P U I S I K E L A S 4 S D B E L A J A R D E N G A N C A R A Y A N G M E N Y E N A N G K A N
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga Ebook Bahasa Indonesia ini dapat diselesaikan. Adik-adik yang tercinta, E-book ini disusun untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep tentang puisi. Ebook ini disusun dengan bahasa seederhana sehingga mudah dipelajari. E-book ini dilengkapi dengan latihan soal, yaitu untuk melatih pengetahuan dan keterampilan para siswa dalam penguasaan materi. Di samping itu, juga dilengkapi dengan rangkuman yang merupakan sari dari E-book ini. Tiada gading yang tak retak, demikian juga dengan Ebook ini tentu masih ada kekurangannya. Oleh karena itu, sumbang saran dan kritikan dari semua pihak kami harapkan demi kesempurnaan E-book ini dan kemajuan pendidikan pada umumnya. Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu dalam penulisan E-book ini. Semoga E-book ini membawa manfaat bagi kita semua KATA PENGANTAR Madiun, 20 Juni 2023 Penulis i
DAFTAR ISI ii Kata Pengantar...........................................................i Daftar isi........................................................................ii Puisi....................................................................................1 A. Pengertian Puisi.............................................2 B, Ciri-ciri Puisi..................................................3 C. Unsur Puisi....................................................4 D. Jenis-Jenis Puisi............................................6 E. Bahasa dan Makna Puisi..............................10 F. Jenis-jenis majas dalam Puisi........................11 G. Jenis-jenis makna Puisi................................13 H. Menulis dan mendeklamasikan Puisi...........14 Rangkuman.................................................................18 Latihan Soal................................................................19
PUISI Perhatikan percakapan berikut : Apa yang sedang kamu baca ian? Aku sedang membaca puisi Haa, puisi? apa itu puisi ian? Hmm... Ternyata kamu belum tahu ya, oke mari kita cari tahu lebih lanjut! 1
Puisi dapat diartikan sebagai karya sastra yang terikat pada rima dan irama yang disusun dalam bentuk baris dan bait yang berfungsi untuk menggambarkan perasaan pengarangnya. Dalam perkembangannya puisi juga mampu mewakili perasaan dari yang mendengarkan atau membaca puisi tersebut. A. Pengertian Puisi 2
Ditulis dalam bentuk baris berjajar ke bawah secara berkelompok yang disebut bait. Menggunakan Diksi (pemilihan kata) yang bersifat kias, padat, dan indah serta mempertimbangkan rima alias persajakan. Ditulis dengan menggunakan berbagai majas (gaya bahasa, perumpamaan) yang sangat dominan. Latar, alur, dan tokoh dalam puisi tidak begitu ditonjolkan. 1. 2. 3. 4. B. Ciri-ciri Puisi 3
Kata: kata merupakan unsur utama dalam penyusunan puisi, sangat menentukan kesatuan dan keindahan makna puisi secara keseluruhan. Larik atau baris: merupakan paduan kata-kata yang dituliskan dalam kalimat berbentuk baris. Kalimat dalam puisi tidak menggunakan aturan baku; hal ini dikarenakan bisa berupa satu kata, frase, atau kalimat lengkap. Bait: diartikan sebagai kumpulan larik yang tersusun harmonis, dimana bait mengandung makna puisi. C. Unsur Puisi Adapun unsur-unsur puisi adalah sebagai berikut: 4
Rima: bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata untuk memperindah puisi, umumnya berada di suku kata akhir setiap larik. Rima bisa berupa pengulangan bunyi (sajak a-a-a-a atau a-b-a-b) atau bunyi bebas tanpa pola. Irama: pergantian tinggi rendah, panjang pendek, dan keras lembut bunyi bacaan puisi. Makna/Isi: informasi utama yang disampaikan dalam puisi. Amanat: pesan yang disampaikan oleh penulis puisi kepada pembaca, tersirat di balik kata-kata dan berada di balik tema yang diungkapkan. 5
Puisi Lama: merupakan jenis puisi yang masih terikat oleh aturan rima dengan pola tertentu, pengaturan jumlah larik dalam setiap bait dan jumlah kata dalam setiap larik, serta musikalitas puisi. Pantun (4 larik, 2 larik pertama berupa sampiran, 2 larik terakhir berupa isi, rima a-b-a-b) Gurindam (2 larik, larik pertama berupa sampiran, larik terakhir berupa isi, rima a-a-a-a) Puisi Baru: merupakan jenis puisi yang tidak terikat dengan pola rima tertentu, jumlah baris, jumlah kata, maupun jumlah bait. Namun puisi jenis ini tetap mengandung irama, rima, musikalitas, makna, dan amanat. 1. 2. D. Jenis-jenis puisi Puisi dibagi menjadi 2: 6
Contoh 2: Beli bensin satu tangki, bensin dibeli oleh Mak Rosa. Bersihkan diri dari dengki, sucikan raga dari dosa. Contoh puisi lama : Pantun Contoh 1: Tanah ini sangat subur, tanahnya juga sangat gembur. Jauhkan diri dari takabur, iri dengki mesti dikubur. 7
Manusia hidup di dunia, Harus berpegang kepada agama Barang siapa tidak takut Tuhan, Hidupnya tidak akan bertahan Jika tidak mendirikan salat, 1. 2. 3. Maka Allah akan melaknat. 4. Percuma hidup punya harta, Kalau tidak pernah ibadah. 5. Jadi insan usia muda, Harus hormat pada orang tua. Conton puisi lama : Gurindam 8
Chairil Anwar - Senja di Pelabuhan Kecil (elegi) Ini kali tidak ada yang mencari cinta diantara gudang, rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak. Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan menyisir semenanjung, masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap Contoh puisi baru 9
Bahasa Puisi: bahasa puisi mengandung makna tersembunyi dan cenderung imajinatif (merupakan khayalan) Bahasanya singkat, padat, namun kaya akan makna Menggunakan gaya bahasa (majas) yang kaya Memiliki rima (persamaan bunyi) yang dapat menambah keindahan, memberikan efek musikal, dan memberi kesan sehingga puisi mudah diingat Menggunakan pilihan kata (diksi) yang tepat, sesuai dengan tema yang disampaikan, agar mudah diingat, indah didengar/dibaca, dan menciptakan kekaguman Tidak selamanya menggunakan kata kiasan, ada kalanya menggunakan kata bermakna lugas. Semua bergantung pada tema puisi yang dibuat 1. 2. 3. 4. 5. 6. E. Bahasa dan Makna Puisi 10
F. Jenis-jenis Majas dalam Puisi Personifikasi: merpakan majas yang mengumpamakan benda mati seakan berperilaku seperti manusia. Contoh: Pucuk-pucuk daun yang menggeliat Metafora:merupakan majas yang memiliki tujuan menjadikan suatu benda memiliki sifat baru di luar kebiasaan. Contoh: Batang usiaku sudah tinggi Pengulangan (Repetisi): merpakan proes penjajaran beberapa kata, frasa, atau kalimat yang sama. Contoh: Tak perlu sedu sedan itu 1. 2. 3. Terdapat berbagai jenis majas yang biasanya digunakan dalam puisi, diantaranya adalah sebagai berikut: 11
4. Hiperbola: merupakan majas yang memberikan pernyataan yang berlebihan dan menciptakan kesan lebih, dan daya pengaruh yang tinggi. Contoh: Pekik merdeka berkumandang di angkasa. 5. Litotes: merupakan kebalikan dari majas hiperbola, sebab litotes justru mengecilkan atau mengurangi keadaan sebenarnya. Contoh: Aku bukanlah manusia yang berada. (padahal aslinya berada, digunakan untuk merendah) 6. Ironi: menyatakan makna yang bertentangan untuk mengolokolok/menyindir. Contoh: Bagus benar kelakuanmu, adikmu sendiri kau sakiti 12
G. Jenis-jenis Makna Puisi: Makna lugas: makna sebenarnya, disampaikan secara jelas Makna kias: makna yang melambangkan sesuatu, ditujukan untuk membangun imajinasi 13
Tentukan terlebih dahulu topik utama dan judul Tentukan kata kunci yang akan digunakan dalam menulis puisi Tentukan ide pokok untuk setiap bait Tuangkan ide pokok-ide pokok ke dalam bait-bait dengan memperhatikan gaya bahasa, diksi, dan rima Kembangkan puisi seindah mungkin Beberapa langkah dalam menulis puisi diantaranya adalah sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 14 H. Menulis dan Mendeklamasikan Puisi Langkah-langkah Menulis Puisi:
Bahasa yang digunakan harus menggunakan kata-kata yang ringkas, padat, dan indah Kata-kata yang dipilih mempunyai bunyi yang indah dan merdu saat dibaca Makna kata bisa memberikan kesan dan banyak arti, harus disesuaikan dengan pesan yang ingin disampaikan Mengandung imajinasi mendalam tentang topik yang dibicarakan 1. 2. 3. 4. Hal yang harus Diperhatikan dalam Menulis Puisi: 15
Cara Mendeklamasikan Puisi Deklamasi Puisi: Membaca puisi tanpa membawa teks dengan diiringi lagu, dikuatkan dengan ekspresi dan gerak tubuh yang sesuai dengan makna puisi tersebut. Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Mendeklamasikan Puisi: Ekspresi Wajah: penghayatan isi puisi yang digambarkan melalui raut wajah untuk menunjukkan perasaan. Lafal: penyebutan atau pengejaan katakata harus jelas agar mudah dipahami Intonasi: tinggi rendahnya nada baca untuk memberi penekanan pada kata tertentu. Irama: panjang pendek, keras lembut, kuat lemahnya suara. Gerak Tubuh: penggambaran perasaan yang terkandung dalam puisi melalui gerak tubuh, melengkapi ekspresi wajah. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 16
Langkah-langkah Mendeklamasikan Puisi: Pahami isi puisi Tentukan nuansa pembacaan puisi, apakah gembira atau sedih Berlatih mengucapkan kata-kata sulit yang terdapat dalam puisi Berlatih dengan mengombinasikan puisi, ekspresi, gerak tubuh, dan lagu pengiring 1. 2. 3. 4. 17
Ditulis dalam bentuk baris berjajar ke bawah secara berkelompok yang disebut bait. Menggunakan Diksi (pemilihan kata) yang bersifat kias, padat, dan indah serta mempertimbangkan rima alias persajakan. Ditulis dengan menggunakan berbagai majas (gaya bahasa, perumpamaan) yang sangat dominan. Latar, alur, dan tokoh dalam puisi tidak begitu ditonjolkan. Puisi Lama: merupakan jenis puisi yang masih terikat oleh aturan rima dengan pola tertentu, pengaturan jumlah larik dalam setiap bait dan jumlah kata dalam setiap larik Puisi Baru: merupakan jenis puisi yang tidak terikat dengan pola rima tertentu, jumlah baris, jumlah kata, maupun jumlah bait. Namun puisi jenis ini tetap mengandung irama, rima, musikalitas, makna, dan amanat. Tentukan terlebih dahulu topik utama dan judul Tentukan kata kunci yang akan digunakan dalam menulis puisi Tentukan ide pokok untuk setiap bait Tuangkan ide pokok-ide pokok ke dalam bait-bait dengan memperhatikan gaya bahasa, diksi, dan rima Kembangkan puisi seindah mungkin Puisi dapat diartikan sebagai karya sastra yang terikat pada rima dan irama yang disusun dalam bentuk baris dan bait yang berfungsi untuk menggambarkan perasaan pengarangnya . ciri-ciri puisi secara umum : Jenis puisi ada 2 yaitu : 1. 2. Beberapa langkah dalam menulis puisi diantaranya adalah sebagai berikut: Rangkuman 18
Latihan soal Apa yang dimaksud dengan puisi? Sebutkan 2 jenis yang ada dalam puisi? Sebutkan langkah-langkah menulis puisi? 1. 2. 3. 19
KELAS 4 SD I k u ti imipianmu , percaya lah pada diri sendiri dan jangan men yerah .