47 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 A. Pengertian Namimah َمة) Namimah ميِن (َadalah istilah dalam bahasa Arab yang merujuk pada perilaku menyebarkan berita atau informasi yang bersifat merugikan, mencemarkan nama baik, atau menimbulkan perpecahan di antara orang lain. Dalam konteks sosial dan agama, namimah sering kali dianggap sebagai salah satu bentuk perbuatan yang tercela dan dilarang. B. Dalil Tentang Namimah يٍم َمِ ن ِ ب ٍۭ ٍ شآء ا م ََهااٍز ا “yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah.”(QS. AlQalam : 11) Untuk mengukuhkan larangan tersebut, Allah menyifati me-reka dengan sifat-sifat buruk seperti yang dirinci dalam ayat ini. Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah baik dalam kebenaran maupun kebatilan, dan berkepribadian buruk karena suka menghina, lagi suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah untuk memecah belah anggota masyarakat, dan yang suka merintangi segala bentuk perbuatan yang baik dengan bersikap kikir, selain itu dia juga gemar bersikap melampaui batas dan banyak dosa baik terhadap tuhan maupun terhadap sesama manusia, yang bertabiat kasar, selain itu juga yang lebih buruk lagi adalah ia terkenal dengan kejahatannya. Di antara tokoh yang dimaksud pada ayat ini adalah al-walid bin al-Mugirah atau abu jahl bin hisyam. ٍ ة َ ز َ م ُّ ل ٍ ة َ ِ َُهَز ٰ ُكل ِ لٰ حل ي َ و Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, (QS. Al-Humazah : 1) Ayat di atas menjelaskan bahwa celakalah bagi setiap pengumpat atau pencaci, baik dengan ucapan atau isyarat, dan demikian pula pencela NAMIMAH
48 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 dengan menampilkan keburukan orang lain untuk menghinakannya. Perbuatan ini berdampak buruk dalam pergaulan karena mencoreng wibawa dan kehormatan seseorang, serta menghilangkan kepercayaan kepada orang tersebut. C. Dampak Buruk Perbuatan Namimah Namimah memiliki berbagai dampak negatif, baik bagi individu maupun masyarakat. Beberapa dampaknya meliputi: 1. Kerusakan Hubungan: Namimah dapat menghancurkan hubungan persaudaraan dan persahabatan, menciptakan ketegangan di antara individu. 2. Munculnya Permusuhan: Tindakan menyebarkan gosip dapat menumbuhkan rasa benci dan dendam di antara orang-orang yang terlibat. 3. Kerusakan Reputasi: Nama baik seseorang dapat hancur akibat rumor dan fitnah yang disebarkan melalui namimah. Dosa dan Azab: Pelaku namimah akan mendapatkan dosa besar dan ancaman siksa dari Allah SWT. D. Cara Menghindari Perbuatan Namimah Untuk mencegah terjadinya namimah, beberapa langkah yang dapat diambil adalah: 1. Berbicara dengan Bijak: Memilih kata-kata dengan hati-hati sebelum berbicara tentang orang lain. 2. Menghindari Pembicaraan Negatif: Menjauhkan diri dari diskusi yang berpotensi merugikan orang lain.
49 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 3. Meningkatkan Kesadaran Sosial: Memahami dampak dari tindakan berbicara buruk tentang orang lain dan berusaha untuk membangun hubungan positif. MARI BERLATIH Jawablah Kuis Online berikut ini : https://forms.gle/SmQPirzcDo6RcM4j6 REFLEKSI Sajikanlah kisah tentang orang yang berperilaku riya dalam kegiatan sosial beserta dampakdampaknya!
50 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 RANGKUMAN MATERI 1. Riya secara bahasa memiliki arti memperlihatkan atau memamerkan. Secara istilah riya berarti memperlihatkan sesuatu kepada orang lain baik perbuatan maupun barang dengan tujuan untuk mendapatkan pujian. 2. Riya terbagi kepada dua bentuk, yaitu riya jali : melakukan sesuatu perbuatan baik dengan tujuan agar dipuji orang lain dan bukan karena Allah swt. Riya khafi : melakukan ibadah secara tidak terangterangan tetapi dengan maksud agar dihormati dan dimuliakan manusia. 3. Nifaq merupakan perbuatan menyembunyikan kekafiran dalam hatinya dan menampakkan keimanan dengan ucapan dan perkataan dengan kata lain melakukan kebohongan atau munafik. “Jauhkanlah dirimu dari sifat hasad karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar .” (HR. Abu Daud)
51 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 Pilihlah jawaban yang benar antara a, b, c dan d! 1. Salah satu sifat wajib Allah SWT adalah Al-Wahid (wahdaniyah), yang berarti Maha Esa. Mengapa pemahaman tentang keesaan Allah sangat penting dalam kehidupan beragama? A. Agar manusia tidak bingung dalam memilih agama. B. Untuk menghindari perpecahan antar umat beragama. C. Karena keesaan Allah menegaskan bahwa hanya Dia yang berhak disembah dan tidak ada sekutu bagi-Nya. D.Supaya manusia dapat lebih mudah memahami konsep ketuhanan. 2. Sifat Al-Hayy (hayat), yang berarti Maha Hidup, menunjukkan bahwa Allah selalu ada dan tidak pernah mati. Bagaimana pemahaman ini dapat mempengaruhi cara seseorang menjalani hidupnya? A. Seseorang merasa tidak perlu bertanggung jawab atas tindakannya karena Allah selalu ada untuk mengawasi. B. Seseorang akan lebih menghargai hidup dan berusaha untuk melakukan amal baik, karena hidupnya memiliki makna di hadapan Allah yang Maha Hidup. C. Seseorang menjadi apatis terhadap kehidupan duniawi karena percaya hanya ada kehidupan setelah mati. D. Seseorang merasa bebas melakukan apa saja tanpa memikirkan konsekuensi. 3. Sifat wajib Allah SWT yang disebut Al-Iradah (Maha Berkehendak) menunjukkan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya. Bagaimana seharusnya sikap kita ketika menghadapi situasi sulit berdasarkan sifat ini? A. Menyerah pada keadaan dan tidak berusaha sama sekali. B. Berusaha semaksimal mungkin sambil tetap percaya bahwa setiap hasil adalah kehendak Allah dan merupakan bagian dari rencanaNya yang lebih besar. ASESMEN KOGNITIF MARI MELATIH PENGETAHUAN!
52 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 C. Mengeluh dan menyalahkan orang lain atas kesulitan yang dihadapi. D. Mengabaikan usaha dan hanya mengandalkan doa tanpa tindakan. 4. Sifat wajib Allah SWT sebagai Al-'Ilmu (Maha Mengetahui) menunjukkan bahwa Allah mengetahui segala sesuatu, baik yang tampak maupun tersembunyi. Apa dampak dari pemahaman ini terhadap perilaku seseorang? A. Seseorang merasa bebas melakukan kesalahan karena Allah sudah tahu semuanya. B. Seseorang akan lebih berhati-hati dalam bertindak, menyadari bahwa tidak ada satu pun perbuatan yang tersembunyi dari pengetahuan Allah, sehingga akan berusaha untuk selalu berbuat baik. C. Seseorang menjadi skeptis terhadap pengetahuan manusia lainnya karena hanya Allah yang tahu segalanya. D. Seseorang merasa tidak perlu belajar atau mencari ilmu karena sudah ada pengetahuan dari Allah. 5. Sifat Allah SWT yang Maha Kuasa (Al-Qadir) menunjukkan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya. Bagaimana pemahaman ini dapat mempengaruhi cara seseorang menghadapi ujian atau cobaan dalam hidup? A. Merasa putus asa karena semua sudah ditentukan oleh Allah. B. Berusaha mencari solusi dan tetap bersyukur dalam setiap keadaan, percaya bahwa Allah memiliki rencana terbaik. C. Mengeluh dan menyalahkan orang lain atas kesulitan yang dihadapi. D. Mengabaikan usaha dan hanya mengandalkan doa tanpa tindakan. 6. Apa yang menjadi motivasi utama seorang Muslim untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya? A. Menghindari hukuman dari orang tua B. Mendapatkan pujian dari masyarakat C. Mengharapkan ridha dan pahala dari Allah D. Menunjukkan kehebatan di depan teman-teman
53 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 7. Apa yang harus dilakukan seseorang setelah bertaubat dari dosadosanya? A. Mengulangi dosa yang sama dengan alasan sudah bertaubat B. Berusaha untuk tidak mengulangi dosa tersebut dan memperbaiki diri C. Menyembunyikan taubatnya dari orang lain D. Menunggu sampai ada masalah baru untuk bertaubat lagi 8. Istiqamah dalam beribadah berarti: A. Melakukan ibadah hanya saat merasa senang B. Konsisten dalam menjalankan ibadah meskipun ada ujian atau cobaan C. Berhenti beribadah jika tidak mendapatkan hasil yang diinginkan D. Melakukan ibadah hanya pada waktu tertentu saja 9. Sikap ikhlas dalam beramal dapat diartikan sebagai: A. Melakukan amal untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain B. Melakukan amal semata-mata karena Allah tanpa mengharapkan imbalan C. Melakukan amal hanya jika ada imbalan duniawi D. Melakukan amal dengan niat untuk menunjukkan kebaikan kepada orang lain 10. Mengapa penting untuk menggabungkan taat, taubat, istiqamah, dan ikhlas dalam kehidupan sehari-hari? A. Agar terlihat baik di mata orang lain B. Untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat serta mendapatkan ridha Allah C. Karena semua konsep tersebut tidak saling berhubungan D. Agar tidak merasa bersalah ketika melakukan kesalahan 11. Apa yang dimaksud dengan riya dalam konteks amal ibadah? A. Melakukan amal untuk mendapatkan pujian dari orang lain B. Melakukan amal tanpa niat yang jelas C. Melakukan amal dengan penuh keikhlasan D. Melakukan amal hanya untuk diri sendiri
54 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 12. Apa dampak dari perilaku riya dalam kehidupan sehari-hari? A. Meningkatkan kepercayaan diri B. Mengurangi pahala amal dan dapat mengakibatkan penolakan amal oleh Allah C. Mempererat hubungan sosial D. Menjadi contoh bagi orang lain 13. Apa pengertian nifaq dalam Islam? A. Sikap yang menunjukkan keikhlasan dalam beramal B. Perilaku berpura-pura baik di hadapan orang lain tetapi tidak sesuai dengan hati C. Tindakan yang selalu konsisten dalam beribadah D. Perilaku yang selalu mengutamakan kepentingan orang lain 14. Contoh perilaku riya yang paling tepat adalah: A. Beramal tanpa memberitahukan siapa pun B. Mengumumkan amal sedekah di media sosial untuk mendapatkan pujian C. Membantu tetangga tanpa mengharapkan imbalan D. Melakukan ibadah secara rutin tanpa mengharapkan perhatian orang lain 15. Bagaimana hubungan antara riya dan nifaq? A. Keduanya merupakan sikap ikhlas dalam beramal B. Riya adalah bentuk nifaq, yaitu beramal untuk dilihat orang lain C. Nifaq selalu melibatkan tindakan fisik, sedangkan riya tidak D. Keduanya tidak ada hubungannya sama sekali Jawablah Pertanyaan-Pertanyaan di bawah ini dengan benar! 1. Tuliskan sifat-sifat Allah swt yang termasuk kepada sifat Ma’nawiyah! 2. Tuliskan dalil Al-Qur’an tentang sifat Wajib Allah Qudrah! 3. Tuliskan dalil Al-Qur’an tentang sifat wajib Allah Iradah! 4. Tuliskan pengertian istiqamah secara detail! 5. Tuliskan 3 contoh perbuatan riya! 6. Tuliskan 3 contoh perbuatan nifaq!
55 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 7. Tuliskan 3 tingkatan ikhlas! 8. Tuliskan pengertian hasad! 9. Tuliskan hadis terkait perilaku hasad! 10. Tuliskan 3 contoh perbuatan hasad! Kuis Online
56 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’anul Karim, Alfarizi, A. (2020). Akhlak Tercela. UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten. Hajriansyah, H. (2017). Akhlak terpuji dan yang tercela: Telaah Singkat Ihya’Ulumuddin Jilid III. NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam, 1(1), 17-26. M. Quraish Shihab,.1994. Membumikan Al-Qur’an, Bandung : Mizan. Ma’mur Daud. 1993. Terjemah Hadits Shahih Muslim, Jakarta : Wijaya. Nasution, M. K., & Abadi, A. M. (2014). Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Akidah Akhlak. Jurnal Tunas Bangsa, 1(1), 30-54. https://umroh.com/blog/perbuatan-riya/ https://media.neliti.com/media/publications/319706-ikhlas-dalamperspektif-alquran-2d054a62.pdf https://baznas.jogjakota.go.id/detail/index/26941 https://etheses.iainkediri.ac.id/625/3/933600315-bab2.pdf
57 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA FASE D - KELAS VII MTS MATA PELAJARAN : AKIDAH AKHLAK A. IDENTITAS MODUL Nama Madrasah : MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan Nama Penyusun : Fitri Zakiah Hutabarat Mata Pelajaran : Akidah Akhlak Fase / Kelas / Semester : D - VII / 1 Elemen : Sifat-Sifat Allah Alokasi Waktu : 10 JP Tahun Penyusunan : 2024 / 2025 CAPAIAN PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK FASE D Pada akhir Fase D, yaitu kelas VII, VIII, dan IX MTs, elemen akidah diarahkan untuk memperkuat akidah Islam melalui pemahaman ahl as-sunnah wa al-jaama'ah melakukan analisis materi akidah Islam, rukun iman, sifat-sifat Allah Swt. dan asma' al-husna. Pada elemen akhlak, peserta didik diarahkan dan dibimbing untuk terbiasa dengan akhlak terpuji (mahmudah) dan menjauhi akhlak tercela (madzmumah). Elemen adab mengarahkan peserta didik untuk memiliki kesopanan dan tata krama dalam berhubungan dengan Allah Swt., sesama manusia, dan makhluk lainnya sehingga terbentuk pribadi yang cerdas, berkarakter, dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Elemen kisah keteladanan menitikberatkan pada kisah nabi dan rasul, sahabat, dan orang saleh sebagai teladan dan ibrah bagi peserta didik. Elemen Capaian Pembelajaran Akidah Peserta didik mampu menganalisis akidah Islam (iman, Islam, dan ihsan), sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi Allah Swt dan rasul-Nya (Aqaid Khamsin), Asma' al-Husna (al- 'Aziz, al-Bashith, al- Ganiu, arRa'uf, al-Barr, al-Fattah, al-'Adl, al-Hayyu, al-Qayyum, al-Lathij), serta enam rukun rman sehingga memiliki pemahmaman akidah yang benar sesuai pemahaman ulama ahl sunnah wa al-jama'ah sebagai landasan dan motivasi beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semua yang dilakukan bernilai i bad ah dan berdimensi ukhrawi. Akhlak Peserta didik mampu memahami dan membiasakan akhlak terpuji (taubat, taat, istiqamah, ikhlas, ikhtiar, tawakal, qana'ah, sabar,
58 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 syukur, husnuzhan, tawadlu', tasamuh, ta'awun, berilmu, kerja keras, kreatif, produktif, dan inovatif); dan menghindari akhlak tercela (riya, nifak, hasad, dendam, ghibah, fitnah, namimah) sebagai manifestasi akhlak yang merupakan buah dari ilmu, sehingga terbentuk kesalehan individual dan sosial, untuk mewujudkan pribadi unggul mampu bersaing dalam kehidupan di era global. Adab Peserta didik mampu menganalisis dan membiasakan adab shalat, zikir, membaca al-Qur'an, berdoa, adab kepada orang tua, guru, saudara, teman, tetangga, adab berjalan, berpakaian, makan, minum, dan adab bersosial media dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk pribadi yang cerdas, berkarakter, dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kisah Keteladanan Peserta didik mampu menganalisis dan meneladani kisah Nabi Sulaiman a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Khulafaurrasyidin, dan Aisyah r.a., sebagai inspirasi dalam menghadapi tantangan kehidupan masa kini dan masa yang akan datang. B KOMPETENSI AWAL ▪ Menganalisis sifat-sifat wajib, mustahil dan jaiz Allah Swt. beserta bukti/dalil naqli dan aqlinya ▪ Mengomunikasikan sifat- sifat wajib, mustahil dan jaiz Allah Swt. beserta artinya C. PROFIL PELAJAR PANCASILA (PPP) DAN PELAJAR RAHMATAN LIL ALAMIN (PRA) ▪ Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global. ▪ Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin yang ingin dicapai adalah taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh. D. SARANA DAN PRASARANA Media : LCD proyektor, komputer/laptop, jaringan internet, dan lain-lain Sumber Belajar : LKPD, Buku Teks, laman E-learning, E-book, dan lainlain E. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik cerdas istimewa berbakat dan peserta didik regular
59 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 F. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN Pembelajaran dengan tatap muka, direct instruction, cooperative learning,dan discovery learning
60 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 A. TUJUAN PEMBELAJARAN ▪ Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang akidah Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah swt.; ▪ Mewujudkan manusia Indonesia yang berakhlak mulia dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan individu maupun sosial sebagai , manifestasi dari ajaran dan nilai-nilai akidah Islam Shirat, Surga dan Neraka) B. PEMAHAMAN BERMAKNA ▪ Menjelaskan pengertian sifat wajib Allah yang nafsiyah salbiyah,ma’ani dan maknawiyah ▪ Menyebutkan sifat wajib Allah yang nafsiyah, salbiyah,ma’ani dan maknawiyah ▪ Mengidentifikasi sifat wajib Allah yang nafsiyah salbiyah,ma’ani dan maknawiyah ▪ Menjelaskan pengertian sifat mustahil bagi Allah yang nafsiyah salbiyah,ma’ani dan maknawiyah ▪ Menyebutkan sifat mustahilAllah yang nafsiyah salbiyah,ma’ani dan maknawiyah ▪ Mengidentifikasi sifat mustahil Allah yang nafsiyah salbiyah,ma’ani dan maknawiyah ▪ Menjelaskan pengertian sifat jaiz bagi Allah ▪ Menyebutkan sifat Jaiz bagi Allah ▪ Menunjukkan dalil tentang sifat wajib, mustahil yang nafsiyah, salbiyah, ma’ani, dan maknawiyah serta sifat jaiz Allah ▪ Mengomunikasikan sifat- sifat wajib, mustahil dan jaiz Allah Swt. beserta artinya C. PERTANYAAN PEMANTIK Guru menanyakan kepada peserta didik seputar materi Sifat-Sifat Allah D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
61 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 PERTEMUAN KE-1 Pengertian Sifat Wajib, Mustahil Dan Jaiz Bagi Allah SWT KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Pengertian Sifat Wajib, Mustahil Dan Jaiz Bagi Allah SWT Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Pengertian Sifat Wajib, Mustahil Dan Jaiz Bagi Allah SWT Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Pengertian Sifat Wajib, Mustahil Dan Jaiz Bagi Allah SWT Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang halhal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang
62 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 didengar yang berkaitan: Pengertian Sifat Wajib, Mustahil Dan Jaiz Bagi Allah SWT KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. PERTEMUAN KE-2 Nama Sifat-Sifat Allah SWT KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Nama Sifat-Sifat Allah SWT Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Nama Sifat-Sifat Allah SWT Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Nama Sifat-Sifat Allah SWT Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi
63 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang halhal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan: Nama Sifat-Sifat Allah SWT KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. PERTEMUAN KE-3 Bukti/Dalil Kebenaran Sifat-Sifat Allah SWT KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Bukti/Dalil Kebenaran Sifat-Sifat Allah SWT Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Bukti/Dalil Kebenaran Sifat-Sifat Allah SWT Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi,
64 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Bukti/Dalil Kebenaran Sifat-Sifat Allah SWT Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang halhal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan: Bukti/Dalil Kebenaran SifatSifat Allah SWT KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. PERTEMUAN KE-4 Bukti Kebenaran/Dalil Sifat Jaiz Bagi Allah KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Bukti Kebenaran/Dalil Sifat Jaiz Bagi Allah Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang
65 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Bukti Kebenaran/Dalil Sifat Jaiz Bagi Allah Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Bukti Kebenaran/Dalil Sifat Jaiz Bagi Allah Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang halhal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan: Bukti Kebenaran/Dalil Sifat Jaiz Bagi Allah KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. PERTEMUAN KE-5 Ciri-Ciri Orang Yang Beriman Terhadap Sifat-Sifat Allah (Wajib, Mustahil, Jaiz) KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI
66 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Ciri-Ciri Orang Yang Beriman Terhadap Sifat-Sifat Allah (Wajib, Mustahil, Jaiz) Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Ciri-Ciri Orang Yang Beriman Terhadap Sifat-Sifat Allah (Wajib, Mustahil, Jaiz) Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Ciri-Ciri Orang Yang Beriman Terhadap Sifat-Sifat Allah (Wajib, Mustahil, Jaiz) Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang halhal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan: Ciri-Ciri Orang Yang Beriman Terhadap Sifat-Sifat Allah (Wajib, Mustahil, Jaiz) KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. E. PEMBELAJARAN DIFERENSIASI ▪ Untuk siswa yang sudah memahami materi ini sesuai dengan tujuan pembelajaran dan mengeksplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca materi menganalisis tata cara thaharah dari berbagai referensi yang relevan. ▪ Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai dengan kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan (joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
67 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 ▪ Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar kembali tata cara pada pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepataan antara guru dengan siswa. Siswa juga disarankan untuk belajar kepada teman sebaya. F. ASESMEN / PENILAIAN 1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran) Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran, dengan pertanyaan: No Pertanyaan Jawaban Ya Tidak 1 Apakah pernah membaca buku terkait ? 2 Apakah kalian ingin menguasai materi pelajaran dengan baik ? 3 Apakah kalian sudah siap melaksanakan pembelajaran dengan metode inquiry learning, diskusi ? 2. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran) Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis. 1) Teknik Asesmen : Observasi, Unjuk Kerja 2) Bentuk Instrumen : Pedoman/lembar observasi Lembar kerja pengamatan kegiatan pembelajaran dengan metode inquiry 3. Asesmen Sumatif a. Asesmen Pengetahuan Teknik Asesmen: • Tes : Tertulis • Non Tes : Observasi Bentuk Instrumen: • Asesmen tidak tertulis : Daftar pertanyaan • Asesmen tertulis : Jawaban singkat b. Asesmen Keterampilan • Teknik Asesmen : Kinerja • Bentuk Instrumen : Lembar Kinerja
68 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
69 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA FASE D - KELAS VII MTS MATA PELAJARAN : AKIDAH AKHLAK A. IDENTITAS MODUL Nama Madrasah : MTs Negeri 3 Tapanuli Selatan Nama Penyusun : Fitri Zakiah Hutabarat Mata Pelajaran : Akidah Akhlak Fase / Kelas / Semester : D - VII / 1 Elemen : Taubat, Taat, Istiqamah Dan Ikhlas Alokasi Waktu : 10 JP Tahun Penyusunan : 2024/ 2025 CAPAIAN PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK FASE D Pada akhir Fase D, yaitu kelas VII, VIII, dan IX MTs, elemen akidah diarahkan untuk memperkuat akidah Islam melalui pemahaman ahl as-sunnah wa al-jaama'ah melakukan analisis materi akidah Islam, rukun iman, sifat-sifat Allah Swt. dan asma' al-husna. Pada elemen akhlak, peserta didik diarahkan dan dibimbing untuk terbiasa dengan akhlak terpuji (mahmudah) dan menjauhi akhlak tercela (madzmumah). Elemen adab mengarahkan peserta didik untuk memiliki kesopanan dan tata krama dalam berhubungan dengan Allah Swt., sesama manusia, dan makhluk lainnya sehingga terbentuk pribadi yang cerdas, berkarakter, dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Elemen kisah keteladanan menitikberatkan pada kisah nabi dan rasul, sahabat, dan orang saleh sebagai teladan dan ibrah bagi peserta didik. Elemen Capaian Pembelajaran Akidah Peserta didik mampu menganalisis akidah Islam (iman, Islam, dan ihsan), sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagi Allah Swt dan rasul-Nya (Aqaid Khamsin), Asma' al-Husna (al- 'Aziz, al-Bashith, al- Ganiu, ar-Ra'uf, al-Barr, al-Fattah, al-'Adl, al-Hayyu, al-Qayyum, alLathij), serta enam rukun rman sehingga memiliki pemahmaman akidah yang benar sesuai pemahaman ulama ahl sunnah wa aljama'ah sebagai landasan dan motivasi beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semua yang dilakukan bernilai i bad ah dan berdimensi ukhrawi.
70 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 Akhlak Peserta didik mampu memahami dan membiasakan akhlak terpuji (taubat, taat, istiqamah, ikhlas, ikhtiar, tawakal, qana'ah, sabar, syukur, husnuzhan, tawadlu', tasamuh, ta'awun, berilmu, kerja keras, kreatif, produktif, dan inovatif); dan menghindari akhlak tercela (riya, nifak, hasad, dendam, ghibah, fitnah, namimah) sebagai manifestasi akhlak yang merupakan buah dari ilmu, sehingga terbentuk kesalehan individual dan sosial, untuk mewujudkan pribadi unggul mampu bersaing dalam kehidupan di era global. Adab Peserta didik mampu menganalisis dan membiasakan adab shalat, zikir, membaca al-Qur'an, berdoa, adab kepada orang tua, guru, saudara, teman, tetangga, adab berjalan, berpakaian, makan, minum, dan adab bersosial media dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk pribadi yang cerdas, berkarakter, dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kisah Keteladanan Peserta didik mampu menganalisis dan meneladani kisah Nabi Sulaiman a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Khulafaurrasyidin, dan Aisyah r.a., sebagai inspirasi dalam menghadapi tantangan kehidupan masa kini dan masa yang akan datang. B KOMPETENSI AWAL ▪ Menganalisis konsep, dalil dan dampak positif taubat, taat, istiqamah, dan ikhlas ▪ Mengomunikasikan contoh kisah yang berkaitan dengan taubat, taat, istiqamah, dan ikhlas dalam kehidupan C. PROFIL PELAJAR PANCASILA (PPP) DAN PELAJAR RAHMATAN LIL ALAMIN (PRA) ▪ Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global. ▪ Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin yang ingin dicapai adalah taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh. D. SARANA DAN PRASARANA Media : LCD proyektor, komputer/laptop, jaringan internet, dan lain-lain Sumber Belajar : LKPD, Buku Teks, laman E-learning, E-book, dan lainlain
71 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 E. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik cerdas istimewa berbakat dan peserta didik regular F. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN Pembelajaran dengan tatap muka, direct instruction, cooperative learning,dan discovery learning
72 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 A. TUJUAN PEMBELAJARAN ▪ Menumbuh kembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang akidah Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah swt.; ▪ Mewujudkan manusia Indonesia yang berakhlak mulia dan menghindari akhlak tercela dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan individu maupun sosial sebagai , manifestasi dari ajaran dan nilai-nilai akidah Islam Shirat, Surga dan Neraka) B. PEMAHAMAN BERMAKNA ▪ Menjelaskan pengertian sifat ikhlas, taat, istiqamah, dan tobat ▪ Menunjukkan contoh sifat ikhlas, taat, istiqamah, dan tobat ▪ Menyebutkan dampak positif sifat ikhlas, taat, istiqamah, dan tobat ▪ Mencari kisah-kisah yang berkaitan dengan dampak positif dari perilaku ikhlas, taat, istiqamah, dan tobat dalam fenomena kehidupan C. PERTANYAAN PEMANTIK Guru menanyakan kepada peserta didik seputar materi Taubat, Taat, Istiqamah Dan Ikhlas D. KEGIATAN PEMBELAJARAN PERTEMUAN KE-1 Taubat KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI
73 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Taubat Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Taubat Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Taubat Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan: Taubat KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. PERTEMUAN KE-2 Taat KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
74 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Taat Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Taat Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Taat Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang halhal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan: Taat KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. PERTEMUAN KE-3 Istiqamah KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas.
75 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Istiqamah Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Istiqamah Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Istiqamah Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang halhal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan: Istiqamah KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.
76 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 PERTEMUAN KE-4 Ikhlas KEGIATAN PENDAHULUAN ▪ Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam. ▪ Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas. ▪ Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan. ▪ Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh) KEGIATAN INTI Kegiatan Literasi ▪ Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Ikhlas Critical Thinking ▪ Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Ikhlas Collaboration ▪ Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Ikhlas Communication ▪ Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh kelompok atau individu yang mempresentasikan Creativity ▪ Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang halhal yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan: Ikhlas KEGIATAN PENUTUP ▪ Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan ▪ Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan
77 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 ▪ Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa. E. PEMBELAJARAN DIFERENSIASI ▪ Untuk siswa yang sudah memahami materi ini sesuai dengan tujuan pembelajaran dan mengeksplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca materi menganalisis tata cara thaharah dari berbagai referensi yang relevan. ▪ Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai dengan kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan (joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai. ▪ Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar kembali tata cara pada pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepataan antara guru dengan siswa. Siswa juga disarankan untuk belajar kepada teman sebaya. F. ASESMEN / PENILAIAN 1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran) Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran, dengan pertanyaan: No Pertanyaan Jawaban Ya Tidak 1 Apakah pernah membaca buku terkait ? 2 Apakah kalian ingin menguasai materi pelajaran dengan baik ? 3 Apakah kalian sudah siap melaksanakan pembelajaran dengan metode inquiry learning, diskusi ? 2. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran) Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis. 1) Teknik Asesmen : Observasi, Unjuk Kerja 2) Bentuk Instrumen : Pedoman/lembar observasi Lembar kerja pengamatan kegiatan pembelajaran dengan metode inquiry 3. Asesmen Sumatif a. Asesmen Pengetahuan
78 |Akidah Akhlak Kelas VII Tahun Ajaran 2024-2025 Teknik Asesmen: • Tes : Tertulis • Non Tes : Observasi Bentuk Instrumen: • Asesmen tidak tertulis : Daftar pertanyaan • Asesmen tertulis : Jawaban singkat b. Asesmen Keterampilan • Teknik Asesmen : Kinerja • Bentuk Instrumen : Lembar Kinerja Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.