MATERI DAN TUGAS DARING
MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN
I. INFORMASI UMUM : YOYOK PATMORIYANTO
: SMK Negeri Purwosari
1. Identitas modul : SMK
Nama penyusun : XI AKUNTSNSI A
Institusi : 3.2. Menganalisis Peluang Usaha Produk Barang / Jasa
Jenjang sekolah
Kelas 4.2. Merencanakan Produk Usaha
KD
2. Kompetensi awal
Sebelum mempelajari materi Menganalisis Peluang Usaha Produk Barang / Jasa ini peserta
didik sudah memahami:
Pengertian tentang Peluang Usaha
Sumber Peluang Usaha
Unsur Peluang Usaha
Ciri Peluang Usaha
Memahami Resiko Usaha
Memehami Perencanaan Usaha
3. Profil Pelajar Pancasila
Setelah mempelajari materi ini perserta didk dapat meningkatkan Iman dan Taqwa
pada Tuhan Yang Maha Esa, menjadi pelajar yang mandiri, kreatif, inovatif,
kebersamaan, gotong royong, disiplin serta berpikir kritis
4. Sarana Prasarana
a. Alat dan bahan
Seperangkat alat tulis
HP
Laptop.
b. Materi dan Sumber
Buku guru dan buku siswa
Internet
Sumber lainnya yang berkaitan.
5. Target Peserta didik
Peserta didik yang menjadi target dalam pembelajaran ini adalah Peserta didik reguler /
tipikal umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
6. Model Pembelajaran
moda Darring
B. KOMPONEN INTI
1. Tujuan Pembelajaran.
Setelah kegiatan Pembelajaran diharapkan:
Melalui pendekatan saintifik dengan model project based
learning, berbasis 4C, literasi, dan PPK peserta didik dapat
memahami Peluang Usaha
Peserta didik dapat menemukan sumber peluang usaha
Melalui kegiatan diskusi Peserta didik dapat Memahami Unsur –
Unsur Peluang Usaha
Setelah kegiatan diskusi Peserta didik dapat Membedakan Ciri Peluang Usaha
Peserta didik dapat Memahami Resiko Usaha
Peserta didik dapat Memahami Perencanaan Usaha
Peserta didik dapat menyelesaikan tugas yang di berikan
Dengan membuat pemodelan terlebih dahulu, Peserta didik dapat
menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan
Peluang Usaha Dan Resiko Usaha
2. Pemahaman bermakna
Banyak masalah kehidupan sehari-hari yang menggunakan konsep
Peluang Usaha. Bagiamana Kita dapat memanfaatkan setiap Peluang
Usaha Yang ada di dalam kehidupan sehari - hari
3. Pertanyaan Pemantik
Di Dalam suatu kesempatan di lapangan desa ada pertunjukan layar Tancap.
Maka :
1. Peluang Usaha apa yang muncul dalam pertunjukan layar tancap tersebut
2. Resiko Usaha apa yang muncul dalam pertunjukan layar tancap tersebut
4. Kegiatan pembelajaran
Pendahuluan Kegiatan Inti Penutup
(15 Menit) (150 Menit) (15 Menit)
Guru memberikan motivasi
Guru memberi salam Guru
dan mengajak berdoa memberikan pada peserta didik tentang
sebelum pembelajaran Penjelasan Peluang Usaha dan
dimulai; materi memberikan gambaran
Menganalisis
Guru mengecek kaitan serta penerapannya
kehadiran peserta Peluang Usaha dalam kehidupan sehari hari.
Guru menyampaikan tujuan
didik; Produk Barang /
Guru memberi Jasa melalui pembelajaran yang ingin
motivasi kepada aplikasi WA dicapai setelah mempelajari
Siswa menyimak
peserta didik dan Peluanga Usaha kaiantanya
Guru
menanyakan kondisi dengan Pemanfaatan
kesehatan; memberikan kesempatan yang ada
kesempatan pada Guru menjelaskan kegiatan
Guru memberi
apersepsi tentang siswa untuk pembelajaran yang akan
Peluang Usaha yang bertanya tentang dilaksanakan selama
muncul materi tersebut mempelajari materi Peluang
Guru tujuan yang akan Guru Usaha
dicapai pada bab memberikan
Menganalisis Peluang latihan soal
Usaha Produk Barang / tentang materi
Jasa dan manfaatnya yang telah
dalam kehidupan disampaikan
sehari-hari;
Guru menyampaikan
garis besar cakupan
materi Peluang Usaha
Guru menyampaikan
metode pembelajaran
dan teknik penilaian
yang akan digunakan
4. Materi
Analisis peluang usaha adalah analisis yang digunakan untuk menganalisis seberapa pangsa pasar yang
dapat dikuasai sehingga dapat memperkirakan penjualan perusahaan pada masa yang akan datang.
Analisis Peluang Usaha itu SWOT
1. Strength 3. Opportunities
2. Weakness 4. Threats
Dalam kehidupan manusia terjadi berbagai kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan, salah
satunya adalah usaha. Untuk membuat suatu usaha baik yang menyediakan barang ataupun jasa,
manusia harus melihat peluang usahanya terlebih dahulu. Dilansir dari Law Insider, peluang usaha
adalah semua ide bisnis, prospek, perencanan, ataupun kesempatan lain untuk suatu usaha yang sedang
dikembangkan atau akan dimulai. Sehingga peluang bisnis adalah suatu proses identifikasi kesempatan
untuk memulai bisnis yang baru.
Kriteria memilih peluang bisnis Bisnis tentu tidak akan lepas dengan istilah peluang usaha dan
kewirausahaan. Untuk menentukan peluang bisnis, terlebih dahulu harus dilakukan analisa kriteria
bisnis.
Analisis kriteria bisnis melingkupi analisa modal, analisa sektor usaha, analisa penghasilan, analisa
prospek, dan analisa jam kerja. Berikut penjelasannya:
1. Analisa modal adalah proses analisis sumber dan besar modal yang dimiliki. Apakah modal
bersumber dari diri pribadi, menggunakan investor, atau melakukan kredit pada perbankan. Dalam
analisis modal juga ditentukan seberapa banyak dana yang tersedia untuk menentukan skala dan
jenis usaha yang akan dilakukan.
2. Analisa sektor usaha adala proses menganalisis sektor usaha manakah yang akan dijalani. Dalam
analisis sektor usaha harus dipilih jenis usahanya apakah pada bidang pertanian, perkebunan,
industri makanan, pariwisata, industri tekstil, maupun kerajinan.
3. Analisa penghasilan adalah proses menganalisi kemungkinan penghasilan yang akan didapatkan
dari usaha. Dalam analisis penghasilan harus diingat bahwa usaha harus bisa memberikan
keuntungan dan bukannya kerugian. Besar kecilnya keuntungan dan regulasi modal juga ikut diteliti
dalam analisis ini.
4. Analisa prospek adalah proses menilai apakah usaha yang telah dipilih memiliki prospek bagus
atau tidak dimasa depan. Usaha yang bagus adalah usaha yang memiliki prospek cerah, di mana
usaha dapat bertahan lama dan tetap diminati oleh konsumen di masa depan.
5. Analisa jam kerja adalah analisis manajemen waktu dan tenaga kerja. Di mana jam kerja yang
diterapkan harus efektif sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas tanpa harus
mengalami kelelahan
Cara mengidentifikasi peluang bisnis Berikut adalah cara mengidentifikasi peluang bisnis agar bisa
membangun atau mengembangkan bisnis dengan baik, yaitu:
1. Menggali informasi Mencari informasi dalah kunci utama dalam menemukan peluang usaha.
Mencari informasi dapat dilakukan dengan menemukan tren apa yang sedng berkembang dan
digandrungi dalam komunitasmu sendiri. Dengan mencari informasi baik dengan membaca maupun
berinteraksi, dapat ditemukan peluang bisnis dalam komunitas lokal yang sekiranya memiliki
prospek bagus.
2. Menggunakan pengalaman pribadi Menggunakan pengalaman pribadi dapat menjadi peluang bisnis
dengan latar belakang yang kuat.
3. Melihat pesaing Saat telah ditemukan peluang bisnis pada suatu sektor, melihat pesaing dalam
sektor tersebut adalah hal yang penting. Dilansir dari Smart Company, menganalisis pesaing usaha
akan membantu identifikasi peluang bisnis, memperluas jangkauan pasar, hingga mengembangkan
produk
Peluang atau opportunity merupakan sebuah kesempatan yang muncul dari kejadian atau peristiwa
tertentu. Begitu juga dengan peluang usaha yang dapat muncul dari berbagai kejadian dan cara, baik
kesempatan yang dimanfaatkan, ide ataupun inspirasi. Sumber peluang usaha pun bisa berasal dari
diri sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitar.
Namun secara umum, peluang usaha bisa muncul karena dua faktor yakni faktor internal
dan faktor eksternal. Faktor internal sendiri adalah faktor yang berasal dari diri seseorang,
dan biasanya akan muncul karena pengaruh beberapa faktor berikut:
engetahuan
Intuisi atau pemikiran diri sendiri
Pengalaman yang dialami diri sendiri
Pengalaman orang lain.
Sementara faktor eksternal merupakan sumber peluang usaha yang muncul dari orang lain. Faktor
eksternal juga bisa dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:
Pemikiran untuk menciptakan hal baru
Kesulitan yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari
Permasalahan yang sedang dihadapi
Kebutuhan yang bukan terpenuhi, baik oleh diri sendiri ataupun orang lain.
Faktor internal dan eksternal tersebut kemudian akan menjadi sumber ide peluang usaha. Dalam
praktiknya, faktor internal dapat berperan menjadi subjek, dan faktor eksternal berperan menjadi objek.
Macam-Macam Sumber Peluang Usaha
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, jika sumber peluang usaha bisa berasal dari diir sendiri,
orang lain ataupun lingkungan sekitar. Namun sumber ini tidak bisa Anda dapatkan begitu saja,
melainkan harus diperoleh dengan mencarinya. Dengan mengenali empat macam sumber peluang
bisnis/usaha berikut, Anda bisa lebih mudah menggali potensi yang dimiliki dari sebuah ide maupun
keahlian.
1. Peluang dari Diri Sendiri
Begitu banyak orang yang tidak sadar dengan peluang usaha yang bisa dihasilkan dari dirinya sendiri.
Rasa takut akan kegagalan dan tidak percaya diri menjadi faktor utama mengapa banyak orang yang
melewatkan peluang usaha dari dirinya sendiri. Alhasil Anda tak bisa merealisasikan peluang usaha
tersebut.
Namun cobalah untuk melawan rasa tidak percaya diri dan ketakutan tersebut dengan optimisme,
bahwa Anda dapat membangun sebuah usaha yang sukses. Rasa percaya diri dan keberanian juga harus
mulai dipupuk sejak dini untuk membangun sebuah usaha. Mengapa hal ini penting? Berikut beberapa
alasannya:
Untuk mengembangkan bisnis proses yang dibutuhkan cukup panjang.
Komitmen dan konsistensi sangat dibutuhkan dalam membangun bisnis.
Bisnis bukan hanya menjalankan usaha, namun juga menyelesaikan berbagai problematika,
sehingga dibutuhkan pengetahuan, ketrampilan, keahlian dan kreativitas.
Sumber peluang usaha dari diri sendiri ini bisa Anda dapatkan dari hobi, keahlian dan juga
pengetahuan.
2. Peluang Usaha dari Lingkungan
Banyak pengusaha yang gagal dalam membangun bisnisnya karena salah memilih bidang usaha.
Padahal jika dilihat lebih jeli, ada begitu banyak ide usaha yang bisa Anda dapatkan dari lingkungan
sekitar. Memilih usaha yang sesuai dengan kondisi lingkungan juga memiliki potensi sukses lebih
besar.Sumber peluang usaha dari lingkungan ini bisa didapatkan dari permasalahan yang sedang terjadi
di daerah tersebut, obrolan dengan warga setempat, atau bisa juga muncul ketika Anda mengunjungi
suatu tempat dan melihat kondisi lingkungannya. Selain itu, Anda juga bisa masuk dalam sebua
3. Peluang Usaha dari Informasi
Perkembangan dunia teknologi saat ini sangat membuat masyarakat untuk mengakses berbagai
informasi secara cepat dan akurat. Segala macam informasi bisa didapatkan melalui berbagai media.
Termasuk informasi peluang usaha yang bisa Anda jalankan dan tekuni.
Berbagai media seperti televisi, media sosial, radio, koran, majalah dan lain sebagainya akan banyak
membagikan peluang usaha menarik. Sumber peluang usaha yang didapatkan melalui informasi dari
media ini biasanya termasuk ide-ide yang sesuai dengan trend masyarakat masa kini.
Sebagai contoh, pada media sosial Anda banyak menemukan konten yang membagikan peluang usaha
makanan. Maka Anda pun mencari tahu jenis makanan apa yang sedang banyak digemari masyarakat,
bagaimana proses pemasaran dan lain sebagainya.
4. Peluang Usaha dari Perubahan yang Terjadi
Perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitar juga bisa menjadi sumber peluang usaha yang menarik.
Sebut saja, ketika terjadi perubahan peraturan Pemerintah, perubahan gaya hidup dan pergantian
musim. Setiap perubahan tersebut memberikan peluang usaha yang begitu banyak.
Contohnya, ketika terjadi perubahan gaya hidup masyarakat dari hobi belanja ke mall menjadi
belanja online. Maka Anda bisa mengambil peluang usaha dengan membuka toko online.
h komunitas untuk mendapatkan ide-ide usaha yang menarik.
Unsur-Unsur Peluang Usaha
Sebelum memulai sebuah usaha, seorang wirausahawan haruslah memperhaikan beberapa hal,
diantaranya adalah: 1. Lihat karakter usaha anda dan sesuaikan dengan karakter pribadi anda. Anda
perlu mengenali karakter bidang usaha anda. Tujuannya adalah untuk melihat apakah karakter dasar
anda sesuai dengan karakter usaha anda. 35 Peluang Bisnis 2. Lihat apakah anda menyukai usaha
tersebut Merupakan syarat mutlak bahwa seseorang harus menyukai usaha yang akan digeluinya.
Kenyataan menunjukkan bahwa rasa suka pada usaha akan membuat seseorang lebih giat, tekun, dan
pantang menyerah dalam menjalankannya sehingga naninya akan membuahkan hasil yang baik.
Memulai usaha dari hobi akan menjadi perimbangan anda, karena hobi biasanya merupakan suatu hal
yang disukai, maka hobi bisa berpotensi menjadi usaha yang berhasil, tentukan diperlukan dukungan
analisa lainnya. 3. Lihat apakah anda mampu menjalankan usaha tersebut Sangat pening bagi kita
untuk mengukur kemampuan diri dengan tujuan untuk melihat apakah kita mampu menjalankan usaha
tersebut. Kita bisa mengukur kemampuan kita dengan mengadakan beberapa analisa atau riset
sederhana mengenai usaha tersebut, kemudian hasilnya dibandingkan dengan kemampuan kita. Selain
unsur-unsur diatas, masih terdapat beberapa unsur lainnya dalam peluang usaha baru, yaitu: 1.
Kebutuhan akan sumber penemuan Sebelum memulai usaha, ada baiknya dilakukan pengamatan
tentang kebutuhan pasar terhadap produk yang akan ditekuni. Pengamatan ini diperlukan agar usaha
yang dijalankan dapat berlanjut. 2. Membuat inovasi baru Hal pening yang perlu dilakukan oleh
seorang wirausaha adalah melakukan inovasi untuk produk yang akan dijalani. 3. Sesuai keahlian
Usaha yang dilakukan berdasarkan pada keahlianyang dimiliki hasilnya akan lebih memuaskan. 4.
Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar Menyesuaikan kondisi usaha yang akan dijalani dengan
kebutuhan sekitar akan berpengaruh pada permintaan pasar, khususnya pasar-pasar terdekat yang
mudah dijangkau. 5. Memanfaatkan koneksi dan relasi Koneksi dan relasi yang kita miliki juga sangat
berguna, baik dalam hal promosi maupun pengembangan usaha. 6. Mengamai kekurangan-kekurangan
produk dan jasa yang ada. Melakukan pengamatan terhadap produk atau jasa merupakan hal terpening
yang harus dilakukan oleh usahawan agar kekurangan pada produk atau jasa yang dihasilkan dapat
diperbaiki, sehingga hasilnya diharapkan akan memuaskan. 7. Pemanfaatan produk dari perusahaan
lain Memanfaatkan produk dari perusahaan lain juga dapat dilakukan untuk menjadi bahan 36
Kewirausahaan pembantu dalam produk atau jasa yang dihasilkan. 8. Usaha warisan Suatu usaha yang
dijalankan juga dapat dilakukan melalui usaha turun temurun. 9. Ikut-ikutan trend Sebuah usaha yang
ditekuni oleh wirausahawan karena join bersama partner. 10. Coba-coba Usaha
Ciri-Ciri Peluang Usaha yang Baik
1. Mempunyai Nilai Jual yang Tinggi
Usaha yang baik merupakan usaha yang mempunyai ciri nilai jual yang tinggi. Nilai jual ini bisa
dikarenakan adanya berbagai gagasan unik ketika mendirikan bisnis. Nilai jual tersebut nantinya akan
berhubungan langsung dengan pasar. Tentunya, suatu produk yang mempunyai nilai jial tinggi pun
memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan produk sejenis lainnya.
Keunikan ini merupakan aspek terpenting dalam mempengaruhi nilai penjualan produk di pasar. Oleh
karena itu, jika Anda ingin memulai usaha yang memiliki nilai jual tinggi, maka pastikanlah Anda
memiliki keunikan tersendiri, baik itu dari segi strategi pemasaran maupun keunggulan produknya.
2. Nyata
Maksud dari nyata di sini adalah segala sesuatu yang sudah Anda rencanakan sebelumnya dan sudah
Anda impikan bisa benar-benar diwujudkan. Tentunya akan percuma jika Anda mempunyai ambisi ide
yang cemerlang tapi hanya berada di angan-angan Anda saja.
Untuk bisa mewujudkan berbagai impuan menjadi nyata atau menjalankan usaha, maka diperlukan
sikap yang serius dan fokus. Selain itu, diperlukan juga konsistensi, sehingga usaha Anda bisa semakin
berkembang kedepannya.
3. Bukan Usaha Musiman
Seringkali pada suatu waktu muncul tren yang sedang berkembang di masyarakat yang kemudian bisa
disusul dengan meningkatnya usaha pada bidang tersebut.
Namun jika Anda ingin menjalankan suatu usaha, maka ada baiknya agar Anda mempertimbangkan
dan tidak memilih usaha yang ramainya hanya pada musim tertentu saja. Jika Anda nekat menjalankan
usaha ini, maka akan terjadi persaingan yang tinggi dan Anda juga tidak akan bisa mengelola usaha
Anda dengan baik.
4. Tidak Menghabiskan Modal
Suatu modal usaha memang sangat diperlukan untuk awal produksi atau memulai suatu bisnis. Namun,
masalah akan timbul jika Anda mengeluarkan modal secara terus menerus selama berbisnis.
Yang terjadi seharusnya adalah modal awal Anda bisa mendatangkan keuntungan, buka kerugian. Agar
bisa menghindari hal ini, maka Anda harus menganalisa lagi usaha Anda, apakah sudah tepat atau
belum. Bila perlu, Anda bisa mengganti ide atau cara bekerjanya.
5. Usaha Mampu Bertahan dalam Jangka Panjang
Usaha yang Anda jalani harus bisa bertahan lama di pasaran. Bertahan lamanya suatu usaha bisa
dipengaruhi dengan berbagai strategi yang Anda jalankan.
Jika usaha Anda sempat viral dan mampu mendatangkan keuntungan yang berlimpah lalu tidak bisa
bertahan lama dan bisa menyebabkan kerugian, tentunya usaha tersebut bukanlah ciri usaha yang baik.
Oleh karena itu, ciri-ciri usaha yang baik adalah usaha yang bisa tahan lama. Selain itu, ciri-ciri peluang
usaha yang baik juga mempunyai pangsa pasar sendiri dan mampu menghadapi persaingan yang terjadi
di dalamnya
6. Skala Industri yang Bisa Ditingkatkan
Ciri-ciri peluang usaha yang baik adalah usaha yang bisa dikembangkan dari waktu ke waktu. Karena
tidak semua usaha itu bisa dimulai langsung dengan skala yang besar. Oleh karena itu, jika usaha yang
sedang ingin Anda jalankan memiliki potensi untuk tidak bisa dikembangkan, maka itu sudah menjadi
ciri usaha yang tidak baik.
7. Gagasan yang Orisinil
Ciri peluang usaha yang baik selanjutnya adalah keorisinilan atau keaslian ide. Ide atau gagasan yang
dihasilkan harus berbeda dan bukan hasil mencontek dari usaha orang lain. Dalam berbisnis, ada
baiknya Anda mempunyai ciri khas serta suatu keunikan tertentu. Karena belum tentu usaha yang Anda
tiru atau Anda contek bisa membuahkan hasil kesukesasan yang sama.
8. Usaha yang Mampu Beradaptasi
Ciri peluang usaha yang baik merupakan usaha yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi
seiring berjalannya waktu. Ketika usaha itu sudah mulai berjalan dalam hitungan tahun, maka
kondisinya jelas akan berbeda dengan kondisi awal usaha tersebut berdiri.
Oleh karena itu, dengan sifat yang mampu beradaptasi dengan kondisi dan situasi inilah Anda bisa
semakin berinovasi, bukan menurunkan pendapatan.
9. Layak Dijalankan
Anda harus menganalisa dan menguji kelayakan bisnis usaha Anda sebelum Anda benar-benar
memulainya. Hal ini menjadi sangat penting karena layak disini berarti produk Anda bisa
menghasilkan manfaat dan bisa dilanjutkan. Kelayakan bisa dilihat dengan perbandingan tujuan dan
hasil yang didaptkan.
Jika bisnis usaha Anda tida bisa mencapai tujuan awal Anda, atau terjadi ketimpangan antara tujuan
awal dan hasilnya, maka usaha tersebut bukanlah usaha yang baik.
10. Memiliki Nilai Kerugian yang Kecil
Hampir sama dengan poin pertama, ciri peluang usaha yang baik adalah usaha yang memiliki nilai
kerugian yang kecil. Setiap pengusaha tentu akan sangat menghindari kerugian.
Walaupun kekhawatiran ini seringkali harus dirasakan oleh mereka yang baru memulai usaha, namun
pengusaha yang baik merupakan pengusaha yang tahan banting dan harus menganalisa usahanya
terlebih dahulu, apakah usaha tersebut memiliki risiko kerugian yang tinggi atau kecil. Dalam hal ini
Anda bisa melakukan riset peluang usaha Anda di pasar.
Untuk Anda yang akan memulai usaha, maka pastikanlah bahwa usaha Anda memiliki tingkat risiko
kerugian yang kecil. Hal ini menjadi cara paling aman untuk Anda yang belum begitu ahli dalam
menguasai pasar. Contohnya, jika Anda memilih usaha fashion karena tahan lama dan banyak
dibutuhkan dan disukai orang, maka risiko kerugian yang Anda dapatkan kemungkinan kecil.
12. Produk Usaha dapat Memenuhi Kebutuhan Hidup Masyarakat Luas
Ciri peluang usaha yang baik adalah produk usaha yang Anda pilih bisa memenuhi kebutuhan banyak
orang, misalnya suatu kebutuhan primer ataupun sekunder.
Oleh karena itu, Anda bisa menjual kebutuhan masyarakat berupa makanan, minuman, sembako atau
pakaian. Sehingga, hal ini akan meningkatkan laba usaha Anda karena dua jenis kebutuhan ini sangat
dibutuhkan oleh banyak orang. Anda bisa memilih peluang usaha ini demi mendapatkan keuntungan
yang berlimpah.
Namun, jika Anda memilih peluang usaha kebutuhan tersier, maka kemungkinan akan sulit bagi Anda
untuk bisa bertahan menjalankan bisnis ini. kenapa? karena kebutuhan tersier pada umumnya hanya
dibutuhkan oleh golongan masyarakat tertentu saja.
Oleh karena itu, pilihlah peluang usaha yang mampu memenuhi kebutuhan banyak orang karena hal
ini juga akan membuat usaha Anda bisa bertahan lama.
13. Usaha Dapat Diterima Dipasaran
Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, ciri-ciri peluang usaha yang baik ini sangat harus Anda
pertimbangkan. Kenapa? Karena jika usaha Anda tidak bisa diterima di pasaran, maka tentu tidak akan
ada orang yang tertarik dengan produk Anda, dan Anda justru akan mengalami kerugian. Oleh karena
itu, pilihlah peluang usaha yang memang mampu diterima dengan baik dipasaran.
Pengertian Resiko Usaha dan Penyebabnya
Resiko usaha memiliki pengertian yang beragam dari beberapa para ahli. Misalnya H Abbas Salim
yang menjelaskan bahwa risiko usaha merupakan ketidakpastian yang datang secara ilmiah dan
memungkinkan terjadi kerugian bagi perusahaan. Sementara Martono dan Agus Harjito menjelaskan
bahwa risiko usaha atau risiko bisnis adalah penyimpangan hasil yang diperoleh dari rencana hasil
yang diharapkan perusahaan.
Jadi, definisi resiko usaha atau risiko bisnis secara mudah dapat dimengerti jika suatu usaha tidak
mendapatkan hasil yang baik dalam target usahanya dan terjadinya kendala-kendala merugikan dalam
periode usaha.
Resiko usaha bisa disebabkan oleh 3 faktor, yaitu adanya ketidakpastian secara ekonomi (economic
uncertainty caused), ketidakpastian disebabkan oleh alam (nature uncertainty caused), dan
ketidakpastian yang disebabkan oleh perilaku manusia (human uncertainty caused).
Persaingan atau kompetisi merupakan salah satu contoh resiko usaha yang harus dihadapi oleh setiap
pengusaha. Contoh resiko usaha lainnya misalnya kehilangan kepercayaan konsumen, kecurangan
laporan keuangan, dan gagal dalam memperdagangkan produk. Hal ini disebabkan oleh semakin
majunya sebuah bisnis secara otomatis akan bermunculan pesaing usaha yang sejenis. Hal-hal tersebut
mungkin saja dialami oleh setiap usaha.
Jenis Jenis Resiko Usaha
Ada banyak risiko yang dihadapi oleh perusahaan yang bisa diklasifikasikan pada jenis jenis resiko
usaha tertentu. Berikut ini, akan dibahas mengenai jenis jenis resiko usaha berdasarkan kerugian yang
diperoleh, kontrol usaha, dan target komponen usaha.
1. Berdasarkan Kerugian Yang Diperoleh
Jika ditinjau dari kerugian yang mungkin diperoleh usaha, jenis jenis resiko usaha dapat dibedakan
menjadi 2, yaitu risiko spekulatif dan risiko murni. Risiko spekulatif merupakan risiko usaha yang
kemungkinan terjadi peluang untung atau justru mengalami kerugian kembali.
Contoh resiko usaha yang tergolong risiko spekulatif misalnya pembelian saham. Peluang keuntungan
yang mungkin diperoleh yaitu keuntungan dari pembagian saham yang sudah diterbitkan oleh
perusahaan. Sementara kerugian yang mungkin dialami adalah pemegang saham mengalami kerugian
karena perusahaan penerbit saham mengalami kebangkrutan.
Risiko murni merupakan risiko usaha yang mungkin terjadi jika terjadi dipastikan usaha akan
mengalami kerugian. Contohnya risiko yang disebabkan oleh bencana alam, pencurian, break event,
kecelakaan, atau kebakaran. Faktor-faktor tersebut bisa menyebabkan risiko murni karena perusahaan
akan kehilangan aset dan harus mengeluarkan biaya besar untuk melakukan pemulihan
2. Berdasarkan Kontrol Usaha
Jika ditinjau dari kontrol usahanya, maka ada jenis jenis resiko usaha, yaitu risiko yang bisa
dikendalikan dan risiko yang tidak bisa dikendalikan. Contoh resiko usaha yang bisa dikendalikan
adalah pasokan produk di pasaran yang siap dilaksanakan, kemudian selama berbulan-bulan produk
tersebut belum maksimal dalam mendapatkan.
Meskipun perusahaan mengalami kerugian, namun risiko tersebut bisa dikendalikan dengan cara
mengevaluasi produk serta strategi marketingnya. Sementara contoh risiko usaha yang tidak bisa
dikendalikan adalah risiko yang bersif3. Berdasarkan Target Komponen Usaha
Jenis risiko target komponen usaha merupakan risiko usaha yang berupa ketidakpastian dalam
manajemen perusahaan. Ada banyak risiko yang mengancam manajemen perusahaan, contohnya:
• Risiko pasar, yaitu risiko yang timbul dari ketidakpastian suatu produk agar dapat terjual dan
menghasilkan laba yang wajar atas investasi perusahaan.
• Risiko keuangan, yaitu risiko yang menyangkut kebijakan yang akan diambil terkait pembiayaan
akan dilakukan dengan kredit, modal, maupun hutang perusahaan.
• Risiko produksi, yaitu risiko yang menyangkut ketidakpastian dalam urusan personalia, teknik
produksi, cara mendapatkan persediaan, dan penggunaan mesin produksi.
Cara Mengatasi Risiko Usaha
Untuk mengatasi risiko usaha, sangat penting bagi perusahaan untuk membangun sebuah sistem, yaitu
manajemen risiko. Tugas dari manajemen risiko tersebut nantinya akan membuat perencanaan bisnis
yang kemudian diberikan untuk berbagai divisi dan perusahaan sebagai program terstruktur untuk
menghindari adanya ketidakpastian dalam satu periode usaha.
Setiap divisi hanya perlu melakukan program yang telah dibuat dalam menjalankan fungsinya di dalam
perusahaan. Selanjutnya, pihak yang bertanggung jawab dalam manajemen risiko akan terus memantau
perkembangan munculnya ketidakpastian dalam usaha.
Salah satu risiko usaha adalah risiko keuangan yang pastinya banyak ketidakpastian akan terjadi.
Risiko terjadi kecurangan dalam laporan keuangan pasti akan sangat merugikan. Karena itu, pastikan
dalam perencanaan manajemen risiko untuk menghadirkan software akuntansi Harmony. Neraca,
laporan laba rugi, dan segala bentuk pembukuan bisa dibuat dan dicatat dengan akurat sehingga tidak
akan terjadi kecurangan dalam laporan keuangan
at tidak bisa diprediksi seperti bencana alam
5. Asesmen
1. Apakah yang di maksud dengan Peluang Usaha dan Analisis Peluang Usaha ?
2. Mengapa Kita perlu melihat Peluang Usaha ?
3. Sebutkan Indikator Keberhasilan Peluang Usaha !
4. Sebutkan sifat – sifat dari Peluang Usaha !
5. Apakah yang kamu ketahui tentang Resiko Usaha ?
6. Apakah yang kamu ketahui tentang Gagasan yang orisinil ?
7. Apakah yang kamu ketahu tentang Analisis SWOT !
8. Jelaskan Peluang Usaha yang ada dalam diri sendiri untuk di jadiakan sebagai
peluang usaha ?
9. Apakah yang kamu ketahui tentang Perencanaan Usaha ?
10. Menurut kamu apa yang di maksud dengan tahapan Product Screening dalam
perencanaan produk usaha !
11. Sebutkan tujuan dari perencanan usaha !
12. Apakah yang di maksud dengan Resiko keuangan ?
13. Sebutkan ciri – ciri peluang usaha yang bak !
14. Apakah yang kamu ketahui tentang analisis Prospek ?
15. Apakah yang kamu ketahu tentang Unsur – unsur dari peluang uasaha ?
TUGAS :
1. Pertemuan 5 Hari Selasa Tgl 10 Agustus 2021 Kalian pelajari materi
Menganalisis Peluang Usaha Produk Barang / Jasa, Merencanakan Produk Usaha dan
Kalian kerjakan soal Pertanyaan Pemantik
2. Pertemuan 6 Hari Selasa Tgl 17 Agustus Kalian Kerjakan soal Assemen nomor 1
sd nomor 5
3. Pertemuan 7 Hari Selasa Tgl 24 Agustus 2021 Penilian Harian 1 / Ulangan
Harian 1 Dengan Materi Memahami Kewirausahaan Dan Wirausaha dan Melakukan
Pengelompokan Karakter Wirausaha
4. Pertemuan 8 Hari Selasa Tgl 31 Agustus 2021 Kalian Kerjakan soal Assemen
nomor 6 sd nomor 10
5. Pertemuan 9 Hari Selasa Tgl 7 September 2021 Kalian Kerjakan soal Assemen
nomor 11 sd nomor
Selamat Belajar dan Tetap Semangat