The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by megakhos15, 2021-10-14 10:32:18

BAHAN AJAR TEMA 5 SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 5

BERISI MUATAN PELAJARAN IPA DAN BAHASA

BAHAN AJAR

Tema 5 Subtema 1 Pembelajaran 5

EKOSISTEM
Oleh :Mega Khos Herawati, S.Pd

No. UKG 201502983311

SDN Sungai Bambu 05
Jakarta
2021

MATERI
PEBELAJARAN

PETUNJUK BELAJAR

Untuk membantu peserta didik memahami materi ajar
ini perlu diperhatikan beberapa petunjuk belajar
berikut:

a. Bacalah dengan cermat uraian penting yang terdapat
di dalam materi ajar ini sampai peserta didik memahami
secara tuntas tentang apa, untuk apa, dan bagaimana
mempelajari materi tersebut

b. Pahamilah pengertian demi pengertian dari materi
ajar ini melalui pemahaman dan pengalaman sendiri
serta diskusikanlah dengan teman atau guru.

c. Bacalah dan pelajarilah sumber-sumber buku lain
termasuk internet.

d. Diskusikanlah apa yang telah dipelajari, termasuk
hal-hal yang dianggap masih sulit, dengan teman-teman.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Bahasa Indonesia
1. Dengan mencermati gambar teks bacaan yang ditampilkan, siswa
mampu membuat peta pikiran tentang pokok pikiran dan
informasi penting yang terdapat dalam teks bacaan daur hidup
hewan secara tepat.
2. Dengan menyimak informasi yang diperoleh dari video yang
ditampilkan, siswa mampu membuat tulisan tentang daur hidup
hewan, terutama yang mengalami metamorfosis secara benar.

IPA

3. Dengan membaca teks daur hidup hewan yang diberikan, siswa
mampu melengkapi tahap metamorfosis belalang.

4. Dengan menyaksikan video yang ditampilkan guru siswa dapat
membedakan perbedaan daur hidup hewan.

5. Dengan membaca teks daur hidup hewan yang dibeikan, siswa
mampu membuat diagram daur hidup tiga jenis hewan yang
berbeda secara tepat.

SBDP

6. Dengan menyimak penjelasan guru , siswa mampu membeda kan
tangga nada mayor dan minor.

7. Dengan mengamati teks bacaan lagu, siswa mampu menyanyikan
lagu nasional bertangga nada minor secara baik dan benar

CAPAIAN PEMBELAJARAN
 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati mendengar ,

melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-ben da
yang dijumpainya di rumah, sekolah
 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis
dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencermi nkan
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

SUBCAPAIAN
 Menguraikan konsep-konsep yang saling berkaitan pada teks nonfiksi

Memahami tangga nada.
 Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring

makanan di lingkungan sekitar

EKOSISTEM

Pernahkah kamu melihat ketiga hewan tersebut? Di
manakah kamu melihatnya? Bagaimana perasaanmu ketika
melihat ketiga hewan tersebut? Perhatikanlah bahwa ketiga
hewan merupakan hewan muda yang baru saja dilahirkan dan
menetas. Setiap hewan memiliki cara tersendiri dalam proses
perkembangbiakannya. Hewan-hewan tersebut mengalami
proses pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda satu
sama lain. Proses ini dinamakan proses daur hidup atau siklus
hidup.

DAUR HIDUP HEWAN

Hewan sebagai salah satu komponen ekosistem memerlukan
lingkungan yang baik untuk berkembang biak. Perubahan ekosistem
dapat memengaruhi perkembangbiakan. Setiap hewan mengalami
tahapan perkembangan tersendiri dan khas. Tahapan pertumbuhan
dan perkembangan suatu hewan disebut daur hidup. Di dalam daur
hidupnya, ada hewan yang mengalami perubahan bentuk, ada yang
tidak.

Hewan yang mengalami perubahan bentuk pada tahap tumbuh
kembangnya disebut mengalami metamorfosis. Hewan apa sajakah
yang mengalami metamorfosis dan tidak mengalami metamorfosis?
Berdasarkan perubahan bentuknya, metamorfosis dibedakan menjadi
metamorfosis sempurna dan tidak sempurna. Metamorfosis sempurna
terjadi ketika hewan mengalami perubahan bentuk yang sangat
berbeda pada setiap tahap perkembangannya. Contoh hewan yang
mengalami metamorfosis sempurna adalah katak dan kupu-kupu.

Kupu-kupu berkembang biak dengan cara bertelur. Kemudian,
telur menetas menjadi ulat atau larva yang aktif mencari makanan.
Setelah cukup mendapatkan makanan, ulat
berubah menjadi pupa atau kepompong
yang tidak bergerak dan melekat pada
bagian pohon. Pupa merupakan masa

istirahat sebagai persiapan menjadi kupu-kupu dewasa.

Metamorfosis tidak sempurna terjadi pada hewan yang
mengalami perubahan bentuk yang tidak terlalu berbeda pada setiap
perkembangannya. Hewan kelompok ini tidak mengalami fase larva dan
pupa. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna
adalah kecoa. Kecoa berkembang biak dengan bertelur. Telur kecoa
menetas berubah menjadi kecoa muda yang disebut nimfa. Nimfa
mengalami beberapa kali pergantian kulit sebelum menjadi kecoa
dewasa. Pergantian kulit ini disebut ekdisis

Selain serangga dan katak, hewan lain mengalami daur hidup
tanpa metamorfosis atau tanpa mengalami perubahan bentuk. Contoh
jenis hewan yang tidak mengalami metamorfosis adalah ikan dan
kadal. Ikan hidup di air dan berkembang biak dengan bertelur. Telur
ikan menetas, lalu menjadi ikan muda, kemudian menjadi ikan dewasa.
Bentuk ikan muda dan ikan dewasa tidak banyak mengalami
perubahan. Demikian juga dengan kadal. Setelah bertelur, telur
kadal akan menetas dan muncullah kadal muda. Seiring dengan
waktu, kadal muda tumbuh dan berkembang menjadi kadal dewasa
yang siap bertelur kembali setelah melakukan perkawinan dengan
kadal dewasa lain.

Berdasarkan bacaan di atas, temukanlah pikiran utama
dari setiap paragraf beserta informasi yang kamu anggap
penting. Tuliskan pikiran utama dan informasi penting tersebut
dengan menggunakan peta pikiran.

Ingatlah, untuk membuat peta pikiran, kamu sebaiknya

menentukan pikiran utama pada setiap cabang dari judul

bacaan. Dari setiap cabang pikiran utama, tuliskan

informasi-informasi penting. Jika cabang

informasi memiliki informasi yang berkaitan

dengannya, tambahkanlah cabang lain, lalu

tuliskan informasi tersebut. Pada saat

membuat peta pikiran, kamu dapat

menambahkan gambar untuk

memperjelas pikiran utamamu atau

informasi yang kamu anggap penting.

TANGGA NADA MAYOR dan MINOR

Pada saat hendak menyanyikan lagu dan mengiringi
sebuah lagu, sebaiknya kamu mengetahui tangga nada yang
digunakan pada lagu tersebut. Tangga nada berhubungan erat
dengan karakter lagu. Tangga nada mayor melukiskan
karakter dan sifat lagu penuh keyakinan, optimis, mantap,
riang, gembira, ceria, bangga, dan menyenangkan. Sementara
itu, tangga nada minor melukiskan karakter pesimis, penuh
keraguan, sedih, sendu, mudah terharu, kecewa, kegagalan,
dan melankolis. Dalam satu lagu, dapat juga digunakan dua
tangga nada.

Ingatkah kamu? Tangga nada adalah urutan nada yang
disusun secara berjenjang. Disebut tangga nada apabila
sebuah tangga nada terdiri atas delapan tingkatan dengan
urutan dari tingkat pertama sampai delapan. Tangga nada
dibagi menjadi dua, yaitu tangga nada mayor dan minor. Tiap
tangga nada dibedakan dengan jarak. Tangga nada mayor
berjarak 1 – 1 – 1/2 - 1 – 1 – 1 – 1/2. Tangga nada minor, yaitu
tangga nada yang mempunyai jarak atau interval 1 – 1/2 - 1 –
1 – 1 – 1/2 - 1 – 1. Adapun urutan nada pada tangga nada mayor

dimulai dengan nada (la) dan diakhiri dengan nada (la) oktaf
atas . Lagu yang bertangga nada minor biasanya berakhir
dengan nada la, tetapi ada juga yang diakhiri nada lain seperti
3 (mi).

Salah satu lagu yang dimainkan di tangga nada minor
adalah lagu Syukur ciptaan H. Muntahar dan Trima Kasihku
ciptaan Sri Widodo. Perhatikanlah dengan saksama kedua
lagu berikut ini. Pelajarilah lagu ini dengan baik sebelum kamu
menyanyikannya!

POKOK PIKIRAN PADA TEKS

Ide/Gagasan Pokok: ide/gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf,
terdapat di dalam kalimat utama di setiap paragraf

Ide/Gagasan Pendukung: ide/gagasan yang mendukung ide pokok, terdapat di
dalam kalimat penjelas

Langkah Menyusun Kerangka Tulisan:
1. Tentukan tema dan sudut pandang tulisan
2. Tentukan alur tulisan yang diinginkan, apakah alur maju, alur mundur, atau
alur campuran
3. Buat pertanyaan-pertanyaan terkait tema tulisan
4. Jawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam bentuk kalimat yang disusun
menjadi paragraf pendek
Tahapan Membuat Ringkasan:
1. Perhatikan kalimat utama setiap paragraf
2. Tulis ulang setiap kalimat utama dan susunlah hingga membentuk paragraf
singkat
3. Gunakan kata penghubung yang tepat untuk setiap kalimat agar terbentuk
bahasan yang mengalir dan enak dibaca
4. Kesatuan paragraf yang terdiri atas kalimat utama itulah yang disebut
ringkasan. Pastikan ringkasan tersebut lebih pendek daripada bacaan
aslinya.

Adapun cara menyimpulkan teks adalah sebagai berikut.

a. Membaca Teks

Membaca teks asli beberapa kali untuk mengetahui kesan umum dan
maksud pengarang/penulis.

b. Menentukan Kalimat Utama

Setelah membaca teks tersebut, tentukanlah kalimat utamanya. Kalimat
utama adalah kalimat yang mengandung gagasan utama dari sebuah paragraf.
Kalimat utama merupakan kalimat pertama atau terakhir dari suatu
paragraf. Gagasan utama adalah pikiran utama atau inti dari sebuah
paragraf. Dengan menentukan kalimat utama, kita dapat menyimpulkan isi
suatu teks.

c. Buatlah Kesimpulan

Setelah menentukan inti dari paragraf, susunlah kalimat dengan baik agar
dapat menjadi sebuah kesimpulan yang benar. Untuk membuat suatu
kesimpulan lebih baik dan dapat dimengerti ada beberapa kriteria atau
syarat dalam menuliskan kesimpulan.

1) Kesimpulan berupa hasil analisis dari teks yang sudah dibaca.

2) Kesimpulan menggambar kan isi dan paragraf.

3) Kesimpulan hanya berisi hal-hal yang ada di paragraf.

RANGKUMAN MATERI

 Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang
terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan
antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

 Metamorfosis adalah perubahan bentuk yang terjadi
pada hewan. Proses tersebut dialami sejumlah hewan
sebagai tahap pertumbuhan dan perkembangan hidup

 Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara
berjenjang.

 Tangga nada mayor melukiskan karakter dan sifat lagu
penuh keyakinan, optimis, mantap, riang, gembira, ceria,
bangga, dan menyenangkan

 Ide/Gagasan Pokok: ide/gagasan yang menjadi pokok
pengembangan paragraf, terdapat di dalam kalimat utama
di setiap paragraf

 Ide/Gagasan Pendukung: ide/gagasan yang mendukung
ide pokok, terdapat di dalam kalimat penjelas

DAFTAR PUSTAKA

Maryanto, Tema 2. Buku Siswa SD/MI. Kelas II. Buku Tematik Terpadu
Kurikulum 2013

Rakha Jaya, Buku Spektra, Tema 2, Seri Pemb elajaran Tematik Terpadu
Kurikulum 2013

https://duniapendidikanversiwakamadkurikulum.blogspot.com/2019/06/cara -
menyimpulkan-isi-teks-yang-praktis.html Diakses 08 Oktober 2021 pukul 12.40

https ://www.heyulita.com /2021/08/rangkuman -kelas-5-tema-5-subtema-1.html
Diakses 08 Oktober 2021 pukul 11.30


Click to View FlipBook Version