The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tugas 2.1.a.8 Koneksi Antar Materi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by aurora.medalialis, 2023-02-22 08:18:23

Koneksi Antar Materi Modul 2.1

Tugas 2.1.a.8 Koneksi Antar Materi

Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi Tugas 2.1.a.8 Koneksi Antar Materi Oleh: Puspa Medalia M., S.Pd CGP Angkatan 7 Kab. Garut


Fasilitator: Dr. Cep Unang Wardaya, M.S.i CGP: Puspa Medalia Munggarani, S.Pd Pengajar Praktik: Andri Yustiana, S.Pd Perkenalkan:


Apa yang dimaksud dengan pembelajaran berdiferensiasi dan bagaimana hal ini dapat dilakukan di kelas? Usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu. Serangkaian keputusan masuk akal yang dibuat guru yang berorientasi pada kebutuhan murid. Pengertian Pembelajaran Berdiferensiasi: Menurut Tomlinson (1999:14), di dalam kelas yang mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi, seorang guru melakukan upaya konsisten untuk merespon kebutuhan belajar murid. Tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas. Guru menaggapi/merespon kebutuhan murid. Lingkungan belajar yang mengundang murid untuk belajar. Manajemen kelas yang aktif. Penilaian berkelanjutan. Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di kelas:


Bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dan membantu mencapai hasil belajar yang optimal? Hal yang dapat dilakukan adalah melakukan pemetaan terhadap tiga aspek kebutuhan belajar murid, yaitu: Kesiapan Belajar Murid Guru harus melihat kapasitas murid untuk mempelajari materi, konsep, atau keterampilan lain atau baru. Minat Belajar Murid Dengan pembelajaran berbasis minat dapat membantu murid menyadari bahwa da kecocokan antara sekolah dan kecintaan mereka sendiri untuk belajar. Profil Belajar Murid Guru dapat memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar sesuai gaya belajar, kecerdasan majemuk, dan lingkungan.


Bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dan membantu mencapai hasil belajar yang optimal? Guru dapat menerapkan 3 strategi diferensiasi yaitu: Diferensiasi Konten Konten disesuaikan dengan keberagaman anak seperti profil belajar anak misalnya untuk anak visual konten yang diberikan berupa gambar dan untuk anak dengan gaya belajar audio diberi rekaman dll. Diferensiasi Proses Cirinya: Terdapat kegiatan berjenjang, pertanyaan pemandu, agenda individual, variasi lama waktu, kegiatan pembelajaran yang bervariasi, dan pengelompokkan yang fleksibel. Diferensiasi Produk Produk yang dihasilkan murid diharapkan dapat memberikan tantangan sesuai dengan keragaman murid dan dapat memberikan pilihan bagaimana mereka mengekspresikan pemahamannya.


KONEKSI ANTAR MATERI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MODUL LAIN DI GURU PENGGERAK.


1.3 Visi Guru Penggerak 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi Berpihak pada Murid KONEKSI ANTAR MATERI 1.1 Filosofi KHD 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak 1.4 Budaya Positif Profil Pelajar Pancasila


1.1 FILOSIFI KHD 2.1 PEMBELAJARAN DIFERENSIASI Tujuan pendidikan menurut KHD menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Sebagai seorang guru kita berusaha menyelenggarakan pembelajaran yang disesuaikan dengan kodrat alam dan kodrat zaman. Melalui pembelajaran berdiferensiasi pembelajaran diselenggarakan dengan memperhatikan keberagaman murid dan berdasarkan kebutuhan murid agar mereka bisa mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.


1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK 2.1 PEMBELAJARAN DIFERENSIASI . Pembelajaran yang berdiferensiasi dapat terwujud jika seorang guru sudah memiliki nilai dan peran sebagai guru penggerak, karena hal ini merupakan modal untuk merancang pembelajaran berdiferensiasi yang disesuaikan dengan kebutuhan murid. Mandiri Reflektif Inovatif Kolaboratif Berpihak pada murid Nilai Guru Penggerak: Peran Guru Penggerak: Mewujudkan kepemimpinan pada murid.


1.3 VISI GURU PENGGERAK 2.1 PEMBELAJARAN DIFERENSIASI . Dengan menggunakan tahapan BAGJA visi guru penggerak dapat menjadi salah satu faktor pendukung pembelajaran berdiferensiasi. Jika visi yang disusun berpihak pada murid maka akan bisa menyelenggarakan pembelajaran yang bisa melayani semua kebutuhan anak. Buat pertanyaan untuk pemetaan kebutuhan Siswa. Ambil pelajaran apa yang sudah pernah dilakukan. Gali mimpi tentang kondisi ideal dalam proses pembelajaran. Jabarkan tiga strategi diferensiasi Atur ekseskusi dengan penilaian berdiferensiasi Pendekatan IA melalui tahapan BAGJA:


1.4 BUDAYA POSITIF 2.1 PEMBELAJARAN DIFERENSIASI . Seorang guru dengan posisi kontrol manajer akan mampu menyelenggarakan pembelajaran berdiferensiasi yang disesuaikan kebutuhan murid. Hal ini akan membantu terbentuknya budaya positif di kelas. Dalam menciptakan budaya positif di sekolah diperlukan disiplin positif, teori motivasi hukuman, penghargaan, keyakinan kelas, kebutuhan dasar manusia, lima posisi kontrol manusia, dan proses segitiga restitusi.


Pembelajaran diferensiasi adalah pembelajaran yang diselenggarakan dengan berpihak pada murid karena disesuaikan dengan kebutuhan anak. Nilai dan peran CGP merupakan komponen utama dalam menyelenggarakan pembelajaran berdiferensiasi. Melalui visi guru penggerak yang mengarah pada penyelenggaraan pembelajaran berdiferensiasi, murid dapat dilayani dengan lebih optimal. Salah satu contoh penerapan budaya positif di sekolah adalah dengan menyelenggarakan pembelajaran berdiferensiasi.. KESIMPULAN


Salam Guru Penggerak Guru Penggerak Guru Penggerak


Click to View FlipBook Version