Panduan
Sustainable
MICE
Any Ariani Noor
Santosa Sanjaya
Tamara Herlinda
Sri Hastuti
Eko Susanto
Ratna Padmi Trihartanty
Rahmi Meilani
Rasya Hauna
Tiara Fadila
DAFTAR ISI
Daftar isi.......................................................i
P e n d a h u l u a n . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1
Makanan dan Minuman..................................... 3
Pengelolaan Limbah.........................................5
Keterlibatan Masyarakat...................................6
Transportasi..................................................7
Penyedia Kebutuhan........................................ 8
Energi.......................................................... 9
Sistem Komunikasi Event.................................10
Protokok Kesehatan........................................11
Daftar Pustaka..............................................13
i
PENDAHULUAN Konsep sustainability bukan hanya dapat
diterapkan pada aspek pendidikan ataupun
Dalam keterbatasan berbagai sumber daya penelitian berkelanjutan, tetapi juga dalam
yang semakin berkurang di dunia, setiap berbagai aspek penyelenggaraan MICE yang
penyelenggaraan MICE harus didasarkan pada berkelanjutan. Untuk membantu para pelaku
konsep sustainability (keberlanjutan) dalam dalam melakukan assessment penerapan
berbagai aspek operasionalnya. Konsep sustainable event, khususnya MICE, maka
sustainability atau berkelanjutan merupakan dirancanglah sebuah panduan penilaian
kegiatan yang bertanggung jawab akan penyelenggaraan MICE yang mengadopsi nilai-
lingkungan dan ekonomi masyarakat. nilai Sustainable Development Goals dan Global
Sustainable MICE bertujuan untuk memperluas Code Ethics for Tourism serta nilai-nilai lain
dampak positif penyelenggaraan MICE dari sisi yang merupakan masukan dari industri MICE
ekonomi-sosial-budaya dan menghindari Indonesia.
kerusakan lingkungan baik langsung maupun
tidak langsung.
1
Panduan penilaian ini berisi deskripsi dari 8 (delapan) dimensi disertai indikator dan rating untuk
menilai sejauh mana nilai-nilai sustainability diterapkan pada sebuah event MICE. Perancangan
panduan ini diharapkan mampu menjadi sebuah alat evaluasi para stakeholder MICE Indonesia
untuk menciptakan keberlanjutan dan keberlangsungan industri MICE Indonesia di masa depan.
Aspek penilaian panduan sustainable MICE terdiri dari:
Makanan dan Minuman Penyedia Kebutuhan
Pengelolaan Limbah Energi
Keterlibatan Masyarakat Sistem Komunikasi Event
Transportasi Protokol Kesehatan
Bobot penilaian keseluruhan berjumlah 2000 poin dengan pembagian bobot yang berbeda pada
setiap variabelnya. Bobot masing-masing variabel dibedakan tergantung pada jumlah indikatornya
juga berdasarkan skala prioritas dari setiap variabel. Penilaian seluruh aspek menggunakan
rentang nilai 0-2000 yang dikategorikan sebagai berikut:
0-750 : Bronze
751- 1500 : Silver
1500- 2000 : Gold
Kategori tersebut menentukan tingkat sustainability dari kegiatan MICE yang diselenggarakan.
Bronze memiliki arti penerapan sustainable MICE belum maksimal, Silver memiliki arti penerapan
sustainable MICE cukup maksimal dan Gold memiliki arti penerapan sustainable MICE sudah
maksimal.
Sistem penilaian pada setiap indikator akan dibagi 3, yaitu:
Belum diterapkan : 33%
Diterapkan sebagian : 66%
Diterapkan seluruhnya : 100%
Penilaian tersebut akan dijumlahkan dengan bobot masing-masing indikator untuk mengetahui
bobot total dari setiap variabelnya.
2
MAKANAN DAN MINUMAN
Konsep sustainable MICE pada dimensi penyediaan makanan dan minuman
diterapkan untuk memberikan dampak positif pada supply chain dan logistics di
sekitar tempat penyelenggaraan. Nilai yang hendak dicapai adalah penggunaan
bahan lokal disertai standar keamanan-kebersihan-originalitas makanan untuk
keberpihakan terhadap pelaku industri makanan dan minuman di sekitar venue.
3
TABEL PENILAIAN
INDIKATOR PENILAIAN BOBOT BELUM PERSENTASE DITERAPKAN TOTAL
SELURUHNYA NILAI
DITERAPKAN DITERAPKAN
SEBAGIAN
Menyediakan makanan berasal dari 27
masyarakat setempat
Menggunakan bahan makanan berasal 27
dari wilayah area sendiri
Menggunakan bahan makanan berlabel 27
“organik”
Merencanakan menu makanan lokal 27
selama kegiatan
Menghitung kebutuhan makanan 27
sesuai jumlah peserta
Menyediakan makanan sesuai keinginan 27
perserta (vegetarian, halal dan lainnya) 27
Menghimbau peserta untuk membawa
botol minum isi ulang sendiri
Menyediakan air mineral isi ulang untuk 27
semua peserta yang mudah terjangkau
Menyalurkan kelebihan makanan 27
kepada kelompok sosial
Menyediakan produk makanan / 27
minuman dari UMKM setempat
Keseluruhan Nilai Indikator / 270
4
PENGELOLAAN LIMBAH
Pengelolaan limbah dalam penyelenggaraan
MICE merupakan salah satu pilar utama
indikator event yang berkelanjutan. Residu
logistik penyelenggaraan event perlu dikelola
melalui sistem pengelolaan limbah yang
bertumpu pada pertimbangan daya dukung
lingkungan.
TABEL PENILAIAN
INDIKATOR PENILAIAN BOBOT BELUM PERSENTASE DITERAPKAN TOTAL
SELURUHNYA NILAI
Menggunakan logistik event yang DITERAPKAN DITERAPKAN
dapat didaur ulang SEBAGIAN 5/ 245
35
Mengurangi penggunaan kertas 35
dan kantung plastik
Menyediakan dan menempatkan 35
tempat sampah yang layak selama
event
Menyediakan pemisahan tempat 35
sampah disertai penanda
(tanda/logo/sticker)
Menyediakan informasi/gambar 35
jenis sampah pada stiker/label
jenis sampah
Melakukan kerjasama dengan 35
perusahaan pengelola sampah 35
setempat
Menerapkan prosedur
pengelolaan limbah bagi seluruh
peserta
Keseluruhan Nilai Indikator
KETERLIBATAN MASYARAKAT
Keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan MICE memberikan kontribusi terhadap nilai sustainalibity.
Keterlibatan masyarakat bertujuan membantu peningkatan sosial-ekonomi masyarakat setempat serta membangun
jaringan agar meningkatkan citra yang baik pada event ataupun nama penyelenggara.
Keterlibatan masyarakat dalam event MICE dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan sumberdaya sosial-
ekonomi masyarakat setempat terhadap kebutuhan penyelenggara. Bentuk kerja sama berupa pelayanan catering,
penyediaan souvenir/produk masyarakat lokal, penyediaan akomodasi, jasa pemanduan wisata serta kunjungan ke
atraksi wisata setempat sebagai bentuk salah satu pelayanan yang ditawarkan terutama pada incentive.
TABEL PENILAIAN
PERSENTASE TOTAL
NILAI
INDIKATOR PENILAIAN BOBOT BELUM DITERAPKAN DITERAPKAN
Memberi informasi mengenai event DITERAPKAN SEBAGIAN SELURUHNYA
kepada masyarakat setempat
40
Mempekerjakan masyarakat
setempat pada bidang yang sesuai 40
Bekerjasama dengan vendor dan 40
supplier dari masyarakat setempat
40
Mempromosikan sumberdaya
masyarakat setempat dalam event 40
Menyediakan souvenir setempat di
lingkungan event
Mencantumkan kunjungan ke atraksi 40
wisata/pusat kunjungan wisata
setempat dalam rangkaian event 6/ 240
Keseluruhan Nilai Indikator
TABEL PENILAIAN TRANSPORTASI
Penerapan konsep sustainable dalam dimensi
transportasi bertujuan untuk mengurangi dampak
penggunaan kendaraan bermotor yaitu polusi
pembakaran mesin, kepadatan lalu lintas, kebisingan
dan gangguan aktivitas masyarakat setempat.
PERSENTASE TOTAL
NILAI
INDIKATOR PENILAIAN BOBOT BELUM DITERAPKAN DITERAPKAN
Menghimbau para peserta untuk DITERAPKAN SEBAGIAN SELURUHNYA
menggunakan transportasi umum,
sepeda atau berjalan kaki 35
Menyelenggarkan event (*) di lokasi 35
mudah dijangkau transportasi umum
Menyelenggarakan event (*) di lokasi 35
yang dekat dengan fasilitas umum
seperti stasiun dan akomodasi
Menyediakan layanan transit/antar 35
jemput 35
35
Menggunakan mobil hibrida atau
mobil yang menggunakan bahan / 210
bakar alternatif untuk layanan antar
jemput peserta atau keperluan (*) Meeting point untuk perjalanan insentif
logistik dan staf
Mengatur arus lalulintas untuk
menghindari gangguan kepada
masyarakat setempat
Keseluruhan Nilai Indikator
7
PENYEDIAAN KEBUTUHAN
Penyelenggaraan event memerlukan dukungan
logistik (bahan, perlengkapan dan peralatan) untuk
kepentingan peserta maupun penyelenggara.
Penyelenggara perlu mempertimbangkan
keberlanjutan serta kemungkinan daur ulang atas
produk logistik di masa datang.
TABEL PENILAIAN
PERSENTASE TOTAL
NILAI
INDIKATOR PENILAIAN BOBOT BELUM DITERAPKAN DITERAPKAN
DITERAPKAN SEBAGIAN SELURUHNYA
Memberikan cinderamata berupa 25
barang yang diperlukan oleh peserta
Memberikan hadiah berbentuk 25
elektronik seperti: kupon elektronik
Memberikan sertifikat elektronik 25
25
Membagikan materi event dalam
bentuk digital
Menggunakan sistem cloud atau drive 25
bersama untuk membagikan file
Menghindari pembelian peralatan 25
sekali pakai 25
25
Membeli produk lokal yang ramah
lingkungan
Menyediakan media promosi seperti
banner dicetak tanpa mencantumkan
tanggal agar dapat digunakan di
waktu selanjutnya
Memprioritaskan pengadaan/sewa 25
logistik kepada vendor setempat
sesuai sumberdaya
Pemanfaatan smart technology dalam 25
penyelenggaraan event.
8/ 250
Keseluruhan Nilai Indikator
ENERGI
Penyelenggaraan event banyak menggunakan energi terutama untuk kebutuhan mesin,
pencahayaan, audio visual, pengatur suhu ruangan, ventilasi, kebersihan, dan sebagainya.
Pengelolaan energi yang kurang tepat diyakini membawa dampak signifikan terhadap biaya
operasional penyelenggaraan event dan terhadap kerusakan lingkungan. Pemilihan venue
perlu mempertimbangkan target jumlah peserta disesuaikan dengan kebutuhan luas ruangan
dan peralatan yang dibutuhkan seperti pengeras suara dan AC.
TABEL PENILAIAN PERSENTASE TOTAL
NILAI
INDIKATOR PENILAIAN BOBOT BELUM DITERAPKAN DITERAPKAN
SELURUHNYA
Menyelenggarakan event di ruang DITERAPKAN SEBAGIAN
terbuka
Menyelenggarakan event di pagi- 40
siang hari agar mendapat
pencahayaan alami 40
Menggunakan alat elektronik yang 40
hemat energi dan ramah lingkungan 40
Mematikan alat elektronik saat tidak
digunakan
Menggunakan generator tenaga 40
surya atau diesel
Keseluruhan Nilai Indikator / 200
9
SISTEM KOMUNIKASI
EVENT
Kegiatan komunikasi untuk kepentingan public
relations maupun pemasaran MICE perlu
mempertimbangkan aspek sustainability dengan
memanfaatkan sistem dan media elektronik. Hal
ini dilakukan untuk memperluas-mempercepat
proses komunikasi sekaligus mengurangi
penggunaan bahan cetakan secara masif
TABEL PENILAIAN
PERSENTASE TOTAL
NILAI
INDIKATOR PENILAIAN BOBOT BELUM DITERAPKAN DITERAPKAN
10
Menggunakan e-proposal/catalogue, DITERAPKAN SEBAGIAN SELURUHNYA
website dan media komunikasi
elektronik secara optimal 30
Mengganti penggunaan brosur, 30
flyer, dan poster menjadi e-
brochure, e-flyer dan e-poster
Mengurangi penggunaan media 30
komunikasi cetak 30
30
Menggunakan bahan media
komunikasi cetak berbahan ramah
lingkungan
Menggunakan media sosial sebagai
sarana komunikasi
Menggunakan e-registration dan/ 30
smart tag 30
30
Mendirikan kanal elektronik untuk 30
layanan/komunikasi event
Menyebarkan e-questionnaire
sebagai evaluasi bagi event
Mengembangkan inovasi
komunikasi sustainable MICE
Keseluruhan Nilai Indikator / 270
PROTOKOL KESEHATAN
Kesehatan merupakan hal kritis dalam penyelenggara MICE, terutama menyikapi pandemi
COVID-19 saat ini. Pemberlakuan protokol kesehatan menjadi standar pokok baru dalam
MICE dalam rangka menghindari seluruh pelaku dari resiko penyebaran penyakit. Hal ini
sangat berkaitan dengan keberlangsungan dan keberlanjutan industri MICE baik skala
organisasi bisnis, maupun dunia
11
TABEL PENILAIAN PERSENTASE TOTAL
NILAI
INDIKATOR PENILAIAN BOBOT BELUM DITERAPKAN DITERAPKAN
SELURUHNYA
DITERAPKAN SEBAGIAN
Menerapkan protokol kesehatan 25
sesuai dengan aturan yang berlaku
Memberikan himbauan terkait 25
kesehatan dan keselamatan dalam
media promosi
Menyediakan ambulan di tempat 25
penyelenggaraan event 25
Melakukan pembatasan pada 25
kapasitas venue dan penerapan 25
jarak sosial. 25
25
Melakukan pembatasan pada 25
kapasitas transportasi yang 25
digunakan dan penerapan jarak
sosial 25
25
Menyediakan tempat cuci tangan
di lokasi event / 300
Menyediakan masker untuk peserta 12
Menyediakan hand sanitizer untuk
peserta
Melakukan pengecekan suhu tubuh
sebelum memasuki ruangan event
Memberlakukan pembersihan
disinfectant secara berkala
Memberlakukan wajib
menggunakan masker kepada
peserta
Membedakan antara jalur keluar
dan masuk ruangan.
Keseluruhan Nilai Indikator
(*) BOBOT TOTAL: 300
DAFTAR PUSTAKA
1. Konferensi
Republika.com
2. Kerajinan dari Limbah
https://mommiesdaily.com/2015/07/30/mari-mendaur-ulang-barang-di-
rumah/
3. Teknologi komunikasi
https://www.ebrd.com/what-we-do/sectors-and-topics/ict/overview.html
4. Orang yang memakai masker
https://www.google.com/amp/s/amp.cnn.com/cnn/2020/04/24/health/fac
e-masks-coronavirus-questions-wellness-trnd/index.html
5. Event Venue
https://go-work.com/blog/event-venue-jakarta
6. Energi
https://www.yahoolavista.com/teknologi/energi-terbarukan-pengertian-dan-
sumber-energi-di-indonesia/
8. Transportasi
https://m.lampost.co/berita-jalan-tengah-transportasi.html#
9. Desa wisata Penglipuran
Travel.tribunnews.com (keterlibatan masyarakat)
10. Travel Exhibition
https://jakartaglobe.id/culture/indonesia-wins-awards-at-international-
travel-exhibition-in-vietnam/
11. Makanan indonesia
https://www.visitsingapore.com/id_id/dining-drinks-singapore/
12. Sustainable event University Ucalgary
https://www.ucalgary.ca/sustainability/get-involved/programs/sustainable-
events-and-offices
13