The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Salsabilla Azzahra, 2024-03-27 08:18:59

POPULASI

MAJALAH EKOTUM

Populasi


SALSABILLA AZZAHRA 2213024005 MARLINDA TRIUTAMI 2213024008 ELVIRA QONITA 2213024007 STAMARA WIDADSALSABILA 2213024024 PUTRIANA NURLAILA 2213024025 KELOMPOK YANU CAHYANI 2213024032 CANDITA DESTA SAFIRA 2213024034 1A


KATA PENGANTAR Selamat datang di majalah ‘populasi' tanaman bungur (Langerstomia speciosa) di kawasan Universitas Lampung. Majalah ini berfokus pada populasi tumbuhan bungur di kawasan universitas Lampung. Bungur (Langerstomia speciosa ) merupakan salah satu tanaman hias ikonik yang mewarnai keindahan Universitas Lampung. Bunga yang identik dengan warna merah muda ini tidak hanya memancarkan pesonanya, tetapi juga menyimpan nilai ekologis dan budaya yang patut dijaga. Majalah ini mengupas tuntas keberadaan bunga bungur di Universitas Lampung. Dimulai dari asal - usul nama bungur hingga cara budidayanya serta lokasi persebaran tanaman bungur dikawasan Universitas Lampung.


PENGERTIAN POPULASI Populasi diartikan sebagai kelompok individu yang mampu melakukan persilangan sesamanya dan menduduki ruang atau tempat tertentu. Kelompok individu yang membentuk populasi adalah individu - individu dari spesies yang sejenis, baik secara morfologi maupun genetik (Abdillah dkk, 2022)


CIRI POPULASI Populasi adalah sekelompok individu sejenis yang hidup di suatu tempat dan waktu tertentu. Berikut ciri-ciri populasi: Terdiri dari individu sejenis: Populasi hanya terdiri dari individu yang memiliki kesamaan jenis, baik spesies, varietas, maupun ras. 1. Menempati ruang dan waktu yang sama: Populasi hidup di area geografis yang sama dan pada periode waktu yang sama. 2. Memiliki kepadatan: Populasi memiliki kepadatan, yang dihitung dengan jumlah individu per satuan luas atau volume. 3. Memiliki keragaman genetik: Populasi memiliki keragaman genetik, yang merupakan variasi gen dalam populasi. 4. Berinteraksi satu sama lain: Individu dalam populasi berinteraksi satu sama lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. 5. Memiliki keseimbangan: Populasi memiliki keseimbangan, yang merupakan hasil interaksi antara individu dan lingkungannya. 6. Beradaptasi dengan lingkungan: Populasi memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungannya, sehingga dapat terus hidup dan berkembang. 7.


JENIS POPULASI Terdapat beberapa jenis populasi, diantaranya: 1. Populasi homogen : populasi yang terdiri dari individu-individu yang memiliki sifat yang sama. 2. Populasi heterogen : populasi yang terdiri dari individu-individu yang memiliki sifat yang berbeda. 3. Populasi klonal : populasi yang terdiri dari individu-individu yang berasal dari satu individu yang sama melalui reproduksi vegetatif. 4. Populasi relik : populasi yang merupakan sisa-sisa populasi yang lebih besar yang pernah ada di suatu wilayah. Tanaman bungur termasuk ke dalam jenis populasi klonal. Hal ini karena tanaman bungur berkembang biak secara vegetatif, mereka memiliki gen yang identik dengan tanaman induknya. Mereka tidak mengalami meiosis dan fertilisasi seperti pada reproduksi generatif. Tanaman bungur dalam satu klonal akan memiliki penampilan yang seragam, termasuk dalam hal bentuk, ukuran, dan warna bunga.


BUNDARAN AIR MANCUR UNILA


FISIP UNILA


FEB UNILA


FAKULTAS PERTANIAN UNILA


POPULASI BUNGUR (Lagerstroemia speciosa) FAKULTAS HUKUM UNILA


Klasifikasi tumbuhan Bungur (Lagerstroemia speciosa) dalam taksonomi sebagai berikut: Kingdom: Plantae Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Ordo : Myrtales Famili : Lythraceae Genus : Lagerstroemia Spesies : Lagerstroemia speciosa Tumbuhan Bungur (Lagerstroemia speciosa) memiliki bunga yang lebat berwarna keunguan sehingga menarik perhatian disaat pertama melihat. Selain itu, ciri pohon berukuran tinggi, batang berbentuk bulat berwarna coklat, daunnya tunggal bertangkai pendek, dan yang lebih unik bisa terlihat dibagian buah tumbuhan Bungur (Lagerstroemia speciosa) yang mana saat muda berwarna hijau dengan tekstur sangat keras namun saat tua buah berwarna coklat dengan tekstur yang hanya tersisa lapisan luar buah kering saja KLASIFIKASI


Bungur (Lagerstroemia speciosa) merupakan pohon dengan akar tunggang bulat serabut banyak, batang simpodial arah tumbuh keatas berwarna coklat, daun memanjang tata letak berseling, bunga majemuk berbatas, dan buah sejati tunggal kering tipe berbelah banyak. PENJELASAN NAMA TUMBUHAN Menurut Heyne (1987) nama Bungur (Lagerstroemia speciosa) dikenal di berbagai daerah diantaranya masyarakat Melayu, Sunda, dan Kalimantan dengan sebutan Bungur karena penyebaran pohon Bungur ini dapat ditemukan dihutan pada tanah gersang maupun ditanah subur (Rahmah, 2021).


CIRI-CIRI TUMBUHAN Tumbuhan Bungur (Lagerstroemia speciosa) merupakan pohon sedang yang memiliki akar tunggang bulat serabut banyak, batang simpodial arah tumbuh keatas berwarna coklat, daun memanjang tata letak berseling, bunga majemuk berbatas, dan buah sejati tunggal kering tipe berbelah banyak. Pohon Bungur (Lagerstroemia speciosa) berukuran besar dan diameter batangnya bisa mencapai 150 cm, tetapi pada umumnya tinggi pohon 25- 30 m dan diameter batangnya 60-80 cm. Batang bulat berwarna coklat muda biasanya agak bengkok tetapi pada tempat-tempat tumbuh yang baik batang tumbuh lurus beralur agak dalam dan percabangannya dimulai dari bagian pangkal. Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa) berdaun tunggal dan bertangkai pendek, helaian daun berbentuk oval atau memanjang dan tekstur daun seperti kertas, panjang daun berkisaran 9-28 cm dan lebar mencapai 4- 12 cm berwarna hijau tua. Bunga Bungur (Lagerstroemia speciosa) majemuk berwarna ungu, bunga terletak dari ketiak daun atau ujung ranting. Buah Bungur (Lagerstroemia speciosa) berbentuk bulat, ujung buah runcing seperti jarum, buah saat muda berwarna hijau namun apabila sudah tua berwarna coklat. GSG UNILA BALAI REKTORAT


MANFAAT TUMBUHAN Ekstrak dari daun Bungurjenis Lagerstroemia speciosa memiliki aktivitas sebagai antidiabetes. Ekstrak etanol serta fraksi-fraksi daun bungur Lagerstroemia speciosa yang berwarna hijau memberikan aktivitas sebagai inhibitor alfaglukosidase sehingga dapat menurunkan kadar gula darah. Daun bungur mengandung senyawa saponin yang membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi diare. Saponin membantu meningkatkan pergerakan usus dan membantu penyerapan air dan elektrolit. Bunga bungur mengandung senyawa antibakteri dan antijamur yang membantu mengatasi keputihan. Bunga bungur mengandung senyawa hormonal yang membantu melancarkan menstruasi. Senyawa ini membantu mengatur siklus menstruasi dan meredakan gejala PMS. Akar bungur mengandung senyawa antibakteri yang membantu mengatasi disentri. Akar bungur mengandung senyawa antibakteri dan antijamur yang membantu mengatasi penyakit kulit.


Cara budidaya Tanaman bungur bisa diperbayak melalui biji. Biji akan dihasilkan saat tanaman selesai berbunga. Biji yang dihasilkan berukuran besar seukuran kelereng dengan warna cokelat. Selain diperbanyak melalui biji tanaman bungur juga dapat diperbanyak melalui pencangkokan. Pilihlah bibit bunga bungur yang berkualitas, disarankan gunakan bibit yang berasal dari cangkok karena tanaman akan lebih cepat menghasilkan bunga dibandingkan dengan bibit dari biji. Bunga bungur akan mulai berbunga saat berumur 2-3 tahun setelah ditanam. Setelah menghasilkan bunga pertamanya, maka tanaman ini akan terus menghasilkan bunga yang indah sepanjang musim. Pilih lokasi lahan yang luas dan lapang, seperti di belakang rumah atau didepan rumah yang berdekatan dengan jalan. Selanjutnya, buat lubang tanam dengan kedalaman 50x50x50 cm. Setelah itu, gemburkan tanah disekitar lubang tanam. Kemudian masukkan pupuk kandang sebanyak 5 kg ke dalam lubang tanam. Biarkan selama satu minggu, setelah itu barulah bisa dilakukan penanaman.


DAFTAR PUSTAKA


Ucapan Terima Kasih Kepada para mahasiswa yang terlibat langsung dalam pembuatan majalah ini, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Dedikasi dan kerja keras kalian dalam mengumpulkan informasi, menyusun artikel, dan merancang tata letak majalah ini sangatlah kami hargai. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wisnu Juli Wiono, selaku Dosen mata kuliah Ekologi Tumbuhan, yang telah memberikan tugas pembuatan majalah ini. Berkat tugas ini, kami mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang ekologi tumbuhan dan menuangkannya dalam bentuk majalah. Kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dan kesalahan dalam pembuatan majalah ini. Oleh karena itu, kami mohon maaf atas segala kekurangan tersebut dan berharap kritik dan saran yang membangun untuk Kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dan kesalahan dalam pembuatan majalah ini. Oleh karena itu, kami mohon maaf atas segala kekurangan tersebut dan berharap kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan di masa depan. Semoga majalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan menambah wawasan tentang ekologi tumbuhan. Terima kasih.


2420 ajalah ini dibuat oleh mahasiswa pendidikan biologi 2022 yang berjudul ‘populasi' tanaman bungur yaitu Langerstomia speciosa yang terdapat di kawasan Universitas MLampung. populasi adalah sekelompok individu sejenis yang hidup di suatu tempat dan waktu tertentu. Populasi


Click to View FlipBook Version