PERATURAN KEPALA K E P O LIS IA N NEGARA REPU BLIK IN D O N E S IA
N O . PO L.: 1 8 TA H U N 2 0 0 6
TENTANG
PELA TIH A N D A N K U R IK U LU M SATUAN PENGAM ANAN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA K E P O LIS IA N NEGARA REPU BLIK IN D O N E S IA ,
M enim bang : a. bahwa untuk m em peroleh tenaga Satuan Pengamanan
yang profesional dan m am pu m elaksanakan tugasnya
dengan baik, m aka diperlukan adanya program pelatihan
bagi Satuan Pengam anan;
b . bahwa dalam pelaksanaan pelatihan diperlukan adanya
ketentuan pelatihan dan kurikulum pelatihan Satuan
Pengamanan sebagai pedom an sehingga diperoleh hasil
pelatihan yang berhasil dan berdaya guna;
c. bahwa untuk m enunjang pelaksanaan pelatihan perlu
m enunjuk lem baga pelaksana pelatihan yang m em punyai
legalitas dan kom petensi;
d . bahwa berdasarkan pertim bangan sebagaimana dimaksud
pada huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu m enetapkan
Peraturan Kapolri tentang Pelatihan dan Kurikulum Satuan
Pengamanan;
M engingat : 1. Undang-U ndang N om or 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian
Negara Republik Indonesia (Lem baran Negara Republik
Indonesia Tahun 2002 Nom or 2, Tam bahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nom or 4168) ;
2. Undang-Undang N om or 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Lem baran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nom or 4301) ;
3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang
Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lem baran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 N om or 53,
Tam bahan Lem baran Negara Republik Indonesia Nom or
4389);
MEMUTUSKAN
2
MEMUTUSKAN :
M enetapkan : PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
TENTANG PELATIHAN DAN KURIKULUM SATUAN PENGAMANAN.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan in i yang dim aksud dengan:
1. Pelatihan adalah proses interaksi antara peserta pelatihan dengan pelatih untuk
m em peroleh kom petensi agar m am pu berbuat dan terbiasa m elakukan sesuatu
kegiatan di bidang tertentu.
2. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan m engenai tu ju a n ,
kom petensi, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedom an
untuk penyelenggaraan pem belajaran dan/atau pelatihan guna m encapai tujua n
te rte n tu .
3. Kom petensi adalah sejum lah pengetahuan, keteram pilan, sikap, dan nilai-nilai
yang diw ujudkan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak.
4. Standar Kom petensi adalah kebulatan pengetahuan, keteram pilan, sikap, dan
tingkat penguasaan yang diharapkan dicapai dalam m em pelajari suatu m ata
p e la ja ra n .
5. Kom petensi Dasar adalah pengetahuan, keteram pilan, dan sikap m inim al yang
harus dikuasai dan dapat diperagakan oleh siswa pada m asing-m asing Standar
Kom petensi.
6. M ateri Pokok adalah pokok suatu bahan kajian berupa bidang a ja r, isi, proses,
keteram pilan, dan/atau konteks keilm uan suatu m ata pelajaran.
7. In h o u s e T ra in in g adalah pelatihan yang dilaksanakan pengguna Satuan
Pengamanan pada bidang khusus sesuai dengan lingkup tugasnya.
8. Pelatihan Gada Pratam a adalah pelatihan dasar Satuan Pengamanan bagi
anggota/calon anggota Satuan Pengamanan yang belum pernah m engikuti
pelatihan di bidang Satuan Pengamanan.
9. Pelatihan Gada Madya adalah pelatihan Satuan Pengamanan bagi anggota Satuan
Pengamanan yang dipersiapkan u ntuk m enduduki jabatan setingkat supervisor.
10. Pelatihan Gada U tam a adalah pelatihan Satuan Pengamanan bagi m anajer/calon
m anajer/c h ie f s e c u rity atau bagi m anajer yang bertanggung jaw ab terhadap
bidang pengamanan.
11. Pelatihan ...
3
11. Pelatihan/Kursus Spesialisasi adalah kegiatan pelatihan yang bertu ju a n untuk
m endapatkan keahlian te rte n tu di bidang pengam anan.
BAB I I
PERSYARATAN
Pasal 2
(1) Persyaratan peserta Pelatihan Gada Pratam a sebagai b e riku t:
a. warga negara Indonesia;
b. lulus tes kesehatan dan kesam aptaan;
c. lulus psikotes;
d. bebas Narkoba;
e. m enyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK);
f. berpendidikan paling rendah Sekolah M enengah Um um (SM U);
g . tinggi badan m inim al 165 (seratus enam puluh lim a) cm untuk pria dan
m inim al 160 (seratus enam puluh) cm untuk w anita; dan
h . usia m inim al 20 tahun dan m aksim al 30 tahun.
(2) Pelatihan Gada Pratam a dilaksanakan selama 5 (lim a ) m inggu dengan
m enggunakan pola 232 (dua ratus tiga puluh dua) jam pelajaran.
(3) Alokasi w a ktu, rincian m ingguan, rincian harian, dan m etode pengajaran
tercantum dalam Lam piran A Peraturan ini.
Pasal 3
(1) Persyaratan peserta Pelatihan Gada Madya sebagai b e riku t:
a. lulus Pelatihan Gada Pratam a;
b. lulus tes kesehatan dan kesam aptaan;
c. bebas Narkoba;
d. untuk lulusan SMU, m em iliki pengalam an kerja m inim al 3 (tig a ) tahun di
bidang security; dan
e. Surat Rekomendasi dari perusahaan te m p a t peserta bekerja atau SKCK bagi
peserta m andiri.
(2) Pelatihan Gada M adya dilaksanakan selam a 3 (tig a ) m inggu dengan m enggunakan
pola 160 (seratus enam puluh) jam pelajaran.
(3) Alokasi w a ktu, rincian m ingguan, rincian harian, dan m etoda pengajaran
tercantum dalam Lam piran A Peraturan in i;
Pasal 4
(1) Persyaratan peserta Pelatihan Gada Utam a te rd iri d a ri:
a. Persyaratan U m um ; dan
b. Persyaratan Khusus.
(2) Persyaratan ...
4
(2) Persyaratan Um um Pelatihan Gada Utam a sebagaim ana dim aksud pada ayat (1)
huruf a sebagai berikut:
a. lulus tes kesehatan;
b. bebas Narkoba;
c. m enyertakan SKCK; dan
d. lulus tes wawancara.
(3) Persyaratan Khusus Pelatihan Gada Utam a sebagaimana dim aksud pada ayat (1)
huruf b sebagai berikut:
a. lulus Pelatihan Gada M adya;
b. m em iliki pengalaman kerja m inim al 6 (enam ) tahun bagi se cu rityka rie r;
c. w ajib m em iliki pengalaman kerja di bidang s e c u rity m inim al 3 tahun bagi
yang berpendidikan Diplom a Tiga (D III);
d . w ajib m em iliki pengalaman kerja di bidang s e c u rity m inim al 2 (dua) tahun
bagi yang berpendidikan Strata Satu (S1) ;
e. bagi Purnawiraw an, m inim al berpangkat Perwira Pertam a (Pam a);
f. Surat Rekomendasi dari perusahaan tem pat peserta bekerja.
(4) Pelatihan Gada U tam a dilaksanakan selama 2 (dua) m inggu dengan m enggunakan
pola 100 (seratus) jam pelajaran
(5) Alokasi w a ktu, rincian m ingguan, rincian harian dan m etode pengajaran tercantum
dalam Lam piran A Peraturan ini.
Pasal 5
(1) Persyaratan peserta Pelatihan/Kursus Spesialisasi sebagai b e riku t:
a. lulus Gada Pratam a;
b. m em iliki Surat Rekomendasi dari perusahaan tem pat peserta bekerja.
(2) Kurikulum Pelatihan/Kursus Spesifikasi disusun sesuai peruntukan dan kualifikasi
lu lu s a n n y a .
BAB I I I
PELA TIH A N SATUAN PENGAM ANAN
B agian P e rtam a
P endekatan
Pasal 6
Pelatihan Satuan Pengamanan m enggunakan pendekatan:
a. tujua n, yaitu setiap tenaga pelatih w a jib m engetahui secara jelas tujua n yang
harus dicapai oleh siswa dalam kegiatan pelatihan;
b . kom petensi, yaitu sejum lah pengetahuan dan keteram pilan yang w ajib dim iliki
oleh Satuan Pengamanan sehingga m am pu m engem ban tugas dan jabatannya;
c. sistem ik, yaitu penekanan pada kaitan fungsional antara berbagai kom ponen
kurikulum yaitu tujua n pelatihan, kem am puan yang ingin dicapai, pengalaman
belajar, m ateri pelajaran, dan kom ponen pendukung lainnya;
d . sistem atik ...
5
d . sistem atik, yaitu m endasarkan pada pem ikiran yang te ra tu r berdasarkan langkah-
langkah yang telah d iten tuka n;
e. efisiensi dan e fe ktif, yaitu penggunaan w a ktu , dana, dan fasilitas yang tersedia
harus bisa dim anfaatkan secara optim al u ntuk m endukung tercapainya tu ju a n ;
f. dinam is, yaitu m ateri pelajaran yang diberikan selalu disesuaikan dengan
perkem bangan m asyarakat, ilm u pengetahuan, dan teknologi;
g . legalitas, yaitu lem baga yang m em iliki otoritas m em berikan pelatihan adalah
Lem baga Pendidikan Polri atau Badan Usaha Jasa Pengamanan yang m endapat
izin dari Kapolri.
B agian K edua
In s tru k tu r P elatihan
Pasal 7
In stru k tu r Pelatihan sebagai tenaga pendidik/pelatih dalam pelatihan Satuan
Pengamanan, w a jib m em punyai kualifikasi form al dan non-form al sebagai b e riku t:
a. m em iliki akta/sertifika t sebagai pelatih yang diperoleh m elalui
pendidikan/pelatihan form al yang dirancang khusus untuk m enjadi seorang
in s tru k tu r;
b . m em iliki kom petensi atau kem am puan instruktur dalam m enyusun dan
m enyam paikan m ateri yang diperoleh m elalui pendidikan, pengetahuan m aupun
pengalam an;
c. m enunjukkan pengalam an tugas pengam anan, keahlian in stru ktu r pada
kekhususan atau kejuruan tertentu sesuai dengan standar yang
diperuntukkannya;
d . m enunjukkan tingkatan/strata kem am puan sebagai instruktur dalam m em berikan
m ateri pelatihan pada Gada Pratam a, Gada Madya, atau Gada Utam a.
B agian K etig a
Lem baga P elatihan
Pasal 8
(1) Pelatihan Gada Pratam a dan Gada Madya diselenggarakan oleh:
a. lem baga pendidikan di lingkungan Polri;
b . Badan Usaha Jasa Pengamanan yang m em punyai izin operasional pendidikan
dan pelatihan dari Kapolri.
(2) Pelatihan Gada U tam a diselenggarakan pada tin g ka t Mabes Polri.
(3) U ntuk pelatihan/kursus spesialisasi diselenggarakan oleh :
a. Polri dan/atau Badan Usaha Jasa Pengam anan;
b . In h o u s e T ra in in g oleh pengguna jasa dan/atau instansi te rka it;
c. instansi/otoritas terka it dan/atau Badan Usaha Jasa Pengamanan yang
m endapat izin atau akreditasi oleh instansi/otoritas terka it tersebut.
B a g ia n
6
B agian K eem pat
P entahapan P elatihan
Pasal 9
(1) Penahapan Pelatihan m erupakan urutan pem berian m ateri pelatihan pengajaran.
(2) Penahapan Pelatihan sebagaimana dim aksud pada ayat (1) te rd iri d a ri:
a. Tahap I yaitu tahap pem bentukan sikap m ental kepribadian dan pem binaan
fisik guna m em bentuk sikap m ental, kepribadian, dan penam pilan fisik
petugas Satuan Pengamanan;
b. Tahap I I yaitu tahap pem berian pengetahuan dan keteram pilan teknis profesi
Satuan Pengamanan agar m em iliki kem am puan dan keteram pilan dalam
m elaksanakan tugas sebagai anggota Satuan Pengam anan;
c. Tahap I I I adalah tahap pem bulatan yakni aplikasi sem ua pengetahuan dan
keteram pilan yang telah diterim a selama m engikuti pelatihan yang
diw ujudkan dalam bentuk latihan teknis dan pem bekalan-pem bekalan.
BAB IV
K U R IK U LU M PELA TIH A N SATUAN PENGAM ANAN
B agian P e rtam a
P elatihan G ada P ratam a
Pasal 10
(1) T ujuan Pelatihan Gada Pratam a yaitu m enghasilkan Satuan Pengaman yang
m em iliki sikap m ental kepribadian, kesam aptaan fisik, dan m em iliki pengetahuan
serta keteram pilan dasar sebagai pelaksana tugas satuan pengam anan.
(2) M ata pelajaran dan ja m pelajaran Pelatihan Gada Pratam a tercantum dalam
lam piran B Peraturan in i.
B agian K edua
P elatihan G ada M adya
Pasal 11
(1) T ujuan Pelatihan Gada Madya yaitu m enghasilkan tenaga Satuan Pengaman yang
m em iliki sikap m ental kepribadian, kesam aptaan fisik, dan m em iliki pengetahuan
dan keteram pilan m anajerial tingka t dasar dengan kualifikasi su p e rviso r petugas
S a tpa m .
(2) M ata pelajaran dan jam pelajaran Pelatihan Gada Madya tercantum dalam
lam piran B Peraturan in i.
Bagian ...
7
B agian K etiga
P elatihan G ada U tam a
Pasal 12
(1) T ujuan Pelatihan Gada Utam a yaitu m enghasilkan tenaga Satuan Pengaman yang
m em iliki sikap m ental kepribadian, kesam aptaan fisik, dan m em iliki pengetahuan
serta keteram pilan sebagai M anajer/C h ie f S e c u rity dengan kem am puan
m elakukan analisa tugas dan kegiatan, kem am puan m engelola sum ber daya serta
kem am puan pem ecahan m asalah dalam lingkup tugas dan tanggung jaw abnya.
(2) M ata pelajaran dan ja m pelajaran Pelatihan Gada Utam a tercantum dalam
lam piran B Peraturan in i.
BAB V
S E R TIFIK A S I D A N BIA YA
Pasal 13
(1) Setiap peserta pelatihan Satuan Pengamanan yang dinyatakan lulus berhak
m endapatkan ijazah kelulusan yang m encantum kan kualifikasi pelatihan dan
daftar nilai.
(2) Bagi peserta yang telah m engikuti pelatihan/kursus spesialisasi berhak
m endapatkan sertifikat pelatihan tanpa daftar nilai.
(3) Sertifikasi sebagaimana dim aksud pada ayat (1) dan ayat (2), diterbitkan dan
disahkan oleh:
a. untuk pelatihan Gada Pratama dan Gada M adya:
1. ditandatangani oleh Kepala Bagian Binkam sa atas nam a Kepala Biro
Bim bingan M asyarakat (Karo Bim m as) Polri untuk pelatihan yang
dilaksanakan pada tin g ka t Mabes Polri;
2. ditandatangani oleh Kepala Biro Binam itra atas nam a Kapolda untuk
pelatihan yang dilaksanakan pada tin g ka t Polda;
b . untuk pelatihan Gada Utam a ditandatangani oleh Karo Bimmas Polri;
c. u n tu k pelatihan/kursus spesialisasi ditandatangani oleh Pejabat Instansi
terkait yang m em punyai kewenangan;
(4) Dukungan pembiayaan pelatihan m enjadi tanggung jaw ab instansi/badan usaha
yang bersangkutan dan diatur tersendiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BAB V I
PELAPORAN
Pasal 14
(1) Setiap pelaksanaan pelatihan Satuan Pengamanan w a jib dibuatkan laporan
pelaksanaan kegiatan pelatihan.
(2) Isi ...
8
(2) Is i laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan sebagaimana dim aksud pada ayat (1)
terdiri dari:
a. jum lah dan sum ber peserta;
b. sarana dan prasarana pelatihan;
c. m ateri dan m etoda pelatihan;
d. Instruktur; dan
e. hasil pelatihan.
BAB V II
PENGAWASAN
Pasal 15
Pengawasan terhadap pelaksanaan pelatihan Satuan Pengamanan dilakukan m elalui
kegiatan audit yang dilakukan secara berkala dan insidentil.
Pasal 16
(1) Pelaksanaan audit sebagaim ana dim aksud dalam Pasal 15, dilaksanakan oleh Tim
Audit yang dibentuk dan dipim pin oleh Kapolri atau pejabat yang ditu n ju k.
(2) A nggota Tim A udit berasal dari perw akilan asosiasi yang bergerak di bidang
pengam anan dan instansi terkait.
(3) Proses audit m eliputi:
a. persyaratan adm insitrasi;
b. sarana dan prasarana;
c. sum ber daya m anusia;
d. program pelatihan; dan
e. operasional pelatihan.
(4) Pelaporan hasil audit m erupakan evaluasi dan rekom endasi terhadap kinerja
lem baga pendidikan dan pelatihan.
(5) Lembaga pendidikan dan pelatihan Satuan Pengamanan berkew ajiban
m elaksanakan rekom endasi hasil audit sebagaimana dim aksud pada ayat (4).
BAB V III
SANKSI
Pasal 17
(1) Lembaga pendidikan dan pelatihan yang tidak m em buat laporan pelaksanaan
kegiatan pelatihan sebagaimana dim aksud dalam Pasal 14, dikenakan sanksi
berupa peringatan tertulis.
(2) Apabila ...
9
(2) Apabila dalam jangka w aktu 3 (tig a ) bulan setelah penetapan sanksi peringatan
tertulis sebagaimana dim aksud pada ayat (1) , lem baga pendidikan dan pelatihan
m asih belum m enyerahkan laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan, m aka
dikenakan sanksi peninjauan kem bali terhadap penyelenggaraan pendidikan dan
p e la tih a n .
BAB IX
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 18
Pada saat Peraturan in i m ulai berlaku semua peraturan perundang-undangan yang
berkaitan dengan pelatihan Satuan Pengamanan dinyatakan m asih teta p berlaku
sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan in i.
Pasal 19
Peraturan in i m ulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 12 Desember 2006
KEPALA K E P O LIS IA N NEGARA REPUBLIK IN D O N E S IA
CAP /T T D
Drs. SUTANTO
JENDERAL P O L IS I