kerajinan Berbasis Media
Campuran
Pengertian dan Bahan
Kerajinan Berbasis Media Campuran adalah
Kerajinan berbasis media campuran merupakan salah satu
kerajinan yang bertujuan untuk mengubah bentuk suatu
benda dengan memadukan dua bahan baku, dominan dan
tambahan. Tujuannya untuk membuat kerajinan terlihat lebih
menarik, namun tetap mempertahankan fungsi asli dari
benda tersebut
Bahan Pembuat Kerajinan Berbasis
Media Campuran
1. Batu
•Di Indonesia, tempat-tempat yang mengandung batu permata antara lain di provinsi
Banten dengan kalimayanya (batu oval), di lampung dengan batu jenis anggur yang
menawan dan cempaka, di pulau Kalimantan dengan kecubungnya (amethyst) dan
intan (berlian)
• Jenis batu-batu ini digunakan untuk kerajinan aksesoris.
Bahan campuran kerajinan batu biasanya adalah kayu dan logam
2. Logam
Terdapat 65 logam yang terbentuk secara alami di bumi, namun hanya
20 buah yang dimanfaatkan, baik yang berdiri sendiri maupun sebagai
bagian dari aloi (campuran dari dua buah logam atau lebih dan zat
lainnya)
Daerah penghasil emas diantaranya: Kalimantan Selatan, Jawa
Daerah penghasil perak diantaranya Yogyakarta, Sumatra barat, Bali
3. Plastik
Jenis bahan plastic yang banyak digunakan untuk kerajinan berbasis
campuran adalah botol plastic karena memiliki permukaan yang cukup
keras dan mudah dibentuk
4. kayu
•Beberapa daerah yang terkenal dengan ukiran dan pahatannya
adalahJepara, Yogyakarta, Cirebon, bali, Toraja, Palembang, Kalimantan.
Kayu-kayu yang tergolong keras dapat dibuat karya kerajinan dengan
teknik ukir atau paha, selain itu juga dapat dengan teknik temple atau
sambung
5. Keramik
Keramik berasal dari tanah liat
Tanah liat memiliki sifat elastis, sehingga mudah dibentuk.
Dibakar pada suhu 6000C s.d 13000C
Keramik dari tanah liat bakaran tinggi, dapat dihias dengan pewarna glasur
Galasir adalah lapisan keras yang yang mengkilap pada lapisan produk
keramik
Menggunakan pewarna glasur, keramik harus dibakar secara khusus, yaitu
bakar dua kali, pertama pembakaran bisquit hingga 9000C, lalu diglasir dan
dibakar kembali pada suhu 1200-13000C.
EVALUASI