The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini berisi tentang materi energi dan perubahnnya untuk kelas III SD

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Desy nur Wulandari, 2020-11-30 07:46:16

ENERGI DAN PERUBAHANNYA

Buku ini berisi tentang materi energi dan perubahnnya untuk kelas III SD

Keywords: Energi dan perubahannya

ENERGI & PERUBAHANNYA
Children Learning In Science (CLIS)

Disusun Oleh
DESY NUR WULANDARI

i

Modul IPA SD
Children Learning In Science (CLIS)
“ Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) IPA SD”
Penulis :
Desy Nur Wulandari

SD/MI
KELAS III

ii

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dapat terselesaikannya
modul IPA untuk SD. Modul ini bertujuan untuk membantu siswa SD dalam memahami
penggunaan dan pengembangan konsep – konsep baru agar lebih terarah. Kami berharap bahwa
modul ini juga dapat menambah referensi bagi siswa SD dalam pembelajran IPA.
Dalam modul ini memuat tentang uraian materi-materi yang berkaitan dengan “ENERGI
DAN PERUBAHANNYA”. Selain itu untuk memudahkan pemahaman juga terdapat rangkuman.
serta info-info tentang sains yang berkaitan dengan materi. Kami berusaha menyusun modul IPA
terpadu SD ini sesuai dengan kebutuhan siswa dan guru sehingga dapat terjadi kegiatan belajar
mengajar yang lebih komunikatif dan optimal.
Akhirnya, kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu
dalam penyusunan modul ini, semoga dapat memberikan andil dalam kemajuan siswa untuk
mempelajari IPA. Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul
ini. Untuk itu, kritik dan saran bagi kesempurnaan modul ini sangat kami harapkan. Semoga modul
ini dapat memberikan manfaat bagi pembentukan ketrampilan generik dan hasil belajar siswa
dalam penerapan IPA di kehidupan sehari – hari.

Surakarta, Desember 2020

Penyusun

iii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................................... iii
DAFTAR ISI ............................................................................................................................ iv
BAB I PENDAHULUAN ...........................................................................................................1

A. Deskripsi Modul...............................................................................................................1
B. Petunjuk Penggunaan Modul ............................................................................................5
C. Kompetensi Dasar Dan Indikator ......................................................................................6
D. Tujuan Pembelajaran Modul.............................................................................................8
BAB II KEGIATAN BELAJAR .................................................................................................9
A. Berbagai Sumber Energi...................................................................................................9
B. Macam-Macam Energi .....................................................................................................9
C. Perubahan Bentuk Energi ...............................................................................................12
D. Energi Bunyi ..................................................................................................................14
E. Energi Cahaya ................................................................................................................17
F. Energi Alternatif.............................................................................................................19
G. Hemat Energi .................................................................................................................23
BAB III EVALUASI.................................................................................................................25
A. Maksud Dan Tujuan Evaluasi .........................................................................................25
B. Materi Evaluasi ..............................................................................................................26
C. Soal Evaluasi..................................................................................................................27
BAB IV PENUTUP ..................................................................................................................30
A. Tindakan Lanjut .............................................................................................................30
B. Harapan..........................................................................................................................30
C. Kunci Jawaban ...............................................................................................................31
DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................................................32

iv

PENDAHULUAN

A. DESKRIPSI MODUL

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang
alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan
yang berupa fakta-fakta, konsep atau prinsip saja tetapi juga merupakan proses
penemuan. Dalam kenyataannya pembelajaran IPA di SD/MI masih dihadapkan terhadap
masalah yang menyangkut aspek-aspek dalam pengajaran dan penyampaian pembelajaran,
sehingga dalam penerapannya tampak kurang pengertian terhadap konsepsi anak dengan
pengalaman belajar siswa. Mata pelajaran IPA sangat berkaitan dengan pemberian
pengalaman langsung bagi peserta didik baik melalui pengamatan maupun percobaan.
Penyebab dari rendahnya hasil belajar salah satunya adalah sebagian besar guru
cenderung menggunakan model pembelajaran yang konvensional. Oleh karena itu modul
ini dibuat dengan model CLIS (Children Learning In Science) yang memiliki 5 tahap dalam
pembelajaran yaitu: 1) Orientasi (orientation), 2) Pemunculan gagasan (elicitation of
ideas), 3) Penyusunan ulang gagasan (restructuring of ideas), 4) Penerapan gagasan
(application of ideas), 5) Pemantapan gagasan (review change in ideas). Tahap awal pada
modul adalah orientation, yaitu Tahap orientasi merupakan tahapan yang dilakukan guru
dengan tujuan untuk memusatkan perhatian siswa. Orientasi dapat dilakukan dengan cara
menunjukkan berbagai fenomena yang terjadi di alam, kejadian yang dialami siswa dalam
kehidupan sehari-hari atau demonstrasi. Selanjutnya menghubungkannya dengan topik
yang akan dibahas.

Tahap kedua pada modul ini yaitu elicitation of ideas. Pada tahap ini merupakan
upaya yang dilakukan oleh guru untuk memunculkan gagasan siswa tentang topik yang
dibahas dalam pembelajaran. Cara yang dilakukan bisa dengan meminta siswa untuk
menuliskan apa saja yang mereka ketahui tentang topik yang dibahas atau bisa dengan cara
menjawab. Pertanyaan uraian terbuka yang diajukan oleh guru. Bagi guru tahapan ini
merupakan upaya eksplorasi pengetahuan awal siswa.Oleh karena itu, tahapan ini dapat
juga dilakukan melalui wawancara internal. Wawancara internal disini dilakukan dengan
cara guru bertanya kepada siswa tentang penghantar panas. Jawaban siswa dikumpulkan
kepada guru. Kemudian guru mememberikan pertanyaan yang sama,tapi jawaban pada
sesi ini dijawab secara terbuka bagi beberapa siswa sebagai sampel dalam memacu atau

1

memunculkan gagasan siswa yang ada. Pada tahap ketiga modul ini yaitu restructuring of
ideas. Tahap ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu: pengungkapan dan pertukaran gagasan
(clarification and exchange), pembukaan pada situasi konflik (eksposure to conflict
situation), serta konstruksi gagasan baru dan evaluasi (construction of new ideas and
evaluation).Pengungkapan dan pertukaran gagasan merupakan upaya untuk memperjelas
atau mengungkapkan gagasan awal siswa tentang suatu topik secara umum, misalnya
dengan cara mendiskusikan jawaban siswa pada langkah kedua dalam kelompok kecil,
kemudian salah satu anggota kelompok melaporkan hasil diskusi ke seluruh kelas. Dalam
kegiatan ini guru tidak membenarkan atau menyalahkan gagasan siswa.Pada tahap
pembukaan ke situasi konflik, siswa diberi kesempatan untuk mencari pengertian ilmiah
yang sedang dipelajari di dalam buku teks.Selanjutnya siswa mencari beberapa perbedaan
antara konsep awal mereka dengan konsep ilmiah yang ada dalam buku teks.Tahap
kontruksi gagasan baru dan evaluasi dilakukan dengan tujuan untuk mencocokkan gagasan
yang sesuai dengan fenomena yang dipelajari guna mengkontruksi gagasan baru.Siswa
diberi kesempatan untuk melakukan percobaan atau observasi, kemudian
mendiskusikannya dalam kelompok untuk menyusun gagasan baru. Tahap keempat dalam
modul ini yaitu application of ideas. Pada tahap ini siswa dibimbing untuk menerapkan
gagasan baru yang dikembangkan melalui percobaan atau observasi ke dalam situasi
baru.Gagasan baru yang sudah direkonstruksi dalam aplikasinya dapat digunakan untuk
menganalisis isu-isu dan memecahkan masalah yang ada di lingkungan. Misalnya dengan
cara siswa mencari dan mencatat benda yang mereka temukan di sekitar sekolah yang
merupakan kegiatan yang berhubungan dengan topik pembelajaran sebanyak mungkin
sesuai waktu yang diberikan. Pada tahap kelima dari modul ini yaitu review change in
ideas. Pada tahap ini Konsepsi yang telah diperoleh siswa perlu diberi umpan balik oleh
guru untuk memperkuat konsep ilmiah tersebut. Dengan demikian, siswa yang konsepsi
awalnya tidak konsisten dengan konsep ilmiah secara sadar akan mengubah konsepsi
awalnya menjadi konsep ilmiah. Pada kesempatan ini, siswa juga dapat diberi kesempatan
untuk membandingkan konsep ilmiah yang telah disusun dengan konsep awal pada tahap
pemunculan gagasan. Secara umum, model pembelajaran CLIS memiliki tahapan-tahapan
yang membangkitkan perubahan konseptual siswa. Perubahan konsep yang diinginkan
sebagai bentuk hasil belajar adalah perubahan dari konsep awal yang belum ilmiah menjadi

2

konsep ilmiah yang diperoleh melalui kegiatan percobaan, observasi, atau
mencermati/membaca buku teks yang berkaitan dengan topik yang dibahas.

Tabel 1. Contoh Tahapan Pelaksanaan Model Pembelajaran CLIS menurut
(Sutarno, 2009:8.32)

No Tahap Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Keterangan
1. Orientasi
Menunjukkan Siswa menjawab Guru meminta
2. Pemunculan
Gagasan setrika, gitar dan bergantian, siswa

3. a. Pertukaran mengajukan antara lain: “ memperagakan.
Gagasan
pertanyaan perubahan
“perubahan energi yang

energi apa yan terjadi pada

terjadi pada gitar setrika yaitu
listrik
dan setrika ?” energi

menjadi energi

panas. Dan

perubahan pada

gitar yaitu energi

gerak menjadi

bunyi.

Menginstruksikan Masing-masing Siswa ingin

siswa untuk siswa mengetahui

menjawab mengerjakan macam-macam

pertanyaan dalam pertanyaan di energy dan

LKS. LKS. perubahannya.

Memberikan aba- Diskusi Jawaban

aba untuk kelompok untuk kelompok ditulis

mendiskusikan menentukan di kertas

jawaban jawaban tersendiri.

pertanyaan di atas kelompok.

dalam kelompok

masing-masing.

3

b. Situasi Membimbing Mengerjakan Semua anggota

Konflik kegiatan penugasan 1 dan kelompok aktif

percobaan yang 2 secara berpartisipasi.

ada di LKS. berkelompok.

c. Konstruksi Membimbing Diskusi Beberapa siswa

Gagasan siswa yang kelompok memerlukan

Baru kurang mengerti menjawab bimbingan.

dengan teknik pertanyaan pada

bertanya probing. penugasan 1 dan

2.

4. Penerapan Mengamati dan Diskusi Periksa jawaban

Gagasan membimbing menjawab yang belum

kegiatan siswa. pertanyaan. konsisten dengan

konsep ilmiah.

5. Pemantapan Mengungkapkan Mengemukakan Siswa dibimbing

Gagasan salah satu argumentasi. untuk

konsepsi awal membedakan

siswa kemudian macam-macam

dibandingkan energi.

dengan hasil

percobaan.

4

B. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

Modul ini diperuntukkan bagi peserta didik Kelas 4. Masing-masing modul saling
berurutan dan menjadi satu kesatuan pemahaman untuk dihayati dan diamalkan. Cepat
atau lambatnya penyelesaian modul tersebut sangat tergantung pada kesungguhan dan
kerajinan Anda mempelajarinya. Cara belajar Anda akan menentukan penguasaan dan
keberhasilan Anda sebagai peserta didik. Ikutilah petunjuk belajar ini agar Anda dapat
memahami isi modul ini dengan baik.

1) Yakinkan diri Anda bahwa Anda telah siap untuk belajar.
2) Tenangkan pikiran dan pusatkan perhatian Anda pada modul yang akan Anda

pelajari.
3) Berdoalah sejenak sesuai agama dan keyakinan Anda dan sekarang Anda siap untuk

belajar.
4) Baca dan pahami KD dan indikator, tujuan, serta pengantar modul agar Anda dapat

mengetahui apa yang harus dipelajari dari isi modul.
5) Baca dan pahami secara mendalam tujuan yang harus dicapai setelah melakukan

pembe- lajaran
6) Baca dan pahami pengantar modul dengan seksama.
7) Bacalah uraian materi secara seksama. Tandai dan catat materi yang belum/kurang

Anda pahami.
8) Diskusikan materi-materi yang belum dipahami dengan teman, tutor/pendidik,

dan/atau orang yang dianggap ahli dalam bidang ini.
9) Carilah sumber atau bacaan lain yang relevan dengan untuk menunjang

pemahaman dan wawasan tentang materi yang sedang Anda pelajari.
10) Kerjakan soal latihan/evaluasi dalam modul untuk mengukur tingkat penguasaan

materi sebagai hasil pembelajaran.
11) Kerjakan soal evaluasi modul sebagai syarat untuk membuka modul berikutnya.
12) Jika hasil Anda belum memuaskan jangan putus asa, cobalah lebih giat lagi belajar.

5

C. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Kompetensi Dasar 3 Indikator Kompetensi Dasar 4 Indikator

3.5 Mengidentifikasi 3.5.1 Menyebutkan 4.5 Menyajikan 4.5.1 Melaporkan

berbagai sumber sumber-sumber energi laporan hasil hasil pengamatan

energy perubahan yang terdapat di pengamatan tentang tentang sumber

bentuk energi, dan lingkungan sekitar berbagai sumber dan energi yang paling

sumber energi 3.5.2 Memberikan perubahan bentuk banyak digunakan di

alternatif (angin, air, contoh perubahan energi. lingkungan sekitar

matahari, panas bumi, bentuk energi dalam 4.5.2 Melaporkan

bahan bakar organik, kehidupan sehari-hari hasil pengamatan

dan nuklir) dalam 3.5.3 Memberi contoh tentang contoh

kehidupan sehari-hari macam-macam peralatan di rumah

dan cara menghemat sumber energi yang melibatkan
perubahan bentuk
energy alternatif

3.5.4 Menerapkan cara energi yang

menghemat energi di digunakan di rumah

rumah dan lingkungan
belajar

3.6 Mendeskripsikan 3.6.1 Mengenali 4.6 Menyajikan 4.6.1 Melaporkan

sifat-sifat bunyi dan pengertian bunyi dari laporan hasil hasil percobaan

keterkaitannya hasil percobaan 3.6.2 percobaan tentang perambatan bunyi

dengan indera Menunjukkan contoh sifat-sifat bunyi pada benda padat,

pendengaran perambatan bunyi cair dan gas.

melalui, zat/benda 4.6.2 Melaporkan

padat, cair dan gas) hasil percobaan

3.6.3 Menunjukkan tentang penyerapan

bukti/ contoh bunyi

perambatan bunyi pada

zat/benda padat, cair,

dan gas.

6

3.6.4 Menunjukkan

bukti bahwa bunyi

dapat dipantulkan atau

diserap

3.6.5 Memberikan

contoh cara

penyerapan bunyi

untuk mengurangi

kebisingan

3.7 Mendeskripsikan 3.7.1 Menjelaskan 4.7 Menyajikan 4.7.1 Melaporkan

sifat-sifat cahaya dan sifat-sifat cahaya dari laporan hasil secara lisan atau

keterkaitannya hasil percobaan tentang tulisan hasil

dengan indera pengamatan/percobaan sifat-sifat cahaya pengamatan dan/atau

penglihatan 3.7.2 Memberi contoh dalam kehidupan percobaan yang

fenomena alam yang sehari-hari, misalnya memanfaatkan sifat-

terkait dengan sifat- pemantulan dan sifat cahaya

sifat cahaya (misal pembiasan cahaya (perambatan cahaya,

pembiasan) menembus benda

3.7.3 Menunjukkan bening, pemantulan

bagian mata yang dan pembiasan)

berfungsi mengatur 4.7.2 Melaporkan

cahaya yang masuk secara lisan dan

dari gambar yang tulisan hasil

diamati pengamatan dan/atau

3.7.4 Menjelaskan cara percobaan yang

menjaga kesehatan memanfaatkan sifat-

indera penglihatan sifat cahaya

4.7.3 Membuat suatu

karya yang

menerapkan sifat-

sifat cahaya

7

D. TUJUAN PEMBELAJARAN MODUL
Materi pada modul ini menjelaskan tentang energi yang ada di sekitar kita. Dengan mem-
pe lajari modul ini diharapkan peserta didik dapat memahami tentang energi dan
menerapkan pengetahuan yang diperolehnya dalam kehidupan sehari-hari.

8

BAB II
KEGIATAN BELAJAR
A. BERBAGAI SUMBER ENERGI

Pada hari minggu Keluarga Pak Rono bekerja sama merapikan halaman rumah. Pak
Rono memangkas tanaman yang rimbun. Rika menyiram tanaman dan mengumpulkan
sampah hasil pangkasan. Bu Rono memindahkan tanaman dari pot yang rusak ke pot
baru. Rai asyik bermain sepeda di halaman, sedangkan kakek bersantai membaca surat
kabar. Halaman rumah pak Rono menjadi indah dan asri. Setiap aktivitas manusia
memerlukan energi. Memangkas tanaman, menyapu halaman, merapikan pot bunga,
bermain sepeda, dan membaca memerlukan energi.

Tahukah Anda Apakah Energi Itu?

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha. Manusia memiliki
energi yang berasal dari makanan yang dimakannya. Sehingga makanan disebut
sumber energi.

B. MACAM-MACAM ENERGI
Ada bermacam-macam energi, yaitu:

9

1) Energi dari minyak bumi

 Minyak tanah : Bahan bakar kompor

 Bensin : Bahan bakar motor dan mobil

 Solar : Bahan bakar mobil dan mesin produksi

2) Energi non minyak bumi
 Cahaya matahari

Energi panas cahaya matahari dapat digunakan untuk menjemur pakaian,

memanaskan air.
 Angin

Angin dimanfaatkan untuk menggerakkan perahu layar dan kincir angin
 Air

Air deras merupakan sumber energi. Energi air dimanfaatkan sebagai

pembangkit listrik di PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)
 Gelombang laut

Gelombang air laut menghasilkan energi yang dapat diubah menjadi energi

listrik.
 Bahan bakar bio

Merupakan bahan bakar yang berasal tumbuhan maupun hewan. Tumbuhan

sumber bahan bakar bio antara lain kelapa sawit, jarak, bunga matahari. Hewan

bisa menghasilkan biogas yang diproduksi dari kotoran hewan yang diuraikan

dengan bantuan bakteri. Gas yang dihasilkan bisa digunakan sebagai sumber

energi panas pada kompor.

PENUGASAN 1

Mengamati dan Membedakan Berbagai Sumber Energi

10

Media
a. Gambar
b. Lingkungan masing-masing peserta didik

Langkah-langkah pembelajaran
1) Amati gambar-gambar diatas
2) Kelompokkan gambar berdasarkan sumbernya dan tulislah pada kolom yang tersedia

di bawah ini
No Gambar Energi Berasal dari Minyak Bumi Energi berasal bukan

dari minyak bumi
1.
2.
3.
4.
5.

3) Sebutkan energi yang berasal dari minyak bumi dan bukan minyak bumi lainnya yang
anda temui dalam kehidupan sehari-hari dan tuliskan pada kolom di bawah ini

11

No Energi Berasal Dari Minyak Energi Bukan Berasal dari Minyak

Bumi Bumi

1.
2.
3.
4.
5.

C. PERUBAHAN BENTUK ENERGI

Setrika Radio

Gitar Lampu

Perhatikan gambar diatas! Perubahan Bentuk Energi
Energi Listrik menjadi energi panas
Benda Energi listrik menjadi energi suara
Setrika Energi Gerak menjadi energi bunyi
Radio
Gitar

12

Lampu Energi cahaya menjadi energi panas

Tahukah Anda Bahwa Energi Dapat Berubah Bentuk?

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak pernah lepas dari energi. Kita
berjalan membutuhkan energi. Sebelum membahas tentang perubahan
energi, terlebih dahulu kita bahas tentang bentuk energi.

 Energi bunyi
 Energi panas
 Energi listrik

Dari bentuk-bentuk energi di atas dapat berubah menjadi bentuk
energi lain. Contohnya

 Energi listrik menjadi energi panas, contoh setrika, oven,
kompor listrik

 Energi listrik menjadi energi gerak, contoh kipas angin,
blender

 Energi gerak menjadi energi bunyi, contoh bertepuk tangan

PENUGASAN 2

Mencari Informasi dan Melakukan Pengamatan tentang Perubahan Bentuk Energi

Media: Alat-alat rumah tangga di rumah masing-masing dan lingkungan sekitar

Langkah-langkah Pembelajaran:

1) Amatilah peralatan-peralatan di rumah Anda yang mengalami perubahan energi.
2) Tulislah nama peralatan-peralatan tersebut dan bentuk perubahan energi yang terjadi.
3) Tulislah jawaban Anda pada kolom di bawah ini

No Nama Peralatan Perubahan Energi
1.
2.

13

3.
4.

D. ENERGI BUNYI
1) Sumber Energi Bunyi

Bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Semua getaran benda yang dapat
menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Kita dapat mendengar bunyi dengan
telinga.Sumber energi bunyi banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak
sumber bunyi di sekitar kita. Contoh sumber-sumber bunyi yang ada di sekitar kita antara
lain: radio, televisi, alat-alat musik (Gitar, Gendang, dll), klakson kendaraan bermotor.
Syarat Terdengarnya BunyiSyarat terdengarnya bunyi yaitu :

a. Ada sumber bunyi yang bergetar
b. Ada zat perantara ( medium) yang merambatkan gelombanggelombang bunyi, dari

sumber bunyi ke telinga.
c. Getaran mempunyai frekuensi tertentu (20 Hz –20.000 Hz)
d. Indra pendengar dalam keadaan baik

14

2) Sifat energi Bunyi

Pernahkah Anda melihat dokter memeriksa pasiennya menggunakan stetoskop? Menurut
Anda apa yang dilakukan dokter saat menggunakan stetoskop tersebut? Ya... Stetoskop
digunakan untuk memeriksa suara dalam tubuh. Stetoskop lebih sering digu- nakan untuk
mendengarkan suara atau detak jantung pasien yang diperiksanya. Bunyi mempunyai
sifat-sifat sebagai berikut:

a. Bunyi dapat merambat melalui benda padat, cair, dan gas.
 Perambatan bunyi melalui benda padat contohnya bunyi detak jantung dapat
didengar melalui stetoskop
 Perambatan bunyi melalui benda cair contohnya kita bisa mendengar
suara 2 batu yang dibenturkan satu sama lain di dalam air.
 Perambatan bunyi melalui gas contohnya kita bisa mendengar suara petir
saat hujan

b. Bunyi dapat diserap
Bunyi dapat diserap atau diredam menggunakan benda lentur, misalnya busa, wol,
atau karpet. Hal ini bisa kita temui di bioskop

15

c. Bunyi dapat dipantulkan
Bunyi dapat dipantulkan jika mengenai benda padat seperti besi, dinding, atau
batuan. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan manusia,
misalnya:
 Mengukur kedalaman laut
 Mengukur panjang lorong goa

3) Telinga Sebagai Indera Pendengar
Pernahkah Anda berada di dekat pengeras suara yang bersuara keras? Apa yang anda
rasakan? Pasti Anda akan terganggu dan merasa tidak nyaman. Bahkan bisa membuat
telinga anda sakit. Suara yang terlalu keras dapat mengganggu kesehatan telinga kita.
Getaran bunyi merambat ke segala arah sebagai gelombang. Semakin jauh dari
sumber bunyi, maka bunyi akan terdengar semakin lemah. Kuat lemahnya bunyi
ditentukan oleh amplitudo, dan tinggi rendah nada bunyi sitentukan oleh frekuensi.

Tahukah Anda?

 Amplitudo adalah simpangan terjauh dari kedudukan kesetimbangan.
 Kedudukan kesetimbangan adalah kedudukan benda pada saat tidak

bergetar.
 Frekuensi adalah banyak getaran yang terjadi dalam 1 detik.
 Satuan getaran per detik disebut 1 Hertz (Hz)
 Bunyi yang frekuensinya teratur disebut nada, sedangkan bunyi yang

frekuensinya tidak teratur disebut desah

Telinga manusia bisa mendengar suara dengan frekuensi 20-20.000 Hz.

a. Bunyi yang jumlah getarannya antara 20 sampai 20.000 Hertz disebut audiosnik
b. Bunyi yang getarannya kurang dari 20 Hz disebut Infrasonik. Hewan adalah makhluk

hidup yang dapat mendengar suara infrasonik, misalnya Burung merpati, gajah, paus,
kuda nil, badak, jerapah, jangkrik.
c. Bunyi yang getarannya lebih dari 20.000 Hz disebut ultrasonik. Hewan yang dapat
mendengar bunyi ultrasonik antara lain lumba-lumba, kelelawar, kucing, dan anjing.

16

Telinga adalah organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai indera pendengaran dan
organ yang menjaga ke seimbangan. Telinga bisa mendengar karena memiliki reseptor
khusus yang berfungsi untuk mengenali getaran suara.

E. ENERGI CAHAYA

1) Sifat Cahaya

Pengamatan tentang sifat-sifat cahaya dengan percobaan sederhana

a. Bila Anda berada di dalam rumah yang memiliki jendela kaca bening, saat cahaya

matahari bersinar terang. Amatilah apa yang akan terjadi?

b. Cahaya matahari bisa masuk ke dalam rumah melalui lubang angin di atas jendela

rumah Anda. Amatilah apa yang Anda lihat!

17

c. Lalu tutuplah jendela tersebut dengan gorden. Amati apa yang akan terjadi?

Sifat Cahaya
 Cahaya dapat merambat lurus
 Cahaya dapat dipantulkan
 Cahaya dapat menembus benda bening
 Cahaya dapat dibiaskan
 Cahaya dapat diuraikan

2) Pelangi
Pernahkah Anda melihat melihat pelangi?
Tahukah Anda apa itu pelangi?
Pelangi terjadi karena pembiasan cahaya.
Cahaya matahari yang melewati sebuah
tetes hujan akan dibiaskan me- lewatinya.
Proses pembiasan ini me- misahkan cahaya
putih menjadi warna spektrum. Warna
spektrum
merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu,
atau sering diingkat menjadi mejikuhibiniu.
Kemudian warna-warna itu memantul di belakang tetes hujan, yang akibatnya cahaya tampak
melengkung menjadi pelangi.Sebenarnya warna pelangi tidak hanya 7. Namun mata kita
terbatas untuk membedakan semua warnanya.

18

PENUGASAN 3

Media :
1) Gelas Bening
2) Sedotan Plastik
3) Air Bening

Langkah-Langkah Pembelajaran:

1) Siapkan alat seperti pada gambar di atas.
2) Amatilah sedotan dari samping.
3) Apa yang Anda lihat terhadap sedotan?.
4) Tuliskan hasil pengamatan Anda .

F. ENERGI ALTERNATIF
1. Berbagai Sumber Energi Alternatif

Pernahkah Anda melihat rumah dengan atap yang dipasangi panel surya?
Tahukah Anda apa fungsi panel surya yang diletakkan di atas atap tersebut?
Panel surya adalah alat yang terdiri dari sel surya yang mengubah cahaya matahari

19

menjadi listrik. Matahari sebagai sumber energi terbesar dapat dimanfaatkan sebagai

sumber energi.(Panel surya). Bila Anda pernah melewati jalan tol di Indonesia, anda

dapat melihat penggunakan panel surya yang dipasang di atas tiang listrik di sepanjang

jalan tol. Sumber energi yang berasal dari minyak bumi dan gas merupakan sumber

energi yang tidak dapat diperbaharui. Sumber energi ini ketersediannya terbatas dan

suatu saat akan habis. Saat ini manusia memerlukan sumber energi lain untuk

memenuhi kebutuhan hidupnya. Sumber energi lain atau energi alternatif berasal dari

sumber energi yang dapat diperbaharui, yaitu sinar matahari, angin, air, panas bumi,

gelombang laut, dan bio. Penggunaan energi alternatif akan mengurangi kerusakan

lingkungan. (Angi St Anggari, 2017).

Kelebihan Energi Alternatif Kekurangan energy Alternatif

Energi alternatif merupakan energi Kurang efisien

terbarukan, yang mana sumber

energinya tidak akan terjadi

kelangkaan

Bersifat ramah lingkungan Biaya awal instalasi yang cukup tinggi

Pasokannya berlimpah Energi alternatif kurang bisa diandalkan

karena bergantung pada alam.

Menjadi sumber energi gratis

Mampu menggantikan penggunaan

batu bara, sebagai sumber energi

utama yang dapat merusak lingkungan.

20

2. Macam-Macam Sumber Energi Alternatif
a. Energi Matahari
Matahari merupakan sumber energi
terbesar bagi bumi. energi matahari
dapat berupa energi panas dan
energi cahaya,yang keduanya dapat
langsung kita manfaatkan. Energi
cahaya matahari membuat bumi
menjadi terang di siang hari,
sehingga kita tidak perlu menyalakan lampu. Energi matahari membantu proses
fotosintesis pada tumbuhan. Energi cahaya matahari juga bisa dimanfaatkan
oleh manusia sebagai energi alternatif untuk mobil dan pemanas air di rumah
dengan memanfaatkan sel surya.
b. Energi Angin
Tenaga angin sudah
dimanfaatkan orang sejak
dahulu, untuk menggerakkan
perahu layar dan kincir angin.
Tenaga angin dimanfaatkan
untuk menghasilkan listrik
dengan menggunakan alat
aerogenerator yang dipasang di lapangan terbuka. Semakin banyak
aerogenerator yang digunakan semakin banyak listrik yang dihasilkan.
c. Energi Air
Energi air adalah energi yang
telah dimanfaatkan secara
luas di Indonesia yang dalam
skala besar telah digunakan
pembangkit listrik. Beberapa
perusahaan di bidang pertanian bahkan juga memiliki pembangkit listrik sendiri
yang bersumber dari energi air. Di masa mendatang untuk pembangunan
pedesaan termasuk industri kecil yang jauh dari jaringan listrik nasional, energi
21

yang dibangkitkan melalui sistem mikrohidro diperkirakan akan tumbuh secara
pesat.
d. Energi Panas Bumi
Energi panas bumi (atau
energi geothermal) adalah
sumber energi yang relatif
ramah lingkungan karena
berasal dari panas dalam
bumi. Air yang dipompa ke
dalam bumi oleh manusia
atau sebab-sebab alami
(hujan) dikumpulkan ke permukaan bumi dalam bentuk uap, yang bisa
digunakan untuk menggerakkan turbin-turbin untuk memproduksi listrik. Biaya
eksplorasi dan juga biaya modal pembangkit listrik geotermal lebih tinggi
dibandinkan pembangkit-pembangkit listrik lain yang menggunakan bahan
bakar fosil. Namun, setelah mulai beroperasi, biaaya produksinya rendah
dibandingkan dengan pembangkit-pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

PENUGASAN 4

Diskusikan Macam-macam sumber energi alternatif yang ada di lingkungan tempat
tinggal Anda masing-masing.

Media: Lingkungan tempat tinggal masing-masing peserta didik.

Langkah-langkah Pembelajaran:

1) Amatilah lingkungan sekitar rumah Anda.
2) Sebutkan macam-macam energi alternatif yang anda temui lingkungan sekitar

rumah Anda.
3) Sebutkan manfaat dari setiap energi alternatif tersebut.

22

4) Tuliskan jawaban Anda pada kolom yang tersedia di bawah ini

No Energi Altrnatif Manfaat

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

G. HEMAT ENERGI

Penghematan energi adalah tindakan mengurangi jumlah penggunaan energi.
Menghemat energi berarti tidak menggunakan energi listrik untuk suatu hal yang tidak
berguna. Penghematan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien
di mana manfaat yang sama diperoleh dengan menggunakan energi lebih sedikit,
ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi.
Penghematan energi dapat menyebabkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai
lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, serta kenyamanan. Organisasi-
organisasi serta perseorangan dapat menghemat biaya dengan melakukan penghematan
energi, sedangkan pengguna komersial dan industri dapat meningkatkan efisiensi dan
keuntungan dengan melakukan penghematan energi. Sedangkan konservasi energi
adalah penggunaan energi dengan efisiensi dan rasional tanpa mengurangi penggunaan
energi yang memang benar-benar diperlukan.

Penghematan energi adalah unsur yang penting dari sebuah kebijakan energi.
Penghematan energi menurunkan konsumsi energi dan permintaan energi per kapita,
sehingga dapat menutup meningkatnya kebutuhan energi akibat pertumbuhan populasi.
Hal ini mengurangi naiknya biaya energi, dan dapat mengurangi kebutuhan
pembangkit energi atau impor energi. Berkurangnya permintaan energi dapat
memberikan fleksibilitas dalam memilih metode produksi energi. Selain itu, dengan
mengurangi emisi, penghematan energi merupakan bagian penting dari mencegah atau
mengurangi perubahan iklim. Penghematan energi juga memudahkan digantinya
sumber-sumber tak dapat diperbaharui dengan sumber-sumber yang dapat

23

diperbaharui. Penghematan energi sering merupakan cara paling ekonomis dalam
menghadapi kekurangan energi, dan merupakan cara yang lebih ramah lingkungan
dibandingkan dengan meningkatkan produksi energi. Setiap orang dianjurkan untuk
menghemat energi, termasuk kita. Hemat energi bermanfaat untuk mengurangi
pengeluaran atau biaya rekening listrik rumah tangga. (Bunda, 2014) Tahukah Anda
bagaimana cara menghemat penggunaan energi listrik di rumah?
1) Pakailah lampu hemat energi
2) Matikan alat listrik yang tidak terpakai.
3) Gunakan energi listrik lebih efi sien
4) Ikuti saran penggunaan alat listrik secara hemat
5) Pilih alat elektronik yang memiliki fi tur hemat energi
6) Buka jendela dan gorden di siang hari
7) Gunakan tangki penampung air
8) Gunakan alat elektronik dengan kapasitas secukupnya
9) Kurangi penggunaan alat listrik.

24

BAB III
EVALUASI
A. MAKSUD DAN TUJUAN EVALUASI

Sebagai upaya untuk mengetahui proses perkembangan pembelajaran
sebagaimana yang dimaksud dalam modul ini, kegiatan evaluasi perlu
dilakukan secara berstruktur. Setelah kalian mempelajarai seluruh materi
dari modul ini, pasti untuk mengujikan kemampuan kalian dengan beberapa
instrument soal dibawah ini. Adapun tujuan dan maksud evaluasi dapat
diuraikan sebagai berikut :

1) Untuk memberikan panduan kepada kalian agar memiliki standar isi
yang seragam.

2) Untuk mengetahui tingkat penerimaan dan pemahaman kalian
terhadap matei garis besar yang dikemabngkan modul ini.

3) Untuk mengetahui tingkat kesulitan materi modul ini, sehingga dapat
dilakukan perbaikan dan langkah penyesuaian dimasa dating dan
untuk memberikan masukan sebagai dasar perbikan isi modul
strategi penyampaian dan pelaksanaan pembelajaran.

Kegiatan evaluasi diberikan dalam bentuk soal tertulis melalui instrumen
pilihan ganda, dimana pertanyaan pilihan ganda berjumlah 10 item.
Dalam pertanyaan bernilai skor 1, sehingga totl skor adalah 10.
Kemudian skor tersebut diolah dalam bentuk nilai 1 sampai 100. Tingkat
pemahaman serta keterampilan daya serap ditentukan dan diperoleh skor
dari jawaban yang benar dengan kriteria sebagai berikut:

Nilai Predikat
Baik Sekali
90-100%
80-89% Baik
70-79% Cukup
60-69% Kurang

25

B. MATERI EVALUASI
1. Ruang Lingkup Materi Evaluasi
Materi yang dievaluasikan dalam modul ini meliputi berbagai
sumber energy dan macm-macam energi
2. Aspek Evaluasi
a. Aspek penguasaan peserta didik setelah mengikuti
pembelajaran
b. Aspek pengembangan sikap dan kreativitas, terutama dalam
mempresentasikan materi pembelajaran.
c. Aspek keterampilan dalam melakukan tugas dan unjuk kerja.

26

C. SOAL EVALUASI

A. Berilah tanda silang × pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar !
1. Sumber energi banyak jenisnya. Benda yang termasuk sumber energi yang tak terbatas

adalah ...
a. Bensin
b. Solar
c. Angin
d. Batubara
2. Matahari merupakan sumber energi yang sangat besar bagi mahluk hidup di bumi. matahari
merupakan sumber energi ....
a. Cahaya dan listrik
b. Panas dan listrik
c. Cahaya dan panas
d. Panas dan gerak
3. Pada saat cuaca panas kita dapat menggunakan kipas angin untuk menyejukkan ruangan.
Pada penggunaan kipas angin terjadi perubahan energi listrik menjadi ....
a. Gerak
b. Bunyi
c. Dingin
d. Cahaya
4. Menghemat energi adalah perilaku yang sangat baik. Dengan menghemat energi akan
membawa dampak positif bagi kehidupan. Berikut ini merupakan aksi penghematan energi
yang dapat dilakukan di rumah . . . .
a. Mengocok dua butir telur dengan mixer untuk membuat telur dadar.
b. Mencuci dua buah baju menggunakan mesin cuci
c. Menggunakan AC dengan jendela tertutup
d. Sering membuka dan menutup kulkas
5. Mata adalah indera penglihatan yang sangat penting. Berikut ini adalah hal yang dapat
mengganggu kesehatan mata . . . .
a. Makan makanan bergizi
b. Menonton televisi dalam keadaan gelap

27

c. Membaca dengan cahaya cukup
d. Memakai kacamata gelap di bawah matahari terik.
6. Benda yang bergetar dapat menghasilkan ....
a. Panas
b. Gaya
c. Irama
d. Bunyi
7. Tempat yang biasanya menggunakan peredam bunyi adalah ....
a. Rumah sakit
b. Studio musik
c. Kantor pemerintah
d. Rumah makan
8. Bunyi yang getarannya kurang dari 20 getaran per detik disebut ....
a. Audiosonik
b. Ultrasonik
c. Infrasonik
d. Supersonik
9. Pelangi akan terlihat setelah hujan. Pelangi terjadi karena ....
a. Penguraian cahaya
b. Pemantulan cahaya
c. Perambatan cahaya
d. Pembiasan cahaya
10. Suara bel sekolah dapat terdengar dari jarak jauh karena suara bel merambat melalui ....
a. Udara
b. Tanah
c. Air
d. Ruang

B. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar!
1. Sebutkan syarat terdengarnya bunyi!
2. Bagaimana cara menjaga kesehatan mata?
3.

28

4. Apa yang harus dilakukan apabila Anda mengalami gangguan pendengaran akibat
mendengar suara yang terlalu keras?

5. Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghemat energi listrik di rumah?
6. Sebutkan energi alternatif yang dapat Anda temui dalam kehidupan sehari-hari!

29

BAB IV
PENUTUP

A. Tindakan Lanjut

Bagi kalian yang sudah benar menjawab 80% atau
lebih dari seluruh soal evaluasi, dapat mengembangkan
pmahaman kalian tentang energy dan perubahannya.
Adapun kalian yang belum mencapai belajar tuntas 80%,
dapat mengulangi belajar dengan memilih materi-materi
yang masih dianggap sulit secara lebih teliti atau dengan
diskusi bersama teman maupun bapak/ibu guru

B. Harapan

Modul ini adalah salah satu bahan ajar mata pelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Namun harus dimengerti pula
bahwa modul ini bukn satu-satunnya rujukan bagi kalian. Untuk
melengkapi pengetahuan kalian tentang berbagai pengetahuan
alam tersebut.

Semoga modul ini dapat menyajikan materi pembelajaran
secara menarik dan menyenangkan, sehingga proses
pembelajaran bisa berlangsung efektif dan efisien.

30

C. KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda
1. (C) Angin
2. (C) Cahaya dan panas
3. (A) Gerak
4. (C) Menggunakan AC dengan jendela tertutup
5. (B) Menonton televisi dalam keadaan gelap
6. (D) Bunyi
7. (B) Studio music
8. (C) Infrasonik
9. (D) Pembiasan cahaya
10. (A) Udara

Uraian

1. Syarat terdengarnya bunyi
a. Ada sumber bunyi yang bergetar, misalnya gitar, lonceng,
b. Ada zat perantara tempat bunyi merambat, misalnya udara, air, dinding, kayu
c. Ada alat penerima bunyi yaitu telinga

2. Cara menjaga kesehatan mata adalah
a. Biasakan membaca dengan posisi duduk yang baik. Tidak Membaca sambil tiduran
b. Biasakan membaca dengan jarak antara mata dan tulisan sekitar 25-30 cm.
c. Biasakan membaca di ruang yang pencahayaannya cukup (tidak redup)
d. Makan makanan yang mengandung vitamin A, seperti sayuran dan buah-buahan
e. Tidak menatap matahari secara langsung. Gunakanlah kaca mata hitam bila kita
beraktifitas di saat matahari terik
f. Tidak mengucek mata secara berlebihan dan menggunakan tangan kotor.
g. Bila dirasakan mengalami gangguan penglihatan, segera periksa ke dokter mata.

3. Periksakan telinga Anda ke dokter THT (Telinga Hidung Tenggorokan) bila mengalami
gangguan,jangan coba mengobati sendiri.

4. Anda dapat melakukan penghematan energi listrik di rumah dengan cara:
a. Pakailah lampu hemat energi

31

b. Matikan alat listrik yang tidak terpakai.
c. Gunakan energi listrik lebih efi sien
d. Ikuti saran penggunaan alat listrik secara hemat
e. Pilih alat elektronik yang memiliki fi tur hemat energi
f. Buka jendela dan gorden di siang hari
g. Gunakan tangki penampung air
h. Gunakan alat elektronik dengan kapasitas secukupnya
i. Kurangi penggunaan alat listrik.
5. Energi alternatif yang dapat Anda temui dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
a. Sinar matahari
b. Aliran air sungai
c. Angin

32

GLOSARIUM

Energi : kemampuan untuk melakukan usaha.
Energi alternative
:energi pilihan di antara dua atau
Energi angin beberapa kemungkinan energi yang ada.
Energi panas
:energi yang timbul karena adanya angin
atau energi yang sumber energinya angin.

: energi yang timbul karena adanya panas.

33

DAFTAR PUSTAKA
Angi St Anggari, A. D. 2017. Selalu Berhemat Energi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.
Ardi, I. (2015, february 15). Materi IPA SD Kelas 4 Semester 2 : Energi Alternatif. Retrieved Desember
8, 2017, from http://irawatiardi.blogspot.co.id: http://irawatiardi. blogspot.co.id/2015/02/materi-ipa-
sd-kelas-4-semester-2-energi_15.html
Sutarno, Nono. 2009. Materi dan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Werdhiana, I Komang, dkk. 2015. “Pengaruh Model Pembelajaran Children Learning In Science
Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Pemahaman Konsep Tentang Getaran dan Gelombang
pada Kelas VIII SMP Negeri 5 Marawola”. e-Jurnal Mitra Sains, Volume 3 Nomor 1, Januari
2015 (hlm.9-19).

34


Click to View FlipBook Version