DAFTAR ISI
THE WARIOR
COVER …………………………………………………………………….……..i
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………...1
CHAPTER 1 …………………………………………………………..…………2
CHAPTER 2 ……………………………………………………………………..4
CHAPTER 3 ……………………………………………………………………..6
CHAPTER 4 (Penutup) …………………………………………………………8
THE WARIOR
The Warriors merupakan geng jalanan terdiri dari Cleon sebagai ketua,
Swan sebagai wakil ketua, Ajax serta Snow sebagai tukang pukul, lalu
Vermin, Cowboy, dan Cochise sebagai anggota, Fox sebagai pengintai,
dan Rembrandt sebagai graffiti artist.
CHAPTER 1
Lahirnya The Warriors dari Cleon
Kisah akan mulai dari sebelum terbentuknya The Warriors. Mulai pada
tahun 1978, Cleon dan Vermin adalah anggota geng The Destroyer. Geng
ini diketuai oleh Virgil, suatu malam ia menyuruh Cleon dan Vermin untuk
melakukan transaksi narkoba. Namun kenyataannya, mereka berdua
hanyalah di jebak oleh Virgil. Narkoba yang berada pada Cleon dan Vermin
2
adalah narkoba palsu yang membuat geng motor menjadi mengamuk dan
hamper menghabisi mereka berdua. Untungnya mereka berhasil kabur,
akhirnya Cleon dan Vermin memutuskan untuk keluar dari The Destroyer
karena marah pada Virgil yang ternyata menginginkan kematian mereka.
Menurut Virgil, Cleon secara sembunyi-sembunyi ingin merebut tahta ketua
The Destroyer darinya. Padahal kenyataannya itu hanyalah ketakutan Virgil
semata yang terlalu berlebihan akibat narkoba yang selalu ia konsumsi.
Cleon dan Vermin pun memutuskan untuk meninggalkan The Destroyer
dan berjanji akan membalaskan dendamnya pada Virgil. Hal ini lah yang
menjadi pemicu lahirnya geng The Warriors. Cleon yang menjabat sebagai
ketua pun mencari anggota untuk geng barunya ini, ia menemui teman lama
yang pernah berada dalam The Destroyer dan sudah keluar.
Mereka adalah Swan dan Cowboy, alasan Swan dan Cowboy keluar sejak
lama dari The Destroyer adalah karena mereka muak dengan Virgil. Cleon
dan Vermin yang menemui mereka pun akhirnya paham karena baru saja
merasakannya. Saat tengah pertemuan mereka kebetulan saat itu ada
pertarungan jalanan yang akhirnya berakhir dengan kemenangan oleh
Swan dan Cowboy. Cleon yang melihat kemampuan hebat dari Swan dan
Cowboy pun mengajak keduanya untuk bergabung dalam geng miliknya.
Meskipun awlanya menolak namun akhirnya mereka menerima tawaran
tersebut.
3
CHAPTER 2
Perekrutan Anggota The Warriors
The Warriors pun mulai mengambil alih beberapa toko yang sudah the
Destroyers kuasai serta mengambil basecamp mereka yang biasa mereka
gunakan oleh para pemakai narkobanya. Pada gedung tersebut terdapat
LC yang merupakan wakil ketua The Destroyer, namun akhir cerita The
Warriors mampu mengambil alih tempat tersebut. The Warriors pun
memutuskan untuk mencari tukang pukul, hingga kemudian mereka
bertemu dengan Ajax dan Snow yang akhirnya bergabung dengan The
Warriors.
Ajax yang sudah mendapatkan rompi tanda keanggotaan The Warriors
malah berulah dengan mencari wanita pada daerah kekuasaan The
Destroyers. Ajax dan Snow tiba-tiba pingsan karena mereka kena timpuk
batu bata oleh anggota The Destroyer, rompi mereka pun di ambil.
Beruntung mereka berdua selamat dan berhasil mengambil kembali rompi
tersebut. Usaha dalam mengambil rompi itu membuat keduanya di kejar
oleh anggota The Destroyer, beruntung pada tengah jalan mereka bertemu
dengan The Warriors yang menyelamatkan mereka dari pengeroyokan.
4
Cleon sempat menegur Ajax yang sudah berulah pada awal
kedatangannya, Ajax adalah sosok yang kurang pintar dalam mengatur
kelakuannya. The Warriors pun mulai berpikir untuk mencari sosok mata-
mata dalam geng mereka karena mata-mata sangat penting dalam
membaca situasi dan berguna dalam menyelamatkan The Warriors.
The Warriors pun bertemu Fox, namun ia masih harus mendapatkan ujian
dalam kemampuannya dengan memata-matai geng The Huns. Fox berhasil
dalam misi pengujiannya ini dan ia menjadi mata-mata. Suatu hari Cochise
yang baru datang pada wilayah ini tertarik untuk bergabung dalam The
Warriors, ia pun mendapatkan ujian dengan mengganggu ketua geng The
Boppers. Sama seperti Fox, Cochise berhasil menaklukan misinya dan
bergabung dalam The Warriors. Geng ini pun mulai merekrut Rembrandt
yang tak lain seorang graffiti artist.
Setelah menerima ujian dan berhasil, Rembrandt bertugas untuk
menyebarkan graffiti The Warriors agar keberadaan mereka terkenal
banyak orang. The Warriors pun sudah menjadi geng yang kuat dan
sempurna. Namun sayangnya, pada awal terbentukya geng mereka secara
sempurna mereka pun harus menghadapi fitnah bahwa geng mereka
adalah geng pengecut dan kecil yang culas. The Warriors pun membuktikan
kekuatannya pada geng Orphans yang merupakan geng paling lemah dan
hanya bisa bermulut besar.
Suatu hari The Warriors mengikuti lomba Grafitti namun sayangnya mereka
di jebak oleh geng lain, The Warriors berhasil mengatasi semuanya. The
Warriors pun mulai menyebarkan nama mereka ke penjuru New York agar
orang-orang tahu bahwa geng mereka adalah geng terkuat. Geng mereka
terus menghadapi berbagai macam geng lain hingga mereka pun terkenal
dengan kekuatannya yang menakutkan.
5
Tujuan utama The Warriors sebenarnya adalah mengadapi The Destroyers
yang merupakan musuh bebuyutannya. Hingga The Destroyers terus
mencari masalah pada The Warriors bahkan sampai membunuh anggota
dari The Warriors. Akhirnya dengan pertarungan yang sengit, mereka pun
berhasil membunuh ketua The Destroyers yaitu Virgil dengan tragis. Hal ini
pun merupakan upaya pembalasan dendam Cleon dan Vermin yang
berhasil sekaligus menjadi sejarah terbentuk dan perjalanan The Warriors
di tahun 1978.
CHAPTER 3
Pertemuan Perdamaian
Pada tahun 1979 terdapat sebuah pengumuman yang datang dari geng
terbesar di New York yaitu The Riffs yang diketuai oleh Cyrus. Ia
memberikan pengumuman agar semua geng New York untuk berkumpul
pada pusat kota dengan larangan tidak boleh membawa senjata pada
pertemuan tersebut. Cyrus berniat untuk menyatukan semua geng dan
6
bekerja sama karena para geng yang saling bertarung untuk menjatuhkan
satu sama lain. Pada tahun 1979 ini para geng jalanan lebih banyak
jumlahnya daripada polisi atau pun penegak hukum, karena itu para geng
berlomba untuk menguatkan nama geng mereka. Semua yang mereka
lakukan demi kelancaran bisnis haram mereka.
Krisis ekonomi yang terjadi membuat para pemuda bertahan hidup dengan
cara seperti ini. The Warriors pun mengikuti pertemuan yang telah The Riffs
umumkan, namun sebelum pergi, Cleon memberikan tugas pada
Rembrandt agar membuat graffiti pada sebuah kereta baru dan kereta
tersebut akan menjadi transportasi para geng lainnya. Hal ini pun adalah
salah satu cara menebar keberadaan The Warriors pada kota New York.
Pertemuan perdamaian mulai, Cyrus berhasil mengumpulkan dan
mendamaikan seluruh geng yang hadir.
7
CHAPTER 4
Akibat Fitnah Luther yang Mematikan
Namun sayangnya ketua geng The Rogues menembakkan pelurunya pada
Cyrus hingga mengakibatkan kekacauan. Cleon yang berniat baik dengan
mendekati jasad Cyrus malah mendapat fitnah dari Luther yang tak lain
adalah penembak dan ketua dari The Rogues. Ia memfitnah Cleon sebagai
pembunuh Cyrus, hal ini memancing keributan pada The Riffs dan geng
lainnya untuk menyerang Cleon. Hal ini pun mengakibatkan kabar bahwa
Cleon sudah mati namun sebenarnya tak ada kejelasan mengenai hal ini.
Para anggota The Warriors yang terpisah pun segera kabur bersama.
Mereka yang sudah aman pun akhrinya menerima aba-aba dari Swan
mengenai tindakan selanjutnya namun Ajax protes mengenai kedudukan
Swan yang bukan seorang ketua. Ajax merasa bahwa ia lah yang
seharusnya menjadi pengganti Cleon karena ia yang paling kuat dari geng
tersebut. Anggota lain mulai membujuk Ajax agar mengalah, Swan pun
mengambil alih The Warriors.
8
Sebenarnya Cleon sudah memberikan amanah pada Swan sebelum
mereka berangkat ke pertemuan perdamaian itu. Ia meminta Swan agar
mengambil alih The Warriors jika terjadi sesuatu padanya. Pada situasi lain,
The Riffs yang berpikir bahwa The Warriors lah yang telah membunuh ketua
mereka akhirnya membuat pengumuman pada salah satu radio yang
khusus memberitakan mengenai geng-geng New York. Pengumuman itu
menyebar luas dan meminta semua geng yang tengah berjalan pulang
untuk menangkap The Warriors baik hidup atau pun mati. The Warriors pun
memutuskan untuk pulang dan tiba secepatnya ke rumah mereka.
Meskipun selama perjalanan menuju stasiun kereta terdekat mereka
sempat bertemu geng lain namun The Warriors berhasil memasuki kereta
dan selamat.
Namun tiba-tiba laju kereta terhenti karena adanya kebakaran di depan.
Mereka pun memutuskan untuk berjalan kaki ke stasiun berikutnya. Saat
tengah jalan mereka bertemu The Orphans yang masih menyimpan
dendam akan keributan mereka pada masa lalu. Swan dengan kesabaran
dan karismatiknya berhasil membujuk The Orphans agar mereka bisa
melewati area kekuasaannya. Namun sayangnya kekasih dari ketua geng
Orphans malah menggagalkan hal tersebut dengan memanas-manasinya.
Keributan pun terjadi namun Swan berhasil mengalihkan perhatian The
orphans dan kabur diikuti oleh Mercy, kekasih ketua geng The Orphans.
The Warriors pun berhasil memasuki kereta dalam stasiun terdekat namun
ternyata ada keberadaan polisi yang tengah mengincar para geng yang
berkeliaran. The Warriors pun berpencar dan memutuskan untuk
berkumpul kembali pada stasiun lain. 3 anggota The Warriors berhasil
menaiki kereta sedangkan sisanya masih bertarung dengan polisi dalam
stasiun tersebut.
Fox pun mati terlindas kereta, sedangkan 3 anggota The Warriors lainnya
berhasil keluar dari stasiun tersebut. Sayangnya mereka malah bertemu
9
dengan geng The Baseball Furies dan mengejar mereka. Ajax yang merasa
kesal karena terus kabur pun memutuskan untuk melawan geng tersebut,
mereka berhasil menang dan kembali ke stasiun sebelumnya. Namun pada
tengah jalan mereka bertemu dengan wanita cantik yang menarik perhatian
Ajax. Swan berusaha untuk mengajak Ajax agar segera melanjutkan
perjalanan namun Ajax menolak dan mengatakan bahwa ia akan menyusul.
Mereka pun meninggalkan Ajax yang segera merayu wanita cantik itu.
Namun ternyata ia adalah polisi yang tengah menyamar dan berhasil
menjebak serta menangkap Ajax. Pada situasi lain, 3 anggota The Warriors
yaitu Rembrandt, Vermin, dan Cochise yang berhasil selamat dan menaiki
kereta akhirnya tiba pada lokasi janjian mereka untuk berkumpul. Mereka
yang merasa bosan hanya menunggu akhirnya mulai mendekati
sekumpulan wanita cantik yang sedang duduk dalam stasiun.
Para wanita itu sebenarnya adalah geng yang beranggotakan perempuan
yaitu Geng Lizzies. Mereka pun mendapatkan tawaran untuk datang ke
rumah geng wanita tersebut dan bersenang-senang namun ternyata geng
wanita itu menyerang mereka. The Warriors berhasil kabur dan menyadari
posisi mereka yang terancam ini akibat fitnah bahwa The Warriors lah yang
telah membunuh Cyrus.
Pada lain lokasi, Swan beserta temannya yang tersisa berhasil kembali ke
stasiun bersama Mercy. Mereka pun bertemu geng lain yaitu The Punk,
Swan menyadari rencana geng tersebut yang ingin menyerang The
Warriors, ia pun mulai menyusun rencana dengan anggota The Warriors.
Strategi itu berhasil, The Warriors akhirnya kembali berkumpul untuk pulang
ke rumah mereka. Pada lain tempat, The Riffs akhirnya mendapatkan bukti
mengenai siapa pembunuh sebenarnya ketua mereka.
The Riffs pun percaya bahwa Luther lah yang telah membunuh ketua
mereka bukan The Warriors. Hari berganti, The Warriors berhasil tiba ke
10
stasiun terakhir mereka untuk menuju rumah. Namun mereka tak sadar
bahwa ada The Rogues yang sudah menunggu. Mereka pun berhadapan,
Swan mengajukan 1 vs 1, ia melawan Luther. Pertarungan terjadi, Luther
yang sudah babak belur malah menodongkan pistolnya pada Swan namun
ia berhasil melemparkan pisau yang mengenai tangan Luther.
Mereka kembali bertarung antar geng namun tiba-tiba The Riffs datang
untuk mengadili The Rogues dan mengeksekusi Luther akibat
kesalahannya. The Riffs pun meminta maaf pada The Warriors karena
kesalahpahamannya. Pengumuman bahwa The Warriors bukanlah
tersangka menyebar, semua meminta maaf pada The Warriors. Mereka pun
bisa pulang dengan aman, Swan akhirnya berpacaran dengan Mercy.
Cerita The Warriors berakhir sampai sini.
~~TAMAT~~
11