The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tata ibadah keluarga di masa raya Paskah 2021

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yesaya.marihot, 2021-03-24 03:08:40

Tata Ibadah Keluarga Paskah 2021

Tata ibadah keluarga di masa raya Paskah 2021

Keywords: Ibadah keluarga

TATA IBADAH KELUARGA DI MASA PASKAH
GKI LAYUR & BAJEM GRAND WISATA
2021

“ KEBANGKITAN-NYA MEMULIHKAN ”

Salam sejahtera oma/opa/om/tante/kakak/adik warga jemaat GKI LAYUR &
BAJEM GRAND WISATA yang dikasihi Tuhan!

Damai dan sejahtera Allah kiranya beserta dengan kita di tengah-tengah situasi
Indonesia dan dunia yang masih dilanda wabah Corona ini. Tahun ini kita harus
tetap merayakan masa Paskah di rumah kita masing-masing bersama dengan
keluarga/teman. Meski dalam situasi seperti ini, kita kiranya tetap menghayati
penderitaan dan pengorbanan Kristus bagi kita.

Berikut adalah beberapa petunjuk praktis penggunaan Tata Ibadah ini:

1. Tata Ibadah ini disiapkan untuk kita beribadah bersama dengan keluarga
atau teman-teman di tempat tinggal kita masing-masing.

2. Ibadah keluarga akan dilakukan setiap hari dalam masa Minggu
Sengsara.

3. Ikutilah unsur-unsur yang tertera dalam tata ibadah pada setiap hari. Jika
kita beribadah bersama keluarga, maka secara bergantian kita bisa
mengatur supaya semua anggota keluarga mendapat giliran untuk
memimpin ibadah.

Bersyukurlah untuk waktu-waktu beribadah bersama dengan keluarga saat
ini.

Kita beribadah bersama, kita bertumbuh bersama.

Kita berdoa bersama, kita kuat menghadapi tantangan bersama-sama dalam
kasih dan kuasa Kristus.

TATA IBADAH MALAM DOA I
Senin, 29 Maret 2021

“Pulihkanlah Kami Dari Berbagai Tindak Kekerasan”

NYANYIAN PEMBUKA
KJ 353 “Sungguh Lembut Tuhan Yesus Memanggil”
Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil,
memanggil aku dan kau.
Lihatlah Dia prihatin menunggu,
menunggu aku dan kau.
Refrein:
“Hai mari datanglah, kau yang lelah, mari datanglah!”
Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil,
“kau yang sesat, marilah!”
Janganlah ragu, Tuhanmu mengajak, mengajak aku dan kau;
Janganlah enggan menerima kasih-Nya,
terhadap aku dan kau.
Refrein...

MAZMUR RESPONSORIA (Mazmur 86: 1-6)
P : Sendengkanlah telinga-Mu, ya Tuhan, jawablah aku,
U : sebab sengsara dan miskin aku.
P : Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kau kasihi,
U : selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.
P : Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan,
U : sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.
P : Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita,
U : sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

P : Pasanglah telinga kepada doaku, ya Tuhan,
U : dan perhatikanlah suara permohonanku.

NYANYIAN
KJ 26 “Mampirlah, Dengar Doaku”
Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus
Orang lain kau hampiri, jangan jalan t’rus
Refrein:
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
Orang lain kau hampiri, jangan jalan t’rus.
Ini saja andalanku: jasa kurbanku
Hatiku yang hancur luluh buatlah sembuh.
Refrein...

MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN
✓ Doa Memohon Bimbingan Roh Kudus

✓ Pembacaan Alkitab: Yohanes 18:11 dan Mazmur 11:5

✓ Renungan

“Pulihkanlah Kami Dari Berbagai Tindak Kekerasan”
Setiap hari, kepada kita dipertontonkan berbagai tindakan kekerasan, baik
secara langsung maupun melalui media masa. Bentuknya juga beragam, mulai
dari kata-kata kasar berupa cacian dan makian, pukulan, penghinaan terhadap
bentuk tubuh, dan sebagainya.
Teks bacaan hari ini, Yohanes 18:11, menunjukkan kepada kita bagaimana
kekerasan (dalam bentuk apapun) tidak bisa menyelesaikanm persoalan. Itu
sebabnya, Yesus dengan tegas memerintahkan Petrus untuk segera
menyarungkan kembali pedangnya. Petrus tentu kecewa karena teguran Yesus

tersebut, karena ia berpikir cara ini bisa menyelamatkan Yesus. Perintah Yesus
kepada Petrus mencerminkan sikap Yesus yang antikekerasan.

Belajar dari Yesus, kita diingatkan bahwa gaya hidup anti kekerasan harus
menjadi gaya hidup kita. Bagi kita yang terbiasa menggunakan jalan kekerasan
untuk menyelesaikan masalah, bertobatlah dari sikap hidup tersebut, sebab jika
kita terus melakukan hal ini, kita sementara membentuk pelaku-pelaku
kekerasan baru di dunia ini. Bagi kita yang sering menonton berbagai peristiwa
kekerasan namun lebih memilih untuk menutup mulut dan telinga kita,
bertobatlah karena sikap diam dan acuh tak acuh kita melanggengkan terjadinya
tindak kekerasan. Bagi kita yang menjadi korban kekerasan, janganlah diam dan
menganggap bahwa situasi sulit ini adalah “takdir” yang harus saya jalani.

Lawanlah segala bentuk tindakan kekerasan terhadap Anda, bukan dengan cara
kekerasan melainkan tanpa kekerasan. Untuk alasan apapun, cara kekerasan
tidak akan pernah menyelesaikan masalah.

Saat hening

NYANYIAN
GB 69 “ Kumulai dari Diri Sendiri”

1. Kumulai dari diri sendiri untuk melakukan yang terbaik.

Kumulai dari diri sendiri, hidup jujur dengan hikmat Tuhanku.

Tekadku Tuhan: mengikut-Mu selama hidupku.

Berpegang teguh kepada iman dan percayaku.

Akan kumulai dari diriku melakukan sikap yang benar.

Biarpun kecil dan sederhana, Tuhan dapat membuat jadi besar.

2. Kumulai dari keluargaku menjadi pelaku firman-Mu.
S’lalu mendengar tuntunan Tuhan, Berserah pada rencana kasih-Mu.

Kadang-kadang lain jawaban Tuhan atas doaku,

Kupegang teguh, Tuhanku memberikan yang terbaik.....

Kumulai dari keluargaku, hidup memancarkan kasih-Mu.
Walau ‘ku lemah dan tidak layak, kuasa Tuhan menguatkan diriku.

DOA SYAFAAT
Pokok-pokok Doa Syafaat hari ini:

1. Doakanlah setiap korban kekerasan fisik maupun verbal.
2. Doakanlah setiap pelaku kekerasan agar bertobat dari perilakunya.
3. Doakanlah Indonesia dan dunia agar segera pulih dari wabah Corona.
4. ...
(Diakhiri dengan mengucapkan Doa Bapa Kami)

KOMITMEN BERSAMA
P : Saudara-saudara yang terkasih, biarlah benih firman yang telah kita

dengar jatuh ke tanah yang baik dan bertumbuh serta menghasilkan buah.
U : Seperti tanah yang baik, demikianlah hati kami dengan tekun mau

melakukan firman Tuhan.
P : Rangkul dan pulihkanlah mereka yang terluka dan hadirkanlah

kedamaian pada jiwa-jiwa yang kesepian.
U : Dengan penyertaan Roh Kudus kami siap melakukannya.

NYANYIAN PENGUTUSAN
KJ 436:1,3 “LAWANLAH GODAAN”
1. Lawanlah godaan, s'lalu bertekun; tiap kemenangan kau tambah teguh;
nafsu kejahatan harus kautentang; harap akan Yesus: pasti kau menang.
Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan;
Ia b'ri pertolongan: pastilah kau menang.

3. Allah memberikan tajuk mulia bagi yang berjaya di dalam iman;
Kristus memulihkan kau yang tertekan, harap akan Yesus: pasti kau menang.
Mintalah pada Tuhan, agar kau dikuatkan;
Ia b'ri pertolongan: pastilah kau menang.

BERKAT

P : Marilah kita memohon berkat dari Tuhan;

Kiranya kasih Allah Bapa, anugerah Tuhan Yesus Kristus, yang
kesengsaraan-Nya kita hayati,

dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian dalam kasih yang
sempurna dan yang

tidak pernah berkesudahan, kini dan selama-lamanya!

U Amin

Ingatlah setiap nama mereka yang menjadi korban kekerasan dan doakanlah
mereka.

Doakanlah diri kita juga supaya tidak terjebak dalam berbagai tindakan
kekerasan.

TATA IBADAH MALAM DOA II
Selasa, 29 Maret 2021

“Pulihkanlah Kami Dari Rasa Kehilangan”

NYANYIAN PEMBUKA
KJ. 457 “Ya Tuhan, Tiap Jam”
Ya Tuhan tiap jam ‘ku memerlukan-Mu,
Engkaulah yang memb’ri sejahtera penuh.
Refrein:
Setiap jam, ya Tuhan, Dikau keperlukan;
‘ku datang, Jurus’lamat, berkatilah.
Ya Tuhan, tiap jam penuhi hatiku,
supaya bersyukur selalu pada-Mu.
Refrein

MAZMUR RESPONSORIA (Mazmur 28: 1-3, 6-9)
P : Kepada-Mu, ya TUHAN, gunung batuku, aku berseru,
U : janganlah berdiam diri terhadap aku, sebab, jika Engkau tetap membisu

terhadap aku, aku menjadi seperti orang yang turun ke dalam liang kubur.
P : Dengarkanlah suara permohonanku,
U : apabila aku berteriak kepada-Mu minta tolong, dan mengangkat

tanganku ke arah tempat Mu yang maha kudus.
P : Janganlah menyeret aku bersama-sama dengan orang fasik
U : ataupun dengan orang yang melakukan kejahatan, yang ramah dengan

teman-temannya, tetapi yang hatinya penuh kejahatan.
P : Terpujilah TUHAN, karena Ia telah mendengar suara permohonanku.

U : TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya.
Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku
bersyukur kepada-Nya.

P : TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi
orang yang diurapi-Nya!

U : Selamatkanlah kiranya umat-Mu dan berkatilah milik-Mu sendiri,
gembalakanlah mereka dan dukunglah mereka untuk selamalamanya.

NYANYIAN
KJ 453 – Yesus Kawan Yang Sejati
Yesus kawan yang sejati bagi kita yang lemah.
Tiap hal boleh dibawa dalam doa padaNya.
O, betapa kita susah dan percuma berlelah,
bila kurang pasrah diri dalam doa padaNya.
Jika oleh pencobaan kacau-balau hidupmu,
jangan kau berputus asa; pada Tuhan berseru!
Yesus Kawan yang setia, tidak ada taraNya.
Ia tahu kelemahanmu; naikkan doa padaNya!

MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN

✓ Doa Memohon Bimbingan Roh Kudus

✓ Pembacaan Alkitab: Yohanes 19:26-27

✓ Renungan
“Pulihkanlah Kami Dari Rasa Kehilangan”

Berpisah dengan orang yang kita kasihi, entah karena kematian ataupun karena
alasan yang lain adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. Bagaimana tidak?
Orang yan selama ini bersamasama dengan kita, kini tak ada lagi di sisi kita.
Situasi dan perasaan yang sama dialami juga oleh Maria ibu Yesus, Maria –
isteri Kleopas, dan Maria Magdalena. Ketika Yesu disalibkan, mereka berdiri di

dekat salib Yesus dan memandang-Nya dengan rasa pilu dan sedih. Dalam
kesedihan itu, mereka meratapi waktu bersama dengan Yesus yang tinggal
sedikit lagi.

Sebagai seorang ibu, Maria tentu merasakan kesedihan yang mendalam. Yesus
juga merasakan hal yang sama. Dalam kesedihan-Nya itu, Yesus melontarkan
kalimat: “Ibu, inilah anakmu! Inilah ibumu!” Dengan mengatakan demikian,
Yesus ingin ibu-Nya tahu bahwa ia tidak sendiri. Ada yang akan menemaninya.
Kesedihan yang dialami oleh Maria, bisa juga kita alami dalam keseharian
hidup kita karena kehilangan orang-orang yang kita kasihi.

Kisah Yesus dan ibu-Nya mengingatkan kita bahwa kehilangan seseorang yang
kita kasihi bisa terjadi kapan saja dalam kehidupan kita. Dalam kepedihan dan
kesedihan karena peristiwa kehilangan itu, kita hanya bisa berserah dan
berharap pada Tuhan. Dalam kesedihan dan kepedihan itupun kita belajar untuk
tetap peka terhadap orang lain. Ketika Yesus mengatakan, ““Ibu, inilah
anakmu! Inilah ibumu!” Ia ingin agar peristiwa perpisahan ini diratapi tetapi
tidak lalu menumpulkan kepekaaan terhadap sesama yang membutuhkan
pertolongan dan topangan kita.

Saat hening

NYANYIAN
KJ 448:1-4 “Alangkah Indahnya”.

1. Alangkah indahnya serikat beriman, cerminan kasih

Tuhannya di dalam sorga t'rang.

2. Baik suka, baik keluh berpadu berserah;

segala doa bertemu di takhta rahmatNya.

3. Sengsara dan beban 'kan ringan rasanya,

sebab saudara seiman memikulnya serta.

4. Kendati sebentar berpisah tersedu,

di dalam Kristus kita k'lak kembali bertemu!

DOA SYAFAAT
Pokok-pokok Doa Syafaat hari ini:

1. Doakanlah setiap orang/keluarga yang sedang berada dalam masa
perkabungan dan dukacita karena kehilangan orangorang yang mereka
kasihi.

2. Doakanlah Indonesia dan dunia agar segera pulih dari wabah Corona
3. ...
(Diakhiri dengan mengucapkan Doa Bapa Kami)

KOMITMEN BERSAMA
P : Meski dalam rapat dan tangis karena kehilangan orang-orang yang
dikasihi,
U : kami mau terus melangkah dalam iman dan pengharapan.
P : Bagikanlah cinta dan kasihmu kepada sesama!
U : dengan pertolongan Tuhan kiranya kami mampu membagi cinta dan

kasih kepada sesama yang kami jumpai.
PF : Terpujilah Tuhan,
U : kini dan selamanya.

NYANYIAN PENGUTUSAN
KJ 332: 1-2 “Kekuatan Serta Penghiburan”
1. Kekuatan serta penghiburan, diberikan Tuhan padaku.
Tiap hari aku dibimbing-Nya, tiap jam dihibur hatiku.
Dan sesuai dengan hikmat Tuhan kudib’rikan apa yang perlu.
Suka dan derita bergantian memperkuat imanku.
2. Tiap hari Tuhan besertaku, diberi rahmat-Nya tiap jam.
Diangkat-Nya bila aku jatuh, dihalaunya musuhku kejam.
Yang nama-Nya Raja Maha Kuasa, Bapa yang kekal dan abadi,
Mengimbangi duka dengan suka dan menghibur yang sedih.

BERKAT

P : Marilah kita memohon berkat dari Allah:

Kiranya Allah Sumber Kasih menganugerahkan kepada-Mu hati yang
penuh kasih, agar menjadi berkat bagi semua orang di manapun Engkau
berada. Berkat dari Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus besertamu kini
sampai selama-lamanya.

U : Amin

Ingatlah setiap nama orang yang kita ketahui sedang berada dalam masa-
masa perkabungan dan dukacita karena kehilangan orang-orang yang
mereka kasihi.

TATA IBADAH MALAM DOA III
Rabu, 30 Maret 2021

“Pulihkanlah Kami Dari Pengkhianatan
Para Anggota Keluarga & Sahabat”

NYANYIAN PEMBUKAAN
KJ. 33 “Suara-Mu Kudengar”
Suara-Mu kudengar memanggil diriku,
supaya ‘ku di Golgota dibasuh darah-Mu!
Refrein:
Aku datanglah, Tuhan pada-Mu.
Dalam darah-Mu kudus sucikan diriku.

Kendati ‘ku lemah, tenaga Kauberi;
Kauhapus aib dosaku, hidupku pun bersih.
Refrein:

MAZMUR RESPONSORIA (Mazmur 63: 1-9)
P : Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau
U : Jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu seperti tanah yang

kering dan tandus, tiada berair.
P : Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat yang Kudus, sambil

melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.
U : Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan
memegahkan Engkau.
P : Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan

tanganku demi nama-Mu.
U : Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan, dan dengan

bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji.

P : Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau
sepanjang kawal malam,

U : Sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan
sayap-Mu aku bersorak-sorai.

P : Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku.

NYANYIAN
KJ 307 “ Menjulang Nyata Atas Bukit Kala
1. Menjulang nyata atas bukit kala t’rang benderang salib-Mu, Tuhanku.
Dari sinarnya yang menyala-nyala memancar kasih agung dan restu.
Seluruh umat insan menengadah ke arah cahya kasih yang mesra.
Bagai pelaut yang karam merindukan di ufuk timur pagi merekah.
2. Salib-Mu, Kristus, tanda pengasihan mengangkat hati yang remuk redam,
Membuat dosa yang terperikan di lubuk cinta Tuhan terbenam.
Di dalam Tuhan kami balik lahir, insan bernoda kini berseri,
Terkuras darah suci yang mengalir di salib pada bukit kalvari.

MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN

✓ Doa Memohon Bimbingan Roh Kudus

✓ Pembacaan Alkitab: Lukas 22:3-6

✓ Renungan
“Pulihkanlah Kami Dari Pengkhianatan Para Anggota Keluarga &
Sahabat”

Dikhianati oleh seseorang yang kita kasihi bukanlah sesuatu yang
menyenangkan. Ketika pengkhianatan terjadi kita merasakan dunia kita runtuh
berkeping-keping. Jika seseorang mengkhianati kita, maka kita merasa bahwa
orang tersebut tidak lagi setia kepada kita, bahkan kita merasa sudah diperdaya
oleh yang bersangkutan hanya supaya ia mencapai apa yang diharapkannya.

Pembacaan hari ini mengisahkan tentang pengkhianatan Yudas, salah seorang
murid Yesus. Kita tentu bertanya, bagaimana mungkin Yudas bisa melakukan
hal ini? Lukas 22:3-6 mengemukakan setidaknya ada dua alasan yang
mengemuka di sana. Pertama, ayat ke-3 menyebutkan, “Maka masuklah iblis ke
dalam Yudas yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu.”

Jika iblis sudah mengendalikan seseorang, maka segala yang jahat
menguasainya dengan segera. Jika niat jahat muncul, maka orang akan
kehilangan akal sehatnya dan tidak mampu berpikir jernih. Akibatnya, Yesus
yang tadinya adalah Guru, kini berubah menjadi lawan bagi Yudas. Alasan
kedua tampak di ayat ke-4, “Lalu pergilah Yudas kepada imam-imam kepala
dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka,...”
Alasan kedua menunjuk adanya persekongkolan antara Yudas dengan kelompok
orang-orang yang tidak menyukai Yesus. Yudas mengabaikan nilai-nilai
persahabatan yang tulus yang terbangun antara dia dengan Yesus selama ini dan
lebih menuruti ambisi pribadinya.

Teks bacaan hari ini mengingatkan kita bahwa pengkhianatan selalu berakhir
duka dan mengecewakan Karena itu, hargailah nilai sebuah persaudaraan,
persahabatan, dan relasi.

Saat hening

NYANYIAN

PKJ 282:1 “Tuhan, Tolonglah Bangunkan Iman”.
Tuhan, tolonglah bangunkan iman;
pulihkanlah kasih yang remuk.
Tuhan, tolonglah, bangunkan iman;
pulihkanlah kasih yang remuk.
Ubahlah hatiku, jamahlah diriku
biar di tanganMu berbentuk.
Tuhan, tolonglah bangunkan iman;
pulihkanlah kasih yang remuk.

DOA SYAFAAT
Pokok-pokok Doa Syafaat hari ini:

1. Doakanlah setiap orang/keluarga yang mengalami kepahitan hidup karena
dikhianati oleh anggota keluarga/sahabat/rekan kerja/rekan pelayanan.

2. Doakanlah Indonesia dan dunia agar segera pulih dari wabah Corona
3. ...
(Diakhiri dengan mengucapkan Doa Bapa Kami)
KOMITMEN BERSAMA
P : Saudara-saudara yang terkasih, kembalilah dalam kehidupan-Mu dan

nyatakanlah Kristus melalui kata dan tindakan.
U : Dengan pertolongan Tuhan, kiranya kami mampu menjadi pribadi yang

menghargai relasi antar sesama, baik di dalam hubungan pertemanan,
keluarga, pelayanan dan masyarakat untuk dunia yang penuh dengan
damai.

NYANYIAN PENGUTUSAN
KJ 376 “Ikut Dikau Saja, Tuhan ”
Ikut dikau saja, Tuhan, jalan damai bagiku;
Aku s’lamat dan sentosa hanya oleh darah-Mu
Refrein:
Aku ingin ikut Dikau dan mengabdi pada-Mu:
Dalam Dikau, Jurus’lamat, ‘ku bahagia penuh!

Ikut dan menyangkal diri, aku buang yang fana,
Hanya turut kehendak-Mu dan pada-Mu berserah.
Refrein:

BERKAT
P Marilah kita memohon berkat dari Tuhan:

Kasih Allah Bapa, anugerah Tuhan Yesus Kristus, yang kesengsaraan-
Nya kita hayati, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian
dalam kasih yang sempurna dan yang tidak pernah berkesudahan, kini
dan selama-lamanya!
U Amin

Ingatlah setiap nama orang yang pernah kita khianati.
Berdoalah bagi pemulihan luka batin mereka. Berdoalah juga bagi masing-
masing kita supaya dapat menghargai nilai sebuah relasi dengan orang lain.

TATA IBADAH MALAM DOA IV
Kamis, 1 April 2021

“Pulihkanlah Sikap Kami Yang Mengabaikan
Anggota Keluarga & Sesama”

NYANYIAN PEMBUKAAN
KJ. 454 “Indahnya Saat Yang Teduh”
Indahnya saat yang teduh menghadap takhta Bapaku:
Kunaikkan doa pada-Nya, sehingga hatiku lega.
Diwaktu bimbang dan gentar, jiwaku aman dan segar;
kubebas dari seteru di dalam saat yang teduh.
Indahnya saat yang teduh dengan bahagia penuh.
Betapa rindu hatiku kepada saat doaku.
Bersama orang yang kudus kucari wajah Penebus;
dengan gembira dan teguh kunanti saat yang teduh.

MAZMUR RESPONSORIA (Mazmur 133:1-3)
P : Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya,
U : apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
P : Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut,
U : yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.
P : Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gununggunung Sion.
U : Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk
selama-lamanya.
NYANYIAN

GB 49 “Kasih Pasti Lemah Lembut”
Kasih pasti lemah lembut, kasih pasti memaafkan,
kasih pasti murah hati. Kasih-Mu, kasih-Mu Tuhan (2X)

Refrein:

Ajarilah kami ini saling mengasihi.

Ajarilah kami ini saling mengampuni.

Ajarilah kami ini, kasih-Mu ya Tuhan,

kasih-Mu kudus tiada batasnya.

MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN

✓ Doa Memohon Bimbingan Roh Kudus

✓ Pembacaan Alkitab: 1 Timotius 5:8

✓ Renungan

“Pulihkanlah Sikap Kami Yang Mengabaikan Anggota Keluarga &
Sesama”

Anak (-anak) adalah anugerah terindah dalam kehidupan sebuah keluarga.
Karenanya, kita perlu menghargai dan menopang masamasa pertumbuhan
mereka dengan sebaik mungkin. Namun seringkali karena kesibukan, kita
mengabaikan relasi yang baik dengan anak-anak kita. Lalu kita berpikir bahwa
uang, mainan, barang-barang, handphone, dan berbagai perangkat elektronik
yang lain bisa menggantikan kehadiran kita. Akibatnya, anak kita abaikan dan
kita berlaku seolah-olah kita tidak memiliki tanggung jawab yang serius atas
mereka.

Dalam relasi anak (-anak) terhadap orangtua, kita juga menjumpai bahwa
banyak pengabaian yang dilakukan oleh anak terhadap orangtua mereka.
Seringkali kita menganggap kesibukan kerja dan berbagai aktivitas yang lain
jauh lebih penting daripada memberikan perhatian kepada orangtua yang telah
mendidik dan membesarkan kita. Akibatnya, uang dan membelikan barang-
barang (mahal) kita jadikan sebagai cara untuk menyenagkan hati para orang
tua kita. Padahal, yang mereka butuhkan bukan barang- barang tersebut,
melainkan kehadiran, perhatian, rangkulan, ciuman, dan belaian kasih kita.

Teks bacaan hari ini mengingatkan kita untuk mencintai anggota keluarga kita
dengan sepenuh hati kita. Uang, harta, barang mewah tidak bisa menggantikan
cinta kasih yang tulus dan kehadiran kita di tengah-tengah mereka.

Saat hening

NYANYIAN
PKJ 127 “Jadilah Tuhan, Kehendak-Mu”
Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu: ‘ku tanah liat di tangan-Mu.
Bentuklah aku sesuka-Mu, aku nantikan sentuhan-Mu.
Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu! Segala kuasa di tangan-Mu.
Tolonglah, Tuhan, aku lemah, jamahlah aku, kuatkanlah.
Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu! Berilah Roh-Mu kepadaku.
Kehidupanku kuasailah, hingga t’rang Kristus tampak cerah.

DOA SYAFAAT
Pokok-pokok Doa Syafaat hari ini:

1. Berdoalah bagi para orang tua, sanak saudara dan anakanak yang
diabaikan oleh keluarga mereka supaya mereka tidak patah semangat dan
putus asa.

2. Doakanlah Indonesia dan dunia agar segera pulih dari wabah Corona.
3. ...

(Diakhiri dengan mengucapkan Doa Bapa Kami)

KOMITMEN BERSAMA
P : Kembalilah ke kehidupanmu dan tebarkanlah harapan bagi mereka
yang terabaikan.
U : Kami melakukannya dengan pertolongan Allah.
P : Bagikanlah cinta dan kasih kepada keluarga dan sesama yang selama ini

kita abaikan!
U : Kami melakukannya dengan pertolongan Allah.
P : Terpujilah Tuhan,
U : kini dan selamanya.

NYANYIAN PENGUTUSAN
PKJ 274 “Pakailah Waktu Anug’rah Tuhanmu”
Pakailah waktu anug’rah Tuhanmu,
hidupmu singkat bagaikan kembang.
Mana benda yang kekal dihidupmu?
Hanyalah kasih tak akan lekang
Refrein:
Tiada yang baka di dalam dunia,
s’gala yang indah pun akan lenyap
Namun kasihmu demi Tuhan Yesus,
sungguh bernilai dan tinggal tetap.

Jangan menyia-yiakan waktumu,
hibur dan tolonglah yang berkeluh
Biarlah lampumu t’rus bercahaya,
muliakanlah Tuhan dihidupmu.
Refrein:
BERKAT
P : Marilah kita memohon berkat dari Allah:
Kiranya Allah Sumber Kasih menganugerahkan kepada-Mu hati yang
penuh kasih, agar menjadi berkat bagi semua orang di manapun Engkau
berada. Berkat dari Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus besertamu kini
sampai selama-lamanya.
U : Amin

Ingatlah setiap orang tua, saudara, anak-anak yang kita miliki.
Berdoalah untuk kebahagiaan mereka. Berdoalah juga agar kita bisa

mengasihi dan tidak menyia-nyiakan mereka.

TATA IBADAH MALAM DOA V
Jumat, 2 April 2021

“Pulihkanlah Kami Dari Kebiasaan Melakukan
Perundungan (Bullying)”

NYANYIAN PEMBUKAAN
KJ. 15 “Berhimpun Semua”
1. Berhimpun semua menghadap Tuhan
dan pujilah Dia, Pemurah dan benar.
Berakhirlah segala pergumulan,
diganti dengan kedamaian yang besar.
2. Berdoa dan jaga supaya jangan
penggoda merugikan jiwamu.
Di dunia tegaklah kemenangan
dan dasarnya imanmu yang teguh.

MAZMUR RESPONSORIA (Mazmur 103: 1-5)
P : Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
U : Pujilah nama-Nya yang Kudus, hai segenap batinku!
P : Pujilah Tuhan, hai jiwaku,
U : Dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!
P : Dia yang mengampuni segala kesalahanmu,
U : Yang menyembuhkan segala penyakitmu,
P : Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur,
U : Yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,
P : Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan,
U : sehingga masa mudamu menjadi baru seperti burung rajawali

NYANYIAN
PKJ 138 “ Setiamu, Tuhanku, Tiada Bertara”
Setia-Mu, Tuhanku, tiada bertara, di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah, Kaulah Pelindung abadi, tetap.
Refrein:
Setia-Mu, Tuhanku, mengharu hatiku,
Setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
Sehingga akupun puas lelas.
Ampunan dosaku, damai abadi, kehadiran-Mu dan bimbingan-Mu,
Kini kekuatan dan besok harapan: hujan berkat Kau beri padaku.
Refrein:

MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN

✓ Doa Memohon Bimbingan Roh Kudus

✓ Pembacaan Alkitab: Matius 27: 27-31 dan Amsal 14:21

✓ Renungan

“Pulihkanlah Kami Dari Kebiasaan Melakukan Perundungan (Bullying)”
Perundungan (bullying) adalah tindakan mengejek atau melecehkan orang lain
melalui kata-kata dan/atau sikap yang dilakukan secara sengaja. Tindakan
perundungan dapat terjadi di mana saja: keluarga, sekolah, kantor, gereja, dan
bahkan di dunia maya.
Yesus, sebagaimana digambarkan dalam teks bacaan kita hari ini juga
mengalami perundungan. Ia diolok-olok oleh seluruh anggota pasukan yang ada
di gedung pengadilan saat itu. Mereka menganggap rendah Yesus dan menilai-
Nya tidak mampu melakukan apapun untuk membela dirinya. Bahkan ketika ia
tergantung di kayu salib, ia masih menerima perundungan dari orang-orang
yang tidak menyukai-Nya.

Perundungan tidak memberi dampak yang baik bagi siapapun. Oleh karena itu,
untuk alasan apapun, katakanlah tidak terhadap perundungan. Gunakanlah kata-
kata yang membangun bukan yang menjatuhkan, apalagi menganggap rendah
orang lain. Amsal 14:21 menasihatkan kita untuk tidak menghina orang lain
karena hal tersebut adalah bentuk perbuatan dosa di hadapan Allah.

Katakanlah tidak pada tindakan perundungan. Sebab perundungan tidak
membawa sedikitpun manfaat positif bagi orang lain. Sebaliknya, karena
tindakan perundungan yang kita lakukan, kita bisa menghancurkan hidup orang
lain. Perundungan bisa menyebabkan orang yang hilang rasa percaya diri,
merasa diri tidak berguna, memiliki konsep diri yang salah, bahkan ada yang
sampai memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Saat hening

NYANYIAN
KJ. 402 “Kuperlukan Jurus’lamat
Kuperlukan Jurus’lamat, agar jangan ‘ku sesat;
s’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat.

Refrein:

Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;
bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.
Kuperlukan Jurus’lamat, kar’na imanku lemah.

Hiburan-Nya menguatkan; sungguh tiada bandingnya.

Refrein:

DOA SYAFAAT

Pokok-pokok Doa Syafaat hari ini:

1. Berdoalah bagi orang-orang yang secara sengaja maupun tidak pernah
kita ejek dan hina.Berdoalah untuk kedamaian hati mereka.

2. Berdoalah kepada setiap kita supaya tidak melakukan perundungan
(bullying) terhadap siapapun dan untuk alasan apapun.

3. Doakanlah Indonesia dan dunia agar segera pulih dari wabah Corona.

4. ...
(Diakhiri dengan mengucapkan Doa Bapa Kami)

KOMITMEN BERSAMA
P : Saudara-saudara yang terkasih,

Beranilah untuk mengatakan tidak terhadap berbagai tindakan
perundungan (bullying) kepada orang lain.
U : Dengan pertolongan Tuhan, kiranya kamu mampu memperkatakan hal-
hal yang baik kepada sesama kami.
P : Tuhan mendengar janji-Mu dan memampukanmu mewujudnyatakan
dalam kehidupan sehari-hari.

NYANYIAN PENGUTUSAN
NKB 130 “Hidup yang Jujur”
1. Hidup yang jujur hendak ku serah,
Pada Yesusku yang aku sembah.
Persekutuan, mesra dan kudus,
ingin kuikat dengan Penebus.
Refrein:
Ya Yesus kaukorbankan darah-Mu bagiku;
Kub’ri masa depanku dan hidup bagi-Mu.
Hatiku kuserahkan menjadi takhta-Mu.
Kuminta, kuasailah, seluruh hidupku.
2. Bagiku Yesus memb’ri nyawa-Nya,
menanggung dosaku di Golgota.
Terdorong kasih begitu mulia,
seluruh hidup kub’ri pada-Nya.
Refrein:

BERKAT

P : Marilah kita memohon berkat dari Tuhan:

Kasih Allah Bapa, anugerah Tuha Yesus Kristus, yang kesengsaraan-Nya
kita hayati, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian dalam
kasih yang sempurna dan yang tidak pernah berkesudahan, kini dan
selama-lamanya!

U Amin

Ingatlah nama orang-orang yang pernah Anda ejek.
Berdoalah untuk kedamaian hati mereka.Berdoalah juga untuk meminta

ampun kepada Tuhan untuk segala tindakan diri yang menyakiti hati
mereka.

TATA IBADAH MALAM DOA VI
Sabtu, 3 April 2021

“Pulihkanlah Kami Dari Perasaan Sendiri
Dan Sepi Dalam Pergumulan”

NYANYIAN PEMBUKA
KJ 26:1 “MAMPIRLAH DENGAR DOAKU”
Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t'rus
Yesus, Tuhan, dengar doaku;
Orang lain Kauhampiri, jangan jala t'rus

MAZMUR RESPONSORIA (Mazmur 22: 1-5, 19)
P : Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?
U : Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
P : Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang,
U : tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga
aku tenang.
P : Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian
orang Israel.
U : Kepada-Mu nenek moyang kami percaya; mereka percaya, dan Engkau

meluputkan mereka.
P : Tetapi Engkau, TUHAN, janganlah jauh;
U : ya kekuatanku, segeralah menolong aku!

NYANYIAN
PKJ 125:2x “DIA SANGGUP”

Dia sanggup, Dia sanggup! 'Ku tahu Dia sanggup.

Tuhanku sanggup menyelamatkanku.

Yang hancur dipulihkan, dibuka belenggu,

yang buta dicelikkan dan yang lumpuh pun sembuh.

Dia sanggup, Dia sanggup! 'Ku tahu Dia sanggup.

Tuhanku sanggup menyelamatkanku.

MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN

✓ Doa Memohon Bimbingan Roh Kudus

✓ Pembacaan Alkitab: Lukas 22:41-46

✓ Renungan

“Pulihkanlah Kami Dari Perasaan Sendiri Dan Sepi dalam Pergumulan”

Sendiri menjalani pergumulan hidup bukanlah sebuah perkara mudah. Apalagi
ketika orang-orang yang kita harapkan bisa menopang dan menguatkan kita
justru menutup mata dan bahkan pergi meninggalkan kita seorang diri pada saat
kita sedang bergumul dalam kesendirian dan kesepian yang kita alami.

Teks bacaan kita hari ini memperlihatkan bagaimana Yesus bergumul dalam
kesendirian-Nya ketika Ia akan menghadapi penderitaan dan kematian-Nya.
Dalam doa-Nya Ia seolah-olah hampir putus asa dan pasrah. Pernyataan Yesus:
“ Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini daripada-Ku; tetapi
bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi” (Mat. 22:
42), menunjukkan secara jelas bagaimana Ia bergumul dalam kesendirian.

Kisah Yesus di Taman Getsemani ini mengingatkan kita tentang dua hal
penting. Pertama, meskipun berada dalam kesendirian dan kesepian hidup ini,
tetaplah lakukan apa yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita. Jangan
pernah mengabaikan perintah dan kehendak Tuhan dalam kehidupan kita.

Kedua, berjaga-jagalah dan berdoalah bahkan ketika kesepian dan perasaan
sendiri melingkupi kita. Berjaga-jaga membuat kita tetap waspada, dan berdoa
menambah energi positif dalam diri kita.

NYANYIAN
PKJ 164: 1,3 “Jalan Hidup Tak Selalu”
Jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat,
namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat.
Mungkin langit tak terlihat oleh awan yang tabel,
di atas nyalah membusur p’langi kasih yang kekal.
Refrein:
Habis hujan tampak p’langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p’langi kasih Tuhanmu.

Jauhkan takut putus asa, walau jalanmu gelap,
perteguh kepercayaan dan langkahmu pertegap.
“Tuhan itu ada kasih”, itulah Penghiburmu,
di atas duka bercahaya p’langi kasih Tuhanmu.
Refrein:

DOA SYAFAAT
Pokok-pokok Doa Syafaat hari ini:

1. Berdoalah bagi setiap orang yang sedang berada dalam kesendirian dan
kesepian agar mereka tabah melangkah.

2. Doakanlah Indonesia dan dunia agar segera pulih dari wabah Corona
3. ...
(Diakhiri dengan mengucapkan Doa Bapa Kami)

KOMITMEN BERSAMA
P : Kembalilah ke kehidupanmu dalam pengharapan!
U : Meski hidup dalam rasa sepi dan kesendirian.
P : Bagikanlah cinta dan kasih kepada sesama!

U : Dengan pertolongan Allah kiranya kami mampu melewati pergumulan
dalam

perasaan sendiri dan sepi.
P : Terpujilah Tuhan,
U : kini dan selamanya.

NYANYIAN PENGUTUSAN
KJ 329: 1,4,5 “Tinggal Sertaku”

Tinggal sertaku; hari t’lah senja.
G’lap makin turun, Tuhan, tinggallah!
Lain pertolongan tiada kutemu:
Maha Penolong, tinggal sertaku!

Aku tak takut, kar’na Kau dekat;
susah tak pahit, duka tak berat.
Kubur dan maut, di mana jayamu?
Tuhan yang bangkit tinggal sertaku!

B’rilah salib-Mu nyata di depan;
tunjukkan jalan yang menuju t’rang.
Fajar menghalau kabut dan mendung.
Tuhan, kekal Kau tinggal sertaku!

BERKAT
P : Marilah kita memohon berkat dari Tuhan:

Kiranya Tuhan Allah Sumber Kasih memampukanmu untuk terus
menapaki hari-hari kehidupan dan menanugerahkan kepada-Mu hati yang
penuh kasih, agar menjadi berkat bagi semua orang di manapun Engkau
berada.

U Amin

Ingatlah setiap orang yang sedang berada dalam kesendirian dan kesepian.

Berdoalah bagi mereka agar tetap kuat dan tabah menjalani kehidupan.
Berdoalah juga bagi kita supaya bisa menjadi teman bagi mereka yang

merasa kesepian dan sendiri dalam menjalani pergumulan hidup.


Click to View FlipBook Version