The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Ujian Akhir Semester
Mata Kuliah Computational Thinking Disusun oleh Devi Widiya Anggraeni (7000123757)
PPG Prajabatan Gelombang 1 2023
IKIP Siliwangi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by adeviwidiya, 2024-01-04 20:03:53

Portofolio Computational Thinking - Devi Widiya Anggraeni (7000123757)

Ujian Akhir Semester
Mata Kuliah Computational Thinking Disusun oleh Devi Widiya Anggraeni (7000123757)
PPG Prajabatan Gelombang 1 2023
IKIP Siliwangi

47 eksplanasi dengan Computational Thinking (CT). 4.10 Menyajikan informasi, data dalam bentuk teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, atau aspek lisan 4.10.1 Merancang (C6) pola untuk menulis teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara tulis dengan memperhatikan struktur dan unsur kebahasaan sebagai penerapan dari Computational Thinking (CT). B. Tujuan Pembelajaran 6. Setelah mengamati materi, peserta didik mampu menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi secara tepat dengan Computational Thinking (CT). 7. Setelah mengamati materi, peserta didik mampu merancang pola untuk menulis teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara tulis dengan memperhatikan struktur dan unsur kebahasaan secara tepat dan percaya diri sebagai penerapan dari Computational Thinking (CT). C. Materi Pembelajaran Fakta : Urutan cerita menarik dalam eksplanasi. Konsep : Struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi dapat dianalisis dan diintegrasikan dengan fondasi Computational Thinking (CT). Prosedur : Merancang teks eksplanasi terintegrasi dengan fondasi Computational Thinking (CT). Metakognitif : Menyimpulkan keterkaitan (relevansi) atas kemanfaatan pemahaman materi teks eksplanasi terhadap kehidupan. D. Pendekatan, Metode, dan Model Pembelajaran Pendekatan : Saintifik Metode : Tanya jawab, diskusi, penugasan. Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL) E. Media Pembelajaran Media : Mind mapping, buku paket Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII, worksheet atau lembar kerja peserta didik. Alat/Bahan : Laptop, Papan tulis, dan Spidol. F. Sumber Belajar Kokasih, E. (2017). Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Yusnita, R. (2020). Struktur dan Kebahasaan Teks Eksplanasi. Dalam R. Yusnita, Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia. Rangkasbitung: Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.


48 G. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PENDAHULUAN (5 Menit) Penguatan Pendidikan Karakter 1) Peserta didik dan guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran. 2) Peserta didik dicek presensi oleh guru. 3) Peserta didik diberi motivasi belajar oleh guru secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan seharihari. 4) Peserta didik dengan arahan guru mengulas kembali materi sebelumnya dan diajukan pertanyaan untuk mengingat kembali atau menghubungkan dengan materi selanjutnya yang akan dipelajari. 5) Peserta didik diberi informasi oleh guru mengenai kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 6) Peserta didik dikondisikan oleh guru dengan suasana menyenangkan (ice breaking) agar siap mengikuti pembelajaran. KEGIATAN INTI (50 Menit) Literasi Critical Thinking Orientasi peserta didik pada masalah 1) Peserta didik diberi stimulus atau rangsangan berupa beberapa pertanyaan untuk memusatkan perhatian terhadap materi teks eksplanasi. 2) Peserta didik berusaha menjawab sesuai apa yang diketahui. 3) Peserta didik memperhatikan materi yang disajikan oleh guru. Collaboration (Kerja Sama) Mengorganisasikan peserta didik ke dalam kelompok belajar 1) Peserta didik membentuk kelompok yang terdiri dari 5-6 orang. (fondasi dekomposisi) 2) Peserta didik bersama kelompoknya menerima LKPD dari guru dan peserta untuk menelaah struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi. (fondasi abstraksi) 3) Peserta didik bersama kelompoknya menjawab permasalahan berupa pertanyaan yang terdapat dalam LKPD. Communication (Komunikasi) Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri atau kelompok 1) Peserta didik dengan bimbingan guru berdiskusi untuk mengerjakan LKPD. 2) Peserta didik dengan pengawasan guru mengumpulkan informasi yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi dan saling tukar informasi. (pengenalan pola) 3) Peserta didik dengan arahan guru menyelesaikan permasalahan secara cermat dan teliti. (fondasi algoritma) Creativity (Kreativitas) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya 1) Peserta didik mempersiapkan kelompoknya untuk presentasi.


49 H. Penilaian Sikap : Jurnal Pengetahuan : Tertulis bentuk uraian Keterampilan : Praktik a. Instrumen Penilaian Sikap JURNAL PERKEMBANGAN SIKAP Nama Sekolah : SMPN 15 Cimahi Kelas/Semester : VIII B/Semester I Tahun pelajaran : 2023/2024 No Waktu Nama Peserta Didik Catatan Perilaku Butir Sikap Ttd Tindak Lanjut 1 Adzriel Ramadhani 2 Afriza Fahriandi 3 Aldy Sopian 4 Aysha Syauqi Al Kahfi 5 Azkia Luthfia Nabiha 6 Calvin Salfa Febrian 7 Cepi Gilang Ramdani 8 Dede Rohmat 2) Tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dengan penuh percaya diri dan ditanggapi kelompok lain dengan penuh tanggung jawab. Mengevaluasi proses pemecahan masalah 1) Peserta didik diberikan kebebasan untuk bertanya mengenai hal-hal atau masalah yang dianggap sulit dan kurang dipahami. 2) Setiap kelompok peserta didik diberikan apresiasi oleh guru atas hasil kerja dan belajarnya. PENUTUP (5 Menit) 1) Peserta didik yang telah hadir, merespons, dan bekerja sama dengan baik dalam proses pembelajaran diberi apresiasi oleh guru. 2) Peserta didik dan guru melakukan refleksi pembelajaran yang telah dilaksanakan. 3) Peserta didik diberikan motivasi agar lebih aktif lagi pada kegiatan pembelajaran selanjutnya. 4) Peserta didik memperoleh informasi rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya. 5) Peserta didik melalui arahan guru mengakhiri pembelajaran dengan berdoa dan memberi salam.


50 No Waktu Nama Peserta Didik Catatan Perilaku Butir Sikap Ttd Tindak Lanjut 9 Dissya Debillivia 10 Dwi Nurcahyani 11 Indira Putriani 12 Jidan Saputra 13 Jihan Maulidia Dewi 14 Kaysal Pfamadani 15 Keyla Brahmi Andani 16 Khanha Septa 17 Mayda Ariani 18 Memey Deliana Rizky 19 Muhamad Rifky Albani 20 Muhamad Rizwan Nopebian 21 Muhamad Zhafran 22 Muhammad Firraz Anwar Sujarwanto 23 Muhammad Ikram Nurfijal 24 Noval Ferdiansyah 25 Raihan Sanjaya Pramudia 26 Ramadani 27 Revan Ferdian 28 Reysa Febrianti 29 Ridho Gimas Novembri 30 Ridho Ridwansyah 31 Ririn Indriyani 32 Syifa Annisa 33 Vania Clarisa Zahira


51 a. Instrumen Penilaian Tes Tertulis No. Indikator Soal Soal Kunci Jawaban Skor 1. Mampu menganalisis struktur teks eksplanasi Isilah tabel berikut dengan memberikan tanda centang (√)! 1. Pelangi dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Rainbow. Pelangi merupakan suatu peristiwa optik atau sejenis meterologi yang berbentuk cahaya dengan berbagai warna yang antara warna satu dengan warna lainnya bersifat paralel sehingga mewujud di langit atau media yang lain dengan sangat indah. Ketika di langit terjadi yang namanya hujan ringan, maka pelangi biasanya akan terlihat layaknya cahaya yang menuju cakrawala. Selain itu, pelangi yang amat indah juga kerap dijumpai di air terjun. 2. Munculnya pelangi di cakrawala selama ini sesungguhnya terjadi dengan empat siklus. Salah satunya adalah karena pembiasan matahari. Hal itu dikarenakan, terciptanya pelangi itu sendiri disebabkan karena adanya pembiasan cahaya atau sinar matahari yang dibelokkan ke arah lain dari sebuah medium oleh tetesan air yang ada pada atmosfer bumi. Kemudian, tetesan air itu dilewati oleh sinar matahari. Saat tetesan airnya dilewati oleh sinar matahari, maka Struktur Teks Eksplanasi No. 1 Indentifikasi Fenomena/ Pernyataan Umum (√) No. 2 Proses Kejadian (√) No. 3 Ulasan (√) No. 4 Ulasan (√) No. 5 Indentifikasi Fenomena/ Pernyataan Umum (√) No. 6 Proses Kejadian (√) 60


52 cahayanya aka dibiaskan sehingga mampu memunculkan warna warni yang indah dan mampu terpisah secara sendiri-sendiri. 3. Dari fenomena ini, maka Anda bisa melihat pelangi yang sangat lengkap warnanya karena ada geometri optik saat proses penguraian dari warnanya. Ketika hujan yang ringan bersama dengan kemunculan sinar matahari, maka di situlah Anda bisa melihat fenomena pelangi. Namun, itu harus dari arah yang berlawanan dengan Anda. Keberadaan Anda harus tepat di antara posisi matahari di belakang. Sementara pusat dari busur pelangi dan mata Anda harus berada pada garis lurus. 4. Oleh karena itu dapat diketahui bahwa tanah longsor disebabkan oleh dua macam faktor yaitu faktor pendorong dan pemicu. Agar dapat menghindarkan terjadinya korban, baik jiwa dan harta, maka dapat dilakukan dengan melakukan treatment tertentu. Seperti melakukan uji kuat tekan pada tanah atau batuan, pembuatan pipa untuk mengalirkan air hujan agar tidak menjadi beban dan masih banyak lagi lainnya. 5. Tanah longsor merupakan suatu fenomena alam dimana


53 terjadi pergerakan massa tanah atau batuan yang terjadi akibat adanya gaya gravitasi. Kejadian tanah longsor sebenarnya dapat diprediksi, namun tidak sedikit orang yang kurang paham akan penyebab dan tandanya sehingga seringkali terlanjur menimbulkan korban. 6. Fenomena tanah longsor terjadi karena dua faktor yaitu faktor pendorong yang terdiri dari kuat tahan tanah atau batuan itu sendiri dan juga faktor pemicu yang membuat material tersebut dapat bergerak seperti hujan dan pembebanan di atasnya oleh air, tumbuhan atau yang lainnya. Selain itu terjadinya gempa juga dapat memicu terjadinya tanah longsor meskipun tidak sering terjadi. 2. Mampu menganalisis kaidah kebahasaan teks eksplanasi. Tentukan penggunaan konjungsi kausalitas atau kronologis. Kalian bisa centang (√) pada kolom berikut ini. 1. Secara nonilmiah banjir dapat terjadi karena ulah manusia. 2. Jembatan tersebut rusak parah dan tidak mungkin diperbaiki oleh pemerintah. Pada akhirnya, para sukarelawan dan warga setempat membangun jembatan yang rusak. 3. Mereka mengantarkan bantuan kepada korban bencana alam dengan mobil. Kemudian mereka membantu memperbaiki Kebahasaan Teks Eksplanasi No. 1 Konjungsi Kausalitas (√) No. 2 Konjungsi Kronologis (√) No. 3 Konjungsi Kronologis (√) No. 4 Konjungsi Kausalitas (√) No. 5 Konjungsi Kausalitas (√) 25


54 rumah-rumah yang rusak. 4. Ibu memilih pindah rumah sebab sering terjadi banjir. 5. Syahel tidak berangkat ke rumah Risa disebabkan hujan lebat tak kunjung mereda. 3. Mampu Merancang pola untuk menulis teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena. Merancang pola pengembangan teks eksplanasi dengan memperhatikan: a) Menentukan topik teks eksplanasi yang akan dibuat. b) Menuliskan kerangka teks eksplanasi Menuliskan topik teks eksplanasi yang akan dibuat. (fenomena alam, sosial, budaya). Menuliskan kerangka teks eksplanasi sesuai topik yang dipilih. 15 b. Rubrik Penilaian No. 1 Skor 60 Jika menjawab soal dengan mencentang enam pilihan struktur teks eksplanasi secara tepat. Skor 50 Jika menjawab soal dengan mencentang lima pilihan struktur teks eksplanasi secara tepat. Skor 40 Jika menjawab soal dengan mencentang empat pilihan struktur teks eksplanasi secara tepat. Skor 30 Jika menjawab soal dengan mencentang tiga pilihan struktur teks eksplanasi secara tepat. Skor 20 Jika menjawab soal dengan mencentang dua pilihan struktur teks eksplanasi secara tepat. Skor 10 Jika menjawab soal dengan mencentang satu pilihan struktur teks eksplanasi secara tepat. Skor 0 Jika tidak menjawab. No. 2 Skor 25 Jika menjawab soal dengan mencentang lima kaidah kebahasaan teks eksplanasi secara tepat. Skor 20 Jika menjawab soal dengan mencentang empat kaidah kebahasaan teks eksplanasi secara tepat. Skor 15 Jika menjawab soal dengan mencentang tiga kaidah kebahasaan teks eksplanasi secara tepat Skor 10 Jika menjawab soal dengan mencentang dua kaidah kebahasaan teks eksplanasi secara tepat. Skor 5 Jika menjawab soal dengan mencentang satu kaidah kebahasaan teks eksplanasi secara tepat. Skor 0 Jika tidak menjawab.


55 No. 3 Skor 15 Jika menjawab soal dengan menuliskan salah satu topik fenomena (alam, sosial, dan budaya) dan menuliskan kerangka teks eksplanasi. Skor 10 Jika menjawab soal hanya menuliskan kerangka teks eksplanasi. Skor 5 Jika menjawab soal hanya menuliskan salah satu topik fenomena (alam, sosial, dan budaya). Skor 0 Jika tidak menjawab. c. Pedoman Penilaian Nilai = Nilai Perolehan Skor Maksimal 100 Mengetahui, Cimahi, Desember 2023 Guru Pamong Mahasiswa PPG Prajabatan Hj. Imas Apong Nurhayati, S.Pd. Devi Widiya Anggraeni, S.Pd. NIP 196407291988032004


56 BAHAN AJAR TEKS EKSPLANASI PERTEMUAN KEDUA A. Kompetensi Dasar 3.10 Menelaah teks eksplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca. 4.10 Menyajikan informasi, data dalam bentuk teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, atau aspek lisan. Sub Materi Pokok: Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi A. Materi 1. Struktur Teks Eksplanasi


57 2. Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi B. Sumber Bahan Ajar Kokasih, E. (2017). Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Yusnita, R. (2020). Struktur dan Kebahasaan Teks Eksplanasi. Dalam R. Yusnita, Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia. Rangkasbitung: Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN.


58 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (2) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII/SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024 KOMPETENSI DASAR: 3.10 Menelaah teks eksplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca. 4.10 Menyajikan informasi, data dalam bentuk teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, atau aspek lisan. Sub Materi Pokok : Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi Hari/Tanggal : Nama Kelompok : .......................................... Kelas : VIII ………. Anggota 1. 4. 2. 5. 3. 6. A. PETUNJUK UMUM: 1. Amati Lembar Kerja ini dengan saksama, 2. Baca dan diskusikan dengan teman kelompokmu dan tanyakan kepada guru jika ada hal yang kurang dipahami, 3. Setiap kelompok akan mengerjakan permasalahan yang berkaitan dengan menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi. Kemudian merancang pola untuk menulis teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara tulis dengan memperhatikan struktur dan unsur kebahasaan. B. TUGAS/LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN: 1. Isilah tabel berikut dengan memberikan tanda centang (√)! No. Pernyataan Struktur Teks Eksplanasi Indentifikasi Fenomena/ Pernyataan Umum Proses Kejadian Ulasan 1. Pelangi dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Rainbow. Pelangi merupakan suatu peristiwa optik atau sejenis meterologi yang berbentuk cahaya dengan berbagai warna yang antara warna satu dengan warna lainnya bersifat paralel sehingga mewujud di langit atau media yang lain dengan sangat indah. Ketika di langit terjadi yang namanya hujan ringan, maka pelangi biasanya akan terlihat layaknya cahaya yang menuju cakrawala.


59 No. Pernyataan Struktur Teks Eksplanasi Indentifikasi Fenomena/ Pernyataan Umum Proses Kejadian Ulasan Selain itu, pelangi yang amat indah juga kerap dijumpai di air terjun. 2. Munculnya pelangi di cakrawala selama ini sesungguhnya terjadi dengan empat siklus. Salah satunya adalah karena pembiasan matahari. Hal itu dikarenakan, terciptanya pelangi itu sendiri disebabkan karena adanya pembiasan cahaya atau sinar matahari yang dibelokkan ke arah lain dari sebuah medium oleh tetesan air yang ada pada atmosfer bumi. Kemudian, tetesan air itu dilewati oleh sinar matahari. Saat tetesan airnya dilewati oleh sinar matahari, maka cahayanya aka dibiaskan sehingga mampu memunculkan warna warni yang indah dan mampu terpisah secara sendirisendiri. 3. Dari fenomena ini, maka Anda bisa melihat pelangi yang sangat lengkap warnanya karena ada geometri optik saat proses penguraian dari warnanya. Ketika hujan yang ringan bersama dengan kemunculan sinar matahari, maka di situlah Anda bisa melihat fenomena pelangi. Namun, itu harus dari arah yang berlawanan dengan Anda. Keberadaan Anda harus tepat di antara posisi matahari di belakang. Sementara pusat dari busur pelangi dan mata Anda harus berada pada garis lurus. 4. Oleh karena itu dapat diketahui bahwa tanah longsor disebabkan oleh dua macam faktor yaitu faktor pendorong dan pemicu. Agar dapat menghindarkan terjadinya korban, baik jiwa dan harta, maka dapat dilakukan dengan melakukan treatment tertentu. Seperti melakukan uji kuat tekan pada tanah atau batuan, pembuatan pipa untuk mengalirkan air hujan agar tidak menjadi beban dan masih banyak lagi lainnya. 5. Tanah longsor merupakan suatu fenomena alam dimana terjadi pergerakan massa tanah atau batuan yang terjadi akibat adanya gaya gravitasi. Kejadian tanah longsor sebenarnya dapat diprediksi, namun tidak sedikit orang yang kurang paham akan penyebab dan tandanya sehingga seringkali terlanjur menimbulkan korban.


60 No. Pernyataan Struktur Teks Eksplanasi Indentifikasi Fenomena/ Pernyataan Umum Proses Kejadian Ulasan 6. Fenomena tanah longsor terjadi karena dua faktor yaitu faktor pendorong yang terdiri dari kuat tahan tanah atau batuan itu sendiri dan juga faktor pemicu yang membuat material tersebut dapat bergerak seperti hujan dan pembebanan di atasnya oleh air, tumbuhan atau yang lainnya. Selain itu terjadinya gempa juga dapat memicu terjadinya tanah longsor meskipun tidak sering terjadi. 2. Tentukan penggunaan konjungsi kausalitas atau kronologis. Kalian bisa centang (√) pada kolom berikut ini. No. Pernyataan Kebahasaan Teks Eksplanasi Konjungsi Kausalitas Konjungsi Kronologis 1. Secara nonilmiah banjir dapat terjadi karena ulah manusia. 2. Jembatan tersebut rusak parah dan tidak mungkin diperbaiki oleh pemerintah. Pada akhirnya, para sukarelawan dan warga setempat membangun jembatan yang rusak. 3. Mereka mengantarkan bantuan kepada korban bencana alam dengan mobil. Kemudian mereka membantu memperbaiki rumah-rumah yang rusak. 4. Ibu memilih pindah rumah sebab sering terjadi banjir. 5. Syahel tidak berangkat ke rumah Risa disebabkan hujan lebat tak kunjung mereda. 3. Merancang pola pengembangan teks eksplanasi dengan memperhatikan: a) Menentukan topik teks eksplanasi yang akan dibuat. (fondasi abstraksi) b) Menuliskan kerangka teks eksplanasi. (fondasi algoritma)


61 SIMPULAN Mempelajari mata kuliah Computational Thinking tentunya memberikan ilmu pengetahuan dan pemahaman baru bagi saya, sehingga harapannya ilmu yang sudah diperoleh dapat mendatangkan keberkahan, kebermanfaatan, dan menjadi bekal yang menguatkan saya untuk bisa menjadi guru yang profesional. Selama mengikuti mata kuliah Computational Thinking meskipun dalam prosesnya senantiasa terdapat kendala yang timbul dari dalam diri saya pribadi. Saya selalu berusaha untuk mengatasinya dengan menerapkan empat fondasi CT, menjadikannya sebagai refleksi diri, serta mengambil pelajaran untuk bisa berproses lebih baik lagi ke depannya bahwa kondisi pada saat dilapangan tidak seharusnya selaras dengan teori, sehingga saya mampu menganalisis dan melakukan sebuah proses berpikir komputational untuk perbaikan selanjutnya. Berdasarkan pada hasil belajar saya telah mendapatkan banyak pengalaman berharga dapat disimpulkan diantaranya yaitu, saya mendapatkan pendalaman pemahaman tentang Computational Thinking. Saya mendapatkan pengetahuan dan pemahaman baru tentang CT dalam kurikulum, CT dalam Problem Solving, CT dan Proyek, dan Integrasi CT dalam Mata Pelajaran.


62 LAMPIRAN (a) Pengumpulan Artefak-artefak Checklist Kelengkapan Bahan Portofolio untuk Topik Pendalaman Pemahaman CT No Topik Artefak Apakah artefak portofolio tersedia? (Y/T) 1 Pendalaman pemahaman CT Hasil diskusi pada bagian Ruang Kolaborasi (dapat berupa slide presentasi/laporan) Ya, tersedia. Feedback yang diberikan kelompok lain pada saat Demonstrasi Kontekstual Ya, tersedia. Hasil refleksi yang diisikan pada Aksi Nyata Ya, tersedia. 2 CT dalam Kurikulum SEL.09.2-T2-8. Aksi Nyata Ya, tersedia. 3 CT dalam problem solving SEL.09.2-T3-12 Aksi Nyata & Portofolio Ya, tersedia. 4 CT dan proyek 1. Hasil Lembar Kerja Reflektif Individual (01.03 dan 02.02) a. SEL.09.2-T4-3. Mulai Dari Diri b. SEL.09.2-T4-2. Eksplorasi Konsep c. SEL.09.2-T4-2a. Eksplorasi Konsep - Lembar Kerja Mahasiswa 2. Hasil kerja pada Ruang Kolaborasi - SEL.09.2-T4-4. Ruang Kolaborasi 3. Feedback yang diiiberikan dosen lain pada saat Demonstrasi Kontekstual - SEL.09.2-T4-5a. Lembar Kerja Elaborasi Pemahaman 4. Hasil refleksi yang diisikan pada Aksi Nyata - SEL.09.2-T4-7. Aksi Nyata Ya, tersedia. Ya, tersedia. Ya, tersedia. Ya, tersedia. Ya, tersedia. Ya, tersedia.


63 No Topik Artefak Apakah artefak portofolio tersedia? (Y/T) 5 Integrasi CT dalam mata pelajaran 1. Hasil Lembar Kerja Reflektif Individual (2.3) 2. Hasil kerja pada Ruang Kolaborasi 3. Feedback yang diberikan dosen lain pada saat Demonstrasi Kontekstual 4. Hasil lembar kerja pada Koneksi Antar Materi 5. Hasil refleksi dan RPP dari Aksi Nyata Ya, tersedia. Ya, tersedia. Ya, tersedia. Ya, tersedia. Ya, tersedia. (b) Proses Restrukturisasi Portofolio No Pertanyaan Reflektif Jawaban 1. Apakah artefak yang Anda miliki lengkap? Jika tidak lengkap, tuliskan persentase jumlah artefak portofolio yang berhasil Anda kumpulkan. Ya, artefak yang saya miliki lengkap. 2. Bacalah kembali capaian pembelajaran yang diberikan pada setiap awal topik. Apakah artefak yang Anda kumpulkan sudah menggambarkan pencapaian tersebut? Jika dikaitkan dengan pencapaian pembelajaran pada setiap topik, tuliskan kelebihan atau kekurangan dari artefak portofolio yang Anda miliki. Jika ada kekurangan, bagian apa saja yang perlu Anda tambahkan atau koreksi? Jika jawaban Anda panjang, kerjakanlah pada lembar terpisah dari tabel ini. Menurut saya artefak yang berhasil saya kumpulkan sudah menggambarkan pencapaian pada setiap awal topik mata kuliah Computational Thinking. Kekurangan dari artefak fortololio yang saya miliki belum termuat dalam bentuk infografis.


64 (c) Post-Restrukturisasi Portofolio No Pertanyaan Reflektif Jawaban 1. Fondasi CT apa sajakah yang Anda gunakan dalam restrukturisasi portofolio Anda? Jelaskan pada bagian mana saja fondasi CT tersebut dimanfaatkan! Fondasi CT yang saya gunakan dalam restrukturisasi portofolio saya adalah fondasi dekomposisi yakni membagi terlebih dahulu filefile yang tepat untuk dimasukan ke dalam satu file laporan akhir ini. Kemudian fondasi pengenalan pola, saya mengenali pola dalam menyimpan setiap file kuliah dengan folder pertopik materi. Sehingga proses mencari file-file untuk restrukturisasi portofolio dapat dilakukan dengan efisien. Fondasi abstraksi, pada bagian ini yakni mencari inti sari bagian penting suatu permasalahan dan mengabaikan bagian-bagian lain yang dianggap tidak perlu untuk selanjutnya fokus pada pencarian solusi. Dalam fondasi abstraksi saya mengeliminasi file-file yang bukan termasuk ke dalam restrukturisasi portofolio. Terakhir fondasi algoritma, pada bagian ini saya menyusun semua file yang sudah dipilah untuk menjadi satu kesatuan yang terstruktur dalam sebuah laporan akhir portofolio. 2. Secara struktur, apakah portofolio Anda sudah terdekomposisi dengan baik? Ya, portofolio yang saya susun sudah terstruktur dan terdekomposisi dengan baik. Saya membagi sub-sub materi yang harus termuat dalam restrukturisasi portofolio di ms word dengan memberikan heading.


65 No Pertanyaan Reflektif Jawaban 3. Apakah setiap bagian dari portofolio Anda telah terabstraksi dengan baik? Ya, pada setiap bagian portofolio yang saya susun sudah terabstraksi dengan baik sesuai dengan panduan restrukturisasi portofolio. 4. Apakah secara keseluruhan portofolio Anda telah terabstraksi dengan baik? Ya, secara keseluruhan portofolio yang saya susun sudah terabstraksi dengan baik sesuai dengan panduan restrukturisasi portofolio. 5. Apakah kalimat, gambar atau sajian lainnya diuraikan secara runut, jelas, sistematis dalam bahasa yang mudah dipahami pembacanya? Ya, menurut saya kalimat yang diuraikan dalam restrukturisasi portofolio ini sudah runut, jelas, dan sistematis juga dalam penggunaan bahasa yang mudah untuk dipahami oleh pembaca. 6. Apakah Anda merasa puas dengan portofolio Anda? Jelaskan alasan dari jawaban Anda! Saya merasa puas dengan penyusunan portofolio ini, sebab secara keseluruhan isi dari portofolio sudah lengkap meskipun ada bagian belum termuat dalam infografis dan hasil pengerjaan tugasnya belum terlalu baik. Namun, saya sudah berusaha mengoptimalkan dan menyelesaikannya tepat waktu dan dengan sebaik mungkin. 7 Hal baru apa saja yang Anda peroleh dari penyusunan portofolio ini? Hal baru yang saya peroleh dari penyusunan portofolio ini adalah dalam penyusunan sebuah laporan portofolio seperti ini pun memerlukan integrasi CT ketika akan memulai proses pengerjaan sampai penyelesaiannya. Implementasi CT sangat membantu dalam penyelesaian masalah di kehidupan sehari-hari.


66 No Pertanyaan Reflektif Jawaban 8. Mengacu ke mata pelajaran yang akan Anda, ampu, apa rencana tindakan nyata saya dalam penerapan CT dalam mata pelajaran yang saya ampu? Rencana tindakan nyata saya dalam penerapan CT dalam mata pelajaran yang saya ampu yakni bahasa Indonesia adalah saya ingin dapat mengintegrasikan CT dalam RPP dengan lebih baik lagi sehingga hasilnya efektif, efisien, dan optimal. Tindakan nyata selanjutnya saya ingin mengintegrasikan CT dalam soal-soal sebagai latihan untuk peserta didik mengasah kemampuan berpikir komputasional dan mencari solusi secara efektif, efisien, dan optimal dari soal-soal yang mereka kerjakan. Saya juga ingin dapat rancangan materi ajar yang terintegrasi CT secara baik dan lebih terstruktur.


Click to View FlipBook Version