PERATURAN AKADEMIK
SEKOLAH DASAR NEGERI 7 DAUH PURI
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
PEMERINTAH KOTA DENPASAR
DINAS PENDIDIKAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,
karena atas karunia-Nyalah kami dapat meyelesaikan penyusunan
dokumen "Peraturan Akademik" SD Negeri 7 tahun pelajaran
2021/2022. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar
Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan
pada jenjang pendidikan dasar dan menengah wajib memenuhi Standar
Nasional Pendidikan (SNP) yang meliputi standar isi, standar
kompetensi lulusan, standar proses, standar pendidik dan tenaga
kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan,
standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.
Standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang
berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan
pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi,
atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan
pendidikan. Standar pengelolaan pendidikan mencakup perencanaan
program, pelaksanaan rencana kerja, pengawasan evaluasi,
kepemimpinan sekolah, dan sistem informasi manajemen.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 19 Tahun 2007 untuk melaksanakan rencana kerja
sekolah diperlukan berbagai pedoman pengelolaan sebagai
petunjuk pelaksanaan operasional. Bagian utama dari pedoman
pengelolaan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan rencana kerja
sekolah bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran adalah
peraturan akademik sekolah.
Peraturan akademik adalah seperangkat aturan yang harus
dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua komponen sekolah yang
terkait dalam pelaksanaan rencana kerja sekolah bidang kurikulum
dan kegiatan pembelajaran yang disusun untuk satu tahun
pelajaran. Maka dalam upaya memenuhi kebutuhan satuan
pendidikan guna mempercepat pemenuhan standar pengelolaan
pendidikan, SD Negeri 7 Dauh Puri menyusun Peraturan
Akademik Tahun Pembelajaran 2021/2022.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
sehingga Peraturan Akademik SD Negeri 7 Dauh Puri ini
terselesaikan. Semoga amal baik yang telah diberikan mendapat
pahala yang setimpal dari Tuhan Yang maha Esa.
Kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat kami
harapkan demi tersusunnya peraturan akademik yang lebih baik
lagi di kemudian hari. Semoga dengan adanya dokumen peraturan
akademik ini dapat bermanfaat khususnya bagi civitas akademika
di SD Negeri 7 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat, Kota
Denpasar.
Denpasar, 01 Juli 2021
Kepala Sekolah
Luh Wirdani, S.Pd
NIP. 19610823 198304 2 008
B. KEHADIRAN PESERTA DIDIK
1. Peserta didik wajib hadir mengikuti proses pembelajaran selama
satu tahun pelajaran untuk setiap tingkat;
2. Setiap peserta didik wajib hadir mengikuti proses pembelajaran
minimal 75 % dalam satu semester;
3. Setiap peserta didik wajib mengikuti kegiatan pembelajaran yang
dilaksanakan di lapangan (di luar kelas) sesuai karakteristik mata
pelajaran dan tuntutan Standar Isi setiap mata pelajaran;
4. Setiap peserta didik yang tidak dapat mengikuti proses
pembelajaran di kelas dihitung masuk dalam kegiatan belajar
mengajar apabila:
a. Mengikuti lomba mewakili sekolah;
b. Mengikuti kegiatan Pramuka atau organisasi kesiswaan yang
ada di lingkungan sekolah;
c. Menghadiri upacara/kegiatan yang ditugaskan oleh sekolah
dan atau/ Pramuka/organisasi kesiswaan;
d. Mengikuti lomba/pertandingan seni/olahraga dari lembaga
resmi dengan dibuktikan surat klubnya;
e. Mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan program
sekolah.
C. KETIDAKHADIRAN PESERTA DIDIK
Ketidakhadiran peserta didik dalam kegiatan proses
perhbelajaran dapat disebabkan karena :
a. Sakit (dibuktikan dengan surat keterangan dokter/pemberitahuan
langsung/surat dari orang tua/wali);
b. Ijin (didahului dengan permohonan atau surat dari orang
tua/wali);
c. Ditugaskan oleh sekolah mengikuti kegiatan kurikuler dan
ekstra-kurikuler;
d. Sengaja tidak mengikuti kegiatan pembelajaran (bolos) dan atau
tanpa keterangan yang sah/alpa.
D. PROSES PENILAIAN
1. Penilaian hasil belajar peserta didik dilaksanakan secara
terencana dan berkesinambungan melalui berbagai kegiatan
ulangan dan Tugas Mandiri/Kelompok;
2. Tugas yang dibebankan guru kepada peserta didik dapat berupa:
a. Penugasasan Terstruktur;
b. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur;
c. Peserta didik wajib menyelesaikan seluruh tugas yang
dibebankan oleh guru.
E. KETENTUAN PENILAIAN
1. Penilaian hasil belajar peserta didik yang dilaksanakan mengacu
padPa EstaRndAar TkomUpReteAnsiNlulAusaKn uAntuDk EselMuruIhKmata pelajaran
atau kelompok mata pelajaran, yang mencakup sikap,
penSgeDtahuNanEdaGn kEeteRraImp7ilaDn; AUH PURI
2. Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara
berkesinambungan, bertujuan untuk memantau proses dan
A. PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN
kemajuan belajar peserta didik serta untuk meningkatkan
1. Proses Pembelajaraenfekdtiilvaitkassakneagkiaatanndpaelmabmelatajahraunn; pelajaran.
2. Satu Tahun Pel3a.jarPaennidlaibiaanghiamsilenbejaladjairdoulaehsesamtueasntepre.ndidikan dilakukan untuk
3. Jumlah minggu emfeeknitliafi puennctaupkaiapneklaomkspaenteanasni pepserortsaedsidipkepmadbaelsaemjauraanmadtaalam satu tahun
pelajaran sebanyakpe3l4ajamrainn;ggu.
4. Penilaian akhlak mulia yang merupakan aspek afektif dari
4. Jumlah minggu efektif untuk pelaksanaan proses pembelajaran semester 1 sebanyak ± 17
kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
minggu dan se5m. ePsetenrila2iansekbeparnibyaadkian±, y1an7g mmienrugpgauka. nJpuemrwlauhjudmaninkgegsaudareafnektif pertahun 34
minggu. dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat dan warganegara
5. Proses Pembelajaraynandgilabakiskansaeskuaani ddeennggaann nkoertmena tudaann sneilbaai-gnailiaibelurihkuur t y:ang
a. Hari Senin dimbuelralaikduadrialpamukkuelh0id7u.p0a0n sb.edr.mpausykauralk1a2t .d4a5n Wberibtaan; gsa, adalah
bagian dari penilaian kelompok mata pelajaran
b. Hari Selasa s.d. Jumat dimulai pukul 07.30 s.d pukul 12.45 Wita;
kewarganegaraan dan kepribadian;
c. Hari Sabtu 6d.imPuelnaiilapiaunkuslel0am7.a30prso.sde.s ppuekmuble1la1ja.r0a0n Wbeirtlaan; gsung dilakukan
6. Proses Pembelajarsaencakraelapsesriioadnigk dmilaelkasluainauklaanngsaenbahgaariiabn,eriukluant:gan tengah
a. Hari Senin s.d.seJmumesatetr,diumlaunlgaaindarkihiprukseumle1s3te.r00dasn.d.uplaunkgualn17k.e0n0aWikaitna;
b. Hari Sabtu dimkuelaasi.pukul 07.30 s.d. 11.00 Wita
F. ULANGAN DAN UJIAN
1. Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian
kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses
pembelajaran, untuk memantau kemajuan, melakukan perbaikan
pembelajaran, dan menentukan keberhasilan belajar peserta didik;
2. Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodic untuk
mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan
satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih;
3. Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik
untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah
melaksanakan 8-9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan
meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada
periode tersebut;
4. Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik
untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester
satu. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang
merepresentasikan semua KD pada semester tersebut;
5. Ulangan kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di
akhir semester dua untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik
di akhir semester dua. Cakupan ulangan kenaikan kelas meliputi seluruh
indikator yang merepresentasikan KD pada semester tersebut;
6. Ujian sekolah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi
peserta didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh
pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan
kelulusan dari satuan pendidikan;
7. Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran
pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran
tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan.
G. PELAKSANA ULANGAN DAN UJIAN
1. Penilaian hasil belajar yang diselenggarakan melalui ulangan harian dan Penugasan
Terstruktur (PT), Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) dilakukan sepenuhnya
oleh pendidik;
2. Penilaian hasil belajar yang diselenggarakan melalui ulangan tengah semester, dan
ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas dilakukan oleh pendidik dibawah
koordinasi satuan pendidikan;
3. Ujian Sekolah dilaksanakan oleh satuan pendidikan;
4. Ujian Nasional dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.
H. NILAI/LAPORAN PENILAIAN
1. Nilai ahlak mulia dan kepribadian dihimpun oleh guru kelas dari guru Agama dan
Kewarganegaraan dengan memperhatikan penilaian dari guru mata pelajaran;
2. Nilai Pengembangan Diri dihimpun oleh guru kelas dari Pelatih/
Instruktur/Pembimbing kegiatan pengembangan diri;
3. Nilai harian diperoleh dari gabungan hasil ulangan harian dengan nilai tugas berupa
penugasan terstruktur (PT) dan Kegiatan Mandiri Tidak terstruktur (KMTT).
4. Skala nilai memakai skala ratusan dan nilai yang pecahan dibulatkan contoh ; 74,51
dibulatkan 75;
5. Skala nilai kepribadian, Sangat Baik = A, Baik = B, Cukup = C, dan Kurang = D;
6. Nilai laporan hasil belajar semester satu setiap mata pelajaran diperoleh dari 1 x Rata-
rata Nilai Harian, 1 x Nilai Ulangan Tengah Semester, dan 2 x Nilai Ulangan Akhir
Semester dibagi 4;
7. Nilai laporan hasil belajar semester dua setiap mata pelajaran diperoleh dari 1 x Rata-
rata Nilai Harian, 1 x Nilai Ulangan Tengah Semester, dan 2 x Nilai Ulangan
Kenaikan Kelas dibagi 4;
8. Nilai pada laporan hasil belajar selalu ada komentar dari pendidik berdasarkan
Kompetensi Dasar yang diselesaikan dalam satu semester;
9. Setiap peserta didik berhak menerima pengembalian hasil ulangan, ulangan harian,
ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaiakan kelas setelah
diperiksa dan diberi komentar oleh pendidik;
I. REMEDIAL
1. Peserta didik yang belum mencapai KKM pada ulangan harian
dan Ulangan Tengah Semester harus mengikuti pembelajaran
remidi/perbaikan nilai;
2. Pembelajaran remedial diberikan setelah dilakukan analisis
terhadap hasil ulangan harian (untuk beberapa KD) atau
Uiangan Tengah Semester (untuk beberapa SK);
3. Pembelajaran remedial dapat diselenggarakan dengan berbagai
kegiatan antara lain:
a. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media
yang berbeda melalui kegiatan tatap muka di luar jam
efektif;
b. Pemberian bimbingan secara khusus, misalnya bimbingan
perorangan;
c. Pemberian tugas-tugas latihan secara khusus;
d. Pemanfaatan tutor sebaya;
e. Tes remedial diberikan kepada peserta didik yang telah
mengikuti program pembeiajaran remedial.
4. Nilai hasil remedial tidak melebihi nilai KKM.
J. KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN
1. Kriteria Kenaikan Kelas
a. Siswa dinyatakan naik kelas setelah menyelesaikan seluruh
program pembelajaran pada dua semester di kelas yang
diikuti.
b. Memiliki nilai minimal Baik untuk KD KI-1 dan KD KI-2
pada semester yang diikuti.
c. Memperoleh sebanyak-banyaknya 2 (dua) nilai di bawah
KKM pada setiap mata pelajaran.
d. Bagi peserta didik yang memiliki sebanyak-banyaknya 3
(tiga) nilai kurang dalam akademik, dapat dipertimbangkan
untuk naik kelas sesuai dengan hasil rapat dewan guru.
2. Kriteria Kelulusan
a. Sebagai bahan pertimbangan kelulusan siswa SD Negeri 7
Dauh Puri adalah sebagai berikut.
1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran yang ada di
sekolah
2) Memiliki nilai sikap minimal baik
3) Memiliki nilai pengetahuan paling banyak 2 (dua) muatan
pelajaran di bawah KKM
b. Kelulusan siswa ditentukan oleh rapat dewan guru
K. HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA DIDIK
MENGGUNAKAN FASILITAS BELAJAR
1. Setiap peserta didik berhak menggunakan fasilitas belajar dalam
rangka mencapai kompetensi dasar sesuai mata peiajaran, yang
berupa:
a. Alat dan Bahan Praktikum tertentu;
b. Media Pernbelajaran;
c. Alat/perabot praktik untuk mata pelajaran Kesenian,
Pendidikan Jasmani Orlahraga dan Kesehatan serta Seni
Budaya Keterampilan;
d. Komputer dan Internet;
e. Laboratorium Bahasa.
2. Setiap peserta didik berhak menggunakan fasilitas perpustakaan
sekolah dalam bentuk meminjam buku pelajaran, buku refrensi
dan pengetahuan umum sesuai prosedur;
3. Setiap peserta didik berhak untuk mengikuti kegiatan
ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat, minat dan
keterampilan;
4. Setiap peserta didik berkewajiban untuk memelihara setiap
fasilitas belajar yang terdapat di lingkungan sekolah.
L. LAYANAN KONSULTASI PESERTA DIDIK
1. Untuk membantu pencapaian kompetensi, setiap peserta didik
diberi pelayanan akademik oleh guru mata pelajaran dan guru
kelas;
2. Setiap guru mata pelajaran wajib menyediakan jadwal layanan
akademik kepada setiap peserta didik asuhannya;
3. Setiap guru kelas wajib menyediakan jadwal layanan akademik
kepada setiap peserta didik asuhannya;
4. Layanan khusus diberikan kepada setiap peserta didik yang
memiiiki masalah khusus dalam mengikuti proses pembelajaran,
seperti masalah:
a. Kehadiran;
b. Kepribadian;
c. Akhlak;
d. Ekonomi;
e. Keamanan.
5. Layanan khusus diberikan dengan koordinasi antara guru mata
pelajaran dan guru kelas;
6. Setiap peserta didik wajib melaksanakan satu jenis kegiatan
pengembangan diri;
7. Setiap peserta didik berhak mendapat pelayanan untuk
melaksanakan pengembangan diri.
M. MUTASI PESERTA DIDIK
1. Mutasi peserta didik dapat berupa:
a. Mutasi Masuk;
b. Mutasi Keluar.
2. Proses penerimaan siswa pindah masuk dilakukan paling lambat minggu ke tiga setiap
awal tahun pelajaran dengan memperhatikan jumlah peserta didik;
3. Siswa pindah masuk harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan;
b. Surat permohonan orang tua yang bersangkutan;
c. Memiliki Laporan Hasil Belajar (Rapor) dengan nilai lengkap dari sekolah asal;
d. Memiliki surat pindah dari sekolah asal dengan melampirkan daftar tentang status
peserta didik yang bersangkutan.
4. Setiap peserta didik berhak pindah keluar atas permintaan orang tua/wali murid;
5. Dalam hal menentukan penerimaan peserta didik yang pindah masuk atau keluar,
sekolah melibatkan Komite Sekolah.
Denpasar, 01 Juli 2021
Kepala Sekolah
Luh Wirdani, S.Pd
NIP. 19610823 198304 2 008
ATURAN SEKOLAH DAN TATA TERTIB SISWA
SEKOLAH DASAR NEGERI 7 DAUH PURI
I. KEHADIRAN SISWA
1. Hadir setiap hari efektif belajar, masuk kelas pagi pukul 07.15 WITA
2. Harus berada di dalam ruang belajar 10 menit sebelum pelajaran dimulai
3. Jika meninggalkan ruang belajar sebelum waktunya harus seijin guru mata
pelajaran / guru kelas
4. Jika meninggalkan sekolah sebelum waktunya harus seijin guru piket dan wali
kelas
5. Pada saat jam belajar tidak keluar kelas
6. Pada jam istirahat tidak keluar lingkungan sekolah
II. ATURAN BERPAKAIAN SISWA/SISWI
1. Penjadwalan penggunaan pakaian seragam sekolah adalah :
a. Berpakaian Merah Putih pada hari Senin dan Selasa
b. Berpakaian endek pada hari Rabu
c. Pakaian adat pada hari Kamis dan Purnama Tilem
d. Berpakaian Pramuka pada hari Jumat dan Sabtu
2. Pakaian seragam yang dikenakan harus :
a. Rapi, pantas, tidak terlalu ketat, mengenakan kaos dalam / singlet
b. Mengenakan pakaian olahraga resmi yang sudah ditentukan sekolah pada jam
pelajaran olahraga.
3. Mengenakan pakaian seragam resmi sekolah dengan tata cara :
a. Rok sebatas lutut dengan baju dimasukan kedalamnya, dan mengenakan ikat
pinggang hitam polos
b. Celana dengan baju dimasukan ke dalamnya, dan mengenakan ikat pinggang
hitam polos
c. Sepatu yang diperbolehkan hanya berwarna hitam polos dan berkaos kaki
putih
III. UPACARA BENDERA
1. Dilaksanakan setiap hari Senin pagi, dan hari-hari besar nasional
2. Siswa/siswi yang ditunjuk sebagai petugas upacara harus berlatih, mempersiapkan
diri, dan melaksanakan tugas dengan baik
3. Siswa/siswi wajib mengikuti upacara bendera dengan tertib dan hikmat
4. Saat mengikuti upacara bendera siswa/siswi mengenakan pakaian seragam
lengkap dengan topi
5. Siswa/siswi yang tidak mengikuti upacara bendera akan diberi
sanksi/tindakan kedisiplinan yang sesuai
IV. SANKSI - HUKUMAN – TINDAKAN
Siswa/siswi yang melanggar tidak mematuhi aturan sekolah dan tata tertib siswa
dikenakan sanksi hukuman tindakan sebagai berikut :
1. Peringatan lisan
2. Peringatan tertulis
3. Pemberitahuan peringatan kepada orang tua
4. Panggilan orang tua
5. Penundaan belajar (skorsing)
6. Pengembalian kepada orang tua (dikeluarkan dari sekolah)
Kepala SD Negeri 7 Dauh Puri
Luh Wirdani, S.Pd
NIP. 19610823 198304 2 008