Redeeming A ection, Cognition, and Volition
2020 PROSPECTUS
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 01
PRAKATA Orang Yunani percaya di dalam alam semesta ada prinsip
PDT. DR. (H.C.) kebenaran/logos. Ini mengakibatkan di dalam tradisi filsafat
STEPHEN TONG, Yunani, para filsuf berusaha mencari segala logika yang berada di
FOUNDER DAN segala bidang pengetahuan. Di dalam perkembangan filsafat
HONORARY Yunani, sekitar 2.500 tahun lalu Plato, murid Socrates,
CHAIRMAN memberanikan diri mendirikan Academy dan menerima
CALVIN murid-murid dari segala penjuru dengan tujuan mendidik mereka
INSTITUTE OF mencari prinsip-prinsip kebenaran ini. Aristotle, murid dari Plato,
TECHNOLOGY mendirikan lyceum yang mengguncangkan jaman kuno itu.
Pendidikan mulai diperhatikan oleh kalangan atas dan para
God’s revelation tells us cendekiawan dan intelektual mulai menggali pengetahuan dan
that these two, wisdom segala ilmu yang terpendam di dalam alam semesta.
and righteousness, are not Melalui Firman Tuhan kita mengerti bahwa Logos itu adalah Kristus
to be separated. yang adalah Sumber Kebenaran itu sendiri. Penciptaan Tuhan
melalui Logos menjadikan alam semesta mengandung bijaksana
- Pdt. Dr. (h.c.) Stephen Tong - Tuhan dan memungkinkan manusia, yang dicipta di dalam peta
dan teladan Allah, menggali dan mengerti segala rahasia yang
disimpan oleh Tuhan di dalam alam semesta. Mulai abad ke-11,
lahirlah universitas-universitas di Eropa Barat—lima universitas
tertua di dunia: Bologna University (1088), Paris University (1150),
Oxford University (1167), Cambridge University (1209), Salamanca
University (1218)—yang berusaha memberikan pendidikan dengan
mengumpulkan semua pengertian di dalam berbagai macam
disiplin ilmu. Kita melihat John Calvin, seorang reformator gereja
yang besar, mendirikan akademi di Geneva, tidak hanya untuk
mendidik pengetahuan saja tetapi juga pendidikan yang
menitikberatkan Firman Tuhan. Setelah Reformasi, sistem
pendidikan bergeser dari Athena (filsafat Yunani) ke Galilea (murid
Kristus) dan memberikan dampak perubahan di seluruh dunia,
baik di dalam pengetahuan, agama, maupun hal-hal lainnya.
Teologia Reformed menghasilkan Harvard University (1636), Yale
University (1701), Princeton University (1746), dan lain sebagainya.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 02
Kami percaya perlu ada orang yang beriman kepada Tuhan,
dengan hati nurani yang bersih, yang rindu memulai suatu
perguruan tinggi Kristen yang bertujuan untuk membentuk hidup
melalui pengembangan pengetahuan dan iman demi
kesejahteraan seluruh umat manusia dan kemuliaan Tuhan. Melihat
sejarah lahirnya perguruan tinggi di seluruh dunia dan peranan
teologi di dalamnya, maka orang Kristen, khususnya mereka yang
berteologi Reformed, harus memiliki suatu perasaan bertanggung
jawab untuk mendirikan perguruan tinggi yang mengejar
keunggulan akademis tanpa mengompromikan iman. Itulah
sebabnya, GRII, didorong oleh cinta kasih Tuhan, mendirikan
perguruan tinggi ini walaupun ini adalah suatu hal yang berat dan
rumit, menyita banyak pikiran, dan memerlukan banyak sumber
daya manusia dan dana. Setelah mempersiapkan diri dalam kurun
waktu yang cukup lama, kami mengajukan izin pendirian Calvin
Institute of Technology kepada pemerintah. Melalui pemeriksaan,
pengamatan, dan penyelidikan yang ketat dan tuntas maka pada
tanggal 18 Oktober 2018, Kementerian Riset, Teknologi, dan
Pendidikan Tinggi Republik Indonesia telah memberikan izin resmi
(SK Menristekdikti No. 857/KPT/I/2018) bagi Yayasan Pendidikan
Tinggi Reformasi Injili untuk mendirikan dan mengoperasikan
Calvin Institute of Technology di Jakarta. Walaupun pemerintah
saat ini hanya membuka kemungkinan pendirian program studi
baru di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, dan
Mathematics), kami percaya Tuhan akan mewujudkan doa kami
memperkembangkan institut teknologi ini menjadi suatu
universitas untuk menggarap lebih menyeluruh segala bidang
kehidupan manusia.
Kiranya Tuhan memberkati dan memimpin Calvin Institute of
Technology sehingga kehendak Tuhan terjadi dan kita boleh
memuliakan nama Tuhan dan mendatangkan shalom Tuhan bagi
bangsa Indonesia dan dunia sampai selama-lamanya. Kiranya
Tuhan memberkati kita, baik yang mempersiapkan, yang akan
mengajar, dan yang belajar di dalam institusi ini.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 03
APA DAN
MENGAPA
CALVIN
INSTITUTE OF
TECHNOLOGY
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 04
Di tengah zaman modern yang telah dipengaruhi Pendidikan kognitif harus disertai dengan
oleh filsafat pragmatisme, nilai manusia telah diukur pembentukan karakter. Program social works
dari produktivitas dan nilai ekonomi yang dapat ia disiapkan untuk mengembangkan empati dari anak
berikan. Perguruan tinggi berlomba-lomba untuk didik agar timbul kepedulian terhadap masyarakat
menciptakan pekerja-pekerja terampil yang siap dan lingkungan di sekitar mereka. Dosen adalah
bersaing di dalam dunia kerja. Bekerja memang anak-anak Tuhan yang telah dipersiapkan untuk
adalah aspek penting di dalam hidup, tetapi hidup menjadi mentor hidup bagi setiap anak didik,
tidak dapat direduksi ke dalam aspek bekerja saja. sehingga interaksi antara dosen dan anak didik
Lulusan perguruan tinggi tidak lagi dipersiapkan terjadi baik di dalam maupun di luar kelas.
untuk suatu kehidupan yang lebih luas. Hal ini Kehidupan dormitory menjadi wadah yang
memang tidak mungkin karena pendidikan tinggi membentuk anak didik di dalam kehidupan
modern telah membiarkan dirinya terfragmentasi bersama. Ibadah dan persekutuan akan senantiasa
oleh filsafat sekularisme dan relativisme. Lebih mewarnai kehidupan spiritualitas setiap anak didik.
disayangkan lagi, kekristenan yang dangkal tidak Lahir dari pergumulan Pdt. Dr. (h.c.) Stephen Tong,
lagi merasa mungkin untuk menjawab tantangan Calvin Institute of Technology hadir sebagai
sekularisme dan relativisme ini dan lebih memilih perguruan tinggi Kristen Reformed yang akan
untuk menarik dirinya dari segala kemungkinan mendatangkan shalom penebusan Kristus di zaman
memberikan peran yang penting dan relevan di Revolusi Industri 4.0 melalui pemimpin, akademisi,
dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. dan profesional yang akan memberikan dampak
Meyakini bahwa usaha mengejar pengetahuan tidak kepada masyarakat Indonesia dan dunia.
dapat dipisahkan dari iman Kristen, Calvin Institute
of Technology berkomitmen untuk menghadirkan CALVIN INSTITUTE
perguruan tinggi Kristen Reformed dengan OF TECHNOLOGY:
keunggulan akademis tanpa mengompromikan God’s People for God’s Glory
iman. Sebagai pendidikan tinggi Kristen Reformed,
Calvin Institute of Technology mempersiapkan anak
didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan
yang terkini serta mengekspos mereka terhadap
perkembangan teknologi yang termutakhir melalui
kesempatan riset dan internship yang relevan. Lebih
dari pada itu, melalui Reformed Liberal Arts
Curriculum, Calvin Institute of Technology mencetak
anak didik yang berbudaya, berwawasan luas, dan
memiliki cara berpikir yang komprehensif, integratif,
dan lintas disiplin (interdisipliner).
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 05
PROFIL Bapak David Tong memperoleh gelar sarjana dalam bidang Fisika,
REKTORAT Matematika, Ilmu Komputer, dan Filsafat dari Calvin College (1999),
magister di dalam bidang Studi Teologi dari Westminster
Pdt. David Tong, B.Sc., M.A.R., Ph.D. Theological Seminary (2010), dan doktoral di dalam bidang Fisika
Rector Eksperimentalis dari University of Connecticut (2010) dengan
disertasi berjudul “Long-Range Interactions in an Ultracold
Rubidium Gas”. Saat ini, Beliau sedang menyelesaikan doktoral di
dalam bidang Apologetika dari Westminster Theological Seminary
dengan riset disertasi berjudul “Thomas F. Torrance’s Realist
Epistemology: A Van Tilian Assessment.”
Selain menjadi rektor di Calvin Institute of Technology, ia juga
ditahbiskan sebagai penatua pendeta di dalam Sinode Gereja
Reformed Injili Indonesia (GRII) pada tahun 2016 dan menjabat
sebagai gembala sidang di GRII Karawaci (Januari 2019 –
sekarang), anggota Dewan Pengawas Doktrin Sinode GRII (2016 –
2020), dan anggota Dewan Konsistori Sinode GRII (2016-2020).
Beliau memiliki minat studi interdisipliner yang berkisar antara
teologi, filsafat, sejarah, seni, sains, khususnya fisika, dan teknologi.
Secara khusus, ia memiliki minat penelitian seputar epistemologi
reformed, presuposisional apologetika, worldview reformed, kaitan
iman reformed dan ilmu pengetahuan, pengaruh doktrin dan
teologi terhadap perkembangan universitas dan ilmu pengetahuan
modern, dan lain sebagainya. Beberapa artikel yang pernah
dituliskan antara lain, “Karl Barth’s Soteriology,” “Federal Vision,
Karl Barth, and Monocovenantalism,” “Christian Theistic Criticism of
Science,” “Science: A Dooyeweerdian Perspective,” “Calvin,
Reformed Orthodoxy, and Natural Theology: Evaluating Van Til’s
Consistency with Calvin and the Reformed Tradition,” “God and
Quantum Physics,” “The Relationship between Christianity and
Science: A Brief Historical Study on Darwinism and the Old
Princeton Theologians,” dan “The Relationship between Christianity
and Science: A Brief Historical Study on Darwinism and the Dutch
Neo-Calvinist Theologians.” Beliau berdoa agar melalui Calvin
Institute of Technology, Tuhan bangkitkan generasi muda Kristen
yang berakar pada Firman Tuhan, berwawasan luas, berpikiran
kritis, demi menjawab panggilan Tuhan menghadapi dunia.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 06
Agung Bayu Waluyo, S.Si., M.Si., Ph.D. Martin Tjahjono, S.T., M.Sc., Ph.D.
Vice Rector of Academic A airs Vice Rector of Non-Academic A airs
Bapak Agung Bayu Waluyo adalah Wakil Rektor Bapak Martin Tjahjono adalah Wakil Rektor bidang
bidang Akademik di Calvin Institute of Technology. Ia non-akademik di Calvin Institute of Technology. Beliau
memperoleh doktoral dalam bidang Fisika Nuklir Teori adalah penerima dari berbagai beasiswa prestigius
dari The George Washington University pada tahun termasuk Singapore Millennium Foundation dan
2006, magister dalam Fisika Teori dari Universitas President Scholarship di Singapura. Ia memegang
Indonesia pada tahun 1997, sarjana di bidang Fisika gelar sarjana di bidang Teknik Kimia dari Universitas
Teori dari Universitas Indonesia pada tahun 1994. Surabaya, gelar magister dan doktoral di bidang
Beliau adalah pendiri dan direktur Entrepreneurship Teknik Kimia dari National University of Singapore.
Lab Indonesia yang didirikan pada tahun 2014. Beliau mempunyai pengalaman kerja profesional
Sebelumnya, ia adalah mantan Kepala dan Direktur dengan lembaga riset di Singapura dan Indonesia.
Program Teknologi Nutrisi dan Makanan di Universitas
Surya. Sebelum bergabung dengan Calvin Institute of
Technology, beliau adalah pemangku jabatan
Minatnya berkisar dari membaca dan belajar teologi, Pelaksana Rektor di Universitas Surya, Wakil Rektor
mendengarkan musik klasik dan country, bermain bidang Akademik, dan pemimpin dari empat program
gitar, dan belajar tentang sejarah dan seni. Minat studi di Universitas Surya. Beliau juga adalah Chief
penelitiannya antara lain Analisis Saluran-Terkopel dari Academic O cer di HarukaEdu. Sebagai seorang yang
Hadron-Meson Photoproduction dan Teori Perturbasi telah lama mendukung perkembangan teknologi
Chiral. Beliau memulai penelitiannya dengan the pendidikan di tanah air, ia berharap dapat mendidik
Center for Nuclear Studies di The George Washington murid-murid Calvin Institute of Technology dengan
University dan bergabung dengan the Baryon perkembangan terkini di bidang sains dan teknologi,
Resonance Analysis Group. Dia adalah penggemar tanpa menanggalkan integrasi dari iman Kristen
Sealfit (Angkatan Laut Amerika Serikat). Reformed di bidang yang mereka tekuni.
“For with Scripture as our guide
and teacher, not only does he
make plain those things that
would otherwise escape our
notice, he virtually forces us to
behold them, as if he had assisted
our dull sight with eyeglasses.”
John Calvin
Theologian, Pastor,
Teacher, Church Reformer
(1509-1564)
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 08
VISI DAN MISI VISI
CALVIN
INSTITUTE OF Berkomitmen untuk melayani Kristus dan berlandaskan pada
TECHNOLOGY teologi Calvinis, Calvin Institute of Technology berada untuk
menjadi alat Tuhan di dalam memperbaharui semua aspek
kehidupan melalui kegiatan akademis dan penelitian yang unggul
demi menghasilkan pemimpin, akademisi, dan profesional yang
memberikan dampak kepada masyarakat Indonesia dan dunia.
MISI
1. Menunjukkan keutamaan Kristus dan melandaskan diri pada
teologi Calvinis dalam setiap aspek penyelenggaraan Tridharma
Perguruan Tinggi dan perilaku kehidupan civitas
academica-nya.
2. Membentuk dan mengembangkan komunitas dosen dan
akademisi (universitas magistrorum et scholarium) yang
berpengetahuan luas, kreatif, dan beriman sesuai dengan
integritas Kristen melalui pengembangan manusia seutuhnya
dengan kurikulum Reformed Liberal Arts dan pembimbingan
yang berpusatkan kepada Kristus.
3. Berperan aktif dalam kegiatan penelitian dan akademis yang
unggul, inovatif, dan berintegritas.
4. Mewujudkan shalom penebusan Kristus bagi lingkungan di
sekitarnya melalui kepedulian, tanggung jawab, dan
pengembangan komunitas dan masyarakat.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 09
LIBERAL Di dalam tradisi Yunani-Romawi (Greco-Roman tradition),
ARTS pendidikan Artes Liberales (bahasa Latin, artes = keterampilan dan
CURRICULUM liberales = bebas) adalah pendidikan yang layak bagi seorang
bebas (a free person). Lain dengan budak yang hanya hidup untuk
Tidak ada yang bekerja saja, seorang yang bebas harus dipersiapkan untuk hidup
dapat melengkapi yang lebih luas, baik melalui pendidikan karakter dan
anak didik kita untuk perlengkapan intelektual, untuk dapat menjadi pemimpin dan
menghadapi jaman berkontribusi di dalam masyarakat selayaknya warga negara yang
yang terus berubah baik. Model pembelajaran semacam ini diadopsi dan
dan tidak menentu dikembangkan lebih lanjut oleh gereja di Abad Pertengahan.
selain dengan Di dalam konteks zaman sekarang, kurikulum liberal arts
memberikan menitikberatkan pada pembentukan wawasan yang luas. Anak
pendidikan tinggi didik tidak hanya dipersiapkan dengan keterampilan bekerja saja
berbasiskan layaknya seorang budak di tradisi Yunani-Romawi kuno. Selain
kurikulum liberal arts. mendalami bidangnya, melalui pendidikan liberal arts, anak didik
dibuka wawasannya untuk mempelajari hal-hal lain yang juga akan
memengaruhi hidupnya, misalnya literatur, seni, musik, retorika,
logika, filsafat, sejarah, dan teologi. Keluasan pembelajaran
semacam ini akan membangkitkan minat belajar di dalam anak
didik untuk seumur hidup.
Dunia terus berubah. Keterampilan yang dapat dipelajari sekarang
mungkin akan menjadi usang hanya di dalam beberapa tahun saja.
Pendidikan yang mempersiapkan seseorang untuk bekerja akan
secara perlahan-lahan mematikan orang tersebut ketika ia tidak
lagi mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Kurikulum
berbasiskan liberal arts akan memperlengkapi anak didik dengan
keterampilan berpikir multi disiplin (multidispliner) dan lintas
disiplin (interdisipliner) yang kaya, wawasan luas, dan kemampuan
memecahkan masalah yang kompleks disertai dengan kebiasaan
berpikir secara kritis, kreatif, komprehensif, dan dengan penilaian
dan penalaran yang tepat. Kurikulum berbasiskan liberal arts
mempersiapkan anak didik untuk hidup yang lebih luas ini.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 10
REFORMED Pendidikan yang utuh bukan hanya pendidikan multidisipliner
LIBERAL tetapi juga interdisipliner. Di dalam pendidikan multidisipliner, anak
ARTS didik mempelajari beragam disiplin ilmu yang berbeda. Tetapi di
CURRICULUM dalam pendidikan interdisipliner, anak didik akan mempelajari
kaitan antara satu ilmu dengan ilmu lainnya. Walaupun pendidikan
interdisipliner penting, filsafat sekularisme dan relativisme telah
memfragmentasi ilmu pengetahuan sehingga pendidikan
interdisipliner yang benar tidak mungkin dapat ditawarkan. Di
dalam pendidikan sekuler, misalnya, konsep universal dapat
diajarkan di dalam kelas biologi tetapi ditolak di dalam kelas
filsafat. Tanpa pengertian interdisipliner yang benar, pendidikan
multidisipliner terfragmentasi, sehingga tidak dapat menjadi
pendidikan yang sejati.
Di dalam teologi Reformed, Allah Pencipta yang berdaulat adalah
Sumber satu-satunya semua kebenaran. Tidak ada kebenaran di
luar diri Allah. Tidak ada kebenaran yang dapat diketahui di luar
dari pernyataan Allah. Dan hanya di dalam diri Allah Tritunggal kita
melihat ada kemungkinan bersatunya yang satu dengan yang
banyak, dan antara universal dengan partikular. Allah Tritunggal
yang berdaulat adalah dasar pengetahuan multidisipliner dan
interdisipliner.
Terlebih lanjut, penebusan memegang peranan penting di dalam
pendidikan. Hanya melalui penggenapan karya Kristus kita dapat
mengerti siapa Tuhan itu, apa nilai manusia yang sebenarnya,
mengapa dunia diciptakan, dan apa tujuan manusia hidup.
Dilepaskan dari perbudakan dosa, anak didik kita dipersiapkan
untuk suatu hidup yang lebih luas, dengan konsep kerajaan Tuhan,
untuk hidup sebagai saksi Tuhan di dalam dunia. Pendidikan
berbasiskan Reformed Liberal Arts Curriculum (RLAC)
mempersiapkan anak-anak Tuhan untuk berkarya bagi bangsa dan
dunia demi kemuliaan Tuhan.
“The chief aim of all
investigations of the
external world should be
to discover the rational
order which has been
imposed on it by God,
and which he revealed to
us in the language of
mathematics.”
Johannes Kepler
Mathematician, Astronomer
(1571 - 1630)
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 12
FRAMEWORK RLAC menekankan keberagaman disiplin ilmu (multidisipliner),
KURIKULUM keterkaitannya satu sama lain (interdisipliner), dan, terutama,
penaklukan semua disiplin ilmu di bawah supremasi Kristus. Terdiri
dari 51 kredit (sekitar 35% dari total kredit pembelajaran), RLAC
terdiri dari empat pembagian inti: Pembentukan Worldview
(Teologi, Filsafat, Sejarah, Studi Interdisipliner), Kompetensi Dasar
(Retorika, Logika, Kesehatan dan Kebugaran, Penatalayanan),
Masyarakat dan Kebudayaan (Seni/Musik, Literatur, Sosial), dan
Pemikiran Konseptual (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam).
Melalui RLAC, anak didik dibekali dengan kemampuan berpikir
secara komprehensif, analitis, dan kritis yang akan memungkinkan
anak didik untuk mempelajari pengetahuan dan keterampilan
spesifiknya, sesuai dengan bidang keilmuan di dalam program
studinya, secara lebih integratif dan bertanggung jawab.
Kurikulum Calvin Institute of Technology menghindarkan anak
didik untuk berpikir secara otonom, lepas dari Tuhan, melainkan,
sebagai umat Tuhan, mempersiapkan mereka untuk memiliki cara
pandang dan pola pikir yang sesuai dengan Tuhan (to think after
God’s thought). Dengan demikian, lulusan Calvin Institute of
Technology akan dipersiapkan menjadi seorang penatalayan
(steward) yang menjalankan panggilan mandat budayanya dan
dapat dimungkinkan untuk menjadi agen penebusan Tuhan di
dalam segala aspek kehidupan, baik di keluarga, pekerjaan,
masyarakat, dan di mana pun mereka ditempatkan untuk
menyatakan kemuliaan Allah.
93 CREDITS 93 CREDITS 93 CREDITS 93 CREDITS 93 CREDITS 99 CREDITS
IT AND IOT AND CHEMICAL BIOMEDICAL STRUCTURAL ARCHITECTURE
BIG DATA ELECTRICAL AND FOOD SCIENCE AND AND
ANALYTICS ENGINEERING PROCESSING GEOTECHNICAL SUSTAINABLE
ENGINEERING DESIGN
WORLDVIEW BASIC SOCIETY & CONCEPTUAL
FORMATION COMPETENCE CULTURE THINKING
9 courses, 18 credits 8 courses, 14 credits 5 courses, 10 credits 3 courses, 9 credits
Theology Rhetoric Art Mathematics
Philosophy Logic Literature Physics
History Health & Fitness Social Biology
Interdisciplinary Study Stewardship Chemistry
RLAC - 51 CREDITS
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 13
KURIKULUM Perkembangan pesat ilmu pengetahuan modern dan teknologi
LIBERAL ARTS membuat banyak orang beranggapan bahwa pengetahuan dan
DAN STEM keterampilan teknologi adalah yang paling dibutuhkan di zaman
ini. Tidak heran, pendidikan berbasiskan STEM (Science,
Technology, Engineering, dan Mathematics) marak di mana-mana.
Tapi karena manusia memiliki dimensi yang luas, pendidikan
berbasiskan RLAC akan memberikan kelimpahan di dalam anak
didik memecahkan masalah.
UI/UX (User Interface/User Experience) Design, misalnya, bukan
hanya bersinggungan dengan keterampilan pemrograman, tetapi
juga seni, desain, psikologi manusia, filsafat nilai, dan lain
sebagainya. Steve Jobs (alm.), pendiri dan ex-CEO Apple,
mengatribusikan pendidikan liberal arts-nya sebagai kunci
mengapa produk-produk Apple dapat menarik minat banyak
orang. Carly Fiorina, ex-CEO dari Hewlett Packard yang, walaupun
memiliki gelar MBA di marketing dan MS di management,
mengatakan bahwa justru pendidikan liberal arts-nya (di bidang
filsafat dan sejarah abad pertengahan) yang mempersiapkan dia di
dalam menghadapi revolusi teknologi. Demikian juga dengan
Steward Butterfield, co-founder dan CEO dari Slack Technologies,
berpendapat bahwa pendidikan di bidang filsafatnya
mempersiapkan dia untuk dapat berpikir dan berargumentasi
dengan baik, suatu keterampilan yang tak ternilai di dalam dunia
bisnis.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 14
Hart Research Associates menemukan bahwa 93% perusahaan
yang disurveinya di tahun 2013 setuju bahwa keterampilan berpikir
secara kritis dan berkomunikasi secara jelas serta kemampuan
menyelesaikan permasalahan yang kompleks lebih penting
daripada program studi yang ditekuni seseorang. Para pendidik
mengakui bahwa pendidikan liberal arts menawarkan
keterampilan-keterampilan berharga bagi anak didik yang ingin
bekerja di organisasi-organisasi yang berbeda. (“Best Colleges,”
US News, 14 September 2017). Tidak heran, pemerintah juga
mendorong perguruan tinggi untuk menekankan pendidikan
umum (general education) sebagai salah satu cara
mengembangkan higher mental skills dan kemampuan berikir
secara kritis dan sistemik sebagai aspek-aspek penting di dalam
mempersiapkan anak didik memasuki Revolusi Industri 4.0
(“Perguruan Tinggi di Era Industri 4.0,” Direktorat Jenderal
Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti).
Apa yang baru dirasakan penting oleh pemerintah, perusahaan,
dan dunia industri adalah suatu hal yang sudah dilakukan oleh
pendidikan tinggi Kristen sejak semula. Pendikan harus
mempersiapkan manusia untuk hidup yang luas. Calvin Institute of
Technology memanusiakan manusia melalui pendidikan
berbasiskan RLAC yang multidisipliner dan interdisipliner.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 15
PROGRAM STUDI Sebagai akibat dari Revolusi Industri 4.0, dalam sepuluh tahun ke
depan, volume informasi yang beredar, baik dari dunia bisnis
01 maupun penggunaan internet, akan terus meningkat tajam. Suatu
metode untuk menganalisis data berukuran besar untuk
IT and memperoleh pola dan pengertian akan fenomena yang sedang
Big Data berlangsung menjadi kebutuhan penting yang perlu dimiliki oleh
Analytics setiap insinyur teknologi informasi di masa mendatang.
(S.Kom.) Program Studi Sarjana IT and Big Data Analytics (S.Kom.) akan
memenuhi panggilan Tuhan dengan berperan secara aktif
menjawab tantangan ini. Untuk mewujudkannya, mahasiswa akan
diperlengkapi dengan Information Technology sebagai inti
keilmuan bersama dengan tiga pilihan konsentrasi: Artificial
Intelligence, Big Data Analytics, dan Computer Technology.
Menekankan pembentukan cara pandang multi-aspektual dan
pemahaman interdisipliner yang holistik sebagai kunci untuk
menghasilkan solusi yang tepat terhadap permasalahan yang ada,
program studi ini akan mencetak sarjana lulusan yang mampu
menyajikan pemecahan masalah (problem solving) secara
responsif dengan memanfaatkan teknologi termutakhir.
Program studi ini diperlengkapi dengan fasilitas Laboratorium
Komputer tingkat dasar sampai menengah serta memiliki fasilitas
Laboratorium Big Data untuk menopang proses pembelajaran dan
penelitian pada bidang IT dan big data.
Lulusan Program Studi ini umumnya banyak diperlukan
oleh perusahaan yang membutuhkan pekerjaan-pekerjaan
seperti data scientist, data engineer, dan system integrator
dan pekerjaan-pekerjaan lain yang berhubungan dengan
teknologi informasi.
Program studi ini akan bekerja sama secara erat dengan
program studi IoT and Electrical Engineering dan
Biomedical Science.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 16
PROGRAM STUDI Program Studi Sarjana IoT & Electrical Engineering (S.T.)
memainkan peran kunci penghubung berbagai industri masa
02 depan dengan mengembangkan keilmuan yang menghubungkan
internet dengan berbagai aspek industri (Mechatronics), kesehatan
IoT and manusia (Biomedical Engineering), dan berbagai aplikasi Internet
Electrical of Things itu sendiri. Program studi ini diperlengkapi dengan
Engineering fasilitas laboratorium komputer, laboratorium Fisika dan
(S.T.) laboratorium IoT & Electrical Engineering tingkat dasar sampai
menengah untuk menopang proses pembelajaran dan penelitian
pada bidang Internet of Things.
Reformed Liberal Arts Curriculum akan memampukan mahasiswa
untuk berpikir secara komprehensif dalam melakukan pemecahan
masalah (problem solving). Kurikulum inti program studi
dipastikan selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
(KKNI), Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dan the Accreditation
Board for Engineering and Technology (ABET) dan Forum
Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI).
Lulusan Program Studi ini umumnya banyak diperlukan
oleh perusahaan yang membutuhkan pekerjaan-pekerjaan
seperti smart system engineer, smart system analyst, dan
smart telecommunication engineer dan
pekerjaan-pekerjaan lain yang berhubungan dengan IoT
dan electrical engineering.
Program studi ini akan bekerja sama secara erat dengan
program studi IT and Big Data Analytics, Chemical & Food
Processing dan Biomedical Science.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 17
PROGRAM STUDI Chemical dan Food and Beverage merupakan dua dari lima sektor
yang menjadi pusat pengembangan industri masa depan
03 Indonesia (sumber: “Making Indonesia 4.0,” Kementerian
Perindustrian Republik Indonesia). Program Studi Sarjana
Chemical Chemical and Food Processing (S.T) mempersiapkan mahasiswa
and Food memiliki kompetensi di bidang perencanaan, perancangan,
Processing pelaksanaan operasi dan pengembangan proses industri/pabrik
(S.T.) kimia yang mengolah bahan baku menjadi berbagai produk yang
ekonomis dengan kemampuan berpikir konseptual,
detail-oriented, multi-perspective dan memiliki jiwa technopreneur.
Pilihan konsentrasi yaitu Chemical Processing Technology dan
Food Processing Technology didukung dengan fasilitas
laboratorium lengkap yaitu: Kimia Dasar, Kimia Analitik,
Mikrobiologi, Komputasi dan Unit Operasi Pangan/Kimia untuk
menopang proses pembelajaran dan penelitian.
Chemical and Food Processing adalah program studi pertama yang
menggabungkan kurikulum Reformed Liberal Arts Curriculum dan
kurikulum inti Teknik Kimia dengan mengacu kepada struktur yang
diberikan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia
(APTEKIM), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan
Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET).
Lulusan Program Studi memiliki profesi dan bidang
pekerjaan yang sangat luas, diantaranya: process design
engineer, product development engineer, quality control
engineer, process safety engineer dengan berbagai variasi
industri seperti: makanan dan minuman, pengolahan air,
polimer, energi, farmasi, bahan kimia, dan kosmetik.
Program studi ini akan bekerja sama secara erat dengan
program studi Biomedical Science dan IoT & Electrical
Engineering.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 18
PROGRAM STUDI Dengan menggunakan dasar keilmuan Biologi, Program Studi
Sarjana Biomedical Science (S.Si.) di Calvin Institute of
04 Technology akan mengembangkan tiga konsentrasi : Biomedicine,
Food Biotechnology, dan Nutrition and Public Health. Pembelajaran
Biomedical dasar ilmu biologi yang dilanjutkan dengan pengetahuan
Science mengenai kesehatan manusia, biologi molekuler, dan bioteknologi,
(S.Si.) serta ditunjang dengan ilmu pengetahuan lainnya seperti
matematika, entrepreneurship, project management, dan teknologi
informasi akan mengarahkan program studi ini untuk
mengeksplorasi berbagai permasalahan kesehatan manusia dan
menghasilkan kandidat-kandidat solusi untuk permasalahan
tersebut. Salah satu tujuan dari program studi Biomedical Science
ini adalah munculnya solusi-solusi yang logis, kreatif, dan inovatif
dari berbagai masalah kesehatan yang belum terpecahkan.
Dengan fondasi Reformed Liberal Arts Curriculum, solusi-solusi
tersebut diharapkan akan ikut menggenapi panggilan orang
percaya untuk mewujudkan shalom penebusan Tuhan bagi
kesehatan masyarakat. Lulusan program studi ini akan memiliki
kepekaan akan perubahan yang terjadi di masyarakat, khususnya
perubahan kesehatan manusia, dan mampu menjadi agen yang
memberikan sumbangsih berdasarkan prinsip dasar iman
Reformed Injili. Untuk mewujudkan tujuan ini, program studi ini
diperlengkapi dengan empat laboratorium: Laboratorium Biologi
Dasar, Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Kultur, dan
Laboratorium Genetika.
Lulusan Program Studi ini akan memiliki kepekaan akan
perubahan yang terjadi di masyarakat, khususnya terkait
kesehatan manusia, dan diharapkan dapat bekerja di
berbagai sektor seperti lembaga penelitian, rumah sakit,
dan industri hayati dengan berperan sebagai junior health
researcher, industrial consultant, dan bioproduct expert.
Program studi ini akan berkerja sama secara erat dengan
program studi IT and Big Data Analytics, IoT and Electrical
Engineering dan Chemical and Food Processing.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 19
PROGRAM STUDI Program Studi Sarjana Structural and Geotechnical Engineering
(S.T.) mengembangkan keilmuan melalui dua konsentrasi, Structural
05 Engineering (Struktur) dan Geotechnical Engineering (Geoteknik)
dengan kajian analisa rekayasa gempa dan metode komputasi.
Structural and Dengan pertumbuhan kebutuhan sarjana teknik sipil untuk
Geotechnical mengimbangi perkembangan kebutuhan pembangunan infrastruktur
Engineering di Indonesia dan seluruh dunia, diharapkan program studi ini akan
(S.T.) menghasilkan sarjana-sarjana yang ikut dalam proses perancangan,
konstruksi, dan pemeliharaan bangunan dan lingkungannya,
termasuk jalan, jembatan, kanal, bendungan, bandara, pelabuhan,
dan berbagai fasilitas infrastruktur lainnya. Secara khusus, sarjana
lulusan program studi ini diharapkan memiliki kemampuan yang
lebih di dalam pemahaman rekayasa gempa dan metode komputasi
atau simulasi/komputasi numerik. Program studi ini akan
diperlengkapi dengan Laboratorium Fluid Mechanics dan
Computational Servers Cluster untuk menopang proses pembelajaran
dan penelitian simulasi dan komputasi numerik.
Program studi ini mengembangkan kurikulum yang telah disesuaikan
dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Standar
Nasional Pendidikan Tinggi, Accreditation Board for Engineering and
Technology (ABET), dan American Society of Civil Engineers (ASCE).
Lebih lanjut, Reformed Liberal Arts Curriculum yang menjadi dasar
dari kurikulum program studi ini akan membentuk mahasiswa
dengan kemampuan problem solving interdisipliner serta memiliki
disiplin dan kemampuan berkomunikasi secara verbal dan tulisan,
seperti yang diminta oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Lulusan Program Studi ini pada umumnya akan bekerja
sebagai konsultan perencana dan pengawas di bidang civil
engineering, infrastructure, mining, geomechanics, building
appraisal atau sebagai quantity surveyor, dan professional
civil engineering sta dalam bidang struktur, geoteknik,
sumber daya air, transportasi, dan manajemen konstruksi.
Program studi ini akan bekerja sama secara erat dengan
program studi Architectural and Sustainable Design dan
IT & Big Data Analytics.
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 20
PROGRAM STUDI Program Studi Sarjana Architecture and Sustainable Design
(S.Ars.) akan mengajarkan dan mengembangkan tiga pilar
06 arsitektur: Architecture Design, Urban Design, dan Sustainable
Building Technology. Dalam mengembangkan tiga pilar di atas,
Architecture program studi ini secara khusus memperhatikan kreativitas desain
and Sustainable yang berkonsep “think global, act local” dan pencapaian efisiensi
Design kinerja yang tinggi melalui proses desain yang lebih komprehensif
(S.Ars.) dan terintegrasi antara berbagai bidang ilmu, sesuatu yang masih
menjadi kendala di dalam perkembangan arsitektur dan konstruksi
di Indonesia.
Secara khusus dan mendalam, program studi ini akan
menitikberatkan green building dan sustainability. Program studi
ini juga akan melibatkan tenaga pengajar dari industri, baik lokal
maupun internasional, untuk memberikan wawasan yang luas,
aplikatif, dan terkini kepada mahasiswa.
Semuanya dengan harapan bahwa program studi ini akan menjadi
salah satu yang terbaik dan terdepan dalam merespons
pertumbuhan populasi penduduk Indonesia yang diikuti dengan
pertumbuhan kota-kota di Indonesia. Kurikulum yang
dikembangkan oleh program studi ini telah disesuaikan dengan
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Standar Nasional
Pendidikan Tinggi, International Union of Architects (UIA), Asosiasi
Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI), National
Architectural Accrediting Board (NAAB, Amerika Serikat), dan
Korea Architectural Accrediting Board (KAAB, Korea Selatan).
Lulusan Program Studi ini pada umumnya akan bekerja
sebagai architectural junior designer, urban and city
designer, dan professional architectural sta dalam
berbagai perusahaan swasta maupun instansi pemerintah
Indonesia. Namun demikian, sarjana lulusan program studi
ini bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan lain yang relevan
dengan keahliannya.
Program studi ini akan bekerja sama secara erat dengan
program studi Structural and Geotechnical Engineering
dan Big Data Analytics.
“Every science in a
certain degree starts
from faith, and, on the
contrary, faith, which
does not lead to science,
is mistaken faith or
superstition.”
Abraham Kuyper
Reformed Theologian,
Pastor, Statesman
(1837-1920)
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 22
KEHIDUPAN Sebagai perguruan tinggi Kristen Reformed, Calvin Institute of
DORMITORY Technology menolak konsep pendidikan sebagai transfer
pengetahuan saja. Pendidikan yang tidak membawa anak didik
DORMITORY ROOM mengenal Tuhan, ciptaan, zaman, diri, lingkungan, dan masyarakat
adalah suatu pendidikan yang gagal. Dimensi yang lebih luas ini
sering kali hanya didapati di luar ruang kelas. Di Calvin Institute of
Technology, kehidupan dormitory adalah suatu bagian integral
yang tidak terpisahkan dengan pendidikan di dalam kelas.
Manfaat kehidupan dormitory antara lain:
1. Lain daripada tempat tinggal kos, dormitory di Calvin
Institute of Technology adalah komunitas umat percaya yang
mendukung pembentukan umat percaya.
2. Lain daripada tempat tinggal kos, sarana dormitory terletak
di dalam kampus Calvin Institute of Technology.
3. Dormitory memberikan kesempatan anak didik untuk belajar
hidup mandiri.
4. Dormitory memberikan kesempatan anak didik menjalin
persahabatan sejati yang mendalam melalui hidup bersama.
Anak didik diajar untuk hidup saling mengerti, saling
mengampuni, saling beradaptasi.
5. Dormitory memberikan peluang anak didik untuk dapat lebih
fokus belajar. Anak didik tidak lagi perlu untuk
menghabiskan waktu di jalan pulang pergi setiap harinya.
6. Dormitory memberikan atmosfer belajar yang lebih
mendukung. Antara ruang kelas, perpustakaan, ruang
makan, dan kamar istirahat semuanya dapat dijangkau
hanya di dalam hitungan menit saja.
Untuk tahun ajaran 2020 - 2021, dormitory di Calvin Institute of
Technology diwajibkan untuk tahun ajaran pertama (semester
ganjil dan genap). Setelah tahun ajaran pertama, permohonan
untuk tinggal di dormitory akan dikaji dan diberikan sesuai
ketersediaan.
Informasi dan biaya dormitory dapat diakses melalui
www.calvin.ac.id/dormitory/
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 23
FASILITAS
Computational Servers Cluster dan Big Data
Servers for Research
Mini Theatre
Dormitory and Dining Hall
Health Clinic/Infirmary
Counseling Center
Center for Teaching and Learning Excellence
Campus-wide Broadband Wireless Internet
CLASSROOM
LIBRARY
CLASSROOM
AULA SIMFONIA JAKARTA
LIBRARY
10.000 books capacity,
Journals/E-Journals
LIBRARY
BIOLOGY LAB TEACHING LABS
IoT & ELECTRICAL ENG. LAB STUDIOS
WORKSHOP
Computer, Big Data,
Physics, IoT and Electrical
Engineering, Chemistry,
Chemical Engineering,
Biology, Microbiology,
Culture, Genetics, Fluid
Mechanics, Geotechnics,
Architecture Studios,
Makerspace
PHYSICS LAB COMPUTER LAB
AULA SIMFONIA JAKARTA
CULTURAL SOPHILIA FINE ART CENTER
CENTER
Museum
Galeria Sophilia
World-class Concert Hall
Aula Simfonia Jakarta
J.S. Bach Recital Hall
Calvin Institute of Technology // 2020 Prospectus 27
PROFIL Sebagai manusia, kita diciptakan untuk percaya (believing), berpikir
LULUSAN (thinking), dan bertindak (doing). Ketiga hal ini akan selalu terkait satu
CALVIN dengan lainnya. Tindakan kita adalah buah dari apa yang kita pikirkan
INSTITUTE OF sehari-hari dan hal-hal yang kita pikirkan dibentuk oleh apa yang kita
TECHNOLOGY percayai/anggap benar. Ketika seseorang terlepas dari Sumber Hidup
dan Arti, maka pola pikirnya akan selalu berpusat pada dirinya, dan
apa yang dia kerjakan selalu hanya untuk untung rugi dirinya saja.
Ketika uang, bukan Tuhan, menjadi tujuan hidup, maka lingkungan
dengan mudahnya dirusak hanya demi mengejar keuntungan. Ketika
kekuasaan, bukan kemuliaan Tuhan, yang dikejar maka korupsi
merajalela di semua lapisan masyarakat.
Calvin Institute of Technology akan membentuk lulusannya di dalam
tiga aspek kehidupan ini:
1. Aspek normatif: Firman Tuhan akan menjadi landasan iman dan
kepercayaan setiap lulusan. Melalui Firman Tuhan, anak didik
mengenal Tuhannya, kehendak-Nya, dan pekerjaan-Nya. Melalui
kepercayaan yang benar, worldview yang benar dibentuk dan anak
didik disiapkan untuk dapat berpikir secara benar dan kritis.
2. Aspek eksistensial: Diperlengkapi dengan Firman Tuhan, anak didik
mengerti siapa dirinya dan apa tujuannya dia berada. Identitas diri
yang benar ini memberikan anak didik bijaksana dan tekad di dalam
mengejar ilmu dan keterampilan sebagai jawaban kepada Tuhan
yang telah memanggilnya. Dan dengan menghidupi gaya hidup
yang berpusatkan pada Kristus (Christ-centered lifestyle) anak didik
akan mengejar keunggulan dalam panggilan hidupnya demi
kemuliaan Tuhan.
3. Aspek situasional: Anak didik yang telah melandaskan dirinya di
atas Firman Tuhan dan mengerti siapa dirinya dan tujuan hidupnya
sekarang dimampukan untuk menjalankan hidupnya sebagai
seorang penatalayan (steward) dengan menyituasikan dirinya
dengan baik dan bertanggung jawab di dalam kaitannya dengan
pekerjaannya, dengan rumah tangganya, dengan lingkungannya,
dengan bangsa dan negaranya, dan lain sebagainya. Dengan
demikian, anak didik diharapkan menjadi alat Tuhan yang memiliki
panggilan dan kuasa untuk mentransformasi masyarakat.
Calvin Institute of Technology tidak hanya mempersiapkan anak didik
untuk bekerja saja, tetapi untuk menjadi agen penebusan di dalam
semua aspek kehidupan. Lulusan Calvin Institute of Technology:
transformed to transform.
“All of man's
interpretations in any
field are subject to the
Scriptures given him.”
Cornelius Van Til
Christian Philosopher, Reformed
Theologian & Apologist
(1895 - 1987)
Faithful to the Word of God,
Standing on the shoulders
of the giants of the past,
Facing the challenges
of the future.
“In Him
all things
hold together.”
- Col 1:17 -
St. Paul
Apostle of Christ
(9 -64/67 AD)
For the earth will be filled
with the knowledge
of the glory of the LORD
as the waters cover the sea.
- Habakkuk 2:14 -
INFORMASI 0 800 1-CALVIN (225846) - Bebas Pulsa
+62 21 6586 0536
ADMISSIONS CENTER [email protected]
Menara Calvin Lt. 8, RMCI Calvin Institute of Technology
Jl. Industri Blok B 14 Kav. 1 @CalvinUni
Kemayoran @CalvinUni
Jakarta Pusat 10610
www.calvin.ac.id