The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by umjigfriend28, 2021-10-27 10:25:22

Penggunaan dan Perawatan Neraca Analitik

pdf_20211027_222044_0000

A+

PENGGUNAAN
DAN

PERAWATAN
NERACA ANALITIK

Ditulis oleh kelompok 3

A+1. Neraca Analitik

Neraca analitik (analytical balance) adalah
instrumen sederhana yang dibutuhkan oleh
seluruh pelaku industri di segala bidang, baik
dalam laboratorium uji, bidang farmasi, pulp dan
kertas, makanan, pengolahan air, dan lainnya.
Umumnya neraca analitik digunakan untuk
analisa yang bersifat makro dan semi-mikro
dengan resolusi 4 digit angka dibelakang koma
atau yang memiliki kemampuan baca (readability)
hingga 0.1 mg. Untuk analisa dengan skala mikro,
neraca analitik yang dibutuhkan biasanya minimal
memiliki resolusi 5 sampai 6 digit angka
dibelakang koma dengan readability 0.01 mg
sampai 0.001 mg. Semakin tinggi kebutuhan
analisa maka semakin tinggi spesifikasi neraca
analitik yang dibutuhkan. Selain itu, pemilihan
alat juga sangat erat dengan kapasitas
penimbangan yang dibutuhkan, sehingga
kapasitas (capacity) dan resolusi sering dijadikan
tolak ukur utama dalam pemilihan neraca analitik.
Karena sifat dari timbangan analitik yang sensitif,
timbangan ini rentan terhadap error atau
kerusakan jika kurang teliti dalam perawatannya.

Tips dalam menjaga dan merawat neraca analitik
dengan baik adalah sebagai berikut:

A+1.Letakkan neraca analitik pada ruang tersendiri yang terhindar
dari kebisingan dan ruangan dilengkapi dengan pendingin
ruangan (AC). Neraca analitik tidak boleh tersorot AC secara
langsung.
2.Letakkan neraca analitik pada meja timbang atau meja yang

kokoh. Dilarang menaruh benda atau bahan kimia pada meja
tempat neraca.
3.Selalu siapkan kuas pembersih didekat meja timbang, hal ini
memudahkan agar analis selalu membersihkan neraca baik
sebelum maupun sesudah pemakaian.
4.Selalu berhati–hati dalam menimbang bahan kimia, khususnya
untuk bahan kimia yang bersifat korosif ataupun liquid. Jika
jatuh pada weighing plate, bersihkan segera dengan
menggunakan kain atau kuas. Hindari menggunakan cairan
pembersih dan tanyakan pada vendor yang bersangkutan untuk
cara pembersihannya.
5.Selalu kalibrasi neraca secara berkala, minimal 1 tahun sekali
untuk memastikan bahwa alat masih dalam keadaan baik.
6.Matikan timbangan jika tidak digunakan dengan cara
mencabut stop kontak.
7.Sering-sering membersihkan timbangan dari debu dan kotoran.
8.Selalu meletakkan timbangan pada tempat yang datar.
9.Hindarkan menaruh benda diatas timbangan bila sedang tidak
digunakan.
10.Jauhkan timbangan pada alat elektronik lainnya
11.Simpan pada tempat yang sejuk dan jauhi dari sinar matahari
secara langsung.
12.Lakukan tera ulang pada timbangan sebelum pemakaian.

Prosedur menggunakan Neraca Analitik

A+1.Pastikan timbangan sudah berada dalam posisi yang
sesuai sebelum mulai digunakan.
2.Atur water pass sesuai petunjuk penggunaan yang

dianjurkan.
3.Hidupkan timbangan dengan menekan tombol “Power”.
4.Tunggu hingga timbangan berada pada posisi stabil

yang ditunjukkan dengan tampilan angka nol pada
monitor.
5.Buka tutup kaca timbangan.
6.Tempatkan zat yang akan ditimbang ke atas piringan.
7.Tunggu prosesnya hingga timbangan menunjukkan
angka yang stabil.
8.Setelah kondisi timbangan dirasa stabil dan angka tidak
lagi berubah-ubah, catatlah angka penghitungan massa
zat yang ditimbang.
9.Angkat zat dari atas piringan neraca.
10.Matikan timbangan, bersihkan piringannya dengan
menggunakan kuas khusus, dan kembali simpan
timbangan analitik di tempat yang aman, kering, dan
bebas dari gangguan.

A+Keadaan lingkungan sangat mempengaruhi

kinerja dari neraca analitik. Sifatnya yang
sensitif membuat neraca analitik sangat peka
terhadap gaya luar yang bekerja padanya. Gaya
luar yang dimaksud adalah suhu ruangan,
kemiringan alas tempat meletakkan neraca, dan
tekanan angin dalam ruangan. Bahkan udara
hasil pernapasan juga mempengaruhi
sensitivitas neraca. Sehingga neraca perlu
dilakukan kalibrasi agar hasil pengukuran tetap
akurat dan teliti (presisi). Kalibrasi neraca
analitik harus dilakukan secara berkala dan
teratur. Proses kalibrasi dilakukan dengan
menggunakan anak timbangan standar yang
memiliki sertifikat SI. Anak timbangan terdiri
dari berbagai macam ukuran, mulai dari 0,1 mg
sampai dengan 100 g.

Langkah kerja dalam melakukan kalibrasi neraca
analitik adalah sebagai berikut :

A+1.Pastikan timbangan terletak pada bidang meja yang datar
(tidak miring dan tidak bergelombang).
2.Atur waterpass timbangan pada posisi setimbang.
3.Hidupkan timbangan dengan menekan tombol on, biarkan

timbangan selama 30 menit untuk pemanasan.
4.Siapkan anak timbangan standar bersertifikat SI.
5.Lakukan penimbangan anak timbangan mulai yang bermassa

paling kecil.
6.Catat hasil penimbangan anak timbangan pada tabel

pengamatan.
7.Angkat anak timbangan dari piringan, kemudian timbangan di-

nol-kan terlebih dahulu dengan menekan tombol zero sebelum
melanjutkan menimbang massa anak timbangan yang lain.
8.Ulangi penimbangan sampai 3 kali pengulangan.
9.Lakukan langkah (5), (6), (7), dan (8) untuk menimbang massa
anak timbangan yang lain.
10.Hitung massa rata-rata hasil timbangan untuk setiap anak
timbangan.

Toleransi perbedaan yang masih dapat diterima adalah sebagai
berikut:

1.Anak timbangan berbobot 1-5 mg ± 0,014 mg
2.Anak timbangan berbobot 100-500 mg ± 0,025 mg
3.Anak timbangan berbobot 1-5 g ± 0,054 mg


Click to View FlipBook Version