The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Peserta Bimwin mampu memehami bagaimana memenuhi kebutuhan dan mengelola keuangan keluarga

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Marlia Rahim, 2023-07-01 22:21:34

MATERI BIMWIN : MEMENUHI KEBUTUHAN DAN MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA

Peserta Bimwin mampu memehami bagaimana memenuhi kebutuhan dan mengelola keuangan keluarga

Keywords: Materi Bimwin

BINGO MANUSIA Hari Pertama Kegiatan Kelas Mengenal Satu Sama Lain MEMENUHI KEBUTUHAN & MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA


BINGO MANUSIA Hari Pertama Kegiatan Kelas Mengenal Satu Sama Lain Profile Biodata Marlia Rahim, S.Ag.,M.Ag CP : 081354611039 Email : [email protected] Activias : Penyuluh Agama/ Fasilitator Bimwin Kementerian Agama Kota Makassar


BINGO MANUSIA Hari Pertama Kegiatan Kelas Mengenal Satu Sama Lain Tujuan Peserta/catin mampu mengidentifikasi ragam kebutuhan keluarga (aku-kamu-kita/primer- sekunder-tersier/fisiknonfisik/materiil-immateril). Menyadari posisi pemenuhan kebutuhan sebagai ibadah dalam Islam, yang moderat (tidak israf dan tidak tabzir) Menyadari berbagai alternatif dalam pemenuhan kebutuhan Berbagi peran dan kerjasama dalam pemenuhan kebutuhan Memahami perspektif pengelolaan keuangan keluarga


Pokok Bahasan Ragam Kebutuhan Keluarga Pemenuhan Kebutuhan adalah Ibadah Mencari berbagai alternatif melalui potensi diri masing-masing anggota keluarga Berbagi Peran dan Kerja sama (team work) Mengelola keuangan keluarga


Metode • Brainstorming (curah gagasan) • Kerja Individu • Diskusi pasangan • Refleksi diri


Pertanyaan • Apa saja hal-hal yang dibutuhkan oleh sebuah keluarga yang baru menikah?


Konsep Dasar Dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga Bagi umat Islam, pernikahan memiliki makna yang dalam yang bukan hanya aktifitas yang dilaksanakan demi pemenuhan kebutuhan manusia sebagai makhluk social, tetapi juga merupakan bagian dari aktifitas ibadah kepada Sang Pencipta. Allah SWT


Pernikahan memiliki dua dimensi ganda Dimensi Duniawi Dimensi Ukhrawi Yang berkaitan dengan manusia sebagai makhluk sosial Yang berkaitan dengan Sang Pencipta dengan menjadikannya sebagai bagian dari ibadah


Kebutuhan dan Keinginan Kebutuhan Keinginan adalah semua yang dibutuhkan manusia yang HARUS dipenuhi demi menunjang aktivitas kehidupan sehari-sehari, biasanya bersifat mendesak, mengikat dan terkait FUNGSI objektif. adalah sesuatu di atas kebutuhan yang INGIN dipenuhi manusia pada sesuatu hal yang dianggap kurang, tidak memiliki keharusan untuk segera terpenuhi, ia hanya tambahan dari kebutuhan pokok yang telah terpenuhi, untuk memuaskan SELERA subjektif.


Kebutuhan Fisik dan Non Fisik Kebutuhan Fisik terdiri dari seluruh kebutuhan-kebutuhan yang bersifat MATERIIL, yang biasanya bertumpu pada ketersediaan FINANSIAL. Kebutuhan Sandang Kebutuhan Pangan Kebutuhan Papan dan biaya-biaya yang terkait dengan kesehatan, pendidikan, dan pengamanan, dan lainnya. Diantara kebutuhan fisik dalam keluarga adalah :


Lanjutan… Kebutuhan non fisik merupakan kebutuhan yang terkait dengan psikologi anggota keluarga, yang bisa dipenuhi tanpa bergantung pada FINANSIAL. Semua kebutuhan FISIK DAN NON-FISIK dibutuhkan oleh seluruh keluarga, baik suami, istri, orang tua, dan anak-anak. Dengan demikian, dalam keluarga akan terjadi sikap SALING menjaga, SALING menghormati, dan SALING menyayangi. Di antara contoh kebutuhan non fisik adalah : rasa mencintai dan dicintai, kasih sayang, rasa aman, merasa terlindungi, diperhatikan, dijaga, dihormati, dihargai, dan lainnya.


Contoh Kebutuhan Keluarga Makanan Minuman Rumah Mobil Melanjutkan sekolah Pendidikan Kesehatan Pelukan Alat kontrasepsi Perhatian Kasih sayang Waktu luang Tabungan Dihormati Tenang Warisan Deposito Komunikasi Musyawarah Lemari Cinta Ketenangan Rasa aman Berlibur Haji Kejujuran Hubungan seksual Motor Pakaian Bekerja Setia Terbuka


Daftar Kebutuhan Pribadi KEBUTUHAN FISIK KEBUTUHAN NON-FISIK


Kebutuhan Keluarga Kebutuhan Pribadi Suami Kebutuhan Pribadi Istri Kebutuhan Pribadi Anak


Daftar Kebutuhan Bersama KEBUTUHAN FISIK KEBUTUHAN NON - FISIK


Terwujudnya Keluarga Sakinah, Mawaddah dan Rohmah Pemenuhan Kebutuhan Keluarga Zawaj Mitsaqan Ghalizan Mu’asyarah bil Ma’ruf Musyawarah Taradhin/ Saling Ridho


5 Pilar KS dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga 2. Mitsaqan ghalizan/janji kokoh, 1. Zawaj/berpasangan, 3. Mu’asyarah bil ma’ruf/saling berbuat baik, 4. Musyawarah/saling berembug, dan 5. Taradhin/saling rela dan menyenangkan.


Pilar zawaj/berpasangan 1. Memandang kebutuhan diri dan pasangan sama pentingnya, untuk sampai pada kebutuhan bersama 2. Memenuhi kebutuhan pasangan, dengan tidak menafikan kebutuhan diri, atau sebaliknya. 3. Kebutuhan bersama (yang telah disepakati) didahulukan sebagai prioritas dari kebutuhan diri.


Pilar Mitsaqan ghalizan/janji kokoh 1. Menetapkan sesuatu sebagai kebutuhan yang akan mengokohkan makna berkeluarga 2. Menetapkan sesuatu sebagai prioritas karena mengokohkan relasi berpasangan, dan makna berkeluarga 3. Memenuhi kebutuhan dengan cara-cara yang tidak (meminimalisir) menghancurkan makna dan relasi berkeluarga.


Pilar Mu’asyarah bil Ma’ruf 1. Memastikan kebutuhan keluarga sebagai bagian dari kebaikan untuk diri pasangan dan keluarga. 2. Memenuhi kebutuhan diri dan keluarga dengan cara yang berdampak baik bagi diri dan keluarga. 3. Kebaikan diri, pasangan, dan keluarga, sama penting, dan tidak saling menafikan satu sama lain.


Pilar Musyawarah 1. Membicarakan bersama untuk memutuskan sesuatu sebagai kebutuhan keluarga. 2. Mengekspresikan kebutuhan diri, dan pandangan masing-masing mengenai kebutuhan bersama (keluarga). 3. Memberi kesempatan dan mendengar pandangan pasangan, dan semua anggota keluarga yang lain, dalam proses memutuskan kebutuhan bersama (keluarga).


Pilar Taradhin 1. Keputusan diambil setelah mendengar dari semua anggota keluarga, oleh yang paling kompeten, dengan tetap menghormati pandangan yang lain/berbeda. 2. Pemenuhan kebutuhan dilakukan dengan team-work, berbagi peran, dengan memperhatikan modal yang dimiliki masing-masing. 3. Merayakan setiap capaian-capaian kecil dan besar dari proses pemenuhan kebutuhan, dengan mengapresiasi semua peran anggota keluarga.


Dasar Pemenuhan Kebutuhan Keluarga Keadilan Pemenuhan Kebutuhan Keluarga


Aktivitas Para Peserta (Berpasangan) Kebutuhan CS Masing-masing pasangan (calon suamiCS dan calon istri-CI) berembug bersama, untuk menentukan: 1. Apa yang menjadi kebutuhan bersama (keluarga) dari Daftar kebutuhan pribadi masingmasing? 2. Modal apa yang dimiliki masing-masing untuk memenuhi kebutuhan tersebut? Kebutuhan CI Kebutuhan Bersama Prioritas 1 Prioritas 2 Prioritas 3 Prioritas 4 Prioritas 5 Prioritas 1 Prioritas 2 Prioritas 3 Prioritas 3 Prioritas 2 Prioritas 1 Prioritas 4 Prioritas 4 Prioritas 5 Prioritas 5


IDENTIFIKASI PRIBADI (Pasangan laki-laki dan perempuan) POTENSI SUMBER DAYA


Diskusikan Seperti apa pembagian tugas mencari nafkah dan mengurus rumah tangga yang ideal untuk pasangan suami istri? mengapa? Strategi apa yang dibutuhkan untuk mengelola potensi dan sumberdaya masing-masing pasangan guna mewujudkan 5 prioritas kebutuhan bersama?


POLA KEPEMIMPINAN KELUARGA AYAH/SUAMI IBU/ISTRI ANAK PEMIMPIN Bekerja (PUBLIK) Bekerja (DOMESTIK) Bekerja (PUBLIK) Diasuh Ayah ? Bekerja (PUBLIK) Bekerja (PUBLIK) Diasuh orang lain ? Bekerja (DOMESTIK) Bekerja (DOMESTIK) Diasuh bersama ? Bekerja (PUBLIK) Bekerja (DOMESTIK) ---- ---- ---- ---- Bekerja (PUBLIK) Bekerja (DOMESTIK) Diasuh Ayah Diasuh Ayah Diasuh Ibu Diasuh Ibu Ayah Ayah Ibu Ibu Bekerja (DOMESTIK) Diasuh Ibu ? Catatan: ? = Kepemimpinan keluarga diputuskan dalam musyawarah bersama suami istri, bisa juga melibatkan anak.


BINGO MANUSIA Hari Pertama Kegiatan Kelas Mengenal Satu Sama Lain


Orang zaman sekarang suka sekali membeli barang yang tidak dibutuhkan, untuk pamer dan mencari harga diri dari orang yang tidak disukai, dengan uang yang tidak dimiliki.


Seberapa besar yang anda akan dapatkan dengan berinvestasi Rp. 100.000,- per bulan selama... Perkiraan Imbal Balik Lama Berinvestasi 10 Tahun 20 Tahun 30 Tahun 0% Rp. 12.000.000 Rp. 24.000.000 Rp. 36.000.000 5% Rp. 15,592,929 Rp. 41,274,631 Rp. 83,572,638 10% Rp. 20,655,202 Rp.76,569,691 Rp. 227,932,532 15% Rp. 27,865,727 Rp. 151,595,497 Rp. 700,982,061 20% Rp. 38,236,355 Rp.316,147,937 Rp. 2,336,080,176 sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.


Kenaikan Harga Emas


PERBANDINGAN IMBAL HASIL INSTRUMEN INVESTASI


BINGO MANUSIA Hari Pertama Kegiatan Kelas Mengenal Satu Sama Lain LALU SEBAIKNYA BAGAIMANA ?


dimulai dari BERSYUKUR dilanjutkan dengan BERUSAHA MENJEMPUT REZKI BERAMAL & BERBAGI diakhiri dengan BERSYUKUR


dilanjutkan dengan BERUSAHA س ن َ ْ ِ ْل ْ ل س ِ َ ي ْ َّ ن ل واَ ْ َ ٰ س َ َنا َ َّ َّ ِ ن ا ِ نا Dan bahwasanya seseorang manusia tidak memperoleh (apa-apa), selain apa yang telah di usahakannya (QS. An Najm: 39)


BINGO MANUSIA Hari Pertama Kegiatan Kelas Mengenal Satu Sama Lain Dilanjutkan dengan MENJEMPUT REZEKI ِ ة ف ٍ َّ ب ۤ دا َ ن ْ َ ِ َنا َ و ر ِض َ ْ َ َّ ْ ى ا ِر ِ هّٰللا ى َ عل َ َّ نا َّ ِ َ ا َ ْزُه ْ Dan tidak ada suatu binatang melatapun dibumi, melainkan Allah yang memberi rezekinya (QS Hud:6)


BINGO MANUSIA Hari Pertama Kegiatan Kelas Mengenal Satu Sama Lain Dilanjutkan dengan BERAMAL & BERBAGI هض ِر ْ هق ذ ْي ي ِ َّ َذا ال ن ْ َ ض َ ر ْ َُ َ هّٰللا نا َ ه ل عفَ ٗ ِ ه ض ي نا فَ سن َ ح نا ََ َ َناف ْضع اَ ٗٓ ه ة ٗ ر َ ي ْ ِ ث Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak. (QS. Al Baqarah: 245)


BINGO MANUSIA Hari Pertama Kegiatan Kelas Mengenal Satu Sama Lain Diakhiri dengan BERSYUKUR ى غن و اَ ْ هَ ه ه َّٗ ن واَ َ ى ل ن ْ واَُ َ dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan (QS an-Najm:48)


MENGAPA PERENCANAAN KEUANGAN PENTING? ❑ Ada tujuan-tujuan yang ingin dicapai ❑ Biaya hidup yang terus naik ❑ Kehidupan perekonomian yang tidak bisa diprediksi ❑ Resiko-resiko yang semakin besar: sakit, kehilangan pekerjaan, usaha bangkrut, masalah hutang-piutang ❑ Pelayanan jasa keuangan yang semakin inklusif


inflasi Asumsi standar: 6% Contoh: Biaya Awal Tahun SD Biaya (2022) : Rp. 1.000.000 Usia Anak (2022 ) : 1 tahun Biaya (2029) : Rp. 1.611.000 Contoh: Biaya hidup Biaya (2020) : Rp. 5.000.000 /bln Usia Ayah (2020) : 30 tahun Usia Ayah Pensiun : 60 tahun Biaya (2050) : Rp. 28.717.456/bln


Gula IDR 1,700 IDR 12,500 IDR 10,800 635% 15% Detergen IDR 3,000 IDR 22,500 IDR 19,500 650% 15% 1996 2020 Hero Save Gula Pasir Lokal 1 kg 1,700 Rinso Deterjen Bubuk 1 kg 3,000 Gula Pasir Lokal 1 kg 12,500 Rinso Deterjen Bubuk 1 kg 22,500 Fakta: Dengan melihat perbandingan harga barang tahun 1996 dan 2020, bisa kita lihat bahwa kenaikan harga barang setiap tahunnya 12-15%. Pertanyaan yang timbul selanjutnya apakah keuntungan investasi/tabungan yang kita lakukan sudah bisa mengalahkan inflasi?


INCOME BIAYA Biaya Hidup Pendidikan Kesehatan ASET LIABILITIES Bisnis Properti Emas & Logam Mulia lain Paper Assets KPR KPM Hutang PEKERJAAN


BERDASARKAN BUKU “CASHFLOW QUADRANT” (ROBERT KIYOSAKI) ANDA BEKERJA UNTUK UANG ASET BEKERJA UNTUK UANG


INCOME BIAYA Biaya Hidup Pendidikan Kesehatan ASET LIABILITIES Bisnis Properti Emas & Logam Mulia lain Paper Assets KPR KPM Hutang PEKERJAAN


APA YANG PERLU DIATUR? Tujuan keuangan Dana yang perlu disiapkan Dana Darurat Dana Pendidikan Anak Dana Hari Depan (Pensiun) Dana Ibadah/Haji Rencana keluarga Rumah, kendaraan, liburan, dan lain-lain Arus Kas (Cashflow)


aplikasi: KAKEKU kalkulator keuangan keluarga


TUJUAN KEUANGAN KELUARGA NO TUJUAN HARAPAN TERCAPAI LANGKAH 1 Pendidikan Anak 2 Punya Mobil Desember 2021 3 Punya Rumah Mei 2025 4 Ibadah Umroh 2030 5 ...


INVESTASI صد َ ح َ َنا َ نا فَ ً۬ ب َ دأ َ ن َ ِي سن ِ ٰ َ ب ۡ س ن َ َ عو ه ر ْز َ َۡ نا َل ت َ ُ َّ َّ ِ هۦۤ إ ِ ل ِ ه ب ۢ سن ه ِى ه ف روه م فَ َذ ه َنا ۡ َّ َ ِ ُّ ت ً۬ ليْل ِ َ ُ َنا َّ َ ِ ً۬ ليْل ِ َ ُ َّ َّ ِ ن إ َّ َ ه َ م ل ۡ ه َت دۡ َّ َ َنا ُ ن َ َ ۡ هَل ۡ َأ ي ً۬ د دا ش َ ِ ً۬ ٰ ب ۡ س ل َك َ ِ َذٲ د ِ ع َۡ ن ب ۢ َ ِى ِ ت ۡ َأ م ي َّ ه ن ث َ و ه هَل ۡ َأ ت ِ ف ً۬ م عنا ل َك َ ِ َذٲ د ِ ع َۡ ن ب ۢ َ ِى ِ ت ۡ َأ م ي َّ ه ن ث َ و ه صن ِ ص ِ ع َۡ ه ي ِي ِ ح ف هۡ و ت َ س َّنا ه ن للن َ رو َنا هُ ه هَ ه ي ي ِ Yusuf berkata: “supaya kamu bertanam tujuh tahun lamanya sebagaimana biasa, maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan, kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit) kecuali sedikit dari yang kamu simpan”. (QS Yusuf: 47-49)


Click to View FlipBook Version