The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

REVISI FIX - BULETIN VBPP KKP POSO EDISI I, SEPT 2022

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by uyuunwijiismita, 2022-09-30 02:53:13

REVISI FIX - BULETIN VBPP KKP POSO EDISI I, SEPT 2022

REVISI FIX - BULETIN VBPP KKP POSO EDISI I, SEPT 2022

BULETIN ELEKTRONIK

TIM Buletin Pengendalian Vektor dan Binatang
Pembawa Penyakit KKP Poso disusun dan
PENYUSUN diterbitkan secara elektronik sebagai salah
satu media sebaran informasi hasil
Pembina : pelaksanaan kegiatan survey faktor risiko dan
Syamsu Alam, SKM, M.Epid pengendalian penyakit berbasis vektor dan
Koord : binatang pembawa penyakit yang telah
Faridah, SKM, MM dilakukan di lingkungan unit kerja KKP Poso.
Redaktur :
Uyuun Wiji Ismita, S.KM Buletin edisi ini memuat informasi terkait :
Editor :
Intje Muhammad Farid, SE Survey Faktor Risiko DBD
Ulfa Fikasari, A.Md.KL
Kontirbutor : Survey Faktor Risiko Diare

1.Sutaman Raba, SKM, M.KM Survey Faktor Risiko PES
2.Samsianur Dg Masikki, AMKL
3.Zuriani, A.Md.Kes

Contact Person :
Uyuun Wiji Ismita, SKM
[email protected]
0853-4218-5111

http://kkpposo.kemkes.go.id kkpposo kespel poso WBK KKP POSO

Layanan Survey Faktor
Risiko dan Pengendalian
VBPP di KKP Poso

Survey Faktor Risiko DBD Survey Faktor Risiko Pes

Survey faktor risiko DBD dilakukan dengan pemeriksaan Survey faktor risiko pes merupakan bentuk kewaspadaan
jentik Aedes Sp di rumah yang berada pada lokasi dini penyakit tular rodet dan tular vektor di wilayah
perimeter dan buffer wilayah pelabuhan / bandara KKP perimeter/buffer pelabuhan maupun bandara terkait
poso (baik di kantor induk maupun di wilayah kerja) dengan jenis tikus, kepadatan tikus dan ektoparasitnya
dengan melihat keberadaan jentik pada kontainer- (pinjal). Kegiatan survey faktor risiko pes dilakukan setiap
kontainer air dan tempat perindukan yang potensial yang 40 hari selama 4 hari berturut-turut.
digunakan untuk mengukur Angka Bebas Jentik (ABJ) yang
akan digunakan untuk melihat faktor risiko terjadinya
penyakit DBD dan dasar dilakukan tindakan
pengendalian.

Survey Faktor Risiko Diare Perimeter

Survey faktor risiko diare dilakukan dengan menghitung wilayah darat pelabuhan yang
angka kepadatan lalat dengan menggunakan alat fly
Grill dan Hand Counter (untuk menghitung lalat yang harus bebas penyakit menular,
hinggap) dan Thermohygrometer (untuk mengukur suhu bebas binatang dan vector
dan kelembaban) di tempat perindukan yang penular penyakit, rumah
potensial. yaitu lingkungan kotor seperti Tempat
Pembuanngan Sampah (TPS). Lokasi pengukuran makan/restoran/jasa boga
kepadatan lalat dilakukan pada TPS di lokasi
perimeter dan buffer wilayah pelabuhan/bandara memenuhi syarat kesehatan.
(kantor induk dan wilayah kerja).
Buffer

wilayah darat pelabuhan

dalam jarak 2 km diluar

wilayah pelabuhan yang harus

bebas risiko

penularanpenyakit oleh vector

http://kkpposo.kemkes.go.id kkpposo kespel poso WBK KKP POSO

JUMLAH

REALISASI LAYANAN PROGRAM
VBPP

Layanan Layanan
Survey Faktor Risiko Diare Survey Faktor Risiko DBD
(49 Layanan) (96 Layanan)

1.Induk - 40% (4 dari 10 Layanan) 1.Induk - 31.5% (6 dari 19 Layanan)
2.Ampana - 50% (5 dari 10 Layanan) 2.Ampana - 25% (5 dari 20 Layanan)
3.Bangkep - 60% (6 dari 10 Layanan) 3.Bangkep - 26,3% (5 dari 19 Layanan)
4.Bungku - 44% (4 dari 9 Layanan) 4.Bungku - 26,3% (5 dari 19 Layanan)
5.Kolonodale - 50% (5 dari 10 Layanan) 5.Kolonodale - 15,7% (3 dari 19 Layanan)

Jumlah layanan adalah Layanan
Survey Faktor Risiko PES
banyaknya kegiatan yang (30 Layanan)

telah ditetapkan dalam 1 1.Induk - 50% (3 dari 6 Layanan)
2.Ampana - 33,3% (2 dari 6 layanan)
tahun kerja yang harus 3.Bangkep - 33,3% (2 dari 6 Layanan)
4.Bungku - 50% (3 dari 6 Layanan)
Layanan dilaksanakan oleh unit kerja, 5.Kolonodale - 33,3% (2 dari 6 Layanan)
Survey FaktodraRlaismikohaMl ailnai riKaKP Poso
*Data Realisasi Jan - Juni 2022

(kantor induk dan wilayah

kerja) berdasarkan Standar

Biaya Khusus (SBK).

http://kkpposo.kemkes.go.id kkpposo kespel poso WBK KKP POSO

Layanan
Survey Faktor Risiko DBD

Data ABJ Gabungan (Perimeter dan Buffer) di Wilayah Kerja KKP Poso

1. Kantor Induk 2. Wilker Ampana 3. Wilker Bangkep

Juni 2022 Jan 2022
ABJ = 92,5 % ABJ = 93,4 % Juni 2022 Feb 2022 Juni 2022 Feb 2022
ABJ = 97,3% ABJ = 98,7 % ABJ = 96,6% ABJ = 96.6%

Mei 2022 Feb 2022 Mei 2022 Maret 2022 Maret 2022
ABJ = 90,8 % ABJ = 99,2 % ABJ = 96,3% ABJ = 100 % ABJ = 97.7%

Mei 2022 (Salakan)
ABJ = 96,4%

April 2022 Maret 2022 April 2022 April 2022
ABJ = 97,5 % ABJ = 98,1 % ABJ = 96,2 % ABJ = 89.7%

4. Wilker Bungku 5. Wilker Kolonodale

Juni 2022 Jan 2022
ABJ = 98,3% ABJ = 98,4%

April 2022 Jan 2022
ABJ = 92,5% ABJ = 89,02%

Mei 2022 Feb 2022
ABJ = 97,5% ABJ = 97,6%

Maret 2022 Feb 2022
ABJ = 98,3% ABJ = 91,78%

*Periode data Januari - Juni 2022

Kategorisasi faktor Angka Bebas Jentik (ABJ) merupakan salah satu angka baku mutu vektor
risiko penyakit DBD di untuk faktor risiko penularan demam dengue di suatu daerah. ABJ adalah
Pelabuhan wilayah proporsi jumlah rumah negatif jentik dengan jumlah rumah yang diperiksa.
kerja KKP POSO Semakin rendah nilai ABJ menandakan bahwa semakin besarnya
berdasarkan ABJ kemungkinan penularan DBD di lokasi survei mengingat radius penularan
Gabungan : DBD adalah 100 meter dari tempat penderita. Berdasarkan Permenkes
No. 50 Tahun 2017, nilai baku mutu ABJ untuk membatasi penyebaran DBD
Risiko Rendah - adalah ≥ 95 %.
ABJ ≥95%
Risiko Sedang - Berdasarkan data hasil kegiatan survey faktor risiko DBD yang dilakukan
ABJ 80 - 95% di KKP Poso (kantor induk dan wilayah kerja) periode januari - juni 2022
Risiko Tinggi - ABJ diketahui bahwa Wilayah Kerja Bungku, Ampana dan Bangkep memiliki
< 80% risiko rendah terhadap penularan penyakit DBD. sedangkan kantor induk
memiliki risiko sedang pada bulan Mei dan juni serta wilayah kerja
Kolonodale pada bulan Jan, Feb dan april.

http://kkpposo.kemkes.go.id kkpposo kespel poso WBK KKP POSO

Layanan

Survey Faktor Risiko Diare

Rata-rata AKL di Lokasi Perimeter Wilayah Kerja KKP Poso periode Jan - Juni 2022

Kantor Induk Wilker Ampana

- TPS hotel wisata (11,3) - TPS eks pasar sentral (11,9)
- TPS SMP 2 Poso (3,5) - TPS pelabuhan (1,6)

Wilker Bangkep Pos Salakan

- TPS kel. dodung (13,6) - TPS pelabuhan (26,6)
- TPS pasar tua (9,7) - TPS pasar sentral (20,4)
- TPS taman kota (10,6) - TPS SDN 2 salakan (11)
- TPS pPelabuhan (5,5) - TPS pertokoan (6,8)
- TPS pertokoan (5,7) - TPS kel. salakan (8)

Wilker Bungku Wilker Kolonodale

- TPS BLHD (14,7) TPS pasar pelabuhan (9,5)
- TPS KUPP (11,05)

Kategorisasi faktor risiko Angka kepadatan lalat (AKL) merupakan salah satu cara
penyakit Diare di Pelabuhan penilaian sanitasi lingkungan di suatu wilayah yang dapat
wilayah kerja KKP POSO memengaruhi semakin tingginya angka kepadatan lalat
berdasarkan AKL : sebagai vektor yang menularkan penyakit diare.
Berdasarkan hasil survey faktor risiko diare dengan mengukur
0-2 : Risiko rendah kepadatan lalat, diketahui bahwa hampir semua lokasi TPS
3-5 : Risiko sedang baik di kantor induk maupun di wilayah kerja memiliki risiko
6-20 : Risiko tinggi tinggi terhadap penularan penyakit diare.
>20 : Risiko sangat tinggi AKL dengan risiko tinggi dapat disebabkan karena lokasi
pengukuran lalat didominasi oleh sampah baru dengan
bahan organik yang banyak, sehingga mengundang lalat
untuk mencari sumber makanan dan untuk berkembangbiak.
Lalat amat tertarik oleh makanan yang dimakan oleh
manusia sehari-hari seperti : gula, susu dan makanan lainnya,
kotoran manusia serta darah.

http://kkpposo.kemkes.go.id kkpposo kespel poso WBK KKP POSO

LAYANAN
SURVEY FAKTOR RISIKO PES

Jenis Tikus dan ektoparasit (Pinjal)
berdasarkan Wilayah Kerja KKP
POSO periode Januari - Juni 2022

Ampana Pos 1.Kantor Induk
Salakan Jenis tikus : Rattus tanezumi
Poso Ektoparasit : tidak ditemukan
Kolonodale Banggai
Laut 2. Wilker Ampana
Jenis tikus :
Bungku - Rattus tanezumi
- Rattus norvegicus
Ektoparasit : tidak ditemukan

3. Wilker Kolonodale
Jenis tikus : Rattus diardii
Ektoparasit : tidak ditemukan

4. Wilker Bungku
Jenis tikus : Rattus diardii
Ektoparasit : tidak ditemukan

5. Wilker Bangkep
Jenis tikus :
- Rattus tanezumi
- Rattus norvegicus
Ektoparasit : tidak ditemukan

Keberadaan tikus dan ektoparasitnya di wilayah pelabuhan Kategorisasi faktor risiko
merupakan faktor risiko terjadinya masalah kesehatan penyakit Pes di Pelabuhan
masyarakat. wilayah kerja KKP POSO
Tikus jenis Rattus tanezumi dan Rattus norvegicus merupakan berdasarkan Indeks
binatang yang paling banyak ditemukan berdasarkan hasil Ektoparasit (Pinjal):
survey di kantor induk KKP Poso, wilker ampana dan wilker
bangkep. Hal ini kemungkinan disebabkan karena Rattus ≥ 2 : Berisiko
tanezumi dan Rattus norvegicus merupakan binatang domestik < 2 : Tidak berisiko
yang aktifitas hidupnya dalam mencari makanan, berlindung
dan bersarang serta berkembang biak di lingkungan rumah.
Survey keberadaan tikus menunjukkan tidak ditemukannya
ektoparasit pada tubuh tikus. Ektoparasit yang menjadi
indikator adanya faktor risiko penularan adalah pinjal. Pinjal
berperan sebagai vektor penyakit diantaranya adalah penyakit
pes.

http://kkpposo.kemkes.go.id kkpposo kespel poso WBK KKP POSO

Buletin VBPP KKP Poso, Edisi I, Sept 2022

TERIMA
KASIH

http://kkpposo.kemkes.go.id kkpposo kespel poso

WBK KKP POSO


Click to View FlipBook Version