1
Kata Pengantar
Buku ajar Bahasa Indonesia Kelas 7 ini dsusun dengan tujuan memenuhi kebutuhan
siswa akan bahan pelajaran yang memadai dan sesuai. Buku ini dirancang
berdasarkan pada kurikulum Bahasa Indonesia SMP tahun 2013. Disusun dengan
sistemastis, cermat dan sesuai kebutuhan siswa, sehingga siswa dapat dengan
mudah memahami materi.
Dalam pengembangan Buku ini penyusun menyampaikan mulai dari Kompetensi
dasar yang harus dicapai, Indikator ketercapian kompetensi dan tujuan
pembelajaran, menjadikan siswa belajar secara terarah.
Dalam pengembangan materi penulis mencoba mengambil dari bahan yang sesuai
dan cocok dengan usia anak usia SMP kelas 7, baik dari sisi bahasa juga teks.
Buku ini juga dilengkapi dengan latihan soal pada akhir setiap bab, sebagai evaluasi
terhadap pemahaman siswa stelah menyelesaikan bab tersebut.
Penulis sadar buku ini jauh dari kata sempurna, sehingga segala kritik dan saran
yang bersifat membangun sangat dibutuhkan. Semoga buku ini dapat bermanfaat
dan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
2
DAFTAR ISI
Halaman Judul………………………………………………………..…….....1
Kata Pengantar………………………………………………………………...2
Daftar Isi…………………………………… ………………………………. 3
BAB I Memahami Karangan Deskripsi Melalui Teks……………………..…4
Kompetensi Dasar……………………………………..……………………...4
Indikator Pencapaian Kompetensi ………….………………………………...4
Tujuan Pembelajaran…………...……………………………………………..4
Materi………………………………………………………………………....4
Pengertian Teks Deskripsi...…………………………………………………..5
Tujuan Teks Deskripsi………………………….……………………………..6
Ciri-ciri Teks Deskripsi……………… ………………………………………10
Struktur Teks Deskripsi…………………………………………………….…10
Latihan……………………………………………………………………… ..13
Daftar Pustaka………………………………………………………… …...14
Profil Penulis…………………………………………..…………… ………...15
3
BAB I
MEMAHAMI KARANGAN DESKRIPSI MELALUI TEKS
1. KOMPETENSI DASAR
Kompetensi Dasar dalam bab ini meliputi :
3.1 Mengidentifikasi informasi dalam teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat
wisata, tempat bersejarah, dan atau suasasana pentas seni daerah) yang didengar
dan dibaca
3.2 Menentukan isi teks deskripsi objek (tempat wisata, tempat bersejarah, pentas
seni daerah, kain tradisional, dll) yang didengar dan dibaca
2.INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1. Siswa dapat menentukan ciri-ciri teks deskripsi
2. Siswa dapat menyebutkan tujuan teks deskpripsi
3. Siswa dapat menemukan informasi dalam teks deskripsi
4. Siswa dapat menentukan struktur teks deskripsi
3. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari Bab ini, siswa diharapkan dapat :
1. Menentukan ciri-ciri teks deskripsi
2. Menyebutkan tujuan teks deskripsi
3. Menemukan informasi dari teks deskripsi
4. Menentukan struktur teks deskripsi
4.MATERI
1. Pengertian Teks Deskripsi
2. Tujuan Teks Deskripsi
3. Ciri-ciri Teks Deskripsi
4. Struktur teks deskripsi
4
4.1 Pengertian Teks Deskripsi
Kita sudah sering membaca sebuah teks yang berisi tentang keindahan alam,
gambaran sistuasi perang atau bencana. Dan ketika membaca teks-teks tersebut di
atas kita seolah-olah berada dalam suasana tersebut, sehingga kita merasakan efek
dari apa yang kit abaca misalnya merasa nyaman dantenang ketika membaca teks
yang berisikan keindahan alam, atau pun merasa tegang dan panic. Hal demikian
merupakan efek dari teks yang kita abaca. Teks yang kit abaca tersebut merupakan
contoh dari teks deskripsi. Lalu apakah teks deskripsi itu ?.
Dalman (2016:95) dalam (Idarliati, 2018) menjelaskan bahwa karangan deskripsi
merupakan
karangan yang berisi perincian-perincian yang jelas tentang suatu objek, dapat
menimbulkan pesan dan kesan bagi pembaca, menarik minat, menggunakan bahasa
yang mudah dimengerti, menimbulkan daya imajinasi dan sensitivitas pembaca,
serta membuat si pembaca seolah-olah mengalami langsung objek yang
dideskripsikan. Pendapat lain mengenai teks deskripsi adalah suatu tulisan atau
karangan yang
menggambarkan atau memaparkan suatu objek, lokasi, keadaan atau benda dengan
kata-kata secara jelas.(Alawia, 2019). Sementara pendapat Semi (2003:41) dalam
(Amin, 2012) memberikan
batasan paragraf deskripsi sebagai berikut ini. “Deskripsi adalah tulisan yang
tujuannya memberikan perincian atau detail tentang objek sehingga dapat memberi
pengaruh pada imajinasi atau pendengar”.
Dari bebeapa pengertian tersebut dapat kita simpulkan bahwa yang dimaksud Teks
deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek dengan kata-kata yang jelas
sehingga menimbulkan efek bagi pembacanya, seperti pembaca seolah-olah
merasakan dan mengalami sendiri dari apa yang dibacanya.
5
4.2 Tujuan Teks Deskripsi
Untuk mengetahui tujuan teks deskripsi perhatikan contoh-contoh teks
deskripsi berikut ini :
Teks 1
PESONA ALAM GUNUNG BROMO
Gunung Bromo | Sumber gambar: Wikipedia
Gunung Bromo adalah salah satu gunung yang sangat populer di kalangan
wisatawan karena menawarkan keindahan alam Indonesia yang
menakjubkan. Meskipun berstatus sebagai gunung berapi aktif, Bromo
tidak pernah sepi dari pengunjung.
Ada sejumlah spot menarik di sekitar kawasan Gunung Bromo yang
menjadi favorit wisatawan. Salah satunya, Puncak Penanjakan yang kerap
menjadi lokasi untuk menyaksikan panorama matahari terbit. Puncak
Penanjakan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari toilet,
Mushola, hingga kios makanan.
Selain Puncak Penanjakan, kamu juga wajib berkunjung ke Pasir Berbisik.
Ini adalah hamparan padang pasir seluas 5.920 hektare yang terletak di
jalur menuju puncak Bromo. Tekstur pasirnya halus dan berwarna hitam.
Pemandangan alam di tempat ini terlihat semakin eksotis dengan
keberadaan tebing-tebing megah di sekitarnya.
(https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/keindahan-alam-
indonesia-yang-mendunia-acc/19116)
6
2. Teks 2
Pesona Burung Cendrawasih Keindahan yang Menakjubkan
Burung Cendrawasih adalah burung asal Papua. Burung cenderawasih,
terutama yang jantan, memiliki bulu-bulu indah layaknya bidadari turun
dari surga. Oleh karena itulah burung cenderawasih disebut sebagai
burung surga atau bird of paradise.
Selain dapat ditemui di Papua, burung cenderawasih juga dapat ditemui di
negara tetangga kita yaitu Papua Nugini dan Australia. Nah, berikut ini
adalah beberapa spesies burung cenderawasih yang terkenal karena
kecantikannya :
1. Burung Cendrawasih Kuning Kecil (Lesser bird of paradise)
Burung cendrawasih jenis ini merupakan burung serukuran sedang dengan
panjang sekitar 32 cm. Bulu-bulunya berwarna kombinasi merah-cokelat
dengan mahkota berwarna kuning dan punggung atas berwarna kuning
kecokelatan.
7
Burung jannya memiliki tenggorokan berwarna hijau tua, dan sepasang
ekor panjang yang dihiasi bulu-bulu tebal berwarna kuning dan putih.
Sedangkan burung betina memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil
dibandingkan dengan burung jantan, kepalanya berwarna cokelat tua,
badannya berwarna putih dan tidak memiliki bulu-bulu hias.
Daerah penyebaran burung cenderawasih jenis ini adalah meliputi seluruh
hutan di bagian utara Papua Nugini dan pulau-pulau disekitarnya seperti
Pulau Misool dan Yapen.
2. Astrapia Ribbon Tailed
Burung Cendrawasih jenis ini memiliki bulu ekor yang sangat panjang yang
melebihi panjang tubuhnya. Bahkan panjang ekornya bisa sampai 3 kali
panjang tubuhnya. Panjang burung jantan sekitar 32 cm, dengan ekor
berbentuk pita warna putih yang panjangnya mencapai 1 m. Sedangkan
betinanya, memiliki ekor yang agak pendek dengan warna cokelat. Burung
cenderawasih jenis ini dapat ditemui di hutan hujan tropis di bagian tengah
Pulau Papua.
3. Cendrawasih Biru (Blue Bird of Paradise)
Burung ini memiliki panjang sekitar 30 cm, berbadan hitam, mata cokelat
gelap dan kaki berwarna abu-abu. Burung jantan dihiasi bulu-bulu sayap
yang didominasi warna ungu-biru. Burung ini merupakan burung khas
Papua Nugini. Daerah penyebarannya adalah di Hutan-hutan di Papua
Nugini bagian Timur dan Tenggara. Umumnya mereka tinggal di
ketinggian 1400- 1800 m di atas permukaan laut.
Cenderawasih biru memiliki ritual tarian unik saat musim kawin. Untuk
menarik pasangannya burung-burung jantan akan menari memaerkan
bulu-bulunya yang indah sambil mengeluarkan suara-suara yang
menyerupai nyanyian.
4. Paradise Rifflebird
Ciri khas burung ini adalah, burung jantannya memiliki bulu berwarna
hitam dengan mahkota berwarna biru kehijauan, kaki hitam, mata cokelat,
dan paruh berwarna kuning. Burung cenderawasih jenis ini dapat
ditemukan di hutan New South Wales dan Queendslans di Australia.
8
Keindahan burung ini terlihat pada saat burung jantan mengembangkan
sayapnya menyerupai kipas dan bergerak kekana dan kekiri seperti menari
untuk menarik si betina.
5. Cendrawasih Merah (Red Bird of Paradise)
Panjang burung ini sekitar 33 cm. Burung ini memiliki bulu berwarna
kuning dan cokelat serta memiliki paruh berwarna kuning. Burung jantan
dewasa memiliki bulu-bulu berwarna merah darah dengan ujung berwarna
putih. Di bagian ekornya terdapat dua buah bulu melingkar berwarna
hitam. Sedangkan burung betinanya berukuran lebih kecil dari si jantan,
serta tidak memiliki bulu-bulu hiasan.
Burung cenderawasih merah hanya dapat ditemukan di hutan-hutan
dataran rendah di Pulau Waigeo dan Batanta, kabupaten Raja Ampat,
Papua.
6. Cenderawasih Panji (King Saxony bird of paradise)
Burung ini merupakan jenis burung kicau berukuran kecil dengan panjang
sekitar 22 cm. Burung jantan dewasa memiliki bulu hitam dan kuning tua,
di kepalanya terdapat dua helai bulu kawat bersisik berwarna biru-muda
mengkilat dengan panjang mencapai 40 cm. Bulu panjang ini dapat berdiri
tegak ketika melihat burung betina. Sedangkan burung betinanya memiliki
ukuran tubuh yang lebih kecil serta tidak memiliki antena.Daerah
penyebaran burung cenderawasih panji ini meliputi hutan-hutan
pegunungan di Papua.
(https://pertamag.blogspot.com/2013/10/pesona-burung-cendrawasih-
keindahan.html)
Dari kedua contoh teks deskripsi di atas kita dapat melihat, teks-teks di atas
memberikan gambaran kepada kita tentang keindahan masing-masing objek
yang digambarkan.
Teks 1 bertujuan menggambarkan kepada kita betapa indahnya pesona
Gunung Bromo. Dan teks 2 bertujuan menggambarkan tentang keindahan
burung Cendrawasih yang berada di Papua. Dari kedua teks tersebut bisa
ditarik kesimpulan bahwa tujuan dari teks deskripsi adalah menggambarkan
suatu objek.
9
4.3 Ciri-ciri Teks Deskripsi
Menurut Dalman dalam (Elfrida, 2019) menyatakan bahwa karangan
deskripsi mempunyai ciri-ciri khas, yaitu sebagai berikut.
1. deskripsi lebih memperlihatkan detail atau perincian tentang objek;
2.deskripsi bersifat memberi pengaruh sensitivitas dan membentuk
imajinasi pembaca
3.berisi penjelasan yang menarik minat serta orang lain/pembaca;
4. menyampaikan sifat dan perincian wujud yang dapat ditemukan dalam
objek itu;
5. menggunakan bahasa yang cukup hidup, kuat, dan bersemangat serta
konkret.
Dari penjelasan di atas mari kita lihat kembali teks deskripsi yang telah kita
baca, misalnya teks 1 tentang “Pesona Gunung Bromo”. Dalam teks tersebut
bagaimana penulis menggambarkan gunung Bromo secara jelas dan detail
mulai dari tempatnya, bagian-bagiannya. Begitupun dalam teks kedua
tentang “Pesona Burung Cendrawasih” dalam teks tersebut lebih jelas lagi.
Bagaimana penulis menggambarkan burung Cendrawasih bagian demi
bagian. Ini sesuai dengan ciri yang pertama dari teks deskripsi.
Ketika kita membaca kedua contoh teks deskripsi di atas kita pun merasakan
seolah-olah kita menyaksikan atau melihat sendiri apa yang dipaparkan oleh
penulis, hal ini sesuai dengan ciri yang kedua, yaitu bersifat memberi
pengaruh sensitivitas dan membentuk imajinasi pembaca.
Ciri ketiga dan keempat dapat kalian temukan pada paparan kedua teks
tersebut. Berikutnya adalah tugas kalian untuk menemukannya.
4.4 Struktur Teks Deskripsi
Struktur teks deskripsi terdiri dari :
1. Deskripsi umum
2. Deskripsi bagian
3. Penutup
Untuk dapat memahaminya perhatikan penjelasan berikut :
Gunung Bromo adalah salah satu gunung yang sangat populer di kalangan
wisatawan karena menawarkan keindahan alam Indonesia yang
menakjubkan. Meskipun berstatus sebagai gunung berapi aktif, Bromo tidak
pernah sepi dari pengunjung .
(Pesona Gunung Bromo)
10
Kutipan paragraph di atas merupakan contoh dari deskripsi umum, artinya
dalam deskripsi umum penulis hanya menggambarkan objek secara umum
saja. Misalnya dalam contoh di atas penulis hanya menginformasikan
kepada pembaca tentang popularitas gunung Bromo dikalangan wisatawan.
Atau kalau dalam contoh-contoh lain biasanya diinformasikan tentang letak
atau posisi tempat objek berada.
Berbeda dengan deskripsi umum deskripsi bagian lebih menggambarkan
objek bagian demi bagian, sebagai contoh adalah seperti yang terdapat
dalam teks yang kedua. Kita lihat bersama contohnya :
1. Burung Cendrawasih Kuning Kecil (Lesser bird of paradise)
Burung cendrawasih jenis ini merupakan burung serukuran sedang dengan
panjang sekitar 32 cm. Bulu-bulunya berwarna kombinasi merah-cokelat
dengan mahkota berwarna kuning dan punggung atas berwarna kuning
kecokelatan.
Burung janntanya memiliki tenggorokan berwarna hijau tua, dan sepasang
ekor panjang yang dihiasi bulu-bulu tebal berwarna kuning dan putih.
Sedangkan burung betina memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil
dibandingkan dengan burung jantan, kepalanya berwarna cokelat tua,
badannya berwarna putih dan tidak memiliki bulu-bulu hias.
Daerah penyebaran burung cenderawasih jenis ini adalah meliputi seluruh
hutan di bagian utara Papua Nugini dan pulau-pulau disekitarnya seperti
Pulau Misool dan Yapen.
Coba kalian perhatikan dari awala paragraph sampai akhir paragraph teks
tersebut menggambarkan secara jelas dan detail mengenai bagian-bagian
objek.Mulai dari ukuran, warna bulu, sampai pada tampilan fisik lainnya.
Jadi jelas bukan apa yang dimaksud dengan deskripsi bagian?.
Struktur yang ketiga adalah penutup, yang namanya penutup biasanya berisi
kesan umum atau kesimpulan. Mari kita lihat contoh penutup dalam teks
deskripsi di atas.
Pemandangan alam di tempat ini terlihat semakin eksotis dengan
keberadaan tebing-tebing megah di sekitarnya
Paragraf terakhir dari teks yang berjudul Pesona Gunung Bromo ini
merupakan contoh penutup. Dimana penulis menyampaikan kesan umum
tentang keindahan Bromo. Yang menurut penulis Bromo semakin eksotis
dengan keberadaan tebing-tebing megah di sekitarnya.
11
Demikianlah pembelajaran dalam Bab I ini telah kalian pelajari dari awal
hingga akhir, selanjutnya untuk mengukur pemahaman kalian tentang
materi yang sudah dijelaskan, maka kalian akan diberikan latihan.
Perhatikan teks berikut :
Pesona Raja Ampat, Wisata Bahari Dunia
Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat dengan keindahan terumbu karang
serta pulau-pulau karangnya yang cantik dalam satu dekade terakhir sering
menjadi buah bibir penggemar snorkeling dan diving domestik maupun
mancanegara. Sejumlah kegiatan promosi pariwisata seperti Sail Raja
Ampat semakin mengukuhkan Raja Ampat sebagai destinasi wisata bahari
dunia. Dengan keindahan dan keanekaragaman hayati lautnya, kepulauan
Raja Ampat telah diusulkan oleh Pemerintah Indonesia kepada UNESCO
untuk dimasukkan dalam daftar situs warisan dunia, atau World Heritage
Site.
Di Raja Ampat, selain menikmati tamasya bawah laut terumbu karang
terindah di dunia dengan kehadiran ikan-ikan parinya, wisatawan domestik
dan mancanegara juga dapat mengamati burung cenderawasih, species
burung langka di alam bebas. Sekitar satu setengah abad yang lalu tepatnya
pada tahun 1860, Alfred Russel Wallace, seorang naturalis asal Inggris
mungkin orang kulit putih pertama yang mengungkapkan kekagumannya
akan keindahan Raja Ampat. Wallace menjalajahi kawasan Raja Ampat
untuk mengumpulkan spesies burung cenderawasih dan menyaksikan aneka
bentuk dan warna terumbu karang yang indah.”Pemandangan alam paling
12
indah yang pernah saya lihat” tulis Wallace dalam bukunya yang terkenal
“ The Malay Archipelago”.
Waisai adalah ibukota kabupaten Raja Ampat yang terletak di pulau
Waigeo. Waisai merupakan gerbang untuk menjelajahi keindahan Raja
Ampat. Ada dua pilihan transportasi menuju Waisai yaitu kapal laut yang
berangkat dari pelabuhan rakyat Sorong sekitar 1,5 jam atau angkutan
udara dengan pesawat kecil.
Kabupaten Raja Ampat dimekarkan dari Kabupaten Sorong pada tahun
2002. Di Waisai pembangunan sarana dan prasarana terus digiatkan untuk
mempercantik kota dan mendukung program ekoturisme yang dicanangkan
pemerintah. Pembangunan fisik wilayah Raja Ampat dilakukan dengan
sangat hati-hati demi menjaga kelestarian alamnya yang juga didukung
kesadaran masyarakatnya untuk menjaga kelestarian lingkungannya. Maka
tidak salah dalam berbagai survey pariwisata, Raja Ampat sering terpilih
sebagai kawasan wisata bahari paling menarik di Indonesia.
(https://kumparan.com/suparman-hasibuan/pesona-raja-ampat-wisata-
bahari-dunia-27431110790554687/full)
Setelah membaca teks dia atas coba kalian kerjakan latihan berikut ini !
Jawabalah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas !
1. Apa objek yang digambarkan pada teks di atas?
2. Apa tujuan teks deskripsi yang berjudul “Pesona Raja Ampat, Wisata
Bahari Dunia” tersebut?
3. Carilah keempat ciri teks deskripsi yang terdapat pada teks di atas!
4. Pada bagian manakah dalam teks yang termasuk struktur;
a. Deskripsi umum/identifikasi
b. Deskripsi bagian
c. Penutup
SELAMAT BEKERJA
13
Daftar Pustaka
Alawia, A. (2019). Penerapan Media Gambar Lingkungan Sekitar dalam
Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi di Sekolah Dasar.
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 2(2), 147–158.
https://doi.org/10.24256/pijies.v2i2.959
Amin, M. (2012). Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi
Melalui Metode Discovery dengan Menggunakan Media Gambar Mahasiswa
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia TA 2011/2012 Universitas
Ekasakti Padanga. Jurnal Bahasa dan Saetra Pembelajaran, 66, 37–39.
Elfrida, N. B. (2019). Pengembangan buku pengayaan menulis teks deskripsi
bermuatan kebudayaan daerah kudus untuk kelas vii smp.
Idarliati, I. (2018). Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi
Dengan Menggunakan Media Gambar. Pedagogik Journal of Islamic
Elementary School, 1(1), 57–72. https://doi.org/10.24256/pijies.v1i1.380
Hastuti,Titik,dkk.(2016) Bahasa Indonesia.Kemendikbud:Jakarta
https://kumparan.com/suparman-hasibuan/pesona-raja-ampat-wisata-bahari-dunia-
27431110790554687/full
https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/keindahan-alam-indonesia-
yang-mendunia-acc/19116
https://pertamag.blogspot.com/2013/10/pesona-burung-cendrawasih-
keindahan.html
14
Profil Penulis
Nama : Apipudin, S.Pd.
Tempat,tanggal lahir : Sumedang, 17 April 1975
Tempat Tugas : SMP Negeri 2 Rancakalong Sumedang Jawa Barat
Penulis adalah adalah pengajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia sejak tahun 1999.
Sejak lulus dari perguruab tinggi yaitu IKIP Bandung atau sekarang lebih dikenal
dengan Universiatas Pendidikan Indonesia (UPI), langsusng terjun dan
berkecimpung di dunia Pendidikan. Awalnya penulis mengajar di SMP Negeri 1
Rancakalong yaitu pada tahun 1999-2003. Disamping penulis juga mengajar di
SMA Negeri 1 Rancakalong yang pada saat pertama kali didirikan.
Pada tahun 2003 penulis beralih tugas mengajar di SMP Negeri 2 Rancakalong
sampai sekarang. Selain sebagai guru pengajar, penulis juga diberi tugas tambahan
sebagai Wakasek Kurikulum dan Ketua Bidang Literasi Sekolah.
Penulis juga aktif mengikuti kegiatan-kegiatan di bidang pendidikan seperti,
seminar pelatihan dan workshop. Penulis juga sedang berusaha menyusun buku ajar
untuk mendampingi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
15