The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Mati, Bertahun yang Lalu Sebuah Novel (Soe Tjen Marching)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tlogosadangmtsm, 2022-05-24 09:18:21

Mati, Bertahun yang Lalu

Mati, Bertahun yang Lalu Sebuah Novel (Soe Tjen Marching)

Tuhan telah mengutuk Sisyphus untuk mendorong batu karang

ke puncak gunung dengan sekuat tenaga. Untuk selama-lamanya.
Karena di ketinggian sana, batu itu akan menggelinding lagi ke

bawah. Bagi mereka, tiada hukuman yang paling mengerikan
daripada sebuahjerihpayahyang sia-sia.

Albert Camus, "lhe Myth o/Sisyhus".

"Secelah ia berjanji akan terus memperbolehkan aku tetap mem­
biayai Rahma, aku bersedia kawin dengannya.

Aku bekerja setiap hari, begitu keras, kacena aku tak mau

adikku kembali pada nasibku yang hanya lulusan SMA. Karena
aku cidak mau mereka menjadi robot yang mendorong bacu ke
atas, hanya untuk menggelinding lagi ke bawah. Aku cahu, ia
bisa meneruskan perjuangan kita dengan jauh lebih berhasil.

Di buku harianku, aku selalu mencatat apa saja yang telah

ai raih: Rahma berhasil lulus dengan nilai tinggi tapi dia tidak

diterima menjadi dosen di almamacernya karena aktivicas poli­
tiknya.

Rahma anak yang cemerlang. Namun, ia hanya mendapat pe­
kerjaan di perusahaan yang tidak dsi ukainya.

Ton mulai ngomel.

Bagaimana dengan keluarga kica sendiri? Ton juga ingin

punya anak. Anak sendiri, bukan anak domplengan."
Beberapa minggu kemudian, sebelum ia sempat menerobos­

kan seluruh tubuhnya dalam bemo, ia berkata dengan setengah
tersengal: "Rahma . . ."

*

100

Rahma . . . punya rencana lain sekarang, kacanya dengan
tersengal, beasiswa di Australia! Aku jadi punya semangat baru

karenanya. Aku bekerja lebih keras dari biasa. Rahma menulis
surat pada 21 universitas di Australia, tentu saja semua dengan

perangko tercatat, kalau tidak surat-surat bisa lenyap semua.
Dia harus menerjemahkan bermacam dokumen dan melega­

lisir semuanya. lni bukan hal yang murah. Aku ikut membiayai.

Setelah itu, membuat proposal-siang clan malam. Berbulan­
bulan lamanya, hanya itulah yang ada dalam hidupnya.

Dan bagiku, hidup adalah menyaksikan keberhasilan Rahma.

Tak ada satu hari pun tanpa membicarakan rencananya. la ingin

sekali tinggal di Sydney.
Rahma meminjam beberapa buku tentang Sydney setiap

ada kesempatan, clan bertanya pada teman-teman clan bekas

muridnya yang sempat ke sana, sehingga ia tahu berapa ongkos
hidup, di mana bisa tinggal clan berbelanja yang murah.

Kalau ke pasar, tunggu sampai hampir cutup. Waktu itu,
buah clan sayurnya diobral. Juga beli roti, kalau malam sekali,
bisa lebih murah, karena besok paginya roti-roti itu sudah
kadaluwarsa. Cuma perut Indonesia yang cukup tahan makan
makanan yang sudah kadaluwarsa.

Di sana ada Paddy's market yang jualan barang bekas. Baju
bekas yang bagus juga ada clan murah-murah.

Ah, kok kamu mau beli baju rombengan? Nggakgengsi?
Tapi di sana, banyak orang beli baju bekas kok. Apa nggak
takut kudsian?

Kan bisa dicuci? Takut kudisan itu kan cuma kebodohan
orang-orang berduit yang menjaga gengsi. Makanya babu nggak

101
















































































Click to View FlipBook Version