• Pendarahan seperti mimisan, batuk berdahak
Biji berkhasiat untuk mengatasi:
• Ganguan pencernaan pada anak (dipepsia)
• Perangsang birahi (afrodisiak), beser mani (speermatorea)
• Kencing sakit (disuria), sukar kencing, rasa penuh di perut bagian bawah.
• Diare, disentri
• Cacingan
• Penglihatan kabur
• Mata merah, bengkak dan terasa sakit akibat panas pada organ hati
• Batuk disertai bnyak dahak
• Beri-beri, darah tinggi (hipertensi)
• Sakit kuning (jaundice)
• Reumatik gout
Akar berkhasiat untuk mengatasi:
• Keputihan (leukore)
• Nyeri otot
KHASIAT
1) Hepatitis akut disertai ikterik (kuning)
Seluruh bagian tumbuhan daun sendok segar sebanyak 60 g dicuci. Setelah
dibersihkan masukan ke dalam panci, lalu tambahkan 30 g gula batu serta 3 gelas
air. Rebus sampai airnya tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin disaring, masing-masing
¾ gelas. Nafsu makan biasanya timbul setelah 5-7 hari, sedangkan warna kuning
menghilang dalam 14 hari.
2) Luka berdarah
Herba daun sendok segar secukupnya dicuci lalu ditumbuk. Setelah halus lalu
diperas. Air yang terkumpul untuk mengompres luka.
3) Disentri panas
51
Herba daun sendok segar dicuci lalu ditumbuk halus. Peras dan saring sampai
terkumpul 1 gelas. Tambahkan madu 2 sendok makan sambil diaduk merata. Air
perasan, tersebut lalu ditim sebentar. Minum sekaligus selagi hangat.
4) Disentri basiler, diare
Herba daun sendok segar sebanyak 30 g setelah dicuci bersih lalu direbus dengan
2 gelas air sampai air rebusan tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, airnya
diminum sehari 2 kali, masing-masing ½ gelas.
5) Mimisan
Daun sendok segar sebanyak 15 g dicuci lalu dipipis. Seduh dengan secangkir air
panas, setelah dingin diperas dan disaring, lalu diminum sekaligus.
6) Batuk sesak, batuk darah
Herba daun sendok segar sebanyak 60 g dicuci lalu tambahkan air bersih sampai
terendam dan 30 g gula batu. Ditim sampai mendidih selama 15 menit. Minum
selagi hangat.
7) Bronkitis
Herba daun sendok sebanyak 30 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai
tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring minum 2 kali ehari, masing-masing ½
gelas. Lakukan selama 1-2 minggu.
8) Kencing batu
Herba daun sendok segar sebnyak 30 g dan 7 lembar daun avokad dicuci lalu
direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dinggin airnya disaring
lalu diminum sehari 2 kali, masing-masing ½ gelas.
9) Kencing manis
Herba daun sendok segar 1 tanaman seutuhnya dan daun salam 7 lembar direbus
dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring
lalu diminum sehari 2 kali, masing-masing ½ gelas.
10) Bisul
Herba daun sendok segar sebnyak 1 tanaman dicuci lalu ditumbuk halus.
Tambahkan air kapur sirih secukupnya sambil diaduk rata hingga menjadi seperti
bubur. Turapkan pada bisul, lalu dibalut. Sehari diganti 2x. Biji daun sendok
kering digiling halus sampai menjadi bubuk. Tanaman vaseline secukupnya, lalu
52
oleskan pada bisul. Ramuan iniakan mengurangi peradangan kulit dan
pembentukan nanah pada bisul maupun abses.
11) Perangsang nafsu seks, beser mani
Biji daun sendok kering digiling halus sampai menjadi bubuk. Seduh dengan 100
cc air panas. Selagi hangat tambahkan madu sebanyak 3 sendok makan sambil
diaduk rata, lalu minum sekaligus.
12) Ganguan pencernaan pada anak
Biji daun sendok disaring, lalu digiling halus menjadi bubuk. Bubuk ini diseduh
dengan ½ cangkir air panas, minum selagi hangat. Dosis: umur 4-12 bulan 0,5
g/kali, 1-2 tahun: 1 g/kali; sehari 3-4 kali.
13) Melancarkan kencing
➢ Herba daun sendok segar sebanyak 6 ons dicuci, tambahkan gula batu
secukupnya. Bahan tersebut direbus dengan 3 liter air, sampai air rebusan
tersisa separo. Minum seperti air teh habiskan dalam sehari.
➢ Herba daun sendok segar dicuci lalu ditumbuk sampai lumat, peras dan
saring sampai airnya terkumpul ½ gelas. Tambahkan madu 1 sendok
makan, lalu diminum sekaligus.
14) Keputihan
Akar dan sendok sebanyak 10 g dicuci lalu ditumbuk sampai halus. Tambahkan
air cucian beras ketan secukupnya sambil diaduk merata. Peras dan saring,
hasilnya disaring sekaligus.
15) Kencing berdarah
Herba daun sendok segar dicuci lalu ditumbuk sampai lumat, peras dan saring
sampai airnya terkumpul 1 gelas. Minum sebelum makan.
TIPS:
5 manfaat makanan pedas:
• Menurunkan berat badab.
• Menyehatkan jantung.
53
• Mencegah kanker.
• Menurunkan tekanan darah.
• Mengurangi stress.
27. DELIMA (Pluchea indica)
NAMA DAERAH
Sumatera: glima (aceh), glimeu meka (gayo), dalimo
(batak). Jawa: gangsalan (jawa), dalima (sunda, dhalima
(madura). Nusa tenggara: jelima (sasak), talima (bima),
dila dae lok (roti), lelo kase , rumau (timor). Maluku:
dilimene (kisar). Nama asing: shi liu (C), granaatappel
(B), grenadier (P), granatbaum (J), luru (V), thap thim
(T), granada (Tag), pomegranate (I). Nama simplisia: granati cortex (wit kayu delima),
granati pericarpium (wit buah delima).
DESKRIPSI TANAMAN
Delima berasal dari timur tengah tersebar samapi ke daerah subtropik sampai tropik, dari
dataran rendah sampai di atas 1000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang
tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-
kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.
Berupa perdu atau poho kecil dengan tinggi 2-5 m. Batang berkayu, ranting bergerigi,
percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunya, cokelat ketika masih mud, dan
warna hijau kotor setelah tua. Daun tunggal,bertangkai pendek, letaknya berkelompok.
Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata,
pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1-9 cm, lebar 0,5-2,5 cm,
warnanya hijau. Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar dari ujung ranting atau ketiak
daun paling atas. Biasanya, terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih, atau
ungu. Berbunga sepanjang tahun. Buahnya buah buni, bentuknya bulat dengan diameter
5-12 cm, warna kulitnya beragam,seperti hijau keunguan, putih cokelat kemerahan, atau
ungu kehitaman. Kadang ada bercak-bercak, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi
54
agak pipih, keras, tersusun tidak teratur, warnanya merah., merah jambu, atau putih.
Dikenal 3 macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu.
Perbanyakan dengan stek akar atau cangkok.
Biji berkhasiat untuk:
• Menurunkan demam, batuk
• Keracunan
• Cacingan
Daging buah berkhasiat untuk :
• Menurunkan berat badan
• Cacingan
• Sariawan, sakit tenggorokan, suara parau
• Tekanan darah tinggi (hipertensi)
• Sering krncing
• Rematik (atritis)
• Perut kembung
Kulit akar dan kulit kayu berkhasiat untuk:
• Cacingan terutaman cacing pita (taeniasis)
• Batuk
• Diare
Bunga untuk:
• Radang gusi
• Perdarahan
• Bronkhitis
KHASIAT
1) Radang gusi
Cuci bunga delima (tujuh kuntum) dengan air bersih, lalu rebus dengan segelar
air sampai mendidih. Setelah dingin, saring dan gunakan untuk kumur-kumur.
2) Cacingan
55
• Cuci akar delima yang telah kering (7 g), lalu potong-potong seperlunya.
Rebus dengan satu gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, saring dan
minum airnya sekaligus.
• Rebus kulit delima kering dan serbuk bibi pinang (masing-masing 15 gr)
dengan 3 gelas air bersih. Didihkan perlahan-lahan selama satu jam. Setelah
dingin, saring dan minum sekaligus sebelu makan pagi.
• Campur jus delima dengan jus wortel, maisng-masing setengah gelas. Aduk
sampai merata, lalu minum sekaligus.
• Masukkan bubuk biji delima kering (satu sendok makan) dalam segelas jus
nanas yang belum terlalu masak. Aduk merata. Minum sewaktu perut kosong.
3) Perdarahan
Rebus bunga delima (20 g) dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa separuhnya.
Minum air rebuasn 2 kali sehari, masing-masing ¾ gelas.
4) Luka
Campurkan serbuk kulit buah atau bunga delima secukupnya dengan minyak
wijen. Aduk merata, lalu oleskan pada bagian yang luka.
5) Sariawan
Ambl 2 buah delima segar yang sudah masak. Ambil isi berikut bijinya, lalu
tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 gelas air sambil diaduk merata, lalu saring.
Gunakan airnya untuk berkumur, lalu telan. Lakukan 2-3 kali sehari, sampai
sembuh.
6) Sering kencing
Ambil isi buah delima (yang segar dan masak, satu buah) dan segengan kucai, lalu
potong-potong seperlunya. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa
separunya, angkat dan dinginkan. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-
masing tiga per empat gelas.
7) Keputihan
Rebus kulit delima kering (30 gr) dan herba sambiloto kering (15 gr) dengn satu
liter air bersih. Biarkan sampai air rebusanya tinggal separuhnya. Setelah dingin,
saring dan bagi untuk 3x minum, pagi, siang, dan malam hari. Air rebusan ini juga
bisa digunakan untuk cuci vagina. Khusus wanita yang sudah menikah, gunakan
dengan alat semprot yang masuk ke liang vagina.
56
8) Batuk sudah berlangsung lama
Ambil sebuah delima belum terlalu masak. Setiap malam sebelum tidur, kunyah
biji delima tersebut. Buang bijinya.
9) Suara serak, tenggorkokan kering
Ambil sebuah delima segar, belah, dan ambil isinya. Kunyah, lalu buang bijinya.
Lakukan 2-3 kali sehari.
TIPS
Tanamn pelawan kanker
➢ Kunyit putih (mencegah atau mengobati kanker)
➢ Tapak dara (pencegah dan penumpas sel kanker payudara)
➢ Keladi tikus (menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker)
➢ Air perasan temu lawak (obat kanker leher rahim)
➢ Daging buah mengkudu atau pace (melawan pertumbuhan sel obromal pada
stadium pra kanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker)
➢ Daun dewa (anti kanker)
➢ Daun ceremai (obat anti kanker)
➢ Benalu (menghambat keganasan kanker)
28. EKOR KUCING (Acalypha hispida burm.f.)
NAMA DAERAH
Indonesia: buntut kucing, ekor kucing, ekor kera. Jawa: tali
anjing (sunda), wunga tambang , lacuran (jawa), ikut lutung
(bali). Maluku: lofoti (ternate). Nama asing: gou wei hong
(C), kattestaart (B), chenille plant, monkey’s tail, (I). Nama
simplisia: acalyphane hispidae flos (bunga ekor kucing),
acalyphae hispide folium (daun ekor kucing).
57
DESKRIPSI TANAMAN
Perdu, tumbuh tegak, percabangan simpodial, permukaan kasar, bewarna cokelat
kehijauan. Daun tunggal, bertangkai panjang, letak berselingan. Helaian daun bebentuk
bulat telur atau lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, pertulangan
menyirip, panjang 12-20 cm, lebar 6-16 cm, bewarna hijau muda. Bunga berkelamin
tunggal dalam satu pohon. Bunga betina berkumpul dalam karangan berbentuk bulir yang
keluar dari ketiak daun, berbentuk bulat panang berjuntai kebawah, berdiameter 1-1,5 cm,
panjang 20-50 cm, bewarna merah. Buahnya bulat, kecil,berambut, bewarna hijau. Biji
berbentuk bulat, kecil, bewarna putih, kotor. Ekor kucing dapat diperbanyak dengan biji.
Daun berkhasiat untuk pengobatan:
• Bercak putih di kulit karena kehilangan pigmen (vitiligo)
• Disentri, batuk darah (hemopitis), luka berdarah, dan
• Sariawan
Bunga berkhasiat untuk pengobatan:
• Disentri, radang usus
• Perdarahan, seperti bercak darah, muntah darah, mimisan
• Cacingan
• Luka bakar dan
• Tukak (ulkus) di kaki
• Peluruh kencing (diuretik)
• Akar dan berkhasiat hemostatis.
KHASIAT
1) Vitiligo
Cuci segengam daun ekor kucing segar dan kencur seukuran ½ ibu jari sampai
bersih, lalu digiling sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang berbecak
putih, lalu balut. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
2) Luka berdarah
Cuci segengam daun ekor kucing segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus.
Tempelkaan pada luka, lalu balut dengan kain perban.
58
3) Ludah berdarah
• Cuci bunga ekor kucing segar dan pinang secukupnya sampai bersih, lalu
kunyah. Selama dikunyah, dapat ditambah sedikit jahe, kencur dan, daun
pulai yang masih muda. Telan air kunyahannya dan bunga ampasnya.
Lakukan beberapa kali sehari.
• Giling 30 gr bunga ekor kucing segar dan 30 gr gula enau sampai halus.
Selanjutnya, makan campuran tersebut. Lakukan 3 kali sehari sampai
sembuh.
Info
MINUM ES SETELAH MAKAN = KANKER
Air dingin akan membuat hal-hal berminyak yang baru saja dikonsumsi menjadi solid
(beku). Hal ini akan memperlambat pencernaan. Ketika “lumpur” tersebut bereaksi
dengan asam, maka akan diserap dan berbasis di dalam usus sangat cepat dan
menyebabkan kanker. Yang terbaik setelah makan adalah minum air hangat.
59