The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Imamudin, 2023-08-31 23:05:15

Juknis MTI_2023-2024 (2)

Juknis MTI_2023-2024 (2)

PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK INDUSTRI


DAFTAR ISI PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK INDUSTRI .............................................. 1 1.1. Sejarah ............................................................................................................. 1 1.2. Visi, Misi dan Tujuan ...................................................................................... 1 1.3. Manajemen Program Studi .............................................................................. 2 1.4. Staff Pengajar .................................................................................................. 2 1.5. Kurikulum ....................................................................................................... 3 1.6. Koordinator Kelompok Mata Kuliah .............................................................. 6 1.7. Deskripsi Mata Kuliah .................................................................................... 7 1.7.1. Peminatan Rekayasa Manajemen .............................................................. 12 1.7.2. Peminatan Optimasi Sistem Industri ......................................................... 15 1.7.3. Peminatan Manajemen Rantai Pasok ........................................................ 17 1.7.4. Peminatan Sistem Manufaktur ................................................................... 19 1.7.5. Peminatan Rekayasa Kualitas dan Keandalan ........................................... 21 1.7.6. Peminatan Rekayasa Informasi ................................................................. 23 1.8. Publikasi ........................................................................................................ 25 1.9. Pembimbing Tesis ......................................................................................... 25 1.10. Seminar Proposal........................................................................................... 26 1.11. Sidang Tesis .................................................................................................. 34 1.12. Jangka Waktu Studi ....................................................................................... 45 1.13. Gelar Akademik ............................................................................................ 45 1.14. Waktu Perkuliahan ........................................................................................ 45 1.15. Penerimaan Mahasiswa Baru ........................................................................ 46 1.16. Program Fast Track ....................................................................................... 46 1.17. Peserta Didik ................................................................................................. 47 1.18. Lain-lain ........................................................................................................ 47


1 PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK INDUSTRI 1.1. Sejarah Keberadaan Program Studi Magister Teknik Industri di Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti diawali dengan diperolehnya surat ijin penyelenggaraan dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 234/U/2000 tanggal 20 Desember 2000 dan surat ijin DIKTI No. 108/DIKTI/kep/2001. Pada awalnya, pendirian Program Studi Magister Teknik Industri tahun 2001 berada dibawah pengelolaan Program Pasca Sarjana Universitas Trisakti. Saat ini, Program Studi Magister Teknik Industri beroperasi dengan surat ijin operasional berdasarkan SK DIKTI No. 9531/D/T/K-III/2011, dan pengelolaannya mulai tahun 2005 dialihkan kepada FakultasTeknologi Industri. Berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan Nomor: 0091/SK/LAM Teknik/AM/VIII/2022 tanggal 21 Agustus 2022 Program Studi Magister Teknik Industri memperoleh status akreditasi BAIK SEKALI. Status akreditasi tersebut berlaku sampai dengan tanggal 20 Agustus 2027. 1.2. Visi, Misi dan Tujuan Visi Menjadi Program Studi Magister Teknik Industri yang andal, berstandar Internasional dalam mengembangkan dan menerapkan keilmuan Teknik Industri secara terintegrasi dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri. Misi 1. Menyelenggarakan pendidikan Magister Teknik Industri melalui sistem pendidikan yang terus dimutakhirkan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta tuntutan stakeholders. 2. Menyelenggarakan penelitian di bidang Teknik Industri dan mempublikasikan hasilnya. 3. Mengimplementasikan hasil penelitian di bidang Teknik Industri bagi peningkatan kualitas hidup dan peradaban. 4. Mengembangkan budaya akademik yang kondusif bagi kegiatan pendidikan dan penelitian serta pengembangan Ilmu Teknik Industri yang relevan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Tujuan 1. Mewujudkan budaya akademik yang kondusif bagi kegiatan pendidikan dan penelitian serta pengembangan Ilmu Teknik Industri yang relevan dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat 2. Menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan mengembangkan ilmu Teknik Industri


2 3. Menghasilkan penelitian di bidang Teknik Industri yang bermanfaat bagi peningkatan daya saing industri nasional 4. Menghasilkan publikasi hasil penelitian di bidang Teknik Industri 5. Menghasilkan berbagai kegiatan penerapan keilmuan Teknik Industri guna meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat 1.3. Manajemen Program Studi Program Studi Magister Teknik Industri dipimpin oleh seorang Ketua Program yang bertanggung jawab secara menyeluruh pada pelaksanaan kegiatan program studi. Ketua Program bertanggung jawab kepada Dekan Fakultas Teknologi Industri. Ketua Program melaksanakan kegiatan dibantu oleh seorang Sekretaris Program dan tenaga administrasi yang bertanggung jawab kepada Ketua Program. Adapun personalianya adalah sebagai berikut: Ketua Program : Dr. Rahmi Maulidya, ST, MT Sekretaris Program : Anik Nur Habyba, STP, MSi Tenaga Administrasi : 1. Irwan Setiawan, ST 2. Wahyu Yulia Defi, ST 1.4. Staff Pengajar Program Studi Magister Teknik Industri memiliki 19 (sembilan belas) Dosen Tetap sebagai berikut: 1. Ir. Agung Sediyono, MT, PhD 2. Dr. Binti Solihah, ST, M.Kom 3. Prof. Dr. Ir. Dadan Umar Daihani, DEA 4. Dr. Dadang Surjasa, SSi, MT 5. Dr. Dedy Sugiarto, SSi, MM 6. Dr. Dian Mardi Safitri, ST, MT 7. Ir. Didien Suhardini, MSc, PhD 8. Dr. Ir. Docki Saraswati, MEng 9. Emelia Sari, ST, MT, PhD 10. Dr. Ir. Iveline Anne Marie, MT 11. Dr. Ir. Nora Azmi, MT 12. Prof. Parwadi Moengin, PhD 13. Dr. Rina Fitriana, ST, MM 14. Dr. Dra. Pudji Astuti, MT 15. Dr. Rahmi Maulidya, ST, MT 16. Dr. Ir. Teddy Siswanto, MMSi 17. Dr. Ir. Tiena G. Amran 18. Dr. Ir. Triwulandari SD, MM 19. Dr. Winnie Septiani, ST, MT


3 1.5. Kurikulum Kurikulum yang digunakan Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Trisakti adalah kurikulum yang berbasis pada luaran atau outcome based sesuai profil lulusan yang ditetapkan. Kurikulum ini tetap mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai dengan jenjang pendidikan, dengan karakteristik dalam proses pembelajaran yang sudah ditentukan. Kurikulum Operasional yang berlaku pada tahun akademik 2023/2024 merupakan kurikulum operasional yang telah ditetapkan dan mulai diberlakukan pada semester Gasal tahun akademik 2023/2024. Total sks yang harus diselesaikan oleh mahasiswa yaitu 40 sks. Kurikulum Program Studi Magister Teknik Industri dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan profil sebagai berikut: PL-1 Lulusan memiliki karir untuk melakukan pengambilan keputusan dengan menggunakan berbagai metode dalam disiplin Teknik Industri dan berbagai alat analisis dalam rangka memberikan solusi kreatif, inovatif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri. PL-2 Lulusan memiliki karir untuk melakukan penelitian dan mengkomunikasikan hasil penelitian di bidang Teknik Industri dalam rangka memberikan solusi kreatif, inovatif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri. Capaian pembelajaran Program Studi Magister Teknik Industri terdiri dari 1) capaian pembelajaran sikap, 2) capaian pembelajaran pengetahuan, 3) capaian pembelajaran keterampilan umum, dan 4) capaian pembelajaran keterampilan khusus. Capaian pembelajaran secara rinci adalah sebagai berikut: Capaian Pembelajaran Sikap S.a Mampu menunjukkan sikap Takwa, Tekun, Terampil S.b Mampu menunjukkan sikap Asih, Asah, Asuh S.c Mampu menunjukkan sikap Satria, Setia, Sportif Capaian Pembelajaran Pengetahuan P.a Mampu menguasai teori sains rekayasa, rekayasa perancangan, metode dan teknik terkini yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem terintegrasi P.b Mampu menguasai pendekatan interdisiplin yang kontekstual dan terkini terkait dengan perancangan sistem terintegrasi Capaian Pembelajaran Ketrampilan Umum KU.a Mampu melakukan penelitian di bidang Teknik Industri untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing organisasi KU.b Mampu mengkomunikasikan ide, hasil pemikiran, dan argument saintifik kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas KU.c Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi KU.d Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri


4 Capaian Pembelajaran Ketrampilan Khusus KK.a Mampu menyelesaikan masalah rekayasa industri dan perancangan suatu sistem terintegrasi dengan juga memanfaatkan bidang ilmu lain secara interdisiplin atau multidisiplin, serta dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial, energi dan kelestarian lingkungan KK.b Mampu melakukan pendalaman atau perluasan keilmuan di bidang perancangan, pemasangan, pengoperasian, dan perbaikan sistem terintegrasi untuk memberikan kontribusi original dan teruji melalui riset dengan pendekatan interdisiplin atau multidisiplin KK.c Mampu memformulasikan ide-ide baru dari hasil riset yang dilaksanakan untuk pengembangan, pemasangan, pengoperasian, dan perbaikan sistem terintegrasi KK.d Mampu mengkritisi dan memberikan masukan perbaikan dari sudut pandang rekayasa sistem terintegrasi terhadap kebijakan penyelesaian masalah pada berbagai sektor industri yang telah dan/atau sedang diterapkan, dan dituangkan dalam bentuk kertas kerja ilmiah Capaian pembelajaran tersebut di atas dicapai melalui proses pembelajaran mata kuliah yang terdistribusi dalam empat semester sebagai berikut: Semester Kode Mata Kuliah Wajib Bobot Prasyarat I IIW8301 IIW8302 IIW8303 IIW8304 Falsafah Teknik Industri Metodologi Sistem Metode Optimasi Pengambilan Keputusan 3 sks 3 sks 3 sks 3 sks II IUW8380 IIW8305 Metodologi Penelitian Statistika Multivariat Pilihan 1 Pilihan 2 3 sks 3 sks 3 sks 3 sks III IIW8307 IUW8388 IIW8101 Pembelajaran Mesin Manajemen Proyek Seminar Proposal Pilihan 3 3 sks 3 sks 1 sks 3 sks Metodologi Penelitian IV IIW8201 IIW8401 Publikasi Tesis 2 sks 4 sks Metodologi Penelitian Seminar Proposal Mata Kuliah Pilihan Mata kuliah pilihan memiliki bobot 3 sks dan dikelompokkan ke dalam 6 (enam) peminatan yaitu: 1. Peminatan Manajemen Rekayasa


5 2. Peminatan Optimasi Sistem Industri 3. Peminatan Manajemen Rantai Pasok 4. Peminatan Sistem Manufaktur 5. Peminatan Rekayasa Kualitas dan Keandalan 6. Peminatan Rekayasa Informasi Mahasiswa memilih peminatan, kemudian mengikuti seluruh (3 mata kuliah atau 9 sks) mata kuliah pilihan yang sesuai dengan peminatannya atau mengikuti 2 mata kuliah (6 sks) mata kuliah pilihan yang sesuai dengan peminatannya ditambah dengan mengambil 1 mata kuliah (3 sks) mata kuliah pilihan peminatan lainnya. Adapun mata kuliah pilihan dalam setiap peminatan adalah sebagai berikut: Peminatan Manajemen Rekayasa IIM8301 Perancangan Bisnis IIM8302 Manajemen Strategik IIM8303 Perancangan dan Pengembangan Organisasi IIM8304 Manajemen Modal Insani IIM8305 Pengukuran Kinerja Organisasi Peminatan Optimasi Sistem Industri IIO8301 Pemrograman Non Linier IIO8302 Metaheuristik IIO8303 Simulasi Diskrit IIO8304 Sistem Dinamik dan Rekaya Kebijakan Industri IIO8305 Teori Permainan Kontemporer Peminatan Manajemen Rantai Pasok IIS8301 Manajemen Rantai Pasok IIS8302 Topik Khusus pada Manajemen Rantai Pasok IIS8303 Manajemen Hubungan Pelanggan dan Pemasok IIS8304 Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Dinamik pada Manajemen Rantai Pasok IIS8305 Studi Kasus Manajemen Rantai Pasok Peminatan Sistem Manufaktur IIP8301 Perancangan Produk, Proses, dan Fasilitas IIP8302 Sistem Perencanaan dan Pengendalian Produksi IIP8303 Sistem Persediaan IIP8304 Sistem Produksi Lean IIP8305 Sistem Manufaktur Berkelanjutan Peminatan Rekayasa Kualitas dan Keandalan IIK8301 Manajemen Kualitas Terpadu IIK8302 Perencanaan dan Pengendalian Kualitas IIK8303 Lean Six Sigma IIK8304 Keandalan dan Perawatan IIK8305 Data Mining dan aplikasinya Peminatan Rekayasa Informasi


6 III8301 Manajemen Data III8302 Perencanaan Strategis Sistem Informasi III8303 Sistem Sumber Daya Perusahaan (ERP) III8304 Intelijen Bisnis dan Analitik Data III8305 Sistem Manajemen Pengetahuan 1.6. Koordinator Kelompok Mata Kuliah Kelompok Mata Kuliah Koordinator Kelompok Mata Kuliah Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Basic Engineering Dr. Winnie Septiani, ST, MSi IUW8388 Manajemen Proyek IIW8307 Pembelajaran Mesin Basic Industrial Engineering Dr. Rahmi Maulidya, ST, MT IIW8301 Falsafah Teknik Industri Industrial Engineering Method Dr. Rahmi Maulidya, ST, MT IIW8305 Statistika Multivariat IIW8303 Metode Optimasi IIW8304 Pengambilan Keputusan Systemic and Integrated Approach Dr. Ir. Triwulandari SD, MM IUW8380 Metodologi Penelitian IIW8302 Metodologi Sistem IIW8101 Seminar Proposal IIW8201 Publikasi IIW8401 Tesis Industrial Engineering Specialization : Manajemen Rekayasa Ir. Didien Suhardini, MSc, PhD IIM8301 Perancangan Bisnis IIM8302 Manajemen Strategi IIM8303 Perancangan dan Pengembangan Organisasi IIM8304 Manajemen Modal Insani IIM8305 Pengukuran Kinerja Organisasi Industrial Engineering Specialization : Optimasi Sistem Industri Prof. Parwadi Moengin, PhD IIO8301 Pemrograman Non Linier IIO8302 Metaheuristik IIO8303 Simulasi Diskrit IIO8304 Sistem Dinamik dan Rekaya Kebijakan Industri IIO8305 Teori Permainan Kontemporer Industrial Engineering Specialization : Manajemen Rantai Pasok Dr. Dadang Surjasa, SSi, MT IIS8301 Manajemen Rantai Pasok IIS8302 Topik Khusus pada Manajemen Rantai Pasok IIS8303 Manajemen Hubungan Pelanggan dan Pemasok IIS8304 Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Dinamik pada Manajemen Rantai Pasok IIS8305 Studi Kasus Manajemen Rantai Pasok


7 Kelompok Mata Kuliah Koordinator Kelompok Mata Kuliah Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Industrial Engineering Specialization : Sistem Manufaktur Dr. Ir. Docki Saraswati, MEng IIP8301 Perancangan Produk, Proses, dan Fasilitas IIP8302 Sistem Perencanaan dan Pengendalian Produksi IIP8303 Sistem Persediaan IIP8304 Sistem Produksi Lean IIP8305 Sistem Manufaktur Berkelanjutan Industrial Engineering Specialization : Rekayasa Kualitas dan Keandalan Dr. Ir. Triwulandari SD, MM IIK8301 Manajemen Kualitas Terpadu IIK8302 Perencanaan dan Pengendalian Kualitas IIK8303 Lean Six Sigma IIK8304 Keandalan dan Perawatan IIK8305 Data Mining dan aplikasinya Industrial Engineering Specialization : Rekayasa Informasi Dr. Dedy Sugiarto, SSi, MM III8301 Manajemen Data III8302 Perencanaan Strategis Sistem Informasi III8303 Sistem Sumber Daya Perusahaan (ERP) III8304 Intelijen Bisnis dan Analitik Data III8305 Sistem Manajemen Pengetahuan 1.7. Deskripsi Mata Kuliah IIW8301 Falsafah Teknik Industri: S2, 3 sks, Semester 1 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Magister Teknik Industri. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami perbedaan antara science, engineering dan industrial engineering sebagai pengetahuan dasar yang berupa pengenalan dan pemahaman Teknik Industri (Industrial Engineering) baik sebagai obyek kajian, konsepsi, ruang lingkup keilmuan dan keahlian, perkembangan pola berpikir serta aplikasinya dalam perancangan, instalasi dan perbaikan sistem terintegrasi.Perkuliahan ini diawali dengan pembahasan scientific management sebagai Revolusi Industri 1.0 dengan gagasan dari Taylor, Frank & Lilian Gilbreth dalam permasalahan peningkatan produktivitas dan efisiensi, dilanjutkan dengan pembahasan Administrative & Behavior Management. Mekanisasi sebagai Revolusi Industri 2.0 mempengaruhi disiplin ilmu Teknik Industri terhadap kebutuhan akan modelmodel analitik untuk pemecahan masalah produktivitas, efisiensi dan kualitas dikemas di Management Science. Kemajuan teknologi informasi dalam RevolusiIndustri 3.0 sangat berperan dalam perkembangan Teknik Industri. Komputerisasi mendorong keahlian seorang Teknik Industri untuk memiliki pola berpikir secara sistem dan integral,diuraikan dalam pembahasan System Thinking


8 menuju Revolusi Industri 4.0 Pembahasan mengenai etika dan profesi seorang Teknik Industri pada akhir kuliah ini. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu tatap muka (luring / daring), Discovery learning, dan Problem Based Learning. Tahap penguasaan mahasiswa dievaluasi berdasarkan asessmen yang dilakukan melalui observasi sikap, tugas (PR), makalah, presentasi, UTS dan UAS. Buku Sumber Utama: 1) S.N. Bahagia, Pengantar Teknik Industri, ITB Press, 2018. 2) W.C. Turner, J.H. Mize, K.E. Case, J.W. Nazemtz: Introduction to Industrial and System Engineering, 3 rd Ed., New Jersey, PHI, 1993. IIW8302 Metodologi Sistem: S2, 3 sks, Semester 1 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Magister Teknik Industri. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep metodologi sistem serta mampu menerapkannya dalam menyelesaikan masalah sistem terintegrasi. Pada perkuliahan ini dibahas materi berpikir sistem, pengembangan model konseptual, pemodelan dengan formulasi matematik deterministic dan stokastik, pengembangan metodologi sistem, pengembangan model dinamik (causal loop diagram dan Influence diagram), analisis model, verifikasi, validasi dan implementasi model, metodologi nonsistem (statistical), pengembangan model data, model proses, metodologi hard dan soft OR. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah yang dilengkapi dengan penggunaan LCD. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu tatap muka (luring/daring), Problem Based Learning dan Project Base Learning. Tahap penguasaan mahasiswa dievaluasi berdasarkan asessmen yang dilakukan melalui observasi sikap, tugas (PR), presentasi, UTS dan UAS. Buku Sumber Utama: H.G. Daellenbach and D.C. McNickle, Management Science Decision making through systems thinking, New York: Palgrave Macmillan, 2005 dan P. Moengin, Pemodelan dan Analisis Simulasi Sistem: Sebuah Pendekatan Praktis, Penerbit Universitas Trisakti, Jakarta, 2019. IIW8303 Metode Optimasi: S2, 3 sks, Semester 1 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Magister Teknik Industri. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menggunakan metode-metode optimasi analitik untuk menyelesaikan masalah pengambilan keputusan dalam kondisi ketidakpastian pada sistem kompleks. Pada perkuliahan ini dibahas berbagai karateristik model pengambilan keputusan dalam kondisi ketidakpastian berdasarkan data deterministik maupun probabilistik dan penggunaannya untuk optimasi pada sistem kompleks . Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah yang dilengkapi dengan penggunaan LCD. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu tatap muka (luring/daring), Problem Based Learning dan Project Base Learning. Tahap penguasaan mahasiswa dievaluasi berdasarkan asessmen yang dilakukan melalui observasi sikap, tugas (PR), presentasi, UTS dan UAS. Buku Sumber Utama: Taha, Hamdy A, Operation Research, an Introduction, 8 th Ed., New Jersey: Prentice Hall, 2007; Hillier, F.S. dan G.J Liebermann, Introduction to Operations Research, 9th Ed.,Singapore: McGraw-Hill, 2010, dan Winston, Wayne L, Operation Research, Applications and Algorithms, 4th Ed., California: Duxbury Press, 2004.


9 IIW8304 Pengambilan Keputusan: S2, 3 sks, Semester 1 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Magister Teknik Industri. Bagi Mahasiswa dengan latar belakang S1 Teknik Industri, mata kuliah ini merupakan mata kuliah lanjutan S1, Analisis Keputusan. Mata kuliah ini sangat terkait dengan pencapaian profil lulusan magister Teknik industri yang diharapkan memiliki kemampuan dalam pengambilan keputusan. Pertemuan ke-1 dan ke-2 mahasiswa akan diberikan pemahaman mengenai konsep dasar dari pengambilan keputusan, model penilaian pengambilan keputusan, tipe pengambil keputusan dan indikator pengambilan keputusan yang efektif. Pertemuan ke-3 akan diberikan materi mengenai pengambilan keputusan berkelanjutan (sustainable decision making). Pertemuan ke-4 materi pengambilan keputusan dalam perspektif ergonomic (ergonomic decision making), Pertemuan ke-5 materi pengambilan keputusan spatial (spatial decision making) dan pertemuan ke-6 dan ke-7 akan diberikan materi mengenai pengambilan keputusan dengan menggunakan AHP (Analytical Hierarchy Process). UTS diberikan secara tertulis untuk mengevaluasi pemahaman materi Pertemuan ke-1 s,d Pertemuan 7. Pertemuan ke-8 mahasiswa mempresentasi tugas dari pertemuan ke-3, 4 dan 5. Pertemuan ke-9 sampai dengan Pertemuan ke-13 akan diperkenalkan metode-metode yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan seperti TOPSIS (Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution), ELECTRE (ELimination and Choice Expressing the Reality), ISM (Interpretive Structural Modeling) dan Pohon Keputusan. Pertemuan ke-14 review tugas besar berupa paper pengambilan keputusan. UAS akan diberikan dalam bentuk presentasi, mempresentasi paper pengambilan keputusan yang sudah disusun. Tahap penguasaan mahasiswa dievaluasi berdasarkan asessmen yang dilakukan melalui tugas paper pengambilan keputusan, tugas mandiri penggunaan metode pengambilan keputusan, UTS dan UAS. Bobot nilai tugas sebesar 55%, UTS 20%, UAS 25%. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu tatap muka (luring/daring), dan Project Base Learning. Buku Sumber Utama: P. Goodwin, G. Wright, Decision analysis of management judgement, 3rd ed. England: John Willey anad Sons, 2004 ; N. Russell, Jones. The decision making pocketbook. UK: Management Pocketbooks, 2000; T. Saaty, Decision making for leaders: The Analytical Hierarchy Process for decision in a complex world. RWS publication, 1988; S. Kusumadewi, Fuzzy Multi Attribute Decision Making. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2006; T. Saaty, Fuzzy Analytical Hierarchy Process. Boca Raton. Taylor & Francus, 2018; C. Kahrawaman, Fuzzy Multi-Criteria Decision Making: Theory and Applications with Recent Developments. New York: Association for Computing Machinery, 2008. IIW8305 Statistika Multivariat: S2, 3 sks, Semester 2 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Manajemen Rekayasa, Manajemen Rantai Pasok, Rekayasa Informasi, dan Optimasi Sistem Industri. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menggunakan pendekatan statistika multivariat untuk menentukan model-model terkait rancangan atau fenomena dalam sistem terintegrasi. Pada perkuliahan ini dibahas berbagai model yang terbagi atas model dependensi, interdependensi serta model gabungannya. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Software. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah yang dilengkapi dengan penggunaan LCD. Metode


10 pembelajaran yang digunakan yaitu tatap muka (luring/daring), Problem Based Learning, Field Base Learning dan Small Group Discussion. Tahap penguasaan mahasiswa dievaluasi berdasarkan asessmen yang dilakukan melalui tugas (PR), Laporan Studi Kasus, presentasi, UTS dan UAS. Buku Sumber Utama: J. F. Hair, R. L. Tatham, R. E. Anderson, and W. Black. Multivariate Data Analysis. London: Prentice Hall, 2010. IUW8380 Metodologi Penelitian: S2, 3 sks, Semester 2 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Magister di Fakultas Teknologi Industri. Mahasiswa yang mengikuti mata kuliah ini telah memiliki pengalaman menulis Tugas Akhir di S1, sehingga mata kuliah metodologi penelitian di level S2 bersifat menguatkan dan meningkatkan kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Pertemuan ke-1 mahasiswa diberikan penguatan mengenai konsep dari metodologi penelitian, jenis-jenis penelitian, tujuan penelitian, ketentuan mengenai plagiasi, perbedaan penelitian S1, S2 dan S3 dan juga pengenalan Body of Knowledge sesuai dengan bidang studinya masingmasing. Pertemuan ke-2 dan 3 mahasiswa dilatih untuk bisa mengidentifikasi masalah, merumuskan permasalahan dan menentukan topik penelitiannya serta menyusun judul penelitian sesuai kaidah. Pertemuan ke-4 dan ke-5 mahasiswa diberikan materi mengenai penggunaan Vos Viewer, Mendeley dan menyusun literature review. Pertemuan ke-6 dan 7 mahasiswa diberikan materi mengenai bagaimana menyusun latar belakang, tujuan penetian, ruang lingkup penelitian dan manfaat penelitian. Output dari pertemuan ke-1 dan 7, mahasiswa sudah dapat menyusun dua bagian proposal tesis yaitu pendahuluan dan tinjauan Pustaka, disertai dengan daftar referensi yang sudah menggunakan Mendeley. UTS akan diberikan dalam bentuk presentasi draft proposal yang sudah disusun sampai dengan tinjauan Pustaka. Pertemuan ke-8 dan 9 akan diberikan pengetahuan dan latihan menyusun metodologi penelitian yang terdiri dari kerangka pemikiran, tahapan penelitian dan teknik pengumpulan data. Pertemuan ke-10 dan 11, mahasiswa akan diberikan materi mengenai publikasi ilmiah dan berlatih menyusun artikel ilmiah dari hasil mata kuliah di semester 1. Pertemuan ke-12, mahasiswa diberikan materi mengenai teknik presentasi dan cara menyusun slide presentasi ilmiah, dengan metode pengajaran diskusi dan sharing pengalaman masing-masing agar dapat mengevaluasi kekeliruan-kekeliruan dari presentasi yang sudah pernah dilaksanakan. Pertemuan ke-13, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyelesaikan tugas Proposal Tesisnya sampai dengan final dan menyusun slide presentasi. Pertemuan ke-14, berisi pembahasan proposal dan ppt yang telah disusun. Proposal yang dikirimkan akan dicek similarity-nya oleh dosen pengampu mata kuliah untuk diberikan evaluasi. UAS akan diberikan melalui presentasi keseluruhan proposal dengan point-point penelitian mengacu pada capaian pembelajaran yang telah dirumuskan di Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Bobot penilaian dari Tugas sebesar 55%, UTS 20%, UAS 25%. Pendekatan pembelajaran secara umum adalah Tatap Muka, Small Group Discussion, dan Project Based Learning. Buku Sumber Utama: M. Abbott, J. McKinney. Understanding and Applying Research Design. John Wiley & Sons, Inc, 2013; L.T.M. Blessing, A. Chakrabarti. DRM, a Design Research Methodology. Springer-Verlag London, 2015; L. Cohen, L. Manion, Morrison. Research Methods in Education (5th ed.). Taylor & Francis Group, 2005.


11 IIW8307 Pembelajaran Mesin: S2, 3 sks, Semester 3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai ide dasar, intuisi, konsep, algoritma dan teknik untuk membuat komputer menjadi lebih cerdas dan mengimplementasikan algoritma dan teknik pembelajaran mesin pada permasalahan sederhana. Pada perkuliahan ini dibahas Pengertian, Konsep, cara kerja, kelebihan dan kelemahan Pembelajaran Mesin, Tantangan masa depan dan Contoh-contoh Aplikasi, Decision Tree (ID3 dan C4.5), Naïve Bayes, Representasi jaringan syaraf tiruan dan model perceptron, Backpropagation, Modifikasi dan Ekstensi Feedforward Neural Network, Deep learning for computer vision, dan Deep learning for text and sequence. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Software. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu Tatap Muka/ Daring dan Problem Based Learning. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, quiz, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Laranaga, P. and David A., Industrial Applications of Machine Learning. Boca Raton: CRC Press, 2019. IUW8388 Manajemen Proyek: S2, 3 sks, Semester 3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan 10 area pengetahuan dalam suatu proyek sederhana. Pada perkuliahan ini dibahas Konsep Dasar Manajemen Proyek, 10 area pengetahuan dalam suatu proyek sederhana, dan Implementasi 10 area pengetahuan dalam suatu proyek sederhana. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Software. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu Tatap Muka, Daring, Small Grup Discussion, dan Project Based Learning Buku Sumber Utama: Project Management Institute. A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide) — Sixth Edition and Agile Practice Guide. United States: Project Management Institute, 2018; Nicholas, J.M dan Steyn, H. Project Management for Engineering, Business and Technology 4th Edition. New York: Routledge, 2012. IIW8101 Seminar Proposal: S2, 1 sks, Semester 3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu merancang proposal penelitian tesis dan mengkomunikasikannya secara tertulis dan lisan. Pada perkuliahan ini dibahas Pemilihan Judul Tesis, Latar Belakang dan Rumusan Masalah, Studi Literatur, Metodologi Penelitian. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Jaringan Internet. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa melalui evaluasi terhadap manuscript proposal penelitian tesis, presentasi, diskusi dan observasi sikap. Buku Sumber Utama : Universitas Trisakti, Fakultas Teknologi Industri, Pedoman Tugas Akhir. Jakarta : Fakultas Teknologi Industri, 2017 dan M. Abbott, M., J. McKinney. Understanding and Applying Research Design. New Jersey: Wiley, 2013.


12 IIW8201 Publikasi: S2, 2 sks, Semester 4 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengkomunikasikan secara tertulis bagian dari penelitian tesis dan mempublikasikan pada jurnal ilmiah. Pada perkuliahan ini dibahas Pemilihan Jurnal Ilmiah sebagai media Publikasi, Pemilihan Judul Publikasi, Latar Belakang dan Rumusan Masalah, Studi Literatur, Metodologi Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Simpulan dan Saran. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan pembimbingan yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Jaringan Internet. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa melalui evaluasi terhadap partisipasi dalam diskusi, manuscript publikasi, reputasi jurnal ilmiah, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Universitas Trisakti, Fakultas Teknologi Industri, Pedoman Tugas Akhir. Jakarta: Fakultas Teknologi Industri, 2017 dan Cargill, M. & O’Connor, P. Writing Scientific Research Articles: Strategy and Steps. New Jersey: Wiley-Blackwell, 2013. IIW8401 Tesis: S2, 4 sks, Semester 4 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengkomunikasikan secara tertulis dan lisan tentang penelitian tesis, hasil penelitian tesis, dan memformulasikan ide-ide baru dari hasil penelitian tesis untuk pengembangan teknologi perancangan dan/atau pemasangan, dan/atau pengoperasian, dan/atau dan perbaikan sistem terintegrasi. Pada perkuliahan ini dibahas Pemilihan Judul Tesis, Latar Belakang dan Rumusan Masalah, Studi Literatur, Metodologi Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Simpulan dan Saran. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Jaringan Internet. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa melalui evaluasi terhadap manuscript tesis, presentasi, diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Universitas Trisakti, Fakultas Teknologi Industri, Pedoman Tugas Akhir. Jakarta: Fakultas Teknologi Industri, 2017 dan Writing Scientific Research Articles: Strategy and Steps. New Jersey: WileyBlackwell, 2013. 1.7.1. Peminatan Rekayasa Manajemen IIM8301 Perancangan Bisnis: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Manajemen Rekayasa. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mampu menguasai dalam merancang usaha bisnis yang kontekstual. Bagian satu dimulai dari mengembangkan ide ide besar, peluang dan konsep strategi. Dibahas inovasi strategi, kompetitif daya saing, bisnis model dan design thinking. Pada bagian dua pengembangan konsep, usaha dan formasi perusahaan, dibahas pengaturan sumber daya, operasional, pengembangan, akusisi, organisasi perusahaan baru, pemasaran dan penjualan. produk. Dalam bagian tiga keluaran pembiayaan dan memimpin perusahaan dibahas rencana keuangan dan sumber modal, analisa kelayakan finansial serta presentasi dan negosiasi.


13 Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi video dengan penggunaan LCD dan Software. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu pembentukan dan diskusi kelompok, presentasi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: 1) Thomas H. Byers, Richard C. Dorf, Andrew J. Nelson.Technology Venture From Idea to Enterprise Mc Graw Hill 2020. 2) Paige Balzta; Business Driven Technology Mc Graw Hill Education 2017. 3) Van Der Pij, Patrick, Justin Lokita, Lisa Kay Salomon Design a Better Business: New Tools, Skill and Mindset for Strategy and Innovation, New Jersey: Wiley, 2016. IIM8302 Manajemen Strategik: S2, 3 sks, Semester 2/3 Pada masa kini dan masa depan, berbagai institusi binis maupun non bisnis dihadapkan pada situasi yang sangat dinamis, bahkan era ini dinamakan Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Untuk menghadapi hal ini, para mahsiswa Magister Teknik Industri harus dilengkapi dengan penguasaan berbagai metodologi manajerial sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut. Salah satu pengetahuan dasar yang diberikan adalah mata kuliah Manajemen Strategi. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Manajemen Rekayasa. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai pendekatan interdisiplin yang kontekstual dan terkini terkait dengan perumusan, implementasi dan pengendalian strategi baik di level korporat, bisnis maupun fungsional dengan menggunakan berbagai analisa internal maupun eksternal dan pendekatan mutakhir. Pada perkuliahan ini dibahas konsep dan filsafat manajemen strategik, arsitektur strategi, implementasi strategi dan pengendalian stratejik. Rincian materi perkuliahan tersebut berbasis pada model manajemen stratejik yang dikembangkan oleh Thomas L. Wheelen dan J. David Hunger, yang dimulai dari tahapan EnvironmentalScanning, Strategy Formulation, Strategy Implementation sampai dengan evaluation and Control. Pelaksanaan perkuliahan menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan berbagai bahan presentasi melalui LCD, video kasus maupun benguk lainnya yang diperkirakan akan memudahkan transfer pengetahuan dri pengajar kepada peserta didik (mahasiwa). Metode pembelajaran lainnya yang digunakan adalah diskusi dan studi kasus, melalui metoda ini diharapkan mahasiswa akan memiliki kemampuan kritis dan juga kemampuan memaparkan gagasan dengan jelas dan runtut. Tahap evaluasi penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Thomas L. Wheelen dan J. David Hunger , Strategic Management and Business Policy, toward Global Sustainability, Thirteenth Edition, ISBN 10: 0-13-215322-X ISBN 13: 978-0-13-215322-5 J. Hutabarat dan M. Huseini, 2018. Strategi - Terpadu, Komprehensif dan Simultan”, dan F.R. David, Strategic Management, A Competitive Advantage Approach, Concept and Cases.16th Edition. Prentice Hall Pearson Education International, 2017. W. Chan Kim dan Renée Mauborgne, Blue Ocean Strategy, Harvard Business Review Press, 2004.


14 IIM8303 Perancangan dan Pengembangan Organisasi: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Manajemen Rekayasa. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai pendekatan interdisiplin yang kontekstual dan terkini terkait dengan perancangan organisasi dan pengembangan organisasi. Pada perkuliahan ini dibahas konsep organisasi, perancangan organisasi, dimensi perancangan organisasi (kontekstual dan struktural), dan proses sistematis terencana dan komprehensif untuk memperbaiki dan memperkuat strategi, struktur dan proses agar tercapai efektivitas keseluruhan organisasi. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah,dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama : Daft, R.L. Understanding The Theory and Design of Organizations. 12th edition. South-Western College, 2015 dan Cummings, T.G and Worley, C.G. Organization Development and Change. 10th edition. Cengage learning, 2015. IIM8304 Manajemen Modal Insani: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Manajemen Rekayasa. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai pendekatan interdisiplin yang kontekstual dan terkini terkait dengan manajemen modal insani. Pada perkuliahan ini dibahas konsep sumber daya manusia, modal insani, manajemen modal insani, HR Scorecard dan mengukur kontribusi insani terhadap tujuan perusahaan, pemikiran strategik, modal kinerja ekselen serta analisis strategik modal insani. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah,dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Gaol, J,L. A to Z Human Capital. Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan kelima. Graasindo, 2019 dan Baron, A and Armstrong, M.A. Human Capital Management. Achieving added value through people, 2007. IIM8305 Pengukuran Kinerja Organisasi: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Manajemen Rekayasa. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai pendekatan interdisiplin yang kontekstual dan terkini terkait dengan pengukuran kinerja organisasi. Pada perkuliahan ini dibahas konsep pengukuran kinerja organisasi, berbagai model pengukuran kinerja organisasi, dan perancangan model pengukuran kinerja organisasi. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Video. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi,


15 partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Franceschini, F., M. Galleto, and D. Maisano, Designing Performance Measurement Systems: Theory and Practice of Key Performance Indicators. Switzerland: Springer Nature, 2019. 1.7.2. Peminatan Optimasi Sistem Industri IIO8301 Pemrograman Non Linier: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Optimasi Sistem Industri. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menggunakan metoda-metoda non linier dalam menyelesaikan masalah optimasi sistem kompleks serta menyusun berbagai keputusan yang optimal dan obyektif. Pada perkuliahan ini dibahas berbagai metoda non linier dan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah optimasi sistem kompleks untuk menghasilkan keputusan yang optimal dan obyektif. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan software. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Taha, Hamdy A, Operation Research, an Introduction, 8 th Ed., New Jersey: Prentice Hall, 2007; Hillier,F.S. dan G.J Liebermann, Introduction to Operations Research, 9th Ed., Singapore: McGraw-Hill, 2010, dan Winston,Wayne L, Operation Research, Applications and Algorithms, 4th Ed., California: Duxbury Press, 2004. IIO8302 Metaheuristik: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihanbagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Optimasi Sistem Industri. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menggunakan metode-metode metaheuristic dalam menyelesaikan masalah optimasi sistem komplek pada industri.Pada perkuliahan ini dibahas berbagai metoda metaheuristikdan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah optimasi sistem kompleks pada industri. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan software. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama : Kwang Y Lee and Mohamed A Sharkawi, Modern Heuristic Optimization Techniques, Theory and Applications to Power Systems, Wiley Interscience.2008. IIO8303 Simulasi Diskrit: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa Magister Teknik Industriyang mengikuti mata kuliah peminatan Optimasi Sistem Industri. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai teori simulasi diskrit dan mengaplikasikannya dalam


16 mengembangkan skenario alternatif untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah sistem kompleks. Pada perkuliahan ini dibahas materi pengantar simulasi diskrit, prosedur simulasi diskrit, pengumpulan data dan analisis, membangun model, proses verifikasi dan validasi, analisis output simulasi, membandingkan sistem. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah yang dilengkapi dengan penggunaan LCD. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi kelompok, pembelajaran berbasis masalah dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama : C. Harrell, B.K. Ghosh and R.O. Bowden, Jr., Simulation Using ProModel, 2nd ed. Boston: McGraw-Hill, 2003 dan P. Moengin, Pemodelan dan Analisis Simulasi Sistem: Sebuah Pendekatan Praktis, Penerbit Universitas Trisakti, Jakarta, 2019. IIO8304 Sistem Dinamik dan Rekayasa Kebijakan Industri: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihanbagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Optimasi Sistem Industri. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menggunakan konsep berfikir sistem untuk menganalisis perilaku sistem kompleks dan menyusun berbagai skenario kebijakan industri.Pada perkuliahan ini dibahas konsep berfikir sistem dalam memodelkan struktur, fenomena sistem nyata dan menyusun skenario kebijakan industri dalam simulasi sistem dinamik. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan software. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: John D. Sterman “Business Dynamics: Systems Thinking and Modeling for Complex World”, Slaon School of Management, Massachusetts Institute of Technology, Mac Graw Hill, 2006; Juan Martin Gracia, “System Dynamics exercises”, Juan Martin Gracia Publisher, Barcelona, 2011; dan Mc. Lucas, A.C., “System Dynamics Applications: A Modular Approach to Modeling Complex World Behaviour”, Argos Press, Canberra, 2005. IIO8305 Teori Permainan Kontemporer: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa Magister Teknik Industri yang mengikuti mata kuliah peminatan Optimasi Sistem Industri. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai Teori Permainan Kontemporer (modern) untuk menyelesaikan masalah pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan rangkaian keputusan entitas lain dalam lingkungan yang kooperatif maupun non kooperatif/kompetitif. Pada perkuliahan ini dibahas materi Pengantar Teori Permainan, Permainan Non-Kooperatif (Permainan Strategis dan Ekstensif), dan Permainan Kooperatif. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah yang dilengkapi dengan penggunaan LCD. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi kelompok, pembelajaran berbasis


17 masalah dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Davis, M.D., Game theory: A nontechnical Introduction, Dover Press, 1983 dan Myerson, R.B., Game theory: Analysis of conflict, Harvard University Press, 1991. 1.7.3. Peminatan Manajemen Rantai Pasok IIS8301 Manajemen Rantai Pasok : S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini adalah mata kuliah pilihan peminatan Manajemen Rantai Pasok. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami, menjelaskan, merancang dan menerapkan rantai pasok secara menyeluruh dan kinerja rantai pasok yang optimal. Pada perkuliahan ini dibahas mengenai pengelolaan, operasi dan rancangan rantai pasok serta langkah untuk mencapai kinerja rantai pasok yang optimal. Bentuk pembelajarandari mata kuliah ini dilaksanakan melalui perkuliahan. Metode pembelajaran yang digunakan dalam mata kuliah ini adalah diskusi dan studi kasus. Adapun studi kasus yang dibahas meliputi kajian dari aspek ABC (academic-business-consultant). Selanjutnya tahap evaluasi mahasiswa selain dengan UTS dan UAS, juga dilakukan dengan evaluasi melalui tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: 1). Bowersox, D.J., D. J. Closs, M. B. Cooper, J. C. Bowersox. Supply Chain Logistics Management. Fourth Edition. McGrawHill. 2013. 2). S. Cohen, J. Roussel. Strategic Supply Chain Management: The Five Core Disciplines for Top Performance. 2nd Edition, 2013. Rujukan lain yang digunakan dan biasanya lebih up to date adalah rujukan dari berbagai file dan informasi yang berasal dari YouTube, paper journal dan website perusahaan terkait. IIS8302 Topik Khusus Dalam Manajemen Rantai Pasok: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini adalah mata kuliah pilihan peminatan Manajemen Rantai Pasok. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menjelaskan Supply Chain Management in 4.0 Industry, Close Loop (Reverse) Supply Chain Management, Lean Supply Chain Management dan Supply Chain Risk Management. Bentuk pembelajarandari mata kuliah ini dilaksanakan melalui perkuliahan. Metode pembelajaran yang digunakan dalam mata kuliah ini adalah diskusi dan studi kasus. Adapun kasus yang dibahas diperoleh dari kajian berbagai aspek ABC (academic-business-consultant). Selanjutnya pada tahap evaluasi, penilaian mahasiswa selain dengan menggunakan UTS dan UAS, juga dilakukan dengan menggunakan tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: 1). Frederico, G. Operations and Supply Chain Strategy in the Industry 4.0 Era: Concepts and Implementation. Independently published. 2018. 2). Ferguson, M. E., Souza, G. C. Closed-Loop Supply Chains: New Developments to Improve the Sustainability of Business Practice. CRC Taylor & Francis Group. 2010. 3). Packowski, J. Lean Supply Chain Planning: The New Supply Chain Management Paradigm for Process Industries to Master Today’s VUCA World. CRC Taylor & Francis Group. 2014, dan 4). Manners-Bell, J. Supply Chain Risk


18 Management: Understanding Emerging Threats to Global Supply Chain. Kogan Page, UK, 2018. Rujukan lain yang digunakan dan biasanya lebih up to date adalah rujukan dari berbagai file dan informasi yang berasal dari YouTube, paper journal dan website perusahaan terkait. IIS8303 Manajemen Hubungan Pelanggan dan Pemasok: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini adalah mata kuliah pilihan peminatan Manajemen Rantai Pasok. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami, menjelaskan, merancang dan menerapkan berbagai konsep yang berhubungan dengan CRM (Customer Relationship Management) maupun SRM (Supplier Relationship Management). Konsep CRM mencakup: Customer Orientation, Product Quality, Customer Satisfaction, Customer Retention, Customer Value, serta CRM and the Balanced Scorecard. Sedangkan konsep SRM mencakup : What We Need from Our Supply Base, Five Good Reasons to Get Close to Our Suppliers, The Orchestra of SRM, Segmenting the Supply Base, Building a Supplier Performance Measurement System and Acting Upon Measurement. Bentuk pembelajaran dari mata kuliah ini dilaksanakan melalui perkuliahan. Metode pembelajaran yang digunakan dalam mata kuliah ini adalah diskusi dan studi kasus. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diminta juga untuk menghasilkan sebuah paper yang berhubungan dengan CRM dan SRM. Selanjutnya tahap evaluasi mahasiswa selain dengan UTS dan UAS, juga dilakukan dengan evaluasi melalui tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: 1). G. Raab, R.A. Ajami, V. B. Gargeya, G. J. Goddard. Customer Relationship Management. A Global Perspective. Routledge, 2016. 2). Jonathan O’Brien. Supplier Relationship Management: Unlocking The Hidden Value In Your Supply Base. Kogan Page, 2014. Rujukan lain yang digunakan dan biasanya lebih up to date adalah rujukan dari berbagai file dan informasi yang berasal dari YouTube, paper journal dan website perusahaan terkait. IIS8304 Sistem Pendukung Keputusan dan Sistem Dinamik pada Manajemen Rantai Pasok : S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini adalah mata kuliah pilihan peminatan Manajemen Rantai Pasok. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami, menjelaskan, merancang dan menerapkan berbagai konsep yang diperoleh sebagai lesson learn dari studi kasus berbagai perusahaan manufaktur maupun jasa. Studi kasus yang dipelajari di antaranya dari berbagai perusahaan baik dari dalam maupun dari luar negeri, seperti dari perusahaan bidang: logistics, transportation, agroindustry, aeronautics, automotive dan healthcare. Bentuk pembelajaran dari mata kuliah ini dilaksanakan melalui perkuliahan. Metode pembelajaran yang digunakan dalam mata kuliah ini adalah diskusi dan studi kasus. Adapun kasus yang dibahas diperoleh dari kajian berbagai aspek ABC (academic-business-consultant). Selanjutnya tahap evaluasi mahasiswa selain dengan UTS dan UAS, juga dilakukan dengan evaluasi melalui tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Miti Garg, Sumeet Gupta. Cases on Supply Chain and Distribution Management: Issues and Principles. IGI Global, 1st Edition. 2012. Rujukan lain


19 yang digunakan dan biasanya lebih up to date adalah rujukan dari berbagai file dan informasi yang berasal dari YouTube, paper journal dan website perusahaan terkait. IIS8305 Studi Kasus Manajemen Rantai Pasok : S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini adalah mata kuliah pilihan peminatan Manajemen Rantai Pasok. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami, menjelaskan, merancang dan menerapkan berbagai konsep yang diperoleh sebagai lesson learn dari studi kasus berbagai perusahaan manufaktur maupun jasa. Studi kasus yang dipelajari di antaranya dari berbagai perusahaan baik dari dalam maupun dari luar negeri, seperti dari perusahaan bidang: logistics, transportation, agroindustry, aeronautics, automotive dan healthcare. Bentuk pembelajaran dari mata kuliah ini dilaksanakan melalui perkuliahan. Metode pembelajaran yang digunakan dalam mata kuliah ini adalah diskusi dan studi kasus. Selanjutnya tahap evaluasi mahasiswa selain dengan UTS dan UAS, juga dilakukan dengan evaluasi melalui tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Miti Garg, Sumeet Gupta. Cases on Supply Chain and Distribution Management: Issues and Principles. IGI Global, 1 st Edition. 2012. 1.7.4. Peminatan Sistem Manufaktur IIP8301 Perancangan Produk, Proses dan Fasilitas : S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti peminatan Sistem Manufaktur. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan tahapan perancangan produk, proses dan fasilitas secara terintegrasi pada industri manufaktur. Pada perkuliahan ini dibahas tahapan pengembangan produk mulai dari pengembangan konsep hingga rancangan detil produk, beberapa pendekatan perancangan proses baik yang manual maupun terkomputerisasi, tahapan perancangan fasilitas dan algoritma penyusunan tata letak fasilitas secara kuantitatif. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Software. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa dievaluasi melalui UTS, UAS, tugas kelompok yang dikerjakan selama 1 semester, melalui presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan juga melalui observasi sikap. Buku Sumber Utama: G.E. Dieter, Engineering Design, 3rd edition, McGraw-Hill, 2000; A. Kusiak, Intelligent Manufacturing System, Prentice Hall, London ; S. Heragu, Facilities Design, 2nd Edition, Universe, Inc., USA, 2006. IIP8302 Sistem Perencanaan dan Pengendalian Produksi: S2, 3 sks, Semester 3 Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai konsep perencanaan dan pengendalian produksi serta pemanfaatannya dalam sistem produksi suatu industri serta memberikan kemampuan ketrampilan dalam melakukan proses analisis dan sintesis untuk kebutuhan perancangan sistem


20 perencanaan dan pengendalian produksi pada suatu sistem industri yang berdayasaing sekaligus berkelanjutan. Pada perkuliahan ini dibahas: lingkup dan karakteristik sistem manufaktur, konsep Manufacturing Resources Planning, konsep Enterprise Resources Planning (ERP), dan Aplikasi Kasus Sistem Perencanaan dan Pengendalian Produksi berdasarkan kasus pada industry secara kualitatif maupun kuantitatif. Buku Sumber Utama: Fogarty, Donald W., et al. Production & Inventory Management, USA: South-Western Publishing Co. 1991 serta buku karangan Khalid Sheikh, Manufacturing Resource Planning (MRP II) with Introduction to ERP, SCM and CRM, International Edition 2002, McGraw Hill, USA. IIP8303 Sistem Persediaan: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Sistem Manufaktur. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami sistem persediaan baik secara konsepsi, permasalahan dan kinerja yang ditemui maupun pemecahannya. Perkuliahan diawali dengan konsep persediaan dan pertimbangan finasial persediaan dalam neraca perusahaan secara terintegrasi. Perkuliahan ini membahas pemecahan masalah persediaan menggunakan model-model optimasi secara analitik maupun heuristic untuk permintaan yang tidak saling bergantungan ditinjau dari tiga aspek yaitu; 1) pola permintaan dan waktu yang bersifat determinsitik dan probabilistik, 2) sumberdaya yang terbatas, dan 3) aspek hubungan antara pemasok dan pembeli (two echelon) secara terintegrasi. Pelaksanaan perkuliahan menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD dan Software. Metode pembelajaran diskusi dan review makalah. Tahap penguasaan mahasiswa melalui UTS, UAS, evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: 1) R.J. Tersine, Principles of Inventory and Materials Management, 4th Ed., PHI, 1994, 2) H-M. Wee, Inventory Systems: Modeling and Research Methods, Nova Science Publishers, Inc., NY, 2011. IIP8304 Sistem Produksi Lean, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai konsep berpikir lean dan pemanfaatannya dalam sistem produksi suatu industri serta memberikan kemampuan ketrampilan dalam melakukan proses analisis dan sintesis untuk mendapatkan solusi perbaikan yang dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus mengurangi pemborosan pada industri. Dalam penyajiannya, terdiri dari: Proses Berpikir Lean (Lean Thinking), Pengantar Sistem Produksi Lean, serta 14 Prinsip Manajemen Toyota Way, tahapan awal dalam memetakan sekaligus menganalisis kegiatan sistem produksi dalam industri dengan format Value Stream Mapping (VSM), tools dalam Sistem Produksi Lean, Aplikasi Kasus Sistem Produksi Lean pada industri , dan Aplikasi Kasus Sistem Produksi Lean pada industri berdasarkan hasil review jurnal. Buku sumber yang dipergunakan dalam proses belajar mengajar mata kuliah Sistem Produksi Lean adalah: John Nicholas, Lean Production for Competitive Advantage. A Comprehensive Guide to Lean Methodologies and Management Practices, Taylor and Francis Group, USA, 2011, James P. Womack & Daniel T. Jones, Lean Solutions. How Companies and Customers Can Create Value and Wealth


21 Together, Free Press. New York, USA, 2015, Jeffrey K. Liker, The Toyota Way: 14 Prinsip Manajemen, Penerbit Erlangga, Jakarta, 2006. IIP8305 Sistem Manufaktur Berkelanjutan : S2, 3 SKS, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah peminatan Sistem Manufaktur. Setelah menyelesaikan perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai strategi manufaktur yang kompetitif untuk mencapai kinerja manufaktur berkelanjutan dan merancang serta melakukan proses pengukurannya. Pada perkuliahan ini dibahas berbagai competitive manufacturing strategies (lean production, agile manufacturing, remanufacturing, reuse and recycling, sustainable maintenance) dan sistem evaluasi kinerja sistem manufaktur berkelanjutan berdasarkan perspektif ekonomi, lingkungan, dan sosial. Pelaksanaan mata kuliah menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial yang dilengkapi dengan penggunaan LCD. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu diskusi dan studi kasus. Tahap penguasaan mahasiswa selain melalui UTS dan UAS, juga melalui evaluasi terhadap tugas, presentasi, partisipasi dalam diskusi, dan observasi sikap. Buku Sumber Utama: Garbie, I. Sustainability in Manufacturing Enterprises: Concepts, Analyses, and Assessments for Industry 4.0. Switzerland: Springer, 2016. 1.7.5. Peminatan Rekayasa Kualitas dan Keandalan IIK8301 Manajemen Kualitas Terpadu, S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata Kuliah Manajemen Kualitas Terpadu merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti peminatan Rekayasa Kualitas dalam kurikulum Program Studi Magister Teknik Industri. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai dan mengaplikasikan konsep Manajemen Kualitas Terpadu serta berbagai alat bantu pendukungnya di dalam industri manufaktur dan industri jasa. Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini meliputi Konsep Kualitas, konsep Manajemen Kualitas Terpadu, Penggunaan Alat Bantu dalam Manajemen Kualitas, Keterlibatan dan Partisipasi Pelanggan, Karyawan dan Pemasok dalam melakukan perbaikan terus menerus, Biaya Kualitas, Total Productive Maintenance, dan Sistem Manajemen Kualitas. Pelaksanaan perkuliahan menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial dengan penggunaan LCD projector. Metode pembelajaran pada perkuliahan ini berupa diskusi dan studi kasus. Evaluasi terhadap penguasaan mahasiswa dilakukan melalui UTS dan UAS, serta melalui evaluasi tugas, presentasi, partisipasi, dan observasi sikap. Sumber pustaka yang digunakan adalah: 1) S.Luthra, et.al, Total Quality Management : Principles, Methods, and Applications, Boca Raton, CRC Press, 2021; 2) D. L. Goetsch, S. Davis, Quality Management for Organizational Excellence: Introduction to Total Quality, 7thed., Edinburgh, Pearson, 2014; 3) V. Gaspersz, All-in-one Management Toolbook, Bogor, Bros Publishing, 2012.


22 IIK8302 Perencanaan dan Pengendalian Kualitas, S2, 3 sks, Semester 2/3. Mata kuliah Perencanaan dan Pengendalian Kualitas merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti peminatan Rekayasa Kualitas dalam kurikulum Program Studi Magister Teknik Industri. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai teori dan mengaplikasikan beberapa metode Off-line Quality Control untuk mengoptimalkan kualitas desain produk dan proses dalam industri manufaktur dan industri jasa. Materi yang dibahas dalam perkuliahan adalah konsep dan aplikasi Quality Function Deployment, konsep dan aplikasi Theory of Inventive Problem Solving (TRIZ), dan konsep dan aplikasi Design of Experiment. Pelaksanaan perkuliahan menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial dengan penggunaan LCD projector dan Software. Metode pembelajaran pada perkuliahan ini berupa diskusi dan studi kasus. Evaluasi terhadap penguasaan mahasiswa dilakukan melalui UTS dan UAS, evaluasi tugas, presentasi, partisipasi, dan observasi sikap. Sumber pustaka yang digunakan adalah: 1) D.C. Montgomery, Introduction to Statistical Quality Control, 7 th ed., John Wiley & Sons, New York, 2013. IIK8303 Lean Six Sigma, S2, 3 sks, Semester 2/3. Mata kuliah Lean Six Sigma merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti peminatan Rekayasa Kualitas dalam kurikulum Program Studi Magister Teknik Industri. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai konsep Lean Six Sigma serta aplikasinya untuk mengurangi pemborosan dan melakukan perbaikan terus menerus di dalam industri manufaktur maupun industri jasa. Pembahasan dalam perkuliahan ini adalah pendekatan lean six sigma meliputi pemborosan dalam proses produksi, kegiatan value added dan nonvalue added, velocity, throughput, lead time, basic tools untuk Lean Six Sigma, value stream mapping, dan lean engineering analysis. Pelaksanaan perkuliahan menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial dengan penggunaan LCD projector dan Software. Metode pembelajaran pada perkuliahan ini berupa diskusi dan studi kasus. Evaluasi terhadap penguasaan mahasiswa dilakukan melalui UTS dan UAS, evaluasi tugas, presentasi, partisipasi, dan observasi sikap. Sumber pustaka yang digunakan adalah: 1) B. Carreira and B. Trudel, Lean Six Sigma That Works, New York: Amacom, 2006; 2) V. Gaspersz, Lean Six Sigma for Manufacturing and Service Industries, Jakarta: PT Gramedia, 2007; dan 3) J. Nicholas, Lean Production for Competitive Advantage. A Comprehensive Guide to Lean Methodologies and Management Practices, USA: Taylor and Francis Group. IIK8304 Keandalan dan Perawatan, S2, 3 sks, Semester 2/3. Mata kuliah Keandalan dan Perawatan merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti peminatan Rekayasa Kualitas dalam kurikulum Program Studi Magister Teknik Industri. Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menguasai teori Keandalan dan Perawatan serta mengaplikasikannya di dalam industri. Pembahasan dalam perkuliahan ini adalah keandalan dan fungsi Hazard, evaluasi keandalan sistem, waktu dan kerusakan, metode estimasi parameter distribusi waktu kerusakan, beberapa model keandalan, perawatan pencegahan dan inspeksi, serta model warranty.


23 Pelaksanaan perkuliahan menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial dengan penggunaan LCD projector. Metode pembelajaran pada perkuliahan ini berupa diskusi dan studi kasus. Evaluasi terhadap penguasaan mahasiswa dilakukan melalui UTS dan UAS, evaluasi tugas, presentasi, partisipasi, dan observasi sikap. Sumber pustaka yang digunakan adalah: 1) Elsayed A. Elsayed, Reliability Engineering, 2nd, New Jersey: John Wiley & Sons, 2012; dan 2) R.C. Mishra, Reliability and Maintenance Engineering, New Delhi: New Age International Publisher, 2006. IIK8305 Data Mining dan Aplikasinya, S2, 3 sks, Semester 2/3. Mata kuliah Data Mining dan Aplikasinya merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa yang mengikuti peminatan Rekayasa Kualitas dalam kurikulum Program Studi Magister Teknik Industri. Tujuan mata kuliah adalah Mahasiswa mampu menguasai konsep tentang kekuatan dan batasan teknik-teknik data Data Mining serta mampu menganalisa dan menggunakan software data mining di dalam industri manufaktur maupun industri jasa. Mata kuliah ini membahas metode-metode yang muncul dan dikembangkan untuk mengenal pola data dan melakukan prakiraan dalam berbagai perspektif data yang disimpan dari transaksi data serta melakukan survei aplikasi data mining dan menyediakan peluang untuk melakukan percobaan menggunakan algoritma-algoritma data mining yang dapat digunakan pada perangkat lunak dan sesuai dengan berbagai kasus dunia nyata. Pelaksanaan perkuliahan menggunakan bentuk pembelajaran kuliah dan tutorial dengan penggunaan LCD projector dan Software. Metode pembelajaran pada perkuliahan ini berupa diskusi dan studi kasus. Evaluasi terhadap penguasaan mahasiswa dilakukan melalui UTS dan UAS, evaluasi tugas, presentasi, partisipasi, dan observasi sikap. Sumber pustaka yang digunakan adalah: 1) Tan, Steinbach Kumar. 2004. Introduction to Data Mining. Pearson Addison Wiley; 2) Han J & Kamber M. 2006. Data mining – Concept and Techniques. Ed. ke-2. Morgan-Kauffman, San Diego; dan 3) Witten I.H & Frank E. 2005. Data mining – Practical Machine Learning Tools and Techniques with Java Implementations. Ed. Morgan-Kauffman, San Diego; 4) Santosa, Budi dan Umam A. Data Mining dan Big Data Analytics. Yogyakarta: Media Pustaka, 2018. 1.7.6. Peminatan Rekayasa Informasi III8301 Sistem Manajemen Data: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah pilihan ini memiliki bahan kajian yang berkisar pada analisis kebutuhan dan perancangan, siklus hidup data, eksekusi dan pemantauan kualitas data, perencanaan dan pengendalian kualitas data, peran pengelola data, keamanan data, serta analisis risiko kualitas data. Evaluasi didasarkan pada UTS, UAS, tugas presentasi dan partisipasi. Buku acuan adalah 1) ISO-8000 Data Governance, DAMA International, DAMA Guide to the Data Management Body of Knowledge, 2017; dan 2) A. Berson & L. Dubov, Master Data Management and Data Governance, 2nd Edition, 2013.


24 III8302 Perencanaan Strategis Sistem Informasi: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan. Isi materi kuliah berkisar tentang memahami terminologi dasar dan latar belakang strategic planning for information system (SPIS), pengertian dan peran strategi sistem informasi/ teknologi informasi dalam organisasi, kerangka kerja strategi, Information management dan knowledge management, IT balanced scorecard. Evaluasi didasarkan pada UTS, UAS, tugas presentasi dan partisipasi. Buku acuan adalah John Ward dan Joe Peppard. "Strategic Planning for Information Systems". Edisi ke-3. John Wiley & Sons, LTD. 2002. III8303 Sistem Sumber Daya Perusahaan: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah pilihan ini berisi kajian tentang integrasi berbagai sumber daya yang ada di perusahaan serta integrasi data sehingga tercapai efisiensi yang tinggi dan memudahkan proses pengambilan keputusan. Rincian materi kuliah adalah perkembangan sistem informasi perusahaan, struktur sistem informasi perusahaan, sistem informasi keuangan dan akuntansi, sistem informasi penjualan dan pemasaran, sistem informasi produksi dan pemasaran, teknologi ERP, proyek implementasi ERP. Penilaian didasarkan pada nilai UTS, UAS, tugas presentasi serta partisipasi. Buku rujukan adalah 1) Wallace, Thomas F dan Kremzar, Michael H, 2001, ERP Making It Happens The Implementer’s Guide to Success With Enterprise Resource Planning, John Wiley & Sons, New York serta 2) A. D. Sembiring, Panduan Lengkap Implementasi Odoov 10 untuk Perusahaan Retail di Indonesia, Bandung: vitraining, 2017. III8304 Intelijen Bisnis dan Analitik Data: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan kelanjutan dari mata kuliah manajemen data dan bersifat pilihan. Isi materi kuliah adalah overview tentang Business Intelligence (BI) & Analytics, Data Warehouse, Pentaho BI, Pentaho Data Integration, Descriptive Analytics, Predictive Analytics, serta Big Data Analytics. Buku acuan: R. Sharda, D. Delen, & E. Turban, Business Intelligence and Analytics. Systems for Decision Support, 10th Edition. Pearson/Prentice Hall, 2015; R. Bouman & J. Van Dongen. Pentaho Solutions – Business Intelligence and Data Warehousing with Pentaho and MySQL, Indianapolis: Wiley Publishing, 2009; F. Nelli, Python Data Analytics, New York: Springer Science, 2015; W. Jank, Business_Analytics_for_Managers, London: Springer, 2011; A. Coghlan, A Little Book of R for Time Series, Cambridge: Sanger Institure, 2015; N. Sheikh, Implementing Analytics – A Blueprint for Design, Development and Adoption, Amsterdam: Elsevier, 2013 III8305 Sistem Manajemen Pengetahuan: S2, 3 sks, Semester 2/3 Mata kuliah ini merupakan kelanjutan dari mata kuliah manajemen data. Mata kuliah ini bersifat pilihan. Isi materi kuliah berkisar pada perbedaan data, informasi dan pengetahuan serta pengertian manajemen pengetahuan, Model SECI dan model KM solution, empat level dalam solusi manajemen pengetahuan (infrastruktur, mekanisme dan teknologi, sistem manajemen pengetahuan dan proses manajemen pengetahuan), dampak manajemen pengetahuan bagi organisasi, berbagai faktor yang mempengaruhi manajemen


25 pengetahuan serta bagaimana merancang sistem manajemen pengetahuan. Evaluasi didasarkan pada UTS, UAS, tugas presentasi dan partisipasi. Buku sumber utama: 1) B. Fernandez, A. Gonzalez and R. Sabherwal, Knowledge Management Challenges, Solutions, and Technologies. New York: Prentice Hall, 2010; dan 2) K. Dalkir, Knowledge Management in Theory and Practice. Amsterdam: Elsevier, 2005. 1.8. Publikasi Ketentuan publikasi mahasiswa pada Program Studi Magister Teknik Industri, merujuk pada Surat Keputusan Rektor Nomor 611/USAKTI/SKR/VI/2021 tanggal 8 Juni 2021 tentang Kewajiban Publikasi Karya Ilmiah Hasil Penelitian Dosen, Mahasiswa Program Sarjana, Program Magister, Program Spesialis dan Program Doktor di Lingkungan Universitas Trisakti sebagai berikut: a. Mahasiswa Program Magister dan mahasiswa Program Spesialis (Sp-1 dan Sp2) wajib melakukan publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi, prosiding internasional (conference series) terindeks Scopus atau jurnal internasional bereputasi atau jurnal internasional terindeks Scopus dan/atau Web of Science. b. Materi publikasi merupakan hasil penelitian yang berkaitan dengan penelitian Tesis yang ditulis dengan memenuhi kaidah makalah karya ilmiah dengan judul yang berbeda dari Tesis, dan bukan merupakan duplikasi/plagiasi karya ilmiah lain termasuk karya ilmiah sendiri (autoplagiat). Ketentuan tentang plagiat mengacu pada Permendiknas RI Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi dan aturan yang terkait dari Universitas Trisakti. 1.9. Pembimbing Tesis Pembimbing tesis pada Program Studi Magister Teknik Industri merupakan Komisi Pembimbing. Komisi pembimbing tesis adalah komisi yang terdiri dari 2 (dua) orang dosen pembimbing, yaitu Ketua Komisi (pembimbing utama) dan Anggota Komisi (pembimbing pendamping). Pembimbing adalah dosen tetap yang memiliki kualifikasi doktor yang relevan dengan bidang penelitian mahasiswa, memiliki jabatan fungsional minimal Lektor, dan ditetapkan dengan SK Dekan sebagai pembimbing tesis. Tugas pokok komisi pembimbing adalah membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tesisnya, diantaranya: a. Memberikan arahan dan saran kepada mahasiswa dalam proses penyusunan usulan penelitian tesis, b. Melakukan supervisi pelaksanaan penelitian tesis, membimbing proses analisis data dan interpretasinya, penulisan naskah tesis, penulisan artikel untuk publikasi ilmiah, dan bertanggung jawab terhadap kecukupan kualitas tesis. c. Bertanggung jawab terhadap proses kegiatan dan waktu penyelesaian studi mahasiswa sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.


26 Mahasiswa yang dapat mengajukan pelaksanaan penelitian tesis adalah mahasiswa yang telah menempuh minimal 18 sks dengan IPK ≥ 3,00 dan minimal nilai mata kuliah adalah B serta mencantumkan Seminar Proposal pada Kartu Rencana Studi. Prosedur untuk mengusulkan pembimbing tesis adalah sebagai berikut : 1. Mahasiswa mengisi lembar (formulir) pengajuan komisi pembimbing tesis dan berkonsultasi dengan Ketua atau Sekretaris Program Studi Magister Teknik Industri. 2. Ketua Program Studi Magister Teknik Industri meneliti, memberikan pertimbangan, dan menetapkan komisi pembimbing. 3. Selanjutnya nama komisi pembimbing yang telah ditetapkan tersebut dikirimkan kepada Petugas Administrasi. 4. Petugas Administrasi mengumumkan kepada mahasiswa nama komisi pembimbing yang telah ditetapkan Ketua Program Studi Magister Teknik Industri 5. Petugas Administrasi membuat dan menyampaikan surat kepada pembimbing nama mahasiswa yang telah ditetapkan Ketua Program Studi Magister Teknik Industri untuk dibimbing. 6. Petugas Administrasi mengarsip pengumuman kepada mahasiswa (no. 4) dan surat kepada pembimbing (no. 5) dalam bentuk file digital dan hardcopy. Perubahan komisi pembimbing dapat dilakukan didasarkan pada alasan-alasan yang objektif, antara lain yaitu: a. Perubahan topik/judul/substansi tesis, b. Mahasiswa dan pembimbing sulit berkomunikasi untuk konsultasi, c. Adanya pelanggaran kode etik/moral/susila/intimidasi, d. Pembimbing mendapat jabatan/tugas baru sehingga tidak memungkinkan proses pembimbingan tesis dilakukan dengan baik. Prosedur pengajuan perubahan komisi pembimbing dilakukan oleh mahasiswa sesuai dengan prosedur untuk mengusulkan pembimbing tesis. 1.10. Seminar Proposal Pendaftaran Seminar Proposal 1. Petugas Administrasi menyampaikan jadwal pendaftaran (3 periode/semester) dan persyaratan serta link pendaftaran 2. Mahasiswa mempersiapkan Proposal Tesis dan persyaratan 3. Mahasiswa meminta persetujuan Proposal Tesis kepada Komisi Pembimbing 4. Verifikasi persyaratan dan persetujuan Komisi Pembimbing oleh Petugas Administrasi 5. Persetujuan oleh Kaprodi/Sekprodi, menentukan Tim Penguji dan menjadwalkan pelaksanaan Seminar Proposal 6. Petugas Administrasi mengumumkan Jadwal Seminar Proposal kepada Mahasiswa 7. Petugas Administrasi menyampaikan Jadwal Seminar Proposal kepada


27 Komisi Pembimbing dan Tim Penguji 8. Petugas Administrasi mendokumentasikan Jadwal Seminar Proposal dalam bentuk file digital dan hardcopy. 9. Petugas Administrasi menyiapkan Dokumen Berita Acara Seminar Proposal Peserta Seminar Proposal Peserta seminar proposal terdiri dari: 1. Dosen Pembimbing (wajib hadir). 2. Dosen Penguji (dosen yang ditentukan oleh Kaprodi, bisa berdasarkan permintaan dari dosen pembimbing) 3. Mahasiswa peserta seminar 4. Mahasiswa Program Studi Magister Teknik Industri Penguji dan Pemimpin/Ketua Seminar Proposal Penguji seminar terdiri dari dosen sebagai berikut: 1. Dosen yang keahliannya relevan dengan topik penelitian tesis mahasiswa, 2. Dosen yang bidang ilmunya termasuk dalam lingkup program studi. 3. Ketua Seminar Proposal dipilih dari salah satu dosen, yang memenuhi kualifikasi sebagai Ketua Penguji Seminar Proposal dan ditetapkan oleh Ketua Program Studi Magister Teknik Industri Pelaksanaan Seminar Proposal 1. Seminar dipimpin oleh ketua seminar proposal. 2. Ketua seminar proposal, penguji dan dosen pembimbing menyepakati tata cara dan urutan pelaksanan seminar. 3. Mahasiswa mempresentasikan Proposal Tesis selama maksimum 15 menit. 4. Tanya jawab antara mahasiswa peserta seminar, dosen penguji dan mahasiswa yang diuji selama kurang lebih 45 menit. Pertanyaan dilakukan secara bergiliran. Ketua seminar akan mengatur agar waktu diskusi bersifat proporsional antara dosen penguji dan mahasiswa peserta seminar. 5. Setiap penguji seminar memberi nilai atas jawaban dan penjelasan mahasiswa terhadap pertanyaan yang diberikan. 6. Penilaian menggunakan format dan rubrik yang telah disediakan. 7. Tim Penguji (Ketua) menyampaikan hasil penilaian untuk disepakati oleh Pembimbing dan Penguji 8. Ketua seminar proposal menyampaikan hasil penilaian seminar proposal. 9. Pembimbing memberikan review terhadap diskusi yang berlangsung selama seminar beserta rencana perbaikan Proposal Tesis dan penyusunan Tesis. 10. Ketua seminar proposal menutup proses seminar. 11. Ketua seminar proposal menyerahkan berita acara kepada petugas administrasi. 12. Petugas administrasi mengarsip berita acara seminar proposal dalam bentuk file gigital dan hardcopy. 13. Petugas administrasi menyampaikan berita acara seminar proposal kepada Sekretaris Program Studi Magister Teknik Industri 14. Sekretaris Program Studi Magister Teknik Industri melakukan entry nilai tesis mahasiswa melalui Student Information System (SIS)


28 Penilaian Seminar Proposal Penilaian Seminar Proposal terdiri dari penilaian dari pembimbing proposal tesis dan penguji seminar proposal tesis. Penilaian dari pembimbing tesis meliputi penilaian pada proses bimbingan dan pelaksanaan seminar proposal. Penilaian dari penguji seminar proposal tesis merupakan penilaian pada pelaksanaan seminar proposal. Penilaian pada proses bimbingan adalah sebagai berikut: No Kriteria penilaian Bobot Nilai Angka Angka x Bobot 1. Kemampuan menunjukkan sikap Takwa, Tekun, Terampil dalam proses pembimbingan 40% 2. Kemampuan meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri selama proses bimbingan proposal 40% 3. Kemampuan menulis proposal dengan tingkat similarity ≤ 20% 20% TOTAL NILAI Penilaian pada pelaksanaan seminar proposal: No Kriteria penilaian Bobot Nilai Angka Angka x Bobot 1. Kemampuan menulis proposal sesuai format dalam Pedoman Penulisan Tugas Akhir FTI 15% 2. Kemampuan untuk menuliskan pendahuluan penelitian (20%) a. Kemampuan untuk menuliskan pentingnya penelitian 7% b. Kemampuan untuk merumuskan permasalahan 7% c. Kemampuan untuk merumuskan tujuan penelitian 6% 3. Kemampuan menulis Literature Review (20%) a. Kemampuan untuk memilih literatur yang relevan dengan topik penelitian 5% b. Kemampuan untuk memilih referensi yang digunakan up-to-date 5% c. Kemampuan untuk menuliskan state of the art 10% 4. Kemampuan menyusun metodologi penelitian (20%)


29 No Kriteria penilaian Bobot Nilai Angka Angka x Bobot a. Kemampuan untuk merancang tahapan penelitian 8% b. Kemampuan untuk merumuskan teknik pengumpulan data 6% c. Kemampuan untuk memilih metode dan alat bantu analisis 6% 5. Kemampuan presentasi (10%) a. Kemampuan mengorganisasi materi presentasi 3% b. Kemampuan menyampaikan Isi Materi presentasi 3% c. Teknik Presentasi 4% 6. Kemampuan mengkonfirmasi keseluruhan isi proposal 15% TOTAL NILAI Rekapitulasi Penilaian No Nama Penguji Nilai Akhir Rata-rata Nilai Bobot Rata-rata Nilai x Bobot 1 80% 2 3 No Proses bimbingan Nilai Akhir Rata-rata Nilai Bobot 1 20% 2 TOTAL NILAI Rubrik Penilaian Proses Bimbingan Proposal Tesis Kriteria Penilaian Nilai Indikator Kemampuan menunjukkan sikap Takwa, Tekun, Terampil dalam proses pembimbingan 80 ≤ n < 100 Menunjukkan kemauan dan memiliki motivasi yang sangat kuat untuk menyelesaikan proposal penelitian dengan kualitas yang baik dan tepat waktu (sesuai rencana), serta pengendalian diri yang sangat baik untuk menghadapi segala permasalahan terkait penyelesaian proposal penelitian 77 ≤ n < 80 Menunjukkan kemauan dan memiliki motivasi yang kuat untuk menyelesaikan proposal penelitian dengan kualitas yang baik dan tepat waktu (sesuai rencana), serta pengendalian diri yang baik untuk menghadapi segala permasalahan terkait penyelesaian proposal penelitian 68 ≤ n < 77 Menunjukkan kemauan dan memiliki motivasi yang cukup kuat untuk


30 Kriteria Penilaian Nilai Indikator menyelesaikan proposal penelitian dengan kualitas yang baik dan tepat waktu (sesuai rencana), serta pengendalian diri yang cukup baik untuk menghadapi segala permasalahan terkait penyelesaian proposal penelitian < 68 Menunjukkan kemauan dan memiliki motivasi yang kurang kuat untuk menyelesaikan proposal penelitian dengan kualitas yang baik dan tepat waktu (sesuai rencana), serta pengendalian diri yang kurang baik untuk menghadapi segala permasalahan terkait penyelesaian proposal penelitian Kemampuan meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri selama proses bimbingan proposal 80 ≤ n < 100 Menunjukkan upaya sangat aktif dan berkelanjutan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan proposal penelitian 77 ≤ n < 80 Menunjukkan upaya aktif dan berkelanjutan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan proposal penelitian 68 ≤ n < 77 Menunjukkan upaya cukup aktif dan berkelanjutan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan proposal penelitian < 68 Menunjukkan upaya kurang aktif dan berkelanjutan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan proposal penelitian Kemampuan menulis proposal dengan tingkat similarity ≤ 20% 80 ≤ n < 100 Tingkat similarity ≤ 5% 77 ≤ n < 80 5 < Tingkat similarity ≤ 10% 68 ≤ n < 77 10 < Tingkat similarity ≤ 15% < 68 15 < Tingkat similarity ≤ 20% Rubrik Penilaian Pelaksanaan/ Pengujian Seminar Proposal Tesis: Kriteria Penilaian Nilai Indikator Kemampuan menulis proposal sesuai format dalam Pedoman Penulisan Tugas Akhir FTI 80 ≤ n < 100 Informasi diorganisasi melalui headings, Paragraf sesuai dengan kaidah yang baik, Penulisan memenuhi standar format 77 ≤ n < 80 Informasi diorganisasi melalui headings, Paragraf sesuai dengan kaidah yang baik, Penulisan kurang memenuhi standar format 68 ≤ n < 77 Informasi diorganisasi melalui headings, Paragraf tidak sesuai dengan kaidah yang baik, Penulisan kurang memenuhi standar format < 68 Informasi tidak diorganisasi melalui headings, Paragraf tidak sesuai dengan kaidah yang baik, Penulisan kurang memenuhi standar format


31 Kriteria Penilaian Nilai Indikator Kemampuan untuk menuliskan pentingnya penelitian 80 ≤ n < 100 Latar Belakang diungkapkan dengan komprehensif, Manfaat penelitian tepat sasaran 77 ≤ n < 80 Latar Belakang diungkapkan cukup komprehensif, Manfaat penelitian cukup tepat sasaran 68 ≤ n < 77 Latar Belakang diungkapkan kurang komprehensif, Manfaat penelitian kurang tepat sasaran < 68 Latar Belakang diungkapkan tidak komprehensif, Manfaat penelitian tidak tepat sasaran Kemampuan untuk merumuskan permasalahan 80 ≤ n < 100 Rumusan masalah sangat jelas, sangat spesifik dan menggambarkan gap penelitian yang dijelaskan pada latar belakang 77 ≤ n < 80 Rumusan masalah jelas, sangat spesifik dan cukup menggambarkan gap penelitian yang dijelaskan pada latar belakang 68 ≤ n < 77 Rumusan masalah kurang jelas, sangat spesifik dan kurang menggambarkan gap penelitian yang dijelaskan pada latar belakang < 68 Rumusan masalah tidak jelas, sangat spesifik dan tidak menggambarkan gap penelitian yang dijelaskan pada latar belakang Kemampuan untuk merumuskan tujuan penelitian 80 ≤ n < 100 Tujuan penelitian sesuai dengan masalah penelitian 77 ≤ n < 80 Tujuan penelitian cukup sesuai dengan masalah penelitian 68 ≤ n < 77 Tujuan penelitian kurang sesuai dengan masalah penelitian < 68 Tujuan penelitian tidak sesuai dengan masalah penelitian Kemampuan untuk memilih literatur yang relevan dengan topik penelitian 80 ≤ n < 100 Literatur tersusun secara komprehensif, semua terkait topik yang diteliti 77 ≤ n < 80 Literatur tersusun secara komprehensif, tidak semua terkait topik yang diteliti 68 ≤ n < 77 Literatur tersusun cukup komprehensif, semua terkait topik yang diteliti < 68 Literatur cukup komprehensif, tidak semua terkait topik yang diteliti Kemampuan untuk memilih referensi yang digunakan upto-date 80 ≤ n < 100 Referensi up to date, mencakup lebih dari 20 referensi 77 ≤ n < 80 Referensi cukup up to date, mencakup lebih dari 15 referensi namun kurang dari 20 referensi 68 ≤ n < 77 Referensi cukup up to date, mencakup lebih dari 10 referensi namun kurang dari 15 referensi < 68 Referensi cukup up to date, mencakup kurang dari 10 referensi


32 Kriteria Penilaian Nilai Indikator Kemampuan untuk menuliskan state of the art 80 ≤ n < 100 Tinjauan penelitian terdahulu menjelaskan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh peneliti-peneliti lain, mengungkapkan kekurangan dari penelitian sebelumnya, dan posisi penelitian yang akan dilakukan disertai argumentasi yang lengkap 77 ≤ n < 80 Tinjauan penelitian terdahulu menjelaskan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh peneliti-peneliti lain, mengungkapkan kekurangan dari penelitian sebelumnya, dan posisi penelitian yang akan dilakukan disertai argumentasi yang cukup lengkap 68 ≤ n < 77 Tinjauan penelitian terdahulu menjelaskan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh peneliti-peneliti lain, mengungkapkan kekurangan dari penelitian sebelumnya, namun tidak menjelaskan posisi penelitian yang akan dilakukan < 68 Tinjauan penelitian terdahulu menjelaskan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh peneliti-peneliti lain, tidak mengungkapkan kekurangan dari penelitian sebelumnya, dan tidak menjelaskan posisi penelitian yang akan dilakukan Kemampuan untuk merancang tahapan penelitian 80 ≤ n < 100 Tahapan penelitian disusun secara terstruktur, jelas, memberikan argumen yang kuat dalam memilih strategi, metode, analisis dan jenis data penelitian yang dipilih 77 ≤ n < 80 Tahapan penelitian disusun secara terstruktur, jelas, memberikan argumen yang cukup kuat dalam memilih strategi, dan metode penelitian tetapi kurang tepat dalam analisis dan memilih jenis data penelitian 68 ≤ n < 77 Tahapan penelitian disusun secara terstruktur, cukup jelas, memberikan argumen yang cukup kuat dalam memilih strategi, dan metode penelitian tetapi kurang tepat dalam analisis dan memilih jenis data penelitian < 68 Tahapan penelitian disusun kurang terstruktur, cukup jelas, memberikan argumen yang lemah dalam memilih strategi, metode, analisis dan jenis data penelitian yang dipilih Kemampuan untuk merumuskan teknik pengumpulan data 80 ≤ n < 100 Pemilihan teknik pengumpulan data disertai argumen yang kuat dan menjamin perolehan data melalui proses yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru


33 Kriteria Penilaian Nilai Indikator 77 ≤ n < 80 Pemilihan teknik pengumpulan data disertai argumen yang cukup kuat dan menjamin perolehan data melalui proses yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru 68 ≤ n < 77 Pemilihan teknik pengumpulan data disertai argumen yang cukup kuat dan cukup menjamin perolehan data melalui proses yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru < 68 Pemilihan teknik pengumpulan data disertai argumen yang kurang kuat dan kurang menjamin perolehan data melalui proses yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru Kemampuan untuk memilih metode dan alat bantu analisis 80 ≤ n < 100 Pemilihan metode dan alat bantu analisis sangat mendukung tujuan penelitian 77 ≤ n < 80 Pemilihan metode dan alat bantu analisis mendukung tujuan penelitian 68 ≤ n < 77 Pemilihan metode dan alat bantu analisis cukup mendukung tujuan penelitian < 68 Pemilihan metode dan alat bantu analisis kurang mendukung tujuan penelitian Kemampuan mengorganisasi materi presentasi 80 ≤ n < 100 Desain dan urutan slide menarik dan terstruktur dengan baik, slide berisi poinpoin singkat dengan informasi yang padat serta jelas, ukuran tulisan dan pemilihan warna sesuai sehingga mudah untuk di baca 77 ≤ n < 80 Desain dan urutan slide cukup menarik dan cukup terstruktur, slide berisi poinpoin singkat dengan informasi yang padat serta cukup jelas, ukuran tulisan dan pemilihan warna cukup sesuai sehingga cukup mudah untuk di baca 68 ≤ n < 77 Desain dan urutan slide cukup menarik dan cukup terstruktur, slide berisi banyak tulisan, ukuran tulisan dan pemilihan warna cukup sesuai sehingga cukup mudah untuk di baca < 68 Desain dan urutan slide kurang menarik dan kurang terstruktur, slide berisi banyak tulisan, ukuran tulisan dan pemilihan warna kurang sesuai sehingga kurang mudah untuk di baca Kemampuan menyampaikan Isi Materi presentasi 80 ≤ n < 100 Isi materi presentasi akurat dan sangat lengkap, menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung rencana penelitian. 77 ≤ n < 80 Isi materi presentasi akurat dan lengkap, menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung rencana penelitian.


34 Kriteria Penilaian Nilai Indikator 68 ≤ n < 77 Isi materi presentasi akurat dan lengkap, kurang menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung rencana penelitian. < 68 Isi materi presentasi akurat dan kurang lengkap, kurang menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung rencana penelitian. Teknik Presentasi 80 ≤ n < 100 Pembicara tenang dan menggunakan intonasi yang tepat, berbicara tanpa bergantung pada catatan/ppt (membaca), dan berinteraksi secara intensif dengan pendengar. Pembicara selalu kontak mata dengan pendengar. 77 ≤ n < 80 Secara umum pembicara tenang, tetapi dengan nada yang datar dan sesekali bergantung pada catatan/ppt (membaca). Pembicara sering kontak mata dengan pendengar 68 ≤ n < 77 Secara umum pembicara tenang, tetapi dengan nada yang datar dan cukup sering bergantung pada catatan/ppt (membaca). Pembicara kadang-kadang kontak mata dengan pendengar. < 68 Berpatokan pada catatan (membaca), tidak ada ide yang dikembangkan di luar catatan, suara monoton. Pembicara tiak kontak mata dengan pendengar Kemampuan mengkonfirmasi keseluruhan isi proposal 80 ≤ n < 100 Sangat menguasai topik bahasan dan memiliki wawasan yang sangat luas, menjawab semua pertanyaan dengan sangat baik menggunakan argumen yang sangat tepat 77 ≤ n < 80 Sangat menguasai topik bahasan dan memiliki wawasan yang cukup luas, menjawab semua pertanyaan dengan baik menggunakan argumen yang tepat 68 ≤ n < 77 Menguasai topik bahasan dan memiliki wawasan yang cukup luas, menjawab mayoritas pertanyaan dengan baik menggunakan argumen yang cukup tepat < 68 Cukup menguasai topik bahasan dan memiliki wawasan kurang, menjawab sebagian kecil pertanyaan dan menggunakan argumen yang cukup tepat 1.11. Sidang Tesis Pendaftaran Sidang Tesis 1. Petugas Administrasi menyampaikan jadwal pendaftaran (2 periode/semester) dan persyaratan serta link pendaftaran


35 2. Mahasiswa mempersiapkan Tesis dan persyaratan 3. Mahasiswa meminta persetujuan Tesis kepada Komisi Pembimbing 4. Verifikasi persyaratan dan persetujuan Komisi Pembimbing oleh Sekretaris Program Studi 5. Persetujuan oleh Ketua/Sekretaris Program Studi 6. Mahasiswa yang mendaftar diikutsertakan dalam daftar peserta Prayudisium Fakultas Teknologi Industri 7. Mahasiswa yang dinyatakan layak untuk maju sidang dalam Rapat Prayudisium Fakultas Teknologi Industri masuk dalam daftar peserta sidang tesis 8. Ketua/Sekretaris Program Studi menentukan Tim Penguji dan menjadwalkan pelaksanaan Sidang Tesis 9. Petugas Administrasi mengumumkan Jadwal Sidang Tesis kepada Mahasiswa 10. Petugas Administrasi menyampaikan jadwal kepada Tim Pembimbing dan Tim Penguji 11. Petugas Administrasi mengarsip Jadwal Sidang Tesis dalam bentuk file digital dan hardcopy 12. Petugas Administrasi menyiapkan Dokumen Berita Acara Sidang Tesis Syarat daftar Sidang Tesis 1. Draft Tesis yang telah disetujui Tim Pembimbing yang dilengkapi dengan halaman pengesahan yang sudah ditandatangani 2. Bukti Nilai Toefl yang masih berlaku minimal 450 3. Publikasi yang telah terbit minimal pada jurnal nasional terindeks SINTA 3, prosiding internasional (conference series) terindeks Scopus atau jurnal internasional bereputasi atau jurnal internasional terindeks Scopus dan/atau Web of Science. 4. Bukti-bukti untuk Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI) 5. Bukti pelunasan biaya studi 6. Bukti bebas pinjaman perpustakaan Penguji dan Pemimpin/Ketua Sidang Penguji sidang terdiri dari 4 sampai dengan 5 orang dengan komposisi sebagai berikut : 1. Dosen pembimbing tesis (minimal satu dosen pembimbing wajib hadir), 2. Dosen yang keahliannya relevan dengan topik penelitian tesis mahasiswa, 3. Dosen yang bidang ilmunya termasuk dalam lingkup Program Studi Magister Teknik Industri Pimpinan sidang dipilih dari salah satu dosen penguji yang bukan merupakan pembimbing, memenuhi kualifikasi sebagai Ketua Sidang Tesis, dan ditetapkan oleh Ketua Program Studi. Pelaksanaan Sidang Tesis 1. Sidang diselenggarakan secara terbuka. 2. Penilaian menggunakan rubrik yang telah disediakan untuk menilai kompetensi mahasiswa. 3. Sidang Tesis dipimpin oleh pemimpin/Ketua sidang Tesis. 4. Ketua sidang Tesis melakukan pemeriksaan dokumen atau kelengkapan


36 atau syarat mengikuti sidang. 5. Ketua sidang Tesis dan penguji menyepakati tata cara dan urutan pelaksanaan sidang. 6. Mahasiswa dipersilakan masuk dan diberi pengarahan sidang oleh Ketua Sidang Tesis. 7. Mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian Tesis selama maksimum 15 menit. 8. Tanya jawab antara penguji dan mahasiswa yang diuji selama kurang lebih 45 menit. Pertanyaan dilakukan penguji secara bergiliran. Setiap penguji sidang memberi nilai atas jawaban dan penjelasan mahasiswa terhadap pertanyaan dari semua penguji dan dokumen Tesis. 9. Mahasiswa dipersilakan menunggu di luar ruang sidang Tesis. 10. Ketua Sidang Tesis menyampaikan hasil penilaian untuk disepakati oleh Pembimbing dan Penguji 11. Mahasiswa dipanggil masuk ruang sidang, dinyatakan lulus atau mengulang sidang. Nilai akhir diumumkan jika mahasiswa dinyatakan lulus. Bagi mahasiswa yang dinyatakan mengulang, sidang harus diulang dengan tim penguji yang sama. 12. Pembimbing memberikan review terhadap diskusi yang berlangsung selama seminar beserta rencana pebyempurnaan Tesis. 13. Ketua sidang Tesis menutup proses sidang Tesis. 14. Ketua Sidang Tesis menyerahkan berita acara kepada petugas administrasi. 15. Petugas administrasi mengarsip berita acara sidang tesis dalam bentuk file digital dan hardcopy. 16. Petugas administrasi menyampaikan berita acara sidang tesis kepada Ketua Program Studi Magister Teknik Industri 17. Ketua Program Studi Magister Teknik Industri melakukan entry nilai tesis mahasiswa melalui Student Information System (SIS) Penilaian Sidang Tesis Penilaian Sidang Tesis terdiri dari penilaian dari pembimbing tesis dan penguji tesis. Penilaian dari pembimbing tesis meliputi penilaian pada proses bimbingan dan pelaksanaan sidang tesis. Penilaian dari penguji tesis merupakan penilaian pada pelaksanaan sidang tesis. Penilaian pada proses bimbingan Tesis adalah sebagai berikut: Penilaian Proses Bimbingan: No Kriteria penilaian Bobot Nilai Angka Angka x Bobot 1. Kemampuan menunjukkan sikap Takwa, Tekun, Terampil dalam proses pembimbingan Tesis 15 % 2. Kemampuan menunjukkan sikap Asih, Asah, Asuh dalam proses pembimbingan Tesis 15 %


37 No Kriteria penilaian Bobot Nilai Angka Angka x Bobot 3. Kemampuan meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri selama proses bimbingan Tesis 20 % 4. Kemampuan menulis tesis dengan tingkat similarity ≤ 20% 25 % 5. Kemampuan melaksanakan metodologi penelitian 25 % TOTAL NILAI Penilaian pada pelaksanaan/pengujian sidang tesis: No Kriteria penilaian Bobot Nilai Angka Angka x Bobot 1. Kemampuan menulis tesis sesuai format dalam Pedoman Penulisan Tugas Akhir FTI 5% 2. Kemampuan untuk menuliskan pendahuluan penelitian (15%) a. Kemampuan untuk menuliskan pentingnya penelitian 5% b. Kemampuan untuk merumuskan permasalahan 5% c. Kemampuan untuk merumuskan tujuan penelitian 5% 3. Kemampuan menulis Literature Review (15%) a. Kemampuan untuk memilih literatur yang relevan dengan topik penelitian 5% b. Kemampuan untuk memilih referensi yang digunakan up-to-date 5% c. Kemampuan untuk menuliskan state of the art 5% 4. Kemampuan menyusun metodologi penelitian (15%) a. Kemampuan untuk merancang tahapan penelitian 5% b. Kemampuan untuk merumuskan teknik pengumpulan data 5% c. Kemampuan untuk memilih metode dan alat bantu analisis 5% 5. Kemampuan menyusun hasil penelitian 10% 6. Kemampuan melakukan analisa terhadap hasil penelitian 10%


38 No Kriteria penilaian Bobot Nilai Angka Angka x Bobot 7. Kemampuan menyusun kesimpulan dari hasil penelitian 10% 8. Kemampuan presentasi (10%) a. Kemampuan mengorganisasi materi presentasi 3% b. Kemampuan menyampaikan Isi Materi presentasi 3% c. Teknik Presentasi 4% 9. Kemampuan mengkonfirmasi keseluruhan isi tesis 10% TOTAL NILAI Rekapitulasi Penilaian: No Nama Penguji Nilai Akhir Rata-rata Nilai Bobot Rata-rata Nilai x Bobot 1 80% 2 3 4 No Proses bimbingan Nilai Akhir Rata-rata Nilai Bobot 1 20% 2 TOTAL NILAI Rubrik Penilaian Rubrik Penilaian Proses Bimbingan: Kriteria Penilaian Nilai Indikator Kemampuan menunjukkan sikap Takwa, Tekun, Terampil dalam proses pembimbingan Tesis 80 ≤ n < 100 Menunjukkan kemauan dan memiliki motivasi yang sangat kuat untuk menyelesaikan tesis dengan kualitas yang baik dan tepat waktu (sesuai rencana), serta pengendalian diri yang sangat baik untuk menghadapi segala permasalahan terkait penyelesaian tesis 77 ≤ n < 80 Menunjukkan kemauan dan memiliki motivasi yang kuat untuk menyelesaikan tesis dengan kualitas yang baik dan tepat waktu (sesuai rencana), serta pengendalian diri yang baik untuk menghadapi segala permasalahan terkait penyelesaian tesis 68 ≤ n < 77 Menunjukkan kemauan dan memiliki motivasi yang cukup kuat untuk


39 Kriteria Penilaian Nilai Indikator menyelesaikan tesis dengan kualitas yang baik dan tepat waktu (sesuai rencana), serta pengendalian diri yang cukup baik untuk menghadapi segala permasalahan terkait penyelesaian tesis < 68 Menunjukkan kemauan dan memiliki motivasi yang kurang kuat untuk menyelesaikan tesis dengan kualitas yang baik dan tepat waktu (sesuai rencana), serta pengendalian diri yang kurang baik untuk menghadapi segala permasalahan terkait penyelesaian tesis Kemampuan menunjukkan sikap Asih, Asah, Asuh dalam proses pembimbingan Tesis 80 ≤ n < 100 Menunjukkan kemauan yang sangat tinggi untuk mempertajam pikiran dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan, kepedulian yang tinggi, dan membina hubungan baik dengan pembimbing dan sesama mahasiswa 77 ≤ n < 80 Menunjukkan kemauan yang tinggi untuk mempertajam pikiran dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan, kepedulian yang tinggi, dan membina hubungan baik dengan pembimbing dan sesama mahasiswa 68 ≤ n < 77 Menunjukkan kemauan yang cukup tinggi untuk mempertajam pikiran dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan, kepedulian yang cukup tinggi, dan membina hubungan baik dengan pembimbing dan sesama mahasiswa < 68 Menunjukkan kemauan yang rendah untuk mempertajam pikiran dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan, kepedulian yang rendah, dan membina hubungan cukup baik dengan pembimbing dan sesama mahasiswa Kemampuan meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri selama proses bimbingan tesis 80 ≤ n < 100 Menunjukkan upaya sangat aktif dan berkelanjutan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan tesis 77 ≤ n < 80 Menunjukkan upaya aktif dan berkelanjutan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan tesis 68 ≤ n < 77 Menunjukkan upaya cukup aktif dan berkelanjutan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan tesis < 68 Menunjukkan upaya kurang aktif dan berkelanjutan untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan tesis 80 ≤ n < 100 Tingkat similarity ≤ 5%


40 Kriteria Penilaian Nilai Indikator Kemampuan menulis tesis dengan tingkat similarity ≤ 20% 77 ≤ n < 80 5 < Tingkat similarity ≤ 10% 68 ≤ n < 77 10 < Tingkat similarity ≤ 15% < 68 15 < Tingkat similarity ≤ 20% Kemampuan melaksanakan metodologi penelitian 80 ≤ n < 100 Menunjukkan upaya yang sangat tinggi dalam melaksanakan tahapan penelitian dan kemauan yang sangat tinggi untuk mengatasi permasalahan dalam melaksanakan tahapan penelitian 77 ≤ n < 80 Menunjukkan upaya yang tinggi dalam melaksanakan tahapan penelitian dan kemauan yang tinggi untuk mengatasi permasalahan dalam melaksanakan tahapan penelitian 68 ≤ n < 77 Menunjukkan upaya yang cukup dalam melaksanakan tahapan penelitian dan kemauan yang cukup untuk mengatasi permasalahan dalam melaksanakan tahapan penelitian < 68 Menunjukkan upaya yang kurang dalam melaksanakan tahapan penelitian dan kemauan yang kurang untuk mengatasi permasalahan dalam melaksanakan tahapan penelitian Rubrik Penilaian pada pelaksanaan/pengujian sidang tesis: Kriteria Penilaian Nilai Indikator Kemampuan menulis Tesis sesuai format dalam Pedoman Penulisan Tugas Akhir FTI 80 ≤ n < 100 Informasi diorganisasi melalui headings, Paragraf sesuai dengan kaidah yang baik, Penulisan memenuhi standar format 77 ≤ n < 80 Informasi diorganisasi melalui headings, Paragraf sesuai dengan kaidah yang baik, Penulisan kurang memenuhi standar format 68 ≤ n < 77 Informasi diorganisasi melalui headings, Paragraf tidak sesuai dengan kaidah yang baik, Penulisan kurang memenuhi standar format < 68 Informasi tidak diorganisasi melalui headings, Paragraf tidak sesuai dengan kaidah yang baik, Penulisan kurang memenuhi standar format Kemampuan untuk menuliskan pentingnya penelitian 80 ≤ n < 100 Latar Belakang diungkapkan dengan komprehensif, Manfaat penelitian tepat sasaran 77 ≤ n < 80 Latar Belakang diungkapkan cukup komprehensif, Manfaat penelitian cukup tepat sasaran 68 ≤ n < 77 Latar Belakang diungkapkan kurang komprehensif, Manfaat penelitian kurang tepat sasaran


41 Kriteria Penilaian Nilai Indikator < 68 Latar Belakang diungkapkan tidak komprehensif, Manfaat penelitian tidak tepat sasaran Kemampuan untuk merumuskan permasalahan 80 ≤ n < 100 Rumusan masalah sangat jelas, sangat spesifik dan menggambarkan gap penelitian yang dijelaskan pada latar belakang 77 ≤ n < 80 Rumusan masalah jelas, sangat spesifik dan cukup menggambarkan gap penelitian yang dijelaskan pada latar belakang 68 ≤ n < 77 Rumusan masalah kurang jelas, sangat spesifik dan kurang menggambarkan gap penelitian yang dijelaskan pada latar belakang < 68 Rumusan masalah tidak jelas, sangat spesifik dan tidak menggambarkan gap penelitian yang dijelaskan pada latar belakang Kemampuan untuk merumuskan tujuan penelitian 80 ≤ n < 100 Tujuan penelitian sesuai dengan masalah penelitian 77 ≤ n < 80 Tujuan penelitian cukup sesuai dengan masalah penelitian 68 ≤ n < 77 Tujuan penelitian kurang sesuai dengan masalah penelitian < 68 Tujuan penelitian tidak sesuai dengan masalah penelitian Kemampuan untuk memilih literatur yang relevan dengan topik penelitian 80 ≤ n < 100 Literatur tersusun secara komprehensif, semua terkait topik yang diteliti 77 ≤ n < 80 Literatur tersusun secara komprehensif, tidak semua terkait topik yang diteliti 68 ≤ n < 77 Literatur tersusun cukup komprehensif, semua terkait topik yang diteliti < 68 Literatur cukup komprehensif, tidak semua terkait topik yang diteliti Kemampuan untuk memilih referensi yang digunakan upto-date 80 ≤ n < 100 Referensi up to date, mencakup lebih dari 20 referensi 77 ≤ n < 80 Referensi cukup up to date, mencakup lebih dari 15 referensi namun kurang dari 20 referensi 68 ≤ n < 77 Referensi cukup up to date, mencakup lebih dari 10 referensi namun kurang dari 15 referensi < 68 Referensi cukup up to date, mencakup kurang dari 10 referensi Kemampuan untuk menuliskan state of the art 80 ≤ n < 100 Tinjauan penelitian terdahulu menjelaskan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh peneliti-peneliti lain, mengungkapkan kekurangan dari penelitian sebelumnya, dan posisi penelitian yang akan dilakukan disertai argumentasi yang lengkap 77 ≤ n < 80 Tinjauan penelitian terdahulu menjelaskan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh peneliti-peneliti lain, mengungkapkan kekurangan dari penelitian sebelumnya, dan


42 Kriteria Penilaian Nilai Indikator posisi penelitian yang akan dilakukan disertai argumentasi yang cukup lengkap. 68 ≤ n < 77 Tinjauan penelitian terdahulu menjelaskan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh peneliti-peneliti lain, mengungkapkan kekurangan dari penelitian sebelumnya, namun tidak menjelaskan posisi penelitian yang akan dilakukan < 68 Tinjauan penelitian terdahulu menjelaskan apa yang telah dilakukan dan dicapai oleh peneliti-peneliti lain, tidak mengungkapkan kekurangan dari penelitian sebelumnya, dan tidak menjelaskan posisi penelitian yang akan dilakukan Kemampuan untuk merancang tahapan penelitian 80 ≤ n < 100 Tahapan penelitian disusun secara terstruktur, jelas, memberikan argumen yang kuat dalam memilih strategi, metode, analisis dan jenis data penelitian yang dipilih 77 ≤ n < 80 Tahapan penelitian disusun secara terstruktur, jelas, memberikan argumen yang cukup kuat dalam memilih strategi, dan metode penelitian tetapi kurang tepat dalam analisis dan memilih jenis data penelitian 68 ≤ n < 77 Tahapan penelitian disusun secara terstruktur, cukup jelas, memberikan argumen yang cukup kuat dalam memilih strategi, dan metode penelitian tetapi kurang tepat dalam analisis dan memilih jenis data penelitian < 68 Tahapan penelitian disusun kurang terstruktur, cukup jelas, memberikan argumen yang lemah dalam memilih strategi, metode, analisis dan jenis data penelitian yang dipilih Kemampuan untuk merumuskan teknik pengumpulan data 80 ≤ n < 100 Pemilihan teknik pengumpulan data disertai argumen yang kuat dan menjamin perolehan data melalui proses yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru 77 ≤ n < 80 Pemilihan teknik pengumpulan data disertai argumen yang cukup kuat dan menjamin perolehan data melalui proses yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru 68 ≤ n < 77 Pemilihan teknik pengumpulan data disertai argumen yang cukup kuat dan cukup menjamin perolehan data melalui proses yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru < 68 Pemilihan teknik pengumpulan data disertai argumen yang kurang kuat dan kurang menjamin perolehan data melalui proses


43 Kriteria Penilaian Nilai Indikator yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru Kemampuan untuk memilih metode dan alat bantu analisis 80 ≤ n < 100 Pemilihan metode dan alat bantu analisis sangat mendukung tujuan penelitian 77 ≤ n < 80 Pemilihan metode dan alat bantu analisis mendukung tujuan penelitian 68 ≤ n < 77 Pemilihan metode dan alat bantu analisis cukup mendukung tujuan penelitian < 68 Pemilihan metode dan alat bantu analisis kurang mendukung tujuan penelitian Kemampuan menyusun hasil penelitian 80 ≤ n < 100 Data diperoleh melalui proses yang akurat, data yang terkumpul lengkap, sesuai kebutuhan dan terbaru. Pengolahan data sangat sesuai kebutuhan 77 ≤ n < 80 Data diperoleh melalui proses yang akurat, data lengkap, sesuai kebutuhan dan bukan data terbaru. Pengolahan data sesuai kebutuhan 68 ≤ n < 77 Data diperoleh melalui proses yang akurat, data kurang lengkap, kurang sesuai kebutuhan dan bukan data terbaru. Pengolahan data cukup sesuai kebutuhan < 68 Data diperoleh melalui proses yang tidak akurat, data tidak lengkap, tidak sesuai kebutuhan dan bukan data terbaru. Pengolahan data tidak sesuai kebutuhan Kemampuan melakukan analisa terhadap hasil penelitian 80 ≤ n < 100 Interpretasi data/pengolahan data sangat sesuai tujuan; penggunaan tools/desain sangat mendukung tujuan penelitian; semua tujuan penelitian terjawab dengan sistematis. 77 ≤ n < 80 Interpretasi data/pengolahan data sangat sesuai tujuan; penggunaan tools/desain sangat mendukung tujuan penelitian; tidak semua tujuan penelitian terjawab dengan sistematis 68 ≤ n < 77 Interpretasi data/pengolahan data sesuai tujuan; penggunaan tools/desain cukup mendukung tujuan penelitian; tidak semua tujuan penelitian terjawab dengan baik < 68 Interpretasi data/pengolahan data tidak sesuai tujuan; penggunaan tools/desain kurang mendukung tujuan penelitian; semua tujuan penelitian tidak terjawab dengan baik Kemampuan menyusun kesimpulan dari hasil penelitian 80 ≤ n < 100 Kesimpulan sangat jelas meringkas dan merefleksikan penelitian; memberi jawaban atas tujuan penelitian; dan menunjukkan kontribusi penelitian, serta membuat rekomendasi yang sangat tepat untuk penelitian masa depan terkait topik. 77 ≤ n < 80 Kesimpulan telah meringkas dan merefleksikan penelitian dengan jelas; memberi jawaban atas sebagian besar tujuan penelitian; dan menunjukkan kontribusi


44 Kriteria Penilaian Nilai Indikator penelitian, serta cukup tepat membuat rekomendasi untuk penelitian masa depan terkait topik. 68 ≤ n < 77 Kesimpulan telah meringkas dan merefleksikan penelitian dengan cukup jelas; memberi jawaban atas sebagian kecil tujuan penelitian; dan menunjukkan kontribusi penelitian, serta cukup tepat membuat rekomendasi untuk penelitian masa depan terkait topik. < 68 Kesimpulan tidak jelas dalam hal: meringkas kontribusi penelitian, menjawab tujuan penelitian, maupun dalam membuat rekomendasi. Kemampuan mengorganisasi materi presentasi 80 ≤ n < 100 Desain dan urutan slide menarik dan terstruktur dengan baik, slide berisi poinpoin singkat dengan informasi yang padat serta jelas, ukuran tulisan dan pemilihan warna sesuai sehingga mudah untuk di baca 77 ≤ n < 80 Desain dan urutan slide cukup menarik dan cukup terstruktur, slide berisi poin-poin singkat dengan informasi yang padat serta cukup jelas, ukuran tulisan dan pemilihan warna cukup sesuai sehingga cukup mudah untuk di baca 68 ≤ n < 77 Desain dan urutan slide cukup menarik dan cukup terstruktur, slide berisi banyak tulisan, ukuran tulisan dan pemilihan warna cukup sesuai sehingga cukup mudah untuk di baca < 68 Desain dan urutan slide kurang menarik dan kurang terstruktur, slide berisi banyak tulisan, ukuran tulisan dan pemilihan warna kurang sesuai sehingga kurang mudah untuk di baca Kemampuan menyampaikan Isi Materi presentasi 80 ≤ n < 100 Isi materi presentasi akurat dan sangat lengkap, menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung rencana penelitian. 77 ≤ n < 80 Isi materi presentasi akurat dan lengkap, menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung rencana penelitian. 68 ≤ n < 77 Isi materi presentasi akurat dan lengkap, kurang menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung rencana penelitian. < 68 Isi materi presentasi akurat dan kurang lengkap, kurang menyajikan fakta yang meyakinkan untuk mendukung rencana penelitian. Teknik Presentasi 80 ≤ n < 100 Pembicara tenang dan menggunakan intonasi yang tepat, berbicara tanpa bergantung pada catatan/ppt (membaca), dan berinteraksi secara intensif dengan pendengar. Pembicara selalu kontak mata dengan pendengar.


45 Kriteria Penilaian Nilai Indikator 77 ≤ n < 80 Secara umum pembicara tenang, tetapi dengan nada yang datar dan sesekali bergantung pada catatan/ppt (membaca). Pembicara sering kontak mata dengan pendengar 68 ≤ n < 77 Secara umum pembicara tenang, tetapi dengan nada yang datar dan cukup sering bergantung pada catatan/ppt (membaca). Pembicara kadang-kadang kontak mata dengan pendengar. < 68 Berpatokan pada catatan (membaca), tidak ada ide yang dikembangkan di luar catatan, suara monoton. Pembicara tiak kontak mata dengan pendengar Kemampuan mengkonfirmasi keseluruhan isi tesis 80 ≤ n < 100 Sangat menguasai topik bahasan dan memiliki wawasan yang sangat luas, menjawab semua pertanyaan dengan sangat baik menggunakan argumen yang sangat tepat 77 ≤ n < 80 Sangat menguasai topik bahasan dan memiliki wawasan yang cukup luas, menjawab semua pertanyaan dengan baik menggunakan argumen yang tepat 68 ≤ n < 77 Menguasai topik bahasan dan memiliki wawasan yang cukup luas, menjawab mayoritas pertanyaan dengan baik menggunakan argumen yang cukup tepat < 68 Cukup menguasai topik bahasan dan memiliki wawasan kurang, menjawab sebagian kecil pertanyaan dan menggunakan argumen yang cukup tepat 1.12. Jangka Waktu Studi Jangka waktu studi pada Program Studi Magister Teknik Industri (MTI) dalam waktu 4 (empat) semester, termasuk program matrikulasi yang diselenggarakan bagi peserta yang dipersyaratkan untuk mengikutinya. 1.13. Gelar Akademik Peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan program ini berhak menyandang gelar akademik Magister Teknik (MT) / S-2. 1.14. Waktu Perkuliahan Perkuliahan dilaksanakan sore hari (Senin sampai dengan Jum’at) dan hari Sabtu sesuai jadwal mata kuliah yang diikuti. Perkuliahan yang dilaksanakan pada hari Senin sampai dengan Jum’at berlangsung mulai pukul 18.30 sampai


46 dengan pukul 21.30. Perkuliahan pada hari Sabtu dilaksanakan mulai jam 07.30 sampai dengan jam 17.00 WIB. 1.15. Penerimaan Mahasiswa Baru Persyaratan umum untuk mahasiswa baru adalah: 1. Mempunyai gelar program strata 1 dari disiplin Ilmu Teknik atau MIPA yang telah ditandasyahkan oleh Lembaga Layanan DIKTI. 2. Menyerahkan surat rekomendasi dari 2 (dua) orang dosen atau pimpinan lembaga tempat bekerja bagi yang telah bekerja. 3. Mengisi formulir pendaftaran. 4. Mengikuti ujian saringan masuk dan wawancara Calon peserta didik yang memenuhi persyaratan umum terbagi dalam dua kelompok yaitu: kelompok full standing (diterima langsung) dan kelompok provisional standing (diterima dengan wajib mengikuti mata kuliah matrikulasi). Calon peserta didik kelompok provisional standing adalah calon mahasiswa dengan latar belakang pendidikan S1 dari bidang Teknik (selain Teknik Industri), atau dari bidang MIPA, atau Teknik Industri (namun bukan fresh graduate), atau memperoleh nilai ujian masuk yang rendah (meskipun memenuhi kualifikasi memenuhi syarat sebagai mahasiswa) wajib mengikuti mata kuliah matrikulasi. Adapun mata kuliah matrikulasi yang harus diikuti adalah sebagai berikut: 1. Statistik Industri 2. Manajemen Operasional 3. Disain Sistem Kerja dan Ergonomi 4. Teknoekonomi 1.16. Program Fast Track Program Fast Track adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk memfasilitasi mahasiswa S1 Teknik Industri yang unggul dan mempunyai motivasi tinggi sehingga dapat menyelesaikan masa studi pada program sarjana dan magister dalam waktu paling lama 10 (sepuluh) semester. Peraturan lengkap tentang penyelenggaraan Fast Track mengacu pada Peraturan Rektor Universitas Trisakti Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Fast Track Jenjang Sarjana ke Magister dan pedoman atau petunjuk teknis yang berlaku pada Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti. Program Fast Track diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut: a. Beban studi mahasiswa Program Fast Track pada Program Sarjana minimal 144 sks; b. Dilaksanakan sesuai dengan kalender akademik yang ditetapkan oleh Universitas dalam waktu paling lama 10 (sepuluh) semester;


47 c. mahasiswa Program Fast Track mendapatkan NIM Program Magister setelah lulus dari Program Sarjana; d. Pembiayaan atas penyelenggaraan pendidikan Program Fast Track ditetapkan dengan Peraturan Rektor atau Peraturan Dekan tentang Biaya Pendidikan. Peraturan lengkap tentang penyelenggaraan Fast Track mengacu pada Peraturan Rektor Universitas Trisakti Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Fast Track Jenjang Sarjana ke Magister dan pedoman atau petunjuk teknis yang berlaku pada Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti. 1.17. Peserta Didik • Mahasiswa S1 Teknik Industri Universitas Trisakti yang mengikuti Program Fast Track • Tenaga pendidik Perguruan Tinggi. • Tenaga eksekutif dan professional industri manufaktur dan jasa • Tenaga peneliti. • Pengelola pemerintahan (birokrat) 1.18. Lain-lain Hal lain yang belum dituliskan dalam Petunjuk Teknis ini, merujuk pada Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Program Pendidikan Sarjana, Magister, Doktor, Diploma, Profesi, Spesialis Tahun Akademik 2023/2024 Universitas Trisakti dan Petunjuk Teknis Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti.


Click to View FlipBook Version