The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MAKALAH Batasan Menyimak, tahap menyimak dan tujuan menyimak

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Yogiezegoegh2, 2022-10-17 06:55:34

MAKALAH Batasan Menyimak, tahap menyimak dan tujuan menyimak

MAKALAH Batasan Menyimak, tahap menyimak dan tujuan menyimak

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah
melimpahkan beribu-ribu nikmat sehat sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
ini. Sholawat serta salam marilah kita panjatkan kepada junjungan kita nabi besar
Muhammad SAWyang telah menjadi suri tauladan umat islam di dunia.

Dengan terwujudnya makalah ini yang membhas tentang “TAHAPAN
MENYIMAK DAN TUJUAN MENYIMAK”. Penulis berharap semoga makalah ini dapat
memberikan informasi, pelajaran dan ilmu yang bermanfaat bagi pembacanya. Penulis
menyadari bahwa makalah ini belum sempurna oleh karena itu diharapkan kritik dan
saran yang membangun, demi kesempurnaan makalah berikutnya.

Bogor, 21 Oktober 2017
Penulis

Kelompok 3

1 Stkip Muhammadiyah Bogor

DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR …………………………………………………………………..1
DAFTAR ISI …………………………………………………………………………….2
BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………….....3

1.1 Latar Belakang……………………………………………………………………... 3
1.2 Rumusan Masalah……………………………………………………………..3
BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………………..4
2.1 Tahap-Tahap Menyimak ……………………………………………………….4
2.2 Tujuan Menyimak ……………………………………………………………..5

• Tujuan menyimak menurut Sutari ……………………………………....6
• Tujuan menyimak menurut Tarigan…………………………………….7
BAB III PENUTUP……………………………………………………………………..8
3.1 Kesimpulan……………………………………………………………………8
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………..9

2 Stkip Muhammadiyah Bogor

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Begitu pentingnya kegiatan menyimak dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang kita
tidak sadar selalu dihadapkan pada berbagai kesibukan menyimak. Apalagi pada era
globalisasi saat ini sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan ilmu pengetahuan.
Kita sebagai masyarakat yang mengikuti arus perkembangan teknologi dituntut untuk
menyimak berbagai informasi cepat dan tepat baik melalui media seperti radio, televisi,
telepon, internet, maupun secara langsung bertatap muka (tarigan,1986:21)
Berbagai lembaga seperti lembaga pendidikan mulai dari tingkat Paud sampai
Perguruan Tinggi, proses pembelajarannya tidak lepas dengan kegiatan menyimak.
Dalam proses interaksi dan komunikasi diperlukan keterampilan berbahasa aktif , kreatif,
dan produktif. Yang mana salah satu unsurnya adalah keterampilan menyimak yang
bertujuan untuk menangkap dan memahami pesan ide serta gagasan yang terdapat
pada materi atau bahasan simakan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana tahapan menyimak?
2. Apakah tujuan menyimak?

3 Stkip Muhammadiyah Bogor

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Tahap-tahap Menyimak

Ruth G. Stricland menyimpulkan ada sembilan tahapan menyimak mulai dari yang tidak
ketentuan sampai pada yang amat bersungguh-sungguh yaitu sebagai berikut ;

1. Menyimak berkala, yang terjadi pada saat anak merasakan keterlibatan
langsung pembicaraan mengenai dirinya.

2. Menyimak dengan perhatian dangkal, karna sering mendapat gangguan
dengan adanya selingan-selingan perhatian pada hal-hal di luar
pembicaraan.

3. Setengah menyimak, karena terganggu oleh kegiatanmenunggu kesempatan
untuk mengekspresikan isi hati anak.

4. Menyimak serapan, karena anak keasyikan menyerap hal-hal yang kurang
penting , jadi merupakan penjaringan pasif yang sesungguhnya

5. Menyimak sesekali, menyimpan sebentar-sebentar apa yang disimak, karena
perhatiannya terganggu oleh keasyikan lain dan hanya mendengarkan hal-
hal yang menarik saja.

6. Menyimak asosiatif, hanya mengingat pengalaman-pengalaman pribadi
secara konstan yang mengakibatkan menyimak benar-benar tidak memberi
reaksi terhadap pesan yang disampaikan pembicara

7. Menyimak dengan reaksi berkala terhadap pembicara dengan memberi
komentar maupun pertanyaan

8. Menyimak secara seksama, mengikuti jalan pikiran pembicara dengan
sungguh-sungguh

9. Menyimak secara aktif, untuk mendapatkan serta menemukan
pikiran,pendapat,dan gagasan pembicara.

Menyimak adalah suatu kegiatan yang merupakan suatu proses. proses
menyimak mencangkup tahap-tahap sebagai berikut :
a. Tahap mendengar (hearing); dalam tahap ini kita mendengar segala sesuatu

yang dikemukakan oleh sang pembicara dalam ujarannya.
b. Tahap memahami (understanding);setelah mendengar maka ada keinginan

untuk mengerti isi ujaran sang pembicara.
c. Tahap menafsirkan (interpreting); penyimak yang baik belum puas kalau

hanya mendengar dan memahamiisi ujaran sang pembicara, dia ingin
menafsirkan butir-butir pendapat yang terdapat dalam ujaran sang
pembicara.
d. Tahap menilai (evaluating); pada tahap ini sang penyimak mulai menilai
ujaran sang pembicara,dimana kelebihan dan kekurangannya.
e. Tahap menanggapi (responding);merupakan tahap terakhir dalam kegiatan
menyimak,sang penyimak menyambut,mencamkan,menyerap,serta
menerima gagasan atau ide yang dikemukakan oleh sang pembicara.

4 Stkip Muhammadiyah Bogor

2.2 Tujuan Menyimak

Tujuan utama menyimak menurut logan adalah untuk menangkap , memahami, atau
menghayati pesan ide gagasan yang tersirat pada bahan simakan.menangkap dan memahami
pesan ,ide serta gagasanyang terdapat pada materi atau bahasa simakan.

Dengan menyimak seseorang dapat menyerap informasi atau pengetahuan yang disimaknya.
Menyimak juga memperlancar keterampilan berbicara dan menulis. Semakin baik daya simak
seseorang maka akan semakin baik pula daya serap informasi atau pengetahuan yang
disimaknya. adapun tujuan menyimak menurut setiawan (dalam Rahmawati,2007:18-19) adalah
sebagai berikut :

1. Untuk mendapatkan fakta,banyak cara yang dilakukan oleh orang untuk mendapatkan
fakta yang pertama,dengan mengadakan eksperimen,penelitian,membaca
buku,membaca surat kabar,membaca majalah,dan sebagainya.cara yang kedua,untuk
mendapatkan fakta sebagian orang melakukannya dengan mendengarkan radio,melihat
televisi,berdiskusi dengan sesama,dan lain sebagainya.dari cara yang kedua tersebut
maka menyimak merupakan media untuk mendapatkan fakta atau informasi.

2. Untuk menganalisis fakta dan ide,setelah mendapatkan fakta atau data,penyimak
kemudian melakukan analisis terhadapfakta atau ide tersebut dengan
mempertimbangkan hasil simakan dengan pengetahuan dan pengalamannya.

3. Untuk mengevaluasi fakta atau ide,dalam mengevaluasi fakta,penyimak perlu
mempertimbangkan sesuatu yang disimak dengan menggunakan pengetahuan dan
pengalamannya.berdasarkan evaluasi diatas penyimak boleh berpendapat; (1) fakta
yang disimak tersebut benar atau tidak,masuk akal atau tidak sehingga penyimak akan
menyetujui atau mungkin menolak apa yang disampaikan oleh pembicara. (2) fakta yang
disampaikan berbeda dengan fakta yang pernah penyimak terima atau berbeda dengan
pengalaman penyimak. Dari uraian tersebut, setelah dilakukan evaluasi dapat
disimpulkan bahwa penyimak dapat ; pertama : mengemukakan pendapat, kedua :
menolak pendapat, ketiga : meragukan fakta yang diterima, keempat :
mempertimbangkan fakta yang diterima, kelima : menyimpulkan ide pokok, dan keenam
: menilai kebenaranfakta yang diterima.

4. Untuk mendapatkan inspirasi, kita sering dihadapkan pada beberapa masalah. Masalah-
masalah tersebut belum tentu segera dapat kita selesaikan atau kita pecahkan untuk
keperluan inilah kadang-kadang kita segera melibatkan kegiatan menyimak baik
menyimak pembicaraan seseorang, menyimak pidato seseorang dalam pertemuan,
maupun menyimak cerita seseorang tamu tentang pengalaman hidupnya.dengan
demikian, penyimak bertujuan mendapat sesuatu inspirasi untuk memecahkan atau
menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.

5. Untuk memperoleh hiburan, dalam kenyataan kita senantiasa dihadapkan pada
beberapa kesibukan dan beberapa masalah. Setelah pemikiran kita jenuh karna terlalu
lelah, kita membutuhkan hiburan.untuk memperoleh hiburan antaralain dapat kita

5 Stkip Muhammadiyah Bogor

lakukan dengan menyimak (1) nyanyian-nyanyian lagam jawa lewat radio, (2) tayangan-
tayangan televisi, dan (3) pertumjukan-pertunjukan secara langsung.
6. Untuk memperbaiki kemampuan berbicara, perlu dipahami bahwa berbicara itu tidak
mudah. Oleh karena itu, untuk memperlancar atau tingkatan kemampuan berbicara ,
antara lain dapat ditempuh lewat menyimak pembicaraan orang lain.

Menguatkan pendapat-pendapat setiawan diatas, menurut sutari (1998:21) tujuan menyimak
dapat disusun sebagai berikut :

1. Mendapatkan fakta, kegiatan menyimak dengan tujuan memperoleh fakta diantaranya
melalui kegiatan membaca, baik melalui majalah, koran, maupun buku-buku. Selain itu,
mendapatkan fakta secara lisan dapat diperoleh melalui mendengarkan siaran radio,
televisi, hadir dalam pertemuan, menyimak ceramah-ceramah, mengikuti rapat-rapat
dan sebagainya.

2. Menganalisis fakta, tujuan lain menyimak adalah menganalisis fakta, yaitu p[roses
menafsir fakta-fakta atau informasi sampai pada tingkat unsur-unsurnya , menafsir
sebab akibatyang terkandung dalam fakta-fakta itu. Tujuan ini lahir biasanya, karna fakta
yang diterima oleh pendengar ingin didengar faktanya.maka tujuan menyimak pun
menjadi lebih jauh dari hanya menerima fakta-fakta tetapi bertujuan memahami secara
mendalam makna yang terkandung dalam fakta-fakta melalui analisis.

3. Mengevaluasi fakta, dalam mengevaluasi fakta penyimak harus mempertimbangkan
apakah fakta yang di terioma sudah cukup dinilai akurat dan relevan dngan
pengetahuan dan pengalamannya, berarti fakta itu dapat diterima namun apabila kata
yang diterima tidak bermutu ,tidak akurat, apalagi kurang relevan dengan pengetahuan
dan pengalaman penyimak , maka penyimak akan menolak fakta tersebut. Akhirnya
penyimak memutuskan untuk menerima atau menolak materi simakan tersebut.akhirnya
penyimak akan memutuskan untuk menerima atau menolak materi simakannya
itu.selanjutnya penyimak diharapkan dapat memperoleh inspirasi yang dibutuhkannya.

4. Mendapatkan inspirasi, penyimak bertujuan mendapatkan inspirasi biasanya menulis
fakta baru. Mereka perlu dorongan, gairah, semangat, umtuk memecahkan masalah
yang sedang dihadapinya. Mereka mengharapkan dengan menyimak berbagai hal yang
berhubungan dengan profesinya itu mereka mampu mendapatkan inspirasi disamping
memelihara pengetahuannya.

5. Mendapatkan hiburan, hiburan merupakan kebutuhan manusia yang cukup mendasar
dalam berbagai kehidupan yang serba kompleks ini, kita perlu melepaskan diri dari
berbagai tekanan ketegangan dan kejenuhan. Untuk mendapatkan hiburan tersebut kita
biasanya menyimak radio, televisi, film untuk kesenangan batin.

Secara umum tujuan menyimak adalah memperoleh pengalaman dan pengetahuan
sedangkan secara khususnya adalah :

1. Untuk memperoleh informasi,
2. Untuk menganalisis fakta,
3. Untuk mendapatkan inspirasi,

6 Stkip Muhammadiyah Bogor

4. Untuk mendapatkan hiburan,
5. Untuk memperbaiki kemampuan berbicara, dan
6. Untuk membentuk kepribadian.

Tujuan menyimak menurut (Logan Tarigan , 1994:56) adalah sebagai berikut :
1. Menyimak untuk belajar yaitu memperoleh pengetahuan dari bahan ujaran sang
pembicara
2. Menyimak untuk menikmati keindahan audial, yaitu menyimak dengan penekanan pada
penikmat terhadap sesuatu dari materi yang diujarkan atau diperdengarkan atau
dipagelarkan
3. Menyimak untuk mengevaluasi, menyimak dengan maksud agar dapat menilai apa-apa
yang disimak (baik-buruk,indah-jelek,logis-tak logis, dan lain-lain.)
4. Menyimak untuk mengapresiasikan materi simakan, orang menyimak agar dapat
menikmati serta menghargai apa-apa yang dinikmati itu (misalnya : pembacaan cerita,
pembacaan puisi, musik, dan lagu, dialog,diskusi panel,perdebatan)
5. Menyimak untuk mengkomunikasikan ide-ide, orang menyimak dengan maksud agar
dapat mengkomunikasikan ide-ide , gagasan-gagasan, maupun perasaan-perasaannya
kepada orang lain dengan lancar dan tepat, banyak contoh dan ide yang dapat diperoleh
dari sang pembicara dan semua merupakan bahan yang penting dalam menunjang.
6. Menyimak untuk membedakan bunyi-bunyi dengan tepat, agar dapat membedakan
bunyi-bunyi dengan tepat dimana bunyi yang membedakan arti , mana bunyi yang tidak
membedakan arti, biasa hanya terlihat seseorang yang sedang belajar bahasa asing
yang asik mendengarkan ujaran pembicara asli (nativ speaker)
7. Menyimak u7ntuk memecahkan masalah dan analisis secara kreatif,dengsn menyimak
dari seorang pembicara, seseorang mungkin memperoleh banyak masukan berharga
untuk memecahkan masalahnya
8. Menyimak untuk meyakinkan dirinya terhadap suatu masalah atau pendapat yang
diragukan dengan perkataan lain, menyimak secara persuasiv.

7 Stkip Muhammadiyah Bogor

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN :

Pada hakekatnya ilmu menyimak adalah ilmu yang menjelaskan aktivitas yang
mencangkup kegiatan mendengar, mengidentifikasi, menilai, dan memahami makna dalam
bahan simakan. Kegiatan menyimak ternyata besar sekali peranannya dalam kehidupan
sehari-hari mulai dari kehidupan keluarga atau rumah tangga, di masyarakat, di pabrik, di
kantor, di perusahaan, di sekolah, dan sebagainya .

Dilihat pada tahapan menyimak seseorang biasanya melakukan langkah awal
mendengarkan segala ujaran yang dipaparkan pembicara lalu memahami isi ujaran setelah
itu menafsirkannya lebih dalam setelah benar-benar paham si penyimak akan menilai
kelebihan dan kekurangan ujaran sang pembicara lalu tahap terakhir yaitu menanggapi
melalui pendapat atau gagasan-gagasan baik itu menolak atau mengiyakan.

Seseorang akan menyimak karna dari awal ia memiliki tujuan , dan tujauan tersebut tak
lepas dari rasa membutuhkan informasi , atau sebagai hiburan semata, bukan hanya itu
sebagian orang menyimak bertujuan untuk memperoleh informasi, untuk menganalisis fakta,
untuk mendapatkan inspirasi,untuk memperbaiki kemampuan berbicara, dan untuk membentuk
kepribadian.

8 Stkip Muhammadiyah Bogor

DAFTAR PUSTAKA

Sutari, Ice, Tiem Kartini, dan Vismaia. 1997.Menyimak .Jakarta . Depdikbud
Tarigan, Djago. 1994. Menyimak sebagai Suatu Pengantar Keterampilan
Berbahasa.Bandung : angkasa
Zuhayya. 2010. Menyimak.http://zuhayya.blogspot.com

9 Stkip Muhammadiyah Bogor


Click to View FlipBook Version