The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by akaf2104, 2022-10-04 05:57:56

UKBM 3.2-4.2 Surat Lamaran Kerja

UKBM 3.2-4.2 Surat Lamaran Kerja

Keywords: modul,modulukbm,modulbahasaIndonesia,UKBMbahasaIndonesia

x

SMA/MA/
SMK/MAK
KELAS XII

AYO, MENULIS
SURAT LAMARAN PEKERJAAN

Nama :
Kelas :
Nomor Presensi :

Disusun oleh
Achmad Fakhruddin, S.Pd.

Kata Pengantar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam sejahtera.

Puji syukur mari kita panjatkan atas kehadirat Allah Swt. serta limpahan rahmat
dan karunia-Nya kepada kita semua. Maha Pemurah Allah yang masih memberi
kesehatan dan kesempatan kita untuk terus berkarya.

Tersusunnya modul Unit Kegiatan Belajar Mengajar (UKBM) ini mencakup materi
penulisan surat lamaran pekerjaan yang dikhususkan untuk pembelajaran Bahasa
Indonesia kelas XII Tata Busana SMK Negeri Sugihwaras, Bojonegoro.

Modul UKBM ini disusun sebagai bentuk inovasi penulis dengan tujuan meningkatkan
hasil belajar siswa dalam materi menulis surat lamaran pekerjaan. Pemilihan materi menulis
surat lamaran dianggap sangat relevan dengan kehidupan siswa di masa mendatang ketika
melamar pekerjaan.

Modul UKBM ini secara detail mencakup materi (1) mengenal sistematika surat
lamaran pekerjaan, (2) aspek penting surat lamaran pekerjaan, dan (3) kebahasaan surat
lamaran pekerjaan yang dirangkum dengan singkat, padat, jelas, serta mudah untuk
diingat karena penulis juga menciptakan rumus-rumus jitu.

Harapan besar penulis, semoga modul UKBM serta kegiatan belajar mengajar yang
dilaksanakan dapat bermanfaat dan mempermudah siswa untuk menulis surat lamaran
pekerjaan yang baik dan benar.

Akhir kata, penulis memohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyusunan
modul UKBM ini.

Burung Irian Burung Cendrawasih
Cukup sekian dan terima kasih.

Salam semangat!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bojonegoro, 2 Oktober 2021

Penulis

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN 1

A IDENTITAS

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Materi Pokok : Surat Lamaran Pekerjaan
Alokasi Waktu : 4 x 45 Menit
Semester :V

Kompetensi 3.2 Mengidentifikasi unsur kebahasaan surat lamaran pekerjaan
Dasar 4.2 Menyusun surat lamaran pekerjaan dengan memerhatikan isi, sistematika

dan kebahasaan

TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui pembelajaran kali ini, Anda diharapkan mampu mengidentifikasi penggunaan tanda baca,
huruf kapital, ejaan, dan menelaah unsur kebahasaan serta menyusun surat lamaran pekerjaan.
Anda juga diharapkan mampu mengembangkan sikap religiositas, kemandirian, dan integritas.

B PETA KONSEP

Setelah belajar Modul UKBM Bahasa Indonesia Surat Lamaran Pekerjaan 3.2–4.2,

silakan Anda menyelesaikan peta konsep secara mandiri. Mengapa harus membuat sendiri? Agar Anda
lebih mudah memahami kembali materi ini!

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 2

C PROSES BELAJAR

Petunjuk umum

Perhatikan simbol-simbol berikut karena simbol tersebut akan memandu

penggunaan ukbmAnda dalam mengerjakan UKBM ini!

Kerjakan Pertanyaan/ Bernalar
Perintah Diskusi
Mencari
informasi Pemahaman

Membaca Teks Berkarya Refleksi

Apersepi

Tulis Pemikiran Anda di sini!

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 3

Dx KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Belajar 1

Pada kegiatan belajar pertama, Anda akan belajar
menganalisis unsur kebahasaan surat lamaran
pekerjaan. Oleh karena itu, perhatikan langkah-langkah
berikut!

Bacalah materi Atau Anda dapat pula Analisislah penggunaan
kebahasaan surat lamaran menyimak pembahasan tanda baca, huruf kapital,
kebahasaan surat lamaran
pekerjaan pada modul pekerjaan melalui YouTube dan ejaan
halaman 4–13
Achmad Fakhruddin

Mintalah kepada guru Berlatihlah menyelesaikan Analisislah sistematika
untuk mengeceknya. soal-soal evaluasi dan kebahasaan surat

Semoga sukses! lamaran pekerjaan

A. Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

Surat lamaran pekerjaan ditulis dengan memperhatikan unsur-unsur kebahasaan. Unsur-unsur kebahasaan
dalam surat lamaran pekerjaan di antaranya sebagai berikut.

1. Ketepatan Pilihan Kata
Kata-kata yang digunakan dalam menulis surat lamaran pekerjaan harus memiliki kebenaran bentuk dan
ketepatan makna. Surat lamaran termasuk surat resmi sehingga ditulis menggunakan kata baku.

Contoh:

a. Dengan hormat, (benar)
Dengan salam, (salah)

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 4

b. Berdasarkan iklan yang dimuat pada harian Kompas, pada 7 Juni 2020, tentang penerimaan karyawan
baru di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, saya bermaksud untuk melamar pekerjaan pada posisi
admin. (benar)
Berdasar iklan yang dimuat pada harian Kompas, pada 7 Juni 2020, tentang pengumuman penerimaan
karyawan baru di perusahaan yang Anda pimpin saya bermaksud untuk melamar pekerjaan pada posisi
admin. (salah)

c. Informasi itu saya terima melalui e-mail pada pertengahan Mei 2019. (benar)
Info itu saya terima lewat e-mail pada pertengahan Mei 2019. (salah)

2. Kebenaran dan Keefektifan Struktur Kalimat

Kalimat yang digunakan dalam surat lamaran pekerjaan harus benar menurut kaidah bahasa Indonesia dan
harus efektif. Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan gagasan dari penulis kepada
pembaca secara tepat dan menimbulkan gagasan yang sama antara penulis dan pembaca. Jika pembaca
memunculkan gagasan baru dimungkinkan kalimat yang dipakai penulis tidak tepat. Syarat kalimat efektif
sebagai berikut.

minimal terdiri atas subjek dan predikat agar bisa disebut gramatikal.

a. Kesatuan Gagasan

Minimal memiliki satu gagasan pokok.
1) Bagi siswa SMK harap berkumpul di aula.
2) Siswa SMK harap berkumpul di aula.

Kalimat (1) tidak memiliki kesatuan gagasan karena tidak didukung oleh kehadiran subjek. Unsur bagi siswa
SMK bukanlah subjek, melainkan sebagai keterangan yang ditandai kata bagi.kalimat (2) kesatuan gagasan
telah tampak karena subjek kalimat jelas, yaitu Siswa SMK.

b. Kesejajaran bentuk atau kepararelan

Konstruksi kebahasaan dikemukakan dalam bentuk yang sama derajatnya, sama pola, atau susunan kata
dan frasa yang dipakai dalam kalimat.
Contoh:
1) Surat tersebut telah tertulis, ditandatangani, dan dicap oleh humas PT Tetap Terang.

Contoh kalimat (1) kurang tepat karena tidak memiliki kesejajaran. Seharusnya, kata tertulis diubah
menjadi ditulis.

Perbaikan kalimat di atas sebagai berikut.
2) Surat tersebut telah ditulis, ditandatangani, dan dicap oleh humas PT Tetap Terang.

c. Penekanan

Penekanan merupakan upaya untuk mempertegas bagian kalimat yang memang perlu ditonjolkan. Bagian
kalimat yang penting atau ditekankan diletakkan pada bagian awal kalimat. Contohnya:

1) Prof. Dr. Sholahuddin berpendapat, salah satu kendala penulisan karya ilmiah adalah kemalasan
menulis.

2) Salah satu kendala penulisan karya ilmiah, menurut Prof. Dr. Sholahuddin, adalah kemalasan menulis.
3) Salah satu kendala penulisan karya ilmiah adalah kemalasan menulis. Demikian pendapat Prof. Dr.

Sholahuddin.

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 5

d. Kelogisan

Unsur-unsur pembentuknya harus memiliki hubungan logis yang dapat diterima oleh akal sehat (tidak

ambigu).

1) Dengan mengucap rasa syukur kepada Tuhan selesailah laporan ini.

2) Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.

Kedua kalimat di atas tidak logis. Kalimat (1) bermakna bahwa untuk menyelesaikan laporan penulis

cukup mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan. Kalimat (b) bermakna bahwa seolah-olah ada 76

negara bernama Republik Indonesia.

Perbaikan kedua kalimat di atas sebagai berikut.
3) Puji syukur kepada Tuhan atas segala rahmat-Nya sehingga laporan ini selesai.
4) Hari kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia.

e. Kehematan kata

Kehematan terkait adanya hubungan jumlah kata yang digunakan dengan makna yang diacu. Hemat untuk
tidak menggunakan kata-kata mubazir jika makna yang diacu sudah terjangkau. Kalimat tidak perlu
dikemukakan dengan panjang dan berbelit-belit. Kehematan merupakan bentuk untuk menghindari gejala
pleonasme. Contoh:

1) Saya bermaksud untuk mengajukan lamaran pada posisi manajer.
2) Saya memiliki alamat di Jalan Kapten Hamka 48, Bojonegoro.
3) Warna putih dan hijau adalah warna kesukaanku.

Kalimat (1) dan (2) merupakan kalimat yang tidak hemat. Frasa mengajukan lmaaran dapat
dinyatakan melamar dan frasa memiliki alamat dapat diubah beralamat. Begitu juga dengan
putih dan hijau. Semua orang tahu bahwa putih dan hijau adalah warna. Perbaikan dari kedua
kalimat tersebut sebagai berikut.
4) Saya bermaksud melamar pada posisi manajer.
5) Saya beralamat di Jalan Kapten Hamka 48, Bojonegoro.
6) Putih dan hijau adalah warna kesukaanku.

3. Kepaduan Paragraf

Kalimat disusun dalam paragraf yang padu. Di setiap paragraf hanya ada satu kalimat utama, sedangkan
kalimat lain sebagai kalimat penjelasnya. Semua kalimat yang digunakan harus mendukung gagasan utama.
Perhatikan penggunaan kata permohonan sebagai penanda kepaduan antarparagraf pada contoh berikut ini.

Berdasarkan informasi yang saya terima melalui iklan yang dimuat di harian Suara Rakyat, 3 Mei
2019, mengenai penerimaan karyawan baru di CV Gema Persada, dengan ini saya mengajukan
permohonan untuk melamar pekerjaan, sesuai kebutuhan penerimaan karyawan di CV Gema Persada.

Bersama permohonan ini saya melampirkan berkas-berkas yang dipersyaratkan.

4. Ketepatan Penggunaan Ejaan dan Tanda Baca

Ejaan berkaitan dengan penulisan kata, penggunaan huruf kapital, penggunaan huruf miring,
pemenggalan kata, dan penulisan unsur serapan. Penggunaan tanda baca di antaranya tanda titik, tanda koma,

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 6

tanda titik koma, tanda hubung, tanda pisah, tanda seru, tanda tanya, tanda kurung, tanda garis miring, tanda
elipsis, tanda petik, dan tanda apostrof.

Ejaan dan tanda baca dalam penulisan surat lamaran pekerjaan harus dicermati ketepatan
penggunaannya. Untuk mendukung pemahaman terhadap ejaan dan tanda baca, Anda dapat mempelajari buku
Ejaan Yang Disempurnakan.

Tautan
Anda dapat belajar kebahasaan surat lamaran pekerjaan melalui laman
youtube https://youtu.be/gFH_htFbD6Q. Buku Ejaan Yang Disempurnakan
dapat diakses melalui laman https://ejaan.kemdikbud.go.id/ atau Anda
dapat memindai kode batang di samping.

B. Pembahasan terkait huruf

kapital, huruf miring, dan tanda
baca pada video di samping.

Anda juga dapat mempelajari
penggunaan huruf kapital, huruf miring,
dan tanda baca pada materi di bawah
ini!

1. Huruf Kapital

rumusAnda dapat mengingat penggunaan huruf kapital di bawah ini dengan mudah.

Terkenal

Awalnya Langsung

Kerabatku Namanya

Pejabat Gelar

Daerah

Berikut ini penjelasan MdaOriDruUmL UusKtBeMrseKbEuLtA.S XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 7

a. Awalnya

Huruf kapital digunakan pada huruf petama awal kalimat.
Contoh:

Saya sudah berpengalaman kerja selama dua tahun dalam bidang penjualan ekpost dan import.

b. Kerabatku

Huruf kapital digunakan pada huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak,
adik, paman, dsb.

Contoh:

Apakah Saudara dari Jakarta?
Atas perhatian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

c. Pejabat + nama

Huruf kapital digunakan untuk unsur jabatan yang diikuti nama orang atau nama jabatan.
Contoh:

Ibuku seorang Bupati Bojonegoro.
Kakakku bertemu Bupati Anna Muawanah.

Huruf kapital tidak digunakan apabila unsur jabatan tidak diikuti nama orang atau nama jabatan
Contoh:

Adikku bertemu seorang bupati.
Ketika bertemu presiden, Andi terkaget-kaget.

d. Daerah + nama

Huruf kapital digunakan untuk unsur daerah yang diikuti nama daerah/geografi.
Contoh:

Pulau Jawa, Kabupaten Bojonegoro, Kecamatan Sugihwaras, Desa Menilo,
Sehari-hari saya tinggal di desa.

Huruf kapital tidak digunakan apabila unsur daerah tidak diikuti nama daerah.
Contoh:

Sehari-hari saya tinggal di desa.

Huruf pertama nama diri geografi yang dipakai sebagai nama jenis tidak ditulis dengan huruf kapital. Huruf
pertama nama diri georgrafi yang dipakai sebagai kekhasan daerah ditulis dengan huruf kapital. Berikut
penulisan nama diri geografi untuk nama jenis dan kekhasan.

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 8

Nama Jenis Kekhasan

jeruk bali batik Pekalongan
kacang bogor film India
nagka belanda
ukiran Jepara
petai cina soto Lamongan

e. Gelar+ nama

Huruf kapital digunakan untuk unsur gelar yang diikuti nama orang.
Contoh:

Sultan Hasanuddin, Haji Ahmad, Doktor Warsiman dsb

f. Namanya

Setiap unsur nama ditulis menggunkan huruf kapital di setiap awal kata
Contoh:

Shabira Zalfa Yuannaira
Ayasha Zahira Shevanaira
Muhmmad Ibrahim Yusuf

g. Langsung (kalimat langsung)

Penulisan kalimat langsung menggunakan huruf kapital
Contoh:

“Saya sudah makan, Bu,” jawab Meli.
Toni berkata, “Kapan kita akan berlibur, Don?”

h. Terkenal

Terkenal berkaitan dengan penyebutan unsur singkatan dan akronim.
Penyebutan singkatan dilakukan dengan cara dieja.

KTP SMK hlm. halaman
BNN BNI dll. dan lain-lain
PT TKR yth. yang terhormat

S.Pd. ( sarjana Pendidikan) a.n. atas nama
S.H. (sarjana hukum) s.d. sampai dengan
M.Hum. (magister humaniora) u.p. untuk perhatian

Penyebutan akronim dilakukan dengan cara dibaca.

1. (lembaga) ABRI, ASEAN, BIN.
2. (lembaga) Polri, Bawaslu, Bulog.
3. (nonlembaga) mager, rudal, iptek, tilang.

2. Pengecualian Huruf Kapital

Huruf kapital tidak digunakan untuk menulis keterangan-keterangan di bawah ini. Akan tetapi penulisan nama

rumusbangsa, suku, agama, bulan, tahun, dan hari menggunakan huruf kapital. Gunakan di bawah ini agar

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 9

Anda lebih mudah mengingatnya!

Bang Su M Ba Bu Ta Hari

bangsa Indonesia bulan September Hari Pahlawan*
suku Jawa tahun Hijriah Hari Kemerdekaan ke-76 RI*
agama Islam hari Senin Bulan Bahasa*
bahasa Indonesia hari raya Idulfitri

*) penulisan kegiatan nasional menggunakan huruf kapital

3. Huruf Miring

Gunakan rumus Judul Sin Ting untuk penulisan huruf miring.

a. Judul : Penulisan judul buku, novel, majalah, surat kabar ditulis menggunakan huruf miring.

Contoh

Dio sudah membaca novel Bekisar Merah karangan Ahmad Tohari.
Berdasarkan infromasi surat kabar Jawa Pos, 21 Agustus 2021, disebutkan bahwa. . .
Pusat Bahasa. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Edisi Keempat (Cetakan

Kedua). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

b. Sin (Bahasa asing): semua penulisan yang menggunakan bahasa asing ataupun bahasa daerah ditulis

menggunakan huruf miring.
Contoh:

Pertemuan hari ini di-cancel.
Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia mangostana.
Ungkapan bhinneka tunggal ika dijadikan semboyan negara Indonesia

c. Ting (istilah yang dianggap penting): huruf miring digunakan untuk menegaskan atau mengkhususkan

huruf atau kata yang dianggap penting.
Contoh:

Huruf terakhir kata abad adalah d.
Dia tidak diantar, tetapi mengantar.
Dalam bab ini tidak dibahas pemakaian tanda baca.
Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan lepas tangan.

4. Perbedaan kata depan dan kata awalan

a. Kata depan

Penggunaan kata depan di, ke, dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Penulisan kata depan
menunjukkan tempat, daerah, atau tujuan.

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 10

Contoh:

di depan, di kemudian hari, di antara, di belakang, di samping, di kota, di Bojonegoro, di mana,
ke atas, ke sana, ke Bojonegoro, dari Tuban, dari Bali

b. Kata awalan

Penggunaan kata awalan di-, ke- ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Penggunaan kata di-, ke- jika
diikuti kata pasti memiliki kata dasar.
Contoh:

dilaksanakan, diperkirakan, disusul, dipaksa
keadaan, keterbelakangan, kejauhan,

5. Tanda Baca

a. Tanda Baca Titik (.)

1) Digunakan untuk mengakhiri kalimat pernyataan.
Contoh:
PT Daihatsu membuka lowongan pekerjaan akhir 2020.

2) Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah.
Contoh:

Jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai lebih dari 12.000 kematian.

3) Tanda titik tidak digunakan memisahkan bilangan ribuan yang tidak menunjukkan jumlah.
Contoh:

Dina kelahiran tahun 1998.

b. Tanda koma (,)

1) Tanda koma digunakan untuk memisahkan tiga rincian atau lebih.
Contoh:
Ibu sedang membeli keperluan memasak, seperti sayur, bumbu, dan tempe.

2) Tanda koma digunakan untuk memisahkan (a) nama dan alamat, (b) bagian-bagian alamat, (c) tempat dan
tanggal, serta (d) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan.

Contoh:

Sdr. Abdullah, Jalan Kayumanis III/18, Kelurahan Kayu manis, Kecamatan Matraman, Jakarta
Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia
Jalan Salemba Raya 6, Jakarta
Surabaya, 10 Mei 1960
Tokyo, Jepang

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 11

3) Tanda koma digunakan untuk menambahkan keterangan (apositif).
Contoh:

Kepala SMK Negeri Sugihwaras, Bapak Suyono, memimpin apel pemberangkatan praktik kerja
industri.
4) Tanda koma digunakan sebelum konjungsi koordinatif (setara)
Contoh:

……………, sedangkan ……….
……………, tetapi …………
……….., melainkan …………..

5) Tanda koma digunakan untuk konjungsi subordinatif (tidak setara) apabila anak kalimat mendahului induk
kalimat.
Contoh:

Sebab …………, ……………… Supaya …………, ……………… Sebelum …………, ………………
Karena …………, ……………… Untuk …………, ………………
Walaupun …………, ……………… Agar …………, ………………
Meskipun …………, ……………… Sesudah …………, ………………
Jika …………, ……………… Saat …………, ………………
Kalua …………, ……………… Sejak …………, ………………
Setelah …………, ………………

6) Tanda koma digunakan di belakang konjungsi antarkalimat
Contoh:

Oleh karena itu, …………………… Oleh sebab itu, ……………………
Jadi, …………………… Dengan demikian, ……………………

c. Tanda hubung (-)

1) Tanda hubung digunakan untuk menulis kata ulang
Contoh:

Kura-kura

2) Tanda hubung dipakai untuk merangkai
Contoh:

(1) se- dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital
(se-Indonesia, se-Jawa Barat);

(2) ke- dengan angka (peringkat ke-2);
(3) angka dengan –an (tahun 1950-an);
(4) kata atau imbuhan dengan singkatan yang berupa huruf kapital (hari-H, sinar-X, ber-KTP,

di-SK-kan);
(5) Kata dengan kata ganti Tuhan (ciptaan-Nya, atas rahmat-Mu);
(6) Huruf dan angka (D-3, S-1, S-2); dan
(7) Kata ganti -ku, -mu, dan -nya dengan singkatan yang berupa huruf kapital (KTP-mu, SIM-

nya, STNK-ku)

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 12

3) Tanda hubung dipakai untuk merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa daerah atau bahasa
asing.
Contoh:

di-sowan-i (bahasa Jawa, ‘didatangi’) me-recall
pen-tackle-an di-back up

d. Tanda titik koma (;)

1) Tanda titik koma digunakan untuk mengganti konjungsi
Contoh:

Ayah sedang membaca koran; ibu menyetrika baju.

2) Tanda titik koma digunakan pada akhir rincian yang berupa klausa
Contoh:

Syarat penerimaan pegawai di lembaga ini adalah
(1) berkewarganegaraan Indonesia;
(2) berijazah sarjana S-1;
(3) berbadan sehat; dan
(4) bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia Syarat
penerimaan pegawai di lembaga ini adalah.

3) Tanda titik koma dipakai untuk memisahkan bagian-bagian pemerincian dalam kalimat yang sudah
menggunakan tanda koma.
Contoh:

Ibu telah membeli sayur-syuran: bayam, wortel, dan tomat; alat dapur: panic, kompor, dan pisau;
alat cuci: sabung, sikat, dan spatula.

e. Tanda titik dua (:)
1) Tanda titik dua dapat digunakan sebagai pengganti kata yang sifatnya pemerincian atau penjelasan.

Contoh:

Mereka memerlukan perabot rumah tangga: kursi, meja, dan lemari.
Hanya ada dua pilihan bagi para juara kompetisi: menang atau kalah.

2) Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
Contoh:

Hal : Lamaran Pekerjaan
Lampiran : Dua Lembar

3) Tanda titik dua digunakan untuk dialog
Contoh:

Ibu : “Bawa koper ini, Nak!”
Amir: “Baik, Bu.”

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 13

Setelah mempelajari materi kebahasaan surat lamaran pekerjaan, Anda akan
melakukan penyuntingan kalimat untuk mengukur kemampuan Anda

dalam menyelesaikan soal ejaan dan tanda baca.

Tugas 1: Menganalisis Penggunaan Tanda Baca, Huruf Kapital, dan Ejaan

Berilah tanda (√) pada kolom benar/salah berikut ini! Benar Salah
Benar Salah
No Kalimat

1 Penelitian ini dilakukan di PDAM Kota Surabaya.
2 Penelitian ini dulakukan tanggal 5-10 Agustus .
3 Penelitian ini melibatkan siswa, guru, dan kepala sekolah.
4 Ia bersikukuh untuk meneliti perilaku Bupati di Jawa Timur.
5 Hasyim Muzadi, alumni Universitas Negeri Malang, pernah mencalonkan

diri sebagai Wakil Presiden di Indonesia.
6 Kami telah membaca hasil penelitian berjudul Pengaruh Syariat Islam

dalam Dunia Perbankan.
7 Kami mengenalnya sejak tahun 2005 di Pulau Lombok.
8 Jeruk Bali itu disimpan oleh Rere di dalam lemari es.
9 Ide penelitian ini muncul setelah kami terinspirasi dari surat kabar

Kompas.
10 Sebanyak 25 mahasiswa UNISMA mengikuti debat nasional.

No Kata Baku/Tidak Baku

11 Antri
12 Esai
13 Analisa
14 Elite
15 Diagnosa
16 Respon
17 Standarisasi
18 Desain
19 Interview
20 Hierarki

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 14

Tugas 2: Menelaah Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

Telaahlah kebahasaan surat lamaran kerja berikut ini!
Kerjakan berdasarkan kolom yang tersedia sebagai tugas UKBM

3.2-4.2 Surat Lamaran Pekerjaan!

Nomor Surat Lamaran Kerja Bagian Sistematika Kesalahan Penggunaan
Kebahasaan dan Alasannya

1. Perihal : Lamaran Pekerjaan.

Lampiran : 5 lembar.

Dengan surat ini, saya ingin
mengajukan surat lamaran ke
2. perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin
untuk bisa ditempatkan sesuai dengan
kualifikasi pendidikan saya.

3. surabaya, 16 April 2018

Demikian surat lamaran kerja ini,

4. semoga saya diterima di perusahaan
Bapak/Ibu. Atas perhatian Bapak/Ibu

saya mengucapkan terima kasih.

Hormat Saya,

5.

Dendi Sulistyawan

Sebagai bahan pertimbangan,

bersama surat ini saya lampirkan:

6. 1. Fotokopi ijazah terkahir;
2. Pasfoto warna ukuran 4x6;
3. Daftar riwayat hidup;
4. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
(KTP); dan

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 15

5. Fotokopi sertifikat pelatihan
Bahasa Jepang.

Kepada Yth. Kepala Bagian Personalia
7. PT. Adi Makmur Sentosa

Surabaya

8. Dengan Hormat,

Nama : Ratna Nuraini

Tempat, : Surabaya, 25 Maret

tanggal lahir 1997

9. Alamat : Jalan Kebangsaan
Dalam 21, Surabaya;

dan

Pendidikan : S1 Jurusan Teknik Kimia

terakhir

Dengan ini menyampaikan permohonan
10. kepada Bapak/Ibu, agar kiranya saya

diterima bekerja sebagai karyawan di
perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.

Tugas 3: Menyusun Surat Lamaran Pekerjaan

1. Carilah informasi iklan lowongan pekerjaan di berbagai sumber baik media cetak, media elektronik,
maupun media social!

2. Buatlah surat lamaran pekerjaan di kertas folio bergaris berdasarkan informasi yang Anda dapatkan!

E EVALUASI

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 16

F REFLEKSI

Bagaimana Kemampuan Anda sekarang?

Mari cek kemampuan diri Anda dengan mengisi tabel berikut!

No Pertanyaan Ya Tidak

1. Dapatkah Anda mengidentifikasi kebahasaan surat lamaran pekerjaan?

2. Dapatkah Anda menentukan penggunaan ejaan dan tanda baca surat
lamaran pekerjaan?

3. Dapatkah Anda menganalisis kebahasaa surat lamaran pekerjaan?
Dapatkah Anda menyusun surat lamaran pekerjaan berdasarkan soal

4. latihan dengan baik?

Yuk, Kita ingat kembali! Tulis di sini!

1) Apa saja yang sudah Anda dapatkan

dalam pembelajaran kali ini?
2) Apa yang membuat Anda yakin telah mampu

menguasai materi pada modul UKBM ini?

3) Pengalaman apa saja yang Anda dapatkan dalam

pembelajaran kali ini?

4) Bagaimana Anda mencoba menerapkan materi

kali ini di kehidupan sehari-hari?

Daftar Pustaka

Kemendikbud. 2018. Bahasa Indonesia untuk
SMA/MA/SMK/MAK Kelas XII. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.

Dermawati, Uti dan Artati, Y. Budi. 2019. Bahasa Indonesia
Kelas XII. Klaten: Intan Pariwara.

Widyartono, Didin. 2012. Bahasa Indonesia Riset. Malang: UB
Press.

MODUL UKBM KELAS XII SURAT LAMARAN PEKERJAAN KD 3.2–4.2 17

PROFIL

Achmad Fakhruddin, S.Pd., lebih akrab disapa Pak Didin adalah seorang
guru muda yang terhitung cukup lama berkecimpung dalam dunia
pendidikan. Putra pertama dari Bapak H. Sudir dan Ibu Hj. Irodah
yang lahir di Tuban pada 6 Juni 1994 ini memiliki riwayat pendidikan
dimulai tahun 1999–2000 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Panyuran,

tahun 2000–2006 di MIM 3 Panyuran, pada 2006–2009 di SMPN 2
Tuban kemudian 2009-2012 di MAN Tuban.
Ketertarikan dan panggilan jiwanya menjadi seorang guru
mengikuti jejak kedua orang tuanya. Tahun 2012, ia memulai
pendidikan di Universitas Brawijaya tepatnya di Fakultas Ilmu
Budaya, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia hingga
dinobatkan menjadi Sarjana Pendidikan dengan predikat cumlaude di tahun 2016.
Selama kuliah, ia aktif dalam berbagai organisasi. Ia juga pernah mend apatkan beberapa
beasiswa mahasiswa berprestasi. Ia bahkan pernah menjadi pimpinan dari Himaprodi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia periode 2014–2016.
Setelah dinyatakan lulus, ia langsung kembali ke kampung halaman dan mengabdi di
sekolah menengah pertamanya dulu, yakni SMPN 2 Tuban. Tahun 2018, saat memutuskan
untuk menikah, ia ternyata juga berhasil lolos tes menjadi guru di salah satu SMA favorit
di Tuban, yakni SMAN 1 Tuban. Selama menjadi guru, ia kerap kali berhasil mengantarkan
para siswanya meraih prestasi di bidang bahasa dan sastra. Ia pun aktif dalam membuat
konten pembelajaran Bahasa Indonesia di youtube.
Selama menjadi guru di Tuban, ia pun memiliki pengalaman menjadi tentor Bahasa
Indonesia di beberapa bimbel ternama seperti Ganesha Operation pada 2016–2018, Sony
Sugema College 2018–2020, dan bimbel privat Melon Course di daerah Tuban serta masih
aktif hingga sekarang.
Guru muda yang pada bulan September 2021 ini telah menjadi Ayah dari dua orang putri
ini mengabdi di SMAN 1 Tuban hingga tahun 2020 dan mengharuskannya memulai
perjuangan baru di Bojonegoro karena berhasil menjadi CASN 2019.Achmad Fakhruddin,
S.Pd. bersama dengan istri dan kedua putrinya saat ini tinggal di Jalan Tugu Payung 89
Mojodeso, Kapas, Bojonegoro. Pada usia yang terbilang muda, pencapaian dan kiprahnya
di dunia pendidikan patut diapresiasi.
Kini, ia memulai perjuangan dan pengabdian barunya menjadi CASN guru Bahasa
Indonesia di SMK Negeri Sugihwaras. Semoga pengabdiannya membawa kebaikan dan
keberkahan bagi keluarga dan semua orang di sekitarnya. Sukses menjadi ASN yang
berkualitas dan berdedikasi tinggi.

Saudara dapat bersua penulis melalui
ach_fakhruddin
Achmad Fakhruddin


Click to View FlipBook Version