Benews Edisi Ponggok!
Geografi......................................................................................1 Sosiologi......................................................................................5 Ekonomi.......................................................................................7 Daftar Pustaka..........................................................................14
Dengan mata air yang ada, warga desa mengembangkan itu menjadi sebuah umbul yang di mana menjadi tempat untuk wisatawan dapat berkunjung Umbul-umbul yang ada juga menjadi sumber pemasukan terbesar di desa ponggok. selain memafaatkan sumber daya yang ada Ponggok juga menawarkan program edukasi mulai dari tata kelola desa, BUMDes, pegelolaan wisata, budidaya perikanan, ketahanan pangan, pengelolaan sampah, pertanian, dan UMKM. Ponggok adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 1.488 jiwa pada tahun 2017. Desa Ponggok saat ini telah dikembangkan menjadi desa wisata air, mengingat Desa Ponggok memiliki potensi air yang melimpah. 1
Sumber mata air Desa Ponggok jernih dan asri dikarenakan berasal dari gunung merapi dan membabu. karena letaknya desa ini juga berada antara gunung merapi dan merbabu. Dikarenakan air yang bersih dan jernih membuat ikan nila menjadi tumbuh dengan baik. maka dari itu ikan nila akhirnya dijadikan UMKM oleh warga. 2
Abiotik pada desa ini terdiri dari air dan tanah yang subur. air yang bersih dan jernih dan tanah yang subur membuat budidaya ikan serta pananaman padi pada desa ponggok banyak yang berkembang dengan baik. Biotik pada desa ini terdapat budidaya perikanan. serta UMKM yang berjalan. budidaya perikanan ini akhirnya dijadikan sebagai UMKM. desa ponggok juga menyediakan perogram pengajaran untuk warganya dalam melakukan UMKM. 3
Desa ponggok yang sudah mempunyai sumber daya yang melimpah pastinya banyak juga sampah organik dan nonorganik. diketahui juga sampah pada desa ponggok banyak dan kadang susah untuk diurai. maka dari itu Desa Ponggok mendirikan Bank sampah bertujuan untuk mengelola sampah dan menambah penghasilan warga Desa Ponggok. Sampah yang dikumpulkan adalah sampah plastik (botol minum, cup, ember), sampah kertas (buku, kertas, dokplek, kardus), sampah logam/kaca (tembaga, besi, alumunium, seng), sampah layak kreasi (semua jenis sampah yang mampu didaur ulang, contohnya sampah dari botol bisa diolah jadi vas bunga). Sampah Organik biasanya hanya dijadikan sebagai pupuk, agar lebih ramah lingkungan. Cara mengelola sampah dibagi menjadi 3 jenis. Yaitu reduce (mengganti kantong plastik menjadi tote bag), reuse (menggunakan barang kembali), dan recycle (mendaur ulang sampah). Dengan berdirinya bank sampah, desa ponggok mensosialisasikan bahwa sampah kering jangan dibuang sembarangan dan setiap kepala keluarga diberikan 4 tas untuk mengumpulkan sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari. selain permasalahan sampah ada juga permasalahan lainnya, permasalahan yang menyangkut sosial. 4
Desa Ponggok pun tidak luput dari masalah-masalah umum yang biasanya terjadi di desa-desa lain. berdasarkan penuturan salah satu pengelola wisata pada desa Ponggok yaitu Pak Yanto. Masalah yang ada di desa ponggok yaitu perihal tempat wisata maupun aksesnya yang kurang memadai, Macet parah akses destinasi wisata, Tarif tidak masuk akal. Pungutan liar bahkan pemalakan, Ketentuan tarif parkir tidak jelas. Ketidak ramahan pengelola, Destinasi kotor, View destinasi tidak sesuai ekspektasi (korban medsos), lingkungan yang masih kotor. Kurang komunikasi antara pengelola yang akhirnya membuat perbedaan presepsi. terutama para pedagang dalam menetapkan harga penjualannya. selain kurang komunikasi juga keegoisan para tukang parkir serta pedangan yang memafaatkan kesempatanya untuk mendapatkan penghasilan lebih. akibta dari masalah ini yaitu berkurangnya pendapatan warga ponggok, bahkan presentasi pendapatan menurun ditambah juga riview buruk dari para masyarakat 5
Teori Strutural funsional yaitu semua sistem terhubung satu sama lain yang nantinya jika ada salah satu tidak bekerja dengan baik maka akan menimbulkan maslah yang berkelanjutan. teori ini terhubung dengan permasalahan sosial yang ada karena penyebab dari masalahmasalah. Yaitu tentang orang-orang yang tidak melakukan tugasnya dengan baik di dalam struktur kelompok, seperti kurangnya berkomunikasi terhadap sesama pengelola. sehingga menimbulkan masalah, Contohnya seperti tukang parkir yang memahalkan biaya parkir untuk keuntungan sendiri, Lalu ada juga kumpulan pedagang yang tidak bekerjasama dengan baik. Permasalahan yang ada pastinya sudah dicoba untuk di cegah. mulai dari permasalahan mengenai kurangnya ramah pegawai terhadap wisatawan sudah di bicarakan. untuk harga yang tidak wajar akhirnya diatasi dengan dibuatnya sistem kelompok, yang menjadikan beberapa pedangang memiliki harga yang sama. untuk masalah lingkungan yang masih kotor, akhirnya diletakan tempat sampah di setiap tempat agar para wisatawan tidak malas untuk membuang sampahnya. untuk masalah tarif parkir yang tidak wajar, akhirnya diadakannya mediasi yang memutuskan untuk menutup salah satu lahan parkir agar oknum yang meminta tarif lebih tersebut mendapat efek jera. tidak lupa juga perturan pun juga ditambahka mengenai tarif parkir ini agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. 6
Pengelolaan Desa Ponggok Ketua yang mengurus keberlangsungan desa ponggok adalah pemerintah desa lalu. Pemerintah desa berperan dalam menyediakan fasilitas, program, dan anggaran. Lalu di bawah pemerintah desa terdapat tim kebersihan, UMKM, dan bumdes. Dengan adanya wisata ponggok juga masayarakat terbantu dalam menyediakan pendidikan bagi anaknya serta karena diketahui kemiskinan di ponggok berhasil berkurang. sebagian masyarakat desa Ponggok biasanya bekerja sebagai pengelola wisata Ponggok atau menjadi pengusaha UMKM. pada pertama kali desa ponggok merupakan desa termiskin 2 di klaten, dengan penghasilan 80jt per tahun. lalu sda air melimpah di ponggok pertama digunakan sebagai tempat ikan, sungai sumber air, dll namun belum digunakan secara maksimal. lalu setelah warga melihat potensi sda air yang melimpah ini bisa dijadikan objek wisata, maka dari situlah warga memanfaatkan sda air itu dengan maksimal. pemanfaatan tersebut dimulai dari membuka jasa cuci pakaian, sampai dibangunnya kafe, dan dilanjut juga dengan pembuatan jajanan ringan yang dijual secara offline maupun online. 7
Pendidikan seperti yang kita ketahui bahwa desa Ponggok pertamanya miskin kemudian setelah didirikan wisata ponggok akhirnya ekonomi desa tersebut menjadi membaik. bahkan sangking baiknya ekonomi pada desa Ponggok. sebagian pendidikan masyarakat desa Ponggok ditanggung oleh dana dari hasil wisata Ponggok, karena ketua desa Ponggok menetapkan pertauran satu rumah satu sarjana dimana mengharuskan setiap rumah diharuskan memiliki sarjana minimal satu orang. namun jika ada keterbatasan biaya maka akan dengan senang hati dibantu oleh ketua desa Ponggok. dengan diadakanya program ini diharapkan masyarakat Ponggok memiliki pemikiran yang luas dan kritis agar dapat menjaga keberlangsungan desanya. 8
10
11
12
Desa Ponggok merupakan desa yang lingkungannya asri dan sejuk juga terdapat banyak wisata yang menarik mulai dari berenang sampai tempat makan. setiap makanan yang ada di desa Ponggok juga masih segar dan dalam keadaan bagus. sungguh pengalaman ynag mnyenangkan untuk memutuskan pergi ke desa Ponggok. selain menikmati wisata kita juga mendapatkan ilmu mulai dari wirausaha sampai tata kelola lingkungan. semoga kedepannya desa Ponggok selalu menjadi yang terbaik dan setiap permasalahan yang ada dapat di atasi dengan baik dan benar. ---- Benita 11 IPS 1 13
Aditiya, Iip M. “Mengenal Desa Ponggok, Salah Satu Desa Terkaya Di Indonesia.” Good News dari Indonesia, 6 Sept. 2020, www.goodnewsfromindonesia.id/2020/09/06/mengenal-desaponggok-di-klaten-salah-satu-desa-paling-makmur-di-indonesia. https://djpk.kemenkeu.go.id/wp-content/uploads/2017/08/Kades-Ponggok-APBN-DESAPONGGOK.pdf Bab II Struktural funsional http://digilib.uinsa.ac.id/6016/5/Bab%202.pdf 14