Nunik Muamarah, S.Pd
Satuan Pendidikan : SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin
Kelas/Semester :V
Mata Pelajaran : IPA
Materi Pokok : Simbiosis
A. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui pengamatan video pembelajaran, literasi, dan diskusi kelompok,
peserta didik mampu menganalisis macam macam simbiosis di lingkungan
sekitar dengan benar.
2. Melalui pengamatan video pembelajaran, literasi, dan diskusi kelompok,
peserta didik dapat membuat membuat hasil pengamatan hubungan antara
dua makhluk hidup dengan cermat.
B. Petunjuk:
1. Berdoalah sebelum mengerjakan tugas !
2. Tuliskan nama peserta didik dan kelas pada kolom yang tersedia !
3. Perhatikan penjelasan yang disampaikan oleh guru !
4. Kerjakan tugas dengan tepat dan penuh tanggung jawab !
5. Sampaikan pertanyaan pada guru apabila mengalami kesulitan !
6. Periksa kembali apa yang telah kamu kerjakan dan kumpulkan kepada
gurumu.
C. Alat
1. Buku
2. Pulpen
D. Langkah-langkah Kegiatan:
1. Amatilah video pembelajaran yang dibagikan guru! Dapat diakses
di link https://youtu.be/-oL3m-BkMC4
2. Jawablah permasalahan awal dan lakukan kegiatan!
3. Amatilah gambar dan susunlah rantai makanan dalam sebuah
ekosistem!
4. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil belajar di depan
kelas!
SIMBIOSIS
A. PERMASALAHAN
Lihat video: https://youtu.be/g5gbu8l5_QI dan Artikel Bahan Bacaan:
https://www.halodoc.com/kesehatan/demam-berdarah
BUATLAH RUMUSAN MASALAH PADA GAMBAR DIATAS!
JAWABAN PERMASALAHAN:
Demam Berdarah
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang terjadi di daerah
tropis dan subtropis di dunia. Untuk demam berdarah ringan, maka ia akan menyebabkan demam
tinggi dan gejala seperti flu. Sementara untuk demam berdarah yang parah, ia bisa menyebabkan
pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok) dan bahkan kematian.
Jutaan kasus infeksi demam berdarah dengue terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. Demam
berdarah paling sering terjadi di Asia Tenggara, pulau-pulau Pasifik barat, Amerika Latin dan
Afrika. Namun kini penyakit ini telah menyebar ke daerah baru, termasuk wabah lokal di Eropa
dan bagian selatan Amerika Serikat.
Kini para peneliti sedang mengupayakan untuk membuat vaksin demam berdarah. Untuk saat ini,
di daerah di mana demam berdarah biasa terjadi, cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah
dengan menghindari gigitan nyamuk dan mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk
mengurangi populasi nyamuk.
Faktor Risiko Demam Berdarah
Kamu memiliki risiko lebih besar terkena penyakit ini atau gejala yang lebih parah jika:
Kamu tinggal atau bepergian di daerah tropis. Sebab berada di daerah tropis dan subtropis
meningkatkan risiko terkena virus penyebab penyakit ini. Terutama daerah berisiko tinggi
termasuk Asia Tenggara, pulau-pulau Pasifik barat, Amerika Latin dan Afrika.
Kamu pernah mengidap demam berdarah di masa lalu. Infeksi sebelumnya dengan virus demam
berdarah bisa meningkatkan risiko gejala parah jika kamu terkena demam berdarah lagi.
Penyebab Demam Berdarah
Demam berdarah disebabkan oleh salah satu dari empat jenis virus dengue. Kamu tidak bisa
terkena penyakit ini karena berada di sekitar orang yang terinfeksi sebab penyakit ini ditularkan
melalui gigitan nyamuk. Dua nyamuk yang bisa menularkan virus ini adalah Aedes
aegypti dan Aedes albopictus.
Dua jenis nyamuk yang paling sering menyebarkan virus dengue ini umum ditemukan baik di
dalam maupun di sekitar pemukiman. Ketika nyamuk menggigit seseorang yang terinfeksi virus
dengue, virus tersebut masuk ke dalam nyamuk. Kemudian, ketika nyamuk yang terinfeksi
menggigit orang lain, virus memasuki aliran darah orang itu dan menyebabkan infeksi.
Setelah seseorang sembuh dari penyakit ini, ia akan memiliki kekebalan jangka panjang terhadap
jenis virus yang menginfeksinya, tetapi tidak terhadap tiga jenis virus demam berdarah lainnya.
Ini berarti kamu bisa dapat terinfeksi lagi di masa depan oleh salah satu dari tiga jenis virus lainnya.
Risiko kamu terkena penyakit ini dengan tingkat yang parah akan meningkat jika kamu terkena
demam berdarah untuk kedua, ketiga atau keempat kalinya.
Gejala Demam Berdarah
Banyak orang tidak mengalami tanda atau gejala infeksi demam berdarah dengue. Ketika gejala
benar-benar terjadi, mereka disalah artikan sebagai penyakit lain, seperti flu. Biasanya gejala akan
muncul mulai empat hingga 10 hari setelah kamu digigit nyamuk.
Penyakit ini bisa menyebabkan demam tinggi hingga 40 derajat Celsius. Selain itu, beberapa gejala
lainnya, antara lain:
Sakit kepala.
Nyeri otot, tulang atau sendi.
Mual dan muntah.
Sakit di belakang mata
Kelenjar bengkak.
Ruam.
Kebanyakan orang bisa pulih dalam waktu seminggu atau lebih. Dalam beberapa kasus, gejalanya
memburuk dan dapat mengancam jiwa. Ini disebut demam berdarah parah, demam berdarah
dengue atau sindrom syok dengue.
Demam berdarah yang parah terjadi ketika pembuluh darah menjadi rusak dan bocor. Kondisi ini
akan menyebabkan jumlah sel pembentuk gumpalan (trombosit) dalam aliran darah turun. Hal ini
dapat menyebabkan syok, perdarahan internal, kegagalan organ dan bahkan kematian.
Tanda-tanda peringatan demam berdarah yang parah dan merupakan keadaan darurat dapat
berkembang dengan cepat. Tanda-tanda peringatan biasanya dimulai satu atau dua hari pertama
setelah demam hilang, termasuk:
Sakit perut parah.
Muntah terus-menerus.
Perdarahan dari gusi atau hidung.
Darah dalam urin, tinja, atau muntahan
1. Amati gambar berikut!
2. Tonton link Video: https://www.youtube.com/watch?v=h3s5s-UC8Tk
2. Potongkan dan tempelkan gambar sesuai jenis simbiosisnya.
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 3 Gambar 4
Gamba 5 Gambar 6
SIMBIOSIS MUTUALISME
Makhluk Hidup
No. Jenis Hubungan Mutualisme Pihak I yang Pihak II yang
1 diuntungkan diuntungkan
2
SIMBIOSIS KOMENSALISME
Makhluk Hidup
No. Jenis Hubungan Komensalisme Pihak I yang Pihak II yang tidak
1 diuntungkan diuntungkan atau
dirugikan
2
SIMBIOSIS PARASITISME
Makhluk Hidup
No. Jenis Hubungan Parasitisme Pihak I yang Pihak II yang
1 diuntungkan dirugikan
2
Buatlah kesimpulanan dari kegiatan berikut ini!
Kesimpulan: