MODUL
PEMBELAJARAN
TEKS ANEKDOT
UNTUK KELAS X SMA/SMK/MA/SEDERAJAT
MODUL 1:
MAKNA TERSIRAT
PADA PEMBELAJARAN ANEKDOT
DI KELAS X SMA
PENYUSUN
INDRA WILDANI
PENYUNTING:
PROF. DR. DADANG S. ANSHORI, M.SI.
DRA. LILIS SITI SULISTYANINGSIH, M.PD.
INDRA WILDANI
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI........................................................................... 3
TINJAUAN MATERI................................................................. 4
PETA KONSEP........................................................................ 5
PENDAHULUAN...................................................................... 6
A. IDENTITAS MODUL.................................................................... 6
B. KOMPETENSI DASAR................................................................. 6
C. DESKRIPSI................................................................................ 6
D. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL...............................................7
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1................................................... 8
A. TUJUAN....................................................................................8
B. URAIAN MATERI....................................................................... 8
C. RANGKUMAN.............................................................................9
D. CONTOH IDENTIFIKASI TEKS ANEKDOT....................................... 10
E. LATIHAN...................................................................................13
F. TES FORMATIF 1.......................................................................15
G. PENILAIAN DIRI........................................................................ 16
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2................................................... 17
A. TUJUAN....................................................................................17
B. URAIAN MATERI....................................................................... 17
C. RANGKUMAN............................................................................ 18
D. CONTOH MENULIS TEKS ANEKDOT............................................. 19
E. LATIHAN...................................................................................21
F. TES FORMATIF 2...................................................................... 22
G. PENILAIAN DIRI........................................................................ 24
EVALUASI..............................................................................25
KUNCI JAWABAN.................................................................... 30
A. KUNCI JAWABAN TES FORMATIF 1............................................ 30
B. KUNCI JAWABAN TES FORMATIF 2.............................................32
C. KUNCI JAWABAN EVALUASI....................................................... 35
DAFTAR PUSTAKA.................................................................. 40
GLOSARIUM........................................................................... 41
3
TINJAUAN MATERI
Pada modul ini Anda akan dihadapkan dengan materi pembelajaran mengenai
teks anekdot. Materi-materi yang akan dipelajari mencakup isi dan makna tersirat
dari teks anekdot. Selain itu, pada kegiatan pembelajaran ini Anda akan
dihadapkan dengan kegiatan mencipta sebuah teks anekdot. Modul ini akan
menuntun Anda untuk memahami materi-materi tersebut.
Materi ini akan membawa Anda lebih memahami isi, maksud, serta tujuan dari
sebuah teks anekdot. Dengan mempelajari materi ini, Anda akan mampu
mengungkapkan kritik serta sindiran yang terdapat dalam teks anekdot. Anda juga
diharapkan mampu menciptakan sebuah teks berdasarkan makna-makan tersirat
yang ditemukan. Materi ini diharapkan mampu menjadikan Anda lebih kritis
terhadap permasalahan-permasalahan yang menyangkut kepentingan umum.
Berdasarkan hal itu, berikut beberapa materi yang akan Anda pelajari pada modul
pembelajaran ini.
1. Menilai isi tersirat dalam teks anekdot.
2. Menilai aspek makna tersirat dalam teks anekdot.
3. Menyusun kembali teks anekdot dengan memerhatikan makna tersirat dalam
teks anekdot yang dibaca.
4. Mempresentasikan teks anekdot yang telah disusun.
4
PETA KONSEP
MENILAI ISI
TERSIRAT DALAM
TEKS ANEKDOT
TEKS ANEKDOT
MENYUSUN KEMBALI MENILAI ASPEK
TEKS ANEKDOT DENGAN MAKNA TERSIRAT
MEMPERHATIKAN MAKNA
DALAM TEKS
TERSIRAT ANEKDOT
5
PENDAHULUAN
A. IDENTITAS MODUL
PENULIS/PERANCANG : INDRA WILDANI
MATA PELAJARAN
KELAS/SEMESTER : BAHASA INDONESIA
JENJANG
JUDUL : X/ SEMESTER 1
: SMA
: Makna Tersirat pada Pembelajaran Anekdot
Kelas X di SMA
B. KOMPETENSI DASAR
3.5 Mengevaluasi teks anekdot dari aspek makna tersirat
3.5.1 Menilai isi tersirat dalam teks anekdot
3.5.2. Menilai aspek makna tersirat dalam teks anekdot
4.5 Mengonstruksi makna tersirat dalam sebuah teks anekdot
baik lisan maupun tulis
4.5.1 Menyusun kembali teks anekdot dengan memerhatikan
makna tersirat dalam teks anekdot yang dibaca
4.5.2 Mempresentasikan teks anekdot yang telah disusun
C. DESKRIPSI
Selamat datang dan selamat bertemu dengan modul pembelajaran
Bahasa Indonesia. Pada pembelajaran kali ini, Anda akan mendapatkan
materi pembelajaran baru mengenai isi dan aspek tersirat dalam sebuah
teks anekdot. Selain itu, pada modul ini Anda akan belajar untuk
menciptakan kembali sebuah teks anekdot dari makna-makna tersirat
yang ditemukan. Berbeda dengan pembelajaran teks anekdot yang lainnya,
pada modul ini Anda akan mempelajari teks anekdot dengan berbantuan
video stand up comedy.
6
D. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
Modul ini dapat digunakan kapan dan di mana saja Anda berada.
Untuk mendapatkan hasil pemahaman yang maksimal, sebaiknya Anda
mempelajari modul ini sesuai dengan urutan pematerian yang
disediakan.
Bacalah setiap materi pembelajaran dengan cermat sehingga Anda
dapat menjawab latihan soal dan penilaian diri dalam modul ini
dengan baik.
Anda dapat mengerjakan setiap latihan dan penilaian diri sesuai
dengan arahan dan petunjuk yang telah disematkan.
Apabila Anda menemukan hal-hal yang kurang dipahami, segera
diskusikan dengan rekan-rekan yang lain atau mintalah bantuan
terhadap orang-orang yang dirasa mampu menjawab persoalan
tersebut (guru, orang tua, dll.).
Untuk menambah dan memperluas wawasan pembelajaran, Anda juga
diperkenankan untuk mencari referensi lain yang berhubungan dengan
modul ini.
7
KEGIATAN
PEMBELAJARAN 1
A. TUJUAN
Setelah mempelajari materi ini, Anda diharapkan
mampu menilai isi dan aspek makna tersirat yang
terdapat pada teks anekdot.
B. URAIAN MATERI
1. Mendata Pokok-Pokok Tersirat dari Teks Anekdot
Anekdot merupakan salah satu teks cerita singkat yang banyak digemari
masyarakat luas. Hal itu disebabkan karena isi ceritanya yang lucu dan
menghibur, sehingga membuat siapa saja tertawa ketika membacanya. Isi atau
tema-tema yang diangkat dalam teks anekdot cukup beragam, seperti politik,
hukum, pemerintahan, dan fenomena sosial lainnya (Miranti, 2020, hlm. 15).
Apakah kamu tahu? Selain menghibur, teks anekdot juga menyimpan
makna-makna tersirat. Makna-makna tersebut biasanya berupa sindiran atau
kritikan (Rahman (2017, hlm. 1).
Kritikan dan sindiran yang terdapat dalam teks anekdot biasanya dikemas
dalam bentuk humor atau guyonan. Cerita yang diangkat biasanya berupa
fenomena-fenomena sosial menyangkut kepentingan umum. Tokoh-tokoh yang
ada dalam ceritanya pun biasanya orang-orang penting dan terkenal seperti
artis dan para pejabat. Teks ini selain dapat menghibur para pembacanya juga
dapat digunakan sebagai sarana dalam menyampaikan aspirasi (Af’idah &
Asmarani, 2020, hlm. 20).
Kritik-kritik yang disampaikan pada teks anekdot bertujuan untuk melawan
ketidakadilan yang terjadi di lingkungan sekitar. Pada teks anekdot, kritik-
kritik tersebut disampaikan dengan cara halus dan tersembunyi. Hal itu
bertujuan untuk menghindari konflik yang terjadi antara penutur dengan pihak
yang dikritik (Suherli, dkk., 2016).
8
2. Mengonstruksi Makna Tersirat dalam Teks Anekdot
“Mengonstruksi” merupakan bentuk turunan dari kata “konstruksi”.
Konstruksi di sana diartikan sebagai hubungan kata dalam kalimat atau
kelompok kata. Berdasarkan hal itu, mengonstruksi makna tersirat sama
dengan menjabarkan makna-makna tersembunyi yang terdapat dalam teks
anekdot.
Aspek-aspek yang dikaji pada kegiatan mengonstruksi makna meliputi
penentuan topik cerita, tokoh terkait, dan peristiwa yang dibahas.
Mengonstruksi berarti menganalisis makna-makna tersirat yang terdapat
dalam teks anekdot. Melalui kegiatan mengonstruksi makna tersirat, kita dapat
mengetahui maksud tersembunyi atau maksud sebenarnya dari sebuah teks
anekdot.
C. RANGKUMAN
Anekdot merupakan cerita singkat yang lucu dan
menarik.
Anekdot merupakan teks yang berisikan sindiran
dan kritikan.
Mengonstruksi makna tersirat dalam teks anekdot
diartikan sebagai kegiatan menjabarkan makna-
makna implisit atau tersembunyi.
Mengonstruksi teks anekdot meliputi kegiatan
penentuan topik cerita, tokoh terkait, dan peristiwa
yang dibahas.
9
D. CONTOH MENGIDENTIFIKASI ISI DAN MAKNA TERSIRAT
TEKS ANEKDOT
Selain dalam bentuk tulisan, anekdot Putar
juga dapat ditemukan dalam bentuk lisan Viedo
atau tuturan. Salah satu tuturan yang di
dalamnya mengandung unsur anekdot https://www.youtube.com/watch?v=1ln6uFrxutY
adalah video stand up comedy.
Perhatikan video berikut ini.
1. Berdasarkan pemaparan video di atas, isi anekdot yang terdapat pada video
tersebut adalah sindiran dan kritikan terhadap anggota DPR.
2. Berikut merupakan penjabaran hasil analisis isi dari video tersebut.
Stand Up Comedy Aji Pratama Berani Gesperin
Anggota DPR Yang Korupsi. JUDUL
TOKOH
Aji Pratama (Penutur) dan DPR (Objek Tuturan)
HUMOR/LUCU
Menit 02:36-02:58
"Cuma bedanya kalo ketahuan, DPR kalo ketahuan korupsi
dipenjara, enak. Aku waktu itu pernah ketahuan korupsi duit
SPP 100 ribu, digesperin ampe nangis."
Menit 02:36-02:58
"Cuma bedanya kalo ketahuan, DPR kalo ketahuan korupsi
dipenjara, enak. Aku waktu itu pernah ketahuan korupsi duit
SPP 100 ribu, digesperin ampe nangis."
Menit 02:52-03:28
"Ya, ini nanti kalo aku jadi Presiden terus ada DPR yang
ketahuan korupsi, hukumannya sama digesperein, digesperin
seluruh rakyat Indonesia."
10
Menit 03:34-03-41
"Itu, kalo DPR digesperin seluruh rakyat Indonesia paling-
paling badannya merah semua tuh, kaya plat nomor mobil
dinas."
Menit 04:26-04:40
"Cuman kalo aku tidur di kelas tuh suka ileran yah? Nah aku
gak tau kalo DPR tidur di gedung DPR ileran apa enggak? Ya
aku penasaran aja gitu, apakah iler DPR rasanya semanis
janji-janjinya?"
Menit 06:16-06:30
"Terus aku mikir, ini DPR bolos kemana, rental PS?"
KRITIKAN
Menit 02:30-02:36
“Apa? Ada oknum DPR yang korupsi, aku juga korupsi, korupsi duit SPP.”
Menit 04:19-04:26
“Euuu.....terus ada juga oknum DPR yang suka tidur waktu rapat, aku juga suka
tidur di kelas.”
Menit 05:51-06:15
“Terus waktu itu aku gak sengaja gitu ngeliat siaran sidang paripurna di tv.
Gak sengaja loh tapi, gak mungkin sengaja kan aku nontonnya Doraemon. Ya
di situ aku liat banyak bangku yang kosong. Ya Allah aku mikir, kok ini sama
kaya di SMK ku ya, banyak yang bolos.”
Menit 08:33-08:40
“Ya karena aku DPR banget kan, dan aku cinta Orde Baru, jadi paginya adek
aku ngadu, malemnya adek aku ilang.”
Terjadi di lingkungan politik dan FENOMENA
pemerintahan Indonesia
11
3. Makna tersirat dari video di atas adalah
untuk menyadarkan anggota DPR agar selalu
amanah dalam menjalankan tugas dan
kewajibannya. Makna tersirat lainnya dari
video tersebut adalah untuk menyadarkan
anggota DPR agar dapat berperilaku dengan
baik.
4. Nilai moral yang dapat diambil dari video tersebut yaitu:
·Harus selalu menjadi orang yang amanah
·Harus selalu menjadi orang yang jujur
·Harus selalu berperilaku baik
12
E. LATIHAN
Sopir Gojek dan Anggota DPR
Pada suatu hari, diceritakan terdapat seorang anggota DPR sedang
memesan ojek online.
Gojek : “Mas yang pesen gojek ya?”
Anggota DPR : “Iya bener Pak”.
Lalu tanpa berbasa-basi anggota DPR tersebut langsung naik untuk
berangkat menuju kantor. Di tengah perjalanan, tiba-tiba anggota DPR
bertanya terhadap sopir gojek.
Anggota DPR : “Sudah lama, jadi driver Pak?”
Gojek : “Sudah Mas, sudah hampir 5 tahun.”
Anggota DPR : “Wih lama juga ya, hebat Bapak ini”.
Gojek : “Ahhh…hebatan juga Mas, masih muda kerjanya sudah memakai
jas sama dasi. Kalo boleh tahu Mas kerjanya apa?”
Anggota DPR : “Saya salah satu anggota DPR Pak. Tapi saya iri loh sama
Bapak, bisa bekerja dan pulang kapan saja tanpa terikat waktu”.
Gojek : “Ah Mas bisa aja, justru saya yang iri sama Mas nya”.
Anggota DPR : “Kenapa Pak, karena gajinya lebih besar?”
Gojek : “Bukan Mas, tapi saya iri karena Mas tidak akan pernah
mendapat rating jelek dari penumpang walaupun kinerja Mas kurang baik.”
Percakapan pun mendadak hening, hingga sampai pada tempat tujuan
mereka berdua tetap tidak berbicara. Setelah sampai, anggota DPR tersebut
langsung pergi begitu saja.
Gojek : “Mas helemnya”
Anggota DPR : “Eh iya lupa”
Gojek : “Emmm kebisaan suka pura-pura lupa” (dalam hati)
1. Sebutkan isi dari video tersebut!
13
2. Tokoh yang dikritik atau disindir pada teks di atas, yaitu . . .
3. Kritikan yang terdapat dalam teks di atas terdapat pada kalimat . . .
4. Makna tersirat dari teks anekdot di atas adalah . . .
*Petunjuk Pengerjaan:
Lihat kembali pada contoh identifikasi untuk
menjawab soal-soal di atas!
14
E. TES FORMATIF 1 Putar
Viedo
Simaklah video berikut! Agar kamu
dapat menjawab soal-soal di bawah https://www.youtube.com/watch?v=tV-6sP5F9oo
ini!
1. Sebutkan isi dari video tersebut!
Unsur Teks Bukti Tuturan
Anekdot
2. Coba identifikasi isi dari
video di atas dengan Judul
mengisi aspek-aspek pada
tabel di bawah ini! Tokoh
Humor/Lucu
Kritikan
Fenomena
3. Sebutkan makna tersirat dari video tersebut!
4. Sebutkan nilai-nilai moral yang kamu dapatkan dari
video tersebut!
15
G. PENILAIAN DIRI
Setelah mempelajari materi pada pembelajaran 1, saatnya kita mencari tahu
seberapa jauh kamu memahami materi-materi tersebut. Isilah pertanyaan pada
tabel di bawah ini dengan memberikan tanda centang pada kolom ‘ya’ atau ‘tidak’.
Jawablah sejujur mungkin, sesuai apa yang kamu rasakan saat ini.
No Pertanyaan Ya Tidak
1 Apakah kamu sudah dapat menentukan topik dari sebuah teks
anekdot?
2 Apakah kamu sudah dapat menemukan sindiran dan kritikan
dalam teks anekdot?
3 Apakah kamu sudah dapat menemukan makna tersirat secara
keseluruhan dari teks anekdot?
4 Apakah kamu sudah dapat merumuskan nilai-nilai moral dari teks
anekdot?
Apabila masih terdapat pertanyaan yang kamu centang
pada kolom ‘Tidak’, kamu dapat mengulas kembali
materi pembelajaran 1 hingga benar-benar
memahaminya. Jangan menyerah ya! Setiap orang
memiliki garis akhirnya masing-masing. Semangattttt.
16
KEGIATAN
PEMBELAJARAN 2
A. TUJUAN
Setelah mengikuti dan mencermati materi pembelajaran 2 ini,
Anda diharapkan mampu menyusun kembali teks anekdot dengan
memerhatikan makna tersirat di dalamnya. Anda juga diharapkan
mampu mempresentasikan teks anekdot yang telah disusun.
B. URAIAN MATERI
1. Makna Tersirat dalam Teks Anekdot
Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) makna diartikan sebagai
maksud penulis atau penutur, sedangkan tersirat memiliki padanan arti yang
sama dengan kata “tersembunyi”. Berdasarkan hal itu, dapat kita pahami
bahwa makna tersirat sama dengan maksud tersembunyi yang terdapat dalam
tuturan atau tulisan.
Teks anekdot merupakan salah satu teks yang mengandung makna atau
pesan tersirat di dalamnya. Guyonan atau candaan yang terdapat dalam teks
tersebut terkadang memiliki maksud menyindir atau mengkritik. Melalui
sindiran dan kritikan tersebut kita dapat mengetahui maksud dan tujuan yang
ingin disampaikan penulis/penutur. Makna tersirat dapat juga disebut sebagai
pesan moral. Untuk dapat mengungkapkan makna-makna tersebut, kita perlu
memahami isi keseluruhan dari teks anekdot terlebih dahulu.
2. Menciptakan Kembali Teks Anekdot
Menyusun teks anekdot merupakan salah satu kegiatan yang cukup berat
dan melelahkan. Selain harus membuat cerita yang lucu, kamu juga perlu
memikirkan kritikan dan sindiran untuk disematkan di dalamnya. Hal-hal yang
dikritik dalam teks anekdot biasanya berkenaan dengan fenomena-fenomena
sosial dan politik. Berdasarkan hal itu, saat hendak membuat teks ini kamu
perlu memahami keadaan-keadaan yang terjadi di sekitarmu.
17
Menyusun teks anekdot merupakan salah satu kegiatan yang cukup
berat dan melelahkan. Selain harus membuat cerita yang lucu, kamu juga
perlu memikirkan kritikan dan sindiran untuk disematkan di dalamnya. Hal-
hal yang dikritik dalam teks anekdot biasanya berkenaan dengan
fenomena-fenomena sosial dan politik. Berdasarkan hal itu, saat hendak
membuat teks ini kamu perlu memahami keadaan-keadaan yang terjadi di
sekitarmu.
Ciri utama yang membedakan teks anekdot dengan teks-teks humor
lainnya adalah kritikan dan sindiran yang dibalut humor. Berdasarkan hal
itu, sebelum membuat teks anekdot terdapat beberapa hal yang perlu
diperhatikan, yaitu tokoh atau orang yang akan dikritik, pesan moral yang
ingin disampaikan, dan bentuk humor yang dipilih.
Pada kegiatan pembelajaran kali ini, kamu akan belajar menyusun atau
membuat sebuah teks anekdot. Teks anekdot yang akan kamu susun berasal
dari teks-teks anekdot lainnya. Pertama-tama kamu akan ditugaskan untuk
mengidentifikasi isi dan makna tersirat dari sebuah teks anekdot. Lalu
selanjutnya, kamu akan ditugaskan kembali untuk membuat teks anekdot
baru berdasarkan pesan moral atau makna tersirat dari teks anekdot yang
telah dianalisis sebelumnya.
C. RANGKUMAN
Makna tersirat merupakan pesan moral atau maksud
yang ingin disampaikan penutur/penulis pada sebuah
wacana.
Melalui makna tersirat kita dapat mengetahui maksud
dan tujuan dari sebuah teks anekdot
Ciri utama dari teks anekdot, yaitu adanya sindiran
dan kritikan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menulis teks
anekdot adalah tokoh atau orang yang akan dikritik,
pesan moral yang ingin disampaikan, dan bentuk
humor yang dipilih.
18
D. CONTOH MENYUSUN KEMBALI TEKS ANEKDOT
Perhatikan Video berikut ini!
Putar
Viedo
https://www.youtube.com/watch?v=NBfsCRhnkgE
1. Berikut merupakan beberapa makna tersirat yang terkandung di dalam
video tersebut.
No Makna Tersirat
Jangan jadikan popularitas sebagai sarana untuk masuk dunia politik
1 dan pemerintahan.
Jadilah seorang pemimpin yang amanah dan tidak berkhianat
2 terhadap rakyatnya.
Hukuman yang berat perlu ditegakkan dalam sebuah negara untuk
3 menghasilkan efek jera.
Carilah pekerjaan yang baik sehingga gaji yang didapatkannya pun
5 baik dan halal.
4 Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dekat dengan rakyatnya.
2. Berikut merupakan contoh teks anekdot dari makna-makna tersirat di atas.
Pengemis dan Politikus
Pada suatu hari seorang artis sekaligus anggota politikus pergi mengunjungi
salah satu pasar tradisional. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kampanye
untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Saat sedang asik-asik berbincang
dengan pengunjung dan pedagang di sana, tiba-tiba dari kejauhan terlihat seorang
pengemis sedang meminta-minta.
19
Pengemis : "Bu minta uang Bu, sudah 3 hari belum makan!"
Pedagang Roti : "Ini Nak, lumayan buat mengganjal lapar."
Pengemis : "Pak minta Pak! Saya sangat lemas, sudah lama tidak makan
buah."
Pedagang Buah : "Ini Dek! Makan yang banyak ya kamu biar jadi orang sukses."
Kejadian tersebut berlangsung hingga pengemis cilik itu berjalan mengarah
anggota politikus tadi. Saat sedang berjalan melewati kerumunan, tiba-tiba
pengemis itu dipanggil.
Anggota Politikus : "Dek, Dek, sini dulu Dek."
Pengemis : "Iya Pak ada apa?"
Anggota Politikus : "Ini buat beli makan ya!"
Dikeluarkan uang seratus ribu dari dompet anggota politikus tersebut.
Pengemis : “Bapak yang suka ada di TV itu ya Pak?”
Anggota Politikus : “Iya betul Dek, kamu kenal saya.”
Pengemis : “Iya Pak, Bapak yang kemarin kena kasus korupsi itu ya? Maaf
ya Pak bukan saya menolak, saya biasa makan nasi bukan makan uang rakyat."
Suasana tiba-tiba hening, seluruh masyarakat tercengang mendengar jawaban
dari pengemis cilik tersebut.
20
E. LATIHAN
1. Coba buatlah sebuah teks anekdot dengan mengacu terhadap makna tersirat
"Pemimpin harus selalu jujur"!
2. Coba Tuliskan kembali kalimat-kalimat sindiran dan kritikan dari teks anekdot yang
kamu buat di atas
3. Coba Tuliskan kembali kalimat-kalimat humor dari teks anekdot yang kamu buat di
atas!
3. Sebutkan pesan moral yang dapat kamu ambil dari teks anekdot!
21
F. TES FORMATIF 2
Simaklah video berikut! Agar kamu dapat menjawab soal-saoal di bawah ini
Putar
Viedo
https://www.youtube.com/watch?v=RdW4gkISt9g
1. Coba tentukan topik yang paling tepat dari video di atas!
2. Coba sebutkan makna-makna tersirat yang kamu temukan dari video di atas!
No Makna Tersirat
1
2
3
5
4
3. Coba sebutkan nilai-nilai moral yang kamu dapatkan dari
video di atas!
22
4. Setelah menentukan makna-makna tersirat pada video di atas, coba buatlah
satu teks anekdot dengan memerhatikan makna-makna tersirat yang kamu
temukan!
*Petunjuk Pengerjaan:
Lihat kembali pada contoh identifikasi dan
menyusun teks anekdot untuk menjawab soal-
soal di atas!
23
G. PENILAIAN DIRI
Setelah mempelajari materi pada pembelajaran 2, saatnya kita mencari tahu
seberapa jauh kamu memahami materi-materi tersebut. Isilah pertanyaan pada
tabel di bawah ini dengan memberikan tanda centang pada kolom ‘ya’ atau ‘tidak’.
Jawablah sejujur mungkin, sesuai apa yang kamu rasakan saat ini.
No Pertanyaan Ya Tidak
1 Apakah kamu sudah dapat menemukan makna-makna tersirat dari
teks anekdot?
2 Apakah kamu sudah dapat menemukan nilai-nilai kehidupan dalam
sebuah cerita anekdot?
3 Apakah kamu sudah dapat menyusun kembali teks anekdot dengan
memerhatikan makna tersirat di dalamnya?
4 Apakah kamu sudah dapat mempresentasikan teks anekdot yang telah
disusun?
Apabila masih terdapat pertanyaan yang kamu centang
pada kolom ‘Tidak’, kamu dapat mengulas kembali materi
pembelajaran 1 hingga benar-benar memahaminya. Jangan
menyerah ya! Setiap orang memiliki garis akhirnya
masing-masing. Semangattttt.
24
EVALUASI
Untuk menjawab soal nomor 1-3 baca kembali teks anekdot yang berjudul “Pengemis
dan Politikus”. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
1. Topik cerita dari teks anekdot tersebut adalah . . . .
a. Kampanye di tempat umum
b. Pengemis yang kelaparan
c. Korupsi di kalangan pemerintahan
d. Pengemis yang bijaksana
e. Politikus yang sombong
2. Kritikan dan sindiran yang terdapat pada teks tersebut ditujukan untuk . . . .
a. Pedagang Pasar
b. Pengemis Cilik
c. Pejabat Daerah
d. Dewan Perwakilan Rakyat
e. Anggota Politikus
3. “Iya Pak, Bapak yang kemarin kena kasus korupsi itu ya? Maaf ya Pak
bukan saya menolak, saya biasa makan nasi bukan makan uang rakyat."
Makna tersirat yang paling tepat dari tuturan tersebut adalah . . . .
a. Menyindir anggota politikus yang suka melakukan pencitraan
b. Menyindir anggota politikus yang tidak jujur
c. Menyindir pengemis yang suka meminta-minta
d. Menyindir pengemis yang suka mempermalukan orang di depan umum
e. Menyindir anggota politikus yang suka melakukan korupsi
Berikut merupakan beberapa potongan tuturan yang terdapat dalam video stand up
comedy. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dari soal-soal di bawah ini!
4. “Sebenarnya Pak saya nyiapin buat roasting Bapak tuh durasinya satu
jam. Tapi saya bawainnya sedikit aja, gak nyampe selesai, biar kaya
program Bapak, banyak yang gak selesai.” https://www.youtube.com/watch?v=tV-6sP5F9oo
Sindiran atau kritikan yang terdapat dari tuturan tersebut adalah . . . .
a. Menyinggung mengenai pemimpin yang berperilaku buruk
b. Menyinggung mengenai pemimpin yang tidak jujur
c. Menyinggung mengenai korupsi waktu
d. Menyinggung mengenai program kerja pemimpin yang tidak selesai
e. Menyinggung mengenai pemimpin yang bekerja buruk
25
5. “Ada oknum DPR yang korupsi, aku juga korupsi, korupsi duit SPP. Cuma
bedanya kalo ketahuan, DPR kalo ketahuan korupsi dipenjara, enak. Aku
waktu itu pernah ketahuan korupsi duit SPP 100 ribu, digesperin ampe
nangis.” https://www.youtube.com/watch?v=1ln6uFrxutY
Makna tersirat dari tuturan tersebut adalah . . . .
a. Menyindir oknum DPR yang suka korupsi
b. Menyindir anak yang suka korupsi uang SPP
c. Menyindir hukum untuk koruptor yang terlalu ringan
d. Menyindir orang tua yang suka menghukum anaknya
e. Menyindir DPR dan anak SMK yang sama-sama suka Korupsi
6. “Di Arab pencuri sendal dipotong tangannya, di Indonesia pencuri uang
negara dipotong masa tahanannya. Di China koruptor digantung kepalanya, di
Indonesia koruptor digantung kasusnya.” https://www.youtube.com/watch?v=ajeDTaivEnw
Kritik dan sindiran yang terdapat pada tuturan di atas, ditujukan untuk . . . .
a. Pencuri Sendal
b. Hukum di Indonesia
c. Anggota Pemerintahan
d. Koruptor di Indonesia
e. Kasus yang digantung
7. “Tapi emang gedung DPR-MPR itu sangat cocok untuk jadi kos-kosan
selain nyaman juga pastinya aman. Kita nggak perlu takut kehilangan
sendal, takut kehilangan jemuran, paling yang hilang juga cuma
kepercayaan rakyat” https://www.youtube.com/watch?v=RdW4gkISt9g
Kelucuan tuturan tersebut terdapat pada bagian . . . .
a. Saat penutur mengatakan gedung DPR-MPR cocok untuk kos-kosan
b. Saat penutur mengatakan tidak perlu takut kehilangan sendal
c. Saat penutur mengatakan tidak perlu takut kehilangan jemuran
d. Saat penutur mengatakan yang hilang kepercayaan rakyat
e. Semuanya Lucu
8. “Yang paling banyak mengumpulkan yang pertama kemarin dayung,
wehhh dayung Indonesia sip nomor satu, karena apa? Memang, Karena Apa?
Hanya di Indonesia yang kita bisa sekali mendayung dua tiga Pulau
terlampaui” https://www.youtube.com/watch?v=ajeDTaivEnw
26
Makna tersirat yang terdapat pada tuturan tersebut adalah . . . .
a. Menyindir peserta SEA Games
b. Menyindir tim dayung Indonesia
c. Menyindir orang Indonesia yang tidak menghargai prestasi orang lain
d. Menyindir pemerintah yang kurang memberikan dukungan
e. Menyindir orang Indonesia yang selalu ingin mendapatkan keuntungan
9. “Keresahan ketiga, gua tuh sebenernya under estimate dengan artis yang
jadi politikus. Ya oke ada artis yang berpolitiknya bagus banget oke gua
ketahui keepable banget dia. Cuma ada juga beberapa artis yang nyalonin
dan ke pilihannya karena popularitas, gak kelihatan skillnya enggak tahu
juga kerjaannya apa.”
Makna tersirat dari tuturan tersebut adalah . . . .
a. Pentingnya kemampuan artis ketika memasuki dunia politik
b. Sebaiknya artis tidak usaha masuk dalam dunia politik
c. Artis-artis kurang bagus masuk dunia politik
d. Artis-artis yang menjadi politikus jangan menggunakan popularitas
e. Artis-artis yang menjadi politikus harus mengetahui kerjanya apa.
10. “DPR itu kan tugasnya untuk mendengarkan suara rakyat aspirasi
rakyat, tapi gimana caranya DPR mendengarkan suara rakyat ketika DPR
dihalangi oleh tembok yang begitu tinggi”
Makna tersirat dari tuturan tersebut adalah . . . .
a. Mengkritik DPR yang tidak mau mendengarkan rakyat.
b. Menyindir DPR yang menghalangi rakyat untuk bersuara.
c. Menyindir hubungan DPR dengan rakyat.
d. Mengkritik pagar DPR yang menggunakan tembok tinggi.
e. Mengkritik DPR yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik.
27
Simaklah dengan saksama video berikut ini!
Putar
Viedo
1. Sebutkan topik wacana dari video tersebut!
2. Identifikasi isi dari video di atas dengan mengisi aspek-aspek pada tabel di
bawah ini!
Unsur Teks Anekdot Bukti Tuturan
Judul
Tokoh
Humor/Lucu
Kritikan
Fenomena
28
3. Coba sebutkan makna-makna tersirat yang kamu temukan dari video di atas!
No Makna Tersirat
1
2
3
5
4
4. Sebutkan nilai-nilai moral yang kamu dapatkan dari video tersebut!
5. Buatlah satu teks anekdot berdasarkan makna-makna tersirat
yang kamu temukan dari video di atas!
29
KUNCI JAWABAN
A. KUNCI JAWABAN TES FORMATIF 1
1. Isi anekdot yang terdapat pada video stand up comedy tersebut adalah sindiran
dan kritikan terhadap kinerja dan program kerja Anies Baswedan
2. Isi anekdot secara lengkap dari video di atas
Kiky Roasting Anies Baswedan, Pasukan Auto Jantungan! |
LAPOR PAK! (09/11/21) Part 4 JUDUL
TOKOH
Kiky Saputri, Andre Taulani, wendy Cagur, Andika, Surya
Insomnia, dan Anies Baswedan
HUMOR/LUCU
Menit 00:20-00:32 Gubernur, sosok
"Hahhhh…kita kedatangan tamu luar biasa, seorang
pemimpin hebat, tepuk tangan dong buat Pak Ahok"
Menit 01:08-01:14
"Karena pasti Bapak tahu ini cuma komedi, cuma buat nyenengin musuh-
musuh Bapak."
Menit 03:31-03:43
"Dan masyarakat banyak yang enggak tahu bahwa ketika reshuffle, Pak
Jokowi menawarkan jabatan baru, tapi Pak Anies ga ambil, kenapa Pak?
Enggak siap dipecat dua kali?"
Menit 04:09-04:24
"Tapi It' s okay Tidak ada hasil yang menghianati proses, kita lihat
sekarang Pak Anies berdiri sebagai seorang Gubernur DKI Jakarta dengan
banyak prestasi, programnya banyak, kebiakannya banyak, banyak yang
menghujat."
Menit 05:12-05:26
"Banjir Pak Anies salah, banjir Pak Anies salah, sampainya Pak Anies kesal
dan beliau buat statement (banjir bisa surut satu hari dan hujan bisa
dikendalikan) sekarang saya tahu Pak Anies bukan Gubernur, tapi Avatar
pengendali air."
30
KRITIKAN
Menit 02:05-02:29
"Biasa, kalau sama Gubernur tuh nggak bisa biasa, Pak Anies
Formula E Apa kabar?"
Menit 04:09-04:24
"Tapi It' s okay Tidak ada hasil yang menghianati proses, kita lihat
sekarang Pak Anies berdiri sebagai seorang Gubernur DKI Jakarta
dengan banyak prestasi, programnya banyak, kebiakannya banyak,
banyak yang menghujat."
Menit 05:53-06:04
"Pak kalau Bapak bisa membangun stadion megah, kenapa Bapak
gak bisa bangun kepercayaan masyarakat Pak?"
Menit 06:25-06:37
"Sebenarnya Pak saya nyiapin buat roasting Bapak tuh durasinya
satu jam. Tapi saya bawainnya sedikit aja, gak nyampe selesai, biar
kaya program Bapak, banyak yang gak selesai."
FENOMENA
Tuturan tersebut diangkat berdasarkan peristiwa yang terjadi di
lingkungan pemerintahan mengenai beberapa pemimpin yang
hanya mengobral janji.
3. Makna tersirat dari tayangan video tersebut bertujuan mengkritik kinerja Anies
Baswedan sebagai pemimpin pemerintahan agar lebih ditingkatkan kembali. Makna
tersirat lainnya dari video tersebut, yaitu untuk menyadarkan masyarakat agar
tidak terlalu menghakimi Pak Anies Baswedan sebagai pemimpin pemerintahan.
4.Pesan Moral yang didapatkan dari video tersebut.
·Sebagai pemimpin kita harus menjaga kepercayaan rakyat.
·Jangan terlalu melihat kesalahan orang lain tanpa melihat kebaikan yang
lainnya.
31
B. KUNCI JAWABAN TES FORMATIF 2
1. Topik video di atas membahas mengenai
kebermanfaatan gedung DPR, pekerjaan anggota DPR, dan
penyampaian kritik yang baik.
2. Makna Tersirat
No
1 Sebagai seorang pemimpin harus bisa menjaga kepercayaan
rakyat.
2 Sebagai seorang pemimpin harus menjalankan tugas dan
kewajiban dengan baik.
3 Sebagai rakyat yang baik, sampaikan kritik dengan baik dan
tidak menyakiti siapapun.
4 Saat menginformasikan suatu hal, sampaikanlah secara dua
arah sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
5 Saat menginformasikan suatu hal, sampaikanlah secara dua
arah sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
3. Nilai moral yang dapat di ambil dari video tersebut!
Harus bertanggung jawab terhadap tugas dan pekerjaan.
Jangan pernah menghakimi seseorang secara berlebihan.
Hindari melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain.
32
4. Penilaian Menciptakan Kembali Teks Anekdot
No Aspek yang Skor Kriteria
Dinilai
1 Isi cerita tidak sesuai dengan tema-tema yang tersirat
Kesesuaian 2 Isi cerita kurang sesuai dengan tema-tema yang tersirat
1 dengan tema
tersirat 3 Isi cerita sudah cukup sesuai dengan tema yang tersirat.
4 Isi cerita sudah sangat sesuai dengan tema-tema yang
tersirat
1 Tokoh yang dipilih tidak sesuai dengan kritik yang
disampaikan
Kehadiran 2 Tokoh yang dipilih kurang sesuai dengan kritik yang
Tokoh Cerita disampaikan
2
Tokoh yang dipilih cukup sesuai dengan kritik yang
3 disampaikan
4 Tokoh yang dipilih sudah sesuai dengan kritik yang
disampaikan
1 Teks tidak memuat kritik atau sindiran
2 Kritik dan sindiran yang disampaikan kurang tepat dengan
topik cerita.
Kritik/
3 Sindiran Kritik yang disampaikan sudah cukup tepat dengan topik
cerita.
3
4 Kritik yang disampaikan sudah tepat dengan topik cerita.
1 Teks tidak memuat unsur humor atau guyonan.
2 Guyonan atau humor tidak sesuai dengan kritik yang akan
disampaikan.
4 Humor 3 Guyonan atau humor kurang sesuai dengan kritik yang akan
disampaikan.
4 Kritik yang disampaikan sudah tepat dengan topik cerita.
33
1 Penulisan ejaan dan tanda baca tidak sesuai dengan kaidah
kebahasaan.
Ketepatan 2 Sebagian besar penulisan ejaan dan tanda baca kurang
penulisan/ sesuai dengan kaidah kebahasaan
5 penggunaan Sebagian besar penulisan ejaan dan tanda baca sudah
sesuai dengan kaidah kebahasaan.
ejaan dan tanda 3
baca
4 Penulisan ejaan dan tanda baca sudah sesuai dengan
kaidah kebahasaan.
Pedoman penilaian Kategori Nilai Keterangan
A Baik Sekali
Interval B
16-20 C Baik
11-15 D Cukup
6-10 Kurang
1-5
34
C. KUNCI JAWABAN EVALUASI
1. C 6. B
2. E 7. D
3. E 8. E
4. D 9. A
5. C 10. C
1. Topik video di atas membahas mengenai kebiasaan buruk
masyarakat Indonesia, kelemahan hukum di Indonesia, dan
kebiasaan buruk pejabat yang suka melakukan korupsi.
2. JUDUL
Kiky Roasting Anies Baswedan, Pasukan Auto
Jantungan! | LAPOR PAK! (09/11/21) Part 4
H U M OJ JRUUD/ LDUUULCLU
TTOOKKOOHH
Akbar Kobar (Penutur)
HUMOR/LUCU HUMOR/LUCU
Menit 02:20-02:29
Di Arab pencuri sendal dipotong tangannya, di Indonesia pencuri uang
negara dipotong masa tahanannya.
Menit 02:34 -02:44
Di China koruptor digantung kepalanya, di Indonesia koruptor digantung
kasusnya.
Menit 03:38-03:48
Katanya Indonesia sudah menerapkan yang namanya “katakan tidak pada
korupsi”. Banyak pejabat yang sudah menerapkan.
“Bapak korupsi?”
“How tentu tidak”
Menit 03:38-03:43
"Di Indonesia saking parahnya, waktu juga dikorupsi. Contohnya saya,
sebenarnya enam menit, karena saya korupsi ya saya tutup sampai
sekian."
35
KRITIKAN
Menit 00:39-00:47
"Hanya dari SEA Games kita bisa punya banyak emas, di Freeport Irian kita
sudah tidak kebagian emas."
Menit 01:07-01:21
"Memang, Karena Apa? Hanya di Indonesia yang kita bisa sekali mendayung
dua tiga Pulau terlampaui."
Menit 01:38-01:43
Negara lain biasanya pakai Dan 1, Dan 2, Dan 3, Indonesia dan kawan-
kawannya.
Menit 02:16-02:19
Hukum di Indonesia ini lemah, lain dengan hukum-hukum negara lain.
Menit 03:38-03:48
Katanya Indonesia sudah menerapkan yang namanya “katakan tidak pada
korupsi”. Banyak pejabat yang sudah menerapkan.
“Bapak korupsi?”
“How tentu tidak”
Menit 04:07-04:19
"Dan katanya di Indonesia, tahanan koruptor bisa keluar masuk penjara. Itu
berita bohong, yang benar adalah dia masuk dulu baru keluar nggak balik-
balik."
Menit 04:25-4:29
"Di Indonesia saking parahnya, waktu juga dikorupsi."
Terjadi dan ditemukan di Indonesia berdasarkan
peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi.
FENOMENA
36
3. Makna Tersirat
No
1 Menyadarkan pemerintah untuk lebih menjaga kekayaan alam
2 Menyindir masyarakat Indonesia yang selalu mencari keuntungan pada setiap
kesempatan.
3 Menyindir masyarakat Indonesia yang memiliki budaya keroyokan
4 Menyindir pejabat pemerintahan yang suka melakukan korupsi
5 Mengkritik hukum di Indonesia yang masih perlu ditingkatkan
4. Nilai Moral:
Jangan menjadi orang yang serakah
Jangan menjadi pemimpin yang tidak peduli rakyatnya
Jangan menjadi pemimpin yang tidak amanah/jujur
Jangan menjadi orang yang curang atau tidak adil
37
4. Penilaian Menciptakan Kembali Teks Anekdot
No Aspek yang Skor Kriteria
Dinilai
1 Isi cerita tidak sesuai dengan tema-tema yang tersirat
Kesesuaian 2 Isi cerita kurang sesuai dengan tema-tema yang tersirat
1 dengan tema
tersirat 3 Isi cerita sudah cukup sesuai dengan tema yang tersirat.
4 Isi cerita sudah sangat sesuai dengan tema-tema yang
tersirat
1 Tokoh yang dipilih tidak sesuai dengan kritik yang
disampaikan
Kehadiran 2 Tokoh yang dipilih kurang sesuai dengan kritik yang
Tokoh Cerita disampaikan
2
Tokoh yang dipilih cukup sesuai dengan kritik yang
3 disampaikan
4 Tokoh yang dipilih sudah sesuai dengan kritik yang
disampaikan
1 Teks tidak memuat kritik atau sindiran
2 Kritik dan sindiran yang disampaikan kurang tepat dengan
topik cerita.
Kritik/
3 Sindiran Kritik yang disampaikan sudah cukup tepat dengan topik
cerita.
3
4 Kritik yang disampaikan sudah tepat dengan topik cerita.
1 Teks tidak memuat unsur humor atau guyonan.
2 Guyonan atau humor tidak sesuai dengan kritik yang akan
disampaikan.
4 Humor 3 Guyonan atau humor kurang sesuai dengan kritik yang akan
disampaikan.
4 Kritik yang disampaikan sudah tepat dengan topik cerita.
38
1 Penulisan ejaan dan tanda baca tidak sesuai dengan kaidah
kebahasaan.
Ketepatan 2 Sebagian besar penulisan ejaan dan tanda baca kurang
penulisan/ sesuai dengan kaidah kebahasaan
5 penggunaan Sebagian besar penulisan ejaan dan tanda baca sudah
sesuai dengan kaidah kebahasaan.
ejaan dan tanda 3
baca
4 Penulisan ejaan dan tanda baca sudah sesuai dengan
kaidah kebahasaan.
Pedoman penilaian Kategori Nilai Keterangan
A Baik Sekali
Interval B
16-20 C Baik
11-15 D Cukup
6-10 Kurang
1-5
39
DAFTAR PUSTAKA
Ariffudin. Dkk. (2022). Strategi Pembelajaran. Bandung: Media Sains
Indoonesia. [Online]. Diakses dari
https://www.google.co.id/books/edition/Strategi_Pembelajaran/YGVYEAAAQBAJ?
hl=en&gbpv=1
Miranti. (2020). Anekdot Superior. Bogor: Linda Bestari. [Online]. Diakses dari
https://www.google.co.id/books/edition/Anekdot_Superior/koLwDwAAQBAJ?
hl=en&gbpv=1&dq=anekdot+superior&pg=PA35&printsec=frontcover
Rahman, Taufiqur. (2017). Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan.
Semarang: Pilar Nusantara. [Online]. Diakses dari
https://www.google.co.id/books/edition/Teks_dalam_Kajian_Struktur_dan_Keb
ahasaa/VBWiDwAAQBAJ?hl=en&gbpv=1
Suherli., Suryaman, Maman., Septiaji, Aji., & Istiqomah. (2016). Bahasa
Indonesia: buku guru/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
40
GLOSARIUM
ANEKDOT Cerita singkat, lucu, dan menarik serta memiliki maksud
lain yang bersifat menyindir dan mengkritik.
GUYONAN Biasa disebut gurauan atau lelucon.
KRITIKAN Tanggapan atau pendapat yang dituturkan mengenai
baik-buruknya suatu hal.
MAKNA Makna lain atau arti tersembunyi dari kalimat yang
TERSIRAT dituturkan.
SINDIRAN Tuturan yang bermaksud mencela atau mengejek seseorang
secara tidak langsung.
STAN UP Pertunjukan komedi yang terkadang juga memiliki tujuan
COMEDY lain, seperti menyindir, mengkritik, mengejek, atau hanya
menginformasikan sesuatu.
41