The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Fiqih Kelas VII

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Minnanur R Faradiase, 2023-01-10 02:14:57

Modul Fiqih

Modul Fiqih Kelas VII

Keywords: Modul

‫تَ ابَر َع َت َكََرا َت َفػَر َض ال َكَفاَي َت اََداءَ َه تَػَعلى‬H‫ى َعَلى 』 َذا اَل َمي‬H‫َا َص ل‬

Ushalli `ala hadzal mayyiti arba`a takbiratin fardhal kifayati ada`an lillahi ta`ala
Artinya : "Saya shalatkan mayit laki-laki ini empat kali takbir fardu kifayah karenaAllah
ta'ala "

Apabila jenazahnya perempuan :

‫تَتَ ابرَ َع َت َكََارتَ فػََر َض الكََفاَي َت اََداءَ هَ تَػَعلى‬H‫َ اَل مَي‬o‫ى َعَلى َ』 َذ‬H‫َا َص ل‬

Ushalli `ala hadzihil mayyitati arba`a takbiratin fardhal kifayati ada`an lillahi ta`ala
Artinya : "Saya shalatkan mayit perempuan ini empat kali takbir fardu kifayahkarena
Allah ta'ala"

Apabila jenazahnya gaib (tidak berada di depan orang yang menshalati :

‫ َت ا لَغاَئبَ ارَب َع َت َكََار َت فَػَر َض ال َكَفاَي َت اََداَء هَ تَػَعلى‬H‫لى َعَلى الَمَي‬H‫اَ َص‬

Ushalli `ala mayyitil gha`ibi arba`a takbiratin fardhal kifayati ada`an lillahi ta`ala

Artinya : "Saya shalatkan mayit yanggaib empat kali takbir fardu kifayah karena

Allah ta'ala"

2. Sesudah takbir meletakkan tangan di bawah dada (bersedekap) seperti shalat

biasa lalu membaca Surat Al-Fatihah

34.. TMaekmbibra(ckaedsuhaa)laswaamtb:il mengangkat tangan dan bersedekap.

‫م َد‬Dَハ َ‫ دَ وَ َعلَىال َسَي َدان‬D‫َ م‬ハ ‫م ص لَ َعَلى َسيَ دَاَن‬D ‫الل َه‬

Allahumma shalli `ala sayyidina muhammad wa `ala ali sayyidina muhammad

Bacaan s‫تَم‬Dhَハ‫َي‬aD‫َصل‬l‫َان‬aَ‫يَ د‬wَ‫مَاس‬a‫َك‬t‫ى‬yَ‫ل‬.‫َع‬a‫َد‬nD‫َكم‬g‫َر‬ハََ‫وب‬leَ‫ََدنا‬nH‫سَي‬g‫َم‬k‫َ』َي‬a‫َارَل‬p‫اىََبػا‬aَ‫ناََعل‬d‫وََد‬aH‫سَي‬lَ‫د‬a‫م‬Dh‫َل‬ハَ‫ا‬: َ‫َسيَ َدان‬ ‫بػَىرا َ』َيعلَمَ َى‬H‫َدَنا َصَلَا‬ ‫م‬D َ‫َال ه‬
‫وَ َعلَى‬ ‫َسَي‬
‫َد َعلَوَىعَلَىَعلَاََلى‬
ََ‫ َدنَا اََبػَرا َ』َي م‬H‫م دََ كَ َما َابَكَر َت َعلَى َعَل َى سََي َداَن اََبػَار َ』َي َم وََعلَى اَل َسي‬D ハَ َ‫ َدان‬H‫سَي‬
.َ‫ََي د‬ノَ َ‫ََي د‬チَ َ‫ك‬D‫ََ اَلَعالََمَََ َان‬

Allahumma shalli `ala sayyidina Muhammad, wa`ala ali sayyidina Muhammad. Kama
shallaita `ala sayyidina Ibrahima wa `ala ali sayyidina Ibrahim, wabarik `ala sayyidina
Muhammad wa `ala ali sayyidina Muhammad, kama barakta `ala sayyidina Ibrahima wa


`ala `ali sayyidina Ibrahim.

Artinya : Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad beserta keluarganya,
sebagaimana Engkau telah memberi rahmat kepada Nabi lbrahim beserta


keluarganya. Berilah berkah kepada Nabi Muhammad beserta keluarganya,

sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan

keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha mulia.

56.. MTaekmbibrakceatigdaoa(buenrtsuekdemkaaypatlaygai)itu : َ『żَ‫َ『َ َوعَافََ『 اوَ َع َف َع‬チ‫ ا َغَفَلرَ َ『 اَوَر‬D‫ال َه م‬

Allahummaghfir lahu warhamhu wa`afihi wa`fu `anhu

Artinya : "Ya Allah ampunilah dia, rahmatilah dia, maafkanlah dia, hapuskanlah

segala dosa-dosanya dan jadikan surga sebagai tempat kembalinya `
87.. MSeelmanbjuatcnayadotaak:bir ke empat dan bersedekap kembali

‫ا وَلَ『َ اَله‬żَ‫َ َاو َغَفَرل‬o‫ا بػََع َد‬ż‫ت‬D‫ وََا َتػَ َف‬oَ‫ا اَ َجَر‬ż‫رَََم‬シََ ‫مَ َا‬

Allahumma ta tahrimna ajrahu wala taftinna ba`dahu waghfir lana walahu

Artinya : "Ya Allah janganlah Engkau halangi kami atas pahalanya, janganluh Engkau
fitnah kami atas kepergiannya dan ampunilah kami dan dia”
9. Selanjutnya mengucapkan salam dua kali, sama seperti shalat-shalat yang lain.

Konfirmasi

Berilah tanda silang pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang paling benar!

1. Pak Mansyur akan menjadi khatib dalam shalat jum'at, untuk menjadi khatib dalam shalat

jum'at dia harus suci dari hadats dan najis.Suci dari hadast dan najis termasuk ...

khutbah.

a. syarat sahnya b. rukun c. keutamaan d. kesempurnaan

2. Pada waktu khatib duduk di antara dua khutbah, jamaah hendaknya . ...

a. membaca selawat Nabi saw.

b. membaca istigfar

c. membaca Al-Qur'an walau satu surah

d. segera bangun dari tidurnya

3. 3. Jika orang-orang yang tidak terkena kewajiban shalat Jum'at menghadiri shalat Jum'at

dan shalat bersama imam, hukumnya ..... dan ia tidak perlu lagi shalat Dhuhur.

a. Sah b. mubah c. makruh d. sunah

4. Dalam shalat Jenazah, setelah takbir kedua kemudian membaca ....

a. al-Fatihah b. selawat Nabi saw. c. doa iftitah d. doa untuk jenazah

5. Berikut ini yang bukan termasuk syarat sah shalat Jenazah adalah ....

a. berdiri (jika mampu) c. menghadap kiblat

b. badan suci dari hadats dan naiis d. telah tiba waktu shalat

6. Shalat jum'at dilaksanakan pada waktu melaksankan dhuhur, karena telah masuk waktu

dhuhur termasuk .....shalat Jum'at.

a. rukun b. syarat sahnya c. sunah d. kesempurnaan


7. Pada hari jum'at Pak Ahmad pergi ke Masjid untuk melaksanakan shalat jum'at,

Sedangkan Istrinya tidak ikut melaksanakan shalat jum'at , karena hukum melaksanakan

shalat Jum'at bagi wanita adalah ....

a. mubah b. makruh c. b. fardu/wajib d. haram

8. Sebelum kita melaksanakan shalat jum'at, disunahkan untuk melakukan beberapa hal

dalam shalat jum'at. Berikut ini yang tidak termasuk sunah shalat Jum'at ialah ....

a. memakai harum-haruman

b. mandi terlebih dahulu

c. berangkat dan pulang lewat jalan yang berbeda

d. duduk menghadap kiblat/khatib

9. Ketika shalat jum'at khatib mengucapkan tahmid, shalawat dan mengucapkan dua kalimat

shahadat. Hal-hal tersebut termasuk.......... dalam khutbah jum'at.

a. Rukun b. sunah c. kesempurnaan d. keutamaan

10. Kita dianjurkan untuk selalu mendo'akan sesama muslim, dalam shalat jum'at pun kita
membacakan do'a untuk kaum muslimin dan muslimatyang dilakukan pada ….

a. awal khutbah b. pertengahan khutbah c. akhir khutbah d. awal dan akhir khutbah

11. Amir menyalatkan jenazah tetangganya yang kafir. Padahal dalam Islam Hukum

menyalatkan jenazah orang kafir dan musyrik adalah ....

a. mubah b. makruh c. haram d. mandub

12. Siswa-siswi MTs melakukan shalat Ghaib untuk saudara-saudara kita yang meninggal
akibat gempa yang terjadi di Padang. Shalat Gaib adalah shalat Jenazah yang ….

a. jenazahnya sudah dikubur

b. jenazahnya sulit dilihat

c. jenazahnya dirahasiakan

d. jenazahnya tidak ada di depan orang yang menyalatkan

13. Ahmad tidak berdosa karena tidak menyalatkan jenazah tetangganya yang muslim jika ....

a. belum kenal dengan jenazahnya. c. sudah ada yang menyalatkannya

b. jenazahnya perempuan d. tidak mendapat izin keluarganya

14. Posisi imam shalat Jenazah, apabila jenazah itu laki-laki adalah harus sejajar dengan
kepala jenazah, jika jenazah itu perempuan maka posisi imam berada ….

a. sejajar dengan perut jenazah c. sejajar dengan pinggang jenazah

b. di belakang jenazah d. di samping jenazah
15. Takbir sebanyak empat kali termasuk ….

a. rukun shalat jenazah c. sunah shalat jenazah

b. wajib shalat Jenazah d. keutamaan shalat Jenazah

Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan tepat!

1. Jelaskan pengertian shalat jum`at!
2. Sebutkan golongan orang Islam yang tidak wajib melaksanakan shalat jum`at!
3. Sebutkan syarat dan rukun khutbah jum`at!
4. Sebutkan syarat sah shalat jenazah!
5. Sebutkan rukun shalat jenazah!


MODUL 6
SHALAT JAMA’, SHALAT QASHAR, SHALAT JAMA QASHOR

DAN SHALAT DALAM KEADAAN DARURAT

Standar Kompetensi

6. Melaksanakan tata cara shalat jamak, qasar, jamak qasar, dan shalat dalam
keadaan darurat

Kompetensi Dasar
a. Menjelaskan ketentuan shalat jamak, qashar, dan jamak qashar
b. Mempraktikkan shalat jamak, qashar, dan jamak qashar
c. Menjelaskan ketentuan shalat dalam keadaan darurat ketika sedang sakit dan di

kendaraan
d. Mempraktikkan shalat dalam keadaan darurat ketika sedang sakit dan di

kendaraan

Pendahuluan

Umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan shalat wajib lima waktu yang sudah
ditetapkan ketentuan-ketentuannya (libat modul 2), seperti harus dilaksanakan dengan
berdiri, menghadap kiblat, waktunya ditentukan dan lain sebagainya. Akan tetapi
dalam keadaan tertentu, misal dalam perjalanan, sakit atau keadaan darurat umat
Islam diperbolehkan melaksanakan shalat tidak seperti yang kalian pelajari dalam
modul 2. karena itu, marilah kita pelajari modul ini dengan sebaik-baiknya.

Elaborasi

SHALAT JAMA

 Pengertian Shalat jama`
Jama` menurut bahasa berarti mengumpulkan. Sedangkan shalat jama` menurut

istilah adalah mengumpulkan dua shalat wajib yang dikerjakan dalam satu waktu
dengan sendiri-sendiri. Hal ini merupakan rukhshah (keringanan) dari Allah dalam
melaksanakan shalat dalam keadaan tertentu.

Menjamak shalat hukumnya mubah atau boleh bagi orang yang sudah memenuhi
syarat. Adapun shalat yang boleh dijamak adalah shalat dhuhur dengan shalat Ashar
dan shalat Maghrib dengan shalat Isya'.


‫تََايَ َع‬ Sabda Rasulullah S『َ‫َي‬Aَ‫َعل‬W َ‫ى اه‬D‫ رَ َسَوَل ََ اهَ َصل‬: َ‫عَ َن أنَس َقال‬

َ‫ َل َقػَب لَ اَن‬シََ‫ مَ إََذا إََر‬D‫َو َسل‬

‫ػ َه َما َواََذا َزا َعتَ َػقَب لَ اَ َن‬żَ‫ َمعَ ػَبَيػ‬メََ َ‫ نَػَال‬D‫َهَر إََى َوَق َت اَلَع َصَر َث‬E‫سَ أَ َجَر الظ‬ ‫ش َم‬D ‫ال‬

َ‫ البخارى و مسلم‬o‫ َرَك َب َروا‬D‫َهَر َث‬E‫ى الظ‬D‫ َل َص ل‬シََ‫َػيَر‬

Artinya : "Dari Anas ia berkata : Rasulullah SAW apabila berangkat sebelum
tergelincir matahari, maka beliau akhirkan shalat dhuhur ke Ashar, kemudian (dalam
perjalanan) beliau turun (dari kendaraan) menjamakkan kedua shalatitu. Apabila beliau
berangkat sesudah tergelincir matahari, maka beliau kerjakan shalat dhuhur baru
berangkat naik kendaraan" (HR. Bukhari dan Muslim)

 Macam-Macam Shalat jama`
1. Jamak Taqdim, adalah mengumpulkan dua shalat wajib dikerjakan pada waktu

yang pertama (awal). Jamak taqdim ada dua macam yaitu :
a. Mengumpulkan shalat dhuhur dan shalat ashar , dikerjakan pada waktu

Dhuhur.
b. Mengumpulkan shalat maghrib dan shalat isya', dikerjakan pada waktu

Maghrib
2. Jamak Ta'khir, adalah mengumpulkan dua shalatwajib yang dikerjakan pada

waktu yang kedua (akhir). Jamak ta'khir ada dua macam, yaitu :
a. Mengumpulkan shalat Dhuhur dan shalat Ashar, dikerjakan pada waktu

Ashar.
b. Mengumpulkan shalat Maghrib dan shalat Isya', dikerjakan pada waktu

Isya'

 Syarat-Syarat Shalat Jama`
1. Musafir, orang yang sedang dalam perjalanan dan perjalanannya tidak untuk

maksiat.
2. Jarak perjalanan minimal 80.64 km (menurut sebagian ulama` tidak disyaratkan

jarak jauhnya perjalanan sebagaimana tersebut di atas (jauh dekat sama saja)
3. Tidak boleh makmum dengan orang yang mukim
4. Dalam keadaan tertentu, seperti : sedang sakit, hujan lebat
5. Berniat shalat jamak


 Praktek Shalat jama` Dhuhur dengan Ashar
1. Lakukan shalat Dhuhur empat raka`at dengan diawali niat. Bila diucapkan lafal

niat tersebut sebagai berikut :


َ‫ َمَوعَا َم َع الَع َصَر ارَب َع رََكَعا َت َم َسَتػَقبَ َل الََقَبػلََة أََداء‬ノََ ‫َهَر‬E‫لى فػََر َض الظ‬H‫َأ َص‬ َ‫َه تَػعلَى‬

Ushalli fardhad dhuhri majmu`an ma`al ashri arba`a raka`atin mustaqbilal
qiblati ada`an lillahi ta`ala

Artinya : ”Aku mat shalat dhuhur empat raka`at bersama ashar karena Allah"

2. Kerjakan shalat Dhuhur sebagaimana shalat dhuhur biasa. (sejak dari takbiratul

ikhram sampai salam).

3. Setelah melakukan salam, segera berdiri untuk melakukan shalat Ashar dengan

َ‫ء‬n‫َدا‬iَ‫أ‬at‫ػلََة‬m‫َلَقَب‬e‫ ا‬n‫َل‬jaَ‫َقب‬m‫سََتػ‬ak‫َم‬ s‫َت‬ha‫كََرَعا‬latَ‫ع‬n‫اَبر‬ya‫َر‬.‫َه‬ E‫ظ‬B‫ل‬i‫ ا‬laَ‫ع‬ ‫َم‬diu‫َعا‬c‫َو‬aَ‫ م‬pノََka‫َر‬n‫ َص‬la‫َع‬fa‫ ال‬ld‫ َض‬ni‫َر‬a‫َػف‬tn‫ى‬yH‫ل‬a‫ َص‬aَ‫أ‬dalah sebagai berikut :

َ‫تَػعلَى‬ َ‫ه‬

Ushalli fardhal `ashri majmu`an ma`adz dhuhri arba`a raka`atin mustaqbilal
qiblati ada`an lillahi ta`ala

Artinya : ”Aku niat shalat ashar empat raka`at bersama dhuhur karena Allah"
4. Lakukan shalat Ashar empat raka`at sebagaimana biasanya. (sejak dari

takbiratul ikhram sampai salam).

 Praktek Shalat jama` Maghrib Dengan Isya`

1. Lakukan shalat Maghrib tiga raka`at dengan diawali niat. Bila diucapkan lafal

niat tersebut sebagai berikut :
‫ مََوَعا َمعَ الَعشَاَء ثاَثَ رََكَعاتَ َم َستَػَقَب َل الََقَبػلََة‬ノََ ‫لىَ فػََر َض الَ َم َغَر َب‬H‫َأ َص‬
َ ‫أَداء هَ ػَتَعلَى‬
Ushalli fardhal maghribi majmu`an ma`al `isya`i tshalatsa raka`atin mustaqbilal qiblati

ada`an lillahi ta`ala

Artinya : ”Aku niat shalat maghrib tiga raka`at bersama isya' karena Allah"
2. Kerjakan shalat Maghrib sebagaimana shalat Magrih seperti biasa (sejak dari

takbiratul ikhram sampai salam).
3. Setelah melakukan salam, segera berdiri untuk melaksanakan shalat isya`

dengan niat menjamak shalat isya`. Bila diucapkan lafald niatnya adalah sebagai

َ‫ء‬b‫َدا‬eَ‫ أ‬r‫َة‬iَ‫ل‬k‫َقَبػ‬uَ‫ال‬t‫َل‬:‫ مََوعَا مَ َع الَ َم َغَر َب أَربَعَ رََكَعا َت َم َستَػَقَب‬ノََ ‫ى فَػَر َض العَشَاَء‬H‫أَ َص ل‬


‫َه َتػَعلَى‬


Ushalli fardhal `isya`i majmu`an ma`al maghribi arba`a raka`atin mustaqbilal
qiblati ada`an lillahi ta`ala
Artinya : ”Aku niat shalat isya` empat raka`at bersama maghrib karena Allah ta`ala”.
4. Lakukan shalat Isya' empat raka`at sebagaimana biasa (dari takbiratul
ikhram sampai salam).

SHALAT QASHAR DAN SHALAT JAMA` QASHAR

 Pengertian Shalat Qashar
Qashar menurut bahasa berarti meringkas, sedangkan shalat qashar adalah

meringkas shalat wajib empat raka`at menjadi dua raka`at. Mengqashar shalat bagi
orang yang memenuhi syarat hukumnya mubah (boleh) karena kerupakan rukhshah
(keringanan) dalam melaksanakan shalat bagi orang-orang yang sudah memenuhi
syarat.

Shalat yang boleh diqashar adalah shalat dhuhur, ashar dan isya. Shalat Maghrib
dan Subuh tidak boleh diqashar karena jumlah rakaatnya tidak empat rakaat. Firman
Allah SWT. :

waidza dharabtum fil ardhi falaisa `alaikum junahun an taqshuru minas shalat in
hiftum ay yaftinakumulladzina kafaru. Innal kafirina kanu `aduwwan mubina
Artinya : "Dan apabila kamu bepergian di atas bumi, maka tidaklah mengapa kamu
meringkas shalatmu jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-
orang kafir itu adalah musuh kamu yang amat nyata`: (QS. An Nisa : 101)
Dalam prakteknya, shalat qashar dilaksanakan bersamaan shalat jama`, jarang shalat
qashar dilaksanakan sendiri/tidak bersamaan shalat jama. Dengan demikian, shalat
jama` qashar adalah shalat jama` yang dilaksanakan dengan cara qashar/diringkas.


 Syarat-Syarat Shalat Qashar
1. Orang yang boleh mengqashar adalah musafir yang bukan karena maksiat.
2. Berniat mengqashar pada waktu takbiratul ikhram.

3. Jarak perjalanannya sudah ada 80,64 km.(menurut sebagian ulama tidak
disyaratkan jarak jauhnya perjalanan sebagaimana tersebut di atas)
Pelaksanaan shalat Qashar dalam prakteknya sering digabungkan dengan

shalat jamak. Jadi rukhsah atau keringanan yang diberikan oleh Allah ini dilakukan
sekaligus. Boleh saja pada jamak taqdim maupun jamak ta khir.


 Praktik Shalat Jama` Qashar

1. Shalat Dhuhur dengan Shalat `Ashar

a. Niyat menjamak shalat dhuhur dengan shalat Ashar secara Qashar. Bila

‫ى‬dَ‫ل‬i‫َع‬u‫َتػ‬cَ‫ه‬apkَ‫ََداء‬a‫َة أ‬nَ‫َقَبػل‬lَ‫ل‬a‫لَ ا‬faَ‫قب‬lَd‫ َستَػ‬n‫َم‬ia‫َر‬t‫َص‬te‫َع‬r‫ل‬s‫ ا‬e‫مَ َع‬bu‫َوعَا‬tَ‫م‬sノََebَ‫َصار‬ag‫ َق‬a‫َر‬i‫َه‬Eb‫لظ‬e‫ض ا‬rَiku‫َفػَر‬t :

‫لى‬H‫أَ َص‬
Ushalli fardhadz dzuhri qashran majmu`an ma`al `ashri mustaqbilal qiblati

ada`an lillahi ta`ala

Artinya : ”Aku niat shalat Dhuhur dua raka`at dengan Qashar jamak
beserta shalat Ashar karena Allah Ta'ala `.
b. Melaksanakan shalat dhuhur 2 rakaat sampai dengan salam, kemudian
berdiri.
c. Niyat shalat ashar dengan jamak dhuhur yang dilaksanakan dengan cara

qashar. Bila diu‫ى‬cَ‫َعل‬aَ‫تػ‬p‫َه‬kaَ‫ء‬n‫ة أََدا‬lَa‫قَبػَل‬fَaَ‫ ال‬lَ‫ل‬n‫َقَب‬i‫تَػ‬aَ‫س‬tnَ‫ م‬y‫َر‬a‫َه‬E‫ظ‬a‫ال‬dَ‫ع‬aَ‫ م‬la‫َوعَا‬hَ‫َ م‬ノَse‫صَار‬bَ aَ‫ق‬g‫ر‬aَ‫ص‬iَ b‫ع‬eَ‫ال‬ri‫ض‬kَut‫َفػَر‬: ‫صلى‬Hَ ‫َأ‬

Ushalli fardhal `ashri qashran majmu`an ma`az dzuhri mustaqbilal qiblati

ada`an lillahi ta`ala

Artinya : Aku niat shalat Ashar dua raka`at dengan Qashar jamak beserta
shalat Dhuhur karena Allah Ta'ala "
d. Melaksanakan shalat `ashar dua rakaat sampai salam.

 Hikmah shalat jamak dan Qashar

1. Shalat jamak dan Qashar merupakan rukhsah (kemurahan) dari Allah SWT
terhadap hamba-Nya manakala kita sedang bepergian sehingga dapat
melaksanakan ibadah secara mudah sesuai dengan kondisinya

2. Melaksanakan shalat secara jamak dan Qashar mengandung arti bahwa Allah
SWT tidak memperberat terhadap hamba-Nya karena sekalipun shalatnya
dikumpulkan dan diringkas tetapi tidak mengurangi pahalanya.

3. Disyariatkan shalat jamak dan Qashar supaya manusia tidak berani meninggalkan
shalat karena ia dapat melaksanakan dengan mudah dan cepat.

SHALAT DALAM KEADAAN DARURAT

 Pengertian Shalat Dalam Keadaan Darurat
Shalat fardu lima waktu adalah suatu kewajiban yang disyariatkan Allah kepada

hamba-hamba-Nya untuk dikerjakan. Perintah shalat ini berlaku juga bagi orang yang


sedang menderita sakit, sedang dalam kendaraan dan orang yang sedang dalam


keadaan bagaimanapun selama ingatannya masih ada, ia wajib mengerjakan shalat.
Bagi orang yang sedang sakit maupun orang yang sedang dalam keadaan sulit
melaksanakan shalat, Allah memberikan keringanan-keringanan (rukhsah) sesuai
dengan kondisinya masing-masing. Dengan demikian, shalat dalam keadaan darurat
adalah shalat dalam keadaan terpaksa.

 Shalat Dalam Kendaraan
Pelaksanaan shalat ketika berada dalam kendaraan, baik itu di dalam kereta api, kapal
laut, pesawat terbang dan sebagainya adalah sebagai berikut :
1. Bersuci (wudu), bila tidak memungkinkan menggunakan air karena keterbatasan

air, boleh bertayamum.
2. Pada waktu takbiratul ihram hendaklah menghadap kiblat, seterusnya dapat

menghadap sesuai dengan arah tujuan kendaraan. Firman Allah :

g

fawalli wajhaka syadhral masjidil haram wa haitsu ma kuntum fawallu wujuhakum
syathrahu

Artinya : "Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram dan dimana saja kamu
berada palingkan mukamu ke arahnya" : (QS. Al Baqarah : 144)
3. Agar gerakan-gerakan shalat dilakukan dengan sempurna, tetapi apabila tidak bisa
dapat dengan cara waktu rukuk duduk dengan membungkuk, dan jika sujud
membungkuknya agak lebih rendah. Semua bacaan yang dibaca juga agar dapat
dilakukan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang ada.

 Shalat Bagi Orang Sakit
Orang yang sedang sakit diwajibkan pula melaksanakan shalat selama akal dan

ingatannya masih sehat atau masih sadar. Shalat adalah fardu ain yaitu kewajiban
yang harus dilaksanakan oleh setiap pribadi muslim. Telah kita ketahui bersama
bahwa shalat itu tiang agama, maka barang siapa yang mendirikan shalat berarti
agamanya telah tegak, sebaliknya jika meninggalkan shalat berarti agamanya telah
roboh.

Karena pentingnya shalat itu, maka dalam kondisi dan situasi apa pun kita wajib
melaksanakan shalat. Bagi orang yang tidak bisa berdiri, maka dapat mengerjakan
shalat dengan duduk seperti duduk di antara dua sujud. Jika tidak mampu dengan
duduk dengan berbaring di atas lambung, dan jika tidak mampu, maka dengan
berbaring terlentang.

Orang yang akan menunaikan shalat hendaklah suci dari hadas dan najis. Namun jika
tidak bisa melaksanakan sendiri bisa minta bantuan orang lain. Dan jika tidak
mungkin boleh bersuci sebisanya. Cara wudhunya, jika masih mampu menggunakan


air wudu dapat dilakukan di atas tempat tidur atau dengan bantuan orang lain atau


diwudukan orang lain, akan tetapi jika tidak sanggup menggunakan air atau menurut
pertimbangan dokter tidak boleh, maka digantikan dengan tayamum atau ditaya-
mumkan oleh orang lain sebagai ganti wudu dan mandi.
1. Cara shalat dengan duduk

a. Duduklah seperti duduk di antara dua sujud seperti pada (tahiyat awal),
sedekap, membaca doa iftitah, fatihah dan membaca ayat Al-Qur'an.

b. Rukuk yaitu dengan duduk membungkuk membaca tasbih rukuk sebagaimana
biasa.

c. I'tidal (dengan duduk kembali).
d. Sesudah itu sujud sebagaimana sujud biasa dengan membaca tasbih.

Kemudian menyempurnakan rakaat yang kedua sebagaimana rakaat yang
pertama.
2. Cara shalat dengan tidur pada lambung

a. Hendaklah berbaring dengan di atas lambung kanannya (tidur miring)
membujur ke selatan.

b. Telinga sebelah kanan tertindih kepala bagian kanan.

c. Perut dada kaki menghadap kiblat, kemudian niat dan takbiratul ihram, lalu
membaca bacaan seperti biasa dalam shalat.

d. Untuk melakukan rukuk dan sujud cukup dengan anggukan kepala dan ke
depan pelupuk mata.

e. Jika tidak bisa, maka gunakan dalam hati selama kita masih sadar. Demikian
dilakukan hingga salam.

3. Cara shalat dengan terlentang

a. Dengan cara tidur terlentang kepala ditinggikan dengan bantal muka
diarahkan ke kiblat.

b. Kemudian berniat shalat sesuai dengan shalat yang diinginkan.
c. Untuk melakukan rukuk sujud cukup dengan kedipan mata.
d. Jika tidak bisa gunakan dalam hati selama masih sadar.

e. Adapun bacaan-bacaannya adalah seperti dalam bacaan shalat biasa sampai
selesai.

Konfirmasi

Berilah tanda silang ( X ) pada huruf a, b, c atau d didepan jawaban yang paling benar !

1. Ketika kita tidak bisa melaksanakan shalat fardhu tepat pada waktunya kita diperbolehkan

menjamak shalat sesuai dengan ketentuan agama Islam. Menjamak shalat artinya ....

a. meringkas jumlah rekaat shalat c. menggabungkan waktu shalat

b. menghilangkan rekaat shalat d. menambah rekaat shalat.
2. Arti jamak menurut bahasa adalah …

a. mengumpulkan b. meringkas c. memisahkan d. menyatukan


3. Ketentuan shalat secara jamak hanya berlaku dalam ...

a. shalat fardu saja c. shalat wajib dan sunah

b. bepergian saja d. bagi orang tertentu saja

4. Menjamak shalat Dhuhur dan shalat Asar dilaksanakan pada waktu shalat Dhuhur disebut

shalat ....

a. Jamak Takdim b. Jamak Takhir c. Jamak Qasar d. Jamak takdim qasar

5. Pukul 18.15 Ahmad melakukan shalat Maghrib, kemudian diteruskan dengan shalat Isya

masing-masing 3 dan 4 rakaat. Shalat Ahmad disebut shalat ....

a. Jamak b. Jamak Takdim c. Takhir d. Jamak Takhir

6. Islam adalah agama yang mudah dan tidak memberatkan umatnya Keringanan dalam

melaksanakan shalat berlaku bagi ....

a. semua keadaan c. orang yang tahu

b. semua manusia tanpa kecuali d. orang yang sedang dalam kesulitan

7. Keringanan yang diberikan Allah swt. dinamakan ....

a. Rukhsah b. khusus c. ringkas d. sunah

8. Keringanan dalam pelaksanaan shalat sebagai bukti ....

a. keluwesan ajaran Islam c. keluasan ajaran Islam

b. kedalaman ajaran Islam d. kelengkapan ajaran Islarn

9. Ibadah yang sama sekali tidak boleh ditinggalkan adalah ....

a. shalat wajib b. puasa sunah c. haji d. zakat harta

10. Orang yang shalat di dalam pesawat terbang, arah kiblat menghadap ....

a. mengikuti arah pesawat c. ke timur

b. ke selatan d. ke barat

11. Mengumpulkan 2 shalat wajib dalam satu waktu yang dilaksanakan dengan sendiri-sendiri

disebut shalat ....

a. jama` b. jama`ah c. jum`at d. jumlah

12. Qashar secara bahasa berarti ....

a. Menambah b. Mengurangi c. Meringkas d. menyusut

13. Melaksanakan shalat Dhuhur dengan Ashar menjadi masing-masing dua raka`at disebut

shalat ....

a. Qashar b. jama` c. jum`at d. jumlah

14. Menjamak shalat Isya' dengan Maghrib dikerjakan pada waktu Maghrib dinamakan shalat

a. jama`ah b. jama` ta`khir c. jama` taqdim d. jama` qashar

15. Menjamak shalat dhuhur dengan shalat ashar dikerjakan pada waktu ashar disebut shalat ....

a. jama`ah b. jama` ta`khir c. jama` taqdim d. jama` qashar

16. Shalat wajib lima waktu yang tidak boleh dijamak adalah shalat ....

a. Ashar b. Maghrib c. isya` d. shubuh

17. Shalat wajib lima waktu yang tidak boleh diqashar adalah shalat ....

a. dhuhur b. ashar c. maghrib d. isya`

18. Yang tidak termasuk syarat-syarat shalat jamak adalah ....

a. Musafir c. sedang sakit, hujan lebat

b. berniat shalat jamak d. hajatan


19. Jarak perjalanan yang membolehkan shalat jamak adalah ....

a. 80,62 km b. 80,64 km c. 80,66 km d. 80,68 km

20. Dasar diperbolehkannya umat Islam melaksanakan shalat qashar adalah ....
a. an-Nisa : 100 b. an-Nisa : 101 c. an-Nisa : 102 d. an-Nisa : 103

Jawab Singkat !

1. Mengumpulkan shalat antara shalat Zuhur dengan shalat Asar disebut shalat ....
2. Meringkas shalat Zuhur dengan Asar menjadi dua rakaat disebut shalat .....
3. Menjamak shalat Isya' dengan Magrib dikerjakan pada waktu Magrib disebut jamak ....
4. Menjamak shalat Zuhur dengan shalat Asar dikerjakan pada waktu Asar disebut shalat
5. Shalat lima waktu yang tidak boleh dijamak yaitu ....
6. Shalat lima waktu yang tidak boleh diqasar yaitu shalat ....
7. Syarat jarak perjalanan yang membolehkan shalat jamak adalah
8. Shalat jamak dan qasar dalam perjalanan bukan karena perjalanan untuk ....
9. Arti dari kata qasar adalah ....
10. Berniat mengqasar merupakan ..... shalat qashar

Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan tepat!

1. Jelaskan pengertian shalat Jamak menurut syariat Islaml
2. Sebutkan syarat sah shalat Jamak!
3. Disyariatkannya mengqasar shalat termasuk rukhsah. Apa yang dimaksud dengan

rukhshah?
4. Bagaimanakah cara bersuci dari hadats bagi orang yang shalat di atas kendaraan?
5. Bagaimanakah sikap kita dengan adanya keringanan dalam pelaksanaan shalat dalam

kendaraan


MODUL 7
SHALAT SUNNAH MUAKKAD DAN GHOIRU MUAKKAD

Standar Kompetensi
7. Melaksanakan tata cara shalat sunah mu‟akad dan ghairu mu‟akad
Kompetensi Dasar
7.1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan shalat sunah mu‟akad
7.2 Menjelaskan macam-macam shalat sunah mu‟akad.
7.3 Mempraktekkan shalat sunah mu‟akad
7.4 Menjelaskan ketentuan shalat sunah ghoiru mu‟akad.
7.5 Menjelaskan macam-macam shalat sunah ghairu mu‟akad.
7.6 mempraktekkan shalat sunah ghoiru mu‟akad

Eksplorasi
Kita sering melihat di masjid-masjid atau musholla orang-orang melakukan shalat

sunah sebelum dan sesudah mengerjakan shalat fardu yang dilakukan dengan dua
rakaat terus salam. Shalat sunah yang demikian dalam istilah syariat Islam ialah shalat
rowatib. Shalat sunah ada dua macam yaitu shalat sunah mu‟akad dan shalat sunah
ghairu mu‟akad . Yang termasuk shalat sunah mu‟akad antara lain : shalat rawatib,
shalat sunah lail, shalat sunah idain, tahiyatul masjid dan shalat dhuha.

Elaborasi

SHALAT SUNNAH MUAKKAD

 Pengertian Shalat Sunnah Muakkad
Shalat sunnah muakkad adalah shalat sunnah yang dikuatkan/sangat dianjurkan.
Shalat sunnah muakkad dikuatkan karena setiap hari dilaksanakan Rasululullah SAW dan
jarang ditinggalkannya. Tata cara melaksanakan shalat sunnah muakkad bacaan dan
gerakannya sama dengan shalat wajib, yang membedakan adalah niyat dan jumlah
rakaatnya.
 Tata Cara Pelaksanaan Shalat Sunnah Muakkad
Tatacara melaksanakan shalat sunnah muakkad sama dengan shalat fardhu, baik
bacaan maupun gerakannya. Yang membedakan adalah niat dan jumlah rakaatnya,
serta ketentuan-ketentuan khusus sesuai macam-macam shalat sunnah muakkad..
 Macam-macam Shalat Sunnah Muakkad

1. Shalat Sunnah Rawatib
Kita sering melihat di masjid-masjid atau mushallamushalla orang-orang

melakukan shalat sunah sebelum dan sesudah mengerjakan shalat fardu yang


dilakukan dengan dua rakaat terus salam. Shalat sunah yang demikian itu dalam

istilah syariat Islam adalah shalat sunah rawatib, yaitu shalat sunah yang

dikerjakan mengiringi shalat fardu/shalat wajib.

Shalat sunah rawatib ada dua yaitu shalat sunah qabliyah dan shalat sunah

badiyah. Shalat sunah qabliyah adalah shalat sunah yang dikerjakan sebelum

mengerjakan shalat wajib. Sedangkan shalat sunah ba'diyah adalah shalat sunah

yang dikerjakan sesudah mengerjakan shalat wajib.

Perlu disadari bahwa shalat sunah rawatib itu sangat besar pahalanya, baik

yang muakkad maupun yang ghairu mudkkad. Bahkan shalat Rawatib dapat

berfungsi sebagai penyempurna kekurangan-kekurangan pada shalat fardu. Oleh

karena itu, kita harus membiasakan supaya kita mampu melaksanakan dan

menHgaamdiatslkNanabbieSrsAaWm.a: an dengan shalat fardu lima waktu.
『‫َمغَعَرَلََيََب‬ ‫ا َه‬ َ‫َسهََوَلر‬E‫الَرظ‬ ‫َوَحرََكَفعََتػظََ َََت‬ َ‫اه‬ َ‫َعَب د‬
َ‫اه‬ ‫لَعىَد‬D‫َ ََ َصبَػ‬ ‫َوَرَكعََتػ‬ ‫عَ َن‬ : َ‫َقال‬ ‫َمَر‬ ‫اب َن َع‬ : َ‫ م‬D‫َوسَل‬ َ‫َعن‬
َ‫ال‬ َ‫بَػ َع د‬ ‫َهَر‬E‫لَ الظ‬ ‫َقػَب‬ َََ ‫َرَك َعَتػ‬

َ‫ البخارى‬o‫َوَرَكعََتػ َ ََ بَػعَ َد اَلعَشَاَء َوََكَعَتَػ َََ قَػبَ لَ الغَ دَاَء َراو‬

`An `Abdillah bin `Umar qala: hafidztu `an rasulillahi shallallahu `alaihi wasallama
rak`ataini qabladz dzuhri wa rak`ataini ba`dadz dzuhri wa rak`ataini ba`dal
maghribi wa rak`ataini ba`dal `isya`i wa rak`ataini qablal ghada`

Artinya :
"Dari Abdullah bin Umar ia berkata : Saya ingat dari Rasulullah SAW. mengerjakan
shalat dua raka`at sebelum zuhur, dua raka`at sesudah zuhur, dua raka`at sesudah
magrib, dua raka`at sesudah isya' dan dua raka`at sebelum subuh. (HR. Bukhari)

Dari hadits di atas, yang termasuk shalat sunah rawatib muakkad adalah
sebagai berikut :
a. Dua rakaat sebelum zuhur
b. Dua rakaat sesudah zuhur
c. Dua rakaat sesudah magrib
d. Dua rakaat sesudah isya'
e. Dua rakaat sebelum subuh

2. Shalat Sunah Malam (Lail)
Shalat Sunah Malam adalah shalat sunah yang dikerjakan pada malam hari,

setelah shalat isya' sampai sebelum fajar. Shalat sunah malam itu disebut juga shalat
lail. Waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat sunnah malam adalah


1/3 malam terakhir.


Hadits Nabi SAW. : َ‫ مسلم‬o‫َيَل َروا‬D‫َصاةَ ال‬ ‫صاََة بَػَعدَ الََفَريَ َضَة‬D ‫اف َض َل ال‬

Afdhalus shalati ba1dal faridhati shalatul laili

Artinya : "Rasulullah SAW. telah bersabda : Shalat yang paling utama sesudah
shalat fardu adalah shalat malam. "(HR. Muslim).
Ada beberapa keutamaan Shalat Sunah Malam, yaitu :
a. Diberikan kedudukan yang mulia
b. Menentramkan jiwa
c. Doanya terkabul
d. Diberikan pahala
e. Dimasukkan ke dalam surga
Macam-macam Shalat Sunnah Malam adalah :
a. Shalat Tahajud yaitu shalat malam sesudah bangun dari tidur. Bilangan

rakaatnya paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak tidak terbatas. Shalat
malam itu dikerjakan secara munfarid (sendirian) tidak disunahkan dengan
berjamaah. Cara mengerjakannya sama dengan shalat-shalat yang lain. Bila
dikerjakan lebih dari dua dengan cara 2 rakaat salam. Firman Allah dalam
surat A1 Isra' : 79

g

waminal laili fatahajjaj bihi nafilatal laka asa ayyab`atsaka rabbuka maqamam
mahmuda

Artinya : "Dan sebagian malam hari hendaklah kamu mengerjakan shalat
tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu
mengangkat kamu ketempat yang terpuji. (QS. Al Isra' : 79).
b. Shalat Tarawih yaitu shalat yang dikerjakan pada malam bulan Ramadhan
untuk menyemarakkan dan menghidupkan bulan Ramadhan. Bilangan
rakaatnya ada yang mengerjakan 8 rakaat, ada yang 20 rakaat dan ada yang
36 rakaat. Lebih utama dikerjakan dengan berjamaah di masjid-masjid, di
mushalla dan di tempat lain.
c. Shalat Witir yaitu shalat malam yang bilangan rakaatnya ganjil. Waktu
mengerjakannya pada tiap-tiap malam setelah shalat isya'. Paling sedikit
mengerjakannya satu rakaat dan paling banyak 11 rakaat. Yang pertengahan


dikerjakan 3 rakaat. Shalat witir itu boleh dikerjakan secara munfarid, tetapi
lebih utama dikerjakan secara berjamaah. Mengingat fadlilah (keutamaan) dan
pahala shalat sunah malam sangat besar, maka sangat dianjurkan apabila
mengerjakannya tiap-tiap malam utamanya shalat tahajud dan shalat witir.
Jadikan shalat witir itu sebagai penutup setiap shalat malam.


Hadits Nabi : َ『‫َصاََت َك ََم تَػَأر َمتفق علي‬ ‫إَ َجَعَلَاو أَ َجَر‬
Ij`alu akhira shalatikum wutra

Artinya : "jadikanlah witir sebagai akhir dari shalat malammu. "(HR. Bukhari
Muslim).
3. Shalat Sunah `Id (Shalat Hari Raya)
a. Pengertian Shalat Id

Shalat id adalah shalat yang dilakukan karena datangnya hari raya.
Melaksanakan shalat `id hukumnya sunah muakkad. Shalat `id itu utamanya
dikerjakan secara berjamaah, boleh di masjid dan boleh di tanah lapang.
Shalat `id itu dilaksanakan sebelum khutbah. Firman Allah :

Artinya : "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang
banyak, maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah”. (QS. Al

HKaaduittssaNra:b1i -:2) ‫الََفطََرى‬ ََ : َ‫ م‬D‫وَ َسل‬ 『ََ‫َعلي‬ ‫اَه‬ ‫ى‬D‫َصل‬ َ‫ه‬ ‫ا‬ ‫َرسََوَل‬ َ‫امََارن‬

‫ََرَج‬シ ‫َوَاََ َض َحى أَ َن‬ َ‫ البخارى و مسلم‬o‫اَلَعَاوَتقَ َواَََائَ َض َوَذَواتَ اَََدَوَر َروا‬

Amarana rasulullahi shallallahu 1alaihi wasallama : fil fithri wal adhha ah
nuorijal awa`iqa wal ha`idha wa dzawatil khuduri

Artinya : Rasulullah SAW memerintahkan kami pada hari raya idul fitri dan idul

adha agar kami membawa gadis yang masih subur, yang masih haid dan yang

memakai tutup ke tempat shalat hari raya (HR. Ukhari Muslim)

b. Macam-macam dan Waktu Mengerjakan Shalat Id
 Shalat Hari Raya Idul Fitri adalah shalat hari raya yang dikerjakan pada

tanggal 1 Syawal.
 Shalat Hari Raya Idul Adha adalah shalat hari raya yang dikerjakan pada

tanggal 10 Dzulhijjah.

Waktu mengerjakan shalat id adalah pada pagi hari setelah matahari terbit

Hseakdititasr ‫َي‬Np‫الََع‬uakbَ‫ن‬u‫و‬iَE‫ل‬l:‫َص‬0َ‫ي‬7.0‫َمَر‬0‫َوَع‬sa‫َر‬mَ‫َبك‬pa‫َو‬iَ‫َوأَبػ‬seَ‫م‬leD‫َسل‬s‫َو‬ai『.َ‫ََي‬S‫ َعل‬es‫اَه‬ud‫ى‬aD‫َصل‬h shَEaَżl‫ل‬a‫ا‬Dt diadakan khutbah Id.

‫َديَ َن َقػَب َل‬ ‫َكا َن‬


‫ا ََ َطَبتَ َراو‪ o‬اَماعةَ‬


Kanan nabiyyu shallallahu `alaihi wasallama wa abu bakr wa `umara
yushallunal `idaini qablal khutbathi.

Artinya : ”Adalah Rasulullah SAW., Abu Bakar dan Umar melakukan shalat

hari raya sebelum berkhutbah. (HR. Jama`ah)

c. Ketentuan Khusus Shalat Id

Dalam mengerjakan shalat id itu sama saja ucapan dan gerakannya dengan

shalat-shalat yang lain. Hanya ada beberapa perbedaan yang disunahkan

dalam mengerjakan shalat id :
 Sesudah takbiratul ihram rakaat pertama, membaca takbir 7 kali.
 Pada rakaat kedua setelah takbir berdiri dari sujud, membaca takbir lima

 kDai lsiela-sela takbir membaca bacaan tasbih yaitu :

‫ اَه َواَه أَ َكَر‬D‫سََب َحانَ اهَ واَ َََ َم َد هَ َاَو إَل『َ إَا‬

 Pada saat takbir sambil mengangkat tangan.
 Pada rakaat pertama membaca Al-Fatihah disunahkan membaca surat al-A'la

dan pada raka‫ة‬aَ‫َع‬t‫َم‬kَََe‫ ا‬dَuَ‫َو‬aَ‫ن‬dَ‫ي‬i‫َد‬s‫عََي‬uَ‫ال‬naََ h‫ََأر‬k‫َق‬a‫يَػ‬n:me‫ َم‬mD‫سَل‬bَ‫ و‬a『َcَ‫َي‬a‫َعل‬ ‫َك‬sَ‫ه‬uH‫برَا‬ra‫َمى‬tD‫صلَس‬aَ‫ا‬l-‫َح‬GH‫َسَهب‬h‫َب ا‬a‫َل‬s‫سََو‬yَ‫ر‬iya‫َن‬h‫َكا‬.
. َ‫ اَسلم‬o‫ َروا‬.‫اأَعَلَى وَ َ』 لَ أاتَ َك‬

Artinya : Adalah Rasulullah pada shalat „idayni dan Shalat Jum‟at
membaca Surat Sabbihisma Rabbikal A‟la dan Hal Ataka Haditsul
Ghasiyah (HR. Muslim) .
 Imam hendaklah menyaringkan bacaannya.
 Tidak diadakan azan dan iqamat.
 Tidak diadakan shalat qabliyah dan ba'diyah.
d. Hal-hal yang disunahkan dalam Shalat Id
 Sebelum berangkat shalat disunahkan mandi
 Memakai pakaian yang paling baik/yang baru
 Memakai harum-haruman

 Pdaandapasdhaalsaht‫َم‬a‫و‬Iَld‫ويَػ‬aut‫م‬lَId‫ع‬Fَ‫َط‬uitَ‫ي‬lriAَDsd‫َح‬ehba‫ر‬eََ‫ط‬dlu‫ف‬iَsm‫اَل‬u‫َم‬n‫و‬bَaَ‫يػ‬e.hrَ‫دَج‬akチ‫َر‬anَヤ‫ أ‬ngo‫َا‬km‫راو‬aَ‫َم‬taD‫َسل‬.kdَ‫َعو‬aisَ‫ج‬n‫『َر‬uََ‫َييػ‬snَ‫ََعل‬Dea‫َح‬shَ‫اه‬ukdَ‫ل‬a‫ى‬aDn‫َصكَل‬h‫َيَأ‬msَ‫ ا‬ahَE‫َر‬kaَ‫َح‬ża‫ل‬l‫ا‬Daَżn‫ال‬t.te‫ َن‬r‫كَا‬lebih dahulu,

Artinya : Adalah Rasululllah SAW: tidak berangkat shalat pada hari raya
Idul Fitri kecuali sudah makan pagi dan pada hari raya Idul Adha beliau
makan sesudah shalat. (HR. Ahmad)


 Waktu berangkat dengan pulang dari shalat hendaklah melewati jalan
yang berbeda.

 Pada Hari Raya Idul Fitri hendaklah mengumandangkan takbir sejak
terbenam matahari 1 Syawal sampai dengan diselenggarakan shalat id.
Pada Hari Raya Qurban dikumandangkan takbir sejak subuh hari Arafah
sampai dengan shalat id dan pada setiap habis shalat pada hari tasyriq
tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah.

4. Shalat Sunah Tahiyyatul Masjid

a. Pengertian Shalat Tahiyyatul Masjid

Shalat tahiyyatul masjid adalah shalat sunah yang dilaksanakan ketika masuk

mrakaasajidt, u:wnatَ‫م‬kuD‫ل‬t‫َس‬uk‫ََو‬mp‫『سلم‬eَeَ‫ي‬l‫مل‬a‫َع‬nkogs‫راوَه‬h‫ا‬aَon‫ََى‬rDa‫ل‬m‫ََص‬a‫َعتَػ‬an‫رََك‬tnَ‫ىه‬y‫ا‬mHa‫ََلصل‬a‫َو‬as‫ َيَس‬dj‫َر‬iَDdaَ‫لَح‬l.a‫قَا‬Shَ‫س‬h:ka‫َل‬eメَlََ‫ل‬tai‫َقا‬ktَ‫فا‬at‫َة‬aَ‫َدد‬mَ‫ج‬h‫سََقػتَا‬aiys‫َم‬yَu‫اََل‬a‫ ا‬kَ‫م‬t‫َن‬u‫ك‬mََ‫ع‬l‫ َد‬aَ‫ح‬ms‫َأ‬ajids.jidSaitbudsaeNjuambila:h dua

‫إَذَا دَ َج َل‬

`an abi qatadata qala : qala rasulullahi shallallahu `alaihi wasallama idza
dakhala ahadukumul masjida fala yajlisa hatta yushalli rak`ataini

Artinya : "Dari Abi Qotadah berkata : Rasulullah SAW bersabda : Apabila salah

seorang kamu masuk ke masjid, maka hendaklah ia jangan duduk, sebelum

sََe‫و‬mَ』َ‫َو‬ba‫ َم‬hD‫َسل‬yَ‫و‬a『nََ‫ي‬g‫َعل‬ dَ‫ه‬u‫ ا‬a‫ى‬D‫ل‬r‫َص‬akaَEaَż‫ل‬t‫ا‬D. " (َ‫ت‬HR‫ اَتػَي‬.:Mu‫َقا َل‬slَ『imżَ‫)َع‬ ‫اَه‬ َ‫رَ َضي‬ ‫َجابََر‬ ‫َد‬ ‫مَسَعَجََن‬ ‫اَل‬
. َ‫و مسلم‬ ‫ البخارى‬o‫ َروا‬. َََ‫َعتَػ‬ َ‫كَر‬ ‫ل‬H ‫َص‬ ‫َفػَقا َل‬

Artinya : “dari Jabir RA. Berkata : saya datang kepada Nabi SAW. yang
sedang di masjid, maka Nabi SAW. berkata kepada saya shalatlah dua
rakaat.” (HR. Bukhari Muslim).
b. Tata Cara Mengerjakan Shalat Tahiyyatul Masjid

Tata cara mengerjakan shalat tahiyyatul masjid sama dengan shalat-shalat
yang lain, baik ucapan-ucapannya maupun gerakan-gerakannya. Ketika
memasuki masjid bertepatan dengan adzan sedang dikumandangkan, maka

seyogyanya tetap berdiri mendengarkan adzan sampai selesai, setelah itu
c. bDaoraukdeitlaikkaumkaansuskhamlaatsjtiadh:iyyatul masjid.

.‫َت َك‬チَََ‫ افَػَتحَ َ ََ أََبػَاوبَ ر‬D‫َه م‬D‫ َد َال‬D‫َ م‬ハ ‫ َم عَلى‬H‫لى َو َسل‬H‫م َص‬D ‫بَ َسَم اَه اَلَه‬

Bismillahi wllahumma shalli `ala muhammadin. Allahummaf tahli abwaba rahmatik
Artinya : "Dengan nama Allah. Ya Allah limpahkan rahmat dan salam kepada
Muhammad. Ya Allah bukalah kepadaku pintu rahmat-Mu. "


SHALAT SUNNAH GHAIRU MUAKKAD

 Pengertian Shalat Sunnah Ghairu Muakkad

Shalat sunnah ghairu muakkad adalah shalat sunnah yang tidak dikuatkan (kadang-
kadang dikerjakan rasulullah, kadang-kadang tidak dikerjakan.

 Tata Cara Pelaksanaan Shalat Sunnah Ghairu Muakkad

Tatacara melaksanakan shalat sunnah muakkad sama dengan shalat fardhu, baik
bacaan maupun gerakannya. Yang membedakan adalah niat dan jumlah rakaatnya,
serta ketentuan-ketentuan khusus sesuai macam-macam shalat sunnah muakkad..

 Macam-macam Shalat Sunnah Ghairu Muakkad
1. Shalat Sunah Rawatib Ghairu Muakkad

Shalat Sunah Rawatib Ghairu Muakkad yaitu shalat sunah rawatib yang kurang
dianjurkan atau kurang dikuatkan. Yang termasuk shalat Sunah Rawatib Ghairu
Muakkad adalah :
a. Dua rakaat sebelum zuhur, sehingga menjadi 4 rakaat (yang dua rakaat shalat

sunah rawatib muakkad).

b. Dua rakaat sesudah zuhur, sehingga menjadi 4 rakaat (yang dua rakaat shalat

sunah rawatib muakkad).
c. Empat rakaat sebelum asar.
d. Dua rakaat sebelum magrib.

2. Shalat Sunah Dhuha
 Pengertian Shalat Dhuha

Shalat dhuha adalah shalat yang dilaksanakan pada waktu dhuha (matahari naik

agak tinggi) antara jam 07.00 WIB sampai dengan sebelum dilaksanakan shalat

zuhur. Shalat dhuha itu hukumnya sunah. Shalat dhuha itu pahalanya amat besar dan

sangat banyak fadlilahnya.
 Bilangan Shalat Dhuha

Shalat dhuha itu paling sedikitnya dikerjakan 2 rakaat yang pertengahan 4 rakaat.

Boleh َ‫د‬8‫ويََيَا‬raَ‫ت‬ka‫َعا‬a‫كََر‬t ‫َع‬d‫اَرب‬a‫ى‬n‫َح‬p‫ض‬Ealin‫ ال‬g‫ى‬Hb‫َصل‬an‫ َي‬yَ‫م‬aD‫َسل‬kَ‫و‬1『2َ‫َعلَي‬rak‫اَه‬a‫ى‬aD‫ل‬t‫َص‬. RaَEsَżu‫ل‬D‫ ا‬lulla‫ َن‬h‫كَا‬ SAW bersabda :

َ‫َما َشاَء اه‬ َ『‫د ومسلم وابن ماج‬チ‫ أ‬o‫َروا‬

Kanan nabiyyu shallahu `alaihi wasallama yushallid dhuha arba`a raka`atin wa
yazidu masya allahu

Artinya : "Adalah Rasulullah SAW. : shalat dhuha 4 rokaat dan beliau me-
nambahkannya beberapa rakaat yang dikehendaki oleh Allah. (HR. Ahmad,
Muslim dan Ibnu Majah).


َ‫ ابو داود‬o‫ ركَََعتَػَََ َروا‬H‫ مَ َم َن كَ ل‬D‫َيَ َرَكَعا َت يَسَل‬ソ‫ضحَى ا‬D ‫ال‬ dua rakaat salam”
AَA‫كَرَعة‬rbtuiَ‫ة‬n‫شََر‬yDaَ‫ع‬au:َdَ“żَ)‫ثػ‬S‫ ََا‬ha‫ى‬l‫َح‬at‫ض‬Edh‫ال‬u‫ى‬hD‫ل‬a‫ َص‬itu‫ َن‬s‫ َم‬eb:anَ‫ م‬yD‫سَل‬a‫َو‬k 8 rakaat dan tiap-tiap (HR.

『َ‫ى اهَ عَلََي‬H‫اهَ َصل‬ ‫قَالَ َر َسَوَل‬
َ『‫ الرمذى وابن ما ج‬o‫َة َراو‬Dżَََ ‫بَػََ اَه لَ『َ قَ َصَرا ََ ا‬

Artinya : “Rasulullah SAW. Bersabda : barangsiapa mengerjakan shalat dhuha dua
belas rakaat Allah akan membuatkan istana di surga” (HR. Tirmidzi dan ibnu Majjah)

 Tata Cara Mengerjakan Shalat Dhuha

Shalat dhuha itu cara mengerjakannya baik ucapan (yang dibaca) atau

gerakannya sama seperti shalat biasa, cara mengerjakannya secara munfarid

(sendirian) tidak disunahkan berjamaah. Lebih utama surat yang dibaca pada rakaat

pertama adalah surat as-Syams, pada rakaat kedua surat ad-Dhuha. Bila

mengerjakan lebih dari dua rakaat, surat yang dibaca adalah al-Kafirun dan al-Ikhlas.

 Doa shalat dhuha ‫بَػَهاءَ َك‬ ‫َاولََبػ َهاَء‬ ‫ضحَاَء َك‬E َ‫ضحَاء‬E ‫ال‬ ‫ن‬D ‫َإ‬ D‫ال هَ م‬

‫وَت َك‬D‫وةَ ػَق‬D‫اَل َك واََلَق‬タ ‫َوا َََمَاَل‬
َ『َ‫رَقزَى ََ الس مَاَء فاَن ال‬ oََ‫ََنرن‬H‫سََراَإََوإَنَفػَنَي َكاَكاس‬oَD‫َهَعثػَرم‬H‫اَلملَك‬ .َ‫َاوَلَق َدَةرَ قََدتَركَ اَولَعَ َص مَة َع َص َمتَك‬
oَ‫ق‬H‫هَر‬Hََََ‫َوَإكَثََيَػنَرا َكاَفػَنبَاكرََلَىحََراَماَفَيَ『فَط‬ َ‫بَ『َفاَجَإوَََرنََج َ『َكانََوإَنَقَلَيََاكَا َنف‬H‫اَأَداَر َفػََقضر‬ ََ َ‫وَإَن‬
َ‫بَعَي‬ ‫َكا َن‬ ‫وََإ َن‬
‫كَا َن‬

‫َما أَتػَي َك َعَباَد َك‬ ََ‫َوقََدََتر َك َوَع َص َمتَ كَ أت‬ ‫وتَ َك‬D‫َالَكَ َوػَق‬タَ‫و‬ ‫ض َحاَء َك وبَػَهاَء َك‬E
ََ َََ‫صا‬F ‫ال‬

Allahumma innad dhuha`a dhuha`uka wal baha`a baha`uka wal jamala jamaluka wal
quwwata quwwatuka wal qudrata qutratuka wal `ishmata `ishmatuka. Allahumma in
kana rizki fis sama`i faanzilhu wain kana fil ardhi fa akhrijhu wain kana mu`ashshiran
fayassirhu wain kana haraman fathahhirhu wain kana ba`idan faqarribhu wain kana
qalilan fakatstsirhu wain kana katsiran fabarikli fihi bihaqqi dhuhaika wabaha`ika
wajamalika waquwwatika waqudratika wa`ishmatika, atini ma ataita `ibadakas shalihin
Artinya : "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha itu waktu Engkau. Cahaya ce-merlang,


keindaahan, kekuatan, kekuasaan dan penjagaan semua itu adalah hak yang ada pada
Engkau. Ya Allah bilamana rezeki itu di langit maka turunkanlah,


apabila di dalam bumi maka keluarkanlah. Bilamana sulit maka mudahkanlah,
bilamana haram maka jadikanlah suci, dan apabila jauh maka dekatkanlah,
apabila sedikit maka perbanyaklah, dan apabila banyak maka berikanlah berkah,
dengan hak Engkau dari waktu dhuha, cahaya, cemerlang, keindahan, kekuatan,
kekuasaan dan penjagaan Engkau, anugerahkan kepadaku seperti apa apa yang
telah Engkau berikan kepada para hamba Engkau yang shaleh-shaleh".

 Hikmah Shalat Sunnah
1. Shalat sunnah adalah shalat yang berupa anjuran. Hikmah dan manfaatnya untuk

menutupi kekurangan-kekurangan dalam shalat fardhu, contoh shalat rawatib.
2. Orang yang sering melakukan insya Allah dinaikkan derajatnya dan digolongkan

orang–orang muttaqin serta memperoleh ketenteraman hidup lahir dan bathin.
3. Mengerjakan shalat dhuha memperoleh keutamaan yang besar dan merupakan

pengganti kebaikan yang tidak dapat dijalankan serta mempermudah dan barokah
dalam rizki.
4. Shalat tarawih dapat melebur dosa-dosa yang telah lewat dan dapat
menyemarakkan malam Ramadhan sebagai qiyamul lail.
5. Shalat idain dapat melebur dosa-dosa dan dapat mempererat tali ukhuwah
Islamiyah, juga dapat menambah syiar Islam dan dapat menguatkan keimanan.
6. Shalat tahiyatul masjid dapat menambah semarak dan memakmurkan masjid.

Konfirmasi

Berilah tanda silang pada huruf a,b,c atau d pada jawaban yang benar !

1. Shalat sunah yang mengiringi shalat fardhu lima disebut ....

a. shalat rawatib b. shalat lail c. shalat tahajud d. shalat tahiyatul masjid

2. Berikut ini yang tertmasuk shalat sunah rawatib mu'akad adalah ....

a. 4 rekaat sebelum sebelum dhuhur. c. 2 rekaat sebelum asar.

b. 2 rekaat sesudah magrib d. 2 rekaat sebelum magrib.

3. Kita sangat dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunah malam, karena akan diberikan

kedudukan yang mulia disisi Allah SWT. Shalat sunah malam sering disebut ....

a. shalat sunah mu'akad. c. shalat sunah ghairu mu'akad.

b. Qiyamul lain. d. shalat rawatib.

4. Diantara shalat sunah malam yaitu shalat tarawih . Shalat tarawih hanya dilakukan pada

malam ....

a. bulan Dzulhijjah b. bulan Syawal c. bulan Ramadlon d. bulan Muharram.

5. Setiap tanggal 1 Syawal kita melaksanakan shalat sunah hari raya iedul fitri , Dalam

shalat iedul fitri khutbah dilakukan ....

a. sebelum shalat c. sesudah shalat.

b. bersamaan dengan shalat d. terserah imamnya.

6. Waktu mengerjakan shalat sholat iedul fitri adalah ....

a. pagi hari b. malam hari c. sore hari d. petang hari.


7. Shalat dhuha adalah shalat lakukan pada waktu pagi hari., hukum melaksanakan shalat

dhuha adalah ....

a. wajib b. sunah mu'akad c. sunah. d. mubah.

8. Jumlah rakaat shalat dhuha paling banyak adalah ..... rakaat.

a. 8 b. 10 c. 12 d. 14.

9. Berdiam diri di masjid dengan maksud mendekatkan diri pada Allah SWT disebut ....

a. i'tikaf b. Istiqomah c. istisqo' d. istirahat.

10. Shalat tahiyatul masjid dilakukan apabila baru memasuki ....

a. Rumah b. Masjid c. Sekolah d. kelas.
11. Shalat sunat rawatib dilakukan pada waktu ….

a. Orang talah memasuki masjid c. Matahari telah terbit

b. Terbit fajar d. Sebelum dan sesudah shalat wajib
12. Jumlah raka`at shalat sunat rawatib muakad yang dikerjakan sesudah shalat fardu adalah ….

a. 4 raka`at b. 6 raka`at c. 8 raka`at d. 10 raka`at
13. Yang tidak termasuk shalat sunnah rawatib ghairu muakkad adalah ….

a. 2 raka`at sebelum dhuhur c. 2 raka`at sesudah dhuhur

b. 4 raka`at sesudah ashar d. 2 raka`at sebelum maghrib
14. Shalat sunat hari haya yang dilaksanakan pada tiap tanggal 10 Dzulhijjah dinamakan ….
c. „Idain
a. Idul fitri b. Idul adha d. Hari raya
15. Shalat sunat hari raya dilaksanakan ….

a. sebelum khutbah b. sesudah khutbah c. setelah adzan d. setelah iqamah

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang benar!

1. Jelaskan pengertian shalat sunnah rawatib ?

2. Sebutkan 10 rakaat shalat sunah rawatib mu'akkad!

43.. SJeelbausktkaannpyeannggertetiarmnasshuaklasthlaalial t(msuanlaamh)!malam!

5. ‫ض َحى اَربعَ كََرَعا َت وَيََيا َد َما َشاءَ اَه‬E ‫ى ال‬H‫ َم َي َصل‬D‫ى اهَ َعلَيَ『 َو َسل‬D‫َ َصل‬E َż‫ال‬D َ‫َكان‬
َ『‫د ومسلم وابن ماج‬チ‫ أ‬o‫َراو‬


LATIHAN SOAL UKK
VERSI 1

Berilah tanda silang pada huruf a,b,c atau d pada jawaban yang benar !

1. Shalat jum`at diwajibkan bagi orang Islam berdasarkan .....

a. al-Jumu`ah : 7 b. al-Jumu`ah : 8 c. al-Jumu`ah : 9 d. al-Jumu`ah : 10

2. Dalam rangkaian shalat jum`at, setelah adzan ada seseorang yang berdiri dan

berceramah di depan jama`ah, dilanjutkan dengan shalat dua rakaat. Ceramah yang

dilakukan disebut ....

a. Khotib b. Khutbah c. Khitobah d. khitbah


3. Hukum melaksanakan shalat jum`at bagi anak-anak adalah ....

a. Makruh b. Mubah c. Sunnah d. wajib

4. Perhatikan data di bawah ini!....

No Uraian

1 Islam

2 Budak

3 Berakal

4 Dalam perjalanan

5 Merdeka

Berdasarkan data di atas, yang termasuk syarat wajib shalat jum`at adalah ....

a. 1, 2, 3 b. 2, 3, 4 c. 1, 2, 5 d. 1, 3, 5

5. Di bawah ini, yang tidak termasuk rukun khutbah jum`at adalah ….

a. mengucapkan pujian kepada Allah SWT pada khutbah pertama dan kedua

b. mengucapkan dua kalimah syahadat pada khutbah pertama dan kedua

c. membaca shalawat kepada nabi pada khutbah pertama dan kedua

d. membaca hadits nabi

6. Salah satu syarat khutbah jum`at adalah ....

a. berurutan antara khutbah pertama dan kedua

b. dilakukan di atas mimbar

c. memberi salam pada permulaan khutbah jum`at

d. menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

7. Sa.halaJtayizanaghdilaksanakan bbe. rJkeennaaaznahadanya orancg.IJsalazmahyang meninggaldd.uinjaiazadhisebut ....
َ َ ‫َاو َعلَى‬E‫َصل‬
8. ََََ‫ الدارقط‬o‫ اه َروا‬D‫َ منَاقَلَ اَ إَل『 َا‬
Isi kandungan hadits di atas adalah ....

a. kewajiban shalat jenazah c. kewajiban shalat bagi jenazah muslim

b. kewajiban shalat ghaib d. hukum shalat jenazah

9. Hukum shalat jenazah bagi umat Islam adalah ....

a. Sunnah b. sunnah muakkad c. fardhu kifayah d. fardhu `ain

10. Syarat-syarat shalat jenazah adalah ....

a. suci dari hadas dan najis, menutup aurat, menghadap kiblat, sesudah jenazah

dimandikan dan dikafani, jenazah diletakkan di arah kiblat kecuali bagi shalat gaib

b. suci dari hadas dan najis, menutup aurat, menghadap kiblat, sesudah jenazah

dimandikan dan dikafani, imam berdiri lurus dengan perut jenazah

c. suci dari najis, menutup aurat, menghadap kiblat, sesudah jenazah dimandikan dan

dikafani, jenazah agar diletakkan di arah kiblat kecuali bagi shalat gaib

d. suci dari hadas, menutup aurat, menghadap kiblat, sesudah jenazah dimandikan dan

dikafani, jenazah agar diletakkan di arah kiblat kecuali bagi shalat gaib


11. Di bawah ini, yang tidak termasuk rukun shalat jenazah adalah ....

a. Niat c. mengangkat tangan ketika takbir

b. membaca surat al-Fatihah d. membaca shalawat kepada


12. Yang dimaksud dengan shalat ghaib adalah ....

a. shalat jenazah yang jenazahnya sudah dimandikan

b. shalat jenazah yang jenazahnya tidak ada di depan orang yang menyalatkan

c. shalat jenazah yang jenazahnya berada di dalam peti jenazah

13. Ldbaa...fal‫ى‬s‫ى‬d‫لل‬h‫َعع‬nَa‫َتػػَت‬ilya‫هََه‬at t‫َءَء‬j‫داا‬eَ‫َد‬sَ‫اَا‬nh‫َتَت‬aa‫َي‬z‫َي‬l‫َففاا‬aَa‫َكَك‬th‫لل‬j‫اا‬ey‫ضض‬naََanzg‫ََرر‬a‫فَػفَػ‬hh‫تََت‬uyk‫َرارا‬aَuََ‫َك‬n‫َك‬m‫َت‬g‫ َت‬n‫َعَع‬jye‫اابرََرب‬anَ‫َتت‬awzH‫َمَتي‬Ha‫ي‬a‫لََم‬j‫ا‬h‫َل‬i‫ا‬b‫َذا‬nَo』y‫ َذ‬a』َ‫ى‬pَ‫عىل‬eَ‫َعل‬re‫ى‬mH‫َصىل‬H‫ل‬p‫اََص‬u‫َا‬an 1 orang adalah ....

c. ‫ َت اَلَغائَبَ اَربعَ َت َكََراتَ َفػَر َض ال َكَفايَتَ اََداَء َه تَػَعلى‬H‫ى علَى اَل َمي‬H‫َا َصل‬
d. ‫تَ َت ابَرعَ َت َكََراتَ َفػَر َض ال كََفاَي َت اََداءَ هَ تَػَعلى‬H‫ى َعلَى َ』 ذَ ََ اَل َمي‬H‫َا َصل‬

14. Sa.hala‫ َد‬wD‫َ م‬aハt‫ل‬p‫لَىا‬a‫ع‬lin‫َو‬g‫َد‬ pendek yang dibaca ketikac.m‫َد‬e‫م‬Dlaَハksَ‫دَنا‬aَ‫َسي‬nak‫ال‬a‫َل‬n shalat jenazah adalah ....
b. َ‫ د‬D‫َ م‬ハ ‫عَلىال‬
D‫م‬ َハ ‫َعلَى‬ ‫َل‬ ‫ ص‬D‫م‬ ‫َه‬ ‫ال‬ ‫ ص‬D‫ال هَ م‬ ‫م َو‬Dَ‫اله‬
‫َو‬ َ‫م د‬D ハَ ‫م‬Dَ‫الله‬
d. ‫ َد‬D‫ م‬ハَ ‫َعلَى سَيَ َدَنا‬

15. Dua shalat wajib yang dilaksanakan dalam satu waktu secara sendiri-sendiri disebut ....

16. aDba...o`aَ‫『ا‬s‫َه‬s‫ػ‬hżżََ‫ََعع‬haala‫ََفف‬latt‫ََعع‬jaj‫َوَواا‬emn‫ََه『ا‬aaَ‫عافَف‬z`‫عَا‬aَa‫وََو‬hhَ『‫َها‬チَyَチ‫ر‬aَ‫َوَار‬n‫وَا‬gَ『‫رلَََا‬bَ‫فَر‬dَ‫ف‬.َ‫َغ‬i‫َغ‬b‫ا‬s‫ا‬aD‫م‬h‫م‬Dcaَ‫ه‬a‫َه‬l‫لل‬a‫ا‬s‫ ا‬tejtaemlaih` takbirck. estihgaalaatpjaabmilaa`jenazahdn.ysahbaalantyjaukma`daahlah ....
c. ‫ػ هَ َم‬żَ‫َ هَ َم َوَعافََ『 وَا َع َف َع‬チ‫ ا َغَفَرَََم َواَر‬D‫ال َه م‬
d. َ‫ػ هَ م‬żَ‫َه َم َوَعافََه َم َوا َع َف َع‬チَ ‫ ا َغَفَرَََم َواَر‬D‫ال َه م‬

17. Syarat-syarat shalat jama` adalah ....

a. musafir yang tidak untuk maksiat, jarak perjalanan minimal 82 km, tidak boleh makmum
dengan orang yang mukim, dalam keadaan tertentu seperti sakit dan perang.

b. musafir yang tidak untuk maksiat, jarak perjalanan minimal 82 km, tidak boleh
makmum dengan orang yang mukim, dalam keadaan tertentu seperti sedang sakit
dan perang, berniat shalat jamak

c. musafir yang tidak untuk maksiat, jarak perjalanan minimal 82 km, dalam keadaan tertentu


seperti sedang sakit dan perang, berniat shalat jamak
d. musafir, jarak perjalanan minimal 82 km, tidak boleh makmum dengan orang yang

mukim, dalam keadaan tertentu seperti sakit dan perang, berniat shalat jamak
18. Shalat wajib yang boleh dijamak adalah ....

a. isya` dng subuh b. shubuh dng dhuhur c. dhuhur dng ashar d. `ashar dng magrib


19. Pak Amir melaksanakan perjalanan dari Kebumen ke Jakarta dengan bus malam,

berangkat pukul 17.00 WIB dan sampai Jakarta pukul 04.00 WIB. Pada pukul 21.00 WIB,

bus istirahat di rumah makan dan pak Amir melaksanakan shalat maghrib dan isya. Shalat

yang dilaksanakan pak Amir disebut ....

a. jama` b. jama` taqdim c. jama` ta`khir d. jama`ah taqdim

20. Menurut bahasa, shalat qashar mempunyai arti shalat.

a. meringkas b. mengumpulkan c. shalat bersama-samad. shalat di perjalanan

21. Shalat wajib yang dapat dilaksanakan dengan cara qhasar adalah ....

a. subuh dan dhuhur b. dhuhur dan ashar c. ashar dan magrib d. maghrib dan isya`

22. Melaksanakan dua shalat wajib yang jumlah raka`atnya empat pada satu waktu yang

dilaksanakan sendiri-sendiri masing-masing 2 rakaat disebut ....

a. shalat jama` c. shalat qashar

b. shalat jama`ah qashar d. shalat jama` qashar

23. Seseorang diperbolehkan shalat dengan duduk apabila ....

a. tidak dapat shalat dengan berdiri c. tangannya sakit

b. lebih ringan shalat dengan duduk d. kepalanya sakit

24. Di bawah ini, yang merupakan contoh pelaksanaan shalat jama` qashar adalah ....

a. melaksanakan shalat maghrib dan `isya dengan cara shalat maghrib 2 raka`at

dilanjutkan dengan shalat `isya 2 raka`at.

b. melaksanakan shalat maghrib dan `isya dengan cara shalat maghrib 3 raka`at

dilanjutkan dengan shalat `isya 4 raka`at.

c. melaksanakan shalat dhuhur dan `ashar dengan cara shalat dhuhur 4 raka`at

dilanjutkan dengan shalat `ashar 4 raka`at.

d. melaksanakan shalat dhuhur dan `ashar dengan cara shalat dhuhur 2 raka`at

dilanjutkan dengan shalat `ashar 2 raka`at

25. Yang dimaksud dengan shalat dalam keadaan darurat adalah ....

a. shalat dalam kondisi normal c. shalat dalam kondisi aman

b. shalat yang banyak daruratnya d. shalat dalam keadaan terpaksa

26. Tata cara shalat bagi orang yang sedang sakit keras sehingga tidak mampu

menggerakkan anggota tubuhnya tetapi akalnya masih sehat adalah....

a. tidak wajib melaksanakan shalat c. shalat dengan isyarat

b. shalatnya diwakilkan orang lain d. tidak perlu melaksanakan shalat

27. Seorang muslim yang shalat dengan duduk, hendaklah duduknya dalam posisi ....

a. duduk bersila c. duduk iftirasyi

b. duduk bersandar ke dinding d. duduk dengan tenang

28. Tata cara shalat dalam kendaraan, apabila tidak mengetahui arah, maka pada saat

takbiratul ikhram arah kiblatnya adalah ....

a. ka`bah c. sesuai arah kendaraan

b. sesuai keyakinannya d. kemana saja boleh

29. Salah satu macam shalat sunnah yang disyariatkan adalah shalat sunnah sebelum shalat

wajib yang disebut ....

a. shalat witir b. shalat ba`diyyah c. shalat awwaliyah d. shalat qabliyyah


30. Jumlah raka`at shalat sunnah rawatib mu`akkad sebelum shalat dhuhur adalah ....

a. 8 raka`at b. 6 raka`at c. 4 raka`at d. 2 raka`at

31. Di bawah ini, yang termasuk shalat sunnah rawatib muakkad adalah ....

a. 2 raka`at sebelum `ashar, 2 raka`at setelah `ashar, 2 raka`at sebelum magrib

b. 2 raka`at setelah maghrib, 2 raka`at setelah `isya, 2 raka`at sebelum subuh

c. 2 raka`at sebelum maghrib, 2 raka`at setelah maghrib, 2 raka`at setelah `isya

d. 2 raka`at setelah `ashar, 2 raka`at setelah `isya, 2 raka`at sebelum subuh

32. Shalat sunnah malam yang jumlah raka`atnya ganjil disebut shalat ....

a. Tarawih b. Tahajud c. Witir d. lail

33. Jumlah bilangan raka`at shalat tahajud adalah ....

a. antara 1 s/d 8 b. antara 2 s/d 8 c. antara 2 s/d 20 d. antara 2 s/d tak terbatas

34. Pada rakaat pertama dan kedua dalam pelaksanaan shalat id disunnahkan ....

a. takbir 5 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua

b. takbir 5 kali pada rakaat pertama dan 7 kali pada rakaat kedua

c. takbir 7 kali pada rakaat pertama dan 7 kali pada rakaat kedua

d. takbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua

35. Pada rangkaian pelaksanaan shalat id, khutbah dilaksanaan ..... shalat id.

a. Sebelum b. sesudah c. sebelum/sesudah d. sesudah jama`ah berkumpul

36. Tujuan utama melaksanakan shalat sunnah tahiyyatul masjid adalah untuk..... masjid.

a. memakmurkan b. memulyakan c. meramaikan d. menggunakan

37. Shalat sunnah yang tidak selalu dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW disebut ....

a. shalat sunnah muakkad c. shalat sunnah ghairu muakkad

b. shalat sunnah lail d. shalat sunnah qusuf

38. Shalat sunnah yang dilaksanakan pada saat matahari naik setinggi tombak sampai

sebelum waktu pelaksanaan shalat dhuhur disebut shalat ....

a. Dhuha b. Tahiyyat c. Lail d. witir

39. Shalat sunnah rawatib 2 rakaat sebelum shalat magrib termasuk ....

a. shalat sunnah malam c. shalat sunnah ghairu muakkad

b. shalat sunnah muakkad d. shalat sunnah tahiyyatul masjid

40. Jumlah rakaat shalat dhuha adalah ....

a. paling sedikit 2, paling banyak 6 c. paling sedikit 2, paling banyak 8

b. paling sedikit 2, paling banyak 10 d. paling sedikit 2, paling banyak 12

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang benar!

41. Sebutkan 4 amalan sunnah dalam shalat jum`at!

42. Sebutkan macam-macam shalat jama`! Jelaskan dan berilah contohnya!

4443.. JSeelbausktkaannpseynagraetr-tsiaynarsahtadlaiptesrubnonleahhkamnunaykakashd!alBaterqikaasnhacro! ntohnya 3 macam!

45. َ‫ الرمذي‬o‫َة َروا‬Dżَََ ‫َََ َع َشَرَة َرَكعَة َبػََ اَه لَ َ『 قَ َصَرا ََ ا‬ż‫ص َحى ََإثػ‬E ‫صلى ال‬Dَ َ‫مَن‬
Jelaskan isi kandungan hadits di atas!


VERSI 2

Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda silang pada huruf a, b, c atau d!

1. Shalat wajib yang berjumlah 2 raka`at dan dilaksanakan hari jum`at pada saat waktu

shalat dhuhur, serta dilaksanakan setelah dua khutbah disebut ....

a. shalat dhuhur c. shalat jum`at

b. shalat qabliyah dhuhur d. shalat ba`diyah dhuhur

2. Fathoni sudah berumur 15 tahun. Dia tidak melaksanakan shalat jum`at sehingga dia

mendapatkan dosa, karena melaksanakan shalat jum`at hukumnya....

a. Mubah b. Sunnah c. fardhu kifayah d. fardhu `ain

3. 1. Hamba sahaya 2. Anak-anak 3. Orang sakit

4. Laki-laki 5. Perempuan 6. Bermukim

Berdasarkan data di atas, golongan yang tidak wajib melaksanakan shalat jum`at adalah ....

a. 1, 2, 3, 5 b. 1, 2, 3, 4 c. 1, 2, 4, 5 d. 1, 3, 4, 6

4. Di bawah ini, yang tidak termasuk syarat wajib shalat jum`at adalah ....

a. Islam c. Baligh c. laki-laki d. diawali dengan dua khutbah

5. Pada waktu khatib duduk diantara dua khutbah, maka yang disunnahkan untuk jama`ah
shalat jum`at adalah membaca ….

a. shalawat nabi b. Istighfar c. al-Qur`an d. takbir

6. Islam mengajarkan kepada umatnya, sebelum berangkat ke masjid untuk shalat jum`at,

terlebih dahulu agar ....

a. mandi terlebih dahulu c. makan terlebih dahulu

b. berangkat mengajak teman d. tayamum terlebih dahulu.

7. Mukhlis tidak melaksanakan shalat jum`at padahal dia sudah memenuhi syarat, bagi Mukhlis ....

ab.. tbidoalekh-bbeorldeohsasaja dc.. tmideankdmapeantddaopsaat pahala dan dosa

8. ‫ ابو‬o‫ َأوَ مَََير َض َرو‬Gَ ََ‫ اربػَعَة َعَبَد َلََوَك أَوَ إََمَةراَ أَوَ َص‬D‫ا َعَة َإا‬タََ ََ ‫ َمَعلََوَم‬G‫اَََََمعَة حَ ق‬
َ‫دادو واَاكم‬

Berdasarkan potongan hadits yang diberi garis bawah di atas, ketika ada seruan untuk
melaksanakan shalat jum`at maka ....

a. bagi Fatimah boleh tidak ikut shalat jum`at c. bagi Pak Ahmad wajib shalat jum`at

b. bagi anak-anak tidak wajib shalat jum`at d. bagi anak-anak boleh shalat jum`at

9. Pak Ahmad tidak berdosa karena tidak menshalatkan jenazah tetangganya yang

beragama Islam karena ....

a. belum kenal dengan yang meninggal c. sudah ada orang lain yang menshalatkan

b. jenazahnya perempuan d. tidak mendapatkan izin dari keluarganya

10. Ketika menshalatkan jenazah, imam berdiri di dekat kepala jenazah apabila jenazahnya ....


a. satu orang b. anak-anak c. laki-laki d. keluarganya sendiri

11. Ketika melaksanakan shalat jenazah, membaca shalawat nabi dibaca setelah ....

a. takbir 1 b. takbir 2 c. takbir 3 d. takbir 4


12. Di baَ『َwَ‫ اَهلو‬żَ‫ا‬a‫ةَرل‬チ‫ف‬h‫ اَو وَغَر‬i‫َم‬noََ‫َك‬i‫َد‬,‫لََيَع‬y‫ ػبََع‬aD‫ا‬żَ‫ت‬n‫َتػاََفَم‬g‫س‬Dَ‫ َاو‬t‫ل‬oَ‫ا‬e‫َجر‬r‫َا‬mَż‫َرما‬aَシَsَ‫ا‬uَ‫م‬k‫اَله‬do`a yang dibaca ketika shalat jenazah adalah ....
a.

b.

c. َ‫ اه‬D‫إَلهَ َإا‬ َ‫ا‬ َََ‫اَأََ َن‬ ‫َد‬ ‫أََشَه‬
d. ََ َ‫ الََعاَل َم‬H‫رَب‬
‫مَ َد ه‬
13. Berikut ini yang bukan termasuk syarat syah shalat jenazah adalah ....

a. berdiri jika mampu c. menghadap kiblat

b. badan suci dari hadits dan najis d. telah masuk waktu shalat

14. Pukul 18.15 WIB ketika sedang dalam perjalanan jauh, Aminah melaksanakan shalat

maghrib diteruskan shalat isya` masing-masing 3 rokaat dan 4 rokaat. Shalat yang

dilaksanakan Aminah disebut shalat ....

a. jama` b. Qashar c. jama` taqdim d. jama` qashar

15. Ahmad studi tour ke Yogyakarta. Dia melaksanakan shalat dhuhur dengan ashar dengan cara

jama`. Shalat yang dilakukan Ahmad menurut agama hukumnya ....

a. Diperbolehkan b. Dilarang c. Dianjurkan d. diwajibkan

16. Ketika dalam perjalanan jauh, melaksanakan shalat dhuhur dengan dua rokaat disebut shalat ....

a. jama` b. Qashar c. jama` qashar d. jama` taqdim

17. aS.halaDthdui hbuarwah ini yanbg. tAidsahkabroleh dilaksanack.aMn adgenrigban cara qashda.r iasdyaalah ....

18. َ101 : ‫سَاء‬Hż‫صاََة َال‬D ‫ا َح َاَن َتػَق َصروَا مَ َن ال‬ż‫إوَََذا َضَربػتَ َم ََ اأََر َض فػَلَيسَ َعليَ َك َم ََج‬
Ayat di atas membolehkan umat Islam untuk melaksanakan shalat dengan cara

a. jama` b. jama` taqdim c. jama` ta`khir d. qashar

19. Melaksanakan shalat dhuhur 2 rakaat dilanjut-kan shalat ashar 2 rakaat dilakukan dalam

satu waktu merupakan pengertian dari ....

a. qashar b. jama` qashar c. jama` taqdim diqashar d. jama` ta`khir diqashar

20. Karena sedang dalam perjalanan, Fathonah melaksanakan shalat maghrib dan isya

dengan cara jama` qashar. Jumlah rokaat shalat yang dilaksanakan Fathonah adalah ....

a. 4 rakaat b. 5 rakaat c. 6 rakaat d. 7 rakaat

21. Di bawah ini yang tidak termasuk syarat shalat jama` adalah ....

a. Mukim b. Musafir c. Sakit d. ketika hujan lebat

22. Pak Ibrahim sedang dalam keadaan sakit sehingga tidak mampu berdiri. Oleh sebab itu

Pak Ibrahim dapat melaksanakan shalat dengan cara ....

a. Duduk b. Terlentang c. Berbaring d. miring

23. Seseorang yang sedang sakit dan tidak mampu lagi melaksanakan shalat dengan isyarat

karena tidak sadar, maka baginya ....

a. tidak wajib melaksanakan shalat c. minta orang lain untuk menshalatkan


b. shalat dengan bantuan orang lain d. boleh melaksanakan shalat wajib


24. Jai.ka Tseasweaorrarunkg shalat dbe.nSgaanntdaui duk, maka hecn. dIfatikrnaysayidilaksanakand.debnegrasniladuduk ....

25. َ286 : ‫ َالبقرة‬... ‫ َو َسَعَها‬D‫ َف اَه َنػَفسَا َا‬H‫اَ َي َكل‬
Ungkapan yang sesuai dengan kandungan pokok potongan ayat di atas adalah .....

a. orang Islam harus melaksanakan shalat wajib lima waktu

b. seseorang yang tidak mampu, boleh melaksanakan shalat dengan tidak berdiri

c. diperbolehkan untuk meringkas shalat

d. shalat dalam perjalanan

26. Orang yang sedang dalam kendaraan, maka ....

a. ketika takbiratul ikhram wajib menghadap kiblat, setelah itu boleh sesuai dengan arah

kendaraan

b. arah kiblatnya adalah mengikuti arah pesawat

c. arah kiblatnya adalah ke barat

d. arah kiblatnya adalah bebas.

27. Gerakan ruku` ketika shalat dalam kendaraan dengan cara duduk adalah dilaksanakan

dengan cara ....

a. membungkukkan badan ke depan seperti shalat biasa

b. menggerakkan kepala

c. memandang lurus ke depan

d. menundukkan kepala dan setengah badan bagian atas ke arah depan

28. Shalat yang dilaksanakan sebelum atau sesudah shalat fardhu disebut shalat ....

a. sunnah b. sunnah muakkad c. sunnah awwabin d. sunnah rawatib

29. Shalat sunnah dua rakaat sebelum shalat shubuh termasuk shalat ....

a. shalat sunnah rawatib muakkad c. shalat sunnah rawatib ghairu muakkad

b. shalat sunnah lail d. shalat sunnah tahajud

30. Shalat wajib yang sebelum dan sesudahnya terdapat shalat sunnah rawatib muakadnya

adalah ....

a. shalat subuh b. shalat dhuhur c. shalat ashar d. shalat maghrib

31. Nama lain bagi shalat sunnah tarawih adalah ....

a. qiyamu awwabin b. qiyamu tahajud c. qiyamu witir d. qiyamu ramadhan

32. Waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat tarawih dan shalat sunnah malam

lainnya adalah ....

a. setelah shalat isya` c. tengah malam

b. setelah pukul 12 malam d. sepertiga malam terakhir

33. Shalat tarawih 20 rakaat mulai dilaksanakan umat Islam sejak masa khalifah ....

a. `Umar bin Khatthab b. `Usman bin `Affan c. Ali bin Abi Thalib d. Nabi Muhammad

34. Jumlah rakaat yang paling banyak untuk shalat witir adalah ....

a. 5 rakaat b. 7 rakaat c. 9 rakaat d. 11 rakaat


35. َ79 : ‫ َمَودَا َاإسراء‬ハََ‫ َك َمَقاَما‬E‫ َك عَس َأنَ يػَبػَعَث َك رَب‬D‫ج َد بََ『 َن ََافلةَ ل‬D ‫َوَمنَ الََيَل َفػتػَه‬
Kandungan pokok ayat di atas menjelaskan tentang ….

a. keutamaan shalat sunnah malam c. jumlah rakaat shalat sunnah muakkad

b. jumlah rakaat shalat tahajud d. perintah melaksanakan shalat tahajud

36. Hukum melaksanakan shalat sunnah id bagi umat Islam adalah ....

a. fardhu `ain c. fardhu kifayah

b. sunnah muakkad d. sunnah ghairu muakkad

37. Shalat sunnah id mulai dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW dan para shahabat pada ....

a. tahun pertama hijriyah c. tahun kedua hijriyah

b. tahun ketika hijriyah d. tahun keempat hijriyah

38. Waktu yang paling tepat untuk melaksanakan shalat id adalah ....

a. setelah shalat shubuh c. setelah terbit matahari

b. pada waktu dhuha d. sebelum dhuhur

39. Ahmad ketika sampai di dalam masjid senantiasa langsung melaksanakan shalat duarakaat untuk

menghormati masjid. Shalat yang dilaksanakan Ahmad disebut ....

a. shalat sunnah tahiyyatul masjid c. shalat sunnah khurmatul masjid

b. shalat sunnah qabliyyah d. shalat sunnah sebelum shalat wajib

40. Jumlah rakaat shalat dhuha yang tepat adalah ....

a. paling sedikit 2, paling banyak 6 c. paling sedikit 2, paling banyak 8

b. paling sedikit 2, paling banyak 10 d. paling sedikit 2, paling banyak 12

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !

21.. JSeelbausktkaannpreunkugnerktiahnutbfaarhdhjuumk`iafat!yah?

3. ‫صلَةوَ َم َن يػََوَم ا ََََمَعَة َفا َسَعَوا إَ َى َذ َك َر اهَ وََذَروَا‬D ‫َػَاو َإذَا نػََوَد َي َل‬ż‫ ذَيَنَ اَم‬D‫ايػَ هََا ال‬
َ9 : ‫اَلبػي َع ََاَمعة‬

Jelaskan kandungan pokok ayat di atas!

4. Sebutkan bilangan shalat sunnah rawatib ghairu muakkad!
5. Sebutkan urutan tatacara pelaksanaan shalat jenazah?


Click to View FlipBook Version