Teknik Kerja Bengkel
3.4.1 Rangkaian Elektronika
Gambar 8.1 Rangkaian Eelektronika
3.4.2 Tata Letak Komponen dan Jalur Pengawatan
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Teknik Kerja Bengkel
Tugas
Disainlah tata letak dan jalur pengawatan rangkaian kerja diatas
Test Formatif
Lapor hasil kerja proyek
Teknik Kerja Bengkel
Lembar Kerja Peserta Didik
Jawab :
Teknik Kerja Bengkel
KEGIATAN 8 :
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat:
Mendisain rangkaian kerja dengan benar
Mendisain tata letak komponen dengan benar
Mendisain jalur pengawatan dengan benar
3.5 Proyek Pewaktu Turun
Fungsi dari pewaktu adalah sama seperti sakelar stop.
Mode metode perubahan port I/O :7 segmen LED (Output), sakelar BCD (Input)
dan sakelar Start dihubungkan dengan PORTB dalam hubungan parallel.
Masing-masing piranti disakelarkan menggunakan decoder.
Metode kontrol 7 segment LED : KOde kontrol 7 segments LED dikontrol oleh
binary-coded decimal (BCD).
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Teknik Kerja Bengkel
3.5.1 Rangkaian Elektronika
Gambar 9.1 Rangkaian Eelektronika
3.5.2 Tata Letak Komponen
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Teknik Kerja Bengkel
3.5.3 Jalur Pengawatan
Gambar 8.2Tata Letak Kompo
Tugas
Disainlah tata letak dan jalur pengawatan rangkaian kerja diatas
Test Formatif
Lapor hasil kerja proyek
Teknik Kerja Bengkel
Lembar Kerja Peserta Didik
Jawab :
Teknik Kerja Bengkel
KEGIATAN 9 :
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat:
Mendisain rangkaian kerja dengan benar
Mendisain tata letak komponen dengan benar
Mendisain jalur pengawatan dengan benar
3.6 Proyek Multivibrator Astabil
Fungsi dari multivibrator astabil sebagai pembangkit pulsa kotak, yang prinsip
kerjanya pengisian dan pengosongan serta pembalikan arah polaritas arus
kapasitor.
.
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Teknik Kerja Bengkel
3.6.1 Rangkaian Elektronika
Gambar 9.1 Rangkaian Eelektronika
3.6.2 Tata Letak Komponen dan Jalur Pengawatan
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Teknik Kerja Bengkel
Tugas
Disainlah tata letak dan jalur pengawatan rangkaian kerja diatas
Test Formatif
Lapor hasil kerja proyek
Teknik Kerja Bengkel
Lembar Kerja Peserta Didik
Jawab :
Teknik Kerja Bengkel
KEGIATAN 10 :
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat:
Mendisain rangkaian kerja dengan benar
Mendisain tata letak komponen dengan benar
Mendisain jalur pengawatan dengan benar
3.7 Proyek Osilator Sinusoidal
Osilator gelombang sinus dan cosinus pada waktu yang sama mengunakan op-
amp.
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Teknik Kerja Bengkel
3.7.1 Rangkaian Elektronika
Gambar 9.1 Rangkaian Eelektronika
3.7.2 Tata Letak Komponen
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Teknik Kerja Bengkel
3.7.3 Jalur Pengawatan
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Tugas
Disainlah tata letak dan jalur pengawatan rangkaian kerja diatas
Test Formatif
Lapor hasil kerja proyek
Teknik Kerja Bengkel
Lembar Kerja Peserta Didik
Jawab :
Teknik Kerja Bengkel
KEGIATAN 11 :
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat:
Mendisain rangkaian kerja dengan benar
Mendisain tata letak komponen dengan benar
Mendisain jalur pengawatan dengan benar
3.8 Proyek Detektor Infrared
Detektor infrared menggunakan op-amp dua tingkat dan memperkuat sinyal 1600
kaliyang dideteksi oleh infrared.Masing-masing penguatan 40 kali. Tingkat
pertama adalah (1+R12/R11)=40 kali sebab menggunakan penguatan dan
tingkat 2 adalah (R22/R21)=40 kali sebab menggunakan penguat inverting.
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Teknik Kerja Bengkel
3.8.1 Rangkaian Elektronika
Gambar 9.1 Rangkaian Eelektronika
3.8.2 Tata Letak Komponen
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Teknik Kerja Bengkel
3.8.3 Jalur Pengawatan
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Tugas
Disainlah tata letak dan jalur pengawatan rangkaian kerja diatas
Test Formatif
Lapor hasil kerja proyek
Teknik Kerja Bengkel
Lembar Kerja Peserta Didik
Jawab :
Teknik Kerja Bengkel
KEGIATAN 12 :
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat:
Mendisain rangkaian kerja dengan benar
Mendisain tata letak komponen dengan benar
Mendisain jalur pengawatan dengan benar
3.9 Proyek Osilator Segitiga
Detektor infrared menggunakan op-amp dua tingkat dan memperkuat sinyal 1600
kaliyang dideteksi oleh infrared.Masing-masing penguatan 40 kali. Tingkat
pertama adalah (1+R12/R11)=40 kali sebab menggunakan penguatan dan
tingkat 2 adalah (R22/R21)=40 kali sebab menggunakan penguat inverting.
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Teknik Kerja Bengkel
3.9.1 Rangkaian Elektronika
Gambar 9.1 Rangkaian Eelektronika
3.9.2 Tata Letak Komponen dan Jalur Pengawatan
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Teknik Kerja Bengkel
Tugas
Disainlah tata letak dan jalur pengawatan rangkaian kerja diatas
Test Formatif
Lapor hasil kerja proyek
Teknik Kerja Bengkel
Lembar Kerja Peserta Didik
Jawab :
Teknik Kerja Bengkel
KEGIATAN 13 :
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat:
Mendisain rangkaian kerja dengan benar
Mendisain tata letak komponen dengan benar
Mendisain jalur pengawatan dengan benar
3.10Proyek Osilator Segitiga
Gambar 7.1 Rangkaian Eelektronika
Teknik Kerja Bengkel
3.10.1 Rangkaian Elektronika
Gambar 9.1 Rangkaian Eelektronika
Teknik Kerja Bengkel
3.10.2 Tata Letak Komponen
3.10.3 Jalur Pengawatan
Gambar 8.2Tata Letak Komponen
Teknik Kerja Bengkel
Tugas
Disainlah tata letak dan jalur pengawatan rangkaian kerja diatas
Test Formatif
Lapor hasil kerja proyek
Teknik Kerja Bengkel
Lembar Kerja Peserta Didik
Jawab :
Teknik Kerja Bengkel
Daftar Pustaka
Anni Faridah,dkk. Teknik Pembentukan Pelat-jilid 2. Direktorat Pembinaan
Sekolah Menengah Kejuruan,-Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan
Dasar dan Menengah-Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
Cristian Guilino, Fachkunde Bauschlosser-Stahlbauer-Schmelzschweisser.Verlag
Handwerk und Technik GmbH, Hamburg, 1986.
.............., Prakticher Lehrgang Spengler fuer Einfuehrungskurse und Betriebe,
SSIV (Schweizerischer Spengler – und Installateur – Veband, Zuerich,
1984.
.............., Werkststtlehrgang fuer Spengler, SSIV (Schweizerischer Spengler –
und Installateur – Veband, Zuerich, 1973.
Teknik Kerja Bengkel