PRAKTEK PENYUSUNAN PROPOSAL Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas pada Mata Kuliah Penelitian Tindakan Kelas Dosen Pengampu: Dr. Anie Rohaeni M. M.Pd Disusun Oleh : Yayi Mardhiyyah 20.03.3684 Revan Maulana Dzikri 20.03.2632 Deti Nurjanah 10.0482 PROGRAM PENDIDIKAN AGAAMA ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM PERSIS BANDUNG 2003 H/1444 M
i KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat Rahmat, karunia, dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pokok bahasan “Praktek Penyusunan Proposal ” dengan baik. Dan juga kami berterima kasih pada Dr. Anie Rohaeni.M.M.Pd selaku Dosen Mata Kuliah Penelitian Tindakan Kelas IAI PERSIS BANDUNG yang telah memberikan tugas kepada kami dan membimbing kami pada saat ini. Kami sangat berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi semuanya dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan bagi kami maupun pembaca. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan baik dari segi kata, pengejaan maupun materi dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan makalah ini. Bandung, 30 Oktober 2023 Penulis
ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR………………………………………………………………………..i DAFTAR ISI………………………………………………………………………………….ii BAB I………………………………………………………………………………………….1 PENDAHULUAN…………………………………………………………………………….1 A. Latar Belakang Masalah…………………………………………………………………..1 B. Rumusan Masalah………………………………………………………………………...1 C. Tujuan Penulisan………………………………………………………………………….1 BAB II…………………………………………………………………………………………2 PRAKTEK PENYUSUSNAN PROPOSAL………………………………………………...2 A. Proposal penelitian………………………………………………………………………..2 B. Langkah-langkah Menyusun Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK)………………..2 BAB III………………………………………………………………………………………10 PENUTUP…………………………………………………………………………………...10 A. Kesimpulan………………………………………………………………………………10 B. Saran……………………………………………………………………………………..10 DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………..11
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kemampuan menyusun proposal penelitian sangat penting untuk merencanakan dan mengusulkan suatu kegiatan atau proyek penelitian. Secara umum ada aturan aturan, baik yang bersifat metodologi maupun teknis dalam penyusunan proposal. Aturan-aturan itu pada umumnya bersifat universal. Meskipun untuk hal-hal tertentu yang bersifat teknis ada yang harus di sesuaikan dengan kebutuhan Lembagalembaga tertentu. Dalam kaitannya dengan penyelesaian studi perguruan tinggi, penyusunan proposal penelitian adalah Langkah awal tatkala seorang mahasiswa bermaksud Menyusun suatu skripsi (S1), tesis (S2), dan disertasi (S3). Melihat begitu pentingnya proposal penelitian, maka akan dipelajari tentang proposal penelitian. B. Rumusan Masalah 1. Apa pengetian Proposal Penelitian? 2. Apa saja Langkah-langkah penyusunan proposal penelitian? C. Tujuan 1. Untuk mengetahui pengertian Proposal Penelitian 2. Untuk mengetahui Langkah-langkah Penyusunan Proposal Penelitian
2 BAB II PRAKTEK PENYUSUNAN PROPOSAL A. Prorposal Penelitian Proposal penelitian adalah sesuatu yang sangat penting dalam suatu penelitian karena: (1) proposal penelitian merupakan panduan atau pedoman bagi peneliti dalam melaksanakan tahapan-tahapan penelitian; (2) permohonan dana dan izin penelitian selalu mempersyaratkan adanya proposal penelitian. Adapun definisi proposal penelitian menurut para ahli, antara lain; 1. Sugiyono (2013), proposal penelitian adalah pedoman yang berisikan berbagai legiatan serta langkah-langkah anasistematis yang akan diikuti ileh seorang peneliti dalam melakasanakan suatu penelitian. 2. Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D, proposal penelitian adalah suatu bentuk dokumen rencana kerja yang terdiri atas semua unsur-unsur pokok dalam suatu proses penelitian. Proposal penelitian harus berisikan informasi yang cukup bagi si pembaca untuk mengevaluasi penelitian yang dilakukan. 3. Prof robertus wahyudi triweko, Ph.D, proposal penelitian yaitu suatu bentuk dokumen rencana kerja dimana terdiri atas semua unsur-unsur pokok dalam suatu proses penelitian. Proposal penelitian tersebut berisikan sebuah informasi yang cukup untuk pembaca dan mengevaluasi penelitian yang dilakukan. B. Langkah-langkah Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 1. Judul penelitian Judul Sebaiknya Dirumuskan dengan singkat dan spesifik, serta mencerminkan permasalahan pokok yang akan dipecahkan dalam PTK, judul dipaparkan secara deklaratif, jelas padat dan tidak memberi kemungkinan penafsiran yang beragam. Usahakan jumlah kata judul tidak lebih dari dua puluh kata. Judul haruslah mencerminkan sebuah aktivitas, mudah dipahami dan kita dapat menebak isi penelitian tersebut. Hal pokok yang harus tertulis dalam judul adalah gambaran dari apa yang dipermasalahkan dalam PTK yang merupakan variable Y (misalnya: peningkatan hasil belajar siswa dan bentuk Tindakan (treatment) yang akan dilaksanakan untuk menyelesaikan masalah yang merupakan variable X (penerapan
3 model pembelajaran kooperatif). Judul PTK juga harus membuat keterangan tentang tempat penelitian, waktu penelitian, kelas yang dijadikan penelitian dan mata Pelajaran yang dijadikan PTK. Contoh Judul Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 1. Meningkatkan aktivitas Belajar Suswa Melalui Penggunaan Peta pada Pembelajaran Pengetahuan Sosial 2. Meningkatkan Sikap positif siswa Melalui Metode Bermain Peran di SD…. 3. Meningkatkan Prestasi Belajar Melalui Tutor Sebaya pada Siswa Kelas 3 SDN Soreang 01 4. Meningkatkan Keberanian Bertanya Melalui Metode Kooperatif Learning di SD… 5. Meningkatkan Prestasi Hasil Belajar Melalui Belajar Kelompok pada Mata Pelajaran….Kelas…SD…. Judul PTK harus membuat unsur-unsur sebagai berikut: (1) ada masalah yang akan diteliti (variable Y); (2) ada Tindakan untuk mengatasi masalah (variable X); (3) ada subjek (siswa kelas…); dan (4) lokasi yang spesifik (tempat dan waktu penelitian). Sedangkan pola judul dalam PTK adalah: (1) PenerapanX untuk Meningkatkan Y pada Mata Pelajaran …Kelas…Sekolah…; (2) Upaya Meningkatkan Y Melalui pada Mata Pelajaran…Kelas…Sekolah…;(3) Optimalisasi X untuk Meningkatkan Y pada Mata Pelajarana…Kelas…Sekolah… 2. Sistematika Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) BAB I Pendahuluan 1. Latar Belakang Masalah Dalam Latar belakang masalah peneliti menjelaskan beberapa hala yaitu: (1) mengapa masalah yang di teliti itu penting;(2) kondisi yang diharapkan (da sollen) dan kondisi yang ada (das sein) sehingga jelas adanya kesenjangan yang merupakan masalah yang menuntut untu dicari pemecahannya yang tepat melalui PTK; (3) kemukakan secara jelas bahwa masalah yang akan diteliti merupakan sebuah masalah yang nyata terjadi didalam PBMdisertai data faktualnya dan diagnosisnya;(4) menyinggung teori uang melandasi diajukannya gagasan untu memecahkan masalah; (5) apa yang membuat peneliti merasa gelisah dan resah sekiranya masalah tersebut tidak diteliti;(6) gejala-gejala
4 kesenjangan apakah yang terjadi dilapangan sebagai dasar pemikiran untuk memunculkan permasalahan;(7) kerugian-kerugian dan keuntungan-keuntungan apa yang terjadi kalua masalah tersebut tidak diteliti; (8) masalah yang akan diteliti merupakan sebuah masalah penting dan mendesak untuk dipecahkan;(9) dijelaskan pula Tindakan yang akan dikenakan pada subjek pelaku tindakan. (10) dalam pendekatan latar belakang masalah pada umumnya memakai pendekatan deduksi, yakni dari hal yang sifatnya umum ke hal-hal yang sifatnya khusus (kerucut terbalik). 2. Identifikasi Masalah Identifikasi Masalah adalah kegiatan yang mendeteksi melacak, menjelaskan aspek permasalahan yang muncul dan berkaitan dari judul penelitian atau dengan masalah atau variable yang akan diteliti. Hasil identifikasi dapat diangkat beberapa permasalahan yang saling berkiatan satu dengan yang lainnya. Contoh: Identifikasi masalah dari judul PTK “Upaya peningkatan Hasil Belajra dan Aktivitas siswa dalam Pembelajaran Pengetahuan Sosial melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Kelas V SDN Kali Baru Jakarta Utara.” Dari latar belakang masalah, dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut: a. Pembelajaran pengetahuan sosial di kelas masih monoton b. Belum ditemukan strategi pembelajaran yang tepat c. Belum ada kolaborasi antara guru dan siswa d. Metode yang digunakan bersifat konvensional e. Rendahnya kualitas pembelajaran pengetahuan sosial f. Rendahnya prestasi siswa untuk Pelajaran pengetahuan sosial 3.Perumusan masalah Perumusan masalah dalam PTK adalah beberapa pertanyaan yang akan terjawab setelah tindakan selesai dilakukan. Perumusan masalah dilakukan dengan kalimat tanya dengan mengajukan alternatif tindakna yang akan dilakukan. Contoh Perumusan masalah PTK: Apakah penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan pemecahan masalah pada mata Pelajaran Sosiologi kelas X di SMA 1 Tegal?
5 4. Cara Memecahkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Cara memecahkan masalah adalah cara atau tindakan yang akan digunakan dalam pemecahan masalah dalam PTK. Contoh cara memecahkan masalah PTK: Cara pemecahan masalah yang akan digunakan dalam PTK ini yaitu metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Dengan metode ini diharapkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS akan meningkat. 5. Hipotesis Tindakan Rumuskan hipotesis berdasarkan pada cara memecahkan masalah dalam PTK. Contoh Hipotesis tindakan dalam PTK: Dengan diterapkan model kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi siswa dalam mata Pelajaran IPS di Sd X 6. Tujuan penelitian tindakan kelas Tujuan Penelitian Tindakan kelas berdasarkan topik atau masalah PTK. Tujuan PTK merupakan jawaban terhadap masalah penelitian. Contoh tujuan PTK: a. Guru dapat meningkatkan strategi dan kualitas pembelajaran IPS di Sd X b. Siswa merasa dirinya mendapatkan perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, ide, gagasan dan pertanyaan. 7. Manfaat Penelitian Rumuskan manfaat penelitian berdasarkan pada topik atau masalah PTK. Contoh manfaat penelitian: a. Proses belajar mengajar IPS di Sd X menjadi menarik dan menyenangkan. b. Ditemukan strategi pembelajaran yang tepat (tidak konvensional) tetapi bersifat variatif.
6 BAB II Kajian Teori Teori-teori relevan yang dapat digunakan untuk menjelaskan tentang variable yang akan diteliti, sebagai dasar untuk memberi jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang diajukan (hipotesis) serta penyusunan instrument penelitian. Contoh kerangka teori dari judul PTK “Upaya peningkatan Hasil Belajra dan Aktivitas siswa dalam Pembelajaran Pengetahuan Sosial melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Kelas V SDN Kali Baru Jakarta Utara.”: 1. Hakikat model pembelajaran kooperatif (Cooveratif learning) Tipe Jigsaw 1.1 Pembelajaran kooperatif (Cooverative Learning) 1.2 Tipe Jigsaw 2. Hakikat Hasil Belajar dan Motivasi siswa dalam Pembelajaran IPS SD 1.1.Hakikat Hasil Belajar 1.2.Hakikat Motivasi Siswa dalam Pembelajaran IPS SD BAB III Metodologi Penelitian 1. Setting Penelitian Menjelaskan tentang tempat dan waktu PTK dilakukan serta berapa siklus PTK yang akan dilakukan 1.1 Tempat Penelitian 1.2 Waktu Penelitian 1.3 Siklus PTK 2. Persiapan PTK Dalam persiapan PTK peneliti menjelaskan Standar kompetensi yang akan dijadikan PTK. Peneliti juga menguraikan instrument yang diperlukan dalam PTK (Lembar observasi, Lembar evaluasi, LKS dan lain-lain). 3. Subjek Penelitian PTK dilaksanakan dikelas mana dan jumlah siswa yang menjadi sasaran PTK 4. Sumber Data Sumber data dalam PTK, seperti siswa, guru, teman sejawat dan lain-lain
7 5. Teknik dan Alat Pengumpulan Data Prinsip pengumpulan data dalam PTK tidak jauh berbeda dengan penelitian formal. Dalam PTK umumnya dikumpulkan dua jenis data, yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Dalam PTK guru peneliti dapat menggunakan berbagai sumber data, seperti: Dokumen (catatan hasil belajar) dan portofolio, buku harian, jurnal, video, foyo-foto, laporan pengamatan, wawancara, angket, dan tes. a. Contoh Teknik pengumpulan data PTK sepert tes, observasi, wawancara, dan diskusi antaravguru, teman sejawat, dan kolaborator untuk refleksi hasil siklus siswa b. Contoh alat pengumpulan data PTK, seperti tes, observasi, wawancara, kuesioner, dan diskusi. 6. Indikator Kinerja Indikator kinerja adalah suatu kriteria yang digunakan untuk melihat tingkat keberhadilan kegiatan PTK dalam meningkatkan atau memperbaiki mutu pembelajaran dikelas. Contonya: a. Siswa Tes: rata-rata nilai ulangan harian. Misalnya, sekurangkurangnya 80 persen siswa dapat mengerjakan soal-soal dengan benar tentang peta Observasi: keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar b. Guru Dokumentasi: kehadiran siswa Observasi: hasil observasi 7. Analisis Data Tahapan sesudah pengumpulan data adalah analisis data. Dalam PTK analisis dilakukan peneliti sejak awal, pada setiap aspek kegiatan penelitian.
8 Dalam pelaksanaan PTK ada dua jenis data yang dapat dikumpulkan oleh peneliti, yakni: a. Ddata kuantitatif (nilai hsil belajar siswa) dapat dianalisis secara deskriptif. Dalam hal ini peneliti menggunakan analisis statistic deskriptif. Misalnya, mencari nilai rata-rata, presentase dan lain-lain. b. Data kualitatif, yaitu data yang beruoa informasi berbentuk kalimat yang memberi gambaran tentang ekspresi siswa berkaitan dengan tingkat pemahaman terhadap suatu mata Pelajaran (kognitif). 8. Prosedur Penelitian Siklus 1 PTK 1) Perencanaan adalah persiapan yang dilakukan untuk pelaksanaan PTK 2) Pelaksanaan tindakan, yaitu deskripsi tindakan yang akan dilakukan, scenario kerja tindakan perbaikan yang akan dikerjakan dan prosedur tindakan yang akan diterapkan. 3) Pengamatan atau observasi, yaitu prosedur perekaman data mengenai proses dan produk dari implementasi tindakan yang dirancang. 4) Analisis dan refleksi Siklus 2 PTK 1) Perencanaan: tim peneliti membuat rencana pembelajaran berdasarkan hasil refleksi dari siklus pertama 2) Pelaksanaan: guru melaksanakan pembelajaran berdasarkan rencana pembelajaran hasil refleksi pada siklus pertama 3) Pengamatan: tim peneliti (guru dan kolaborator) melakukan pengamatan terhadap aktivitas pembelajaran. 4) Refleksi: tim peneliti melakukan refleksi terhadap pelaksanaan siklus kedua dan Menyusun rencana (replaning) untuk siklus ketiga.
9 Siklus 3 PTK 1) Perencanaan :tim peneliti membuat rencana pembelajran berdasarkan hasil refleksi pada siklus kedua 2) Pelaksanaan: guru melaksanakan pembelajaran berdasarkan rencana pembelajran hasil refleksi pada siklus kedua. 3) Pengamatan: tim peneliti melakukan pengamatan terhadap aktifitas pembelajaran. 4) Refleksi: tim penelti melakukan reffleksi terhadap pelaksanaan siklus ketiga dan menganalisis serta membuat kesimpulan atas pelaksanaan pembelajaran yang telah direncanakan dengan melaksanakan tindakan (treatment) tertentu. 9. Personalia Penelitian Sebutkan tim peneliti yang terlibat dalam PTK disertai dengan rincian dan beban tugas masing-masing anggota PTK. 10. Rencana Pembiayaan Rencana Pembiayaan berupa uraian yang mengungkap semua biaya yang diperlukan untuk melakukan PTK 11. Rencana Kerja Rencan kerja berupa urutan-urutan kerja mulai dari awal kegiatan sampai penyusunan laporan PTK. Urutan Kegiatan tersebut mencakup jenis kegiatan apa saja yang akan dilakukan dan kapan akan dilaksanakan. 12. Daftar Pustaka Daftar Pustaka disusun berdasarkan abjad nama pengarang atau penulis. 13. Lampiran Bahan-bahan yang diperlukan dalam lampiran adalah: a. Instrument penelitian b. Data-data penting c. Daftar Riwayat hidup Peneliti (Curiculum Vitae) d. Dan hal lain yang diperlukan dalam proposal PTK.
10 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Proposal penelitian adalah sesuatu yang sangat penting dalam suatu penelitian karena: (1) proposal penelitian merupakan panduan atau pedoman bagi peneliti dalam melaksanakan tahapan-tahapan penelitian; (2) permohonan dana dan izin penelitian selalu mempersyaratkan adanya proposal penelitian. Langkah-langkah penyusunan proposal penelitian tindakan kelas terdiri dari: Judul penelitian, sistematika proposal penelitian tindakan kelas, terdiri dari: BAB I: Latar belakang masalah, identifikasi masalah, perumusan masalah, cara memecahkan masalah PTK, hipotesis tindakan, tujuan penelitian tindakan kelas. BAB II kajian teori, BAB III: setting penelitian, persiapan PTK, subjek penelitian, sumber data, Teknik alat pengumpulan data, indicator kinerja, analisis data, prosedur data, personalia penelitian, rencana pembiayaan, rencana kerja, daftar pustaka, dan lampiran. B. Saran Dalam pembuatan makalah ini, kami sebagai penulis sangat menyadari banyak terdapat kesalahan dan kekurangan yang jauh dari kata sempurna. Tentunya, penulis akan selalu memperbaiki atau merevisi kesalahan-kesalahan berdasarkan ketentuan pembuatan makalah dan juga sumber atau referensi yang dapat dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kepada para pembaca sekiranya menyumbangsihkan saran dan kritikan yang membangun dan positif terhadap makalah yang kami buat. Kami ucapkan terima kasih.
11 DAFTAR PUSTAKA Gramedia.com/literasi/proposal-penelitian Penelitianilmiah.com/proposal penelitian Kunandar,S.Pd., M.Si.2010.Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta. PT raja Grafindo Persada.