Perbedaan Sel Hewan dan
Sel Tumbuhan
Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Kalian telah memahami bahwa setiap mahluk hidup tersusun atas sel, termasuk
tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dan hewan merupakan mahluk hidup
multiseluler yang terdiri dari banyak sel. Apakah terdapat
perbedaan antara
struktur sel
Bagaimana tumbuhan dan
bentuk sel struktur sel
tumbuhan dan hewan?
sel hewan??
Untuk lebih jelasnya kalian bisa melihat
vidio di slide berikutnya
Jadi apa saja perbedaannya??
Lalu bagaimana bentuk sel hewan dan tumbuhan berdasarkan
struktur penyusunnya
Bentuk sel tumbuhan bersifat tetap, sedangkan bentuk sel
hewan berubah-ubah.
Hal ini harena sel tumbuhan memiliki dinding del, sedangkan
sel hewan tidak memiliki dinding sel.
Tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri mellaui
proses fotosintesis sehingga tumbuhan termasuk
organisme autotrof. Zat hijau daun yang dimiliki oleh
tumbuhan terdapat di Kloroplas.
Adapun sel hewan tidak terdapat organel kloroplas
sehingga tidak mampu membuat makanannya sendiri. oleh
karena itu hewan termasuk organisme heterotrof
Mekanisme Transpor Melalui Membran Plasma
Sel merupakan unit struktural dan fungsional mahluk hidup. sebagai unti struktural dan
fungsional, didalam sel terjadi beberapa bioproses. salah satu bioproses yang berlangsung
dalam sel adalah transpor melalui membran.
Apa Tujuannya? Transpor melalui membran bertujuan untuk melewatkan zat tertentu baik
keluar ataupun masuk kedalam sel.
Suatu zat bergerak keluar atau
masuk ke dalam sel karena
perbedaan konsentrasi antara
cairan dalam sel dengan larutan luar
sel.
Transpor Pasif:
1. Difusi Sederhana
2. Difusi Dipermudah (Difusi Terbantu)
3. Osmosis
Transpor Aktif:
1. Pompa Ion
2. Kontraspor
3. Eksositosis - Endositosis
Transpor Pasif
• Transpor pasif merupakan transportasi
sel yang dilakukan melalui membran
tanpa membutuhkan energi.
• Transpor pasif terjadi karena adanya
perbedaan konsentrasi antara zat yang
berada di dalam sel dengan zat yang
berada di luar sel.
1. DIFUSI Sederhana Difusi sederhana terjadi secara spontan dan tidak membutuhkan
• Difusi adalah proses molekul perantara. Molekul akan menyebar keseluruh ruangan sampai
tercapai batas kesetimbangan. (Perhatikan gambar diatas).
pergerakan partikel,
molekul, ion, gas, atau kalian bisa mencoba dirumah difusi zat cair, yaitu menenteskan tinta
cairan dari kedalam segelas air. Apa yang akan terjadi? . dapatkah kalian
konsentrasi tinggi ke menyebutkan contoh difusi gas dan difusi zat padat?
konsentrasi yang
lebih rendah hingga
tercapai suatu
keseimbangan.
• Difusi yang dilakukan
oleh sel hidup
contohnya adalah
peristiwa masuknya
oksigen (O2) dan
keluarnya karbon
dioksida (CO2) pada
respirasi sel.
Faktor yang mempengaruhi difusi sederhana
No Faktor Penjelasan
1. Konsentrasi Zat Makin besar perbedaan konsentrasi antara kedua zat maka laju difusinya
makin cepat.
2. Suhu Kenaikan suhu mengakibatkan molekul bergerak lebih cepat. pergerakan
molekul yang cepat mengakibatkan laju difusi yang cepat pula. Oleh
karena itu, laju difusi berbanding lurus dengan kenaikan suhu.
3. Ukuran Molekul Molekul berukuran kecil lebih cepat melewati membran daripada molekul
berukuran besar.
4. Wujud Zat Zat padat lebih lambat berdifusi daripada zat cair dan gas.
2. DIFUSI DIPERMUDAH
• Difusi dapat dipermudah oleh protein
spesifik yang membentuk saluran protein
dan protein transpor pada membran sel.
• Mekanisme difusi terfasilitasi adalah sebagai
berikut:
1. Difusi yang dipermudah oleh saluran
protein.
2. Difusi yang dipermudah oleh protein
transpor.
Banyak molekul polar yang berukuran besar (asam amino dan glukosa) dan ion (K+, Na+, dan Cl-) tertahan
oleh membran ganda posfolipid, tapi dapat berdifusi melalui saluran yang dibentuk oleh protein. Saluran
tersebut dapat membuka dan menutup karena adanya rangsangan listrik atau kimiawi.
Protein transpor memiliki sifat seperti enzim, yaitu bersifat spesifik terhadap zat dan tempat pengikatan
molekul yang diangkutnya. Protein trasnpor dapat berubah bentuk saat mengikat dan melepas molekul yang
dibawanya. Protein transpor pada membran memudahkan difusi molekul amnino dan glukosa.
3. OSMOSIS Perhatikan Gambar disamping!.
• Osmosis adalah perpindahan zat Suatu wadah, dipisahkan oleh membran semi
permeabel.
pelarut (air) dari larutan dengan masing-masing berisi air, yg sama jumlahnya,
konsentrasi rendah (hipotonik) ke kemudian pada bagian A dan B juga di isi gula
larutan dengan konsentrasi yang lebih dengan jumlah yang berbeda, yaitu B lebih
tinggi (hipertonik) melalui selaput banyak dibandingkan A. Sehingga pada bagian A
selektif permeabel sampai terjadi merupakan hipotonik, dan B adalah hipertonik.
kesetimbangan.
Dalam osmosis yang terjadi adalah perpindahan
zat pelarut (air) dari konsentrasi rendah ke
konsentrasi tinggi, yang berpindah adalah zat
pelarutnya.
jadi air dari bagian A (hipotonis) akan
berpindah melalui membran semi permeabel
menuju ke bagian B (hipertonis) sampai
mencapai batas keseimbangan konsentrasi
larutan nya.
A B B
Hipotonis A
Jika ingin melihat contoh difusi dan Lihat
Hipertonis osmosis lainnya silahkan klik tanda panah
berikut untuk melihat vidionya
Transpor Aktif
Transpor aktif yaitu perpindahan molekul atau ion dengan menggunakan energi
yang berada di dalam sel. Beberapa contoh dari transpor aktif adalah
endositosis, eksositosis, pompa ion natrium (Na+)/kalium (K+)
POMPA ION Natrium dan Kalium
• Pompa ion adalah transpor ion melalui membran dengan cara melakukan
pertukaran ion dari dalam sel dengan ion di luar sel.
• Transpor dilakukan oleh protein transpor yang tertanam pada membran
plasma, menggunakan sumber energi berupa ATP.
• Contoh pompa ion, yaitu pompa ion natrium-kalium pada sel hewan. Sel
hewan memiliki konsentrasi ion K+ lebih tinggi dan ion Na+ jauh lebih rendah
dibandingkan dengan lingkungannya. Membran sel hewan
mempertahankan konsentrasi ion melawan gradien konsentrasi dengan
memompa ion Na+ ke luar dan ion K+ masuk ke dalam sel.
Pompa Natrium-Kalium
Ion Natrium (Na+) dan Kalium (K+) merupakan
beberapa contoh ion yang dibutuhkan oleh
tubuh. Namun, ion K+ lebih dubuthkan daripada
ion Na+. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme
pemasukan ion K+ kedalam tubuh. Pada saat ion
K+ dimasukkan kedalam sel, sejumlah ion Na+
akan dikeluarkan dari sel. Setiap pemasukan 2
ion K+ diimbangi dengan pengeluaran 3 ion Na+ .
Mekanisme ini disebut pompa natrium-kalium.
Pemasukan ion K+ ke dalam sel secara terus
menerus mengakibatkan konsentrasi ion K+ di
dalam sel tinggi. Sebaliknya, pengeluaran ion
Na+ di luar sel tinggi. Pada kondisi demikian,
terjadi pergerakan ion-ion melawan gradien
konsentrasi. Sejumlah energi ATP diperlukan
untuk melawan gradien konsentrasi tersebut.
KOTRANSPOR
Kotranspor adalah transpor zat yang mengaktifkan transpor zat lain melewati membran plasma.
Kotransport dibedakan menjadi dua, yaitu simport dan antiport. Disebut simport apabila kedua jenis
zat memiliki arah pergerakan yang sama, dan disebut antiport apabila arah pergerakannya berlawanan.
Contoh mekanisme kotranspor, berupa pompa potasium dan sodium.
Eksositosis - Endositosis
Eksositosis - Endositosis adalah transpor partikel dan
molekul besar melalui pelipatan membran plasma atau
pembentukan vesikula
Eksositosis
Eksositosis yaitu proses pengeluaran zat dari
dalam sel. Peristiwa eksositosis melibatkan
vesikula. vesikula transpor yang terlepas dari
badan golgi dipindahkan dari sitoskeleton ke
membran plasma. pada saat membran vesikula
dan membran plasma bertemu, molekul-molekul
lipid bilayer menyusun ulang lapisan membran
baru sehingga kedua membran bergabung.
Selanjutnya zat-zat dalam visukula keluar dari
sel. eksositosis terjadi pada beberapa sel
kelenjar atau sel sekresi.
Eendositosis
Endositosis adalah proses pemasukan zat ke dalam sel. sel memasukkan zat dan materi yang sangat
kecildengan membentuk vesikula dari membran plasma. Permukaan membran plasma melekuk ke dalam
sel membentuk sebuah kantong, Setelah kantong tersebut berisi zat atau materi kecil. kantong
tersebut melekuk semakin dalam membentuk vesikula.
Sintesis Protein
Sel y me s ub h u h me n i f or gi n fi o g an
be d - e . K m u n me n ja g . Ja n sa n a n la y i n
ol l- e y b ed - a s a m lo m u fis o s e g n ar la ,
je , d u t a m- a m o n n u n te . P te n ih ka l u
si s ro ya d da n o D A. ro di t el i r si s ro
ya t di la b o .
Apa itu Sintesis Protein ?? Sintesis protein adalah proses pembentukan protein dari
monomer peptida yang diatu susunannya oleh kode genetik.
Protein yang terbentuk mempunyai peranan penting dalam
organisasi struktural dan fungsional dari sel.
Protein struktural menghasilkan beberapa komponen sel dan
beberapa bagian di luar sel seperti kutikula, serabut, dan
sebagainya. Protein fungsional (enzim dan hormon)
mengawasi hampir semua keiatan metabolisme, biosintesis,
pertumbuhan, pernapasan, dan perkembangbiakan dari sel.
Reproduksi Sel
Sel pa b i t ec n en n Setiap sel dapat
tu k a. memperbanyak diri dengan
membentuk sel-sel
Dap h e Sel dapat Mitosis ini barumelalui proses yang
me l i melakukan terjadi dalam disebut Pembelahan Sel.
pe ha pembelahan sel somatis Pada pembelahan
mi n sel/reproduksi sel. yang bersifat mitosis,satu sel induk
be k, u n Mitosis adalah meristematis, membelah mendari dua sel
da pembelahan yaitu sel-sel anakan. Sel anakan ini
ju h ? duplikasi di mana yang hidup mewarisi sifat sel
sel memproduksi terutama yang induknya dan memiliki
dirinya sendiri sedang tumbuh jumlah kromosom yang
dengan jumlah (ujung akar dan sama dengan induknya.
kromosom yang ujung batang) Proses terjadinya mitosis
sama dengan sel terbagi ke dalam 4 fase :
induk. Profase, metafase,
anafase, telofase.
Setelah mempelajari materi ini silahkan buka topik 3.1
Sel di Google Classroom. kemudian Kerjakan latihan nya
secara mandiri.
Selamat Belajar