The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

rangkuman materi bahasa indonesia tema 6 kelas 4 kurikulum 13 tahun ajaran 2022/2023

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Hadianna.S, 2023-05-28 06:33:24

RANGKUMAN BAHASA INDONESIA TEMA 6

rangkuman materi bahasa indonesia tema 6 kelas 4 kurikulum 13 tahun ajaran 2022/2023

Keywords: rangkuman bahasa Indonesia kelas 4 tema 6

Bahasa Indonesia Kelas IV-A SD Negeri 11 Sumbawa Tema 8 KD. 3.9 Mencermati Tokoh-Tokoh Yang ada di Teks Fiksi 3.10 Membandingkan Watak Setiap Tokoh Pada Teks Fiksi Cerita Fiksi Pengertian Cerita Fiksi Cerita fiksi adalah cerita rekaan. Isi cerita fiksi dibuat berdasarkan hasil olahan imajinasi atau daya pikir pengarangnya. Cerita fiksi dinikmati pembaca sebagai sarana hiburan. Jenis-Jenis Cerita Fiksi 1. Cerita Jenaka Mengisahkan tentang kelucuan dan kecerdikan tokoh utama yang bisa membuat pembeca terhibur oleh ceritanya Contoh : Pak Pandir, Pak Belalang, dan Lebai Malang 2. Mite Cerita berhubungan dengan kepercayaan suatu benda, peristiwa ghaib, alam ghaib, dan atau yang dipercayai mempunyai kekuatan ghaib, seperti Dewa, Peri, dan Tuhan. Contoh : Putri Tunjung Buih, dan Putri dari Bambu 3. Cerita Pendek Cerpen atau cerita pendek adalah karya sastra prosa naratif fiktif. Artinya, cerpen menguraikan suatu peristiwa rekaan atau tidak benar-benar terjadi. Biasanya cerpen menggunakan tema atau latar belakang ide cerita yang beragam, tidak terikat oleh ketentuan tertentu. Contoh :


1. Dongeng atau Legenda Dongeng merupakan cerita yang tidak benar-benar terjadi (terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh), atau cerita lama mengisahkan riwayat terjadinya suatu tempat, atau wilayah, kejadian alam, asal usul suatu benda, atau kejadian disuatu tempat atau daerah. Contoh : Gubung Tangkuban Perahu dan Malinkundang 2. Fabel Fabel yaitu cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti). Jadi, Fabel juga merupakan cerita yang dibuat oleh imajinasi pengarang, latar yang tidak terikat (dapat dari zaman apapun), namun tokoh utamanya adalah hewan. Contoh : Kancil dengan Buaya dan Burung Bangau 2. Sage Cerita lama yang mengandung unsur sejarah, misalnya kepahlawanan Contoh : Calon Arang dan Lutung Kasarung 3. Novel Novel adalah suatu karya sastra berbentuk prosa naratif yang panjang, yang di dalamnya terdapat rangkaian cerita tentang kehidupan seorang tokoh dan orang-orang di sekitarnya. Novel biasanya menonjolkan sifat dan watak dari setiap tokoh dalam novel tersebut. Namun, novel juga dibuat berdasarkan rekaan dan khayalan pengarang. Contoh : Laskar Pelangi Ciri-Ciri Cerita Fiksi 1. Cerita rekaan atau cerita nyata yang diolah oleh pengarang Maksudnya, pengarang dapat membuat cerita fiksi dengan terinspirasi dari peristiwa nyata, namun kemudian cerita tersebut bisa ditambah atau dikurangi oleh pengarang. 2. Bertujuan untuk menghibur Cerita fiksi dibuat oleh pengarang untuk menghibur atau menceritakan peristiwa yang dibuat oleh pengarang.


3. Menggunakan bahasa yang komunikatif. Cerita fiksi bersifat naratif dan komunikatif. Artinya, fiksi menguraikan suatu rangkaian kejadian dengan penyampaian yang mudah dipahami. 4. Teks fiksi memakai bahasa yang tidak baku dan menarik pembaca. Berbeda dengan teks formal, cerita fiksi menggunakan bahasa yang tidak baku (sehingga disebut komunikatif), agar pembaca bisa menikmati alur cerita dengan mudah. 5. Memiliki alur cerita yang menarik. Biasanya, cerita fiksi menceritakan suatu peristiwa dengan kronologis dan alur yang jelas, sehingga pembaca dapat menikmati ceritanya. Unsur Intrinsik Cerita Fiksi 1. Tema Tema adalah gagasan utama dari sebuah cerita 2. Tokoh dan Penokohan Tokoh dan Penokohan adalah pelaku dan perwatakan yang ada dalam cerita 3. Alur Alur adalah urutan kejadian dalam cerita 4. Latar Latar adalah tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita 5. Amanat Amanat adalah pesan yang terkandung dalam cerita 6. Sudut Pandang Sudut pandang adalah cara pandang pengarang dalam cerita


Tokoh dalam Cerita Fiksi Para tokoh dalam cerita memiliki peranan masing-masing yang berbeda satu tokoh dengan tokoh lainnya. Peran Tokoh dalam Cerita Dalam cerita terdapat tokoh yang memiliki watak atau sifat baik hati. Ada pula tokoh yang memiliki watak atau sifat jahat. Pesan atau Amanat Pengertian Amanat


Amanat adalah suatu pesan moral atau nasihat yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain, baik secara langsung maupun melalui suatu karya. Secara umum, pengertian amanat adalah sebuah kata yang memiliki arti pesan, nasihat atau keterangan. Tema berbeda dengan amanat, tema berhubungan dengan arti karya sastra, sedangan arti amanat berhubungan dengan makna suatu karya sastra “meaning and significance”. Artinya sebuah karya sastra tersebut bersifat lugas, obyektif dan juga khusus, sedangkan untuk sebuah makna dapat berhubungan dengan orang perorangan, konsep seseorang dan juga suatu situasi dimana penyair akan mengimajinasikan karyanya. Pengertian Amanat Menurut Para Ahli 1. Sadikin Amanat yaitu pemecahan yang diberikan oleh pengarang bagi masalah di dalam karya sastra. 2. Kosasih Amanat ialah pesan yang disampaikan pengarang terhadap pembaca melalui tulisan-tulisannya, semoga pembaca sanggup menarik kesimpulan dari apa yang telah pembaca nikmat. 3. Rusiana Amanat yaitu fatwa tabiat atau pesan yang ingin disampaikan pengarang pada pembaca. Akhir permasalahan ataupun jalan keluar permasalahan yang timbul dalam sebuah dongeng sanggup disebut amanat. 4. Siswanti Amanat yaitu gagasan yang mendasarikarya sastra, pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca dan pendengar, di dalam karya sastra modern, amanat ini biasanya tersirat di dalam karya sastra usang pada umumnya amanat tersurat. 5. Waluyo Amanat yakni jika tema memiliki kaitan dengan arti, maka sebuah amanat itu memiliki kaitannya dengan makna. Kemudian jika tema memiliki sifat yang sangat lugas, khusus dan objektif, maka amanat itu memiliki sifat kias, umum, dan subjektif. Ciri-Ciri Amanat 1. Pesan moral dalam suatu karya biasanya disampaikan pada bagian akhir cerita. 2. Amanat bisa diketahui secara jelas (eksplisit) dalam bentuk seruan, nasehat, peringatan, saran, anjuran, maupun larangan yang berhubungan dengan tema utama suatu cerita.


3. Amanat bisa disampaikan secara langsung maupun secara tersirat melalui karakter tokoh atau penokohan dalam suatu cerita. 4. Pesan moral yang disampaikan oleh pengarang bertujuan agar pendengar atau penonton mau melakukan sesuai dengan amanat di dalam cerita. Macam-Macam Amanat 1. Amanat Tersurat Amanat Tersurat yaitu salah satu pesan moral yang disampaikan secara langsung dan jelas oleh pengarang di dalam karyanya sehingga dapat dengan mudah dimengerti oleh audiens melalui kalimat deskriptif jika berupa tulisan. 2. Amanat Tersirat Amanat Tersirat yakni suatu pesan moral yang disampaikan secara tersembunyi (implisit) oleh pengarang dan hanya bisa dimengerti oleh audiens bila mengikuti alur cerita. Amanat tersirat ini berupa pesan yang bisa diambil dalam cerita, baik secara keseluruhan ataupun pada bagian tertentu Cara Menentukan Amanat Sebuah Cerita Cara menentukan amanat dalam cerita cukup mudah, intinya amanat berisi pesan moral, saran atau ajakan untuk melakukan hal baik. Untuk hal yang bersifat positif para penulis cenderung menggunakan sebuah kalimat ajakan, sedangkan untuk hal yang bersifat negatif ini dapat berisi perintah larangan. Untuk suatu kalimat larangan biasanya menggunakan kata “jangan”. Amanat cerita tersebar secara bebas, tapi bisanya muncul di bagian akhir cerita. Di dalam cerita, amanat juga berfungsi sebagai penutup. Contoh Amanat 1. Cerita berjudul “Adiku Sayang Adiku Pintar”. Pesan amanatnya adalah agar kita selalu berusaha untuk memahami bentuk kasih sayang yang diberikan orang lain pada kita. Kasih sayang dengan memberi tanpa pamrih. 2. Cerita rakyat berjudul “Putri Tangguk”. Pesan amanatnya ialah agar kita sebagai manusia tidak sombong dan juga takabur. 3. Cerita rakyat berjudul “Malin Kundang”. Pesan amanatnya yaitu supaya tidak melupakan semua jasa-jasa orangtua apalagi mendurhakai orangtua sendiri.


4. Cerita rakyat berjudul “Legenda Batu Menangis”. Pesan amanatnya yakni agar seorang anak tidak mendurhakai sang ibu karena pada hukuman Tuhan juga berlaku bagi mereka yang berbuat demikian. 5. Cerita rakyat berjudul “Jaka Tarub & Dewi Nawang”. Pesan amanatnya yaitu agar seseorang senantiasa berkata dan juga berbuat jujur karena kebohongan pasti akan dapat terbongkar.


Click to View FlipBook Version