LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) 2022-2023 SMP Negeri 1 Talango (081) 329994555 www.smpn1talango.sch.id [email protected] Jl. Raya Gapurana, Kec. Talango www.smpn1talango.sch.id
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) i KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah senantiasa kita ungkapkan kehadirat Allah SWT yang telah berkenan melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga laporan kegiatan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema kewirausahaan, dengan topik “Kewirausahaan Kalender” dapat terselesaikan dengan baik. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ini merupakan salah satu program pada kurikulum merdeka yang sesuai Visi dan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana tertuang dalam dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020- 2024. Laporan kegiatan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pertanggungjawaban kegiatan projek yang telah dilaksanakan oleh Peserta didik kelas 7. Tujuan kegiatan P5 yaitu untuk memberikan wawasan dan sebagai pendidikan awal siswa terhadap proses dan tahapan dalam berwirausaha serta membentuk siswa untuk menjadi wirausaha yang peduli dan bertanggung jawab. Penyusunan laporan ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Maka penulis mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu terselesaikannya laporan kegiatan pengembangan profesi guru ini. Dalam penyusunan laporan ini, kami menyadari bahwa hasil dari laporan ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu kritik dan saran yang membangun kami harapkan agar dapat menyempurnakan laporan ini. Akhir kata penulis mengucapkan mohon maaf apabila terdapat kekurangan dan semoga laporan ini bisa menjadi bahan referensi untuk menyusun laporan selanjutnya dan dapat bermanfaat. Sumenep, November 2022 Penyusun
LAPORAN KEGIATAN PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) ii LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA SMP NEGERI 1 TALANGO Berdasarkan hasil analisa kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), laporan kegiatan Projek P5 SMP Negeri 1 Talango ditetapkan, disahkan, dan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Talango pada tahun ajaran 2022/2023. Ditetapkan di : Sumenep Pada tanggal : 26 November 2022 Menyetujui, Menetapkan, Waka Kurikulum Koordinator P5 Buriyanto, S.E Agustin Dwi Lestari, S.T NIP. 19800417 200801 1 007 NIP. 19840817 201001 2 049 Mengesahkan, Kepala SMP Negeri 1 Talango Marsuto, S.Pd NIP. 19730905 200604 1 008
iv DAFTAR ISI Halaman Judul ......................................................................................................... i Lembar Pengesahan ......................................................................................................... ii Kata Pengantar ................................................................................................................ iii Daftar Isi ........................................................................................................................... iv BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ......................................................................................................... 1 1.2 Tujuan ......................................................................................................................... 2 1.3 Landasan Kegiatan ....................................................................................................... 3 BAB II DASAR TEORI .................................................................................................. 2.1 Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila .................................................................. 5 2.2 Kewirausahaan ............................................................................................................. 7 BAB III KEGIATAN ...................................................................................................... 3.1 Nama Kegiatan ......................................................................................................... 9 3.2 Tema Kegiatan ............................................................................................................ 9 3.3 Topik ............................................................................................................................. 9 3.4 Tim Pengajar................................................................................................................. 9 3.5 Sarana dan Prasarana .................................................................................................... 9 3.6 Target peserta didik ...................................................................................................... 10 3.7 Jadwal Kegiatan ........................................................................................................... 10 3.8 Dimensi Projek ............................................................................................................. 10 3.9 Sub elemen ................................................................................................................... 10 3.10 Konsep proses berfikir projek wirausaha ................................................................... 10 3.11 Timeline ..................................................................................................................... 11 3.12 Tahapan Produk ......................................................................................................... 12 BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 Data .............................................................................................................................. 13 4.2 Pembahasan .................................................................................................................. 14 BAB V EVALUASI & TINDAK LANJUT ................................................................... 5.1 Evaluasi......................................................................................................................... 16 5.2 Tindak Lanjut ............................................................................................................... 16 LAMPIRAN
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan bahwa lonjakan inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga pangan dan energi di tingkat global saat ini menjadi tantangan utama bagi perekonomian domestik. Dalam banyak skenario dari para ekonom, perekonomian dunia saat ini diperkirakan akan menurun dan menuju resesi, bahkan stagflasi, di berbagai negara. Di samping itu, pengetatan kebijakan moneter melalui kenaikan suku bunga acuan yang tinggi mulai dilakukan oleh negara maju. Hal ini juga memberikan tantangan bagi perekonomian negara berkembang, termasuk Indonesia. Permasalahan utama Indonesia lainnya menurut generasi muda adalah pengangguran, kebijakan pemerintah tidak pro rakyat, penegakkan hukum yang tidak adil, hingga kemiskinan. Survei ini diselenggarakan pada 7-22 Juli 2022 dengan menggunakan metode telesurvei kepada 906 responden Gen Z (17-24 tahun) dan Gen Y (25-40 tahun) yang tersebar di 11 kota besar di Indonesia dengan response rate sebesar 17,67%. Pengangguran mempunyai dampak negatif tidak hanya pada masalah ekonomi, tetapi juga bisa menjadi pemicu beban psikologis dan sosial. Atas dasar itu permasalahan ini harus bisa diatasi oleh setiap negara. Di mana dampak yang ditimbulkan dari pengangguran akan mengurangi daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi semakin menurun. Salah satu tujuan kewirausahaan yaitu generator pembangun ekonomi. Kewirausahaan adalah kemampuan dan kesiapan untuk mengembangkan, mengatur, dan menjalankan suatu badan usaha beserta segala ketidakpastiannya untuk memperoleh keuntungan. Kewirausahaan merupakan tindakan menjadi wirausahawan, atau pemilik perusahaan bisnis yang dengan risiko dan inisiatif berusaha untuk mendapatkan keuntungan.Seorang wirausahawan menciptakan perusahaan untuk mewujudkan idenya. Ini dikenal sebagai kewirausahaan, yang mengumpulkan modal dan tenaga kerja untuk menghasilkan barang atau jasa untuk mendapatkan keuntungan. Kewirausahaan berisiko tinggi tetapi juga bisa memberi imbalan tinggi, karena berfungsi untuk menghasilkan kekayaan ekonomi, pertumbuhan, dan inovasi. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ini merupakan salah satu program pada kurikulum merdeka yang sesuai Visi dan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana tertuang dalam dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 2 dan Kebudayaan Tahun 2020-2024. Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Dengan mengangkat tema Kewirausahaan dan mengacu kepada dimensi Profil Pelajar Pancasila, Projek “Mandiri dengan berwirausaha” ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan sebagai pendidikan awal siswa terhadap proses dan tahapan dalam berwirausaha serta membentuk siswa untuk menjadi wirausaha yang peduli dan bertanggung jawab Dengan mengangkat tema Kewirausahaan dan mengacu kepada dimensi Profil Pelajar Pancasila, Projek “Kewirausahaan Kalender” ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan sebagai pendidikan awal siswa terhadap proses dan tahapan dalam berwirausaha serta membentuk siswa untuk menjadi wirausaha yang peduli dan bertanggung jawab. Selain itu projek kewirausahaan juga melatih sikap gotong royong atau kolaborasi antar peserta didik dan menumbuhkan sikap kreatif dan inovatif. 1.2 Tujuan Tujuan dari kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema kewirausahaan adalah: 1.2.1 Memiliki kreativitas mendesain dan budaya kewirausahaan berakhlak 1.2.2 Memperkenalkan konsep inovasi bisnis berbasis sudut pandang pelanggan. 1.2.3 Memberikan perangkat aplikatif untuk melahirkan inovasi dalam dunia bisnis. 1.2.4 Mengajarkan teknik menggali wawasan (insight) terdalam dari pelanggan. 1.2.5 Mengajak peserta didik untuk berpikir kreatif melatih koloborasi dalam kelompok. 1.2.6 Menggunakan konsep bermain untuk memecahkan solusi dan menciptakan inovasi. 1.2.7 Memotivasi untuk segera memulai tindakan, tidak takut akan kesalahan, dan terbuka untuk segala kemungkinan yang ada.
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 3 1.3 Landasan Kegiatan 1.3.1 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 1.3.2 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 1.3.3 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 102, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6053); 1.3.4 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 194, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4941) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 107, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6058); 1.3.5 Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157); 1.3.6 Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 193, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6408); 1.3.7 Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 87, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6676) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 4 Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 14, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6762); 1.3.8 Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2021 tentang Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 156); 1.3.9 Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 28 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 963) 1.3.10 Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 5 BAB II DASAR TEORI 2.1 Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Struktur Kurikulum pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah dibagi menjadi 2 (dua) kegiatan utama, yaitu: 1. pembelajaran intrakurikuler; dan 2. projek penguatan profil pelajar Pancasila. Kegiatan pembelajaran intrakurikuler untuk setiap mata pelajaran mengacu pada capaian pembelajaran. Kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila ditujukan untuk memperkuat upaya pencapaian profil pelajar Pancasila yang mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan. (Permendikbud RI Nomor 262/M/2022) Berdasarkan buku panduan pengembangan projek penguataan profl pelajar paancasila menyatakan bahwa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project-based learning), yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. Projek adalah serangkaian kegiatan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu dengan cara menelaah suatu tema menantang. Projek didesain agar peserta didik dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Peserta didik bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menghasilkan produk dan/atau aksi. Profil Pelajar Pancasila memiliki enam kompetensi yang dirumuskan sebagai dimensi kunci. Keenamnya saling berkaitan dan menguatkan sehingga upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang utuh membutuhkan berkembangnya keenam dimensi tersebut secara bersamaan, tidak parsial. Keenam dimensi tersebut adalah: 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2)Berkebinekaan global, 3) Bergotong royong. 4) Mandiri, 5) Bernalar kritis, 6) Kreatif. Dimensi-dimensi tersebut menunjukkan bahwa Profil Pelajar Pancasila tidak hanya fokus
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 6 pada kemampuan kognitif, tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia sekaligus warga dunia. Profil Pelajar Pancasila “Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.” Berikut dimensi profil pelajar Pancasila: Gambar 2.1 Dimensi Profil Pelajar Pancasila Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya. Dalam kegiatan projek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari tema-tema atau isu penting seperti perubahan iklim, antiradikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi sehingga peserta didik bisa melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya. Projek penguatan ini juga dapat menginspirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi dan dampak bagi lingkungan sekitarnya. Kemendikbud-Dikti menentukan tema untuk setiap projek yang diimplementasi dalam satuan pendidikan yang dapat berubah setiap tahunnya. Untuk tahun ajaran 2021/2022, ada tujuh tema yang dikembangkan berdasarkan isu prioritas yang dinyatakan dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020‒2035, Sustainable Development Goals, dan dokumen lain yang relevan. Tujuh tema tersebut adalah 1) Gaya Hidup Berkelanjutan (SD‒SMA/SMK), 2) Kearifan lokal (SD‒SMA/SMK) 3) Bhinneka Tunggal Ika (SD‒SMA/SMK) 4) Bangunlah Jiwa dan Raganya (SMP‒SMA/SMK) 5)
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 7 Suara Demokrasi (SMP‒SMA/SMK) 6) Berekayasa dan Berteknologi untuk Membanguan NKRI (SD‒SMA/SMK) 7) Kewirausahaan (SD‒SMA/SMK) 2.2 Kewirausahaan Dikutip dari Investopedia, wirausaha yakni individu yang bisa menciptakan bisnis sendiri, menanggung sebagian besar risiko dan juga menikmati keuntungan dari usaha yang dirintisnya. Sedangkan pengertian kewirausahaan adalah proses mendirikan dan menjalankan bisnis atau usaha tersebut. Wirausahawan umumnya dipandang sebagai inovator. Inovator sendiri tak berarti harus menemukan sesuatu yang baru. Melainkan bisa diartikan sebagai seseorang yang bisa memecahkan masalah, dalam hal ini masalah terkait bisnis. Di Indonesia sendiri, sektor kewirausahaan adalah banyak digeluti oleh para pelaku usaha kecil alias UMKM. Wirausahawan juga membantu pemerintah mengurangi jumlah pengangguran. Seorang pedagang kaki lima pun bisa disebut sebagai pelaku wirausaha. Merujuk pada Kementerian Industri, Indonesia membutuhkan sedikitnya 4 juta wirausaha baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Sebab, saat ini rasio wirausaha di dalam negeri masih sekitar 3,1 persen dari total populasi penduduk. Meskipun rasio arti kewirausahaan di Indonesia sudah melampaui standar internasional, yakni sebesar 2 persen, Indonesa perlu menggenjot lagi untuk mengejar capaian negara tetangga. Misalnya, Singapura saat ini sudah mencapai angka 7 persen, sedangkan Malaysia berada di level 5 persen. Apabila dihitung dengan populasi penduduk Indonesia sekitar 260 juta jiwa, jumlah wirausaha nasional mencapai 8,06 juta jiwa. Tujuan Kewirausahaan Dikutip dari Gramedia.com, dalam memainkan usaha, ketika seorang wirausahawan membuat perencanaan, pasti memiliki tujuan. Besar ataupun kecil, kegiatan kewirausahaan adalah berdampak pada kehidupan. Tujuan kewirausahaan adalah sebagai berikut: 1. Mendukung Munculnya Usaha-usaha Kecil Suatu kegiatan kewirausahaan yang muncul, pasti melibatkan banyak orang untuk mendukung berjalannya suatu usaha. Keterlibatan sumber daya manusia ini, boleh diakui secara langsung atau tidak, akan membentuk karakter-karakter baru sebagai pelaku usaha. Di masa pandemi ini, banyak sektor ekonomi berhenti, akibatnya banyak sumber daya manusia kehilangan sumber pendapatan. 2. Kesejahteraan Masyarakat Terangkat Lesunya perekonomian akibat pandemi, berakibat pada meningkatnya angka kemiskinan dalam masyarakat. Namun masih
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 8 adanya beberapa kegiatan ekonomi yang berjalan, diharapkan mampu memberikan sokongan bagi perekonomian nasional. 3. Menumbuhkan Semangat Berinovasi Ketika seseorang dalam kondisi suatu tekanan tertentu, kadangkala akan memicu semangat berpikir yang berbeda dengan sebelumnya. Tidak jarang, inovasi-inovasi baru akan muncul dari kondisi yang semacam ini. Maka, jika dimaknai dengang sikap yang positif, pandemi ini juga memiliki peran, membentuk pribadi seseorang untuk maju. Dengan demikian, jika tujuan kewirausahaan ini tercapai, maka perekonomian nasional akan bertumbuh. Beberapa ciri-ciri orang yang memiliki jiwa kewirausahaan adalah memiliki sifat kreatif dan berani, memiliki kemauan keras dan semangat yang tinggi, mampu menganalisis masalah dengan baik, memiliki jiwa kepemimpinan, dapat membuat keputusan dengan bijak dan bertanggung jawab, totalitas pada bisnis yang dijalankannya
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 9 BAB III KEGIATAN 3.1 Nama Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) 3.2 Tema kegiatan Kewirausahaan 3.3 Topik Kewirausahaan Kalender 3.4 Tim Pengajar Koordinator : Agustin Dwi Lestari, S.T Fasilitator : 1. Buriyanto, S.E 2. Yumni Sulistiya Wartini, S.Pd 3. Meidiah Kuswardani, S.E 4. Beatris Vence Villa De Pontoh, S.Pd 5. Mawardi, S.Pd 6. Fathorrahman, S.Pd 7. Junaidi, S.Ag 8. Dyah Soedhiasih, S.Pd 9. Andi Rahman, S.Pd 10. Rio Haryo S, S.Pd 11. Moh Awal Chairi, S.S 12. Arifin, S.Pd 13. Triana Novi Astutik, S.Pd 14. Abdul Basith S, S.T 15. Moh. Ilham, S.Pd 16. Deni Tri Wahyuni, S.Pd 17. Nurul Sugiyati, S.Pd.I 18. Abdur Rahman, S.T 19. Sherly Hastari H, S.S
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 10 20. Hosniyah, S.Pd 21. Nuri Alfidatul L, S.Pd 3.5 Sarana dan prasarana 1. Laboratorium komputer 2. Perpustakaan 3. Laboratorium IPA 4. Laptop 5. LCD 3.6 Target peserta didik : Siswa kelas 7A, 7B, 7C dan 7D 3.7 Jadwal Kegiatan 1. Hari Jumat jam ke 4-5 2. Hari Sabtu jam ke 1-8 3.8 Dimensi Projek 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia 2. Kreatif 3. Bergotong royong 3.9 Sub elemen yang disasar Integritas dengan Membiasakan melakukan refleksi tentang pentingnya bersikap jujur dan berani menyampaikan kebenaran atau fakta, Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan, gotong royong dengan Menampilkan tindakan yang sesuai dengan harapan dan tujuan kelompok.
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 11 3.10 Konsep Proses Berfikir Projek Wirausaha 1. Eksplorasi Ekplorasi yang dibutuhkan dalam konsep proses berfikir projek wirausaha adalah melakukan pemahaman peserta didik terhadap berwirausaha yang bertanggung jawab. Unsur yang bisa libatkan dalam ekplorasi adalah empati, yaitu identifikasi pengalaman wirausahawan. Yaitu memahami perasaan, pikiran, dan tindakan yang dibutuhkan untuk menjadi wirausahawan. 2. Identifikasi Identifikasi yang dibutuhkan dalam konesp prose berfikir projek wirausaha adalah mendapatkan perumusan atas sebuah permasalahan yang kelak dari permasalahan tersebut, wirausahawan bisa menciptakan solusi yang memiliki nilai Bisnis. Unsur kebutuhan dan Wawasan dari konsumen menjadi pertimbangan penting dalam proses ini. 3. Ideasi adalah proses menghasilkan ide Bisnis yang didasarkan dari eksplorasi dan identifikasi sehingga tercipta inovasi. Dalam proses ideasi unsur mengkolaborasikan berbagai sudut pandang yang berbeda menjadi penting. Karena dengan kesepahaman, ide Bisnis bisa dijalankan secara optimal. 4. Evaluasi dalam proses Evaluasi, Wawasan terhadap produk yang sudah diciptakan perlu untuk dinilai kelayakan atau kepantasan kualitas ataupun penerimaan konsumen terhadap produk tersebut. Dengan memiliki Wawasan tersebut, produk dapat diperbaiki atau mendapatkan ide baru atas proses evaluasi tersebut.
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 12 3.11 Timeline 3.12 Tahapan Projek A. Tahap Pengenalan : Mengenali dan membangun kesadaran peserta didik akan potensi bisnis dari pembuatan kalender 1. Menonton Video dalam Mendesain Kalender B. Tahap Kontekstualisasi : Menggali permasalahan di lingkungan sekitar terkait dengan pengambilan objek foto di lingkungan sekolah. 1. Melakukan Pengamatan Lingkungan Sekitar Sekolah 2. Presentasi Hasil Pengamatan 3. Menuliskan Daftar Skala Prioritas Jenis Pengambilan objek foto yang Perlu Diolah dan Membuat Rancangan Layout C. Tahap aksi : Merumuskan peran yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah yang ada 1. Pembagian Peran dan Tanggung Jawab 2. Persiapan Perancangan Layout dan Desain 3. Proses Perancangan Layout dan Desain 4. Hasil Desain Kalender dilanjutkan ke Percetakan 5. Proses Pemasaran Produk D. Tahap Refleksi : Menggenapi proses dengan berbagai karya serta melakukan evaluasi dan refleksi 1. Refleksi Individu dan Refleksi Kelompok 2. Menyusun Laporan Projek E. Tahap Tindak Lanjut : Menyusun langkah strategis 1. Menuliskan Daftar Strategi Perbaikan untuk Proses Belajar Selanjutnya 2. Presentasi Kelompok tentang Langkah Strategis / Tindak Lanjut
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 13 BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN 5.1 Data Tabel 4.1 Nilai Rata-Rata Kewirausahaan No Kelas Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Bergotong royong Kreatif Akhlak pribadi Integritas Kolaborasi Kepedulian Menghasilkan gagasan yang original Menghasilkan karya dan tindakan yang original Memiliki keluwesan berpikir 1 7A 4 4 3 3 3 3 3 2 7B 4 4 4 4 3 3 4 3 7C 4 4 4 4 4 4 4 4 7D 3 4 4 4 3 3 4 RataRata 4 4 4 4 3 3 4 Keterrangan : 1. BB = Belum Berkembang 2 . MB = Mulai Berkembang 3. BSH = Berkembang Sesuai Harapan 4. SB = Sangat Berkembang 0 0,5 1 1,5 2 2,5 3 3,5 4 4,5 7A 7B 7C 7D Rata - Rata Penilaian Kewirausahaan Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Akhlak pribadi Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Integritas Bergotong royong Kolaborasi Bergotong royong Kepedulian Kreatif Menghasilkan gagasan yang original Kreatif Menghasilkan karya dan tindakan yang original
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 14 5.2 Pembahasan Berdasarkan tabel 4.1 hasil penilaian sumatif kegiatan kookulikuler projek penguatan profil pelajar Pancasila dapat diketahui bahwa rata-rata sikap gotong – royong siswa SMP Negeri 1 Talango yaitu terdiri dari kolaborasi dengan poin sebesar 4 atau Sangat Berkembang (SB) dan kepedulian dengan poin sebesar 4 atau Sangat Berkembang (SB). Pada sikap Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia terdiri dari poin akhlak pribadi mendapatkan poin rata-rata sebesar 4 (Sangat Berkembang), dan integritas mendapatkan poin sebesar 4 atau Sangat Berkembang (SB). Pada sikap kreatif yang terdiri dari sub elemen menghasilkan gagasan yang original mendapatkan poin rat-rata sebesar 3 atau Berkembang Sesuai Harapan (BSH), sub elemen menghasilkan karya dan Tindakan yang original mendapatkan poin rata – rata sebesar 3 atau Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan sub elemen memiliki keluwesan berpikir mendapatkan poin rata-rata sebesar 4 atau Sangat Berkembang (SB). Berdasarkan diagram 4.1 rata-rata penilaian kewirausahaan dapat diketahui bahwa rata-rata kelas 7C mendapatkan poin rata-rata tertinggi dibandingkan dengan kelas lainnya. Kegiatan pameran karya projek penguatan Pancasila atau P5 menumbuhkan sikap Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia yaitu akhlak pribadi dan integritas, sikap gotong royong yaitu kolaboratif dan kepedulian, serta kreatif yang mampu menghasilkan karya yang original dan memiliki keluwesan berfikir. Kegiatan yang terakhir yaitu penyusunan laporan kewirausahaan masing – masing kelompok dan evaluasi kegiatan P5 tema kewirausahaan.
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 15 BAB V EVALUASI & TINDAK LANJUT 5.1 Evaluasi Berdasarkan hasil angket refleksi siswa, dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa menyukai pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Menurut mereka pembelajaran P5 menarik, menyenangkan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari – hari. Menurut pendapat sebagian besar siswa menyatakan bahwa puas dengan pembelajaran P5 baik dari segi pengajar, kebermanfaatan, materi dan lain-lain. Namun kegiatan Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5) juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dievaluasi diantaranya yaitu 1. Perlu adanya koordinasi dan kerjasama antar guru mata pelajaran 2. Penguatan karakter disiplin dan tertib serta kebersihan perlu ditingkatkan 3. Belum ada materi promosi dan menghitung keuntungan dan kerugian 3.2 Tindak Lanjut Berdasarkan evaluasi dari hasil refleksi, terdapat beberapa tindak lanjut yaitu diantaranya sebagai berikut: 1. Rapat rutin koordinasi antar guru mapel penyusunan modul ajar P5 2. Rapat jadwal pembelajaran Bersama tim kurikulum 3. Program projek P5 tema kewirausahaan sebaiknya tidak dilaksanakan di kelas 7 4. Menambahkan materi tentang marketing dan jual beli.
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 16 LAMPIRAN Pengenalan projek kewirausahaan Sosialisasi Wirausaha Kalender Pengambilan spot foto Pengambilan spot foto Pembimbingan transfer foto Pembimbingan editing layout dan foto
LAPORAN KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA 17 Penyerahan hasil layout dan foto ke percetakan Kerjasama dengan Percetakan Mengecek Hasil Kalender Mengecek Hasil Kalender