The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by novililis, 2021-10-03 05:58:54

UP 6 Kesetimbangan RFV bookmark

UP 6 Kesetimbangan RFV bookmark

Berikut ini adalah contoh model pembelajaran yang dapat digunakan

untuk materi tetapan kesetimbangan, yakni model Discovery Learning (DL).

Pemilihan model ini didasarkan pada dimensi pengetahuan materi

kesetimbangan lebih ke arah faktual dan konseptual. Adapun sintak DL

sebagai berikut:

1) Memberikan stimulus (Stimulation)

2) Mengidentifikasi masalah (Problem Statement)

3) Mengumpulkan data (Data Collecting)

4) Mengolah data (Data Processing)

5) Memverifikasi hasil pengolahan data (Verification)

6) Menarik kesimpulan (Generalization)

Contoh desain pembelajaran Topik 1 tentang tetapan kesetimbangan

menggunakan model DL dengan alokasi waktu 2 x 45 menit tersaji pada tabel

berikut:

Tabel 11 Contoh Desain Pembelajaran Topik 1

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik

1 Menyimak dan Melakukan aktivitas

merespon guru. pendahuluan:

- Menginformasikan tujuan

pembelajaran.

- Menginformasikan garis

besar aktivitas

pembelajaran yang akan

dilakukan.

- Menginformasikan

cakupan materi secara

umum. 15
- Menyampaikan apersepsi menit
dan motivasi, dengan

memberikan pertanyaan

yang membangkitkan

minat peserta didik

misalnya dengan

memberikan pertanyaan:

“Apakah kamu tahu ap aitu

tetapan kesetimbangan?

Dan bagaimana cara

menentukan harga tetapan

kesetimbangan?”

43 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik 5
Membagi peserta didik
2 Membentuk kelompok menjadi beberapa menit
kelompok heterogen terdiri
masing-masing 4-5 dari 4-5 orang. 10
Memandu peserta didik menit
orang. dengan memberi
pertanyaan untuk
3 Berdiskusi untuk membantu peserta didik
menentukan masalah menentukan masalah.
yang berhubungan
dengan harga tetapan Membagikan LKPD, LKPD 1. 5
kesetimbangan Kc Untuk kelompok genap dan menit
dan Kp berdasarkan LKPD 2. Untuk kelompok
data hasil percobaan ganjil
serta perhitungan
yang berkaitan Memfasilitasi peserta didik
dengan untuk berdiskusi didalam
kesetimbangan kimia. kelompok.
(Problem Statement) Mendorong peserta didik
untuk saling
4 Membaca LKPD mengungkapkan pendapat.
secara cermat. Melakukan penilaian proses
pembejaran terhadap
5 Mencari informasi dari peserta didik.
berbagai sumber
tetapan 20
kesetimbangan Kc menit
dan Kp serta
perhitungan yang
berkaitan dengan
kesetimbangan kimia.
(Data collection)

6 Berdiskusi didalam
kelompok tentang
soal pemahaman
tetapan
kesetimbangan Kc
dan Kp serta
perhitungan yang
berkaitan dengan
kesetimbangan kimia.
Juga mengenai LKPD
yang diberikan.
Memperbaiki/menyem
purnakannya sesuai
kondisi di madrasah
masing-masing

7 Menyusun simpulan
(Generalization)
mengenai tetapan

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 44

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik

kesetimbangan Kc

dan Kp serta

perhitungan yang

berkaitan dengan

kesetimbangan kimia,

terutama yang

terdapat dalam LKPD.

8 Perwakilan kelompok Menfasilitasi presentasi dan 20
terjadinya diskusi kelas. menit
mempresentasikan
Melakukan aktivitas 15
hasil diskusinya. penutup: menit
Melakukan verifikasi
9 Menyimak dan Melakukan umpan baik
Menyampaikan penugasan
merespon guru. untuk pertemuan
berikutnya.

b. Kegiatan On Job Learning (2 JP)
Pada kegiatan ini, setiap guru mempraktikkan pembelajaran terhadap

peserta didik di madrasah masing-masing sesuai dengan perangkat
pembelajaran yang telah dibuat atau disempurnakan pada kegiatan In-1.
1) Mendalami kembali materi ajar secara mandiri.
2) Mendesain pembelajaran/RPP sesuai dengan KD yang dipelajari dalam UP-

Kesetimbangan ini dan merupakan hasil karya sendiri. Namun jika ditemui
kendala, Anda dapat menyesuaikan dengan model pembelajaran yang
dicontohkan pada in-1.
3) Menyusun LKPD sesuai dengan tujuan dan rancangan pembelajaran yang
terdapat dalam RPP yang telah dibuat.
4) Menyusun perangkat penilaian yang dibutuhkan sesuai dengan KD dan
indikator dalam RPP yang telah didesain.

Agar pelaksanaan pembelajaran terekam dengan baik, lakukan
pencatatan pelaksanaan pembelajaran pada tabel berikut ini:

45 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Tabel 12 Catatan Refleksi Kegiatan Pembelajaran Topik 1

No. Refleksi Aktivitas Refleksi Aktivitas Hambatan Lain
Peserta Didik Guru

1

2

3

dst

Selain lembar catatan refleksi pembelajaran, hasil-hasil aktivitas peserta
didik selama pembelajaran perlu Anda dokumentasikan sebagai bukti
pelaksanaan on.
c. Kegiatan In Learning Service-2 (1 JP)

Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka bersama fasilitator dan teman
sejawat untuk melaporkan, mendiskusikan, dan merefleksi hasil kegiatan on.
Kegiatan yang dilakukan:

1) Melaporkan hasil penyusunan RPP, LKPD dan perangkat penilaian yang
digunakan dalam kegiatan On Job Learning.

2) Mempresentasikan pelaksanaan pembelajaran sesuai desain
pembelajaran yang disusun.

3) Mendiskusikan hambatan pelaksanaan pembelajaran untuk
mendapatkan pemecahan masalah guna perbaikan pembelajaran yang
akan datang.

2. Aktivitas Pembelajaran Topik 2: Pergeseran Kesetimbangan
a. Kegiatan In Learning Service-1 ( 2 JP)

Dalam aktivitas topik 2 ini, kegiatan In Learning Service-1 sama dengan
aktivitas pembelajaran topik 1. Kegiatan dilakukan secara tatap muka bersama
fasilitator dan teman sejawat untuk mengkaji materi, menelaah kurikulum,
mendiskusikan materi ajar yang sulit atau berpeluang terjadi miskonsepsi,
membuat atau menyempurnaan rancangan pembelajaran, membuat atau
menyempurnakan LKPD, dan menyusun instrumen penilaian proses dan hasil
belajar.

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 46

Kegiatan 1: Topik 2: Pergeseran Kesetimbangan
Materi:
 Merancang Percobaan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergeseran

Kesetimbangan.
 Melakukan Percobaan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergeseran

Kesetimbangan.
Pada kegiatan ini, peserta MGMP Kimia melakukan diskusi secara

berkelompok (4-5 orang) mengkaji materi tentang merancang dan melakukan
percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan.

Sebagai bahan diskusi peserta dapat melihat contoh bahkan
mempraktikkan LKPD 3, LKPD 4 dan LKPD 5. Selanjutnya memperdalam
pemahaman dengan mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
Peserta dapat memperluas tema diskusi sesuai keperluan.
Lembar Kerja 1: Soal Pemahaman Pergeseran Kesetimbangan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini melalui diskusi dengan kelompok
Anda
1) Sebutkan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi pergeseran arah

kesetimbangan?
2) Jika Anda akan merancang percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi

pergeseran kesetimbangan, selain mengetahui faktor tersebut, Anda juga
harus mengetahui karakteristik reaksi kesetimbangan? Karakteristik
apakah yang harus dipenuhi pada percobaan tersebut?
3) Proses Kontak merupakan proses pembuatan asam sulfat, H2SO4 . Reaksi
terpenting dari proses kontak sebagai berikut:
2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2SO3(g) ∆H=-196 kJ/mol
Tindakan apa saja yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimalkan produk
SO3?
4) Dekomposisi NOCl dalam wadah tertutup 1 L berlangsung sebagai berikut:
2NOCl(g) ⇌ 2NO(g) + Cl2(g)

47 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Pada temperatur tertentu, konsentrasi gas pada kesetimbangan masing
masing adalah 2 M.

a) Kemanakah pergeseran arah kesetimbangan akan terjadi bila
ditambahkan 2 mol NOCl dan 1 mol NO?

b) Apa yang terjadi jika ditambahkan 1 mol NOCl dan 1 mol NO?
5) Kemanakah reaksi kesetimbangan berikut ini akan bergeser jika tekanan

diperbesar…
a) 2HI(g) ⇌ H2(g) + I2(g)
b) N2O4(g) ⇌ 2NO2(g)
c) CaCO3(s) ⇌ CaO(s) + O2(g)
d) 2NO(g) + O2(g) ⇌ 2NO2(g)
e) S(s) + O2(g) ⇌ SO2(g)

Kegiatan 2: Mengkaji RPP, LKPD, dan Perangkat Penilaian
Pada Kegiatan ini, peserta masih bekerja dalam kelompok (4-5 orang)

untuk melakukan kegiatan:
1) Mengkaji contoh rancangan pembelajaran yang diberikan pada UP-

Kesetimbangan ini.
2) Membuat atau menyempurnakan rancangan kegiatan pembelajaran yang

sesuai dengan kondisi dan karakteristik peserta didik di madrasah
masing-masing.
3) Menuangkan rancangan pembelajaran dalam format yang telah
disediakan.
4) Mengkaji atau menyempurnakan LKPD agar sesuai dengan rancangan
pembelajaran.
5) Mempresentasikan hasil kerja kelompok.
Lembar Kerja 2: Format Rancangan Pembelajaran Topik 2

Aktivitas topik 2 ini dibagi dalam dua kali pertemuan, dengan alokasi
waktu 2 x 45 menit/pertemuan. Rancangan kegiatan pembelajaran yang telah
dibuat atau disempurnakan sesuai dengan kondisi dan karakteristik peserta
didik di madrasah masing-masing dituangkan dalam tabel berikut:

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 48

Tabel 13 Format Rancangan Kegiatan Pembelajaran Topik 2

No. Aktivitas Peserta Didik Aktivitas Guru Waktu

1

2

3

dst.

Tabel 14 Format Rancangan Kegiatan Pembelajaran Topik 2

No. Aktivitas Peserta Didik Aktivitas Guru Waktu

1

2

3

dst

Adapun contoh desain pembelajaran Topik 2: Pergeseran Kesetimbangan
pada UP-Kesetimbangan ini sebagai berikut:
1) Pertemuan pertama untuk materi “Merancang Percobaan Faktor-Faktor

yang Mempengaruhi Pergeseran Kesetimbangan” menggunakan model
Problem Best Learning (PBL),
2) Pertemuan kedua materi “Melakukan Percobaan Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Pergeseran Kesetimbangan” menggunakan model
Discovery Learning (DL).
Sebagai mana telah Anda ketahui, sintaks model (DL) telah dijelaskan pada
Aktivitas 1, sedangkan sintaks dari PBL sebagai berikut:
a) Orientasi peserta didik kepada masalah
b) Mengorganisasikan peserta didik
c) Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
d) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
e) Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

49 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Contoh Kegiatan Pembelajaran Topik 2 (Pertemuan 1)

Contoh desain pembelajaran Topik 2, Pertemuan 1 dengan materi merancang

percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan

menggunakan model PBL dengan alokasi waktu 2 x 45 menit tersaji pada tabel

berikut:

Tabel 15 Contoh Desain Pembelajaran Topik 2 (Pertemuan 1)

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik

1 Menyimak dan Melakukan aktivitas 15 menit

merespon guru. pendahuluan:

- Menginformasikan tujuan

pembelajaran.

- Menginformasikan garis

besar aktivitas

pembelajaran yang akan

dilakukan.

- Menginformasikan

cakupan materi secara

umum.

Menyampaikan apersepsi

dan motivasi, dengan

mengajak peserta didik

membayangkan dirinya

sedang berjalan

dijembatan yang terbuat

dari stok pramuka. Apa

yang harus dilakukan agar

tidak terjatuh? Tentu saja

harus fokus dan menjaga

keseimbangan badan. Jika

badan condong ke kanan,

maka harus geser ke kiri

demikian pula sebaliknya.

Hal ini merupakan analogi

dari reaksi kesetimbangan

kimia. Dimana reaksi akan

terus bergeser ke kiri atau

ke kanan sebelum

kesetimbangan tercapai.

(Orientasi peserta didik

kepada masalah)

2 Membentuk kelompok Membagi peserta didik 5 menit

masing-masing 4-5 menjadi beberapa

orang. kelompok heterogen

terdiri dari 4-5 orang.

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 50

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik

3 Membaca LKPD Membagikan LKPD yang 5 menit

tentang Merancang berisi tugas: Merancang

percobaan faktor- percobaan faktor-faktor

faktor yang yang mempengaruhi

mempengaruhi pergeseran arah

pergeseran arah kesetimbangan. Setiap

kesetimbangan kelompok mendapatkan

secara cermat. faktor yang berbeda.

(Mengorganisasikan

peserta didik)

4 Mengumpulkan Membantu peserta didik 30 menit

informasi/data yang untuk mengumpulkan

sesuai untuk informasi yang sesuai

merancang untuk merancang

percobaan. percobaan. (Membimbing

penyelidikan kelompok)

5 Berdiskusi di dalam - Mendorong peserta didik

kelompok untuk untuk aktif bekerjasama

merancang dan berdiskusi.

percobaan sesuai - Mendorongdan

LKPD membantu peserta didik

6 Merumuskan untuk membuat

rancangan rancangan percobaan

percobaan faktor- dengan benar dan

faktor yang sistematis.

mempengaruhi - Melakukan penilaian

pergeseran arah proses pembelajaran

kesetimbangan dalam terhadap peserta didik.

bentuk lembar kerja.

7 Perwakilan kelompok Menfasilitasi presentasi 20 menit

mempresentasikan dan terjadinya diskusi

rancangan percobaan kelas. (Mengembangkan

faktor-faktor yang dan menyajikan hasil

mempengaruhi karya)

pergeseran arah

kesetimbangan yang

dituangkan dalam

bentuk LKPD hasil

rancangan percobaan

Faktor-faktor yang

mempengaruhi

pergeseran arah

kesetimbangan.

51 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik 15 menit
Melakukan aktivitas
8 Menyimak dan penutup:
- Bersama peserta didik
merespon guru. melakukan refleksi dan
evaluasi terhadap
Membaca doa rancangan percobaan
faktor-faktor yang
penutup Bersama. mempengaruhi
pergeseran arah
kesetimbangan.
(Menganalisa dan
mengevaluasi proses
pemecahan masalah)

Contoh Kegiatan Pembelajaran Topik 2 (Pertemuan 2)

Contoh desain pembelajaran Topik 2 pada Pertemuan 2 dengan kegiatan

melakukan percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran

kesetimbangan menggunakan model DL dengan alokasi waktu 2 x 45 menit

tersaji pada tabel berikut:

Tabel 16 Contoh Desain Pembelajaran Topik 2 (Pertemuan 2)

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik

1 Menyimak dan Melakukan aktivitas 15

merespon guru. pendahuluan: menit

- Menginformasikan tujuan

pembelajaran.

- Menginformasikan garis besar

aktivitas pembelajaran yang

akan dilakukan.

- Menginformasikan cakupan

materi secara umum.

- Menyampaikan apersepsi dan

motivasi, dengan memberikan

pertanyaan yang

membangkitkan minat peserta

didik sambil menunjukkan

hasil karya peserta didik

berupa LKPD Percobaan

Faktor-Faktor Yang

Mempengaruhi Pergeseran

Arah Kesetimbangan

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 52

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik Membagi peserta didik menjadi 5 menit
beberapa kelompok heterogen 5 menit
2 Membentuk terdiri dari 4-5 orang.
Membagikan LKPD, LKPD hasil 10
kelompok masing- karya peserta didik dibagi menit
secara silang. Artinya masing-
masing 4-5 orang. masing kelompok akan 20
mendapatkan LKPD yang menit
3. Membaca LKPD dirancang oleh kelompok lain.
Memandu peserta didik dengan 20
secara cermat. memberi pertanyaan untuk menit
membantu peserta didik
4. Berdiskusi tentang menentukan masalah.
percobaan yang
terdapat pada LKPD, - Memfasilitasi peserta didik
khusunya faktor apa untuk berdiskusi didalam
yang harus kelompok.
dikerjakan kelompok
masing-masing. - Mendorong peserta didik
(Problem Statement) untuk saling mengungkapkan
pendapat.
5 Melakukan
percobaan faktor- - Melakukan penilaian proses
faktor yang pembejaran terhadap peserta
mempengaruhi didik.
pergeseran arah
kesetimbangan Menfasilitasi presentasi dan
terjadinya diskusi kelas.
6 Mengamati dan
mencatat serta
mengumpulkan data
hasil percobaan
faktor-faktor yang
mempengaruhi
pergeseran arah
kesetimbangan (Data
collection)

7 Mengolah dan
menganalisis data
percobaan untuk
menyimpulkan
faktor-faktor yang
mempengaruhi
pergeseran arah
kesetimbangan
berdasarkan
percobaan.
(Generalization)

8 Perwakilan kelompok
mempresentasikan
hasil diskusinya.

53 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

No. Aktivitas Peserta Aktivitas Guru Waktu
Didik
Melakukan aktivitas penutup: 15
9 Menyimak dan - Melakukan verifikasi menit
- Melakukan umpan
merespon guru.
baik/Refleksi
Membaca doa - Menyampaikan penugasan

penutup Bersama. untuk pertemuan berikutnya.

b. Kegiatan On Job Learning (4 JP)

Pada kegiatan ini, setiap guru mempraktikkan pembelajaran terhadap peserta

didik di madrasah masing-masing sesuai dengan perangkat pembelajaran yang

telah dibuat atau disempurnakan pada kegiatan In-1.

1) Mendalami kembali materi ajar secara mandiri.

2) Mendesain pembelajaran/RPP sesuai dengan KD yang dipelajari dalam UP-

Kesetimbangan ini dan merupakan hasil karya sendiri. Namun jika ditemui

kendala, Anda dapat menyesuaikan dengan model pembelajaran yang

dicontohkan pada in-1.

3) Menyusun LKPD sesuai dengan tujuan dan rancangan pembelajaran yang

terdapat dalam RPP yang telah dibuat.

4) Menyusun perangkat penilaian yang dibutuhkan sesuai dengan KD dan

indikator dalam RPP yang telah didesain.

Agar pelaksanaan pembelajaran terekam dengan baik, lakukan pencatatan

pelaksanaan pembelajaran pada tabel berikut ini:

Tabel 17 Catatan Refleksi Kegiatan Pembelajaran Topik 2 (Pertemuan 1)

No. Refleksi Aktivitas Peserta Didik Refleksi Aktivitas Guru Hambatan Lain

1

2

3

dst

Tabel 18 Catatan Refleksi Kegiatan Pembelajaran Topik 2 (Pertemuan 2)

No. Refleksi Aktivitas Peserta Didik Refleksi Aktivitas Guru Hambatan Lain

1

2

3

dst

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 54

Selain lembar catatan refleksi pembelajaran, hasil-hasil aktivitas peserta
didik selama pembelajaran perlu Anda dokumentasikan sebagai bukti
pelaksanaan on.
c. Kegiatan In Learning Service-2 (1 JP)

Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka bersama fasilitator dan teman
sejawat untuk melaporkan, mendiskusikan, dan merefleksi hasil kegiatan on.
Kegiatan yang dilakukan:

1) Melaporkan hasil penyusunan RPP, LKPD dan perangkat penilaian yang
digunakan dalam kegiatan On Job Learning.

2) Mempresentasikan pelaksanaan pembelajaran sesuai desain pembelajaran
yang disusun.

3) Mendiskusikan hambatan pelaksanaan pembelajaran untuk mendapatkan
pemecahan masalah guna perbaikan pembelajaran yang akan datang.

D. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Bagian ini menampilkan contoh LKPD yang dapat digunakan untuk

memandu peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Anda dapat
mengembangkan LKPD yang lain sesuai dengan rancangan pembelajaran yang
akan Anda lakukan, atau Anda dapat menyempurnakan LKPD dalam UP-
Kesetimbangan ini sehingga sesuai dengan rancangan pembelajaran Anda.
1. LKPD Topik 1. Tetapan Kesetimbangan

LKPD Topik 1 yang disajikan pada UP kesetimbangan ini terdiri dari dua
LKPD, yaitu: LKPD 1: Menentukan harga tetapan kesetimbangan Kc berdasarkan
data hasil percobaan, dan LKPD 2: Menentukan harga tetapan kesetimbangan
tekanan parsial gas Kp berdasarkan data hasil percobaan dan menyelesaikan
perhitungan yang berkaitan dengan kesetimbangan kimia.
a. Contoh LKPD 1

Pada Kegiatan ini, Anda akan mendiskusikan mengenai penentuan harga
tetapan kesetimbangan Kc dan Kp berdasarkan data hasil percobaan dan
perhitungan yang berkaitan dengan kesetimbangan kimia.

55 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Nama Peserta didik : 1..................................................
2..................................................
Kelas 3..................................................
Hari/tanggal
:......................................................
:......................................................

Tujuan Pembelajaran:
Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat:
1. Menentukan harga tetapan kesetimbangan Kc dan Kp berdasarkan data hasil

percobaan.
2. Melakukan perhitungan yang berkaitan dengan kesetimbangan kimia
Pengantar:
Tetapan kesetimbangan (Kc) ditemukan oleh Cato Maximillian Gulberg dan Peter
Wage pada tahun 1864, dan dikenal sebagai Hukum Kesetimbangan atau Hukum
Aksi Massa. Menurut Gulberg dan Wage, harga tetapan kesetimbangan akan tetap
selama suhu tetap. Hal ini dirumuskan dalam Hukum Kesetimbangan yang
berbunyi “Pada reaksi kesetimbangan, hasil kali konsentrasi hasil reaksi yang
dipangkatkan koefisiennya dibagi dengan hasil kali konsentrasi pereaksi yang
dipangkatkan koefisiennya akan tetap, pada suhu tetap.”
Contoh untuk reaksi kesetimbangan: mA(g) + nB(g) ⇌ pC(g) + qD(g)

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 56

Lembar Kerja Peserta Didik:

Tabel 1. berikut memuat hasil percobaan terhadap reaksi kesetimbangan

metanasi katalitik gas karbon monoksida pada suhu 1200 K.

CO(g) + 3H2(g) ⇌ CH4(g) + H2O(g) ∆H = -206 kJ

Tabel 1. Data Percobaan Reaksi Kesetimbangan Metanasi Katalitik Gas Karbon Monoksida

Reaksi Konsentrasi awal Konsentrasi pada keadaan setimbang [ ][ ]
(M) [ ][ ]
(M)
[CO] [H2] [CH4] [H2O]
[CO] [H2]

1 0,1000 0,3000 0,0613 0,1839 0,0387 0,0387 ….

2 0,2000 0,3000 0,1522 0,1566 0,0478 0,0478 ….

3 0,1000 0,4000 0,0479 0,2437 0,0521 0,0521 ….

4 0,1000 0,1000 0,0894 0,0683 0,0106 0,0106 ….

A. Pertanyaan
Anda dapat menganalisis data tabel di atas untuk menjawab pertanyaan berikut:
1. Berapakah harga Qc pada reaksi 1, dan kemanakah reaksi bergeser?

2. Berapakah harga Qc pada reaksi 2, dan kemanakah reaksi bergeser?

3. Berapakah harga Qc pada reaksi 3, dan kemanakah reaksi bergeser?

4. Berapakah harga Qc pada reaksi 4, dan kemanakah reaksi bergeser?

57 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

5. Berapakah harga Kc pada reaksi kesetimbangan metanasi katalitik gas karbon
monoksida?

6. Pada reaksi ke berapakah Qc = Kc?

B. Kesimpulan
Setelah menganalisis data, menghitung Qc dan meramalkan arah pergeseran
kesetimbangan, serta menghitung Kc dari tabel reaksi kesetimbangan metanasi
katalitik gas karbon monoksida. Tuliskan simpulan kelompok Anda:

C. Presentasi
Presentasikan hasil diskusi kelompok Anda dalam forum kelas.

b. Contoh LKPD 2
Pada Kegiatan ini, Anda akan mendiskusikan mengenai penentuan harga

tetapan kesetimbangan tekanan parsial gas Kp berdasarkan data hasil percobaan
dan menyelesaikan beberapa perhitungan yang berkaitan dengan kesetimbangan
kimia.

Nama Peserta didik : 1..................................................
2..................................................
Kelas 3..................................................
Hari/tanggal
:......................................................
:......................................................

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 58

Tujuan Pembelajaran:
Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat:
Menentukan harga tetapan kesetimbangan tekanan parsial gas (Kp) berdasarkan
data hasil percobaan.
Menyelesaikan perhitungan yang berkaitan dengan kesetimbangan kimia

Pengantar:
Tetapan kesetimbangan berdasarkan tekanan dinyatakan dengan notasi Kp, yaitu
hasil kali tekanan parsial gas-gas hasil reaksi dibagi hasil kali tekanan parsial gas-
gas pereaksi, setelah masing-masing dipangkatkan dengan koefisiennya dalam
persamaan reaksi yang bersangkutan.
Contoh untuk reaksi kesetimbangan: mA(g) + nB(g) ⇌ pC(g) + qD(g)

Lembar Kerja Peserta Didik:

Tabel 1 berikut memuat hasil percobaan terhadap reaksi kesetimbangan metanasi

katalitik gas karbon monoksida pada suhu 1200 K.

CO(g) + 3H2(g) ⇌ CH4(g) + H2O(g) ∆H = -206 kJ

Tabel 1. Data Percobaan Reaksi Kesetimbangan Metanasi Katalitik Gas Karbon

Monoksida

Reaksi Konsentrasi awal Konsentrasi pada keadaan [ ][ ]
(M) setimbang [ ][ ]
(M)
[CO] [H2] ….
[CO] [H2] [CH4] [H2O] ….
1 0,1000 0,3000 0,0613 0,1839 0,0387 0,0387 ….
….
2 0,2000 0,3000 0,1522 0,1566 0,0478 0,0478

3 0,1000 0,4000 0,0479 0,2437 0,0521 0,0521

4 0,1000 0,1000 0,0894 0,0683 0,0106 0,0106

59 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

A. Pertanyaan
Anda dapat menganalisis data tabel di atas untuk menjawab pertanyaan berikut:
1. Berapakah harga Kc pada reaksi kesetimbangan metanasi katalitik gas karbon

monoksida dari tabel di atas?

2. Dari harga Kc yang Anda peroleh pada perhitungan soal nomor 1, Hitunglah
harga Kp untuk reaksi kesetimbangan
CO(g) + 3H2(g) ⇌ CH4(g) + H2O(g) ∆H = -206 kJ, pada suhu 1200 K.
R=0,082 L.atm/mol. K

3. Tuliskan rumus tetapan kesetimbangan tekanan gas dari reaksi kesetimbangan
metanasi katalitik gas karbon monoksida berikut:
CO(g) + 3H2(g) ⇌ CH4(g) + H2O(g)

4. Bila 1 mol gas metana dipanaskan pada tekanan tetap 10 atm hingga 1200K.
Tentukan volume akhir gas tersebut bila gas dianggap tidak mengalami
disosiasi.

5. Untuk pertanyaan nomor 3, tentukan volume akhir gas tersebut bila gas
dianggap terdisosiasi 25%.

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 60

B. Kesimpulan
Setelah menjawab berbagai pertanyaan mengenai Kp di atas. Tuliskan
simpulan kelompok Anda:

C. Presentasi
Presentasikan hasil diskusi kelompok Anda dalam forum kelas.

2. LKPD Topik 2: Pergeseran Kesetimbangan
LKPD berikut merupakan contoh alternatif rancangan percobaan faktor-

faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan, yang diharapkan
dirancang oleh peserta didik. Perancangan oleh peserta didik dilakukan pada
pertemuan 1 sedangkan praktik dengan menggunakan LKPD hasil rancangan
dilakukan pada pertemuan 2. Jadi contoh alternatif LKPD ini akan digunakan
pada kedua pertemuan.
a. Contoh LKPD 3: Topik 2 (Pertemuan 1 dan Pertemuan 2)
LKPD 1: Pengaruh Suhu Terhadap Reaksi Kesetimbagan
Pada kegiatan ini, Anda akan melakukan percobaan untuk mengetahui
pengaruh suhu terhadap pergeseran arah kesetimbangan.

Nama Peserta didik : 1..................................................
2..................................................
Kelas 3..................................................
Hari/tanggal
:......................................................
:......................................................

Tujuan Pembelajaran:
Menyelidiki pengaruh perubahan suhu pada reaksi kesetimbangan.
Pengantar:

61 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Sesuai dengan Azas Le Chatelier, bila pada sistem kesetimbangan suhu dinaikkan,
maka kesetimbangan reaksi akan bergeser ke arah yang membutuhkan kalor (ke
arah reaksi endoterm).
Bila pada sistem kesetimbangan suhu diturunkan, maka kesetimbangan reaksi
akan bergeser ke arah yang membebaskan kalor (ke arah reaksi eksoterm).
Contoh:
2NO(g) + O2(g) ⇌ 2NO2(g) ∆H = -216 kJ
Jika suhu dinaikkan, maka kesetimbangan akan bergeser ke kiri.
Jika suhu diturunkan, maka kesetimbangan akan bergeser ke kanan.

Lembar Kerja Peserta Didik: Jumlah
Alat dan Bahan 3 buah
1 set
No Alat 3 buah
1. Gelas kimia 400 ml Pyrex 1 buah
2. Lampu spritus dengan tripod dan kawat kasa 1 buah
3. Tabung reaksi + sumbat karet
4. Tabung reaksi Pyrex
5. Pipa bengkok + sumbat karet

No Bahan Jumlah
1. Air biasa
2. Air panas
3. Es
4. Pb(NO3)2 padat

Langkah Kerja
Sediakan tiga buah tabung reaksi besar, lalu masing-masing diisi dengan gas
NO2 yang diperoleh dari pemanasan timbal nitrat (Pb (NO3)2 ) sampai warna gas
pada tiga tabung reaksi itu sama.
Tiga tabung di atas dimasukkan ke dalam gelas kimia berisi es, air biasa, dan air
panas.
Amati perubahan warna gas dalam tiga tabung di atas.

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 62

Hasil Pengamatan Pengamatan
Nomor Tabung

1

2

3

Pertanyaan
Gas NO2 yang berwarna coklat mengadakan kesetimbangan dengan gas N2O4
yang berupa gas tidak berwarna dengan mengeluarkan panas 14,1 kkal.
1. Tuliskan persamaan reaksi kesetimbangan pada percobaan di atas!

2. Reaksi kesetimbangan tersebut diatas merupakan reaksi….?

3. Di dalam air biasa gas NO2 berwarna…? Artinya kesetimbangan bergeser ke….?

4. Di dalam air panas gas NO2 berwarna…? Artinya kesetimbangan bergeser ke….?

5. Tuliskan kesimpulan anda mengenai pengaruh suhu terhadap pergeseran
reaksi kesetimbangan !

63 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

b. Contoh LKPD 4: Topik 2 (Pertemuan 1 dan Pertemuan 2)
LKPD 2: Pengaruh Konsentrasi Terhadap Reaksi Kesetimbagan
Pada kegiatan ini, Anda akan melakukan percobaan untuk mengetahui
pengaruh konsentrasi terhadap pergeseran arah kesetimbangan.

Nama Peserta didik : 1..................................................

2..................................................

3.......... ........................................

Kelas :......................................................

Hari/tanggal :......................................................

Tujuan Pembelajaran:

Menyelidiki pengaruh perubahan konsentrasi pada reaksi kesetimbangan.

Pengantar:

Menurut Azas Le-Chatelier, apabila dalam sistem kesetimbangan homogen,

konsentrasi salah satu zat diperbesar, maka kesetimbangan akan bergeser

ke arah yang berlawanan dari zat tersebut. Sebaliknya, jika konsentrasi

salah satu zat diperkecil, maka kesetimbangan akan bergeser ke pihak zat

tersebut.

Contoh: 2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2SO3(g)
Bila pada sistem kesetimbangan ini ditambahkan gas SO2, maka kesetimbangan
akan bergeser ke kanan.

Bila pada sistem kesetimbangan ini dikurangi gas O2, maka kesetimbangan akan
bergeser ke kiri.

Lembar Kerja Peserta Didik:

Alat dan Bahan

No Alat Jumlah
1. Gelas kimia 100 ml 1 buah
2. Pipet tetes 3 buah
3. Rak tabung reaksi 1 buah
4. Tabung reaksi 3 buah

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 64

No Bahan Jumlah
1. FeCl3 0,2M 10 tetes
2. KSCN 0,2M 10 tetes
3. Na2HPO4 (kristal) 2gram
4. Aquadest 20 ml

Langkah Kerja

1. Isi gelas kimia dengan 20 ml aquades , tambahkan 5 tetes FeCl3 0,2 M dan 5
tetes KSCN 0,2 M. Aduk sampai rata. Amati warna larutan.

2. Tuangkan larutan tersebut ke dalam 4 tabung reaksi dengan volume yang sama

(5 ml), dan beri nomor 1 sampai dengan 4.

3. Tabung 1 menjadi pembanding;

Tabung 2 tambahkan 5 tetes larutan FeCl3 0,2 M;
Tabung 3 tambahkan 5 tetes larutan KSCN 0,2 M;

Tabung 4 tambahkan 2gram serbuk Na2HPO4.
4. Bandingkan warna yang terjadi pada tabung 2, 3, dan 4 dengan warna larutan

asal (pada tabung 1).

5. Catat hasil pengamatan pada tabel berikut:

Hasil Pengamatan

Pengamatan

Nomor Larutan Zat yang Warna Penyebab Pergeseran
Tabung (KSCN+FeCl3) ditambah- setelah perubahan kesetimbangan
ditambah-
kan warna
kan

1 5 ml

2 5 ml 5 tetes
FeCl3

3 5 ml 5 tetes
KSCN

4 5 ml 2gram
Na2HPO4

65 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Pertanyaan
1. Jelaskan ke arah mana pergeseran kesetimbangan bila konsentrasi pereaksi

ditambah!

2. Jelaskan ke arah mana pergeseran kesetimbangan bila konsentrasi pereaksi
dikurangi!

3. Tuliskan kesimpulan A nda mengenai pengaruh konsentrasi terhadap
pergeseran reaksi kesetimbangan !

C. Contoh LKPD 5: Topik 2 (Pertemuan 1 dan Pertemuan 2)
LKPD 5: Pengaruh Perubahan Volume Terhadap Reaksi Kesetimbagan
Pada kegiatan ini, Anda akan melakukan percobaan untuk mengetahui
pengaruh perubahan volume terhadap pergeseran arah kesetimbangan.

Nama Peserta didik : 1..................................................
2..................................................
Kelas 3..................................................
Hari/tanggal
:......................................................
:......................................................

Tujuan Pembelajaran:
Menyelidiki pengaruh perubahan volume pada reaksi kesetimbangan
Pengantar:

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 66

Penambahan tekanan dengan cara memperkecil volume akan memperbesar
konsentrasi semua komponen. Sesuai dengan azas Le Chatelier, maka sistem
akan bereaksi dengan mengurangi tekanan. Sebagaimana Anda ketahui, tekanan
gas bergantung pada jumlah molekul dan tidak bergantung pada jenis gas. Oleh
karena itu, untuk mengurangi tekanan maka reaksi kesetimbangan akan bergeser
ke arah yang jumlah koefisiennya lebih kecil. Sebaliknya, jika tekanan dikurangi
dengan cara memperbesar volume, maka sistem akan bereaksi dengan
menambah tekanan dengan cara menambah jumlah molekul. Reaksi akan
bergeser ke arah yang jumlah koefisiennya lebih besar.
Jadi dapat disimpulkan, jika dalam suatu sistem kesetimbangan dilakukan aksi
yang menyebabkan perubahan volume (bersamaan dengan perubahan tekanan),
maka dalam sistem akan terjadi pergeseran kesetimbangan, sebagai berikut:
1. Jika tekanan diperbesar = volume diperkecil, kesetimbangan akan bergeser ke

arah jumlah koefisien reaksi kecil.
2. Jika tekanan diperkecil = volume diperbesar, kesetimbangan akan bergeser ke

arah jumlah koefisien reaksi besar.
3. Pada sistem kesetimbangan dimana jumlah koefisien reaksi sebelah kiri =

jumlah koefisien sebelah kanan, maka perubahan tekanan/volume tidak
menggeser letak kesetimbangan.
Lembar Kerja Peserta Didik:
Alat dan Bahan

No Alat Jumlah
1. Gelas kimia 100 ml 1 buah
2. Pipet tetes 3 buah
3. Rak tabung reaksi 1 buah
4. Tabung reaksi besar 3 buah

No Bahan Jumlah
1. FeCl3 0,2M 5 tetes
2. KSCN 0,2M 5 tetes
3. Aquadest 20 ml

67 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Langkah Kerja
1. Isi gelas kimia dengan 20 ml aquades , tambahkan 5 tetes FeCl3 0,2 M dan 5

tetes KSCN 0,2 M. Aduk sampai rata. Hingga terbentuk sistem kesetimbangan:
Fe3+(aq) + SCN-(aq) ⇌ FeSCN2+(aq). Amati warna larutan.
2. Tuangkan larutan tersebut ke dalam 2 tabung reaksi dengan volume yang sama
(10 ml), dan beri nomor 1 dan 2.
3. Amati warna pada kedua tabung dari atas tabung. Catat warnanya.
4. Tambahkan 10 mL H2O pada tabung 2. Amati lagi warnanya dari atas.
5. Bandingkan warna yang terjadi dengan tabung 1
6. Catat hasil pengamatan pada tabel berikut.

Hasil Pengamatan

Tabung Reaksi Warna Awal Warna setelah ditambah H2O
1

2
Pertanyaan
1. Bagaimana warna sistem kesetimbangan FeSCN2+ yang ditambahkan air

apakah ada perbedaan dengan warna mula-mula!

2. Adakah pengaruh penambahan air pada sistem kesetimbangan? Jelaskan
jawaban Anda!

3. Adakah pengaruh penambahan air pada sistem bukan kesetimbangan?

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 68

4. Jelaskan pengaruh penambahan air atau volum larutan terhadap reaksi
kesetimbangan!

5. Tuliskan kesimpulan A nda mengenai pengaruh perubahan volume terhadap
pergeseran reaksi kesetimbangan !

E. Pengembangan Soal HOTS

Bagian ini menyajikan contoh kisi-kisi soal yang sesuai
dengan kompetensi, lingkup materi, dan indikator soal. Selanjutnya buatlah
kisi-kisi yang lain dan kembangkan menjadi instrumen soal HOTS dari kisi
tersebut dalam aktivitas In Learning Service-1

KISI-KISI SOAL HOTS

Nama Madrasah : Madrasah Aliyah

Mata Pelajaran : Kimia

Alokasi Waktu : ..............................

Jumlah Soal : ………………………

Tahun Pelajaran : …...........................

Tabel 19 Kisi-Kisi Pengembangan Soal HOTS

Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal No. Level Bentuk
Soal Kognitif soal

3.8 Menjelaskan Konsep Diberikan grafik 1 C5 Pilihan
ganda
reaksi kesetimbangan, jumlah zat (mol)

kesetimbangan derajat terhadap waktu,

di dalam disosiasi, dan peserta didik dapat

hubungan hubungan mengevaluasi

antara reaksi kuantitatif pernyataan yang

dan hasil reaktan dan benar dari berbagai

reaksi. produk konsep

kesetimbangan yang

kompeks.

69 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal No. Level Bentuk
Soal Kognitif soal
3.9 Menganalisis Tetapan Diberikan Tabel data
faktor-faktor kesetimbangan, harga Kc dan Kp 2 C4 Pilihan
yang pergeseran pada berbagai ganda
mempengaruhi kesetimbangan, temperatur, peserta 3 C4
pergeseran reaksi didik dapat Pilihan
arah eksoterm dan menganalisis arah ganda
kesetimbangan endoterm. pergeseran
dan kesetimbangan dan
penerapannya Pergeseran jenis reaksi
dalam industri. kesetimbangan, kesetimbangannya
tetapan (eksoterm/endoterm)
kesetimbangan Diberikan grafik
konsentrasi
terhadap waktu,
peserta didik dapat
melakukan
penalaran berupa
interpretasi terhadap
grafik tersebut dan
menyimpulkan arah
pergeseran
kesetimbangan,
serta harga tetapan
kesetimbangannya.

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 70

Berikut contoh soal HOTS kesetimbangan kimia sebagai gambaran dalam
pengembangan soal yang setipe pada topik kesetimbangan kimia.
Butir Soal
Soal 1.
Dalam suatu wadah 2 liter dimasukkan sebanyak 2 mol gas SO3 dan terurai menjadi
gas SO2 dan gas O2. Jika dari reaksi tersebut di dapat grafik jumlah mol SO3 terhadap
waktu sebagai berikut:

Dari data tersebut maka disimpulkan bahwa…
A. Pada menit ke-15 telah terjadi keadaan setimbang
B. Reaksi tersebut memiliki derajat disosiasi sebesar



C. Jumlah mol SO2 saat setimbang adalah 0,5 mol
D. Nilai tetapan kesetimbangan reaksi tersebut adalah



E. Sebelum menit ke-20 laju reaksi ke kiri lebih besar dari laju reaksi ke kanan
(https://www.zenius.net/blog/21463/soal-hots-kimia)

71 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Identifikasi Soal:

Level koqnitif Evaluasi (C5)

Indikator yang sesuai Mengevaluasi berbagi konsep kesetimbangan dalam

menyelesaikan berbagai permasalahan kompleks

dari suatu sistem kesetimbangan.

Materi yang diperlukan Konsep kesetimbangan, derajat disosiasi, tetapan

kesetimbangan dan hubungan kuantitatif reaktan

dan produk

Pembahasan:

Untuk mengetahui jawaban/pernyataan yang benar Anda harus menganalisis grafik jumlah
mol SO3 terhadap waktu, dan mengevaluasi pernyataan soal yang benar.

 Pernyataan A tidak benar, dikarenakan berdasarkan grafik terlihat mol
SO3 berkurang tiap saat, dan suatu saat jumlah mol SO3 tidak lagi berkurang
atau konstan dan itu terjadi setelah menit ke-20, atau bisa dibilang setelah menit
ke-20 kesetimbangan tercapai.

 Derajat disosiasi dapat diketahui dari perbandingan antara mol SO3 yang terurai
dengan mol SO3 awal. Dari grafik diketahui terdapat 2 mol SO3 awal dan 0,5 mol
SO3 saat kesetimbangan sehingga mol yang terurai adalah1,5. Sehingga derajat
disosiasinya…

,
= =

Jadi pernyataan B juga belum benar.

 Untuk pernyataan C yang berbunyi:” Jumlah mol SO2 saat setimbang adalah 0,5
mol”, juga belum benar karena yang jumlah molnya saat setimbang 0,5 mol
adalah SO3

 Untuk pernyataan D: “Nilai tetapan kesetimbangan reaksi tersebut adalah ”



Nilai tetapan kesetimbangan (Kc) adalah perbandingan hasil kali konsentrasi
produk dengan hasil kali konsentrasi reaktan dipangkatkan koefisien masing-
masing pada saat setimbang.

2SO3 (g) ⇌ 2SO2(g) + O2(g)

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 72

Spesi Kimia 2SO 3 2SO2 O2
Konsentrasi Awal (M) 1 -
3 3 1,5
Konsentrasi yang berubah (M) 4 4 4

Konsentrasi Kesetimbangan (M) 1 3 1,5
4 44

Kc = [SO2]2 [O2]
[SO3]2

Kc = [34]2 [14,5] = 13,5 27
[41]2 4= 8

Jadi pernyataan D yang benar, yaitu Kc=



Pernyataan E: “Sebelum menit ke-20 laju reaksi ke kiri lebih besar dari laju reaksi ke kanan”.

Pernyataan ini tidak benar, karena sebelum menit ke 20 laju reaksi ke kanan lebih besar

dari laju reaksi ke kiri.

Kunci Jawaban D

Butir Soal
Soal 2.
Proses Haber-Bosch merupakan proses pembentukan (produksi) amonia
berdasarkan reaksi:
3H2(g) + N2(g) ⇌ 2NH3(g)
Data Kp dan Kc dari reaksi kesetimbangan tersebut pada berbagai temperatur
tertera pada tabel berikut:

73 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Dari data tetapan kesetimbangan Proses Haber-Bosch tersebut di atas,
pernyataan yang benar adalah…

A. Untuk meningkatkan hasil reaksi (NH3), maka dapat dilakukan dengan cara
menaikkan suhu.

B. Reaksi pembentukkan amonia adalah reaksi eksotermis.
C. Perubahan entalpi reaksi peruraian amonia berharga negatif
D. Produk peruraian amonia menjadi lebih besar pada suhu rendah
E. Penambahan katalis akan menaikkan harga tetapan kesetimbangan

(https://www.youtube.com/watch?v=PTuj8hAyVio)
Identifikasi Soal:

Level koqnitif Analisis (C4)

Indikator yang sesuai Menganalisis pergeseran kesetimbang an

berdasarkan data Kp dan Kc dalam berbagai

temperatur.

Materi yang diperlukan Tetapan kesetimbangan, pergeseran

kesetimbangan, reaksi eksoterm dan endoterm.

Pembahasan:

Untuk mengetahui jawaban/pernyataan yang benar Anda harus menganalisis data Kp

dan Kc dalam berbagai suhu pada tabel yang terdapat pada soal. Dan memperhatikan

persamaan reaksi pembentukan amonia berikut:

3H2(g) + N2(g) ⇌ 2NH3(g)

 Pernyataan A: “Untuk meningkatkan hasil reaksi (NH3), maka dapat dilakukan
dengan cara menaikkan suhu”. Pernyataan ini tidak benar karena dari tabel
terlihat semakin tinggi suhu, data Kc dan Kp-nya semakin kecil. Itu artinya
reaksi bergeser ke kiri, dan NH3 berkurang.

 Pernyataan B: “Reaksi pembentukkan amonia adalah reaksi eksotermis”.
Pernyataan ini benar karena nilai Kc dan Kp berkurang jika suhu dinaikkan, itu
artinya reaksi bergeser ke endoterm. Sehingga reaksi pembentukan NH3
merupakan reaksi eksoterm.

 Pernyataan C: “Perubahan entalpi reaksi peruraian amonia berharga negatif”.
Penyataan ini salah karena peruraian amonia merupakan reaksi endoterm
sehingga ∆H-nya berharga positif (+)

 Pernyataan D: “Produk peruraian amonia menjadi lebih besar pada suhu
rendah”. Pernyataan ini tidak benar karena terlihat di tabel, pada suhu rendah
harga Kc dan Kp lebih besar sehingga reaksi bergeser ke kanan. Jadi yang
bertambah amonia-nya

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 74

 Pernyataan E: “Penambahan katalis akan menaikkan harga tetapan
kesetimbanga.” Pernyataan ini tidak benar karena katalis hanya mempercepat
tercapainya kesetimbangan, katalis itu sendiri tidak ikut bereaksi dan tidak
mempengaruhi harga tetapan kesetimbangan.

Kunci Jawaban B

Butir Soal
Soal 3.
Pada suhu tetap 10 mol gas CO direaksikan dengan 8 mol gas Cl2 dalam wadah
tertutup 1 liter, sesuai dengan persamaan termokimia:
CO(g) + Cl2(g)⇌COCl2 + 108 kJ
Jalannya reaksi tersebut berlangsung menurut Gambar 1 di bawah ini:

Gambar 1. Grafik Kesetimbangan
Perubahan yang terjadi setelah 15 menit adalah…

A. Bergeser ke kiri, nilai K tetap
B. Bergeser ke kiri, nilai K makin kecil
C. Bergeser ke kanan, nilai K tetap
D. Bergeser ke kanan, nilai K makin besar
E. Tidak terjadi pergeseran, nilai K tetap

(https://www.youtube.com/watch?v=PTuj8hAyVio)

75 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Identifikasi Soal: Analisis (C4)
Level koqnitif Menganalisis grafik konsentrasi
Indikator yang sesuai terhadap waktu untuk mengetahui
arah pergeseran kesetimbangan, dan
Materi yang diperlukan harga tetapan kesetimbangannya.

Pergeseran kesetimbangan, tetapan
kesetimbangan

Pembahasan:
Untuk mengetahui jawaban/pernyataan yang benar Anda harus menganalisis
grafik konsentrasi terhadap waktu dari reaksi kesetimbangan
CO(g) + Cl2(g)⇌COCl2 + 108 kJ

 Dari grafik di atas terlihat garis putus-putus merupakan garis produk yaitu
COCl2. Pada saat tepat 15 menit, konsentrasi COCl2 turun, dan setelah 15
menit konsentrasi COCl2 naik Kembali. Ini berarti ketika konsentrasi COCl2
diperkecil maka reaksi akan bergeser kearah zat tersebut, sehingga produk
COCl2 menjadi bertambah.

 Bersamaan dengan itu setelah 15 menit, garis tidak putus-putus (garis
reaktan) yang menunjukkan konsentrasi CO dan Cl2, mengalami penurunan.
Hal ini berarti reaksi bergeser ke arah produk (COCl2) atau ke arah kanan.

 Dan karena reaksi kesetimbangan ini berlangsung pada suhu tetap, maka
harga K tidak berubah/tetap

 Sehingga pernyataan yang benar untuk soal tersebut adalah:

C. Bergeser ke kanan, nilai K tetap

Kunci Jawaban C

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 76

05 PENILAIAN

A. Tes Formatif

1. Harga tetapan kesetimbangan (Kc) untuk reaksi :

Al3+ (aq) + 3H2O(l) ⇌ Al(OH)3(s) + 3H+ (aq)

Ditentukan oleh persamaan…

A. = [ ( ) ][ +]
[ +][ ]

B. = [ +]
[ +][ ]

C. = [ +][ ]
[ ( ) ][ +]

D. = [ +]
[ +]

E. = [ ( ) ]

[ ]

2. Pada reaksi kesetimbangan : 2NH3(g) ⇌ N2(g) + 3H2 (g) pada suhu 270C
mempunyai harga Kp = 2,46 atm. Maka harga Kc reaksi tersebut
adalah…( R = 0,082 L.atm mol-1K-1)

A. , ( , )

B. , ( , )

C. ,
( , )

D. ,
( , )

E. ( , )

,

77 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

3. Pada reaksi kesetimbangan : PCl3(g) + Cl2(g) ⇌ PCl5(g) . Gambar partikel
pada keadaan kesetimbangan sesaat adalah sebagai berikut :
keterangan:

Gambar partikel pereaksi pada keadaan kesetimbangan sesaat yang baru, jika
tekanan diperbesar adalah…

4. Pada reaksi kesetimbangan: N2O4(g) ⇌ 2NO2(g) ∆H = -Q kJ
Jika pada kesetimbangan tersebut suhu dinaikkan, maka kesetimbangan…

A. Bergeser ke kanan, karena reaksi endoterm.
B. Bergeser ke kiri, karena reaksi endoterm.
C. Tetap, karena reaksi endoterm.
D. Bergeser ke kiri, karena reaksi eksoterm.
E. Bergeser ke kanan, karena reaksi eksoterm.

5. Pada reaksi kesetimbangan2SO2(g) + O2(g) ⇌ 2SO3(g) ∆H = -98 kJ
Jika pada suhu tetap, volume diperkecil maka kesetimbangan bergeser
ke….

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 78

A. Kiri, karena jumlah mol pereaksi < hasil pereaksi
B. Kiri, karena jumlah mol pereaksi > hasil pereaksi
C. Kanan, karena jumlah mol pereaksi = hasil pereaksi
D. Kanan, karena jumlah mol hasil reaksi > pereaksi
E. Kanan, karena jumlah mol hasil reaksi < pereaksi
6. Di antara kegiatan berikut ini, kegiatan yang termasuk tahap verification pada
model Discovery Learning materi kesetimbangan adalah...
A. Proses menarik sebuah kesimpulan pada pembelajaran

kesetimbangan homogen dan heterogen
B. Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk

membuktikan benar atau tidaknya perhitungan Kp
C. Kegiatan mengolah data dan informasi pada pembelajaran

menentukan persamaan tetapan kesetimbangan tekanan parsial
D. Peserta didik melakukan eksperimen pengaruh perubahan

konsentrasi terhadap kesetimbangan reaksi
E. Peserta didik mengamati gambar orang yang naik pada ekskalator

yang bergerak ke bawah untuk menggambarkan kesetimbangan
dinamik
7. Indikator pencapaian konpetensi yang tepat untuk menjabarkan tujuan
pembelajaran: memahami konsep kesetimbangan dinamis, menjelaskan
konstanta kesetimbangan Kc dan Kp, dan menjelaskan pemecahan masalah
terkait hubungan kuantitatif antara pereaksi dengan hasil reaksi dari suatu
reaksi kesetimbangan adalah ….

A. Menjelaskan konsep pergeseran kesetimbangan kimia.
B. Menerapkan konsep kesetimbangan kimia dalam sistem gas maupun

dalam sistem larutan.
C. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah

kesetimbangan.
D. Menjelaskan penerapan faktor-faktor yang mempengaruhi

pergeseran arah kesetimbangan dalam industry.
E. Merancang percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran

arah kesetimbangan.

79 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

8. Seorang guru akan membelajarkan materi menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan. Karakteristik siswa di kelas
tersebut adalah sebagian besar memiliki gaya belajar visual dan auditori.
Maka untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna, guru tersebut
merancang pembelajaran dengan menggunakan berbagai media/sumber
belajar. Berikut ini adalah kegiatan siswa dalam pembelajaran dengan
menggunakan media pembelajaran/sumber belajar yang paling tepat yang
dapat guru tersebut lakukan, kecuali....
A. Siswa menyimak paparan guru tentang faktor-faktor yang memengaruhi
pergeseran kesetimbangan yang disampaikan menggunakan bahan
tayang berbentuk Power Point.
B. Siswa mengamati video animasi faktor-faktor yang memengaruhi
pergeseran kesetimbangan untuk melengkapi lembar kerja.
C. Siswa mengoperasikan aplikasi animasi faktor-faktor yang memengaruhi
pergeseran kesetimbangan.
D. Siswa mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan
dengan mengamati reaksi kesetimbangan yang ada di buku paket.
E. Siswa diberikan alat dan bahan percobaan pengaruh konsentrasi
terhadap pergeseran kesetimbangan.

9. Suatu teknik penilaian yang tepat untuk menyajikan hasil pengolahan data
dalam menentukan nilai tetapan kesetimbangan suatu reaksi pada kegiatan
pembelajaran di kelas adalah...
A.Penugasan
B.Observasi
C.Portofolio
D. Jurnal
E. Kinerja

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 80

10. Seorang guru ingin memperbaiki pembelajaran pada konsep kesetimbangan
kimia. Dia melakukan refleksi terhadap hasil belajar pada konsep tersebut
pada tahun sebelumnya dengan hasil sebagai berikut:

No Indikator Pencapaian Hasil
1. Rata-rata nilai 50%
2. Jumlah peserta didik yang aktif 20%

3. Jumlah peserta didik yang tuntas belajar atau 40%
mencapai KKM (> 65)

Berdasarkan data di atas, guru tersebut ingin memperbaiki pembelajaran
dengan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Masalah yang tepat pada
penelitian tersebut adalah...
A. Apakah pembelajaran kooperatif pada konsep kesetimbangan dapat

meningkatkan proses belajar dan aktivitas peserta didik.
B. Apakah pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan proses belajar

dan aktivitas peserta didik pada konsep kesetimbangan.
C. Apakah pembelajaran kooperatif pada konsep kesetimbangan dapat

meningkatkan hasil belajar dan aktivitas peserta didik.
D. Apakah pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar pada

konsep kesetimbangan.
E. Apakah pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan aktivitas belajar

peserta didik pada konsep kesetimbangan.

81 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

B. Penilaian

1. Penilaian untuk Guru
a. Penilaian Mandiri Guru

Tabel 20 Instrumen Penilaian Diri Bagi Guru

Penilaian Oleh

Indikator Pencapaian Kompetensi Guru Asesor/Fasilitator Ket.

Tercapai Belum

1.2 Mengidentifikasi potensi peserta

didik dalam mata pelajaran yang

diampu.

2.2 Menerapkan berbagai pendekatan,

strategi, metode, dan teknik

pembelajaran yang mendidik secara

kreatif dalam mata pelajaran yang

diampu.

3.2 Menentukan tujuan pembelajaran

yang diampu.

3.6 Mengembangkan indikator dan

instrumen penilaian.

4.4 Melaksanakan pembelajaran yang

mendidik di kelas, di laboratorium,

dan di lapangan dengan

memperhatikan standar keamanan

yang dipersyaratkan.

5.1 Memanfaatkan teknologi informasi

dan komunikasi dalam pembelajaran

yang diampu.

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan

evaluasi proses dan hasil belajar.

20.1 Menjelaskan konsep kesetimbangan

dinamis.

20.2 Menerapkan konsep kesetimbangan

kimia dalam sistem gas maupun

dalam sistem larutan.

20.3 Menentukan Kc dalam reaksi

kesetimbangan berdasarkan

konsentrasi pereaksi dan hasil reaksi.

20.4 Menentukan Kp dalam reaksi

kesetimbangan berdasarkan

konsentrasi pereaksi dan hasil reaksi,

serta harga tekanan.

20.5 Memecahkan masalah terkait

hubungan kuantitatif antara pereaksi

dengan hasil reaksi dari suatu reaksi

kesetimbangan.

20.6 Memprediksi hasil percobaan faktor-

faktor yang mempengaruhi

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 82

Penilaian Oleh

Indikator Pencapaian Kompetensi Guru Asesor/Fasilitator Ket.

pergeseran arah kesetimbangan Tercapai Belum
(meliputi faktor suhu, konsentrasi,
tekanan, dan volume).
20.7 Merancang percobaan faktor-faktor
yang mempengaruhi pergeseran arah
kesetimbangan.
21.1 Menganalisis standar kompetensi
mata pelajaran yang diampu.
21.3 Menganalisis tujuan pembelajaran
yang diampu.
Catatan:

b. Penilaian oleh Asesor/Fasilitator

Tabel 21 Instrumen Penilaian Guru Oleh Asesor/Fasilitator

Penilaian Oleh

Indikator Pencapaian Kompetensi Guru Asesor/Fasilitator Ket.

Tercapai Belum

1.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik

dalam mata pelajaran yang diampu.

2.2 Menerapkan berbagai pendekatan,

strategi, metode, dan teknik

pembelajaran yang mendidik secara

kreatif dalam mata pelajaran yang

diampu.

3.2 Menentukan tujuan pembelajaran

yang diampu.

3.6 Mengembangkan indikator dan

instrumen penilaian.

4.4 Melaksanakan pembelajaran yang

mendidik di kelas, di laboratorium, dan

di lapangan dengan memperhatikan

standar keamanan yang

dipersyaratkan.

5.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan

komunikasi dalam pembelajaran yang

diampu.

8.3 Menentukan prosedur penilaian dan

evaluasi proses dan hasil belajar.

20.1 Menjelaskan konsep kesetimbangan

dinamis.

83 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Penilaian Oleh

Indikator Pencapaian Kompetensi Guru Asesor/Fasilitator Ket.

20.2 Menerapkan konsep kesetimbangan Tercapai Belum
kimia dalam sistem gas maupun dalam
sistem larutan.

20.3 Menentukan Kc dalam reaksi
kesetimbangan berdasarkan
konsentrasi pereaksi dan hasil reaksi.

20.4 Menentukan Kp dalam reaksi
kesetimbangan berdasarkan
konsentrasi pereaksi dan hasil reaksi,
serta harga tekanan.

20.5 Memecahkan masalah terkait
hubungan kuantitatif antara pereaksi
dengan hasil reaksi dari suatu reaksi
kesetimbangan.

20.6 Memprediksi hasil percobaan faktor-
faktor yang mempengaruhi
pergeseran arah kesetimbangan
(meliputi faktor suhu, konsentrasi,
tekanan, dan volume).

20.7 Merancang percobaan faktor-faktor
yang mempengaruhi pergeseran arah
kesetimbangan.

21.1 Menganalisis standar kompetensi mata
pelajaran yang diampu.

21.3 Menganalisis tujuan pembelajaran
yang diampu.

Catatan:

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 84

2. Penilaian untuk Peserta Didik
a.Penilaian Mandiri oleh Peserta Didik

Tabel 22 Instrumen Penilaian Diri Bagi Peserta Didik

Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Diri Ket.

Tercapai Belum

3.8.1 Memahami konsep
kesetimbangan.

3.8.2 Menjelaskan reaksi
kesetimbangan dinamis.

3.8.3 Menjelaskan kesetimbangan
homogen dan heterogen.

3.8.4 Menyimpulkan karakteristik
reaksi kesetimbangan.

Menentukan persamaan tetapan

4.8.1 kesetimbangan berdasarkan

reaksi kesetimbangan.

4.8.2 Menentukan persamaan tetapan
kesetimbangan tekanan parsial.

Menentukan harga tetapan

4.8.3 kesetimbangan (Kc) berdasarkan

data hasil percobaan.

Menentukan harga tetapan

4.8.4 kesetimbangan parsial (Kp)
berdasarkan data hasil

percobaan.

Mengolah data untuk

4.8.5 menentukan nilai tetapan

kesetimbangan suatu reaksi.

Menyajikan hasil pengolahan

4.8.6 data untuk menentukan nilai
tetapan kesetimbangan suatu

reaksi.

4.8.7 Menentukan hubungan Kp dan
Kc.

Memecahkan permasalahan

4.8.8 kompleks dari suatu sistem

kesetimbangan.

3.9.1 Menjelaskan faktor-faktor yang
menggeser arah kesetimbangan.

Menganalisis faktor-faktor yang

menggeser arah kesetimbangan

3.9.2 untuk mendapatkan hasil optimal
dalam industri (proses

pembuatan amonia dan asam

sulfat).

85 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Diri Ket.
Ket.
Tercapai Belum

Memprediksi arah pergeseran

3.9.3 kesetimbangan berdasarkan

harga Qc dan Azas Le Chatelier.

Mengenal alat-alat dan bahan

yang akan digunakan dalam

4.9.1 percobaan faktor-faktor yang

mempengaruhi pergeseran arah

kesetimbangan.

Merancang percobaan faktor-

4.9.2 faktor yang mempengaruhi

pergeseran arah kesetimbangan.

Melakukan percobaan faktor-

4.9.3 faktor yang mempengaruhi

pergeseran arah kesetimbangan.

Menyimpulkan serta menyajikan

4.9.4 hasil percobaan faktor-faktor
yang mempengaruhi pergeseran

arah kesetimbangan.

Membuat laporan hasil

4.9.5 percobaan faktor-faktor yang
mempengaruhi pergeseran arah

kesetimbangan.

Catatan:

b. Penilaian oleh Guru

Tabel 23 Instrumen Penilaian Oleh Guru

Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Oleh Guru

Tercapai Belum

3.8.1 Memahami konsep
kesetimbangan.

3.8.2 Menjelaskan reaksi
kesetimbangan dinamis.

3.8.3 Menjelaskan kesetimbangan
homogen dan heterogen.

3.8.4 Menyimpulkan karakteristik
reaksi kesetimbangan.

Menentukan persamaan tetapan

4.8.1 kesetimbangan berdasarkan

reaksi kesetimbangan.

4.8.2 Menentukan persamaan tetapan
kesetimbangan tekanan parsial.

Menentukan harga tetapan

4.8.3 kesetimbangan (Kc) berdasarkan

data hasil percobaan.

4.8.4 Menentukan harga tetapan
kesetimbangan parsial (Kp)

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 86

Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Oleh Guru Ket.

Tercapai Belum

berdasarkan data hasil

percobaan.

Mengolah data untuk

4.8.5 menentukan nilai tetapan

kesetimbangan suatu reaksi.

Menyajikan hasil pengolahan

4.8.6 data untuk menentukan nilai
tetapan kesetimbangan suatu

reaksi.

4.8.7 Menentukan hubungan Kp dan
Kc.

Memecahkan permasalahan

4.8.8 kompleks dari suatu sistem

kesetimbangan.

3.9.1 Menjelaskan faktor-faktor yang
menggeser arah kesetimbangan.

Menganalisis faktor-faktor yang

menggeser arah kesetimbangan

3.9.2 untuk mendapatkan hasil optimal
dalam industri (proses

pembuatan amonia dan asam

sulfat).

Memprediksi arah pergeseran

3.9.3 kesetimbangan berdasarkan

harga Qc dan Azas Le Chatelier.

Mengenal alat-alat dan bahan

yang akan digunakan dalam

4.9.1 percobaan faktor-faktor yang

mempengaruhi pergeseran arah

kesetimbangan.

Merancang percobaan faktor-

4.9.2 faktor yang mempengaruhi

pergeseran arah kesetimbangan.

Melakukan percobaan faktor-

4.9.3 faktor yang mempengaruhi

pergeseran arah kesetimbangan.

Menyimpulkan serta menyajikan

4.9.4 hasil percobaan faktor-faktor
yang mempengaruhi pergeseran

arah kesetimbangan.

Membuat laporan hasil

4.9.5 percobaan faktor-faktor yang
mempengaruhi pergeseran arah

kesetimbangan.

Catatan:

87 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

06 PENUTUP

Sebagaimana yang telah disampaikan pada pendahuluan UP-
Kesetimbangan ini, bahwa tujuan utama PKB ini adalah meningkatkan
kompetensi pedagogis dan profesional guru sehingga mampu meningkatkan
hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, setelah Anda mempelajari UP-
Kesetimbangan ini, hal yang paling penting adalah menerapkannya kepada
peserta didik di kelas masing -masing. Semoga UP-Kesetimbangan ini
dapat menjadi referensi Anda dalam mengembangkan pembelajaran dan
penilaian yang berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS), terintegrasi
dengan nilai-nilai keislaman, dan literasi dalam rangka membentuk generasi
unggul yang moderat, beriman dan bertakwa serta berakhlak mulia.

Aktivitas pembelajaran yang disajikan dalam UP-Kesetimbangan ini
tentu perlu Anda sesuaikan dengan kondisi nyata kelas Anda masing-masing.
Untuk itu setelah mempelajari UP-Kesetimbangan ini, Anda perlu menyusun
UP-Kesetimbangan (modul) sendiri yang memuat materi ajar, rencana
pelaksanaan pembelajaran, LKPD, serta instumen penilaian yang
berorientasi HOTS sesuai pengalaman atau praktik terbaik pembelajaran
yang Anda lakukan. Anda perlu melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan
MGMP Kimia untuk dapat saling berbagi pengalaman praktik baik bersama
rekan sejawat guru kimia lainnya.

Penulis menyadari bahwa UP-Kesetimbangan ini masih banyak
kekurangan. Untuk itu, penulis mengharapkan saran dan masukan yang
membangun demi kesempurnaan UP-Kesetimbangan ini maupun dalam
upaya pengembangan UP lainnya. Semoga UP-Kesetimbangan ini dapat
menambah khasanah ilmu pengetahuan dan pembelajaran. Aamiin.

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 88

KUNCI JAWABAN TES FORMATIF

No. Soal Jawaban
1. D
2. C
3. A
4. D
5. E
6. B
7. B
8. D
9. E
10. C

89 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

GLOSARIUM

Azas le : Jika suatu sistem kesetimbangan menerima suatu aksi,
Chatelier maka sistem tersebut akan mengadakan reaksi sehingga
pengaruh aksi menjadi sekecil-kecilnya.

Hukum : Pada reaksi kesetimbangan, hasil kali konsentrasi hasil
kesetimbangan reaksi yang dipangkatkan koefisiennya dibagi dengan
hasil kali konsentrasi yang dipangkatkan koefisiennya
akan tetap, pada suhu tetap.

Keadaan : Keadaan dalam suatu reaksi dapat balik yang terjadi
setimbang dalam satu sistem, dimana kecepatan reaksi ke kanan
sama dengan kecepatan reaksi ke kiri.

Kesetimbangan : Keadaan setimbang yang berlangsung terus menerus,
dinamis dimana setiap komponen mengalami perubahan secara
mikroskopis meskipun secara makroskopis tidak tampak
terjadi perubahan.

Kesetimbangan : Sistem kesetimbangan yang komponennya terdiri atas

heterogen zat-zat dengan wujud yang berbeda.

Kesetimbangan : Sistem kesetimbangan dimana komponen-

homogen komponennya mempunyai wujud yang sama.

Pergeseran : Perubahan dari keadaan kesetimbangan semula ke

kesetimbangan keadaan kesetimbangan yang baru akibat adanya aksi

atau pengaruh dari luar.

Reaksi dapat : Reaksi dimana zat hasil reaksi dapat berubah lagi menjadi
balik zat-zat semula.

Reaksi : Reaksi yang membutuhkan kalor
endoterm

Reaksi : Reaksi yang membebaskan kalor
eksoterm

Reaksi : Lihat reaksi dapat balik
reversibel

Reaksi satu arah : Reaksi yang hanya berlangsung apabila masih tersedia zat
pereaksi.

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 90

Reaktan : Zat-zat pereaksi (yang direaksikan) pada suatu persamaan
reaksi kimia.
Produk
: Zat-zat hasil reaksi (yang dihasilkan) pada suatu
Proses Haber- persamaan reaksi kimia.
Bosch
: Proses pembuatan amonia yang ditemukan oleh Fritz
Proses Kontak Haber pada tahun 1905.

Tetapan : Proses pembuatan asam sulfat secara industri.
kesetimbangan
berdasarkan : Hasil kali konsentrasi zat-zat pereaksi, setelah
konsentrasi dipangkatkan koefisiennya pada reaksi yang
bersangkutan.
Tetapan
kesetimbangan : Hasil kali tekanan parsial gas-gas hasil reaksi dibagi hasil
berdasarkan kali tekanan gas-gas pereaksi, setelah masing-masing
tekanan dipangkatkan dengan koefisiennya dalam persamaan
reaksi yang bersangkutan.

91 Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan

DAFTAR PUSTAKA

Abdul Haris Watoni.2002. Menyongsong OSN Kimia SMA. Yogyakarta: Intersolusi
Pressindo.

Adi Kusnadi. 2017. Hand Out Kimia XI IPA Bab IV Kesetimbangan Kimia. Diunduh
2 September 2020 dari https://docplayer.info/33945761-Hand-out-kimia-xi-
ipa-bab-iv-kesetimbangan-kimia.html.

Anonim. 2017. Model-Model Pembelajaran. Direktorat Pembinaan SMA
Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

Brady, James E. et. all. 2009. Chemistry. 5th edition. New York. USA: John Wiley
and Sons, Inc.

Budi Utami, Agung Nugroho Catur Saputro, Lina Mahardiani, Sri Yamtinah, Bakti
Mulyani. 2009. Kimia untuk SMA dan MA Kelas XI. BSE. Jakarta: Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Chang Raymond.2008. General Chemistry: The Essensial Concepts. Fourth
Edition, New York: Mc Graw- Hill.

Imelda Fajriati. 2017. Kesetimbangan Kimia dalam Konteks Ayat-Ayat Kauniyah &
Qauliyah. Diunduh 2 September 2020 dari https://
kupdf.net/download/kesetimbangan-kimia-dalam-konteks-ayat-ayat-
kauniyah-amp-qauliyah_599a992fdc0d60aa1753a1f8_pdf.

Irwan. 2019. Strategi Menjawab Soal Hots Kimia. Diunduh 5 September 2020.

Moejadi, dkk. 1985. Petunjuk Pengelolaan Laboratorium Kimia Untuk SMA.
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 37
Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan
Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar
dan Pendidikan Menengah.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007
Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Soal Ujian Nasional tahun 1985 – 2019. BSNP Departemen Pendidikan Nasional.

Tri Hastoyo. 2019. Panduan Belajar Soal HOTS Kimia. Diunduh 2 September
2020.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Unit Pembelajaran 6 : Kesetimbangan 92


Click to View FlipBook Version