The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Dhaifa Afwana, 2023-09-06 08:06:22

dhaifa afwana

dhaifa afwana

Informatika Di era industri 4.0 dan masyarakat 5.0, Informatika merupakan salah satu disiplin ilmu yang wajib dikuasai oleh setiap orang, dan aspek praktisnya sudah diperlukan sejak usia dini. Belajar Informatika tidak berarti harus selamanya di depan komputer. Informatika adalah sebuah disiplin ilmu yang mencari pemahaman dan mengeksplorasi dunia di sekitar kita, baik natural (dunia dan alam sekitar kita) maupun artifisial (dunia maya atau dunia digital yang dicip takan manusia). Informatika juga berkaitan dengan studi, pengembangan, dan implementasi dari sistem komputer, serta pemahaman terhadap prinsipprinsip dasar pengembangan yang didasari pada pemahaman dunia nyata dan dunia artifisial tersebut. Ilmu informatik a tidak eksklusif, tetapi banyak bersinggungan dengan bidang ilmu lain karena luasnya kemungkinan eksplorasi masalah yang akan dipecahkan. Kurikulum Informatika terdiri atas 8 elemen, yaitu Berpikir Komputasional (BK), Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK), Sistem Komputer (SK), Jaringan Komputer dan Internet (JKI), Analisis Data (AD), Algoritma dan Pemrograman (AP), Dampak Sosial Informatika (DSI), dan Praktik Lintas Bidang (PLB). Selain berakar ke ilmu formal, Informatika juga berakar ke engineering. Informatika hakekatnya mengemas STE(A)M: Science (Sains), Technology (Teknologi), Engineering (Teknik), Art (Seni) and Math (Matematika). STEAM itu erat kaitannya satu sama lain. Membuat sebuah aplikasi adalah menciptakan artefak komputasional, baik itu ha nya perangkat lunak, atau merupakan gabungan perangkat keras dan perangkat lunak (sebuah sistem komputer). Membangun sebuah artefak komputasional untuk bidang tertentu misalnya pertanian juga perlu memperhatikan sains yang terkait pertanian (biologi, ilmu tanah atau media tanamannya) selain sains informatika. Teknologi (perangkat TIK dan perangkat lainnya) dan engineering (proses menganalisis dan merancang) dibutuhkan baik untuk mengembangkan produk, maupun untuk memakai produk. Art atau aspek seni dibutuhk an bukan hanya untuk produk digital kreatif, tetapi bagaimana merancang produk yang nyaman dipakai serta indah dipandang. Matematika konon disebut: “Queen of Science” yang mendasari semua model komputasi dari produk komputasional apapun.


1. Berpikir komputasional (BK) Berpikir komputasional telah menjadi kata kunci yang memiliki banyak definisi. Namun, dalam buku berjudul Computational Thinking karya Peter J. Denning dan Matti Tedre berpikir komputasional adalah keterampilan mental dan praktik untuk merancang atau menyusun pekerjaan layaknya praktik komputer dan menjelaskan serta menafsirkan dunia sebagai proses informasi yang kompleks. Computational thinking atau pemikiran komputasional adalah cara berpikir untuk menyelesaikan suatu masalah. Konsep berpikir ini merupakan metode penyelesaian masalah dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika). Cara melakukannya adalah dengan menguraikan setiap masalah menjadi beberapa bagian atau tahapan yang efektif dan efisien. Berpikir komputasional adalah suatu pendekatan dalam memahami dan menganalisis proses berpikir manusia dengan menggunakan paradigma komputasi. Pendekatan ini mencoba untuk mengartikan berbagai aspek kognitif, seperti pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan bahkan kreativitas, dalam terminologi yang dapat dimengerti oleh komputer. 4 langkah berpikir komputasional Decomposition (Dekomposisi) Tahap pertama, dekomposisi, yaitu mengurai masalah atau tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih dapat dikelola. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin diselesaikan sehingga, kita bisa menemukan masalah yang terjadi dengan menyelesaikan nya satu persatu . 1. Pattern Recognition (PengenalanPola) Pengenalan pola akan membantu kamu dalam memecahkan masalah. Pada tahap ini, kita akan berupaya Memahami data atau informasi yang terkait dengan masalah adalah langkah penting. Kemudian detikers, mencari pola atau persamaan data tersebut berkaitan atau tidak dengan masalah. 2. Abstraction (abstraksi) Beberapa hal yang dilakukan pada tahap abstraksi antara lain, melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan melakukan identifikasi informasi.dengancara ini kita dapat melihat informasi enting dan mengabaikan informasi yang kurang relevan.


3. Algorithm Design (Perancangan Algoritma) Setelah memahami masalah dan data, langkah berikutnya adalah merancang algoritma. Algoritma adalah serangkaian langkah logis yang harus diambil untuk mengolah data dan mencapai solusi. Algoritma ini harus merinci proses yang sistematis dan terstruktur. Contoh: Merencanakan liburan Wisatawan bisa menggunakan abstraksi untuk memecah proses perencanaan menjadi tugas-tugas yang lebih kecil seperti memilih destinasi, menentukan anggaran, dan meneliti akomodasi. Selanjutnya, generalisasi diterapkan dengan mengidentifikasi pola dan kesamaan antara pilihan liburan yang berbeda, seperti biaya, iklim, dan aktivitas. Hal ini membantu mereka mempersempit pilihan dan membuat keputusan dengan lebih efisien. Penalaran logis untuk menentukan waktu terbaik untuk berangkat berdasarkan faktorfaktor seperti cuaca, keramaian, dan biaya. Setelah liburan, analisis dan evaluasi hasil dapat dilakukan dengan menilai keberhasilan liburan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, seperti mengurangi biaya atau menemukan lebih banyak aktivitas. 2. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Teknologi Informasi dan Komunikasi atau disingkat dengan TIK adalah semua teknologi yang berhubungan dengan penanganan informasi. Dalam bahasa Inggris, TIK disebut dengan Information and Communication Technology (ICT). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis atau ilmi pengetahuan terapan. Dapat juga diartikan sebagai keseluruhan dan kenyamanan hidup manusia. Pengertian informasi menurut KBBI yaitu penerangan, pemberitahuan, kabar, atau berita tentang sesuatu. Sedangkan komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan. Dapat diartikan sebagai berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Kesimpulannya, pengertian TIK adalah teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpangan, penyebaran, dan penyajian informasi. Penyedia akses informasi melalui telekomunikasi Mengutip Tech Terms, TIK mengacu pada teknologi yang menyediakan akses informasi melalui telekomunikasi.


TIK mirip dengan Teknologi Informasi (TI) tetapi fokus utama TIK pada teknologi komunikasi, seperti internet, jaringan nirkabel, telepon seluler, dan media komunikasi lainnya. Berdasarkan situs UNESCO Institute for Statistics, TIK adalah perangkat teknologi dan sumber daya yang beragam yang digunakan untuk mengirimkan, menyimpan, membuat, berbagi, atau bertukar informasi. Contoh teknologi informasi dan komunikasi adalah: Komputer; Internet (situs web, blog, dan email); Teknologi siaran langsung (radio, televisi, dan webcasting); Teknologi penyiaran yang direkam (podcast), pemutar audio dan video, dan perangkat penyimpanan). 3. System computer (SK) Sistem Komputer adalah kumpulan perangkat-perangkat komputer yang saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain untuk melakukan proses pengolahan data, sehingga dapat menghasilkan informasi yang diharapkan oleh penggunanya. Perangkat yang terdapat pada Sistem Komputer diantaranya Hardware , Software , dan Brainware. Perangkat tersebut memiliki fungsinya masing-masing pada sistem komputer, pada saat beroperasi pun ketiganya saling bergantung dan saling mendukung satu sama lain, seperti hardware tidak dapat berinteraksi dengan brainware tanpa software dan juga sebaliknya. membahas tentang perangkat yang ada pada sistem komputer seperti software ,hardware, dan brainware, berikut penjalasannya: 1. Hardware Hardware atau bisa disebut juga dengan perangkat keras adalah suatu perangkat elektronik yang ada pada komputer, bisa dilihat secara kasat mata dan mampu disentuh secara fisik. Hardware sendiri di kategorikan menjadi 3 jenis yakni: 1. Perangkat Input (Masukkan): perangkat keras yang di gunakan untuk memasukkan data kepada komputer, seperti: Mouse, Keyboard, Scanner, Microphone, 2. Perangkat Process: Perangkat keras yang berguna untuk menerima data dari perangkat input dan memproses data tersebut, seperti: Processor, RAM, Northbride, 3. Perangkat Output (Keluaran): Perangkat keras yang digunakan untuk menampilkan hasil dari data yang telah diolah oleh komputer, perangkat ini yang menampilkan informasi kepada user atau pengguna, seperti: Monitor, Proyektor, Printer, dll. 1. Software


Software atau perangkat lunak adalah kumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan komputer dapat berupa program yang berguna untuk menjalankan suatu perintah. Perangkat Lunak ini bersifat tidak dapat dipegang, dalam penggunaannya pun perangkat lunak di klasifikasikan menjadi 5 macam, yaitu: 1. Sistem Operasi (Operating System) Sistem Operasi yaitu program yang berfungsi untuk mengendalikan sistem kerja yang mendasar sehingga dapat mengatur kerja media input, output, media pemroses, dll. seperti: Windows 7, Windows 8, Windows 10, MacOs, Linux, dll. 2. Program Aplikasi Program aplikasi adalah perangkat lunak yang di rancang khusus untuk kebutuhan tertentu, misalnya program pengolah kata, pengolah presentasi, design grafis, dll. Seperti: MS Word, MS Excel, Adobe Photoshop, dll. 3. Bahasa Pemrograman Perangkat lunak bahasa yaitu program yang di gunakan untuk menerjemahkan intruksi-intruksi yang di tulis dalam bahasa pemrograman ke bahasa mesin dengan prosedur atau aturan tertentu agar diterima oleh komputer. 4. Program Bantu Perangkat lunak ini berfungsi sebagai aplikasi pembantu dalam kegiatan yang ada hubungannya dengan komputer, serta merupakan perangkat lunak sistem dengan fungsi tertentu, seperti: Antivirus, CC Cleaner, Winrar, dll. 1. rainware Brainware adalah orang yang menggunakan atau mengoperasikan sebuah perangkat komputer. Brainware sering juga disebut sebagai perangkat intelektual yang memakai dan menjelajahi kemampuan Hardware ataupun Software. Pengguna komputer biasa disebut dengan user namun user sendiri ada macamnya, yaitu: 1. Programmer Programmer adalah orang yang punya kemampuan dalam bahasa pemrograman, sering berperan sebagai pembuat perangkat lunak yang di perlukan pada sistem komputerisasi. 2. Administrator Administrator adalah orang yang bertugas mengelola sebuah sistem operasi dan program yang di gunakan pada komputer atau jaringan komputer.


3. Operator Operator adalah orang yang menjalankan sistem operasi dan program dalam perangkat komputer. Demikian pengertian dari Sistem Komputer berikut perangkat-perangkat yang mendukung Sistem Komputer itu sendiri. Kesimpulannya adalah Sistem Komputer adalah perangkatperangkat komputer yang saling berinteraksi satu sama lain, bertukar data, dan menghasilkan sebuah informasi yang di harapkan pengguna, proses tersebut pun di dukung oleh Software, Hardware, dan Brainware diman ketiganya tidak bisa di pisahkan dan saling mendukung dan bergantung satu sama lain. 4. Jaringan computer(JKI) JKI adalah singkatan dari "Jaringan Komputer Indonesia" atau dalam bahasa Inggris disebut "Indonesian Computer Network." JKI adalah jaringan komputer nasional yang menghubungkan berbagai institusi, lembaga, dan organisasi di Indonesia. JKI bertujuan untuk menyediakan konektivitas, komunikasi, dan akses informasi yang efisien di seluruh wilayah Indonesia. Pembahasan Beberapa fungsi dan peran utama JKI adalah: • Memfasilitasi akses internet: JKI menyediakan akses internet yang andal dan stabil bagi berbagai entitas, termasuk institusi pemerintah, pendidikan, bisnis, dan masyarakat umum di Indonesia. • Mendukung pendidikan dan penelitian: JKI mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian dengan menyediakan konektivitas antara perguruan tinggi, sekolah, dan lembaga penelitian di seluruh negeri. • Meningkatkan kolaborasi dan komunikasi: Melalui JKI, lembaga dan organisasi dapat berkolaborasi dan berkomunikasi secara efisien, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. • Mendukung pelayanan publik: JKI membantu pemerintah dalam menyediakan layanan publik digital yang lebih efisien dan mudah diakses oleh masyarakat.


• Meningkatkan keamanan siber: JKI berperan dalam memastikan keamanan jaringan dan data yang beredar di dalamnya, sehingga melindungi entitas yang terhubung dari ancaman keamanan siber. 4. Analisis Data (AD) Analisis data merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menemukan solusi atas suatu permasalahan. Untuk definisi di bidang informatika, sejalan dengan konsep komputasi input-proses-output. Berdasarkan KBBI Daring, Analisis berarti menyelidiki suatu peristiwa agar faktanya dapat diketahui. Sementara itu, data berarti “keterangan yang nyata”. Dengan begitu, analisis data dapat dikatakan sebagai penyelidikan atas suatu fakta lewat keterangan nyata. Sementara tujuannya, agar dapat diketahui kebenaran atau solusinya. Situs BAMAI Universitas Medan Area menerangkan analisis data sebagai proses. Dimulai dari suatu investigasi, ditujukan untuk menemukan suatu hal yang menginformasikan sebuah kesimpulan. Lebih lanjut dari itu, kesimpulan yang didapat dari hasil analisis bisa dijadikan sebagai penentu kegiatan berikutnya. Dengan kata lain, berisi keterangan solusi atas permasalahan nyata. Fungsi Analisis Data dalam Informatika Jika seseorang berkuliah, mungkin langkah analisis data sudah sering ditemukan melalui tulisantulisan penelitian tertentu. Misalnya, ada tulisan karya sastra yang datanya berupa karya itu sendiri. Lalu, ada penelitian tingkat pendapatan yang datanya diambil dari menteri perekonomian. Lantas, bagaimana dengan analisis data di dalam informatika?


Informatika didefinisikan sebagai ilmu yang berfokus pada sistem komputasi, baik itu komputer dan alat lain yang terdapat algoritmanya. Sementara itu, di dalamnya terdapat urutan skema input-proses-output . Dengan begitu, analisis data yang dilakukan pun sejalan dengan skema tersebut. Lebih jelas, Mushthofa dan kawan-kawan dalam Informatika (2021, hlm. 132) menjabarkan, rangkaiannya meliputi pengambilan data, pemrosesannya, dan penyajiannya sebagai output. Output atau pengeluaran dari hasil analisis ini nantinya dapat digunakan sebagai pembuat kesimpulan, prediksi, hingga mengambil keputusan-keputusan tertentu. Sebut salah satu contoh analisis data dilakukan dengan menggunakan komputer untuk menganalisis data kenaikan jumlah penduduk . Melalui komputer, data atau informasi terkait jumlah penduduk dari tahun ke tahun dijadikan satu untuk diurut bagaimana perkembangannya. Kemudian, data tersebut akan disajikan lewat tabel-tabel tertentu. Sebelum penyajiannya dilakukan, ada hal yang musti diperhatikan. Penganalisis harus memastikan kebenaran data. Misalnya dengan cara menggunakan sumbersumber kredibel. Jika dirasa sudah sesuai, maka wujud output bisa disajikan lewat visual . Data yang sudah divisiualisasikan tersebut bisa dijadikan sebagai kesimpulan atas jumlah kenaikan jumlah penduduk. Selain itu, bisa juga dijadikan sebagai prediksi perkembangan jumlah penduduk di masa mendatang. Lantas, apa saja fungsi dari analisis data dalam informatika? Berikut ini daftarnya. o Berfungsi sebagai bahan penelitian o Sebagai wujud tanggapan atas sebuah masalah o Menyeselesaikan permasalahan


o Data bisa digunakan sebagai acuan keputusan atau perencanaan kegiatan berikutnya. 5. Algoritma dan Pemrograman (AP) Algoritma pemrograman adalah serangkaian langkah atau instruksi yang ditetapkan untuk menyelesaikan masalah atau tugas tertentu. Algoritma ini dirancang secara logis dan sistematis, dengan tujuan agar mudah diikuti dan diimplementasikan oleh komputer atau sistem pemrosesan data lainnya. Cara Penyajian Algoritma Sebagai awalan, Anda bisa belajar dua cara penyajian algoritma programming, yaitu: 1. Pseudocode Pseudocode adalah cara penulisan program secara informal dengan kaidah sendiri, daripada menggunakan aturan yang ditetapkan bahasa pemrograman. Tujuannya yaitu agar alur logika yang ditulis lebih mudah dipahami manusia. 2. Flowchart Flowchart adalah diagram yang menampilkan proses dan langkah pengambilan keputusan dalam suatu program. Tujuan flowchart adalah menyederhanakan rangkaian prosedur serta mengurangi risiko salah tafsir. Salah satu contoh flowchart dalam programming adalah sebagai berikut, untuk menunjukkan alur kerja program dari awal hingga akhir dalam menghitung luas persegi panjang.


Cara Kerja Algoritma Pemrograman Di dalam pemrograman, algoritma bekerja dengan mengandalkan tiga aspek utama, yakni input → proses → output. Ketika pengguna memasukkan data atau perintah, komputer akan menganalisis dan mengeksekusinya sesuai alur algoritma untuk menghasilkan output yang diharapkan. Sebagai contoh, ketika melakukan pencarian di Google, langkah logika algoritma pemrogramannya adalah: Anda menuliskan query pencarian → sistem memproses perintah Anda → sistem menampilkan hasil pencarian yang relevan terhadap perintah Anda. Dalam praktiknya, algoritma pemrograman terdiri dari tiga macam konstruksi, yaitu algoritma sekuensial (linear sequence), algoritma percabangan (conditional), dan algoritma perulangan (looping). • Algoritma Sekuensial – Algoritma dengan prosedur yang berjalan dari satu proses ke proses berikutnya untuk mencapai hasil akhir. Contohnya, merebus air mentah hingga air matang. • Algoritma Percabangan – Algoritma yang menjalankan keputusan berdasarkan kondisi tertentu dengan dua atau lebih percabangan. Misalnya, jika nilai ujian lebih dari 75 maka hasilnya lulus ujian. • Algoritma Pengulangan – Algoritma yang menjalankan urutan perintah berulang-ulang hingga beberapa kali. Contohnya, menampilkan bilangan kelipatan dua mulai dari 0 hingga 50. Jenis-jenis Algoritma Pemrograman Beberapa jenis algoritma yang wajib diketahui programmer adalah sebagai berikut: 1. Algoritma Brute Force


Algoritma brute force adalah jenis algoritma yang mencoba semua kemungkinan untuk menyelesaikan masalah. Dengan kata lain, ia akan melakukan percobaan satu persatu hingga menemukan solusi yang tepat. Contoh penggunaan algoritma Brute Force misalnya untuk memecahkan 4 digit kode PIN dari angka 0 hingga 9. Setidaknya, butuh hingga 10.000 percobaan untuk menemukan kombinasi angka yang tepat. 2. Algoritma Recursive Jenis algoritma yang kedua adalah algoritma recursive. Pada algoritma pemrograman ini, masalah diselesaikan sedikit demi sedikit dengan cara membaginya ke dalam beberapa kondisi yang serupa. Jika sulit membayangkan, algoritma pemrograman recursive bisa Anda temukan ketika mengerjakan soal perhitungan pohon faktor Matematika. Lebih jauh, algoritma recursive masih dibagi lagi menjadi empat tipe spesifik, yaitu: • Algoritma Divide and Conquer – Membagi masalah menjadi dua bagian. Yang pertama yaitu masalah itu sendiri dan yang kedua adalah metode pemecahannya. • Algoritma Dinamis – Menggunakan teknik memoisasi, yaitu menyimpan hasil pemecahan masalah ke memori untuk selanjutnya digunakan lagi di masa mendatang. • Algoritma Greedy – Bertolak belakang dengan algoritma dinamis, algoritma greedy justru tidak akan mempertimbangkan hasil pemecahan masalah sebelumnya untuk mengambil keputusan. • Algoritma Backtracking – Menyelesaikan masalah secara bertahap sambil mengeliminasi solusi yang ternyata tidak memecahkan masalah tersebut. 3. Algoritma Randomized Sesuai namanya, algoritma randomized memanfaatkan penggunaan nomor secara acak untuk menentukan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Tujuannya yaitu untuk mengurangi kerumitan di dalam pemrograman. Contoh dari algoritma randomized adalah menentukan pivot selanjutnya menggunakan nomor yang muncul secara acak. 4. Algoritma Sorting Bisa ditebak, algoritma sorting adalah jenis yang berfungsi untuk mengurutkan data berdasarkan kondisi tertentu, misalnya dari abjad A sampai Z atau jumlah angka besar ke kecil. Contoh penerapan algoritma sorting antara lain bubble sort, merge sort, insertion sort, dan selection sort.


5. Algoritma Searching Algoritma searching adalah tipe algoritma yang digunakan untuk mencari suatu data, baik yang sudah disortir maupun belum, menggunakan query yang spesifik. Contoh pemanfaatan algoritma searching yaitu binary search dan linear search. 6. Algoritma Hashing Algoritma hashing sebenarnya mirip dengan algoritma searching. Bedanya, hashing tak hanya mencari data, tapi juga mencocokkan query pencarian dengan kunci ID yang sudah ditetapkan. Contoh pemanfaatan algoritma hashing yaitu untuk verifikasi password ketika ingin masuk ke akun tertentu. 6. Dampak Sosial Informatika (DSI) Dampak sosial informatika merujuk pada perubahan sosial yang terjadi sebagai akibat dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam masyarakat. 7. Praktika Lintas Bidang (PLB). Praktik lintas bidang yang kerap disingkat PLB merupakan aktivitas yang memanfaatkan satu keahlian untuk menyelesaikan permasalahan di bidang lain yang bukan keahliannya. Dengan kata lain, praktik lintas bidang menawarkan kolaborasi antara satu bidang dengan bidang lainnya agar bisa bekerja sama. Dalam ilmu informatika, komputer hadir sebagai media penyelesaian berbagai macam masalah data dan informasi. Semua permasalahan tersebut diolah melalui sistem komputasi agar lebih mudah pengerjaannya. Wildan Aprizal dan Fernaldy Akbar dalam Informatika Kelas X (2018) menjabarkan bahwa komputer kini dapat digunakan untuk berbagai hal. Di antaranya bisa sebagai pembuat laporan, penghitung sesuatu, pengolah data, dan masih banyak lagi.


Semua hal tersebut dilakukan atas susunan algoritma-algoritma tertentu (sistem komputasi). Dengan begitu, beberapa tugas dikerjakan melalui komputer dan manusia bertugas sebagai pengolahnya. Sedikit gambaran di atas menjelaskan bahwa informatika berguna untuk bidang lain. Misalnya, menghitung yang notabene merupakan pekerjaan manusia. Praktik lintas bidang ini juga berlaku di ranah ilmu-ilmu lainnya. Fungsi Praktik Lintas Bidang dalam Informatika dan Tujuannya Dalam kehidupan sehari-hari, hampir semua hal sekarang berhubungan dengan informatika (ilmu komputer dengan sistem komputasi). Kita bisa melihat contoh mudah dari pemanfaatan internet yang digunakan sebagai media komunikasi. Secara umum, setidaknya fungsi praktik lintas bidang dalam lmu informatika meliputi daftar berikut. • Membantu pelajar ilmu informatika untuk mengetahui permasalahan di bidang lain • Membantu pelajar informatika agar bisa bekerja sama dengan orang di bidang lain • Membantu pelajar untuk bisa berkomunikasi secara logis dan sistematis dengan individu lain • Membantu pelajar mengetahui lingkungan sekitarnya • Membantu pelajar untuk bisa memahami algoritma bidang lain di dalam dunianya.


Click to View FlipBook Version