1
KATA PENGANTARPuji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nyasehingga penyusunan Buku Profil Desa Ampeldento Kecamatan Karangploso,Kabupaten Malang dalam rangka pemenuhan tugas mata kuliah AdministrasiPemerintahan Desa, Universitas Brawijaya, tahun 2025 ini dapat diselesaikan denganbaik. Penyusunan profil desa ini merupakan bagian dari upaya memberikan gambaranumum mengenai kondisi pemerintahan, kependudukan, potensi wilayah, serta aspeksosial yang ada di Desa Ampeldento.Dalam proses penyusunan buku ini, kami banyak menerima bantuan dariberbagai pihak. Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih yangsebesar-besarnya kepada Bapak Suhariyanto selaku Kepala Desa Ampeldento, yangtelah memberikan izin, dukungan, serta kesempatan bagi kami untuk mengumpulkandata dan melakukan observasi secara langsung di lingkungan desa. Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada Ibu Imas Diah selaku Kaur Umum DesaAmpeldento, yang telah membantu menyediakan berbagai informasi penting sertamendampingi kami dalam proses pengumpulan data administratif desa.Tidak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkatdesa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Ampeldento yang turut membantumemberikan informasi, arahan, dan kerja sama selama proses penyusunan buku iniberlangsung. Semoga segala bantuan dan dukungan yang diberikan mendapat balasankebaikan dari Tuhan YME.Akhir kata, semoga buku profil ini dapat memberikan manfaat bagi semuapihak, baik untuk kepentingan pembelajaran, perencanaan pembangunan desa,maupun sebagai dokumen informasi yang dapat digunakan di masa mendatang.Malang, 08 Desember 2025Tim Penyusun2
DAFTAR ISIKATA PENGANTAR................................................................................................................1DAFTAR ISI..............................................................................................................................2BAB 1 DESKRIPSI DESA....................................................................................................... 4DESKRIPSI DESA AMPELDENTO.....................................................................................5DESKRIPSI SINGKAT DESA AMPELDENTO...........................................................5LETAK GEOGRAFIS.................................................................................................... 5DEMOGRAFI.................................................................................................................6A. JUMLAH JIWA................................................................................................ 6B. TINGKAT PENDIDIKAN............................................................................... 8C. DATA BERDASARKAN PEKERJAAN......................................................... 8D. DATA BERDASARKAN AGAMA.................................................................9INFRASTRUKTUR.............................................................................................................10A. SARANA PERIBADATAN............................................................................10B. SARANA KESEHATAN................................................................................11C. SARANA PENDIDIKAN.............................................................................. 11BAB II PEMERINTAHAN DESA.........................................................................................14STRUKTUR PEMERINTAHAN DESA..............................................................................15LEMBAGA-LEMBAGA DESA.......................................................................................... 15ORGANISASI KEMASYARAKATAN............................................................................... 18BAB III POTENSI DESA...................................................................................................... 20A. POTENSI ALAM........................................................................................................ 21B. POTENSI PETERNAKAN......................................................................................... 21C. POTENSI SDM........................................................................................................... 22D. POTENSI SOSIAL DAN BUDAYA........................................................................... 22E. POTENSI PEREKONOMIAN.................................................................................... 24F. POTENSI WISATA..................................................................................................... 24PENUTUP................................................................................................................................26KESIMPULAN.....................................................................................................................263
DAFTAR GAMBARGambar 1.1 Letak Geografi Desa Ampeldento……………………………………………...…6Gambar 1.2 Grafik Data Penduduk Berdasarkan Kelamin…………………………………….7Gambar 1.3 Grafik Data Penduduk Berdasarkan Status Perkawinan………………….…....…8Gambar 1.4 Grafik Data Penduduk Berdasarkan Usia………………………………….…..…8Gambar 1.5 Grafik Data Penduduk Berdasarkan Pendidikan…………………………….……9Gambar 1.6 Grafik Data Penduduk Berdasarkan Pekerjaan………………………….………..9Gambar 1.7 Grafik Data Penduduk Berdasarkan Agama…………………………………….10Gambar 1.8 Masjid Darussalam………………………………………………………………11Gambar 1.9 Masjid Jami Nur Adhim…………………………………………………………11Gambar 1.10 Masjid Nurul Asron…………………………………………………………....12Gambar 1.11 Masjid Al Ikhlas…………………………………………………………….….12Gambar 1.12 Masjid Roudhotulssolihin…………………………………………………..….12Gambar 1.13 Masjid Nurul Huda………………………………………………..…………....12Gambar 1.14 Musholla An-Nur………………………………………………..…………......12Gambar 1.15 Masjid Baitul Ansurin……………………………………………..…………...12Gambar 1.16 Mushola Al Hijrah………………………………………………...………...…13Gambar 1.17 Masjid Masjid Ibadurrahman…….…………………………...……………13Gambar 1.18 Pondok Pesantren Al Fadholi…………………………………………...……..13Gambar 1.19 Mushola Sabilillah…………………………………………...……………...…13Gambar 1.20 Mushola Al Ikhlas Jumput…………………………………………...………...13Gambar 1.21 Poskesdes Desa Ampeldento…………………………………………...……...13Gambar 1.22 TK/KB/TPA/TPQ Bunda Siti Hajar…………………………………………....14Gambar 1.23 SDN Ampeldento 1…………………………………………………………….14Gambar 1.24 SDN Ampeldento 2…………………………………………………………….15Gambar 1.25 MI Miftahul Ulum………………………………………………….…………..15Gambar 2.1 Struktur Organisasi Pemerintah Desa Ampeldento (2019-2027)..........................17Gambar 3.1 Sawah Desa Ampeldento………………………………………………………..23Gambar 3.2 Tradisi Nyadran di Desa Ampeldento…………………………………………...24Gambar 3.3 Kegiatan Sedekah Bumi di Desa Ampeldento…………………………………..25Gambar 3.4 Ampeldento Culture Carnival…………………………………………………...25Gambar 3.5 Persawahan Desa Ampeldento…………………………………………………..26Gambar 3.6 Peternakan Desa Ampeldento…………………………………………………...26Gambar 3.7 Ampeldento Jogging Track……………………………………………………...26Gambar 3.8 NK Cafe………………………………………………………………………....27Gambar 3.9 Dokumentasi Kelompok 9 dengan Sekdes Desa Ampeldento………………......28Gambar 3.10 Dokumentasi Pertemuan Pertama Kelompok 9 dengan Kaur Umum DesaAmpeldento…………………………………………………………………………………...28Gambar 3.11 Dokumentasi Pertemuan Kedua Kelompok 9 dengan Kaur Umum DesaAmpeldento…………………………………………………………………………………..284
5
BAB IDESKRIPSI DESA AMPELDENTODESKRIPSI SINGKAT DESA AMPELDENTODesa Ampeldento dapat digambarkan sebagai desa agraris di kaki perbukitandengan lingkungan kampung yang relatif tenang, warga yang heterogen dalam matapencaharian, dan komposisi demografi menengah. Dengan populasi sekitar ±5.500jiwa, desa ini tergolong kecil untuk kawasan peri-urban, namun sudah memilikifasilitas dasar seperti layanan pendidikan tingkat dasar dan akses menuju pusatkecamatan. Dari segi sosial, kehidupan masyarakat masih ditandai oleh interaksikomunal yang kuat dan pola hubungan sosial yang saling mendukung.Di balik kesederhanaannya, Ampeldento menunjukkan tanda-tanda perubahanmenuju desa yang lebih modern. Kebutuhan akan mobilitas dan konektivitas terlihatdari adanya jalan tembus antar desa dan peningkatan intensitas aktivitas masyarakat.Selain itu, kegiatan budaya yang tetap dipertahankan menunjukkan bahwa masyarakatmasih menjaga identitas lokal meskipun berada dalam arus modernisasi. Desa inimencerminkan karakter desa transisi: mempertahankan nilai agraris dan tradisional,tetapi secara perlahan membuka diri terhadap inovasi dan dinamika pembangunan.Dengan posisi geografis yang tidak terlalu jauh dari pusat KecamatanKarangploso dan Kota Malang, Ampeldento berada di persimpangan antarakehidupan pedesaan tradisional dan kemajuan perkotaan. Kombinasi antara potensiagraris, aktivitas sosial yang dinamis, serta kebutuhan digitalisasi administrasimenjadikan Ampeldento sebagai contoh menarik dari desa yang sedang bergerakmenuju model pemerintahan desa yang lebih modern dan responsif.LETAK GEOGRAFIDesa Ampeldento merupakansalah satu desa yang berada diKecamatan Karangploso, KabupatenMalang. Keadaan desanya tergolongberkembang dengan wilayah yangdimanfaatkan untuk pemukiman,pertanian, perkebunan, fasilitas Gambar 1.1 Peta Geografis Desa Ampeldento6
umum, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Secara lokasi, Desa Ampeldento memilikiposisi yang cukup strategis karena berada dekat dengan pusat pemerintahan kecamatanserta berada pada jalur yang mempermudah akses masyarakat dalam berhubungandengan desa atau wilayah lainnya.Secara geografis, Desa Ampeldento terletak pada posisi antara 7°21’ sampai7°31’ LS dan 110°10’ sampai 111°40’ BT, dengan ketinggian kurang lebih 615 meter diatas permukaan laut. Kondisi ini menjadikan wilayah Ampeldento memiliki udara yangsejuk serta cocok untuk sektor pertanian dan perkebunan. Adapun batas-batas wilayahDesa Ampeldento adalah sebagai berikut:A. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa NgijoB. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa GirimoyoC. Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Tegal GondoD. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa KepuharjoLuas wilayah Desa Ampeldento mencapai ± 149,57 ha. Jika dilihat darijaraknya terhadap pusat pemerintahan:A. Jarak ke ibu kota kecamatan: ± 5 KmB. Jarak ke ibu kota Kabupaten Malang: ± 21 KmDengan wilayah berupa tanah hitam yang subur serta didukung ketinggian yangideal, Desa Ampeldento memiliki potensi besar dalam bidang pertanian dan perkebunan.Ketersediaan lahan yang luas memungkinkan masyarakat untuk mengembangkanberbagai komoditas pertanian yang dapat menunjang perekonomian warga danmeningkatkan kesejahteraan desa.DEMOGRAFIA. Jumlah JiwaBerdasarkan letak demografi DesaAmpeldento, komposisi penduduk perFebruari 2025 menunjukkan bahwa jumlahpenduduk mencapai 5.215 jiwa yang terbagidalam 1.764 Kepala Keluarga. Strukturpenduduk berdasarkan jenis kelamin adalahsebagai berikut: Gambar 1.2 Data PendudukBerdasarkan Jenis Kelamin7
● Jumlah Laki-laki : 2.654 jiwa● Jumlah Perempuan : 2.561 jiwaBerdasarkan status perkawinan, penduduk Desa Ampeldento terbagi menjadi:Gambar 1.3 Data Penduduk Berdasarkan Status PerkawinanSelain itu, berdasarkan kelompok usia, komposisi penduduk terbagisebagai berikut:Gambar 1.4 Data Penduduk Berdasarkan Usia8
Data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas penduduk DesaAmpeldento berada pada usia produktif, yang berpotensi besar dalammendukung pembangunan desa di berbagai sektor.B. Tingkat PendidikanTingkat pendidikan masyarakatDesa Ampeldento dari tahun ke tahunterus mengalami perkembangan kejenjang yang lebih tinggi. Hal initerlihat dari capaian jumlah pendudukyang telah menyelesaikan berbagaitingkat pendidikan formal, mulai daripendidikan dasar hingga perguruantinggi. Gambar 1.5 Data PendudukBerdasarkan Tingkat PendidikanAdapun hasil capaian pendidikan masyarakat Desa Ampeldento adalahsebagai berikut: penduduk yang tidak/belum sekolah berjumlah 1.012 jiwa,belum tamat SD sebanyak 540 jiwa, tamat SD sebanyak 1.145 jiwa, SLTPsebanyak 942 jiwa, dan SLTA sebanyak 1.095 jiwa. Sementara itu, padajenjang pendidikan tinggi tercatat lulusan D1 dan D2 sebanyak 14 jiwa, D3sebanyak 68 jiwa, S1 sebanyak 346 jiwa, S2 sebanyak 47 jiwa, dan S3sebanyak 6 jiwa.C. Data Berdasarkan PekerjaanMasyarakat Desa Ampeldento memiliki beragam jenis pekerjaan,mulai dari yang belum/tidak bekerja, pelajar dan mahasiswa, hingga yangbekerja sebagai pedagang, wiraswasta, guru, perawat, dan profesi lainnya.Kondisi ini menunjukkan variasi mata pencaharian masyarakat di desatersebut. Berikut data berdasarkan pekerjaan.9
Gambar 1.6 Data Penduduk Berdasarkan PekerjaanD. Data Berdasarkan AgamaMasyarakat Desa Ampeldento menganut beberapa agama, dengan satuagama sebagai mayoritas dan sebagian lainnya sebagai minoritas.Keberagaman keyakinan ini hidup berdampingan secara harmonis dalamkehidupan bermasyarakat. Berikut tabel berdasarkan agama.Gambar 1.7 Data Penduduk Berdasarkan Agama10
INFRASTRUKTURUntuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di Desa Ampeldento,diperlukan ketersediaan infrastruktur berupa prasarana dan sarana umum yangmemadai. Keberadaan fasilitas tersebut berperan penting dalam menunjang kegiatansosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan masyarakat desa. Secaraumum, prasarana dan sarana yang terdapat di Desa Ampeldento meliputi: SaranaPeribadatan, Sarana Kesehatan, Sarana Pendidikan, Sarana Kesenian/Budaya, sertaSarana Balai Pertemuan Umum. Berdasarkan kondisi fisik di lapangan, seluruhfasilitas tersebut berada dalam kondisi baik dan aktif digunakan sesuai fungsinya.Adapun penjelasan masing-masing infrastruktur adalah sebagai berikut:A. Sarana PeribadatanMayoritas masyarakat Desa Ampeldento memeluk agama Islam. Halini tercermin dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat yang sangatkental dengan nilai-nilai keagamaan. Untuk mendukung kegiatan ibadah danaktivitas keagamaan lainnya, desa memiliki sarana peribadatan berupa masjiddan mushola yang tersebar di berbagai wilayah. Desa Ampeldento memilikienam buah masjid dan dua buah mushola, yang tidak hanya dimanfaatkansebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikankeagamaan, dan pembinaan ukhuwah islamiyah bagi warga desa. Gambar 1.8 Masjid Darussalam Gambar 1.9 Masjid Jami Nur Adhim11
Gambar 1.10 Masjid Nurul Asron Gambar 1.11 Masjid Al IkhlasGambar 1.12 Masjid Roudhotulssolihin Gambar 1.13 Masjid Nurul HudaGambar 1.14 Musholla An-Nur Gambar 1.15 Masjid Baitul Ansurin12
Gambar 1.16 Mushola Al Hijrah Gambar 1.17 Masjid IbadurrahmanGambar 1.18 PonPes Al Fadholi Gambar 1.19 Mushola SabilillahGambar 1.20 Mushola Al Ikhlas Jumput B. Sarana KesehatanSarana kesehatan merupakan fasilitas penting yang menunjangpelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat. Desa Ampeldento memiliki unitsarana kesehatan, yaitu Ponkesdes atau Pondok Kesehatan Desa. Keberadaanfasilitas ini membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yanglebih mudah, cepat, dan terjangkau.13
Gambar 1.21 Ponkesdes Desa AmpeldentoC. Sarana PendidikanSarana pendidikan di Desa Ampeldento tersedia secara berjenjang danberperan penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber dayamanusia sejak usia dini. Kualitas pendidikan di Desa Ampeldento, tidakterlepas dari terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan yang ada, disamping tentu masalah ekonomi dan pandangan hidup masyarakat. Saranapendidikan di Desa Ampeldento baru tersedia sampai ke pendidikan Dasar(SD), sementara akses ke pendidikan menengah ke atas berada di tempat lainyang relatif jauh. Adapun lembaga pendidikan yang terdapat di DesaAmpeldento adalah sebagai berikut:1. TK/KB/TPA/TPQ Bunda Siti Hajar – merupakan layananpendidikan anak usia dini yangberfokus pada pengembangankarakter, kreativitas, dankemampuan dasar anak sebelummemasuki jenjang Sekolah Dasar. Gambar 1.22 TK/KB/TPA/TPQ Bunda Siti Hajar2. KB Permata Hati - KB, PAUD Bunda Siti Hajar – merupakanlayanan pendidikan anak usia dini yang berfokus pada pengembangankarakter, kreativitas, dan kemampuan dasar anak sebelum memasukijenjang TK atau RA.3. RA/BA/TA Kartini – lembaga pendidikan pra-sekolah berbasiskeagamaan yang menanamkan nilai moral dan dasar-dasar keislamankepada anak.14
4. SDN Ampeldento 1 – Sekolah Dasar negeri yang menjadi fasilitaspendidikan formal utama untukjenjang pendidikan dasar di desa,dengan kurikulum dan kegiatanpembelajaran yang aktif. Gambar 1.23 SDN Ampeldento 15. SDN Ampeldento 2 – Sekolah Dasar negeri yang menjadi fasilitaspendidikan formal utama untukjenjang pendidikan dasar di desa,dengan kurikulum dan kegiatanpembelajaran yang aktif. Gambar 1.24 SDN Ampeldento 26. MI Miftahul Ulum – madrasah ibtidaiyah yang menyelenggarakanpendidikan dasar berbasiskeagamaan, mengintegrasikankurikulum umum denganpendidikan Islam untukmembentuk karakter siswa yangberakhlak dan berpengetahuan. Gambar 1.25 MI Miftahul UlumKeberadaan berbagai lembaga pendidikan ini menunjukkan bahwaDesa Ampeldento memiliki fasilitas pendidikan yang cukup lengkap, sehinggamampu mengakomodasi kebutuhan belajar masyarakat dari usia dini hinggapendidikan dasar.15
16
BAB IIPEMERINTAHAN DESA AMPELDENTOSTRUKTUR PEMERINTAHAN DESAPusat pemerintahan Desa Ampeldento terletak di Jl. Rogoboyo No.1, PerumGriya Sampurna, Ampeldento, Kec. Karangploso, Kabupaten Malang. DesaAmpeldento dipimpin oleh Kepala Desa dan dibantu oleh perangkat desa lainnya.Adapun struktur pemerintahan Desa Ampeldento yaitu:Gambar 2.1 Struktur Organisasi Pemerintah Desa Ampeldento, periode 2019-2027LEMBAGA-LEMBAGA DESA Lembaga-lembaga desa di Ampeldento memiliki peran penting dalammendukung jalannya pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat. Setiaplembaga menjalankan fungsi yang berbeda, namun saling melengkapi untukmemastikan pembangunan desa berjalan efektif dan kebutuhan warga dapat terpenuhi.Melalui kerja sama antara pemerintah desa dan berbagai lembaga ini, Ampeldentomampu menciptakan lingkungan yang tertata, partisipatif, dan berorientasi padakesejahteraan masyarakat. Berikut beberapa Lembaga-lembaga Desa Ampeldento.1. BPD (Badan Permusyawaratan Desa)Badan Permusyawaratan Desa atau biasa disebut dengan BPDmerupakan lembaga yang mewadahi aspirasi dan suara masyarakat dalam17
penyelenggaraan pemerintah desa. Keberadaan BPD menjadi bagian pentingdalam memastikan bahwa kebijakan desa sudah benar-benar mencerminkankebutuhan warga. Tugas utama BPD, seperti merumuskan dan menyepakatiperaturan desa bersama pemerintah desa, menyampaikan usul dan pendapatmasyarakat, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahandesa, dijalankan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014tentang Desa. Badan Permusyawaratan Desa Ampeldento berusahamenjalankan fungsi permusyawaratan secara terbuka, akuntabel, dan berpihakpada kepentingan masyarakat, sehingga arah pembangunan desa dapatberlangsung lebih terarah dan sesuai harapan warga.2. LPMD (Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa)Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Ampeldento adalah mitrapemerintahan desa yang berperan membantu memperkuat partisipasi wargadalam pembangunan. LPMD Ampeldento berfungsi sebagai wadah yangmenggerakkan masyarakat agar terlibat secara aktif dalam perencanaan,pelaksanaan, hingga pengawasan program pembangunan desa. KehadiranLPMD ini membantu memastikan bahwa pembangunan di Ampeldento tidakhanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitasdan kesejahteraan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, LPMD Ampeldentotelah menjalankan fungsi dan perannya dengan baik. Hal ini terlihat dariketerlibatan aktif pengurus dan masyarakat dalam forum masyarakatperencanaan pembangunan, serta dalam pelaksanaan berbagai kegiatan desayang membutuhkan kerja. 3. PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga)PKK adalah organisasi masyarakat yang bergerak dalampemberdayaan keluarga, terutama melalui kegiatan yang menyasarperempuan, anak, dan rumah tangga. PKK Desa Ampeldento menjadi wadahpara ibu dan kader desa untuk bergerak bersama meningkatkan kesejahteraankeluarga melalui berbagai program yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.Terdapat 4 Pokja yang Desa Ampeldento laksanakan, Pada Pokja 1 di DesaAmpeldento menghidupkan kegiatan Nyadran dan kelimpahan syukur sebagaitradisi yang menjaga nilai kebersamaan dan penghormatan kepada leluhur.Pada Pokja 2 Desa Ampeldento menjalankan Sekolah Orang Tua Hebat untuk18
memberikan wawasan dalam mendidik anak dengan lebih baik. Pada Pokja 3Fokus program B2SA atau Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman yangmendorong masyarakat mengkonsumsi makanan sehat dengan memanfaatkanpotensi pangan lokal. Pada Pokja 4 aktif mendampingi pelaksanaan Posyandu,agar layanan kesehatan dasar tetap mudah dijangkau seluruh warga.4. LIMNAS (Satuan Perlindungan Masyarakat)Satuan perlindungan masyarakat desa ampeldento adalah kelompokyang membantu menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan warga dalamkehidupan sehari-hari. Anggota Linmas di desa biasanya berasal dari wargayang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitarnya, sehinggalebih mudah berkoordinasi dengan rt, rw dan pemerintah desa saat terjadikeadaan darurat maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran LinmasAmpeldento membuat masyarakat merasa lebih aman, karena ada tenaga yangsiap membantu kapanpun desa membutuhkan dukungan di bidang keamanandan kedaruratan.5. POSYANDU (Pos Pelayanan Terpadu)Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Ampeldento menjadi salahsatu layanan penting yang membantu menjaga kesehatan ibu, balita, danmasyarakat secara umum. Kegiatan Posyandu di desa ini rutin dilakukan,Posyandu Desa Ampeldento mengadakan penimbangan balita, pemeriksaankesehatan ibu hamil, pemberian vitamin, imunisasi, hingga penyuluhansederhana mengenai gizi dan pola hidup sehat. Kehadiran Posyandu sangatmembantu pemerintah desa dalam memantau tumbuh kembang anak danmenjaga kualitas kesehatan keluarga. Berkat dukungan dan antusiasme warga,Posyandu Ampeldento dapat berjalan dengan baik dan terus menjadi pusatpelayanan kesehatan tingkat desa yang dapat diandalkan.6. KARANG TARUNA AMPELDENTOKarang Taruna di tingkat desa berperan sebagai tempat berkumpulnyapara remaja dan pemuda untuk mengembangkan kreativitas, kepedulian sosial,serta kemampuan organisasi. Kelompok ini biasanya aktif dalam berbagaikegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari kegiatan olahraga, seni,pengembangan minat bakat, hingga membantu pelaksanaan aksi sosial dan19
kerja bakti di lingkungan desa. Di Ampeldento, keberadaan Karang Tarunamenjadi salah satu penggerak penting dalam setiap agenda desa. Para pemudasering terlibat dalam acara besar seperti peringatan hari nasional, perlombaan,maupun kegiatan gotong royong yang membutuhkan partisipasi banyak warga.Melalui Karang Taruna, generasi muda Ampeldento memiliki ruang untukberkontribusi, berkreasi, dan membangun kebersamaan, sehingga hubunganantarwarga, khususnya kalangan pemuda, semakin kuat dan hidup.ORGANISASI KEMASYARAKATAN Organisasi kemasyarakatan di desa umumnya lahir dari inisiatif warga sendirisebagai wadah untuk berkumpul, bekerja sama, dan menjalankan kegiatan yangdirasakan penting bagi kehidupan sehari-hari. Kelompok-kelompok ini bergeraksecara mandiri tanpa bersandar pada aturan formal seperti lembaga desa, sehinggaaktivitasnya lebih luwes dan mudah menyesuaikan kondisi masyarakat. Melaluikegiatan sosial, ekonomi, hingga budaya yang mereka jalankan, organisasikemasyarakatan membantu menjaga semangat kebersamaan serta memperkuathubungan antarwarga. Keberadaannya membuat kehidupan desa terasa lebih dinamiskarena masyarakat memiliki ruang untuk berpartisipasi sesuai minat dan kemampuanmereka.Di Desa Ampeldento, berbagai organisasi kemasyarakatan tumbuh danberkembang mengikuti kebutuhan warganya. Banyak kegiatan desa berjalan lancarberkat adanya kelompok-kelompok yang digerakkan secara swadaya oleh masyarakat.Peran mereka tidak hanya mendukung kegiatan desa, tetapi juga membantumenyelesaikan persoalan sehari-hari melalui pendekatan kekeluargaan dan gotongroyong. Kehadiran kelompok-kelompok ini menunjukkan bahwa warga Ampeldentomemiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan desanya dan mampu bekerjabersama untuk menjaga kenyamanan serta kesejahteraan lingkungan. Di desaAmpeldento terdapat beberapa organisasi yang berjalan dengan baik dan memberikanmanfaat langsung bagi warga yaitu sebagai berikut:● Kopwan Pundi Cempaka● Hippa Tirto Sedono● Perpustakaan Desa Rame20
Keberadaan ketiga organisasi ini menunjukkan bahwa Ampeldento memilikikelompok masyarakat yang aktif dan benar-benar berfungsi dalam mendukungkehidupan warganya. Dengan berbagai kegiatan dan peran yang dijalankan, organisasikemasyarakatan di Ampeldento menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakanwarga. Kehadirannya tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapijuga mendorong terciptanya lingkungan desa yang lebih aktif, peduli, dan salingmenguatkan.21
22
BAB IIIPOTENSI DESA AMPELDENTOA. Potensi AlamSebagai salah satu bentuk interaksi manusia dengan alam yang palingfundamental, pertanian merupakan kegiatan multidimensi yang mencakupaspek ekonomi, ekologi, dan sosial-budaya. Ia hadir tidak sekadar sebagaipenghasil bahan pangan, melainkan juga sebagai penggerak industri danpenjaga keseimbangan ekosistem. Desa ini memiliki potensi pertanian yangsangat besar karena didukung oleh lahan persawahan yang sangat luas. Lahansubur ini dimanfaatkan warga terutama untuk menanam padi. Dengan katalain, sawah bukan sekadar tempat bekerja bagi warga Ampeldento.Keberadaannya membentuk pemandangan khas desa, menjadi sumberpenghidupan yang stabil, dan jugamewarisi tradisi turun-temurun. Olehkarena itu, memahami pertanian diAmpeldento berarti memahamibagaimana masyarakatnya hidup, bekerja,dan menjaga warisan alam mereka. Gambar 3.1 sawah Desa AmpeldentoB. Potensi PeternakanSelain bidang pertanian, masyarakat Desa Ampeldento juga memilikipotensi di sektor peternakan. Jenis ternak yang paling banyak dipelihara wargaadalah ayam kampung, karena cara perawatannya sederhana dan tidakmembutuhkan biaya besar. Ayam-ayam ini biasanya dipelihara di pekaranganrumah, dan hasilnya baik telur maupun daging dimanfaatkan untuk konsumsisehari-hari atau dijual. Secara keseluruhan, peternakan di desa ini memangbelum digarap secara besar-besaran, namun tetap menjadi sumber penghasilantambahan yang cukup membantu ekonomi masyarakat. Keberadaan ternakjuga mendukung kebutuhan pangan sehari-hari dan memperlihatkan bahwawarga masih mempertahankan pola hidup agraris yang memadukan pertaniandan peternakan secara sederhana namun berkelanjutan.23
C. Potensi SDMPotensi sumber daya manusia di Desa Ampeldento dapat dilihat daritingginya partisipasi dan keaktifan masyarakat dalam berbagai kegiatan desa.Warga setempat memiliki rasa kebersamaan yang kuat, terlihat dari antusiasmemereka dalam kegiatan kerja bakti, pertemuan rutin, hingga acara keagamaandan kemasyarakatan. Dukungan masyarakat terhadap program desa jugasangat baik, sehingga berbagai kegiatan pembangunan dapat berjalan lebihlancar.Penduduk Desa Ampeldento didominasi oleh kelompok usia produktifyang memiliki semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi.Selain itu, warga juga aktif terlibat dalam organisasi desa seperti PKK, KarangTaruna, posyandu, dan lembaga kemasyarakatan lainnya. Keaktifan inimenjadi potensi penting, karena menunjukkan bahwa masyarakat siapmendukung berbagai program peningkatan kualitas hidup dan pembangunandesa. Dengan modal sosial seperti kebersamaan, kerelawanan, dan partisipasiaktif warga, Desa Ampeldento memiliki peluang besar untuk terusberkembang.D. Potensi Sosial dan BudayaPotensi sosial budaya merupakan aset berupa aktivitas sosialmasyarakat dan kekayaan tradisi yang terus dilestarikan oleh warga DesaAmpeldento Kecamatan Karangploso. Adapun potensi sosial budaya DesaAmpeldento antara lain sebagai berikut:a. Nyadran24Tradisi nyadran merupakan kegiatandoa bersama yang dilakukan olehmasyarakat sebagai bentukpenghormatan kepada para leluhur.Tradisi ini biasanya dilaksanakanmenjelang bulan Ramadan denganberkumpul di makam desa untukberziarah, berdoa, dan membersihkanarea makam sebagai wujud rasa syukur.Gambar 3.2 Tradisi Nyadran diDesa Ampeldento
b. Sedekah BumiSedekah bumi adalah tradisi tahunanmasyarakat sebagai bentuk rasasyukur atas hasil panen dan rezekiyang diberikan Tuhan. Kegiatan inibiasanya meliputi doa bersama,arak-arakan hasil bumi, sertaselametan yang dilakukan olehseluruh warga. Ritual ini jugamenjadi ajang mempereratsilaturahmi antarwarga DesaAmpeldento.Gambar 3. 3 Kegiatan Sedekah Bumi di Desa Ampeldentoc. Ampeldento Culture CarnivalAmpeldento Culture Carnival merupakan acara budaya besar yangmenampilkan kreativitas dan seni masyarakat, seperti parade kostum,pertunjukan musik, serta atraksi budayalainnya. Seperti terlihat pada dokumentasikegiatan, acara ini menampilkan tatacahaya megah dan kostum khas yangmenjadikannya salah satu daya tarikutama Desa Ampeldento. Kegiatan initidak hanya menjadi hiburan, tetapi jugawadah pelestarian budaya dan kebanggaandesa.Gambar 3.4 Ampeldento Culture CarnivalE. Potensi PerekonomianSesuai kondisi Desa Ampeldento Kecamatan Karangploso yang merupakandaerah agraris dan berada di dataran tinggi, struktur perekonomian masyarakatsangat bergantung pada peternakan, pertanian, dan perkebunan. Lahan yangsubur serta iklim yang mendukung membuat komoditas pertanian danperkebunan berkembang cukup baik, sementara sektor peternakan jugamenjadi sumber pendapatan utama bagi sebagian besar warga. Potensi ini25
terus dikembangkan dan diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraanekonomi desa.Gambar 3. 5 Persawahan Desa AmpeldentoGambar 3.6 Peternakan Desa AmpeldentoF. Potensi Wisataa. Ampeldento Jogging TrackDesa Ampeldento memiliki kawasan wisata berbasis ruang terbukayang asri dan ramah keluarga, salah satunya Ampeldento JoggingTrack seperti terlihat pada gambar. Area ini menawarkan jalur jalankaki yang rapi dan nyaman, dikelilingi persawahan hijau yangmemberikan suasana sejuk dan tenang bagi pengunjung. Selain sebagaitempat berolahraga, lokasi ini juga menjadi ruang rekreasi wargakarena dilengkapi gazebo kayu, area duduk, serta lingkungan yangtertata bersih. Pemandangannya yang alami menjadikan tempat iniramai terutama pada pagi dan sore hari, sehingga menjadi salah satuspot favorit masyarakat untuk bersantai dan menikmati keindahan alamdesa.26
Gambar 3..7 Ampeldento Jogging Trackb. NK CafeNK Cafe merupakan tempat kuliner yang menyediakan berbagaipilihan menu mulai dari masakan Indonesia, western, dan minumanyang kekinian. Kafe ini terletak di tengah area persawahan yang hijau,menawarkan suasana santai dan pemandangan yang asri. Di NK Cafe,juga terdapat fasilitas menarik seperti area bermain anak, sepedatandem, flying fox, waterpark dan fasilitas unik lainnya. Denganberbagai fasilitas menarikserta area yang luas yangnyaman, NK Cafemenjadi pilihan yang pasuntuk bersantai,berbincang danmenikmati quality timebersama keluarga,pasangan, atau teman.Gambar 3.8 NK Cafe di Desa Ampeldento27
DOKUMENTASI KELOMPOK 9 BERSAMA PERANGKAT DESAGambar 3.9 Dokumentasi Kelompok 9 dengan Sekdes Desa AmpeldentoGambar 3.10 Dokumentasi Pertemuan Pertama Kelompok 9 dengan Kaur Umum DesaAmpeldentoGambar 3.11 Dokumentasi Pertemuan Kedua Kelompok 9 dengan Kaur Umum DesaAmpeldento28
PENUTUPDesa Ampeldento merupakan salah satu desa di Kecamatan Karangploso, KabupatenMalang, yang berada pada wilayah agraris dengan karakter masyarakat yang dinamis. Desaini menggambarkan lingkungan pedesaan yang berkembang dengan mempertahankan budayatradisional sekaligus mengalami proses modernisasi. Dengan jumlah penduduk mencapai5.215 jiwa dan didominasi oleh usia produktif, Ampeldento memiliki potensi besar untukterus tumbuh di berbagai sektor. Secara geografis, Desa Ampeldento berada pada ketinggian±615 mdpl dengan udara sejuk dan tanah yang subur, sehingga sangat mendukung sektorpertanian dan perkebunan. Luas wilayah yang mencapai ±149,57 ha sebagian besardimanfaatkan untuk lahan pertanian, menjadikan pertanian sebagai sektor utama yangmenopang kehidupan masyarakat. Selain itu, kegiatan peternakan skala rumah tangga jugaberperan sebagai sumber pendapatan tambahan bagi warga.Kelembagaan desa seperti BPD, LPMD, PKK, Karang Taruna, Posyandu, dan Linmastelah menjalankan perannya secara aktif dan sinergis. Kerja sama antar lembaga mampumendorong jalannya pemerintahan desa serta memastikan kegiatan sosial, ekonomi, dankemasyarakatan berjalan dengan baik. Selain lembaga pemerintahan dan organisasi desa,terdapat pula organisasi kemasyarakatan seperti Kopwan Pundi Cempaka, Hippa TirtoSedono, dan Perpustakaan Desa Rame yang turut memperkuat partisipasi masyarakat dalampembangunan desa. Desa Ampeldento juga memiliki kekayaan sosial budaya yang masihsangat lestari. Tradisi nyadran, sedekah bumi, hingga gelaran Ampeldento Culture Carnivalmenjadi identitas budaya yang mempererat kesatuan warga serta menjadi daya tarik tersendiribagi desa. Tradisi dan kegiatan budaya ini bukan hanya simbol pelestarian nilai leluhur, tetapijuga ruang kebersamaan dan kebanggaan masyarakat setempat. Dari sisi ekonomi dan wisata,struktur perekonomian warga didominasi oleh sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.Sementara itu, sektor wisata desa berkembang melalui keberadaan ruang publik sepertiAmpeldento Jogging Track yang menawarkan keindahan alam persawahan dan suasana yangnyaman bagi pengunjung. Kawasan ini menjadi ruang rekreasi sekaligus potensi wisata yangdapat terus dikembangkan.Secara keseluruhan, Desa Ampeldento memiliki potensi alam yang besar, kualitassumber daya manusia yang memadai, kekayaan budaya yang kuat, dukungan lembaga danorganisasi desa, serta fasilitas umum yang baik, menjadikan Ampeldento sebagai desa yangmemiliki peluang besar untuk berkembang lebih maju. Dengan pengelolaan yang tepat danpartisipasi aktif masyarakat, Desa Ampeldento berpotensi menjadi desa yang mandiri,berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai budaya lokal.29