The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR KIMIA BERUPA E-MAGAZINE PADA MATERI ASAM BASA UNTUK SISWA KELAS XI SMA/MA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sidah6988, 2022-10-03 02:36:35

E-MAGAZINE ASAM BASA

BAHAN AJAR KIMIA BERUPA E-MAGAZINE PADA MATERI ASAM BASA UNTUK SISWA KELAS XI SMA/MA

Keywords: BAHAN AJAR,KIMIA,ASAM BASA,E-MAGAZINE,MAJALAH ELEKTRONIK

1

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahirobbil 'alamin,
puji syukur kita haturkan kepada Maha pencipta
alam seisinya Allah Subhanahuwata'ala yang telah
memberi nikmat tanpa batas. Sholawat dan salam
tidak lupa senantiasa kita persembahkan kepada
baginda Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi Wasallam
sebagai suri tauladan dalam kehidupan. Membawa
manusia dari masa jahiliah menuju masa ilmu
pengetahuan.

E-Magazine ini bertujuan sebagai bahan ajar bagi
siswa terutama kelas XI SMA/MA.

Dalam penyusunan E-Magazine ini, penulis
menyadari sepenuhnya bahwa E-Magazine ini masih
jauh dari kesempurnaan karena pengalaman dan
pengetahuan penulis yang terbatas. Oleh karena itu,
kritik dan saran dari semua pihak sangat diharapkan
demi terciptanya bahan ajar yang lebih baik lagi
untuk masa mendatang

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Penulis

2

DAFTARISI

1 KATA PENGANTAR
2 DAFTAR ISI

3 KOMPETENSI INTI &
KOMPETENSI DASAR
4 PETA KONSEP

6 AHLI TEORI ASAM BASA

7 PENGERTIAN

9 TEORI ARRHENIUS &
BRONSTED-LOWRY
11 TEORI LEWIS
12 SIFAT ASAM BASA

15 KESETIMBANGAN ION
DAN TETAPANNYA

19 DERAJAT KEASAMAN
21 INDIKATOR ASAM BASA

25 KUIS
26 DAFTAR PUSTAKA

3

KOMPETENSI INTI

·KI-1 dan KI-2 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Menghayati dan
mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),
bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan
perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar,
bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
·KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah
·KI4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR
3.10 Menjelaskan konsep asam dan basa serta kekuatannya dan

kesetimbangan pengionannya dalam larutan

INDIKATORPENCAPAIANKOMPETENSI

1 Mengamati zat-zat yang bersifat asam atau

basa dalam kehidupan sehari-hari.

12 Menyimak penjelasan tentang berbagai
konsep asam basa

3 Membandingkan konsep asam basa

menurut Arrhenius, Bronsted-Lowry dan

Lewis serta menyimpulkannya.

4 Membahas bahan alam yang dapat

digunakan sebagai indikator.

5 Menghitung pH larutan asam kuat dan

larutan basa kuat.

6 Menghitung nilai Ka larutan asam lemah

atau Kb larutan basa lemah yang diketahui
konsentrasi dan pHnya.

4

PETA ASAM
KONSEP BASA

`` ```````````````````````````````````
`` ``
``
````````````````

``
dijelaskan dengan````d`ite`nt`uk`an`d`ari``````````di`ide`nt`ifi`ka`si `de`ng`an`

TEORI
ASAM BASA

```````````

Teori Teori Teori
Arrhenius Bronsted- Lewis

Lowry

KESETIMBANGAN

ION

Larutan DALAM LARUTAN Larutan

``` ```meliputi

Asam Basa

kekuatan`` `` kekuatan
``
```````` ````````
`` ``
``

`` ``
``

`` ``
Asam Kuat Asam Lemah Basa Kuat Basa Lemah

``````da`p`at`di`uk`ur ```````````` Indikator
Asam &
Derajat Basa
Keasaman
``` ```
(pH)

Alami Laboratorium

ASAM

MENURUT AH

6

BASA

HLI

7

Larutan asam dan basa
merupakan salah satu pokok
bahasan dalam mata pelajaran
IPA secara umum materi ini
membahas tentang konsep
larutan asam dan basa menurut
beberapa ahli seperti Arrhenius,
juga Bronsted Lowry serta Lewis.
Selain itu, materi ini juga
membahas kekuatan asam dan
basa, derajat keasaman (pH),
reaksi penetralan serta reaksi-
reaksi larutan asam dan basa
dalam kehidupan sehari-hari.

PENGERTIAN

8

Istilah asam berasal dari kata Latin acidus (asam), yang berkaitan dengan
kata acer (tajam) dan acetum (cuka). Cuka adalah larutan air dari asam
asetat. Sedangkan istilah alkali (basa) berasal dari bahasa Arab al-qali,
yaitu abu dari suatu tanaman yang berkaitan dengan daerah rawa garam
dan padang pasir. Sebelumnya, sumber kata dari basa adalah abu hasil
pembakaran kayu. Sudah lama diketahui sifat yang mencolok bahwa
asam dan basa dapat saling menetralkan dan membentuk senyawa yang
disebut garam. Sifat yang berkaitan erat dengan asam adalah rasanya
asam, rasa seperti ditusuk jarum apabila terkena kulit, kemampuannya
melarutkan sebagian besar logam, dan kemampuannya melarutkan batu
kapur dan mineral karbonat lainnya. Basa memiliki rasa pahit dan licin,
sifat dasar basa banyak ditemukan pada sabun dan zat pembersih
peralatan rumah tangga lainnya. Baik asam maupun basa memiliki
kemampuan untuk mempengaruhi warna dari unsur pokok tanaman
tertentu. Misal, lakmus yang berasal dari sebangsa tumbuhan lumut,
berwarna merah dalam larutan asam, tetapi biru dalam larutan basa.

9

TEORI
ARRHENIUS
& BRONSTED-
LOWRY

Svante August Arrhenius pada tahun
1884, yang mengatakan bahwa Asam

adalah zat yang dalam air dapat
melepaskan ion H+ sedangkan, Basa

adalah zat yang dalam air dapat

menghasilkan ion OH-.

Asam : HxZ(aq) xH+(aq)+ Zx-(aq)
HCl H+ + Cl-

Basa : L(OH)x (aq) Lx+(aq) + xOH (aq)

NaOH Na+ + OH -

Contoh :

Asam anorganik : HCl, HCN, HNO3, H2SO4 Catatan :
Asam organik : HCOOH, CH3COOH, H2C2O4
x : valensi asam/basa yang
Basa : NaOH. Ca(OH)2. Al(OH) 3 dihasilkan jika 1 molekul
senyawa asam/basa
larutan amoniak (NH3) mengalami reaksi ionisasi.

NH3(aq) + H 2O NH 4+(aq)+ OH -
(aq)

Teori asam basa Arrhenius tidak bisa menjelaskan

sifat asam basa pada larutan yang tidak mengandung

air. Kelemahan ini diatasi menggunakan teori asam

basa bronsted-lowry. Teori ini bisa menjelaskan sifat

as+am basa larutan dengan jenis pelarut yang

bermasam-macam. +

10
J.N.BRONSTED DAN THOMAS M. LOWRY
mengatakan bahwa ASAM Teori Bronsted-Lowry bisa digunakan

adalah spesi yang memberikan saat menjelaskan sifat dari asam basa
proton (H +) atau yang sering dengan menggunakan berbagai
disebut donor proton sedangkan macam pelarut, tidak hanya air (H2O).
BASA adalah spesi yang Jadi bisa dituliskan bahwa:
menerima proton (H+) atau ynag
sering disebut akseptor proton. Asam = donor H+
Basa = penerima H+

CONTOH Mengapa CL- disebut
basa konjugasi dari
PADA ASAM KLORIDA (HCL) DAN AIR (H2O) senyawa HCL? Karena ia
bisa menerima donor
⇌HCl + H2O H3O+ + Cl- H+. Reaksi kimianya

⇌JADI: ⇌seperti ini: HCl H+ + Cl-


ASAM + BASA BASA KONJUGASI + ASAM KONJUGASI
Mengapa H3O+ disebut
sebagai asam konjugasi
dari H2O? Karena ia
dapat mendonorkan H+.
Reaksi kimia untuk lebih
jelasnya adalah seperti

⇌ini: H2O + H+ H3O+

ASAM KONJUGASI MAKSUDNYA
ADALAH ION YANG DIPEROLEH
KETIKA BASA MENERIMA PROTON
(H+). SEDANGKAN BASA KONJUGASI
ADALAH ION YANG DIPEROLEH
SETELAH ASAM KEHILANGAN PROTON
(H+). KEDUA REAKSI INI BISA TERJADI

REVERSIBEL ATAU DIBALIK.

11

TEORI

LEWIS

Gilbert N.Lewis mendefinisikan
asam dan basa berdasarkan serah
terima elektron. Asam adalah
penerima pasangan elektron
sedangkan Basa adalah pemberi
pasangan elektron.

Sebagai contoh, reaksi antara BF 3
dan NH3 merupakan reaksi asam–
basa, di mana BF3 sebagai asam
Lewis dan NH 3 sebagai basa Lewis.
NH3 memberikan pasangan elektron
kepada BF 3 sehingga membentuk
ikatan kovalen koordinasi antara
keduanya.

Berdasarkan penjelasan tentang teori asam dan basa dapat dilihat
penjelasan tentang asam dan basa secara ringkas dalam tabel

1112

SIFAT-SIFAT ASAM BASA

Asam

1.Berasa masam (ingat!! di laboratorium, kita mengujinya, bukan
mencicipinya)

2.Terasa sangat pedih bila terkena kulit (korosif)
3.Bereaksi dengan logam-logam tertentu (Ingat kembali sifat

logam dan non logam!) menghasilkan gas hidrogen
4.Bereaksi dengan batu kapur (CaCO3) dan soda kue (NaHCO3)

menghasilkan gas karbon dioksida.
5.Bereaksi dengan kertas lakmus dan mengubah lakmus biru

menjadi merah

Basa

1.Berasa pahit (ingat!! di laboratorium, kita mengujinya, bukan
mencicipinya)

2.Terasa licin di kulit
3.Bereaksi dengan minyak dan lemak
4.Bereaksi dengan kertas lakmus dan mengubah lakmus merah

menjadi biru
5.Bereaksi dengan asam menghasilkan garam dan air

Asam Basa
Dalam Kehidupan

Sehari-hari

13




Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

1.Menurut Teori asam basa Arrhenius, zat dikatakan asam
jika...
A. Dalam air menghasilkan ion H +
B. Dalam air menghasilkan atom H
C. Donor proton
D. Akseptor proton
E. Donor pasangan elektron

2.Diantara larutan-larutan berikut, larutan manakah yang
merupakan larutan basa?
A. C 2H5OH
B. CH 3COOH
C. HCl
D. NaOH
E. NaCl

3.Dalam reaksi:
PNaHs4a+(anqg) a+Hn 2aOs(al) m basaNkHon3(jauqg) a+siHa3Od+a(alaq)h...
A. NH 4+(aq) dengan H2 O(l)
B. NH3(aq) dengan NH4+(aq)
C. NNHH43+((aaqq)) dengan H3 O+(aq)
D. dengan H3 O+
(aq)
E. NH3(aq) dengan H2O (l)

→4.Menurut teori asam basa Lewis, sifat H2O dalam reaksi

H2 O + CO2 H 2CO 3.
A. Asam
B. Basa
C. Asam konjugasi
D. Basa Konjugasi
E. Netral

5. Diantara spesi berikut manakah yang tidak berlaku sebagai
asam Bronsted-Lowry…
A. HN2HO4+
B.
C. CHOC3O2-3-
D.
E. H2CO 3

14

15

TETAPAN
KESETIMBANGAN AIR ((KKww))

Air merupakan pelarut
universal yang bersifat
elektrolit lemah. Sebagian
kecil molekul air
terionisasi menjadi H+ dan
OH-, menurut reaksi :

Dari reaksi tersebut tetapan kesetimbangan pada suhu 25°C, Kw yang
air dirumuskan sebagai berikut : didapat dari percobaan
adalah 1,0 x 10
Hko+nsednatnraOsiHH-2 O yang terionisasi menjadi harga Kw ini tergantung
sangat kecil dibandingkan pada suhu, tetapi untuk
dengan konsentrasi H2 O mula-mula, percobaan yang suhunya
sehingga konsentrasi H O dapat dianggap tidak terlalu menyimpang
tetap, maka harga K[H 2O] juga tetap, jauh dari 25°C, harga Kw
yang disebut tetapan kesetimbangan air itu dapat dianggap tetap.
atau ditulis Kw. harga Kw pada berbagai
suhu dilihat pada tabel
berikut :

Jadi :

16

ASAM KUAT Asam kuat adalah larutan yang menghasilkan Klik titik 3 dibawah
banyak ion dan terurai sempurna di dalam air. untuk contoh
Senyawa yang termasuk Jadi, derajat ionisasi (α=1). soal asam kuat
asam kuat :
[H ] = x . [HA]+
Asam sulfat (H2SO4) atau
Asam bromida (HBr)
Asam iodida (HI) [H ] = valensi +asam . M
Asam klorat(HClO3)

Asam perklorat (HClO4)
Dengan:
x = valensi asam
M = konsentrasi asam

ASAM LEMAH

Asam lemah adalah Asam format (HCOOH)
larutan yang Asam asetat atau Asam cuka (CH3COOH)
menghasilkan sedikit Asam fluorida (HF)
ion dan sedikit terurai Asam karbonat (H2CO3)
di dalam air. Karena Asam sianida (HCN)
yang terionisasi Asam nitrit (HNO2)
hanyalah sebagian, Asam hipoklorit (HClO)
berarti derajat Asam sulfit (H2SO3)
ionisasinya (0<α<1) Asam sulfida (H2S)
Asam fosfit (H3PO3

dengan Ka = tetapan ionisasi asam

[H+ ] = [HA] . α

Klik titik 3 dibawah
untuk contoh

soal asam lemah

BASA KUAT 17Klik titik 3 dibawah
untuk contoh
Senyawa basa kuat: Basa kuat adalah larutan yang soal basa kuat
Litium hidroksida (LiOH) menghasilkan banyak ion dan terurai
Natrium hidroksida (NaOH) secara sempurna saat dilarutkan dalam air.
Kalium hidroksida (KOH) Karena terionisasi sempurna, sehingga
Kalsium hidroksida (Ca(OH)2) derajat ionisasinya (α=1).
Rubidium hidroksida (RbOH)
Stronsium hidroksida (Sr(OH)2) [OH ] =- x . [M(OH)x]
Sesium hidroksida (CsOH) atau
Barium hidroksida (Ba(OH)2)
Magnesium hidroksida (Mg(OH)2) [OH ] =- valensi basa . M
Berilium hidroksida Be(OH)2)
Dengan:
x = valensi basa
M = konsentrasi basa

BASA LEMAH

Basa lemah adalah senyawa basa lemah
larutan yang Amonium hidroksida (NH4OH)
menghasilkan sedikit Aluminium hidroksida (Al(OH)3)
ion dan sedikit terurai Besi (III) hidroksida (Fe(OH)3)
saat dilarutkan dalam Amoniak (NH3)
air. Derajat ionisasi Besi (II) hidroksida (Fe(OH)2)
(0<α<1)

Dengan Kb= tetapan ionisasi basa



[OH-] = [M (OH)] . α

Klik titik 3 dibawah
untuk contoh

soal basa lemah

18




Untuk memperdalam kemampuan tentang teori asam
basa maka kerjakan latihan soal berikut !

1. Tentukan [OH–] yang terdapatdalam larutan Ba(OH)2
0,2 M!

2. Tentukan [H+] yang terdapat dalam asam formiat
(HCOOH) 0,01 M! Jika diketahui K a. HCOOH= 1,7 x 10–4.

3. Tentukan [OH–] yang terdapat dalam larutan amonia 0,5
M jika diketahui Kb NH3= 1,8 x 10–5!

4. Berapa konsentrasi H+, HCOO–, dan HCOOH dalam
larutan asam formiat 0,1 M jika derajat ionisasinya
1,5%?

5. Derajat ionisasi asam cuka 0,1 M adalah 1%. Berapa [H+]
dan K a asam cuka tersebut?

19

DERAJAT KEASAMAN

Ukuran keasamaan suatu larutan ditentukan oleh konsentrasi
ion hidrogen. Untuk memudahkan pengukuran, maka konsentrasi
ion hidrogen dinyatakan dalam pH (pangkat hidrogen). Konsep
pH pertama kali diajukan oleh seorang ahli biokimia dari
Denmark yaitu S.P. Sorensen pada tahun 1909. Menurut Sorensen
pH merupakan logaritmanegatif dari konsentrasi ion hidrogen
dan dirumuskan sebagai berikut

larutan asam merupakan Untuk mengukur derajat
larutan dengan pH di
bawah 7. Semakin ke kiri kebasaan dari suatu larutan basa
trayek pH semakin kecil
yang artinya sifat dinyatakan dengan pOH yang
keasaman akan semakin
kuat. Sedangkan, larutan dirumuskan sebagaiberikut
netral memilikinilai pH
sama dengan 7. Larutan
basa memilki nilai pH di
atas 7. Semakin ke kanan
trayek pH semakin besar
yang artinya sifat
kebasaanakan semakin
kuat.

Hubungan antara pH dan pOH diturunkan dari persamaan
tetapan kesetimbangan air (Kw) pada temperatur 25 C0yaitu:

[H+][OH-] = Kw
pH + pOH = pKw

20




Untuk memperdalam kemampuan tentang teori asam
basa maka kerjakan latihan soal berikut !

1.Suatu larutan HCl 0,1 M. Hitung pH larutan HCl tersebut!
2.Diketahui larutan H2SO4 0,1 M. Hitung pH larutan H2SO4

tersebut!
3. Diketahui asam lemah HCN 0,15 M memiliki Ka = 5 ×10-10.

Hitung pH larutan tersebut!
4. Hitung pH larutan NaOH 0,1 M pada temperatur 25oC!

21

INDIKATOR

Asam Basa

Indikator asam basa adalah senyawa khusus yang ditambahkan pada larutan dengan
tujuan mengetahui kisaran pH dari larutan tersebut. Indikator asam basa akan
memberikan warna tertentu apabila direaksikan dengan larutan asam atau basa.
Beberapa indikator terbuat dari bahan alami, akan tetapi ada juga beberapa indikator
yang dibuat secara sintesis di laboratorium.

a.Indikator alami Tanaman yang dapat dijadikan sebagai

indikator adalah tanaman yang mempunyai warna terang contohnya: kol ungu, kulit
manggis, bunga sepatu, bunga bougenvil, pacar air dan kunyit. Dapat atau tidaknya
suatu tanaman dijadikan sebagai indikator alami adalah terjadinya perubahan
warna apabila ekstraknya diteteskan pada larutan asam atau basa.

b. Indikator hasil sintesis di laboratorium
1)Kertas lakmus
Berikut adalah perubahan warna kertas lakmusketika bereaksi denganlarutan asam
atau basa.

22

2) Indikator universal
Indikator universal merupakan indikator yang
memiliki tingkat kepercayaan baik.
Indikator ini memberikan warna yang berbeda
untuk setiap nilai pH antara 1 sampai 14.
Berikut adalah gambar dari indikator
universal.
3) Larutan indikator
Berikut ini adalah beberapa indikator pH yang sering digunakan dalam laboratorium.
Indikator-indikator tersebut menunjukkan adanya perubahan warna rentang nilai
pH tertentu.

4)pH meter
pH meter merupakan alat pengukur pH dengan cepat
dan akurat. Alat ini dilengkapi elektroda yang dapat
dicelupkan ke dalam larutan yang akan diukur nilai
pH-nya. Nilai ph dapat dengan mudah dilihat secara
langsung melalui angka yang tertera pada layar digital
alat tersebut.

23




Pilihlah salahsatu jawaban yang paling tepat!
1.Indikator lakmus merah jika dicelupkan pada larutan basa akan
berubah menjadi berwarna.
A. Merah
B. Biru
C. Orange
D. Tidak berwarna
E. Kuning
2.Zat dibawah ini yang dapat memerahkan kertas lakmus
adalah...
A.NaOH
B.Ca(OH)2
C.CH3 COOH
D.CO(NH2 )2
E.C2 H5OH
3.Diketahui trayek perubahan warna dari beberapa indikator

Untuk menentukan pH suatu larutan dilakukan suatu percobaan
sebagai berikut. Larutan X ditetesi MM berwarna jingga,dengan
BTB berwar nakuning, dengan MO berwarna kuning dan dengan
PP tak berwarna. Maka pH larutan tersebut diperkirakan
sebesar …
A. 3,1 < pH < 4,2
B. 4,4 < pH < 6,0
C. 6,0 < pH < 6,2
D. 6,2 < pH < 7,6
E. 7,6 < pH < 8,3

24




Pilihlah salahsatu jawaban yang paling tepat!
4.Perhatikan warna suatu indikator universal di bawah ini:
Warna indikator akan menjadi jingga bila dimasukkan ke
dalam …
A.Asam lemah
B.Asam kuat
C.Basa lemah
D.Basa kuat
E.Netral
5.Beberapa larutan diuji dengan kertas lakmus didapat
hasil sebagai berikut.

Berdasarkan data di atas, larutan yang bersifat asam
adalah…..
A.Larutan 1 dan 2
B. Larutan 1 dan 3
C.Larutan 2 dan 3
D.Larutan 2 dan 4
E.Larutan 4 dan 5

25

KUISTeka-Teki Silang ASAM BASA

Menurun :
2. Zat yang menghasilkan ion H+

3. Asam yang telah melepaskan

satu proton akan membentuk

spesi atau zat yang disebut

5. Alat digital yang digunakan

untuk mengukur pH

7. Memiliki konsentrasi ion H+

besar adalah asam

Mendatar :

1.Sifat suatu larutan yang

memiliki pH=7

4. Zat yang di dalam larutannya

melepaskan ion OH-

6. Perubahan lakmus biru

jika ditetesi zat asam

9. Pencetus yang memiliki teori "asam adalah 8. Menurut Bronsted-Lowry,
zat yang didalam larutannya dapat melepaskan asam adalah zat yang
ion H+, sedangkan basa adalah zat yang di merupakan ... proton (H+)

dalam larutannya dapat melepaskan ion OH-"

10. Kelemahan teori asam basa menurut

Arrhenius, hanya dapat dilarutkan dalam

pelarut

KLIK UNTUK MENCAKAP KUIS

26

Daftar Pustaka

Jespersen, N. D., Brady, J. E., & Hyslop, A. (2012).
Chemistry the molecular nature of matter 6th edition.

New York: John Willey & Sons, Inc.
Sudarmo, U. (2013). Kimia untuk SMA/MA kelas XI. Jakarta:
Erlangga.
Purba, M., & Sarwiyati, E. (2017). Kimia untuk SMA/MA kelas
XI. Jakarta: Erlangga.


Click to View FlipBook Version