The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

09_Diyah Ayu Resmi,S.Pd_Laporan Aktualisasi_

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ayu_diy_24, 2021-05-27 23:00:49

09_Diyah Ayu Resmi,S.Pd_Laporan Aktualisasi_

09_Diyah Ayu Resmi,S.Pd_Laporan Aktualisasi_

PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BPSDM PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2021

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

PENERAPAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF MELALUI
MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING

(PjBL) KELAS V DI SDN PENGANTEN III BALEN

DISUSUN OLEH

NAMA : DIYAH AYU RESMI, SPd.
NIP : 198810242020122001
NDH :9
INSTANSI : SDN PENGANTEN III BALEN

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN KE -VI
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (BPSDM)

PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2021

LEMBAR PERSETUJUAN LAPORAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN VI
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (BPSDM)

PROVINSI JAWA TIMUR
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA

TAHUN 2021

NAMA : DIYAH AYU RESMI, SPd.

NIP : 198810242020122001

INSTANSI : SDN PENGANTEN III BALEN

JABATAN : GURU KELAS AHLI PERTAMA

NDH :9

JUDUL AKTUALISASI
PENERAPAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF MELALUI MODEL PEMBELAJARAN

PROJECT BASED LEARNING (PjBL) KELAS V DI SDN PENGANTEN III BALEN

Disetujui untuk disampaikan pada Seminar Laporan Aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS
Golongan III Angkatan VI Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)
Provinsi Jawa Timur Lembaga Administrasi Negara Tahun 2021

Coch Menyetujui, Surabaya, 24 Mei 2021

Mentor

Ir. Biasworo Adisuyanto Aka, M.M. Hery Bawono, S.Pd.
NIP. 19640625 199703 1 002 NIP. 19700401 199707 1 001

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat rahmat dan karunia-Nya,
sehingga Laporan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar Latsar CPNS Golongan III
dapat tersusun dengan baik. Laporan Aktualisasi ini disusun untuk
memenuhi salah satu tugas wajib bagi Calon Pegawai Negeri Sipil
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Terselesaikannya Laporan Aktualisasi ini tidak terlepas dari bimbingan,
dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, penulis
menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

1. Suami, Bapak dan Ibu atas perhatian, dukungan, dan semangat yang
telah diberikan;
2. Bapak Kepala Sekolah Hery Bawono, S.Pd. selaku Mentor;
3. Bapak Dr. Hary Wahyudi, SH., M.Si. selaku Pembimbing/Coach
4. Bapak Dr. Bambang Suryono, SH.,M.Ak.,Ak.,CA. selaku Penguji
5. Seluruh Panitia Penyelenggara LATSAR CPNS BPSDM Provinsi Jawa
Timur;
6. Rekan-rekan seperjuangan Peserta LATSAR CPNS Golongan III Angkatan
VI.

Penulis menyadari Laporan Aktualisasi ini masih jauh dari sempurna. Oleh
karena itu, saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan demi
sempurnanya Laporan Aktualisasi ini.

Bojonegoro, Mei 2021

Penulis

ABSTRAK

Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia
karena memiliki pengaruh yang dinamis dalam menyiapkan kehidupan
manusia di masa yang akan datang. Akan tetapi setelah wabah pandemi
covid 19 sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses
kegiatan belajar mengajar. Terlebih adanya Surat Edaran no. 4 tahun 2020
dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan yang menganjurkan seluruh
kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian
materi akan disampaikan di rumah masing-masing. Berdasarkan observasi
kelas 5 di SDN Penganten III Balen dalam pembelajaran daring minat dan
motivasi belajar siswa kurang aktif karena terkendala sarana dan
prasarana serta siswa tidak mendapat pendampingan orang tua yang
disebabkan sibuk bekerja sehingga siswa kurang memahami materi yang
disampaikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis memandang
perlunya pembelajaran yang inovasi di masa pandemi dengan
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS yaitu dengan model pembelajaran
project based learning (PjBL). Model pembelajaran berbasis proyek adalah
model pembelajaran yang dapat digunakan untuk menerapkan
pengetahuan yang sudah dimiliki, melatih berbagai keterampilan berpikir,
sikap, dan keterampilan konkret. Dengan menerapkan model pembelajaran
berbasis proyek diharapkan melatih kemandirian, kolaborasi dan
eksperimen didalam diri siswa atau peserta didik terlebih di saat pandemi
ini.

Kata kunci : Pendidikan, pandemi covid, daring, project based learning

Daftar Isi

1.Gambaran Umum Organisasi 1

PROFIL SDN PENGANTEN III BALEN
PROFIL PESERTA

2. Rancangan Aktualisasi 4
8
DISKRIPSI ISU
IDENTIFIKASI ISU
PENETAPAN PENYEBAB ISU
DAN DAMPAK
GAGASAN PEMECAHAN ISU

3. Pelaksanaan Aktualisasi

PERUBAHAN KEGIATAN DARI
RANCANGAN AWAL
PELAKSANAAN AKTUALISASI
KESIMPULAN

1 Gambaran Umum
Organisasi

PROFIL SDN PENGANTEN III BALEN

Gambar 1 Sekolah SDN Penganten III

SD Negeri Penganten III adalah dan yang terakhir adalah
salah satu SD Negeri di Kecamatan
Balen Kabupaten Bojonegoro yang M.Shofiyudin, S.Pd. sebagai Guru
bertempat di Jl Kalimosodo No 231
Desa Penganten. SD Negeri Kelas 3 dan sekaligus guru PAI.
Penganten III berdiri sejak tanggal 1
September 1983 dengan SK izin SD Negeri Penganten III pada tahun
operasional 10/SP/3.1/1983. ajaran 2020/2021 memiliki jumlah
siswa 36 yang terdiri dari 21 laki-laki
Pendidik dan tenaga kependidikan dan 15 perempuan. Dengan rincian
saat ini tahun ajaran 2020/2021 per kelasnya yaitu kelas 1 lima siswa,
yaitu Hery Bawono S.Pd. sebagai kelas 2 empat siswa, kelas 3 enam
Kepala Sekolah, Riyanto, S.Pd. Guru siswa, kelas 4 sepuluh siswa, kelas 5
Kelas 2 dan sekaligus Guru Olahraga, empat siswa dan kelas 6 tujuh siswa.
Ratih Mega Lestari, S.Pd.SD. sebagai
Guru Kelas 1, Diyah Ayu Resmi, S.Pd. Nilai-nilai organisasi yang diterapkan
Guru Kelas 5, Nur Endah Asmawati, di SDN Penganten III Balen adalah
S.Pd. sebagai Guru Kelas 6, Desi
Nurtutik, S.Pd.SD. Guru Kelas 4 . Kompetitif, Disiplin, Religius,
Tanggung Jawab, Inovatif, Santun,
Etos Kerja dan Kekeluargaan.

1

VISI SD NEGERI PENGANTEN III

Terbentuknya generasi yang berakhlak mulia, berilmu, terampil, dan
berbudaya lingkungan

MISI SDN PENGANTEN III

Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME.
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemahaman ilmu
pengetahuan.
Mengoptimalkan keterampilan dan kemandirian melalui pelatihan dan
tugas.
Memberdayakan bakat dan minat siswa melalui kegiatan
ekstrakurikuler.
Melaksanakan proses belajar mengajar berkarakter dan berbudaya
lingkungan.

STRUKTUR ORGANISASI SDN PENGANTEN III Komite Sekolah
Sri Kuntariati
Kepala Sekolah
Hery Bawono, S.Pd.

Perpustakaan OPS
Ratih Mega L, S.Pd. Desi Nurtutik, S.Pd

Guru Kelas I Guru Kelas II Guru Kelas III
Ratih Mega L, S.Pd. Riyanto, S.Pd. M.Shofiyudin, S.Pd
Guru Kelas V
Guru Kelas IV Diyah Ayu Resmi, S.Pd. Guru Kelas VI
Desi Nurtutik, S.Pd. Nur Endah Asmawati, S.Pd.
Peserta Didik
Guru PAI Masyarakat Guru PJOK
M.Shofiyudin, S.Pd Riyanto, S.Pd.

Penjaga Sekolah

2

TUGAS DAN FUNGSI GURU

Berdasarkan Permendikbud RI Merencanakan pembelajaran atau
pembimbingan;
Nomor 15 Tahun 2018 Tentang Melaksanakan pembelajaran atau
pembimbingan;
Pemenuhan Beban Kerja Guru, Menilai hasil pembelajaran atau
pembimbingan;
Kepala Sekolah, dan Pengawas Membimbing dan melatih peserta didik;
dan
Sekolah, tugas pokok dan fungsi Melaksanakan tugas tambahan yang
melekat pada pelaksanaan kegiatan
guru bertanggung jawab kepada pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru.

Kepala Sekolah dalam

melaksanakan kegiatan belajar

mengajar di SD Penganten III

Balen dapat dijabarkan sebagai

berikut :

PROFIL PESERTA

Nama : Diyah Ayu Resmi, S.Pd.
Formasi Jabatan : Guru Kelas Ahli Pertama
NIP : 198810242020122001
Tempat, Tanggal Lahir : Bojonegoro, 24 Oktober 1988
Alamat Rumah : Desa Bendo RT 18 RW 02 Kecamatan
Kapas Kabupaten Bojonegoro
No HP : 081335520740
Instansi : SD Negeri Penganten III Balen

Riwayat Pendidikan
SDN Ngadiluhur I Balen Tahun Lulus 2000
MTS Islamiyah Balen Tahun Lulus 2003
MA Islamiyah Talun Jurusan IPA Tahun Lulus 2007
S 1 Matematika Universitas Islam Negeri Malang Tahun Lulus 2011
S1 PGSD Universitas Terbuka Tahun Lulus 2017

3

2 RANCANGAN AKTUALISASI
DISKRIPSI ISU

Pendidikan merupakan salah satu Setiap institusi pun dituntut untuk
memberikan inovasi terbaru untuk
bentuk usaha sadar dalam membentuk proses pembelajaran yang
sangat efektif ini. Sayangnya, tidak
mewujudkan cita-cita Bangsa semua institusi pendidikan paham
mengenai inovasi terbaru yang harus
Indonesia sebagaimana yang tertuang dipakai untuk melakukan pembelajaran
selama pandemi.
dalam Pembukaan Undang-undang

Dasar 1945. Pendidikan memiliki

peranan yang sangat penting bagi

kehidupan manusia. Perkembangan

manusia dalam berbagai aspek Kebanyakan dari mereka masih belum

kepribadian dan kehidupan dapat bisa menyesuaikannya karena

dipengaruhi oleh pendidikan. terkendala sarana dan prasarana.

Pendidikan memiliki pengaruh yang Tidak hanya institusi, kebanyakan dari

dinamis dalam menyiapkan kehidupan siswa pun terkendala oleh sarana dan

manusia di masa yang akan datang. prasarana serta pendampingan belajar

Setelah munculnya wabah Covid-19 di dari orang tua sehingga memunculkan
belahan bumi, sistem pendidikan pun
mulai mencari suatu inovasi untuk minat dan motivasi siswa selama
proses kegiatan belajar mengajar.
Terlebih adanya Surat Edaran no. 4 pembelajaran daring kurang aktif.
tahun 2020 dari Menteri Pendidikan
dan kebudayaan yang menganjurkan Selanjutnya Mendikbud juga
seluruh kegiatan di institusi pendidikan
harus jaga jarak dan seluruh memberikan 7 tips belajar dari rumah
penyampaian materi akan disampaikan
di rumah masing-masing. yang antara lain menyebutkan untuk

membagi kelas dalam kelompok kecil

dan mencoba model/metode Project

Based Learning karena melatih siswa

berkolaborasi, gotong royong dan

empati.

4

Model pembelajaran berbasis proyek mengoptimalkan keterampilan dan
kemandirian melalui pelatihan dan
atau Project Based Learning yang tugas dengan menerapkan nilai-nilai

disebutkan oleh Mendikbud adalah dasar ASN yaitu akuntabilitas,
nasionalisme, etikapublik, komitmen
salah satu model pembelajaran yang mutu, dan anti korupsi (ANEKA). Maka
disusunlah rancangan aktualisasi untuk
membuat siswa aktif dan mandiri memecahkan masalah tersebut dengan
judul “Penerapan Pembelajaran Yang
dalam pembelajaran. Model Aktif Melalui Model Pembelajaran
Project Based Learning (PjBL) Kelas V di
pembelajaran berbasis proyek adalah SDN Penganten III Balen”.

model pembelajaran yang dapat IDENTIFIKASI ISU

digunakan untuk menerapkan Rancangan aktualisasi ini disusun
berdasarkan identifikasi beberapa isu
pengetahuan yang sudah dimiliki, atau problematika yang ditemukan
dalam melaksanakan tugas sebagai
melatih berbagai keterampilan tenaga pendidik di instansi tempat
bekerja, yaitu SDN Penganten III
berpikir, sikap, dan keterampilan Balen. Sumber isu yang diangkat dapat
berasal dari individu, unit kerja,
konkret. Sedangkan pada maupun organisasi. Isu-isu yang
menjadi dasar rangcangan aktualisasi
permasalahan kompleks, diperlukan ini bersumber tiga dari aspek, yaitu: a.
Whole of Goverment (WoG), b.
pembelajaran melalui investigasi, Pelayanan Publik, dan c. Manajemen
ASN. Telah dipetakan beberapa isu
kolaborasi dan eksperimen dalam atau problematika, antara lain sebagai
berikut :
membuat suatu proyek, serta
Kurangnya sarana dan prasarana
mengintegrasikan berbagai subjek dalam pembelajaran daring
Rendahnya minat baca siswa kelas
(materi) dalam pembelajaran. Dengan 5 SDN Penganten 3
Pelaksanaan pembelajaran daring
menerapkan model pembelajaran siswa kelas 5 SDN Penganten III
kurang aktif
berbasis proyek diharapkan melatih Pelaksanaan penilaian hasil belajar
siswa kurang efektif
kemandirian, kolaborasi dan

eksperimen didalam diri siswa atau

peserta didik.

Berdasarkan observasi kelas 5 di SDN
Penganten III Balen dalam
pembelajaran daring minat dan
motivasi belajar siswa kurang aktif
karena terkendala sarana dan
prasarana serta siswa tidak mendapat
pendampingan orang tua yang
disebabkan sibuk bekerja sehingga
siswa kurang memahami materi yang
disampaikan. Disinilah peran guru dan
ASN yang profesional dalam
memberikan pelayanan public kepada
masyarakat dan mewujudkan visi misi
sekolah salah satunya yaitu

5

Berdasarkan pemetaan dan Tabel 1 Analisis USG
identifikasi isu yang telah
dipaparkan, perlu dilakukan
proses analisis isu untuk
menentukan isu yang menjadi
prioritas yang dapat dicarikan
solusi oleh penulis. Proses
tersebut menggunakan alat
bantu penetapan kriteria kualitas
isu USG (Urgency, Seriousness,
dan Growth).

PENETAPAN PENYEBAB ISU DAN DAMPAK

Berdasarkan hasil analisis isu Siswa kurang semangat dalam
belajar sehingga sulit dalam
menggunakan metode USG yang sudah memahami materi.
Tugas siswa menumpuk karena
dilakukan isu yang paling prioritas adalah kurang minat dan motivasi dalam
belajar.
“pelaksanaan pembelajaran daring siswa Tidak terpenuhinya target KKM
sekolah.
kelas 5 SDN Penganten III kurang aktif”.

Adapun dampak jika tidak terselesaikan

dari isu terpilih yang telah dianalisis

menggunakan metode USG adalah :

GAGASAN PEMECAHAN ISU

Berdasarkan pada permasalahan di atas, 4. Penyelesaian proyek dengan
maka penulis mengusulkan sebuah fasilitasi dan monitoring guru.
gagasan untuk menyelesaikan masalah 5. Membuat dan melaksanakan
tersebut dengan menggunakan model evaluasi Pembelajaran Project Based
pembelajaran project based learning. Learning (PjBL).
Adapun rincian rancangan kegiatan 6. Mengoreksi, menganalisis dan
aktualisasi yang akan dilakukan adalah mengevaluasi lembar kerja siswa
sebagai berikut : 7. Melaporkan hasil evaluasi kepada
Kepala Sekolah atau mentor sebagai
1. Melakukan konsultasi dengan mentor bentuk pertanggung jawaban akhir
mengenai rencana kegiatan aktualisasi. dari kegiatan aktualisasi.
2. Membuat jadwal pembelajaran dan 8. Menyusun laporan aktualisasi
perangkat pembelajaran RPP berbasis
project based learning. Penjelasan pelaksanaan tahapan
3. Melaksanakan pembelajaran dengan tersebut secara lebih jelas
menggunakan model pembelajaran digambarkan dalam infografis
project based learning (PjBL). berikut ini :

6

Dalam tahapan-tahapan aktualisasi
yang digambarkan dalam infografis
di samping diterapkan dasar nilai-
nilai ANEKA dalam pelaksanaan
aktualisasi yaitu :

Akuntabilitas : Memberikan

A pelajaran yang menarik seperti
model project basic learning
kepada siswa merupakan
bentuk tanggung jawab guru

N Nasionalisme : Mengedepankan
nilai musyawarah dalam setiap
tahapan aktualisasi

E Etika Publik : Menjunjung
tinggi sikap sopan, hormat dan
kerjasama

Komitmen Mutu : Memberikan

K pembelajaran model

pembelajaran project based

learning yang inovasi, dan

efisien

Anti Korupsi : Menjunjung

A tinggi nilai kejujuran dan
keadilan dalam memberikan

penilaian kepada siswa

Infografis 1 Tahapan Pelaksanaan
Aktualisasi

7

3 PELAKSANAAN AKTUALISASI
PERUBAHAN KEGIATAN DARI RANCANGAN AWAL

Dengan berpegang dan berlandaskan Pada kegiatan tiga yaitu pelaksanaan
pembelajaran model project based
pada nilai-nilai ANEKA, pelaksanaan learning yang rencana awalnya di
adakan homevisit ke rumah siswa
aktualisasi dapat terlaksana dengan terkendala karena orang tua siswa
sibuk bekerja maka solusi yang diambil
baik dan lancar sesuai dengan jadwal adalah pembelajaran dilaksanakan di
salah satu rumah guru SDN Penganten
yang telah ditentukan. Pelaksanaan III yang terdekat dengan sekolah.

aktualisasi dapat berjalan baik dan Yang kedua pada kegiatan empat
penyelesaian proyek yang ke dua
lancar atas dukungan dan bantuan terdapat perubahan kegiatan yaitu
yang awalnya hanya terdapat satu
berbagai pihak. Dukungan dari mentor kelompok berubah menjadi dua
kelompok karena proyek yang
(Kepala Sekolah) yang selalu dikerjakan tidak terlalu sulit dan agar
semua siswa lebih memahami dalam
memberikan bimbingan dan pembuatan maupun materi tersebut.

memantau jalannya aktualisasi,

semangat dan bantuan dari bapak ibu

guru sebagai rekan kerja yang solid,

peran serta peserta didik khususnya

kelas V di dalam proses pelaksanaan

kegiatan aktualisasi sangatlah

membantu kelancaran pelaksanaan

aktualisasi, sehingga penulis

mendapatkan kontribusi positif sesuai

apa yang direncanakan meskipun

terkadang muncul beberapa kendala

selama proses pelaksanaan aktualisasi.

Dalam pelaksanaan aktualisasi

terdapat faktor-faktor yang menjadi

kendala. Untuk hasil yang maksimal,

dibutuhkan adanya solusi untuk setiap

faktor kendala yang muncul. Berikut

adalah perubahan kegiatan aktualisasi

dari rancangan awal beserta solusinya

pada setiap kegiatan aktualisasi yang

dilaksanakan.

8

PELAKSANAAN AKTUALISASI

Kegiatan aktualisasi yang terdiri dari 8 nilai ANEKA yang telah dipelajari saat
kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 proses pembelajaran in-class
April sampai dengan 18 Mei 2021.
Kegiatan aktualisasi dilaksanakan di (dilaksanakan secara distancing
SDN Penganten III Kecamatan Balen learning) selain menerapkan nilai-nilai
Kabupaten Bojonegoro dengan judul ANEKA kegiatan aktualisasi bertujuan
“Penerapan pembelajaran yang aktif meningkatan kualitas pembelajaran di
melalui model pembelajaran project masa pandemi pada siswa kelas V di
based learning (PjBL) kelas V di SDN SDN Penganten III Kecamatan Balen
Penganten III Balen”. Dalam Kabupaten Bojonegoro.
melaksanakan kegiatan aktualisasi
hendaknya dapat menerapkan nilai- Berikut merupakan rincian kegiatan
aktualisasi dari kegiatan pertama
hingga akhir:

Melakukan konsultasi dengan mentor mengenai rencana
kegiatan aktualisasi

Kegiatan pertama ini dilakukan pada Dari penyampaian matrik rencana
aktualisasi dan rencana jadwal
tanggal 10 April 2021 di SDN pelaksanaan, mentor menyetujui
gagasan pemecahan masalah atas isu
Penganten III. Pada kegiatan yang diangkat. Selain itu, mentor juga
memberikan saran-saran agar rencana
aktualisasi ini tahapan kegiatan yang kegiatan dapat berjalan efektif dan
efisien.
dilakukan adalah pertama

menyampaikan rencana dan jadwal

kegiatan aktualisasi, kedua

mendiskusikan dengan mentor terkait

rencana kegiatan aktualisasi dan yang Outuput atau hasil kegiatannya yaitu

ketiga menulis saran-saran mentor Terlaksananya konsultasi dengan

terkait dengan rencana kegiatan mentor yang menghasilkan

aktualisasi. persetujuan dan saran-saran terkait

Dalam kegiatan konsultasi dengan rencana kegiatan yang akan
mentor, penulis menyampaikan
kepada mentor matrik rencana dilaksanakan.
kegiatan aktualisasi dan rencana
jadwal pelaksanaan aktualisasi. Berikut adalah gambar konsultasi
penulis dengan mentor terkait
rancangan aktualisasi.

9

Gambar 2 Konsultasi dengan Mentor
Terkait Rancangan Aktualisasi

Gambar 3 Surat Persetujuan

Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar yang Melandasi Kegiatan

Analisa Dampak Kontribusi terhadap Visi dan Misi
Apabila nilai ANEKA tidak dilaksanakan Organisasi
hasil kegiatan aktualisasi tidak dapat Dalam kegiatan konsultasi dengan
dipertanggung jawabkan dan hasil mentor tentang rancangan aktualisasi
kegiatan aktualisasi yang maksimal menunjukkan adanya kontribusi dalam
tidak dapat tercapai karena pelaksanaan misi sekolah yaitu
sebelumnya tidak ada koordinasi meningkatkan kualitas sumber daya
dengan mentor. manusia melalui pemahaman ilmu
pengetahuan.
Penguatan Nilai Organisasi
Pelaksanaan konsultasi dengan
mentor merupakan perwujudan dari
budaya kerja disiplin, kekeluargaan dan
bertanggung.

10

Membuat jadwal dan perangkat pembelajaran RPP project
based learning

Pada kegiatan aktualisasi yang kedua Berikut adalah gambar kegiatan penulis
tahapan pertama yang dilakukan dalam pembuatan jadwal dan RPP :
adalah membuat jadwal perencanaan
pembelajaran project based learning Gambar 4 Pembuatan Jadwal
pada saat aktualisasi yaitu proyek 1
siklus air tematik tema 8 dan proyek 2 Gambar 5 Pembuatan RPP
jaring-jaring kubus dan balok mata
pelajaran matematika. Tahap yang
kedua menyusun RPP berbasis project
based learning dan yang terakhir
mengkonsultasikan RPP dengan
mentor.

Dalam kegiatan membuat jadwal dan

mempersiapkan perangkat

pembelajaran, pada tanggal 12 April

2021 terlebih dahulu penulis membuat

jadwal pelaksanaan aktualisasi dalam

pembelajaran daring menggunakan

model pembelajaran berbasis proyek.

Setelah itu pada tanggal 13 dan 14

april 2021 penulis membuat RPP

pembelajaran berbasis proyek. Pada

tanggal 15 April 2021, penulis

mengkonsultasikan RPP yang telah

dibuat kepada mentor untuk

mendapat persetujuan.

Outuput atau hasil kegiatannya yaitu Gambar 6 Konsultasi RPP dengan Mentor
tersusunnya jadwal dan RPP
pembelajaran project based learning.
yang menghasilkan lembar jadwal
kegiatan pelajaran, RPP dan foto
kegiatan.

11

Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar yang Melandasi Kegiatan

Analisa Dampak Penguatan Nilai Organisasi
Nilai ANEKA jika tidak diterapkan maka
pelaksanaan pembelajaran tidak dapat Pembuatan/perencanaan kegiatan
efektif jika tidak membuat RPP
sebelum pembelajaran. pembelajaran merupakan perwujudan

dari budaya kerja disiplin, etos kerja

dan tanggung jawab.

Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Perencanaan pembelajaran project based learning diharapkan sesuai dengan misi
sekolah yaitu “Melaksanakan proses belajar mengajar berkarakter dan berbudaya
lingkungan”.

Melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model
pembelajaran project based learning (PjBL)

Pada kegiatan aktualisasi yang ketiga menjelaskan langkah-langkah
ini penulis melaksanakan pembelajaran
di rumah salah satu guru SDN pengerjaan proyek dengan melihatkan
Penganten III yang dekat dengan
sekolah. Pembelajaran pertama video tentang langkah-langkah
dilaksanakan pada tanggal 16 April
2021. Pada pembelajaran pertama pembuatan siklus air.
penulis menjelaskan materi terkait
Tematik yaitu Bahasa Indonesia dan Pada tanggal 22 April 2021
IPA tentang teks non fiksi dan siklus dilaksanakan pembelajaran kedua
air. Setelah itu menjelaskan proyek yaitu tentang jaring-jaring kubus dan
yang akan dibuat yaitu siklus air dan balok. Siswa mengamati langkah-
penulis langkah pembuatan jaring-jaring kubus
dan balok melalui video yang penulis
putar.

12

Outuput atau hasil kegiatannya yaitu Terlaksananya pembelajaran berbasis proyek
dan foto kegiatan. Berikut foto kegiatan pembelajaran proyek 1 dan 2.

Gambar 7 Menjelaskan materi dan langkah-langkah proyek 1 Siklus Air

Gambar 8 Menjelaskan materi dan langkah-langkah proyek 2 jaring-jaring kubus dan balok
Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar yang Melandasi Kegiatan

Analisa Dampak
Nilai ANEKA apabila tidak diterapkan maka tujuan pembelajaran tidak tercapai
karena pelaksanaan pembelajaran tidak konsisten dengan RPP dan akan
berpengaruh pada motivasi anak dalam belajar yaitu siswa bosan dengan
pembelajaran yang monoton sehingga hasil belajar siswa menurun karena tidak
memberikan pembelajaran yang inovasi.

13

Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Pemberian proyek kepada siswa merupakan bentuk latihan mandiri siswa dalam
penyelesian sebuah tugas. Hal ini sesuai dengan misi sekolah yaitu
mengoptimalkan keterampilan dan kemandirian melalui pelatihan dan tugas.

Penguatan Nilai Organisasi
Pembelajaran dengan memberikan proyek kepada siswa merupakan perwujudan
dari nilai inovatif, tanggung jawab dan etos kerja.

Penyelesaian proyek dengan fasilitasi dan monitoring guru

Tahapan dalam kegiatan aktualisasi Outuput atau hasil kegiatannya yaitu
yang keempat ini adalah siswa hasil proyek siswa dan foto kegiatan.
menyelesaikan proyek yang diberikan Berikut adalah foto-foto kegiatan
dan guru memonitoring atau pembuatan proyek siklus air dan
memantau kegiatan proyek siswa. jaring-jaring kubus dan balok.
Pada tanggal 17 – 19 April 2021
kegiatan yang dilakukan adalah
membuat proyek pertama yaitu siklus
air dan guru memfasilitasi kegiatan
proyek tersebut dengan mendampingi
dan memantau siswa dalam
menyelesaikan proyek.

Sedangkan untuk penyelesaian proyek
ke dua yaitu jaring-jaring kubus dan
balok dilaksanakan pada tanggal 23-
24 April 2021.

Gambar 9 Pembuatan proyek 1 Siklus Air
Gambar 10 Pembuatan proyek 2 Jaring-jaring Balok

14

Gambar 11 Pembuatan proyek 2 Jaring-jaring Kubus

Gambar 12 Pembuatan proyek 2 Jaring-jaring Balok Gambar 13 Hasil Proyek Siswa

Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar yang Melandasi Kegiatan

Analisa Dampak Kontribusi terhadap Visi dan Misi
Apabila nilai ANEKA tidak diterapkan Organisasi
maka proyek yang akan dibuat tidak Kegiatan penyelesaian proyek dengan
bisa terselesaikan sehingga tujuan fasilitasi dan monitoring guru
pembelajaran tidak tercapai karena berkontribusi dengan misi sekolah
tidak ada pendampingan guru jika yaitu mengoptimalkan keterampilan
siswa mengalami kesulitan. dan kemandirian melalui pelatihan dan
tugas.

15

Penguatan Nilai Organisasi
Memantau kegiatan siswa dalam penyelesaian proyek dan memfasilitasinya
menunjukkan perwujudan nilai tanggung jawab, disiplin dan etos kerja.

Membuat dan melaksanakan evaluasi Pembelajaran Project
Based Learning (PjBL)

Pada kegiatan kelima tahapan Berikut adalah foto-foto kegiatan
penulis pada tahap kelima ini.
kegiatan yang dilakukan adalah guru

membuat evaluasi pembelajaran dan

kuncinya kemudian siswa

mempresentasikan hasil karyanya dan

yang terakhir yaitu siswa mengerjakan

evaluasi.

Pada tanggal 20 April 2021 penulis

membuat soal evaluasi pembelajaran

yang berkaitan dengan proyek 1

berserta kunci jawabannya, setelah itu Gambar 14 Pembuatan soal dan kunci proyek 1
Gambar 15 Presentasi siswa proyek 1 siklus air
pada tanggal 21 April 2021 penulis
Gambar 16 Evaluasi siswa proyek 1
meminta siswa untuk

mempresentasikan hasil karyanya

yaitu siklus air dengan tujuan melatih

kepercayaan diri siswa dan yang

terakhir siswa mengerjakan soal

evaluasi Bahasa Indonesia materi teks

non fiksi dan IPA tentang siklus air.

Pada tanggal 26 April 2021 penulis
membuat soal beserta kuncinya
tentang materi jaring-jaring kubus dan
balok. Sedangkan pada tanggal 27
April 2021 siswa mempresentasikan
hasil proyek 2 yaitu jaring-jaring kubus
dan balok, setelah itu siswa
mengerjakan soal evaluasi Matematika
tentang jaring-jaring kubus dan balok.

Outuput atau hasil kegiatannya yaitu
Tersusunnya soal, kunci jawaban dan
hasil evaluasi siswa.

16

Gambar 17 Gambar 18 Evaluasi siswa proyek 2
Pembuatan soal dan kunci jawaban proyek 2

Gambar 19 Presentasi siswa proyek 2 kubus dan balok
Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar yang Melandasi Kegiatan

Kontribusi terhadap Visi dan Misi Analisa Dampak
Organisasi Nilai ANEKA jika tidak diterapkan maka
Dalam pelaksanaan kegiatan 5 yaitu penulis tidak bisa mengetahui
membuat soal dan mengevaluasi kemampuan siswa dalam memahami
siswa kegiatan tersebut berkontribusi materi karena tidak adanya tanggung
pada misi sekolah yaitu dengan jawab dalam pembuatan soal evaluasi.
meningkatkan kualitas sumber daya
manusia melalui pemahaman ilmu 17
pengetahuan.

Penguatan Nilai Organisasi
Kegiatan membuat soal, presentasi siswa dan mengevaluasi siswa mencerminkan
nilai-nilai tanggung jawab, percaya diri dan jujur.

Mengoreksi, menganalisis dan mengevaluasi lembar kerja
siswa

Pada pelaksanaan kegiatan 6 ini Gambar 21 Menganalisis lembar kerja siswa
tahapan aksi yang dilakukan adalah
pertama mengoreksi lembar kerja
siswa, kedua menganalisis pekerjaan
siswa, dan yang terakhir memasukkan
nilai siswa ke dalam buku daftar nilai.

Pada tanggal 28 April 2021 penulis
mengoreksi lembar kerja siswa Dalam
mengoreksi lembar kerja siswa,
penulis lakukan dengan objektif.

Gambar 20 Mengoreksi lembar kerja siswa Gambar 22
Memasukkan nilai siswa ke buku daftar nilai
Kemudian pada tanggal 29 April 2021
penulis menganalisis lembar kerja Output atau hasil kegiatan yaitu
siswa yang sudah penulis koreksi dan Teranalisisnya hasil pekerjaan siswa
memasukkannya juga kedalam buku yang kemudian dimasukkan dalam
daftar nilai. daftar nilai.

Aktualisasi Nilai-Nilai
Dasar yang Melandasi
Kegiatan

18

Analisa Dampak
Jika tidak dilaksanakan, maka ketidakadilan akan membuat penulis tidak dihargai
dan dihormati mentor, teman sejawat dan masyarakat serta membuat organisasi
kehilangan kepercayaan dari masyarakat

Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Kegiatan mengoreksi, menganalisis dan mengevaluasi lembar kerja siswa
berkontribusi dengan misi sekolah yaitu mengoptimalkan keterampilan dan
kemandirian melalui pelatihan dan tugas.

Penguatan Nilai Organisasi
Melakukan evaluasi dan analisis lembar kerja siswa mengandung nilai budaya kerja
disiplin dan jujur.

Melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala Sekolah atau
mentor sebagai bentuk pertanggung jawaban akhir dari

kegiatan aktualisasi

Dalam pelaksanaan kegiatan yang ke yang baik antara penulis dengan
7 tahapan aksi yang penulis lakukan kepala sekolah selaku pimpinan unit
pada tanggal 30 April 2021 adalah kerja..
menemui kepala sekolah atau mentor
untuk melaporkan hasil belajar siswa Gambar 23 Melaporkan hasil evaluasi
menggunakan model pembelajaran dan proyek siswa kepada mentor
project based learning dan meminta
kepala sekolah atau mentor selaku
pimpinan untuk memberikan masukan
terhadap kegiatan yang telah
dilakukan.

Output atau hasil kegiatan yaitu
Terlaksananya komunikasi dan diskusi

Aktualisasi Nilai-Nilai
Dasar yang Melandasi
Kegiatan

19

Analisa Dampak
Jika tidak dilaksanakan maka mentor tidak mengetahui hasil kegiatan aktualisasi
dan tidak mengetahui perkembangan hasil belajar siswa dengan menggunakan
model proyek karena tidak melaporkan hasil aktualisasi kepada mentor.
Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Melaporkan hasil evaluasi kepada mentor sebagai bentuk pertanggung jawaban
akhir dari kegiatan aktualisasi berkontribusi pada misi sekolah yaitu dengan
meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemahaman ilmu
pengetahuan.
Penguatan Nilai Organisasi
Kegiatan ini perwujudan dari budaya kerja tanggung jawab, santun dan disiplin.

Menyusun laporan aktualisasi

Kegiatan terakhir dalam pelaksanaan Gambar 24 Menyusun laporan aktualisasi
kegiatan aktualisasi adalah menyusun
laporan aktualisasi pada tanggal 1 - 8
Mei 2021. Langkah ini dimaksudkan
untuk melaporkan seluruh kegiatan
aktualisasi yang telah dilaksanakan.
Dalam kegiatan ini penulis
mengumpulkan dokumen bukti
pelaksanaan aktualisasi, melakukan
konsultasi kepada mentor tentang
laporan aktualisasi dan yang terakhir
menyusun/membuat dan mencetak
laporan aktualisasi.

Output atau hasil kegiatan yaitu
Tersusunnya laporan aktualisasi.

Gambar 25 Konsultasi dengan Mentor

20

Aktualisasi Nilai-
Nilai Dasar yang
Melandasi
Kegiatan

Analisa Dampak
Apabila nilai dasar akuntabilitas yaitu tanggung jawab tidak dilaksanakan maka
ada kemungkinan tidak akan tersusun laporan aktualisasi sebagai bentuk
pertanggungjawaban kegiatan aktualisasi yang telah dilaksanakan. Dan jika nilai
musyawarah tidak terlaksana penulis tidak akan tahu kekurangan yang ada dalam
laporan aktualisasi.
Kontribusi terhadap Visi dan Misi Organisasi
Dalam menyusun laporan aktualisasi merupakan kegiatan yang berkontribusi pada
misi sekolah yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui
pemahaman ilmu pengetahuan.
Penguatan Nilai Organisasi
Penyusunan laporan aktualisasi merupakan perwujudan kerja tanggung jawab,
jujur dan etos kerja.

21

KESIMPULAN

Setiap rancangan kegiatan yang Dengan menerapkan model
dilaksanakan dan diaktualisasikan pembelajaran project based learning
dengan menerapkan nilai-nilai dasar di kelas V SDN Penganten III dapat
ANEKA menghasilkan output kegiatan meningkatkan motivasi belajar siswa
yang baik dan memberikan manfaat
bagi peningkatan kualitas pelayanan sehingga pembelajaran lebih aktif
terhadap siswa di SDN Penganten III dilihat dari keiikutsertaan siswa dalam
Balen, terutama dalam kegiatan pembelajaran dari awal sampai akhir
dan keikutsertaan semua siswa dalam
belajar mengajar
pembuatan proyek sampai selesai

Model pembelajaran project based learning yang diterapkan pada pembelajaran
memberikan kesan menarik kepada siswa sehingga siswa bisa termotivasi
untuk belajar lebih aktif terlebih dalam masa pandemi dimana anak-anak
sudah mulai bosan dengan pembelajaran daring

Hery Bawono, S.Pd. - Kepala Sekolah SDN Penganten III Balen

Belajar dengan membuat proyek lebih menyenangkan saya lebih memahami
materi secara langsung

Tri Mei Lindi - Siswa Kelas V SDN Penganten III Balen

22

PjBL

PENERAPAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF MELALUI MODEL PEMBELAJARAN
PROJECT BASED LEARNING (PjBL) KELAS V DI SDN PENGANTEN III BALEN

1 6Melakukan konsultasi dengan mentor Mengoreksi, menganalisis dan
mengenai rencana kegiatan aktualisasi mengevaluasi lembar kerja siswa

Tahapan Kegiatan Tahapan Kegiatan
Menyampaikan rencana dan jadwal kegiatan aktualisasi Mengoreksi lembar kerja siswa
Mendiskusikan dengan mentor terkait rencana kegiatan aktualisasi Menganalisis pekerjaan siswa
Menulis saran-saran mentor terkait dengan rencana kegiatan aktualisasi Memasukkan nilai siswa ke dalam buku daftar nilai

Output atau hasil kegiatannya Output atau hasil kegiatannya
a. Lembar persetujuan rancangan aktualisasi a. Analisis lembar kerja siswa
b. Notulen konsultasi dengan mentor b. Foto kegiatan
c. Foto dokumentasi konsultasi dengan mentor

2 Membuat jadwal pembelajaran dan perangkat 7Melaporkan hasil evaluasi kepada Kepala
pembelajaran RPP berbasis project based Sekolah atau mentor sebagai bentuk
learning pertanggung jawaban akhir dari kegiatan
Tahapan Kegiatan aktualisasi
Membuat jadwal perencanaan pembelajaran project based learning Tahapan Kegiatan
Menyusun RPP berbasis project based learning Menemui kepala sekolah atau mentor untuk melaporkan hasil kegiatan
Mengkonsultasikan RPP dengan mentor Meminta kepala sekolah atau mentor selaku pimpinan untuk memberikan
masukan terhadap kegiatan yang telah dilakukan
Output atau hasil kegiatannya
a. Lembar jadwal kegiatan pembelajaran Output atau hasil kegiatannya
b. RPP project based learning a. Foto kegiatan
c. Foto kegiatan b. Masukan dari Kepala sekolah atau mentor berupa catatan-catatan

3 Melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model 8 Menyusun laporan aktualisasi
pembelajaran project based learning (PjBL)
Proyek 1 : Siklus Air Tahapan Kegiatan
Proyek 2 : Jaring-jaring kubus dan balok Mengumpulkan dokumen bukti pelaksanaan aktualisasi
Tahapan Kegiatan Melakukan konsultasi kepada mentor tentang laporan aktualisasi
Menjelaskan materi yang saling berkaitan dengan proyek Menyusun/membuat dan mencetak laporan aktualisasi
Menjelaskan kepada siswa tentang proyek yang akan di buat
Menerangkan Langkah-langkah pengerjaan proyek Output atau hasil kegiatannya
a. Laporan kegiatan aktualisasi
Output atau hasil kegiatannya b. Foto kegiatan
a. Foto kegiatan
Akuntabilitas (8)

4 Penyelesaian proyek dengan fasilitasi dan Nasionalisme (8)
monitoring guru Etika Publik (8)
Komitmen Mutu (8)
Tahapan Kegiatan Anti Korupsi (8)
Siswa menyelesaikan proyek yang diberikan
Guru memonitoring atau memantau kegiatan proyek siswa

Output atau hasil kegiatannya
a. Foto kegiatan
b. Hasil proyek siswa

5 Membuat dan melaksanakan
evaluasi Pembelajaran Project
Based Learning (PjBL)

Tahapan Kegiatan
Guru membuat evaluasi pembelajaran dan kuncinya
Siswa mempresentasikan hasil karyanya
Siswa mengerjakan evaluasi

Output atau hasil kegiatannya
a.Foto kegiatan
b.Soal, kunci jawaban dan hasil evaluasi siswa

PENYUSUN MENTOR COACH

Diyah Ayu Resmi, S.Pd. Hery Bawono, S.Pd. Ir. Biasworo Adisuyanto AKA, M.M

REFERENSI

Fitria, Edeltrudi dan Septiani Yeni. 2016. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Inovatif di Sekolah Dasar. Yogyakarta : Sanata Dharma University Press.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15
Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah dan
Pengawas Sekolah

Sevima, 2020, 6 Metode Pembelajaran Paling Efektif di Masa Pandemi
Menurut Para Pakar di https://sevima.com/6-metode-pembelajaran-paling-
efektif-di-masa-pandemi-menurut-para-pakar/ (diakses pada tanggal 28
Maret 2021)

Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan KEbijakan Pendidikan dalam Masa
Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19)



2021


Click to View FlipBook Version