16. Tumbuhan tali putri hidupnya harus pada tanaman lain atau inang. Lama kelamaan,
tanaman inang ini akan mati karena tanaman tali putri ini hidupnya dengan cara
simbiosis …
A. parasitisme
B. mutualisme
C. komensalisme
D. netralisme
17. Dalam hubungan antara dua makhluk hidup, di bawah ini yang tidak termasuk
simbiosis parasitisme adalah …
A. Tali putri yang mebelit tumbuhan lainnya dan mengambil air
B. Kutu kepala yang menempel di kulit kepala
C. Ikan remora yang mendapatkan sisa makanan dari ikan hiu
D. Benalu yang menyerap sari makanan tumbuhan yang ditumpanginya
18. Apabila Ananda menanam pohon anggrek pada pohon mangga, maka yang terjadi
adalah pohon mangga tidak terganggu dan juga tidak diuntungkan karena tanaman
anggrek hidupnya dengan cara simbiosis …
A. netralisme
B. parasitisme
C. mutualisme
D. komensalisme
19. Hewan di bawah ini yang makanannnya bergantung pada tumbuhan yaitu …
A. Katak
B. Kucing
C. Cecak
D. Kambing
20. Contoh makhluk hidup di bawah ini yang tidak bersifat parasit yaitu ...
A. Benalu
B. Kutu rambut
C. Cacing perut
D. Angrek
Air : faktor abiotik yang sangat penting untuk menunjang suatu
kehidupan.
Autotrof : makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri.
Biosfer : kumpulan seluruh ekosistem di permukaan bumi.
Carnivora : makhluk hidup yang memakan daging makhluk hidup yang
lain.
Daerah litoral : daerah yang berbatasan dengan darat.
Daerah neritic : daerah laut dangkal dengan kedalaman sampai 200 meter.
Daerah batial : daerah dengan kedalaman 200 sampai dengan 2000 meter.
Daerah abisal : daerah dengan kedalaman lebih dari 2000 meter.
Daerah fotik : daerah yang masih memperoleh cahaya matahari.
Daerah afotik : daerah yang tidak terkena cahaya matahari sehingga tidak
terjadi fotosintesis.
Daerah disfotik (twilight) : daerah yang masih dapat menerima cahaya matahari,
namun bersifat remang-remang dan tidak efektif sehingga
fotosintesis lebih kecil atau sama dengan respirasi.
Ekosistem : kesatuan komunitas dengan lingkungan hidupnya yang
saling berinteraksi atau membentuk hubungan timbal balik.
Ekosistem air tawar : kadar garam rendah.
Ekosistem air laut : kadar garam tinggi.
Ekosistem estuarin : bercampurnya air laut dengan air tawar.
Fotosintesis : proses pembentukan zat makanan pada tumbuhan yang
berklorofil.
Fotoautotrof : tumbuhan yang menggunakan sinar matahari untuk
membantu proses fotosintesis
Habitat : lingkungan fisik dimana suatu organisme hidup.
Herbivora : hewan pemakan tumbuhan.
Individu : satu makhluk hidup tunggal.
Jaring-jaring makanan : sekumpulan dari jaring-jaring makan yang saling
berhubungan
Komunitas : kumpulan seluruh makhluk hidup dalam satu areal/daerah
Konsumen : makhluk hidup yang memperoleh makanan atau enegi
Komponen abiotik langsung dari produsen.
Kemoautotrof : semua benda tak hidup
: organisme sel tunggal yang membuat makanannya tidak
Omnivora
dengan bantuan sinar matahari tetapi dengan menggunakan
Pengurai atau dekomposer cadangan energi dalam senyawa kimia.
: makhluk hidup yang memakan tumbuhan dan daging
Populasi makhluk hidup lain.
Produsen : organisme atau makhluk hidup yang berfungsi menguraikan
Sinar matahari sampah atau sisa-sisa makhluk hidup yang mati.
Rantai makanan : kumpulan makhluk hidup sejenis.
Simbiosis mutualisme : makhluk hidup yang mampu menyediakan makanan sendiri
: sumber energi utama.
Simbiosis komensalisme : peristiwa makan dan dimakan dalam suatu garis lurus.
: hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis dan
Simbiosis parasitisme saling menguntungkan.
: hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis, yang
Tanah satu untung dan yang lain tidak dirugikan.
: hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis, yang
Temperatur atau suhu satu untung dan yang lain dirugukan...
: faktor abiotik yang tersusun oleh kombinasi mineral, air,
Udara udara, dan bahan organik yang berasal dari pengurai
tumbuhan atau hewan.
: faktor abiotik yang ikut menentukan jenis organisme yang
dapat hidup di suatu tempat tertentu.
: komponen abiotik yang sangat diperlukan makhluk hidup.
Campbell, N.A. (1998). Biology. California the Benjamin Cummings Publishing
Campbell, N.A. et al. (2006). Biology Concepts and Connections.
California: Benjamin Cummings Publishing company.
Hastuti, T.,P. & Suratno. (2009). Pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan kontekstual.
Jakarta: Karya Mandiri Nusantara.
Karem, S., Kaniawati, I., Fauziah, N, Y., & Sopandi, W. (2009). Belar IPA Membuka Cakrawala
Alam Sekitar. Jakarta: PT. Setia Purna Inves.
Rohima, L. & Puspita P. (2009) Alam Sekitar IPA Terpadu. Jakarta: PT. Leuser Cita Pustaka.
Widodo, W., Rachmadiarti, F., & Hidayati, N. S. (2017) Ilmu Pengetahuan Alam Edisi Revisi.
Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Winarsih, A., Nugroho, A., Sulistyoso., M. Zajuri., Supliyadi., & Slamet, S. (2008). IPA Terpadu.
Jakarta: Grasindo.
http://sarwoedhiee.blogspot.com/2012/09/ekosistem-di-gurun-hutan-hujan-tropis.html
https://www.youtube.com/watch?v=5biK_PcT7S0
https://satujam.com/ekosistem-di-dalam-laut/
https://pendidikan.co.id/pengertian-gurun/
https://rumushitung.com/2018/08/31/mengenal-ekosistem-buatan-beserta-contohnya/
http://www.pengertianku.net/2019/07/ekosistem-sungai-dilengkapi-pengertian-ciri-
komponen-manfaat-pembagian-zona-dan-cara-melestarikannya.html
https://www.berpendidikan.com/2016/02/pengertian-contoh-dan-gambar-piramida-
makanan-serta-jaring-jaring-kehidupan.html
https://nasriaika1125.wordpress.com/2013/06/18/rantai-makanan-dan-jaring-jaring-
makanan/
https://gurusekolah.co.id/rantai-makanan/
https://jagad.id/ekosistem-hutan/
https://sijai.com/contoh-simbiosis-komensalisme/
https://informazone.com/simbiosis-komensalisme/
https://pixabay.com/id/photos/raja-kupu-kupu-bunga-zinnia-orange-18140/