Cover Glass -> Untuk menutup hasil sayatan batuan yang merupakan hasil
pembuatan sayatan pipih tersebut.
Perlu diketahui bahwa ukuran dari pada slide glass dan cover glass tersebut ada
bermacam-macam, dan penggunaannya menurut kebutuhan.
2. Peralatan Tambahan
Karborundum dari ukuran kasar sampai halus
Berfungsi sebagai abrasi gerinda, dipergunakan pada waktu bekerja
menggunakan mesin gerinda dan gerinda tangan, ukuran karborundum yang
diperlukan adalah dari ukuran kasar sampai ukuran yang paling halus.
Gambar 1.6. Karborundum
Canada balsem untuk sample dan meng-over
Berfungsi sebagai lem yang melekatkan antara slide glass dengan asahan pipih
batuan dan juga antara asahan pipih batuan dengan cover glass.
Gambar 5.7. Canada Balsam
Cairan pembersih: xylene, alkohol, toluene
241
Berfungsi untuk mencairkan dan membersihkan sisa-sisa lem canada balsam.
Glycol atau kerosene untuk atau sebagai cairan pemolish
Berfungsi sebagai larutan pengganti air yang dipergunakan pada waktu
menggunakan mesin pemolish.
Glyceine
Berfungsi sebagai cover atau penutup sementara pada sayatan pipih batuan,
supaya hasil sayatan tidak terkena kotoran dari luar.
Spatula
Berfungsi untuk mengambil lem canada balsam dan membantu dalam proses
pengeleman sayatan maupun dalam pemasangan cover glass.
Lampu Burner
Berfungsi untuk memanaskan spatula yang digunakan untuk membersihkan
kotoran dari pada sayatan pipih batuan yang sudah jadi.
Catatan : Bahan-bahan lain yang bisa dipakai sebagai pengganti lem atau canada
balsam adalah Lakeside 70, Expoxides, Permount, Ethelen.
C. Teknik pembuatan sayatan tipis batuan
Gambar 2.8. Sketsa Prosedur
Langkah pembuatan sayatan tipis batuan adalah sebagai berikut.
1. Pemilihan sample batuan
242
2. Penentuan arah potong pada sampel. Sampel batuan dipotong dengan mesin
potong sesuai ukuran dengan tebal 1 cm, lebar 2 cm, dan panjang 4 cm.
3. Pelicinan salah satu permukaan sampel pada gerinda mesin dan hand gerinda,
penggosokan salah satu permukaan slide glass. Setelah itu ditipiskan dengan
batu asah sampai ketebalannya 0,5 cm.
4. Keping batuan ditempel pada slide glass. Sampel digerinda sampai pada
ketebalan mendekati 0,03 mm dengan mesin gerinda.
5. Untuk mengetahui ketebalan 0,03 mm ini maka diperiksa dengan mikroskop
polarisasi sampai mineral mineralnya tampak jelas dan mineral kuarsa tampak
berwarna kuning jerami dan atau mineral plagioklas berwarna putih (tidak
berwarna warni lagi pada mikroskop polarisasi sejajar nikol )
6. Pemasangan cover glass. Setelah mencapai ketipisan 0,03 mm, lalu di atas
sayatan tersebut kita Canada balsam lalu kita tutup dengan kaca penutup.
7. Sayatan dibersihkan dengan alkohol, xylene, toluene
8. Pemberian kode & no. sample pemula untuk penulisan kode sayatan (misal
LP1, bagian tengah)
9. Sample sayatan disusun dalam tray untuk dikirim ke Lab. Petrografi
10. Selanjutnya sayatan tipis siap diamati dengan memakai mikroskop polarisasi.
Gambar 2.9. Mikroskop polarisator
243
Gambar 2.10. sayatan batuan dari mikroskop
Gambar 2.11. siswa mengamati sayatan tipis
244
DAFTAR PUSTAKA
Bateman, A.M.., 1956, The Formation of Mineral Deposit Third Edition. New York :
John Willey & Sons
Bateman, A.M., & Jensen, M. L., 1981. Economic Mineral Deposit, New York : John
Willey & Sons
Best, M.G., 1982., Igenous and Metamorphic Petrology. San Fransisco: W.H Freeman
and Company
Berry L.G and Mason B., 1989, Mineralogy, Freeman W. and Co San Francisco
Blatt, H. and Ehlers, E. G. M., 1980., Petrology, Igneous, Sedimentary, and
Metamorphic. San Fransisco : W.H. Freeman and Company
Blatt, H. Middleton, G.Murray, R., 1979. Origin of Sedimentary Rock Prentice Hall,
Englewood, Dlifs
Dana ES., 1960, A Textbook of Mineralogy, John Willey and Sons Inc. New York
Danisworo C. Ir., 1980, Mineralogi (Buku Petunjuk Praktikum), Fakultas Teknik Geologi
UPN “Veteran” Yogyakarta.
Denned Williams H., 1960, Principle of Mineralogy, The Ronald Press Company, New
York. Escher BG., 1949, Algemene Mineralogie en Krystallografie, Oogsqust.
Duff, P. McL. D., 1996. Principles of Physical Geology:Holmes
Eskola, Penti Eelis, 1920. The Mineral Facies of Rocks
Fisher R.V, Schmincke H.,1984. Pyroclastic Rock , Mc Graw Hill Book Company : New
York
Flint. V.L., Essentials Of Crystalography, Peace Publisher Moscow.
Hahn, Theo, ed. (2002). International Tables for Crystallography, A(5th ed.). New York.
Huang W.T., 1962. Petrology, New York, San Fransisco, Toronto, London:Mc Graw-Hill
Book Company
245
Hutchison, Charles, 1983, Economic Deposit and Their Tectonic Setting, The
Macmillan Press LTD
James Dwight Dana., 1887, Mineralogy and Petrography, John Willey and Sons Inc.
New York
Jackson K.C., 1970, Text Book of Litology, New York:Mc Graw Hill Book Company
Kraus E., Hunt WF. and Ramsdell LS., 1959, Mineralogy, Mc Graw Hill Book Company
Inc. New York.
Koesoemadinata R.P., 1981. Prinsi-Prinsip Sedimentasi, Bandung:Departemen Teknik
Geologi ITB Kosmono, 1979, Batuan, Depdikbud, Jakarta.
Kranss, E.H. & Lawson, C. B. S., 1947. Genus and Gen Materials Fourth Edition. New
York: Mc Graw-Hill Book Company
Lindgren & Waldemar, 1933. Mineral Deposits Fourth Edition New York: Mc Graw-Hill
Book Company
Marshal, Stephen, Essentials of Geology 3rd Edition
Miyashiro, A., 1972, Metamorphism and Metamorphic Belts, London, Boston, Sidney :
George Allen and Unwin
Pettijohn F.J., 1975. Sedimentary Rocks. Third Edition, Marker, and Bow Publisher
Phillpots, Anthony, 1990. Priciples of Igneous and Metamorphic Petrology
Setia Graha, Doddy, 1987, Batuan dan Mineral, Penerbit Nova, Bandung.
Soetoto, 1979, Materi Penyusun Tubuh Bumi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta.
Sprey, A., 1979., Metamorphic Texture. Oxford New York – Toronto – Sidney – Paris –
Farnkfurt : Pergoman Press
Sukardi, 1989, Mineral Optik, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Turner, Francis John, 1948. Mineralogical and Structural Evolution of Metamorphic
Rocks pp. 1–332
246
Turner , F.J Verhoogen, 1960. Igneous and Metamorphic Rock Second Edition, New
York:Mc Graw Hill Book Company
Viser, W.A., Geological Nomenklatur
Walker, H. G. F., 1976. Petrogenesis of Metamorphic Rock. Departement of
Mineralogy and Petrology
Waters, Dave. Metamorphic facies
Williams, H. Turner , F.J, Gilbert , C. M , 1954 , Petrography , San Fransisco : W.M.
Freeman and Co.
247
Gambar sebagian dari internet :
Adit.2010.Klasifikasi.http://jurnal-geologi.blogspot.com/2010/02/klasifikasi-batuan-
metamorf-berdasarkan.html (diakses tanggal 18 November 2011 pukul 02.00 WITA)
Bernard.2010.Metamorf.http://pocongkesurupan.blogspot.com/2010/09/klasifikasi-
batuan-metamorf-menurut.html (diakses tanggal 18 November 2011 pukul 02.00
WITA)
Cici.2010. Macam Batuan.http://kuningtelorasin.wordpress.com/batuan-macam-dan-
pembentukannya/ (diakses tanggal 18 November 2011 pukul 02.00 WITA)
Hazar.2009.Batuan.http://geohazard009.wordpress.com/2009/12/09/batuan-metamorf/
(diakses tanggal 18 November 2011 pukul 02.00 WITA)
Wingma.2011.Batuan.http://wingmanarrows.wordpress.com/geological/petrologi/batua
n-metamorf/ (diakses tanggal 18 November 2011 pukul 02.00 WITA)
http://www.cas.umt.edu/geosciences//faculty/hendrix/g100/mudcracks.jpg
http://clasticdetritus.files.wordpress.com/2009/09/fff92.jpg
http://geologiterapan.blogspot.com/p/geologi.html
http://www.nr.gov.nl.ca/mines&en/geosurvey/education/features/structures/images/gra
dedlg.jpg
Roger Weller, geology instructor : [email protected]
http://s0.geograph.org.uk/photos/07/14/071404_6ecfe9b0.jpg
248