SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA PERIODE 2021- 2023 NOMOR 001/KN-XV/SK/PP/DPAGB/I/2023 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS PUSAT DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA Menimbang : Mengingat : 1. Tata Gereja GBI Pasal 58 ayat (2) ; Pasal 84 ayat (2) 2. Tata Kerja Departemen Pemuda dan Anak Pasal 12 dan Pasal 15 M E M U T U S K A N Menetapkan : PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS PUSAT (BCKPP) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM KONGRES DAERAH TAHUN 2023 A. KETENTUAN UMUM 1. Ketua Departemen Pemuda dan Anak GBI (Ketua PP DPA) dipilih oleh Ketua Umum BPP GBI Terpilih, dari antara 3 (tiga) Calon Ketua yang diusulkan dan ditetapkan dalam Kongres Nasional DPA GBI. a. Bahwa pergantian pimpinan adalah merupakan hal yang biasa dilakukan oleh suatu organisasi, sehingga akan diperoleh suatu organisasi yang sehat. b. Bahwa masa jabatan Ketua Pengurus Pusat Departemen Pemuda dan Anak Gereja Bethel Indonesia dibatasi oleh periode tertentu dan setelah itu akan dilakukan penunjukan oleh Ketua BPP GBI untuk periode berikutnya ; c. Bahwa untuk mengatur pengusulan Bakal Calon Ketua Pengurus Pusat Departemen Pemuda Dan Anak Gereja Bethel Indonesia yang dilakukan di Kongres- kongres Daerah maka perlu ditetapkan Petunjuk Pelaksanaan yang dituangkan dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat. PETUNJUK PELAKSANAAN PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS PUSAT DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM KONGRES DAERAH TAHUN 2023
2. Pengurus Pusat (PP) membentuk Panita Seleksi yang terdiri dari 1 (satu) unsur BPP GBI, 3 (tiga) unsur PP DPA GBI dan 3 (tiga) unsur KPD DPA GBI yang mewakili Indonesia Bagian Barat, Tengah dan Timur. Ketua Panitia Seleksi adalah unsur PP DPA GBI. Panitia Seleksi dibentuk dalam Rakernas DPA terakhir sebelum KN. Panitia seleksi melakukan verifikasi administrasi dan seleksi (fit and proper test serta wawancara) bakal calon KPP. 3. 3 (tiga) Calon Ketua Pengurus Pusat Departemen Pemuda dan Anak hasil Panitia Seleksi ditetapkan dalam Rakernas terakhir. 4. Calon Ketua Pengurus Pusat Departemen Pemuda dan Anak BPP GBI (KPP) diseleksi dari usulan Bakal Calon KPP dalam Kongres Daerah di daerah masing masing. 5. Penilaian Bakal Calon KPP (BCKPP) melalui 2 (dua) tahapan. Tahapan pertama adalah mereka yang memperoleh 3 (tiga) suara terbanyak di setiap Kongres Daerah (KD) di daerah masing-masing dan diusulkan minimal 10 KD. 6. Tahapan kedua dilakukan apabila BCKPP hasil tahapan pertama lebih dari 3 (tiga) nama. Tahapan kedua dilakukan dengan sistem skoring. Sistem skoring yang dimaksud adalah total suara KPA yang diperoleh dari hasil seluruh KD. 7. Setiap KPA GBI memiliki 1 (satu) hak suara untuk memilih Bakal Calon KPP yang akan diusulkan menjadi Calon KPP dengan cara bebas rahasia dan menyertakan surat Mandat yang telah ditanda-tangani dan distempel oleh gembala jemaat GBI lokal. 8. KPA GBI yang tidak dapat menghadiri KD, namun memberikan surat atau pesan ketidakhadiran, dapat dihitung dalam jumlah yang memenuhi kuorum tetapi tidak memiliki hak suara dan harus menerima, mentaati setiap keputusan KD. 9. KD dinyatakan sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya setengah ditambah satu jumlah KPA GBI. 10. Apabila kuorum tidak tercapai, maka KD dapat dilanjutkan atas kesepakatan bersama yang dengan sendirinya adalah sah. 11. Pada prinsipnya pengambilan keputusan dilakukan dengan musyawarah mufakat. Bilamana tidak tercapai kesepakatan, pengambilan keputusan dilakukan dengan cara pemungutan suara (voting). B. KRITERIA DAN PERSYARATAN KETUA PENGURUS PUSAT DPA BPP GBI 1. Warga Negara Indonesia. 2. Sehat Jasmani dan Rohani (Surat Keterangan Sehat Jasmani). 3. Usia 45 (empat puluh lima) tahun maksimal pada saat terpilih. 4. Sedang atau Pernah menjabat sebagai Pengurus Pusat DPA GBI atau KPD. 5. Bersedia diusulkan untuk menjadi Bakal Calon KPP. 6. Kepejabatan minimal Pendeta Madya (Pdm) dan memiliki Kartu Jabatan yang masih berlaku. 7. Mendapat Surat Rekomendasi dari Gembala Jemaat, tempat Calon KPP melayani. 8. Berpendidikan minimal S1 (Strata Satu). 9. Setia membayar iuran KPA (KPA GBI tempat Calon KPP melayani) 10. Tunduk dan Taat kepada Ajaran & Organisasi GBI. 11. Curriculum Vitae dan Portfolio. 12. Bersedia tinggal di Jabodetabek. C. KETENTUAN PENUTUP 1. Perubahan dari keputusan ini dapat dilakukan melalui Rapat Pleno Pengurus Pusat DPA. 2. Hal-hal yang belum diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan ini, akan diatur dalam keputusan PP DPA GBI.
3. Mekanisme pemilihan, syarat serta kriteria calon KPP mengikuti petunjuk pelaksanaan ini. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ini ditetapkan. Ditetapkan : di Jakarta Tanggal : 16 Januari 2023 Pdt. Joel Jeffri Manalu, M.Th Pdt. Yusuf Suranta Purba, S.Th Ketua PP DPA GBI Sekretaris PP DPA GBI
SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA PERIODE 2021- 2023 NOMOR 002/KN-XV/SK/PP/DPAGB/I/2023 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS DAERAH DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA Menimbang : Mengingat : 1. Tata Gereja GBI pasal 58 ayat (2); Pasal 84 ayat (2) 2. Tata Kerja Departemen Pemuda dan Anak Pasal 15 M E M U T U S K A N Menetapkan : PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS DAERAH (CKPD) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM KONGRES DAERAH TAHUN 2023 A. KETENTUAN UMUM 1. Ketua Pengurus Daerah Departemen Pemuda dan Anak GBI (Ketua PD DPA) dipilih oleh Ketua BPD GBI Terpilih, dari antara 3 (tiga) Calon Ketua yang diusulkan dan ditetapkan dalam Kongres Daerah DPA GBI. 2. Pengurus Daerah (PD) membentuk Panitia Seleksi yang terdiri dari 1 (satu) unsur BPD GBI, 1 (satu) unsur PP DPA GBI dan 1 (satu) unsur PD DPA GBI. Ketua Panitia Seleksi adalah a. Bahwa pergantian pimpinan adalah merupakan hal yang biasa dilakukan oleh suatu organisasi, sehingga akan diperoleh suatu organisasi yang sehat. b. Bahwa masa jabatan Ketua Pengurus Daerah Departemen Pemuda dan Anak Gereja Bethel Indonesia dibatasi oleh periode tertentu dan setelah itu akan dilakukan penunjukan oleh Ketua BPD GBI untuk periode berikutnya. c. Bahwa untuk mengatur Penetapan Calon Ketua Pengurus Daerah Departemen Pemuda Dan Anak Gereja Bethel Indonesia yang dilakukan di Kongres- kongres Daerah maka perlu ditetapkan Petunjuk Pelaksanaan yang dituangkan dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat. PETUNJUK PELAKSANAAN PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS DAERAH DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM KONGRES DAERAH TAHUN 2023
unsur PP DPA GBI. Panitia Seleksi dibentuk dalam Kongres Daerah DPA. Panitia seleksi melakukan verifikasi administrasi dan seleksi (fit and proper test serta wawancara) bakal calon KPD. 3. Penetapan 3 (tiga) Calon Ketua Pengurus Daerah Departemen Pemuda dan Anak (KPD DPA) dilaksanakan dalam Kongres Daerah DPA GBI. 4. 3 (tiga) Calon Ketua Pengurus Daerah Departemen Pemuda dan Anak GBI (KPD) diseleksi dari usulan Bakal Calon KPD dalam Rapat Kerja Wilayah. 5. Penilaian Bakal Calon KPD (BCKPD) melalui 2 (dua) tahapan. Tahapan pertama adalah mereka yang memperoleh 3 (tiga) suara terbanyak di setiap Rakerwil di wilayah masingmasing. 6. Tahapan kedua dilakukan apabila BCKPD hasil tahapan pertama lebih dari 3 (tiga) nama. Tahapan kedua dilakukan dengan sistem skoring. Sistem skoring yang dimaksud adalah total suara KPA yang diperoleh dari hasil seluruh Rakerwil. 7. Setiap KPA GBI memiliki 1 (satu) hak suara untuk memilih Bakal Calon KPD yang akan diusulkan menjadi Calon KPD dengan cara bebas rahasia dan menyertakan surat Mandat yang telah ditanda-tangani dan distempel oleh gembala jemaat GBI lokal. B. KRITERIA DAN PERSYARATAN KETUA PENGURUS DAERAH DPA BPD GBI 1. Warga Negara Indonesia. 2. Sehat Jasmani dan Rohani (Surat Keterangan Sehat Jasmani). 3. Usia 40 (empat puluh ) tahun maksimal pada saat terpilih. 4. Sedang atau Pernah menjabat sebagai Pengurus Daerah DPA GBI atau KPW. 5. Bersedia diusulkan untuk menjadi Bakal Calon KPD. 6. Kepejabatan minimal Pendeta Pratama (Pdp) dan memiliki Kartu Jabatan yang masih berlaku. 7. Mendapat Surat Rekomendasi dari Gembala Jemaat, tempat Calon KPD melayani. 8. Berpendidikan minimal S1 (Strata Satu). 9. Setia membayar iuran KPA (KPA GBI tempat Calon KPD melayani). 10. Tunduk dan Taat kepada Ajaran & Organisasi GBI. 11. Curriculum Vitae dan Portfolio. C. KETENTUAN PENUTUP 1. Perubahan dari keputusan ini dapat dilakukan melalui Rapat Pengurus Daerah DPA 2. Hal-hal yang belum diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan ini akan diatur dalam keputusan PD DPA GBI. 3. Mekanisme pemilihan, syarat serta kriteria calon KPD mengikuti petunjuk pelaksanaan ini. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan : di Jakarta Tanggal : 16 Januari 2023 Pdt. Joel Jeffri Manalu, M.Th Pdt. Yusuf Suranta Purba, S.Th Ketua PP DPA GBI Sekretaris PP DPA GBI
SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA PERIODE 2021- 2023 NOMOR 003/KN-XV/SK/PP/DPAGB/I/2023 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS WILAYAH & PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS DAERAH DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA Menimbang : Mengingat : 1. Tata Gereja GBI pasal 58 ayat (2); Pasal 84 ayat (2) 2. Tata Kerja Departemen Pemuda dan Anak Pasal 18.4 M E M U T U S K A N Menetapkan : a. Bahwa pergantian pimpinan adalah merupakan hal yang biasa dilakukan oleh suatu organisasi, sehingga akan diperoleh suatu organisasi yang sehat. b. Bahwa masa jabatan Ketua Pengurus Wilayah Departemen Pemuda dan Anak Gereja Bethel Indonesia dibatasi oleh periode tertentu dan setelah itu akan dilakukan pemilihan Calon Ketua Pengurus Wilayah dalam Rapat Kerja Wilayah. c. Bahwa Pengusulan Bakal Calon Ketua Pengurus Daerah dilakukan dalam Rapat Kerja Wilayah. d. Bahwa sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan tersebut perlu ditetapkan Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Calon Ketua Pengurus Wilayah dan Petunjuk Pelaksanaan Pengusulan Bakal Calon Ketua Pengurus Daerah Departemen Pemuda dan Anak Gereja Bethel Indonesia yang dituangkan dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat. PETUNJUK PELAKSANAAN PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS WILAYAH & PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS DAERAH DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM RAPAT KERJA WILAYAH TAHUN 2023
PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS WILAYAH & PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS DAERAH (BCKPD) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA DALAM RAPAT KERJA WILAYAH TAHUN 2023 A. KETENTUAN UMUM 1. Ketua Pengurus Wilayah Departemen Pemuda dan Anak GBI (KPW DPA) dipilih oleh KPD DPA GBI Terpilih, dari antara 3 (tiga) Calon Ketua yang diusulkan dalam Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) DPA GBI. 2. Pengurus Wilayah (PW) membentuk Panitia Seleksi yang terdiri dari 1 (satu) unsur Perwil GBI, 1 (satu) unsur PW DPA GBI dan 1 (satu) unsur KPA. Ketua Panitia Seleksi adalah unsur PW DPA GBI. Panitia Seleksi dibentuk dalam Rapat Kerja Wilayah DPA terakhir sebelum Kongres Daerah. Panitia seleksi melakukan verifikasi administrasi dan seleksi (fit and proper test serta wawancara) bakal calon KPD. 3. Penetapan 3 (tiga) Calon Ketua Pengurus Wilayah Departemen Pemuda dan Anak dilaksanakan dalam Rapat Kerja Wilayah DPA GBI. 4. Setiap KPA GBI memiliki 1 (satu) hak suara untuk mengusulkan Calon KPW yang akan diusulkan menjadi KPW dengan cara bebas, rahasia dan menyertakan surat Mandat yang telah ditanda-tangani dan stempel dari gembala jemaat GBI lokal. 5. KPA GBI yang tidak dapat menghadiri Rapat Kerja Wilayah, namun memberikan surat atau pesan ketidakhadiran, dapat dihitung dalam jumlah yang memenuhi kuorum tetapi tidak memiliki hak suara dan harus menerima, mentaati setiap keputusan Rapat Kerja Wilayah. 6. Rapat Kerja Wilayah dinyatakan sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya setengah ditambah satu jumlah KPA GBI. 7. Apabila kuorum tidak tercapai, maka Rakerwil dapat dilanjutkan atas kesepakatan bersama yang dengan sendirinya adalah sah. 8. Pada prinsipnya pengambilan keputusan dilakukan dengan musyawarah mufakat. Bilamana tidak tercapai kesepakatan, pengambilan keputusan dilakukan dengan cara pemungutan suara (voting). 9. Pelantikan KPW terpilih dilakukan oleh KPD terpilih bersamaan dengan pelantikan Pengurus Daerah di daerah masing-masing. B. KRITERIA DAN PERSYARATAN KETUA PENGURUS WILAYAH DEPARTEMEN PEMUDA & ANAK GBI 1. Warga Negara Indonesia. 2. Sehat Jasmani dan Rohani (Surat Keterangan Sehat Jasmani). 3. Usia 35 (tiga puluh lima ) tahun maksimal pada saat terpilih. 4. Sedang atau Pernah menjabat sebagai Pengurus Wilayah DPA GBI atau KPS. 5. Bersedia diusulkan untuk menjadi CKPW. 6. Mendapat Surat Rekomendasi dari Gembala Jemaat, tempat Calon KPW melayani. 7. Berpendidikan minimal SLTA. 8. Setia membayar iuran KPA (KPA GBI tempat Calon KPW melayani). 9. Tunduk dan Taat kepada Ajaran & Organisasi GBI.
10. Curriculum Vitae dan Portfolio. C. KETENTUAN PENUTUP 1. Perubahan dari keputusan ini dapat dilakukan melalui Rapat Pengurus Wilayah DPA 2. Hal-hal yang belum diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan ini akan diatur dalam keputusan PW DPA GBI. 3. Mekanisme pemilihan, syarat serta kriteria calon KPW mengikuti petunjuk pelaksanaan ini. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan : di Jakarta Tanggal : 16 Januari 2023 Pdt. Joel Jeffri Manalu, M.Th Pdt. Yusuf Suranta Purba, S.Th Ketua PP DPA GBI Sekretaris PP DPA GBI
PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN KONGRES DAERAH DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA TAHUN 2023 I. TANGGUNG JAWAB PENGURUS PUSAT 1. PENGURUS PUSAT (PP) hadir sebagai MK & Pemateri Sesi Pembekalan 2. PP menyediakan Kartu Suara & Lembar Berita Acara 3. PP menanggung biaya transportasi Utusan PP 4. PP menerima Arsip dokumen asli Berita Acara, Salinan SK KD & Surat Suara terisi. II. TANGGUNG JAWAB PENGURUS DAERAH DPA SEBAGAI PANITIA PELAKSANA 1. Membentuk dan menunjuk personil yang akan bekerja sebagai Panitia Pelaksana Kongres Daerah (KD) 2. Menentukan gedung tempat pelaksanaan KD. 3. Menentukan tempat penginapan peserta dan utusan Pengurus Pusat DPA GBI. 4. Menyediakan transportasi lokal untuk antar-jemput peserta dan utusan PP DPA. 5. Menyediakan konsumsi untuk peserta dan utusan PP DPA mengatur menu serta jam makan/snack selama KD. 6. Menggalang dana dari donatur-donatur yang tidak mengikat melalui proposal yang ada. 7. Menyediakan perlengkapan KD (Tas, Buku, Alat Tulis dan lain-lain) untuk peserta. 8. Menyediakan peralatan Sekretariat Panitia Pelaksana (komputer, kertas, printer dan lain- lain). 9. Menyediakan alat persidangan KD (Laptop, LCD proyektor, printer, alat rekam audio/video dan lainlain). 10. Mempersiapkan perlengkapan ibadah dalam KD (sound system, alat musik, perangkat perjamuan kudus dan lain-lain). 11. Membuat Rekapan Hasil KD yang dikirimkan ke Sekretariat PP DPA. III. PESERTA KONGRES DAERAH [KD] 1. Peserta adalah Pengurus KPA GBI Lokal. (Ketua, Sekretaris, Ketua Biro Anak, Remaja, Pemuda, Dewasa Muda) 2. Peserta adalah Pengurus Sektor DPA GBI. 3. Peserta adalah Pengurus Wilayah DPA GBI. 4. Peserta adalah Pengurus Daerah DPA GBI. IV. PROSEDUR PENDAFTARAN KD 1. Calon Peserta yang akan ikut KD harus mendaftar ke Panitia Pelaksana (panpel) KD, dengan mengisi formulir pendaftaran, secara manual, lewat Whatapps (WA) atau Google Form yang sudah disiapkan oleh panpel dan dikembalikan atau dikirim/submit ke panpel. 2. Membawa Surat Mandat dari GBI lokal masing-masing, dengan ditandatangani oleh Gembala GBI Lokal dan di stempel. Setiap KPA GBI hanya dapat membawa 1 (satu) surat mandat untuk hak suara. 3. Sekretariat PP DPA menerima data setiap KPA GBI yang memiliki hak suara dan sudah mendaftar. Data dikirim paling lambat diberikan 7 hari sebelum pelaksanaan KD. 4. KPD berkoordinasi dengan BPD untuk pendataan KPA GBI Lokal.
SUSUNAN ACARA KONGRES DAERAH DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA TAHUN 2023 DURASI : 1 HARI WAKTU KEGIATAN ACARA 07.00-08.00 DAFTAR ULANG PESERTA PROSEDUR : 1. Peserta mendaftar ulang ke meja pendaftaran dengan memperlihatkan bukti pendaftaran. 2. Panitia mencocokkan bukti pendaftaran dengan data peserta KD (diperoleh dari Sekretariat PD DPA GBI). 3. Jika data valid, maka peserta akan menerima perlengkapan dan akomodasi KD. 4. Jika terdapat calon peserta yang belum mendaftar, maka panitia meminta calon peserta tersebut melakukan prosedur pendaftaran KD. KEBUTUHAN YG HARUS DISIAPKAN: 1. Data Peserta KD dari Sekretariat PD DPA GBI 2. Form Daftar Ulang (Cek list) & Tanda Terima Biaya KD 3. Komputer/Laptop, Printer, Kertas HVS 4. Buku Acara KD 5. Name Tag/tanda pengenal peserta KD 6. Buku Laporan PD DPA dan PW-PW DPA [dari Sekretariat PD DPA) 7. Perlengkapan peserta KD (tas, alat tulis dll) 08.00 – 09.30 IBADAH & PEMBUKAAN 1. Kata-kata selamat datang oleh MC kepada seluruh peserta KD 2. Perkenalan masing-masing peserta. 3. Praise & Worship 4. Firman Tuhan oleh Ketua BPD GBI 5. Perjamuan Kudus 6. Doa Berkat oleh Ketua BPD GBI. UPACARA PEMBUKAAN 1. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya 2. Menyanyikan Mars DPA. 3. Pembacaan Pengakuan Iman GBI. 4. Kesenian Lokal (tidak diwajibkan) 5. Sambutan-sambutan : Ketua Panitia Pelaksana KD Ketua Pengurus Daerah (KPD) DPA GBI Ketua BPD GBI setempat Ketua Pengurus Pusat DPA GBI atau yang mewakili. Pejabat pemerintah atau yang mewakili (jika ada)
6. Pemukulan Gong (jika tidak ada dapat dilakukan dengan ketukan palu, dan lain-lain) untuk membuka secara resmi KD, oleh Pejabat Pemerintah atau PP DPA GBI yang mewakili. 7. Pengumuman dan kata penutup oleh MC. 8. Foto bersama KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN: 1. Backdrop KD 2. Spanduk Selamat Datang 3. Papan Nama Meja untuk Majelis Ketua 4. Bendera Indonesia. 5. Bendera GBI. 6. Bendera PD DPA. 7. Tiang dan Dudukan Bendera. 8. Sound system, microphone dll 9. MC, Worship leader, singers dan pemain music. 10. LCD proyektor dan Laptop. 11. Video Lagu Indonesia Raya 12. Video Lagu Mars DPA GBI 13. PPT Teks pengakuan iman GBI. 14. Map berisi Teks Pengakuan Iman GBI. 15. Gong/Palu/Alat Musik untuk pembukaan KD. 16. Dokumentasi (camera foto/video, recorder) 17. Bentuk ruangan theater 09.30-10.30 PLENO I AGENDA PLENO : 1. QUORUM PESERTA KD. 2. PENGESAHAN TATA TERTIB ACARA & TATA TERTIB PERSIDANGAN. 3. PEMILIHAN MAJELIS KETUA [MK]. 4. PENETAPAN PANITIA SELEKSI DAERAH 5. PEMBENTUKAN KOMISI-KOMISI, DENGAN MENUNJUK KETUA DAN SEKRETARIS KOMISI. PROSEDUR: 1. Seluruh Pengurus PD DPA naik ke podium dan duduk bersama-sama dengan KPD. 2. KPD Membuka Pleno I dengan mengetok palu sidang sebanyak 3 (tiga) kali, tanda dibukanya persidangan KD. 3. KPD memimpin pengesahan quorum KD dan memastikan presensi peserta KD sudah diterima dari panpel untuk diumumkan. Jika telah terjadi kesepakatan untuk quorum, maka KPD mengetuk palu sebanyak 1 (satu) kali. 4. KPD membacakan Susunan Acara KD, Tata Tertib Persidangan KD, Tata Tertib Umum KD. KPD dapat meminta bantuan Sekretaris PD DPA atau staff PD DPA lainnya untuk membacakannya. 5. KPD membuka kesempatan untuk tanya jawab dan meminta tanggapan peserta KD
6. Setelah disetujui oleh peserta KD, maka KPD mengetuk palu sebanyak 1 (satu) kali sebagai tanda disahkannya Susunan Acara KD, Tata Tertib Persidangan KD dan Tata Tertib Umum KD. 7. Selanjutnya KPD melakukan pemilihan Majelis Ketua (MK) yang terdiri dari 1 (satu) dari PP DPA GBI (sebagai Ketua MK), 2 (dua) dari PD DPA GBI serta menunjuk 2 (dua) orang notulis. 8. (Jika hanya terdapat 1 (satu) peserta PD saja yang bersedia, maka susunan MK boleh menjadi 3 (tiga) orang saja, yiatu 1 (satu) dari PP DPA, 1 (satu) dari PD DPA, dan 1 (satu) dari Peserta KD) 9. Selanjutnya KPD memanggil MK dan notulis ke podium dan menyerahkan palu sidang kepada MK. 10. KPD dan semua PD DPA GBI turun dari podium, kembali ke tempat duduk masing-masing dan MK menempati posisi duduk masing-masing. 11. Selanjutnya MK membentuk Panitia Seleksi Daerah dan menjelaskan tugas yang akan dilakukannya. 12. Panitia Seleksi Daerah adalah 1 (satu) dari PP DPA, 1 (satu) dari BPD GBI, 1 (satu) dari PD DPA. 13. MK membentuk Komisi Organisasi dan Komisi Program dan Keuangan serta menunjuk Ketua dan Sekretaris Komisi. 14. MK mengetok palu sebanyak 2 (dua) kali dan menskor Pleno I. 15. Panpel/MC memberikan pengumuman KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN: 1. Pandu Sidang sebanyak 2 orang yang bertugas mengantarkan microphone untuk peserta 2. Palu Sidang 3. Papan nama meja MK & Notulis 4. Alat Tulis MK 5. Daftar hadir peserta KD 6. LCD proyektor 7. Komputer/Laptop dan Printer 8. Pointer 9. PPT & Video LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) KPD 10. Alat Dokumentasi 11. Bentuk ruangan theater. 10.30 -10.45 Break/Istirahat 10.45- 12.00 SESI – PEMBINAAN PENGURUS PUSAT DPA 12.00-13.00 Makan Siang 13.00-14.30 PLENO II AGENDA PLENO : LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KPD DPA GBI ( Program & Keuangan )
PROSEDUR: 1. MK memanggil KPD untuk menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban/LPJ (Program dan Keuangan) PD DPA GBI dan membuka ruang tanya jawab dan tanggapan. 2. Setelah laporan disetujui, MK mengetok palu 1 (satu) kali tanda diterimanya LPJ tersebut. KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN: Sama seperti Pleno I. 14.30-16.00 PERSIDANGAN KOMISI 1. KOMISI ORGANISASI. 2. KOMISI PROGRAM DAN KEUANGAN PROSEDUR : 1. Panpel telah menyiapkan 2 (dua) ruangan untuk persidangan komisi ini. 2. Masing-masing Komisi melakukan persidangannya dengan dipimpin oleh Ketua dan Sekretaris Komisi. 3. Jika diperlukan persidangan Komisi dapat juga menghadirkan nara sumber sesuai dengan kebutuhannya. 4. Ketua Komisi memimpin persidangan dan Sekretaris Komisi mencatat semua usulan dan merangkumnya menjadi hasil persidangan komisi yang nantinya akan disampaikan di Pleno III KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN : 1. 2 Ruangan untuk masing- masing Komisi 2. Sound System + Mic untuk Ketua & Sekretaris Komisi 3. Laptop 4. Notulis 5. Pulpen & Kertas untuk Ketua dan Sekretaris Komisi 6. Format Acuan Sidang Komisi (Terlampir) 16.00-16.15 Break 16.15-17.15 PLENO III AGENDA PLENO : PENGESAHAN HASIL KOMISI PROGRAM & ORGANISASI PROSEDUR: 1. MK mengetok palu 2 (dua) kali tanda dicabutnya skors Pleno II dan sekaligus dimulainya Pleno III. 2. MK memanggil Ketua dan Sekretaris Komisi Organisasi dan meminta untuk membacakan hasil persidangan Komisi Organisasi. 3. MK memberi kesempatan kepada peserta KD untuk memberikan pertanyaan dan tanggapan, dan hanya boleh diajukan oleh peserta KD yang bukan dari Komisi Organisasi 4. MK memanggil Ketua dan Sekretaris Komisi Program dan Keuangan dan meminta untuk membacakan hasil persidangan Komisi Program dan Keuangan.
5. MK memberi kesempatan kepada peserta KD untuk memberikan pertanyaan dan tanggapan, dan hanya boleh diajukan oleh peserta KD yang bukan dari Komisi Program dan Keuangan. 6. MK mengetok palu 1 (satu) kali tanda disahkannya hasil persidangan dari Komisi Organisasi dan Komisi Program dan Keuangan menjadi keputusan. 7. MK mengetok palu 2 (dua) kali tanda berakhirnya Pleno III dan sidang diskors. 8. Panpel/MC memberikan pengumuman 17.15-18.00 Makan Malam 18.00-19.30 PLENO IV AGENDA PLENO : 1. PENGUSULAN CALON KPD 2. PENGUSULAN BAKAL CALON KPP PROSEDUR PENETAPAN CALON KPD : a. MAJELIS KETUA (MK) MEMBACAKAN “PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS DAERAH (CKPD) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM KONGRES DAERAH TAHUN 2023” b. MK meminta Panitia Seleksi Daerah untuk mengumumkan nama-nama calon KPD hasil seleksi dari usulan bakal calon KPD di setiap rakerwil untuk ditetapkan.sebagai Calon KPD yang akan diusulkan kepada BPD Terpilih. c. MK meminta calon KPD untuk memaparkan visi, misinya dan strategi pencapaiannya. d. MK mengetok palu 1 (satu) kali sebagai tanda disahkan hasil pengusulan 3 (tiga) calon KPD. e. MK meminta panpel untuk membuat berita acara penetapan calon KPD dan ditandatangani. f. MK meminta panpel untuk membuat 3 (tiga) rangkap berita acara yang akan diserahkan kepada utusan PP DPA GBI (Asli), BPD GBI (Salinan), dan sebagai arsip PD DPA. g. MK mengajak berdoa dan bersyukur atas proses penetapan pengusulan CKPD yang berjalan dengan baik. PEMILIHAN & PENGUSULAN BAKAL CALON KPP : a. MK MEMBACAKAN “PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS PUSAT (BCKPP) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM KONGRES DAERAH TAHUN 2023.” b. MK meminta panpel untuk membagikan kartu suara. Setiap KPA hanya mendapat 1 (satu) kartu suara sesuai surat rekomendasinya. c. Sebelum pemilihan, MK membacakan Nats Alkitab yang dibacakan dari Kisah Para Rasul 6:3-4; danI Timotius 3:1-14. Setelah itu MK mengajak peserta KD untuk berdoa memohon pimpinan dan perkenanan Tuhan atas pemilihan bakal calon KPP. d. MK memanggil satu per satu KPA GBI sesuai dengan yang ada dalam daftar yang telah disahkan sebelumnya. Utusan KPA menulis nama bakal calon KPP pilihan di kartu suara. Setiap KPA hanya boleh menuliskan 1 (satu) nama calon KPP di kartu suaranya, lalu di masukkan ke kotak suara. e. MK meminta panpel untuk membuka kotak suara dan menghitung jumlah kartu suara, sesuai dengan jumlah KPA yang ada dalam daftar.
f. MK meminta panpel untuk menyiapkan papan tulis atau laptop untuk ditayangkan melalui layar LCD. g. Panpel melakukan perhitungan suara. h. MK mengumumkan hasil perhitungan suara bakal calon KPP dan MK mengetok palu 1 (satu) kali sebagai tanda disahkan hasil pemilihan dan pengusulan 3 (tiga) bakal calon KPP. i. MK meminta panpel untuk membuat berita acara pengusulan bakal calon KPP dan ditandatangani. j. MK meminta panpel untuk membuat 2 (dua) rangkap berita acara yang akan diserahkan kepada utusan PP DPA GBI (Asli), dan sebagai arsip PD DPA (Salinan). k. MK mengajak berdoa dan bersyukur atas proses pemilihan yang berjalan dengan baik. KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN : Sama Seperti Pleno 1 19.30-20.30 UPACARA PENUTUPAN : MC meminta KPD untuk maju ke depan untuk menyerahkan cinderamata/souvenir. MC meminta dengan hormat untuk maju ke depan kepada : 1. Ketua Panitia Pelaksana KD. 2. Perwakilan BPD GBI 3. Perwakilan PP DPA GBI. (sekaligus penyerahan salinan Surat-surat Keputusan KD dan Dokumen Asli Lembar Berita Acara Pengusulan Bakal Calon KPP & Pemilihan Calon KPD. MC meminta dengan hormat untuk Perwakilan BPD GBI menutup secara resmi persidangan KD dengan narasi sebagai berikut : “Dengan ini saya atas nama BPD GBI ... menyatakan persidangan Kongres Daerah DPA GBI ... resmi selesai dan ditutup, Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin!”. IBADAH PENUTUPAN : 1. Praise & Worship. 2. Firman Tuhan Oleh Perwakilan PP DPA GBI 3. Doa Berkat. 4. Pengumuman-pengumuman terakhir SELESAI
DURASI : 2 HARI WAKTU KEGIATAN ACARA 10.00-11.00 DAFTAR ULANG PESERTA PROSEDUR : 1. Peserta mendaftar ulang ke meja pendaftaran dengan memperlihatkan bukti pendaftaran. 2. Panitia mencocokkan bukti pendaftaran dengan data peserta KD (diperoleh dari Sekretariat PD DPA GBI). 3. Jika data valid, maka peserta akan menerima perlengkapan dan akomodasi KD. 4. Jika terdapat calon peserta yang belum mendaftar, maka panitia meminta calon peserta tersebut melakukan prosedur pendaftaran KD. KEBUTUHAN YG HARUS DISIAPKAN: 1. Data Peserta KD dari Sekretariat PD DPA GBI 2. Form Daftar Ulang (Cek list) & Tanda Terima Biaya KD 3. Komputer/Laptop, Printer, Kertas HVS 4. Buku Acara KD 5. Name Tag/tanda pengenal peserta KD 6. Buku Laporan PD DPA dan PW-PW DPA [dari Sekretariat PD DPA) 7. Perlengkapan peserta KD (tas, alat tulis dll) 11.00 – 12.30 IBADAH & PEMBUKAAN 1. Kata-kata selamat datang oleh MC kepada seluruh peserta KD 2. Perkenalan masing-masing peserta. 3. Praise & Worship 4. Firman Tuhan oleh Ketua BPD GBI 5. Perjamuan Kudus 6. Doa Berkat oleh Ketua BPD GBI. UPACARA PEMBUKAAN 1. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya 2. Menyanyikan Mars DPA. 3. Pembacaan Pengakuan Iman GBI. 4. Kesenian Lokal (tidak diwajibkan) 5. Sambutan-sambutan : Ketua Panitia Pelaksana KD Ketua Pengurus Daerah (KPD) DPA GBI Ketua BPD GBI setempat Ketua Pengurus Pusat DPA GBI atau yang mewakili. Pejabat pemerintah atau yang mewakili (jika ada) 6. Pemukulan Gong (jika tidak ada dapat dilakukan dengan ketukan palu, dan lain-lain) untuk membuka secara resmi KD, oleh Pejabat Pemerintah atau PP DPA GBI yang mewakili. 7. Pengumuman dan kata penutup oleh MC. 8. Foto bersama
KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN: 1. Backdrop KD 2. Spanduk Selamat Datang 3. Papan Nama Meja untuk Majelis Ketua 4. Bendera Indonesia. 5. Bendera GBI. 6. Bendera PD DPA. 7. Tiang dan Dudukan Bendera. 8. Sound system, microphone dll 9. MC, Worship leader, singers dan pemain music. 10. LCD proyektor dan Laptop. 11. Video Lagu Indonesia Raya 12. Video Lagu Mars DPA GBI 13. PPT Teks pengakuan iman GBI. 14. Map berisi Teks Pengakuan Iman GBI. 15. Gong/Palu/Alat Musik untuk pembukaan KD. 16. Dokumentasi (camera foto/video, recorder) 17. Bentuk ruangan theater 12.30-13.30 Makan Siang 13.30 – 14.45 PLENO I AGENDA PLENO : 1. QUORUM PESERTA KD. 2. PENGESAHAN TATA TERTIB ACARA & TATA TERTIB PERSIDANGAN. 3. PEMILIHAN MAJELIS KETUA [MK]. 4. PENETAPAN PANITIA SELEKSI DAERAH 5. PEMBENTUKAN KOMISI-KOMISI, DENGAN MENUNJUK KETUA DAN SEKRETARIS KOMISI. PROSEDUR: 1. Seluruh Pengurus PD DPA naik ke podium dan duduk bersama-sama dengan KPD. 2. KPD Membuka Pleno I dengan mengetok palu sidang sebanyak 3 (tiga) kali, tanda dibukanya persidangan KD. 3. KPD memimpin pengesahan quorum KD dan memastikan presensi peserta KD sudah diterima dari panpel untuk diumumkan. Jika telah terjadi kesepakatan untuk quorum, maka KPD mengetuk palu sebanyak 1 (satu) kali. 4. KPD membacakan Susunan Acara KD, Tata Tertib Persidangan KD, Tata Tertib Umum KD. KPD dapat meminta bantuan Sekretaris PD DPA atau staff PD DPA lainnya untuk membacakannya. 5. KPD membuka kesempatan untuk tanya jawab dan meminta tanggapan peserta KD yang onsite maupun online.. 6. Setelah disetujui oleh peserta KD, maka KPD mengetuk palu sebanyak 1 (satu) kali sebagai tanda disahkannya Susunan Acara KD, Tata Tertib Persidangan KD dan Tata Tertib Umum KD.
7. Selanjutnya KPD melakukan pemilihan Majelis Ketua (MK) yang terdiri dari 1 (satu) dari PP DPA GBI (sebagai Ketua MK), 2 (dua) dari PD DPA GBI serta menunjuk 2 (dua) orang notulis. 8. (Jika hanya terdapat 1 (satu) peserta PD saja yang bersedia, maka susunan MK boleh menjadi 3 (tiga) orang saja, yiatu 1 (satu) dari PP DPA, 1 (satu) dari PD DPA, dan 1 (satu) dari Peserta KD) 9. Selanjutnya KPD memanggil MK dan notulis ke podium dan menyerahkan palu sidang kepada MK. 10. KPD dan semua PD DPA GBI turun dari podium, kembali ke tempat duduk masing-masing dan MK menempati posisi duduk masing-masing. 11. Selanjutnya MK membentuk Panitia Seleksi Daerah dan menjelaskan tugas yang akan dilakukannya. 12. Panitia Seleksi Daerah adalah 1 (satu) dari PP DPA, 1 (satu) dari BPD GBI, 1 (satu) dari PD DPA. 13. MK membentuk Komisi Organisasi dan Komisi Program dan Keuangan serta menunjuk Ketua dan Sekretaris Komisi. 14. MK mengetok palu sebanyak 2 (dua) kali dan menskor Pleno I. 15. Panpel/MC memberikan pengumuman KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN: 1. Pandu Sidang sebanyak 2 orang yang bertugas mengantarkan microphone untuk peserta 2. Palu Sidang 3. Papan nama meja MK & Notulis 4. Alat Tulis MK 5. Daftar hadir peserta KD 6. LCD proyektor 7. Komputer/Laptop dan Printer 8. Pointer 9. PPT & Video LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) KPD 10. Alat Dokumentasi 11. Bentuk ruangan theater. 14.45- 15.45 SESI – PEMBINAAN PENGURUS PUSAT DPA 15.45-16.15 Istirahat/Break 16.15-17.30 PLENO II AGENDA PLENO : LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KPD DPA GBI ( Program & Keuangan ) PROSEDUR: 1. MK memanggil KPD untuk menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban/LPJ (Program dan Keuangan) PD DPA GBI dan membuka ruang tanya jawab dan tanggapan. 2. Setelah laporan disetujui, MK mengetok palu 1 (satu) kali tanda diterimanya LPJ tersebut.
KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN: Sama seperti Pleno I. 17.30-19.00 Makan Malam & Istirahat 19.00-20.30 PERSIDANGAN KOMISI 1. KOMISI ORGANISASI. 2. KOMISI PROGRAM DAN KEUANGAN PROSEDUR : 1. Panpel telah menyiapkan 2 (dua) ruangan untuk persidangan komisi ini. 2. Masing-masing Komisi melakukan persidangannya dengan dipimpin oleh Ketua dan Sekretaris Komisi. 3. Jika diperlukan persidangan Komisi dapat juga menghadirkan nara sumber sesuai dengan kebutuhannya. 4. Ketua Komisi memimpin persidangan dan Sekretaris Komisi mencatat semua usulan dan merangkumnya menjadi hasil persidangan komisi yang nantinya akan disampaikan di Pleno III KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN : 1. 2 Ruangan untuk masing- masing Komisi 2. Sound System + Mic untuk Ketua & Sekretaris Komisi 3. Laptop 4. Notulis 5. Pulpen & Kertas untuk Ketua dan Sekretaris Komisi 6. Format Acuan Sidang Komisi (Terlampir) 20.30- Istirahat Malam 07.00-08.00 Persiapan & Makan Pagi 08.00-08.30 Ibadah Pagi 08.30-10.00 PLENO III AGENDA PLENO : PENGESAHAN HASIL KOMISI PROGRAM & ORGANISASI PROSEDUR: 1. MK mengetok palu 2 (dua) kali tanda dicabutnya skors Pleno II dan sekaligus dimulainya Pleno III. 2. MK memanggil Ketua dan Sekretaris Komisi Organisasi dan meminta untuk membacakan hasil persidangan Komisi Organisasi. 3. MK memberi kesempatan kepada peserta KD untuk memberikan pertanyaan dan tanggapan, dan hanya boleh diajukan oleh peserta KD yang bukan dari Komisi Organisasi 4. MK memanggil Ketua dan Sekretaris Komisi Program dan Keuangan dan meminta untuk membacakan hasil persidangan Komisi Program dan Keuangan. 5. MK memberi kesempatan kepada peserta KD untuk memberikan pertanyaan dan tanggapan, dan hanya boleh diajukan oleh peserta KD yang bukan dari Komisi Program dan Keuangan.
6. MK mengetok palu 1 (satu) kali tanda disahkannya hasil persidangan dari Komisi Organisasi dan Komisi Program dan Keuangan menjadi keputusan. 7. MK mengetok palu 2 (dua) kali tanda berakhirnya Pleno III dan sidang diskors. 8. Panpel/MC memberikan pengumuman 10.00-12.00 PLENO IV AGENDA PLENO : 1. PENGUSULAN CALON KPD 2. PENGUSULAN BAKAL CALON KPP PROSEDUR PENETAPAN CALON KPD : a. MAJELIS KETUA (MK) MEMBACAKAN “PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS DAERAH (CKPD) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM KONGRES DAERAH TAHUN 2023” b. MK meminta Panitia Seleksi Daerah untuk mengumumkan nama-nama calon KPD hasil seleksi dari usulan bakal calon KPD di setiap rakerwil untuk ditetapkan.sebagai Calon KPD yang akan diusulkan kepada BPD Terpilih. c. MK meminta calon KPD untuk memaparkan visi, misinya dan strategi pencapaiannya. d. MK mengetok palu 1 (satu) kali sebagai tanda disahkan hasil pengusulan 3 (tiga) calon KPD. e. MK meminta panpel untuk membuat berita acara penetapan calon KPD dan ditandatangani. f. MK meminta panpel untuk membuat 3 (tiga) rangkap berita acara yang akan diserahkan kepada utusan PP DPA GBI (Asli), BPD GBI (Salinan), dan sebagai arsip PD DPA. g. MK mengajak berdoa dan bersyukur atas proses penetapan pengusulan CKPD yang berjalan dengan baik. PEMILIHAN & PENGUSULAN BAKAL CALON KPP : a. MK MEMBACAKAN “PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS PUSAT (BCKPP) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GBI DALAM KONGRES DAERAH TAHUN 2023.” b. MK meminta panpel untuk membagikan kartu suara. Setiap KPA hanya mendapat 1 (satu) kartu suara sesuai surat rekomendasinya. c. Sebelum pemilihan, MK membacakan Nats Alkitab yang dibacakan dari Kisah Para Rasul 6:3-4; danI Timotius 3:1-14. Setelah itu MK mengajak peserta KD untuk berdoa memohon pimpinan dan perkenanan Tuhan atas pemilihan bakal calon KPP. d. MK memanggil satu per satu KPA GBI sesuai dengan yang ada dalam daftar yang telah disahkan sebelumnya. Utusan KPA menulis nama bakal calon KPP pilihan di kartu suara. Setiap KPA hanya boleh menuliskan 1 (satu) nama calon KPP di kartu suaranya, lalu di masukkan ke kotak suara. e. MK meminta panpel untuk membuka kotak suara dan menghitung jumlah kartu suara, sesuai dengan jumlah KPA yang ada dalam daftar. f. MK meminta panpel untuk menyiapkan papan tulis atau laptop untuk ditayangkan melalui layar LCD. g. Panpel melakukan perhitungan suara.
h. MK mengumumkan hasil perhitungan suara bakal calon KPP dan MK mengetok palu 1 (satu) kali sebagai tanda disahkan hasil pemilihan dan pengusulan 3 (tiga) bakal calon KPP. i. MK meminta panpel untuk membuat berita acara pengusulan bakal calon KPP dan ditandatangani. j. MK meminta panpel untuk membuat 2 (dua) rangkap berita acara yang akan diserahkan kepada utusan PP DPA GBI (Asli), dan sebagai arsip PD DPA (Salinan). k. MK mengajak berdoa dan bersyukur atas proses pemilihan yang berjalan dengan baik. KEBUTUHAN YANG HARUS DISIAPKAN : Sama Seperti Pleno 1 12.00-13.30 UPACARA PENUTUPAN : MC meminta KPD untuk maju ke depan untuk menyerahkan cinderamata/souvenir. MC meminta dengan hormat untuk maju ke depan kepada : 1. Ketua Panitia Pelaksana KD. 2. Perwakilan BPD GBI 3. Perwakilan PP DPA GBI. (sekaligus penyerahan salinan Surat-surat Keputusan KD dan Dokumen Asli Lembar Berita Acara Pengusulan Bakal Calon KPP & Pemilihan Calon KPD. MC meminta dengan hormat untuk Perwakilan BPD GBI menutup secara resmi persidangan KD dengan narasi sebagai berikut : “Dengan ini saya atas nama BPD GBI ... menyatakan persidangan Kongres Daerah DPA GBI ... resmi selesai dan ditutup, Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin!”. IBADAH PENUTUPAN & KKR 1. Praise & Worship. 2. Firman Tuhan Oleh Perwakilan PP DPA GBI 3. Doa Berkat. 4. Pengumuman-pengumuman terakhir SELESAI
PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS) RAPAT KERJA WILAYAH DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA TAHUN 2023 RUNDOWN ACARA RAKERWIL : Rundown acara Rakerwil dapat mengikuti rundown acara Kongres Daerah (KD) atau menyesuaikan dengan kebutuhan daerah / wilayah masing-masing. PLENO PEMILIHAN & PENGUSULAN KPW DAN BAKAL CALON KPD : PEMILIHAN & PENGUSULAN KPW : 1. MK membacakan “PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS WILAYAH & PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS DAERAH (BCKPD) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA DALAM RAPAT KERJA WILAYAH TAHUN 2023” 2. MK meminta panpel untuk membagikan kartu suara. Setiap KPA hanya mendapat 1 (satu) kartu suara sesuai surat rekomendasinya. 3. Sebelum pemilihan/pengusulan, MK membacakan Nats Alkitab yang dibacakan dari Kisah Para Rasul 6:3-4; danI Timotius 3:1-14. Setelah itu MK mengajak peserta RAKERWIL untuk berdoa memohon pimpinan dan perkenanan Tuhan atas pemilihan/pengusulan calon/bakal calon KPW. 4. MK memanggil satu per satu KPA GBI sesuai dengan yang ada dalam daftar yang telah disahkan sebelumnya. Utusan KPA menulis nama calon/bakal calon KPW pilihan di kartu suara. Setiap KPA hanya boleh menuliskan 1 (satu) nama calon/bakal calon KPW di kartu suaranya, lalu di masukkan ke kotak suara. 5. MK meminta panpel untuk membuka kotak suara dan menghitung jumlah kartu suara, sesuai dengan jumlah KPA yang ada dalam daftar. 6. MK meminta panpel untuk menyiapkan papan tulis atau laptop untuk ditayangkan melalui layar LCD. 7. Panpel melakukan perhitungan suara. 8. MK mengumumkan hasil perhitungan suara calon/bakal calon KPW dan MK mengetok palu 1 (satu) kali sebagai tanda disahkan hasil pemilihan/ pengusulan calon /bakal calon KPW. 9. MK meminta panpel untuk membuat berita acara pemilihan/pengusulan calon/bakal calon KPW dan ditandatangani. 10. MK meminta panpel untuk membuat 2 (dua) rangkap berita acara yang akan diserahkan kepada utusan PD DPA GBI, dan sebagai arsip PW DPA. 11. MK mengajak berdoa dan bersyukur atas proses pemilihan/pengusulan calon/bakal calon KPW yang berjalan dengan baik. PENGUSULAN BAKAL CALON KPD : 1. MK membacakan“PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PENETAPAN CALON KETUA PENGURUS WILAYAH & PENGUSULAN BAKAL CALON KETUA PENGURUS DAERAH
(BCKPD) DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA DALAM RAPAT KERJA WILAYAH TAHUN 2023” 2. MK meminta panpel untuk membagikan kartu suara. Setiap KPA hanya mendapat 1 (satu) kartu suara sesuai surat rekomendasinya. 3. Sebelum pemilihan/pengusulan, MK membacakan Nats Alkitab yang dibacakan dari Kisah Para Rasul 6:3-4; danI Timotius 3:1-14. Setelah itu MK mengajak peserta RAKERWIL untuk berdoa memohon pimpinan dan perkenanan Tuhan atas pengusulan bakal calon KPD. 4. MK memanggil satu per satu KPA GBI sesuai dengan yang ada dalam daftar yang telah disahkan sebelumnya. Utusan KPA menulis nama bakal calon KPD pilihan di kartu suara. Setiap KPA hanya boleh menuliskan 1 (satu) nama bakal calon KPD di kartu suaranya, lalu di masukkan ke kotak suara. 5. MK meminta panpel untuk membuka kotak suara dan menghitung jumlah kartu suara, sesuai dengan jumlah KPA yang ada dalam daftar. 6. MK meminta panpel untuk menyiapkan papan tulis atau laptop untuk ditayangkan melalui layar LCD. 7. Panpel melakukan perhitungan suara. 8. MK mengumumkan hasil perhitungan suara bakal calon KPD dan MK mengetok palu 1 (satu) kali sebagai tanda disahkan hasil pengusulan bakal calon KPD. 9. MK meminta panpel untuk membuat berita acara bakal calon KPD dan ditandatangani. 10. MK meminta panpel untuk membuat 2 (dua) rangkap berita acara yang akan diserahkan kepada utusan PD DPA GBI, dan sebagai arsip PW DPA. 11. MK mengajak berdoa dan bersyukur atas proses bakal calon KPD yang berjalan dengan baik. Dibuat di : Jakarta Tanggal : 16 Januari 2023 Pdt. Joel Jeffri Manalu, M.Th Pdt. Yusuf Suranta Purba, S.Th Ketua PP DPA GBI Sekretaris PP DPA GBI