BIMTEK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU TH 2022
Memahami dan Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) untuk
1 Menyusun Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
2 Pembelajaran Berdiferensiasi
Drs. Widiarto 3 Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka
Pengawas SMP
Kab. Probolinggo
Sumber: Kepmendikbud No.56 Tahun 2022 tentang PEDOMAN PENERAPAN KURIKULUM DALAM RANGKA
PEMULIHAN PEMBELAJARAN
BIMTEK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU TH 2022
Memahami dan Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) untuk
1 Menyusun Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
2 Pembelajaran Berdiferensiasi
Drs. Widiarto 3 Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka
Pengawas SMP
Kab. Probolinggo
Sumber: Kepmendikbud No.56 Tahun 2022 tentang PEDOMAN PENERAPAN KURIKULUM DALAM RANGKA
PEMULIHAN PEMBELAJARAN
BIMTEK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU TH 2022
1 a. Memahami dan Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP)
2 Pembelajaran Berdiferensiasi
Drs. Widiarto 3 Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka
Pengawas SMP
Kab. Probolinggo
Sumber: Kepmendikbud No.56 Tahun 2022 tentang PEDOMAN PENERAPAN KURIKULUM DALAM RANGKA
PEMULIHAN PEMBELAJARAN
PROSES PERANCANGAN KEGIATAN
PEMBELAJARAN
CP KI/KD
TP TP
ATP SILABUS
Mari Mulai dari Diri Kita
1. Apa yang selama ini menjadi landasan Bapak/Ibu dalam
menentukan ketercapaian kompetensi peserta didik
dalam proses pembelajaran?
2. Apa yang membedakan antara Kompetensi Dasar
dengan Capaian Pembelajaran?
3. Bagaimana satuan pendidikan yang Bapak/Ibu
pimpin/bina mengembangkan kegiatan pembelajaran?
(mengikuti buku ataukah mengembangkan
pembelajaran secara mandiri)
CP KI/KD Sebelum melangkah pada strategi perencanaan dan pelaksanaan Pembelajaran dan Penilaian,
mari sejenak kita bahas Konsep Capaian Pembelajaran,
TP TP Konsep Capaian Pembelajaran
ATP SILABUS “Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi
pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap
fase, dimulai dari Fase Fondasi pada PAUD. Untuk Pendidikan
dasar dan menengah, CP disusun untuk setiap mata
pelajaran.”
Pemerintah hanya menetapkan tujuan akhir per fase (CP) dan waktu tempuhnya (fase).
Satuan pendidikan memiliki keleluasaan untuk menentukan strategi dan cara atau jalur
untuk mencapainya. Agar bisa menentukan strategi yang sesuai, kita perlu tau titik awal
keberangkatan para peserta didik.
Fase Pondasi Fase A Fase B Fase C Fase D Fase E Fase F
Pembagian PAUD/RA SD/MI/Paket A SD/MI/Paket A SD/MI/Paket A SMP/Mts/Paket B SMA/MA/Paket C SMA/MA/Paket C
Fase Kelas 1-2 Kelas 3-4 Kelas 5-6
Kelas 7-9 Kelas 10 Kelas 11-12
Sumber: Kepmendikbud No.56 Tahun 2022 tentang PEDOMAN PENERAPAN KURIKULUM DALAM RANGKA
PEMULIHAN PEMBELAJARAN
CP KI/KD Komponen Capaian Pembelajaran
TP TP
ATP SILABUS Rasional Mata Pelajaran Tujuan Mata Pelajaran Karakteristik Mata Pelajaran
● Alasan mempelajari mapel Kemampuan yang perlu dicapai peserta ● Deskripsi umum tentang apa yang
tersebut dipelajari dalam mata pelajaran
didik setelah mempelajari mata
● Keterkaitan antara Mapel dengan pelajaran tersebut ● Elemen-elemen (strands) atau
salah satu (atau lebih) Profil domain mata pelajaran serta
Pelajar Pancasila deskripsinya
Capaian dalam Setiap Fase Capaian dalam Setiap
Secara Keseluruhan Fase menurut Elemen
Kompetensi pembelajaran yang harus Dibuat dalam bentuk matriks.
dicapai peserta didik pada setiap fase. Setiap elemen dipetakan menurut
Dibuat dalam bentuk pernyataan yang perkembangan peserta didik
disajikan dalam paragraf yang utuh.
Sumber: Keputusan Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) No.8 Tahun 2022
tentang Capaian Pembelajaran
IV. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA CP KI/KD
TP TP
ATP SILABUS
Capaian Pembelajaran ( CP)
MATEMATIKA
• Fase D (Umumnya untuk kelas VII, VIII dan IX SMP/MTs/Paket B) = KI
• Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang
dipelajari pada fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat,
bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar,
bilangan dalam notasi ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan factor
skala, proporsi dan laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan
persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan
dua variabel dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Dst.
• .(halaman 142, Lampiran II KEPUTUSAN KEPALA BADAN STANDAR, KURIKULUM, DAN ASESMEN PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI NOMOR 033/H/KR/2022))
Capaian Pembelajaran MATEMATIKA Fase D SMP/MTs/Paket B
Karakteristik Mata Pelajaran
Mata Pelajaran Matematika diorganisasikan dalam lingkup lima elemen konten, yakni Bilangan, Aljabar, Pengukuran, Geometri, Analisis Data dan Peluang, (dengan
tambahan 1 elemen sebagai pilihan untuk kelas XI dan XII) dan lima elemen proses.
Elemen CP = KD
Capaian Pembelajaran
Elemen CP = KD
Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran ( CP)
BAHASA INGGRIS
• Fase D, Umumnya untuk Kelas VII, VIII, dan IX (SMP/MTs/Program Paket B)
= KI• Pada akhir Fase D, peserta didik menggunakan teks lisan, tulisan dan visual dalam bahasa Inggris untu
berinteraksi dan berkomunikasi dalam konteks yang lebih beragam dan dalam situasi formal dan informal. Peserta k
didik dapat menggunakan berbagai jenis teks seperti narasi, deskripsi, prosedur, teks khusus (pesan singkat, iklan)
dan teks otentik menjadi rujukan utama dalam mempelajari bahasa Inggris di fase ini. Peserta didik
• menggunakan bahasa Inggris untuk berdiskusi dan menyampaikan keinginan/perasaan. Pemahaman mereka
terhadap teks tulisan semakin berkembang dan keterampilan
• inferensi mulai tampak ketika memahami informasi tersirat
• Mereka memproduksi teks tulisan dan visual dalam Bahasa Inggris yang terstruktur dengan kosakata yang lebih
beragam. Mereka memahami tujuan dan pemirsa ketika memproduksi teks tulisan dan visual dalam bahasa Inggris.
• (Halaman 160 Lampiran II KEPUTUSAN KEPALA BADAN STANDAR, KURIKULUM, DAN ASESMEN PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI NOMOR 033/H/KR/2022)
Capaian Pembelajaran BAHASA INGGRIS Fase D SMP/MTs/Paket B
Karakteristik Mata Pelajaran
Jenis teks yang diajarkan dalam bahasa Inggris umum beragam,misalnya narasi, deskripsi, eksposisi, prosedur, argumentasi, diskusi, teks khusus (pesan singkat, iklan), dan teks otentik.
Elemen CP Elemen Menyimak – Berbicara
Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase D, peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan saling bertukar ide,
pengalaman, minat, pendapat dan pandangan dengan guru, teman sebaya dan orang lain dalam
berbagaimacam konteks familiar yang formal dan informal. Dengan pengulangan dan penggantian kosakata,
peserta didik memahami ide utama dan detil yang relevan dari diskusi atau presentasi mengenai berbagai
macam topik yang telah familiar dan dalam konteks kehidupan di sekolah dan di rumah. Mereka terlibat
dalam diskusi, misalnya memberikan pendapat, membuat perbandingan dan menyampaikan preferensi.
Mereka menjelaskan dan memperjelas jawaban mereka menggunakan struktur kalimat dan kata kerja
sederhana.
= KD By the end of Phase D, students use English to interact and exchange ideas, experiences, interests, opinions
and views with teachers, peers and others in an increasing variety of familiar formal and informal contexts.
With some repetition and rewording, they comprehend the main ideas and relevant details of discussions or
presentations on a variety of general interest topics. They engage in discussion such as giving opinions,
making comparisons and stating preferences. They explain and clarify their answers using basic sentence
structure and verb tenses.
CP ditulis dalam paragraf yang utuh dan mudah dipahami sebagai satu kesatuan.
Capaian Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fase D SMP/MTs/Paket B
Elemen CP Elemen Membaca – Memirsa
Capaian Pembelajaran Pada akhir fase D, peserta didik membaca dan merespon teks familiar dan tidak familiar yang
mengandung struktur yang telah dipelajari dan kosakata yang familiar secara mandiri. Mereka
= KD mencari dan mengevaluasi ide utama dan informasi spesifik dalam berbagai jenis teks. Teks ini
dapat berbentuk cetak atau digital, termasuk diantaranya teks visual ,multimodal atau
interaktif. Mereka mengidentifikasi tujuan teks dan mulai melakukan inferensi untuk
memahami informasi tersirat dalam sebuah teks.
By the end of Phase D, students independently read and respond to familiar and unfamiliar
texts containing predictable structures and familiar vocabulary. They locate and evaluate main
ideas and specific information in texts of different genres. These texts may be in the form of
print or digital texts, including visual, multimodal or interactive texts. They identify the purpose
of texts and begin to make inference to comprehend implicit information in the text.
CP ditulis dalam paragraf yang utuh dan mudah dipahami sebagai satu kesatuan.
BIMTEK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU TH 2022
1 b. Menyusun Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
2 Pembelajaran Berdiferensiasi
Drs. Widiarto 3 Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka
Pengawas SMP
Kab. Probolinggo
Sumber: Kepmendikbud No.56 Tahun 2022 tentang PEDOMAN PENERAPAN KURIKULUM DALAM RANGKA
PEMULIHAN PEMBELAJARAN
2 langkah besar dalam penyusunan perangkat ajar untuk suatu mata pelajaran:
CP KI/KD Capaian Pembelajaran (CP) Deskripsi pencapaian tiga aspek kompetensi yakni
TP TP pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang
Ditetapkan olehPemerintah diperoleh siswa dalam satu atau lebih kegiatan
Disusun dalam fase-fase pembelajaran, disusun secara kronologis
berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke
1.PenyusunanTujuan waktu yang menjadi prasyarat menuju CP.
Pembelajaran
ATP SILABUS 2. PenyusunanAlur &Tujuan Pembelajaran
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah rangkaian tujuanpembelajaran
yang disusunsecara logis menurut urutan pembelajaran sejak awalhingga
akhir suatu fase. Alur ini disusunsecara linear sebagaimana urutan
kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari
10
CP KI/KD Secara strategis, Proses Perancangan Kegiatan Pembelajaran dapat
TP TP dipahami melalui skema berikut:
ATP SILABUS
Memahami Menyusun Menyusun Merancang
Capaian Tujuan Alur Tujuan Pembelajaran
Pembelajaran
Pembelajaran Pembelajaran
Pemerintah menetapkan Capaian Pembelajaran (CP) sebagai kompetensi yang ditargetkan. Namun demikian, CP tidak cukup
konkret untuk memandu kegiatan pembelajaran sehari-hari.
CP perlu diurai menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan konkret, yang dicapai satu persatu oleh peserta
didik hingga mereka mencapai akhir fase
Dalam (1) mengembangkan sepenuhnya alur tujuan pembelajaran dan/atau Pendidik
merancang perencanaan pembelajaran, menentukan pilihan
pembelajaran
(2) mengembangkan alur tujuan pembelajaran dan/atau rencana tersebut
pendidik pembelajaran berdasarkan contoh-contoh yang disediakan Pemerintah berdasarkan
dapat
(3) menggunakan contoh yang disediakan. kemampuan
masing-masing
CP KI/KD Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran
TP TP (ATP)
ATP SILABUS
ATP merupakan rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara
sistematis dan logis menurut urutan dari awal hingga
akhir fase.
Tujuan pembelajaran yang dikembangkan perlu dicapai peserta didik dalam satu atau lebih jam
pelajaran, hingga akhirnya pada penghujung Fase mereka dapat mencapai CP. Oleh karena itu,
untuk CP dalam satu fase, pendidik perlu mengembangkan beberapa tujuan pembelajaran.
Pendidik dan satuan pendidikan dapat menggunakan berbagai strategi untuk menyusun tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran.
Harus dipastikan tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran yang dipetakan memenuhi kriteria berikut ini:
Tujuan Kompetensi Kriteria Menggambarkan urutan pengembangan kompetensi
Pembelajaran Alur Tujuan yang harus dikuasai secara utuh dalam satu fase.
kemampuan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan Pembelajara
(TP) yang dapat didemonstrasikan oleh peserta didik yang menunjukkan ATP menggambarkan cakupan dan tahapan
telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran. n (ATP) pembelajaran yang linear dari awal hingga akhir
terdiri atas: fase.
Lingkup materi
ATP menggambarkan cakupan dan tahapan
ilmu pengetahuan inti atau konsep utama yang perlu dipahami di akhir pembelajaran yang menggambarkan tahapan
satu unit pembelajaran perkembangan kompetensi dalam satu fase
Konsep Tujuan Pembelajaran
Secara operasional komponen Tujuan Pembelajaran dapat memuat 3 aspek berikut ini:
Kompetensi adalah kemampuan yang dapat didemonstrasikan oleh siswa
atau diaktualisasikan dalam bentuk produk atau kinerja (abstrak dan konkret)
yang menunjukkan siswa telah berhasil mencapai tujuanpembelajaran.
Gunakan Kata Kerja Operasional (KKO) dapat diamati dan diukur,
mengacu pada Taksonomi Bloom yang direvisi.
Contoh:
menyajikan solusi untuk menangani….
(mengingat, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta)
Konsep Tujuan Pembelajaran
Konten yaitu ilmu pengetahuan inti atau konsep utama yang diperoleh siswa
melalui pemahaman selama proses pembelajaran di akhir satu unit pembelajaran.
Apa ilmu pengetahuan inti atau konsep utama yang perlu dipahami di akhir satu unit
pembelajaran?
Pertanyaan apa yang perlu dapat dijawab siswa setelah mempelajari unit tersebut?
Contoh: perubahan kondisi alam di permukaan bumi akibat faktor manusia.
Dari aspek 1(Kompetensi) dan 2 (Konten) dapat disusun TPsbb. :
Peserta didik dapat menyajikan solusi utk menangani perubahan kondisi alam di permukaan bumi akibat faktor manusia
Konsep Tujuan Pembelajaran
Variasi adalah sebuah keterampilan berpikir apa saja yang perlu dikuasai siswa untuk
dapat mencapai tujuan pembelajaran. Penggunaan keterampilan berpikir kreatif, kritis, dan
tingkat tinggi, seperti menganalisis, memprediksi, mengevaluasi, menciptakan, dan lain
sebagainya.
3. VARIASI Keterampilan berpikir apa saja yg perlu dikuasai siswa untuk dapat mencapai tujuan
pembelajaran? Gunakan keterampilan berpikir yang bervariasi terutama HOTS.
Contoh:
Menganalisis hubungan antara kegiatan manusia dengan perubahan alam di permukaan bumi
dan menarik kesimpulan penyebab-penyebab utamanya.
--> Dimana untuk bisa menganalisis hubungan dan menarik kesimpulan, pesertaperlu
mengetahui, memahami, mengaplikasi materi tersebut
Dari aspek 1(Kompetensi) , 2 (Konten) dan 3 (Variasi), dapat disusun TPsbb.:
Peserta didik dapat menganalisis hubungan antara kegiatan manusia dengan perubahan alam di permukaan
bumi dan menarik kesimpulan penyebab-penyebabutamanya
CONTOH TUJUAN PEMBELAJARAN YANG MEMUAT ASPEK KOMPETENSI, KONTEN DAN VARIASI
KOMPETENSI KONTEN
mengidentifikasi Penggunaan konsep bilangan bulat dalam keseharian
Menjelaskan tentang gerak spesifik berupa permainan olahraga
Merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam bidang konservasi energi dalam skala
rumah tangga sebagai sikap kreatif dan
Mengkaji Inovatif
hukum Newton dengan mengambil contoh dari fenomena
Menganalisis keseharian di lingkungan sekitarnya
ide pokok dari teks deskripsi, narasi, dan eksposisi serta nilainilai yang terkandung dalam
teks sastra (prosa, pantun, dan pusi), dari teks
dan/atau audiovisual
Bagaimana strategi menyusun tujuan pembelajaran dalam alur tujuan
pembelajaran yang efektif?
Pendidik harus melakukan analisis Capaian Pembelajaran (CP) untuk kemudian
disusun menjadi Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (TP).
Merumuskan tujuan pembelajaran dari CP dapat dilakukan melalui beberapa
alternatif:
Alternatif 1
Merumuskan tujuan pembelajaran secara langsung dari CP
Alternatif 2
Merumuskan TP dengan Menganalisis ‘Kompetensi’ dan ‘Lingkup Materi’ pada
CP.
Alternatif 3
Merumuskan TP Lintas Elemen CP
Sumber: Panduan Pembelajaran dan Asesmen
Alternatif 1
Merumuskan tujuan pembelajaran secara langsung dari CP
Sumber: Panduan Pembelajaran dan Asesmen
Alternatif 2 Tujuan Pembelajaran
Merumuskan TP Lintas Elemen CP
Capaian Pembelajaran
Elemen Pengukuran 1. Menentukan hubungan antarsatuan baku panjang
Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda (cm, m).
menggunakan satuan baku. Mereka dapat menentukan hubungan antar-
satuan baku panjang (cm, m). Mereka dapat mengukur dan mengestimasi 2. Menjelaskan cara mengukur panjang benda
luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa menggunakan satuan baku.
bilangan cacah.
3. Menjelaskan ciri berbagai bentuk bangun datar
Elemen Geometri (segiempat, segitiga, segi banyak).
Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
(segiempat, segitiga, segi banyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan 4. Menentukan ciri bagian-bagian dari bangun datar
mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara (segiempat, segitiga, segi banyak).
jika memungkinkan
5. Mengukur bangun datar (segiempat, segitiga, segi
banyak) menggunakan satuan baku
Penting untuk diperhatikan: dapat mengembangkan dengan cara lain selama Capaian Pembelajaran di akhir
fase tercapai
Sumber: Panduan Pembelajaran dan Asesmen
Alternatif 3
Merumuskan TP dengan Menganalisis ‘Kompetensi’ dan ‘Lingkup Materi’ pada
CP.
Elemen Kompetensi Lingkup Materi
Bilangan 1. Memahami 1. Bilangan cacah sampai 10.000
Pada akhir Fase B, peserta didik 2. Menentukan 2. Nilai tempat
menunjukkan pemahaman dan intuisi 3. Membandingkan 3. Komposisi dan dekomposisi bilangan
bilangan (number sense) pada bilangan 4. Mengurutkan 4. Menggunakan ribuan sebagai satuan
cacah sampai 10.000. Mereka dapat 5. Mengidentifikasi 5. Operasi penjumlahan dan
membaca, menulis, menentukan nilai 6. Melakukan
tempat, membandingkan, mengurutkan, 7. Menyelesaikan masalah pengurangan bilangan cacah sampai
menggunakan nilai tempat, melakukan 1.000
komposisi, dan dekomposisi bilangan
tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan
masalah berkaitan dengan uang
menggunakan ribuan sebagai satuan.peserta
didik dapat melakukan operasi penjumlahan
dan pengurangan bilangan cacah sampai
1.000, dan seterusnya.
Tujuan Pembelajaran:
B1.1 Menyajikan nilai tempat dan urutan pada bilangan cacah sampai 1.000.
B1.2 Melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai dengan 1.000.
B1.3 Menghubungkan gambar dengan nilai pecahan
Sumber: Dan seterusnya
ajaran dan Asesmen
Panduan Pembel
Bagaimana strategi menyusun tujuan pembelajaran dalam alur tujuan pembelajaran
yang efektif?
Alur strategi yang dapat dilakukan,guna menyusun alur tujuan pembelajaran
sebagai berikut:
1 Perhatikan kompetensi serta materi yang hendak dicapai Perhatikan hal berikut:
pada CP tersebut. ● CP berlaku untuk 1 FASE.
● Lihat karakteristik masing-
Rumuskan tujuan pembelajaran dengan
2 mempertimbangkan kompetensi dan lingkup materinya. masing mata pelajaran,
karena terdapat CP
Pastikan kompetensi utama yang termuat dalam CP berbasis konten (PP,
tercapai. Matematika), sintaks
(Seni), bahkan terdapat
3 Pertimbangkan beban jam pelajaran yang digunakan untuk pula yang berbasis
mencapai tujuan pembelajaran, agar selaras dengan beban kompetensi (Bahasa).
JP pada mata pelajaran.
● Kalimat dalam tujuan
4 Susun tujuan pembelajaran secara linear dari awal fase pembelajaran dapat
hingga akhir fase. Dalam menyusun alur, perhatikan mengambil dari berbagai
referensi, poin utamanya
adalah “operasional”
(kompetensinya terukur).
kesesuaian tujuan pembelajaran terhadap kompleksitas dan
perkembangan peserta didik.
Sumber: Panduan Pembelajaran dan Asesmen
Bagaimana cara menyusun alur tujuan pembelajaran yang efektif?
Pengurutan dari yang Pendidik yang merancang alur tujuan pembelajarannya sendiri, tujuan-tujuan pembelajaran yang telah
Konkret ke yang Abstrak dikembangkan dalam tahap sebelumnya akan disusun sebagai satu alur (sequence) yang berurutan secara
sistematis, dan logis awal hingga akhir fase.
Dalam menyusun alur tujuan pembelajaran, pendidik dapat mengacu pada berbagai cara yang diuraikan
Metopdaedpaentagubreultdani bdaawriakhonintei:n yang konkret dan berwujud ke konten yang lebih abstrak dan simbolis. Contoh : memulai pengajaran
dengan menjelaskan tentang benda geometris (konkret) terlebih dahulu sebelum mengajarkan aturan teori objek geometris tersebut
(abstrak).
Pengurutan Deduktif Metode pengurutan dari konten bersifat umum ke konten yang spesifik. Contoh : mengajarkan konsep database terlebih dahulu sebelum
mengajarkan tentang tipe database, seperti hierarki atau relasional.
Pengurutan dari Mudah ke Metode pengurutan dari konten paling mudah ke konten paling sulit. Contoh: mengajarkan cara mengeja kata-kata pendek dalam kelas
yang lebih Sulit bahasa sebelum mengajarkan kata yang lebih panjang.
Pengurutan Hierarki Metode ini dilaksanakan dengan mengajarkan keterampilan komponen konten yang lebih mudah terlebih dahulu sebelum mengajarkan
keterampilan yang lebih kompleks. Contoh : siswa perlu belajar tentang penjumlahan sebelum mereka dapat memahami konsep perkalian.
Pengurutan Prosedural Metode ini dilaksanakan dengan mengajarkan tahap pertama dari sebuah prosedur, kemudian membantu siswa untuk menyelesaikan
tahapan selanjutnya. Contoh : dalam mengajarkan cara menggunakan t-test dalam sebuah pertanyaan penelitian, ada beberapa tahap
prosedur yang harus dilalui, seperti menulis hipotesis, menentukan tipe tes yang akan digunakan, memeriksa asumsi, dan menjalankan tes
dalam sebuah perangkat lunak statistik.
Scaffolding Metode pengurutan yang meningkatkan standar performa sekaligus mengurangi bantuan secara bertahap. Contoh : dalam mengajarkan
berenang, guru perlu menunjukkan cara mengapung, dan ketika siswa mencobanya, guru hanya butuh membantu. Setelah ini, bantuan yang
diberikan akan berkurang secara bertahap. Pada akhirnya, siswa dapat berenang sendiri.
(Creating Learning Materials for Open and Distance Learning, 2005; Doolittle, 2001; Morrison, Ross, & Kemp, 2007; Reigeluth & Keller, 2009)
CP KI/KD
Konsep Alur TujuanPembelajaran TP TP
ATP SILABUS
CAPAIAN • Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi yang diharapkan dapat
PEMBELAJARAN dicapai oleh siswa di akhir fase. CPterdiri dari 6 fase (A-F) atau tahapan yang
meliputi seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD, SMP, SMA).
• Fase tersebut adalah: FaseA (kelas 1– 2), Fase B (kelas 3 – 4), Fase C(kelas5-
6), Fase D (kelas 7- 9), Fase E(kelas 10), dan Fase F(kelas 11–12)
ALUR • Alur Pembelajaran (AP) adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang
PEMBELAJARAN tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan
menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur ini
disusun secara linear sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran yang
dilakukan dari hari ke hari untuk mengukurCP.
Prinsip Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran
1 sederhana dan Informatif
2 Esensial dan Kontekstual
3 berkesinambungan
4 Pengoptimalan tiga aspek kompetensi yaitu: pengetahuan,
keterampilan, dan sikap yang berjenjang
5 Operasional dan Aplikatif (acuan penyusunan modul ajar)
6 Adaptif dan Fleksibel
Sumber: Panduan Pembelajaran dan Asesmen
Prosedur Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran
1 Melakukan analisis CP yang memuat materi dan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap
Identifikasi kompetensi-kompetensi di akhir fase dan kompetensi-kompetensi sebelumnya yang perlu
2 dikuasai peserta didik sebelum mencapai kompetensi di akhir fase.
melakukan analisis setiap elemen dan atau sub-elemen Profil Pelajar Pancasila yang sesuai dengan
3 mata pelajaran dan Capaian Pembelajaran pada fase tersebut.
berdasarkan identifikasi kompetensi-kompetensi inti di akhir fase, rumuskan tujuan pembelajaran dengan
4 mempertimbangkan kompetensi yang akan dicapai, pemahaman bermakna yang akan dipahami dan variasi
keterampilan berpikir apa yang perlu dikuasai siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran.
5 Setelah tujuan pembelajaran dirumuskan, susun tujuan pembelajaran secara linear sebagaimana
urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari.
6 Tentukan lingkup materi dan materi utama setiap tujuan pembelajaran (setiap tujuan pembelajaran
dapat memiliki lebih dari satu ingkup materi dan materi utama)
7 Berdasarkan perumusan TP tentukan jumlah jam pelajaran yang diperlukan. Contoh: TP untuk
mencapai suatu kompetensi pengetahuan 120 menit, keterampilan 480, dan sikap120 menit.
Sumber: Panduan Pembelajaran dan Asesmen
CP KI/KD Konsep Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
TP TP
ATP SILABUS
ILUSTRASI ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Inspirasi Penyusunan tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP)
Keterangan:
● Konten (materi) diperoleh berdasarkan
analisis yang terdapat dalam capaian
pembelajaran masing-masing elemen,
kemudian merumuskan tujuan pembelajaran
berdasarkan analisis dari capaian
pembelajaran.
● Kode TP merupakan pengkodean agar mudah
dalam pemetaan alur tujuan pembelajaran.
Arti kode TP, misal: B.7.1, dimana “B”
merupakan elemen Bilangan, “7” merupakan
perencanaan di Kelas 7, dan “1” merupakan
tujuan pembelajaran. “A” elemen Aljabar, “P”
elemen Pengukuran, “G” elemen Geometri,
dan “D” elemen Analisis Data dan Peluang.
● Urutan elemen, capaian pembelajaran, tujuan
pembelajaran, dan kode tidak menggambarkan
urutan alur tujuan pembelajaran.
● Alokasi Waktu merupakan perencanaan
jumlah jam pelajaran berdasarkan masing-
masing tujuan pembelajaran.
Inspirasi Penyusunan tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP)
Keterangan:
● Konten (materi) diperoleh berdasarkan
analisis yang terdapat dalam capaian
pembelajaran masing-masing elemen,
kemudian merumuskan tujuan pembelajaran
berdasarkan analisis dari capaian
pembelajaran.
● Kode TP merupakan pengkodean agar mudah
dalam pemetaan alur tujuan pembelajaran.
Arti kode TP, misal: B.7.1, dimana “B”
merupakan elemen Bilangan, “7” merupakan
perencanaan di Kelas 7, dan “1” merupakan
tujuan pembelajaran. “A” elemen Aljabar, “P”
elemen Pengukuran, “G” elemen Geometri,
dan “D” elemen Analisis Data dan Peluang.
● Urutan elemen, capaian pembelajaran, tujuan
pembelajaran, dan kode tidak menggambarkan
urutan alur tujuan pembelajaran.
● Alokasi Waktu merupakan perencanaan
jumlah jam pelajaran berdasarkan masing-
masing tujuan pembelajaran.
Inspirasi Penyusunan tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP)
Keterangan:
● Konten (materi) diperoleh berdasarkan
analisis yang terdapat dalam capaian
pembelajaran masing-masing elemen,
kemudian merumuskan tujuan pembelajaran
berdasarkan analisis dari capaian
pembelajaran.
● Kode TP merupakan pengkodean agar mudah
dalam pemetaan alur tujuan pembelajaran.
Arti kode TP, misal: B.7.1, dimana “B”
merupakan elemen Bilangan, “7” merupakan
perencanaan di Kelas 7, dan “1” merupakan
tujuan pembelajaran. “A” elemen Aljabar, “P”
elemen Pengukuran, “G” elemen Geometri,
dan “D” elemen Analisis Data dan Peluang.
● Urutan elemen, capaian pembelajaran, tujuan
pembelajaran, dan kode tidak menggambarkan
urutan alur tujuan pembelajaran.
● Alokasi Waktu merupakan perencanaan
jumlah jam pelajaran berdasarkan masing-
masing tujuan pembelajaran.
Inspirasi Penyusunan tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP)
Dari Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Perlu
di sebelah kiri ini selanjutnya dapat diketahui
disusun Tabel Tujuan Pembelajaran
(TP)/Silabus seperti di bawah ini:
ini bukanlah format utama, satuan pendidikan dapat menggunakan berbagai
format asal mencakup poin-poin penting yang termuat dalam TP maupun
ATP
Inspirasi Penyusunan tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP)
Lingkup Keterangan:
Materi
● lingkup materi diperoleh berdasarkan analisis
yang terdapat dalam capaian pembelajaran
masing-masing elemen, kemudian
merumuskan tujuan pembelajaran
berdasarkan analisis dari capaian
pembelajaran.
● Kode TP merupakan pengkodean agar mudah
dalam pemetaan alur tujuan pembelajaran.
Arti kode TP, misal: B.7.1, dimana “B”
merupakan elemen Bilangan, “7” merupakan
perencanaan di Kelas 7, dan “1” merupakan
tujuan pembelajaran. “A” elemen Aljabar, “P”
elemen Pengukuran, “G” elemen Geometri,
dan “D” elemen Analisis Data dan Peluang.
● Urutan elemen, capaian pembelajaran, tujuan
pembelajaran, dan kode tidak menggambarkan
urutan alur tujuan pembelajaran.
● Alokasi Waktu merupakan perencanaan
jumlah jam pelajaran berdasarkan masing-
masing tujuan pembelajaran.
Inspirasi Penyusunan tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP)
Lingkup
Materi
Keterangan:
● lingkup materi diperoleh berdasarkan analisis
yang terdapat dalam capaian pembelajaran
masing-masing elemen, kemudian
merumuskan tujuan pembelajaran
berdasarkan analisis dari capaian
pembelajaran.
● Kode TP merupakan pengkodean agar mudah
dalam pemetaan alur tujuan pembelajaran.
Arti kode TP, misal: B.7.1, dimana “B”
merupakan elemen Bilangan, “7” merupakan
perencanaan di Kelas 7, dan “1” merupakan
tujuan pembelajaran. “A” elemen Aljabar, “P”
elemen Pengukuran, “G” elemen Geometri,
dan “D” elemen Analisis Data dan Peluang.
● Urutan elemen, capaian pembelajaran, tujuan
pembelajaran, dan kode tidak menggambarkan
urutan alur tujuan pembelajaran.
● Alokasi Waktu merupakan perencanaan
jumlah jam pelajaran berdasarkan masing-
masing tujuan pembelajaran.
Inspirasi Penyusunan tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP)
Lingkup
Materi
Keterangan:
● lingkup materi diperoleh berdasarkan analisis
yang terdapat dalam capaian pembelajaran
masing-masing elemen, kemudian
merumuskan tujuan pembelajaran
berdasarkan analisis dari capaian
pembelajaran.
● Kode TP merupakan pengkodean agar mudah
dalam pemetaan alur tujuan pembelajaran.
Arti kode TP, misal: B.7.1, dimana “B”
merupakan elemen Bilangan, “7” merupakan
perencanaan di Kelas 7, dan “1” merupakan
tujuan pembelajaran. “A” elemen Aljabar, “P”
elemen Pengukuran, “G” elemen Geometri,
dan “D” elemen Analisis Data dan Peluang.
● Urutan elemen, capaian pembelajaran, tujuan
pembelajaran, dan kode tidak menggambarkan
urutan alur tujuan pembelajaran.
● Alokasi Waktu merupakan perencanaan
jumlah jam pelajaran berdasarkan masing-
masing tujuan pembelajaran.
Inspirasi Penyusunan tujuan pembelajaran (TP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP)
Lingkup
Materi
Keterangan:
● lingkup materi diperoleh berdasarkan analisis
yang terdapat dalam capaian pembelajaran
masing-masing elemen, kemudian
merumuskan tujuan pembelajaran
berdasarkan analisis dari capaian
pembelajaran.
● Kode TP merupakan pengkodean agar mudah
dalam pemetaan alur tujuan pembelajaran.
Arti kode TP, misal: B.7.1, dimana “B”
merupakan elemen Bilangan, “7” merupakan
perencanaan di Kelas 7, dan “1” merupakan
tujuan pembelajaran. “A” elemen Aljabar, “P”
elemen Pengukuran, “G” elemen Geometri,
dan “D” elemen Analisis Data dan Peluang.
● Urutan elemen, capaian pembelajaran, tujuan
pembelajaran, dan kode tidak menggambarkan
urutan alur tujuan pembelajaran.
● Alokasi Waktu merupakan perencanaan
jumlah jam pelajaran berdasarkan masing-
masing tujuan pembelajaran.
Inspirasi Penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur
Tujuan Pembelajaran (ATP)
CONTOH
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
CAPAIAN KOMPETENSI KONTEN DIMENSI P5 (Projek TUJUAN PEMBELAJARAN WAKTU
No PEMBELAJARAN Penguatan Profil
Pelajar Pancasila)
(CP)
1 Isi CP dari BSKA Proses kognitif (mengingat, Isi dengan materi Beriman, Sesuai denqan Kompetensi dan Diisi setelah
Kemdikbud Ristek memahami, mengaplikasi, dan ruangb lingkup Berkebhinekaan Konten pada CP dirumuskan TP
N0. 033/H/KR/2022 menganalisis, mengevaluasi, materi yang akan Global, Bergotong Dalam tahap merumuskan tujuan
royong, Kreatif,
dan mencipta) dipelajari Bernalar Kritis, dan pembelajaran ini, pendidik belum
Mandiri
mengurutkan tujuan-tujuan tersebut,
cukup merancang tujuantujuan
belajar yang lebih operasional dan
konkret saja terlebih dahulu. Urutan-
urutan tujuan pembelajaran akan
disusun pada tahap berikutnya.
Dengan demikian, pendidik dapat
melakukan proses pengembangan
rencana pembelajaran langkah demi
langkah.
Dimensi Pengetahuan Elemen dari Dimensi
(faktual, konseptual, P5 tersebut
procedural, metakognitif)
Keterampilan Abad 21 / 4 K
(kritis, kreatif, kolaboratif,
komunikatif)
INSPIRASI ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
No CAPAIAN PEMBELAJARAN CAPAIAN ELEMEN TUJUAN PEMBELAJARAN KELAS ALK
WAKTU
1 Pada akhir fase D,siswa Membaca-Memirsa 7.1. Mengidentifikasi konteks, gagasan utama, dan informasi terperinci dari ragam teks lisan/tulisan yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup VII 6JP
menggunakan teks lisan, keluarga dan kelas.
Pada akhir fase D, siswa
tulisan, dan visual dalam
Bahasa Inggris untuk membaca dan 2.Menjelaskan konteks, gagasan utama, dan informasi terperinci dari ragam teks lisan/tulisan yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup 8 JP
berinteraksi dan merespon teks familiar keluarga dan kelas.
berkomunikasi dalam dan tidak familiar yang 8 JP
konteks yang lebih mengandung struktur 3. Mengemukakan ide dari berbagai ragam teks yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup keluarga dan kelas.
beragam dan dalam situasi yang telah dipelajari 7.4. Menggunakan struktur teks dan unsur kebahasaan dari ragam teks yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup keluarga dan kelas. 8 JP
formal dan informal, dan kosakata yang 10 JP
berbagai jenis teks seperti familiar secara mandiri. 5.Menganalisa struktur teks, unsur kebahasaan dan konteks dari ragam teks yang disajikan dalam bentuk multimoda pada konteks yang berbeda dalam 10 JP
Mereka mencari dan lingkup keluarga dan kelas. 6 JP
narasi, deskripsi, prosedur, mengevaluasi ide 8 JP
utama dan informasi 6.Mengaplikasikan struktur teks dan unsur kebahasaan dari ragam teks yang disajikan dalam bentuk multimoda pada konteks yang berbeda dalam lingkup VIII 8JP
teks khusus (pesan singkat, spesifik dalam berbagai keluarga dan kelas.
iklan) dan teks asli menjadi
rujukan utama dalam jenis teks. Teks ini dapat 7. Merancang berbagai ragam teks tulisan maupun lisan sederhana yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup keluarga dan kelas
berbentuk cetak atau
mempelajari BahasaInggris
digital, termasuk 8. Memproduksi berbagai ragam teks tulisan maupun lisan sederhana yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup keluarga dan kelas.
di fase ini. Siswa diantaranya teks visual,
menggunakan Bahasa multimodal atau 1.Mengidentifikasi konteks, gagasan utama, dan informasi terperinci dari ragam teks lisan/tulisan yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup
Inggris untuk berdiskusi
dan menyampaikan interaktif. Mereka kehidupan remaja.
keinginan/perasaan.
Pemahaman mereka
terhadap teks tulisan mengidentifikasi tujuan 2.Menjelaskan konteks, gagasan utama, dan informasi terperinci dari ragam teks lisan/tulisan yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup
semakin berkembangdan teks dan mulai
melakukan inferensi kehidupan remaja. 8 JP
keterampilan inferensi 10 JP
mulai tampak ketika untuk memahami 3. Mengemukakan ide dari berbagai ragam teks yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup kehidupan remaja. 6 JP
informasi tersirat dalam
memahami informasi
sebuah teks. 4.Mengaplikasikan struktur teks dan unsur kebahasaan dari ragam teks yang disajikan dalam bentuk multimoda pada konteks yang berbeda dalam lingkup
tersirat. Mereka
memproduksi tekstulisan Menyimak – Berbicara kehidupan remaja.
dan visual dalam Bahasa 5. Merancang berbagai ragam teks tulisan maupun lisan sederhana yang disajikan dalambentuk multimoda dalam lingkup kehidupan remaja
Inggris yang terstruktur
dengan kosa kata yang
lebih beragam. Mereka 6.Mengidentifikasi konteks, gagasan utama, dan informasi terperinci dari ragam teks lisan/tulisan yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup IX 8 JP
memahami tujuan dan global.
Menulis- 8 JP
pemirsa ketika Mempresentasikan 7. Menjelaskan konteks, gagasan utama, dan informasi terperinci dari ragam teks lisan/tulisan yang disajikan dalam bentuk multimoda dalam lingkup global. 8 JP
memproduksi tekstulisan
8.Mengaplikasikan struktur teks dan unsur kebahasaan dari ragam teks yang disajikan dalam bentuk multimoda pada konteks yang berbeda dalam lingkup
dan visual dalam Bahasa global.
Inggris.
9.4 Merancang berbagai ragam teks tulisan maupun lisan sederhana yang disajikan dalambentuk multimoda dalam lingkup global. 10 JP
ANALISIS CAPAIAN PEMBELAJARAN, TUJUAN DAN ALUR PEMBELAJARAN
No Elemen Capaian Pembelajaran CP Elemen Tujuan dan Alur Tujuan Pembelajaran Materi Kelas
(CP) (ATP) 7
1 PJOK Keterampilan Permainan bola besar
Gerak Pada akhir fase ini peserta 7.1. peseta didik dapat 7.1. 1. Peserta didik dapat menjelaskan (Bola Voli)
tentang gerak Spesifik berupa permainan
didik dapat menunjukkan menunjukan kemampuan
olahraga
kemampuan dalam dalam mempraktekan
mempraktikkan hasil keterampilan gerak sfesifik
analisis keterampilan gerak berupa permainan olahraga.
spesifik berupa permainan 7.1.2. Peserta didik dapat mempraktekan
dan olahraga, aktivitas
ketrampilan gerak sfesifik berupa
senam, aktivitas gerak permainan olahraga
berirama, dan aktivitas 7.2. Peserta didik dapat 7.2.1. Peserta didik dapat menjelaskan Senam Gerak Berirama 7
permainan dan olahraga menunjukan kemampuan tentang ketrampilan gerak sfesifik berupa tanpa Tongkat
air (kondisional). dalam mempraktekan aktifitas senanm gerak berirama
keterampilan gerak sfesifik
berupa aktifitas senam gerak 7.2.2. Peserta didik dapat Mempraktekan
berirama
tentang ketrampilan gerak sfesifik berupa
aktifitas senanm gerak berirama
7.3. Peserta didik dapat 7.3.1. Peserta didik dapat menjelaskan Olahraga Renang 7
menunjukan kemampuan tentang ketrampilan gerak sfesifik berupa
dalam mempraktekan aktifitas olahraga air
keterampilan gerak sfesifik
7.3.2. Peserta didik dapat mempraktekan
berupa aktifitas permainan tentang ketrampilan gerak sfesifik berupa
olahraga air (kondisional) aktifitas olahraga air
MATERI BIMTEK IKM
https://bit.ly/materi1bimtekikm