The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by fariskyydaffa, 2021-11-25 17:40:22

modul (1)

modul (1)



PENDIDIKAN AGAMA
ISLAM DAN BUDI
PEKERTI

Oleh: 
Farizky Daffa Ardhiansyah
PAI 3G
126201202144



Untuk SMA/MA Kelas XI

Semester 2

1

BAB 1
Rasul dan Nabi Allah SWT

 Tujuan

Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini,siswa diharapkan dapat :
-Meyakini adanya rasul – rasul Allah SWT
-Memahami pengertian iman kepada kepada rasul-rasul
Allah SWT dengan benar
-Menunjukkan perilaku saling menolong sebagai cerminan
beriman kepada rasul – rasul Allah SWT dengan benar
-Menganalisis makna iman kepada rasul-rasul Allah SWT
-Menyajikan kaitan antara iman kepada rasul-rasul Allah
SWT .dengan keteguhan dalam bertauhid
,toleransi,ketaatan,dan kecintaan kepada Allah SWT

2

Iman kepada rasul-rasul Allah SWT

Iman menurut bahasa arab berasal dari kata (‫ اللا يمان‬-‫ يُ ْؤ ِم ُن‬- ‫ ) آ َم َن‬yang artinya percaya
terhadap apa yang diyakini akan kebesaran Allah swt.
Secara istilah iman merupakan suatu keyakinan dan kepercayaan dalam hati untuk diutarakan
secara lisan maupun mengamalkan perbuatan nya.Iman terhadap para rasul Allah SWT
merupakan salah satu dari 6 rukun iman yang wajib diimani oleh setiap muslim.

Perintah beriman terdapat pada Q.S. An-Nisa ayat 136 yang berbunyi :

‫َو َم ْن‬ ۗ ‫َق ْب ُل‬ ‫ِم ْن‬ ‫اَ ْن َز َل‬ ‫ا َّل ِذ ٰۤ ْي‬ ‫ْل ِك ٰت ِب‬ ‫َوا‬ ‫َر ُس ْو ِل ٖه‬ ‫َعَٰضلٰل اًىۢل‬ ‫ا ْلْْ ِٰلك ٰت ِخ ِب ِرالَّ َف ِذقَدْ ْي نَ َضَّز َّلَل‬ ‫ٰٰۤ َيّياَْكفُيُّ ْ َرهابِاا َّلِّٰذهلْيلِ َنَو ٰاَم َٰٰلٓم ِئنُ ٰۤ َْكوتِا ٖه ٰا َِمونُ ْكُوتُا ِب ٖهبِا َٰوّهلُلِر َسُوِل َٖهر َسُو ْاو ِل ْلٖ َيه ْو َِوما‬
‫بَ ِع ْيداا‬

Artinya : "Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya
(Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab
yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-
kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat
jauh."

Rasul adalah manusia pilihan Allah SWT.Rasul diangkat menjadi utusan untuk
menyampaikan firman-firmanNya kepada umat manusia agar dijadikan pedoman
hidup.Sedangkan nabi adalah manusia pilihan yang diberi wahyu oleh Allah SWT untuk
dirinya sendiri dan tidak mempunyai kewajiban untuk menyampaikan pada umatnya.

Allah SWT mengutus para nabi dan rasul berjumlah puluhan hingga ribuan yang

tersebar di bumi ini.Adapun beberapa meriwayatkan tentang jumlah para nabi dan rasul Allah

SWT antara lain :

1.Imam Ahmad meriwayatkan hadist dari Abi Zar r.a bahwa Rasulullah SAW,Ketika ditanya

tentang jumlah para nabi,beliau menjawab:
“Jumlah para nabi itu adalah 124.000 nabi,sedangkan jumlah rasul 315 ,suatu jumlah yang
sangat banyak sekali .”(H.R. Ahmad)

2. At Turmudzi meriwayatkan hadist dari Abi Zar r.a juga menjelaskan bahwa Rasulullah SAW
menjawab ,”Jumlah para nabi itu adalah 124.000 nabi ,sedangkan jumlah rasul 312.”

Sedangkan jumlah para nabi dan rasul yang disebutkan dalam AL Quran ada 25 yaitu:

1.Adam A.S 6.Ibrahim A.S 11.Yusuf A.S 16.Zulkilfi A.S 21.Yunus A.S

2.Idris A.S 7.Lut A.S 12.Ayub A.S 17.Daud A.S 22.Zakaria A.S

3.Nuh A.S 8.Ismail A.S 13.Syu`aib A.S 18.Sulaiman A.S 23.Yahya A.S

4.Hud A.S 9.Ishaq A.S 14.Harun A.S 19.Ilyas A.S 24.Isa A.S

5.Saleh A.S 10.Ya`qub A.S 15.Musa A.S 20.Ilyasa A.S 25.Muhammad SAW

3

Sifat Para Rasul Allah SWT

Iman kepada Rasul Allah SWT juga harus meyakini bahwa Rasul itu mempunyai sifat-
sifat;
PERTAMA,Sifat wajib :

1. ٌ‫ِص ْدق‬ : Jujur dalam segala yang disampaikan

Kata Siddiq atau Sidqun memiliki arti benar .Setiap apa uang dikatakan Rasul Allah
SWT pasti benar,artinya tiada kebohongan didalamnya.

‫َّنبِ ًّيا ِص ِد ۡي ًقا َكا َن ِا َنّه ۚ اِ ۡب ٰر ِه ۡي َم اۡل ِك ٰت ِب فِى َوا ۡذ ُك ۡر‬

“Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Kitab (Al-Qur'an), sesungguhnya dia
adalah seorang yang sangat membenarkan, seorang Nabi.”(Q.S. Maryam : 41)

2. ‫اَ َمانَ ٌة‬ : Dapat dipercaya

Kata Amanah berarti dapat dipercaya.Para nabi dan rasul Allah SWT merupakan utusan
kepercayaan Allah SWT ,artinya tiada khianat sedikitpun .

‫إِ ْذ َقا َل َل ُه ْم أَ ُخو ُه ْم نُو ٌح أَ َْل تَتَّقُون‬

Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?

‫ۚ اَ ِم ْين َر ُس ْول َل ُك ْم ِا ِن ْي‬

Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu
(Q. S. Asy Syua`ra : 106-107)

3. ‫ ٌٌٌتَ ْب ِل ٌغ‬: Menyampaikan ajaran

Tablig berarti menyampaikan . Seorang Rasul Allah SWT adalah manusia yang diutus
oleh Allah SWT untuk menyampaikan risalah-Nya ,

‫َبلَّ ْغ َت‬ ‫يََّرْهبِ ِد َكى َوااِْلقَْنْو َّلَم ْما ْلتَ ْٰفك ِفَع ِرْل ْي ََفن َما‬ ‫اِ َل ْي َك ِم ْن‬ ‫۞ ٰٓياَ ُيّ َها ال َّر ُس ْو ُل َب ِل ْغ َمآٰ اُ ْن ِز َل‬
‫ِا َّن ّٰلهلاَ َْل‬ ‫ِر ٰسلَتَ ٗه َوّٰلهلاُ يَ ْع ِص ُم َك ِم َن ال َنّا ِس‬

“ Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak
engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan
amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” (Q.S Al Maidah ayat 67)

4

4. ٌ‫فَ َطانَة‬ : Pandai

Fatanah berarti pandai atau cerdas.Tugas Rasul untuk menyampaikan kepada kaumnya
.Setiap Rasul memiliki kaum yang berbeda-beda dalam berdakwah.Maka dari itu, setiap rasul
memiliki sifat Fatanah.

‫َو ِت ْل َك ُح َّجتُنَآٰ ٰاتَ ْي ٰن َهآٰ اِ ْب ٰر ِه ْي َم َعٰلى قَ ْو ِم ٖه نَ ْر َف ُع دَ َر ٰج ٍت َّم ْن َّن َش ٰۤا ُء ِا َّن َر َّب َك‬
‫َح ِك ْي ٌم َع ِل ْي ٌم‬

“Dan itulah keterangan Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi

kaumnya. Kami tinggikan derajat siapa yang Kami kehendaki. Sesungguhnya Tuhanmu
Mahabijaksana, Maha Mengetahui.” ( Q.S Al Anam :83)

KEDUA,Sifat Mustahil :

1. Kidzib : Berdusta

Artinya setiap perkataan seorang Nabi dan Rasul adalah benar.

‫ِل َي ْع َل َم اَ ْن َق ْد اَ ْب َلغُ ْوا ِر ٰسٰل ِت َر ِب ِه ْم َواَ َحا َط ِب َما لَدَ ْي ِه ْم َواَ ْح ٰصى ُك َّل َش ْي ٍء‬
ࣖ ‫َعدَداا‬

“Agar Dia mengetahui bahwa rasul-rasul itu sungguh telah menyampaikan risalah Tuhannya,

sedang (ilmu-Nya) meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu
satu persatu.” ( Q.S Al Jin : 28)

2. Khianat : Berkhianat

Khianat juga bisa diartikan menyelisihi.

‫ِاتَّبِ ْع َمآٰ اُ ْو ِح َي ِا َل ْي َك ِم ْن َّربِ َۚ َك َْ ٰٓل اِٰلهَ اِ َّْل ُه َۚ َو َواَ ْع ِر ْض َع ِن ا ْل ُم ْش ِر ِك ْي َن‬

“Ikutilah apa yang telah diwahyukan Tuhanmu kepadamu (Muhammad); tidak ada tuhan
selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.” (Q.S Al Anam : 106)

5

3. Khitman : Menyimpan ajaran

Mustahil bagi rasul untuk menyembunyikan risalahnya,karena tugas utamanya yaitu
tablig(menyampaikan).

‫يَُوْوَّ الٰاح ّىل ٰل ِاࣖ َمتاََختَفََزاَِّۤكإَِّّىُلر ُْنواَ َتَّن ِبِعاَْنُعَفِد َلاْاِي َْنولَا ْلُكبََْمم َل ِاَصكقُْي ْ ُوراِ ُلانِ ّْ ْلََّيّ ال ْع ٰلَمقُ ُك ْْملى‬ ‫اَ ْع َل ُم‬ ‫اَقُ ْو ُل َو َّ ال ا ْلغَ ْي َب‬
‫اِلَ َّي‬ ‫يَ ْستَ ِوى َه ْل قُ ْل‬

“Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah

ada padaku, dan aku tidak mengetahui yang gaib dan aku tidak (pula) mengatakan kepadamu

bahwa aku malaikat. Aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku.” Katakanlah,

“Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat? Apakah kamu tidak

memikirkan(nya)?” (Q.S Al Anam 50)

4. Baladah : Bodoh

Tidak mungkin bagi Rasul Allah SWT memiliki sifat baladah .Karena setiap Rasul
dalam berdakwah membutuhkan strategi dan kecerdasan dalam menghadapi kaumnya

yang berbeda-beda. ‫ُخ ِذ ا ْلعَ ْف َو َوأْ ُم ْر ِبا ْلعُ ْر ِف َواَ ْع ِر ْض َع ِن ا ْل َجا ِه ِل ْي َن‬

“Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan
orang-orang yang bodoh.” (Q.S Al A`rof :199)

KETIGA,Sifat Jaiz

Sifat jaiz bagi Rasul Allah SWT ,yaitu melekatnya sifat-sifat manusia pada umumnya
yangtidak menurunkan derajat mereka,seperti makan,minum,sakit,dan lain-lain.

‫َويَ ْم ُش ْو َن ِفى‬ ‫َبِم ْع َن اَضْل ُكُم ْمْر ِل َبَس ِلْع ْي َنٍضِا َّْفِٰٓلتْ َنِا ّنَةا ُه ْماَتَلَ َيأْ ْص ُكِبلُ ُْرو ْوَن َۚ َنال َو َّط َك َعاا ََنم‬ ‫اَ ْوْ َلَمآٰ ْساََو ْار ِقَس ْلنََوا َجَق ْب َعلَ ْل َنَكا‬
‫َربُّ َك َب ِص ْي ارا‬ ࣖ

“Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu (Muhammad), melainkan mereka pasti

memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai
cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat.”(Q.S

Al Furqan :20)

6

Tugas Para Rasul Allah SWT

Adapun tugas yang dimiliki para rasul sebagai berikut.

1.Menyampaikan risalah dari Allah SWT

‫َب َّل ْغ َت‬ ‫تَا ْْلف ٰكعَ ِف ْلِر ْيَف ََمنا‬ ‫ِااَِل ْي َّن َكّٰلهلِماَ ْ َنْل َّريَ ِب ْه َِدك َىو ِاا ْلْنقَ ْلَّو ْمَم‬ ‫اُ ْن ِز َل‬ ٰٓ‫۞ ٰٓياَيُّ َها ال َّر ُس ْو ُل َب ِل ْغ َما‬
‫النَّا ِس‬ ‫ِر ٰس َلتَ ٗه َوّٰلهلاُ يَ ْع ِص ُم َك ِم َن‬

67. Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau

lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan

Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk
kepada orang-orang kafir.” (Q.S Al Maidah : 67)

2.Mengajak kepada ketauhidan

.... ‫ال َّطا ُغ ْو َت َوا ْجتَنِبُوا ّل ٰلاَ ا ْعبُدُوا اَ ِن َّر ُس ْو ًّل اُ َّمة ُك ِل ِف ْي بَ َعثْنَا َولَ َق ْد‬

“Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang rasul untuk setiap umat (untuk
menyerukan), “Sembahlah Allah, dan jauhilah tagut”...” (Q.S An Nahl ;36)

3.Menunjukkan jalan yang lurus

‫ُه َو‬ ‫ِا ْن‬ ‫اَ ْج ارا‬ ‫َع َل ْي ِه‬ ‫اَ ْسـَٔلُ ُك ْم‬ ‫َّْ ٰٓل‬ ‫قُ ْل‬ ‫ا ْقتَ ِد ْه‬ ‫َف ِب ُه ٰدى ُه ُم‬ ُ‫ّٰل هلا‬ ‫اُوٰٰۤل ِٕى َك ا ّلَ ِذ ْي َن َهدَى‬
ࣖ ‫ِا َّْل ِذ ْك ٰرى ِل ْل ٰع َل ِم ْي َن‬

90. Mereka itulah (para nabi) yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk
mereka. Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak meminta imbalan kepadamu dalam
menyampaikan (Al-Qur'an).” Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk (segala
umat) seluruh alam” ( Q.S. Al Anam :90)

4.Sebagai hujjah bagi manusia

7




Click to View FlipBook Version