The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bahan Ajar Tema 4.Globalisasi Sub Tema 2 Pembelajaran Ke 1 Kelas VI (Enam)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by susmiatiraga, 2021-10-19 09:50:41

BAHAN AJAR 2_SUSMIATI

Bahan Ajar Tema 4.Globalisasi Sub Tema 2 Pembelajaran Ke 1 Kelas VI (Enam)

PERANGKAT PEMBELAJARAN 2

BAHAN AJAR

KELAS VI SEMESTER 1

Disusun Oleh :
SUSMIATI,S.Pd
201402328862

PPG DALAM JABATAN ANGKATAN 4 TAHUN 2021
UNIVERSITAS PGRI ADIBUANA SURABAYA

Page1

Bahan Ajar

Satuan Pendidikan : SDN 1 METRO PUSAT KOTA METRO LAMPUNG
Kelas /Semester : VI/1 (Satu )
Tema 4 : Globalisasi
Subtema 2 : Globalisasi dan Manfaatnya
Pembelajaran ke- : 1 (satu)
Muatan Mapel : Bahasa Indonesia, IPS

A. Bahasa Indonesia

NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR

1 3.2Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) 3.2.1Menyebutkan informasi penting dari

ilmiah yang didengar dan dibaca. teks ekplanasi yang didengar.

2 4.2Menyajikan hasil penggalian informasi dari 4.2.1 Menulis informasi penting dari teks

teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah secara ekplanasi yang didengar dalam

lisan, tulis, dan visual dengan bentuk peta pikiran.

menggunakan kosakata baku dan kalimat

efektif.

B. IPS

Kompetensi Dasar Indikator Pengembangan
Indikator

3.3Menganalisis posisi dan 3.3.1 Menjelaskan peran Indonesia 3.3.1.1 Menemukan peran

peran Indonesia dalam dalam berbagai bentuk Indonesia dalam berbagai

kerja sama di bidang kerja sama di bidang politik bentuk kerja sama dengan

ekonomi, politik, sosial, dalam lingkup ASEAN. negara-negara anggota

budaya, teknologi, dan ASEAN.(C4)

pendidikan dalam 3.3.2.1 Menganalisis peran
Indonesia dalam berbagai
lingkup ASEAN.

bentuk kerja sama di bidang

politik dalam lingkup

ASEAN.(C4)

4.3 Menyajikan hasil 4.3.1 Menyajikan informasi tentang 4.3.2 Mendesain diagram tentang

analisis tentang posisi peran Indonesia dalam peran Indonesia dalam
berbagai bentuk kerja sama berbagai bentuk kerja sama di
dan peran Indonesia di bidang politik dalam bidang politik dalam lingkup
lingkup ASEAN. ASEAN.(P5)
dalam kerja sama di

bidang ekonomi,

politik, sosial, budaya,

teknologi, dan

pendidikan dalam

lingkup ASEAN.

Page2

A. Bahasa Indonesia
Pengertian Teks Eksplanasi

Apakah teks Secara etimologi ekspalansi berasal dari kata bahasa
eksplanasi Inggris yaitu Eksplanation. Arti dari eksplanation ini
adalah keterangan atau penjelasan.
itu ?
Sedangkan pengertian teks eksplanasi secara istilah
yaitu suatu paragraf yang memuat informasi
tentang suatu tahapan “mengapa” dan “
bagaimana” yang meliputi berbagai peristiwa.
Peristiwa-peristiwa yang bisa dijadikan sebagai teks
ekplanasi yaitu mengenai peristiwa alam, sosial,
budaya, dan ilmu pengetahuan.

Teks eksplanasi bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas kepada para
pembaca agar dapat memahami tentang suatu fenomena yang sedang terjadi.

Tahukah kamu
ciri-ciri teks
eksplanasi ?

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Page3

Setiap jenis teks tentunya memiliki ciri-ciri sendiri.
Tak terkecuali dengan teks eksplanasi. Teks
eksplanasi juga memiliki ciri-ciri yang hanya dimiliki
oleh teks eksplanasi itu sendiri. Ciri-ciri pada teks
tertentu bisa bermanfaat untuk memudahkan

dalam membedakannya. Berikut ciri-ciri yang ada Page4
pada teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

1. Memuat informasi yang sesuai dengan fakta atau nyata
2. Fakta informasi yang melekat pada teks eksplanasi ini sifatnya ilmiah atau

ilmu pengetahuan
3. Strukturnya ada tiga macam yaitu dimulai dari pernyataan umum, sebab-

akibat, hingga intrepretasi.
4. menggunakan sequnce markers, seperti pertama, kedua, ketiga ataupun

dengan pertama, berikutnya, dan berakhir.

Teks Eksplanasi yang akan didengar oleh siswa

Bahasa Indonesia Dinilai Layak Jadi Bahasa ASEAN

Kamis, 17 Desember 2015 19:27 WIB | 7.261 Views
Pewarta: Monalisa
Jakarta (ANTARA News) –

Bahasa Indonesia dinilai layak menjadi bahasa
ASEAN karena merupakan bahasa dari negara dengan
penduduk yang besar. “Bahasa Indonesia berasal dari
negara dengan penduduk sekitar 250 juta, seharusnya
bisa menjadi bahasa ASEAN,” kata Guru Besar Tetap
bidang Linguistik Universitas Mataram Prof. Dr. Mahsun,
M.S, di Gelar Wicara Internasionalisasi Bahasa Indonesia,
di Universitas Negeri Jakarta, Kamis.

Menurut Mahsun, bahasa Indonesia memang hanya memiliki 90.000
kosakata tetapi mempunyai strategi gramatikal untuk menciptakan kata baru.
Sehingga, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang kaya. “Misalnya dari kata hati
banyak dikembangkan menjadi mata hati, jatuh hati, patah hati, dan lainnya. Atau
dari kata anak berkembang lagi menjadi peranakan, kekanakan, kanak-kanak, dan
sebagainya,” jelas Mahsun. Pada kesempatan yang sama, budayawan Indonesia
Franz Magnis Suseno atau akrab disapa Romo Magnis menilai bahasa Indonesia
layak menjadi bahasa global. “Dalam bahasa Indonesia kita bisa ungkapkan apa saja.
Jadi masuk akal kalau bahasa Indonesia diakui di ASEAN. Bahasa Indonesia itu
sempurna. Tidak kaku dan bisa berkembang,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menyayangkan semakin banyak generasi saat ini yang
merasa lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama
ketimbang menggunakan bahasa Indonesia. ”Bagi saya memgherankan orang
Indonesia pakai bahasa Inggris di rumah. Kemampuan bahasa Inggris cukup
dipelajari sebaik mungkin sebagai bahasa asing. Saya dukung orang kita bisa bahasa
asing, bisa maju, tetapi kalau bahasa Indonesianya sebagai bahasa ibu diganti,
rasanya kosong karena tidak menyentuh ke hati,” jelas Romo Magnis
yang belajar bahasa Indonesia sejak tahun 1962 itu.

A. Muatan IPS

Tahukah kamu
bentuk kerja sama

negara ASEAN ?

Kerja Sama ASEAN

ASEAN adalah organisasi antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Tujuan ASEAN adalah untuk menjalin kerjasama antar negara-negara
anggotanya baik di bidang ekonomi, politik, sosial dan lain-lain. Selain itu
ada juga tujuan umum dan tujuan khusus lain dibentuknya organisasi ini.
Organisasi ini menjadi wadah bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia juga termasuk salah satu dari 11 negara anggota ASEAN yang
menjalankan peran penting demi terwujudnya tujuan didirikannya ASEAN
termasuk tujuan di bidang politik dan ekonomi.

Terbentuknya ASEAN disahkan oleh Deklarasi Bangkok pada tanggal 8
Agustus 1967. Ada lima negara pendiri ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia,
Singapura, Thailand dan Filipina.

Ada banyak contoh kerjasama ASEAN baik di bidang ekonomi, sosial-budaya
dan politik. Berikut merupakan bentuk bentuk kerjasama ASEAN.
Kerja Sama dalam Bidang Ekonomi

Page5

Adapun bentuk-bentuk kerjasama ASEAN dalam bidang ekonomi adalah Page6
sebagai berikut.

1. Pembukaan pusat promosi ASEAN
Promosi yang dilakukan oleh ASEAN meliputi sektor perdagangan, pariwisata,
dan investasi. Pembukaan pusat promosi ASEAN dilakukan di negara Jepang
yang merupakan negara yang mempunyai perkembangan cepat dalam berbagai
sektor. Pembukaan pusat promosi di Jepang mempunyai tujuan untuk
melakukan peningkatan kegiatan ekspor dari negara-negara ASEAN ke Jepang
dan juga meningkatkan jumlah investor Jepang bagi negara-negara ASEAN.

2. Penyediaan Cadangan Pangan
Bentuk kerjasama dalam penyediaan cadangan pangan tidak hanya dilakukan
untuk kerjasama yang saling menguntungkan, tetapi juga dalam keadaan yang
darurat. Misalnya ketika negara salah satu negara ASEAN sedang mengalami
krisis pangan karena bencana, maka negara lain siap mensuplai cadangan
pangan untuk negara tersebut. Beberapa negara anggota ASEAN yang telah
mempersiapkan diri untuk menjadi penyedia cadangan pangan untuk keadaan
darurat adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura.

3. Penyelanggaraan Proyek Industri
Sektor industri yang dinaungi oleh negara-negara ASEAN sangat beragam.
Semua bentuk kerjasama dalam proyek industri ini dilakukan untuk kemajuan
bersama negara-negara anggota ASEAN. Beberapa proyek industri yang
dilakukan oleh ASEAN meliputi industri pupuk, tembaga, vaksin, dan abu soda.
Adapun beberapa proyek industrinya adalah sebagai berikut:

 ASEAN Aceh Fertilizer Project yang merupakan pabrik pupuk di Aceh-
Indonesia.

 ASEAN Urea Project yang merupakan pabrik pupuk di Malaysia.
 ASEAN Copper Fabrication Project yang merupakan pabrik industri

tembaga di Filipina.
 ASEAN Vaccine Project yang memproduksi vaksin di Singapura.
 Rock Salt Soda Ash Project yang memproduksi abu soda di Thailand.

4. Kawasan Perdagangan Bebas
Kawasan perdagangan Bebas ASEAN atau yang biasa disebut dengan AFTA
(ASEAN Free Trade Area) merupakan bentuk kerjasama negara-negara ASEAN
di bidang ekonomi yang merupakan suatu persetujuan dalam pengelolaan

sektor produksi-produksi lokal yang ada di seluruh negara-negara ASEAN tanpa Page7
terkecuali. Keberadaan AFTA guna meningkatkan daya saing negara-negara
ASEAN dalam melakukan produksi untuk pasar dunia dengan adanya
penghapusan bea dalam ASEAN itu sendiri. Selain itu, dengan adanya AFTA
dapat meningkatkan investasi oleh pihak asing secara langung untuk negara-
negara ASEAN.

5. Koperasi ASEAN
Koperasi ASEAN atau ASEAN Cooperative Organization (ACO) merupakan salah
satu bentuk kerjasama negara-negara ASEAN dalam bidang ekonomi. Oganisasi
ini merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang koperasi untuk
meningkatkan kesejahteraan negara-negara ASEAN. Dalam tujuannya, koperasi
ASEAN mempunyai keinginan untuk mengkokokah organisasinya sebagai
sebuah gerakan koperasi yang menopang perekonomian di Asia Tenggara.
Kerja Sama dalam Bidang Sosial budaya

Adapun bentuk-bentuk kerjasama ASEAN dalam bidang sosial budaya adalah
sebagai berikut.

 Penanganan narkoba dan solusinya
 Penanggulanan dampak bencana alam
 Perlindungan terhadap difabel
 Acara-acara yang diadakan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial
 Pertukaran pelajar antar negara-negara ASEAN
 Kegiatan olahraga internasional yang melibatkan seluruh anggota ASEAN

(SEA Games)
 Kerjasama untuk meningkatkan pariwisata
 Diadakannya kongres pemuda ASEAN
 Pertukaran acara program televisi ASEAN

 Misi kebudayaan dan kesenian dengan diadakannya festival lagu ASEAN

1. Kerjasama Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia menjadi prioritas
utama dalam kerja sama ASEAN di berbagai sektor, hal ini bermaksud untuk
menunjang upaya pemebentukan kawasan Asia Tenggara yang berdaya saing
tinggi. Sumber daya manusia sendiri merupakan salah satu aset yang penting
dalam kesuksesan pembangunan suatu negara maupun dalam pelaksanan
masyarakat ASEAN.

2. Kerjasama antar Lembaga Kepegawaian ASEAN

Untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia perlu adanya
upaya dalam memperkokoh kerjasama antar lembaga kepegawaian ASEAN
maupun institusi pemerintah. Oleh karena itu dibentuk ASEAN Conference on
Civil Service Matters atau ACCSM. ACCSM merupakan kerjasama ASEAN
dibidang kepegawaian dan administrasi, dimana menjadi suatu forum untuk
tukar menukar pandangan dan pengalaman dengan tujuan memperbaiki
efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.

3. Kerjasama dalam Pemajuan Perempuan

Beberapa upaya atau kerjasama telah di lakukan ASEAN dalam rangka
pemajuan dan perlindungan hak-hak perempuan dan anak. Pembahasan
mengenai permasalahan ini dilangsungkan pada Joint Discussion mengenai
pembentukan komisi pemajuan dan perlindungan hak-hak perempuan dan
anak, serta dalam pertemuan ASEAN Committee on Womenmengenai
pembentukan Working Group dalam komisi ASEAN untuk perlindungan hak-
hak perempuan dan anak.

4. Kerjasama dalam Bidang Kepemudaan

Beberapa contoh kerjasama dalam bidang ini adalah
diselenggarakannya ASEAN Youth Camp, ASEAN Youth Creativity Expo, The
ASEAN Youth Leadership Development Programme, dan masih banyak yang
lainnya. Kerjasama dalam bidang kepemudaan secara umum bertujuan untuk
mengembangkan kualitas dan kemampuan generasi muda dalam menghadapi
tantangan global yang semakin kompetitif.

Page8

5. Kerjasama dalam Bidang Penanggulangan dan Pemberantasan
Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Obat-Obat Terlarang
atau P4GN

Salah satu wujud nyata kerjasama ini adalah adanya program ASEAN Bebas
dari Narkoba pada tahiun 2015. Beberapa upaya seperti di perketatnya
pengawasan terhadap perdagangan bebas dengan melibatkan partisipasi aktif
dari masyarakat juga dilakukan. Semakin berkembangnya lintas perdagangan
di tingkat global menjadi salah satu pemiccu maraknya peredaran narkoba dan
obat-obat terlarang.

6. Yayasan ASEAN atau The ASEAN Foundation

The ASEAN Foundation di bentuk pada tahun 1997 dengan maksud untuk
mendukung berbagai program pemasyarakatan di kawasan ASEAN. Adanya
yayasan ini juga diharapkan dapat mendukung terbentuknya Masyarakat
ASEAN yang damai, kokok, dan kuat serta dapat meningkatkan rasa
keperdulian antar sesama

Kerja Sama dalam Bidang Politik dan Keamanan

Page9

Bentuk kerjasama ASEAN Page10
di bidang politik adalah

sebagai berikut

1. Defense Ministers Meeting
ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM) adalah bentuk kerjsama di bidang politik
negara-negara ASEAN yang merupakan pertemuan rutin diantara menteri keamanan
yang ada di negara-negara anggota ASEAN. Pertemuan ini diadakan untuk membahas
mengenai kerjasama dan diplomasi politik dalam bidang pertahanan dan keamanan
negara ASEAN.

2. Pengiriman Duta dan Konsulat
Sebagai negara-negara yang menjaling hubungan secara internasional, perlu adanya
pengiriman duta dan konsulat sebagai wakil negara di negara-negara ASEAN.
Keberadaan duta dan konsulat diperlukan untuk mewakili negara asal duta dan
konsulat tersebut dalam berdiskusi dan menjalankan peran sertanya dalam stabilitas
politik di ASEAN.

3. Perjanjian Ekstradisi ASEAN
Perjanjian ekstradisi negara ASEAN merupakan bentuk kerjasama bidang politik dalam
menangani tersangka kejahatan yang melarikan diri ke kawasan negara-negara di
ASEAN. Melalui adanya perjanjian ekstradisi, negara-negara di ASEAN dapat
melakukan kerjasama untuk mengembalikan tersangka ke negara asalnya untuk
menjaga stabilitas politik di negara-negara ASEAN.

4. Perjanjian Kawasan Bebas Nuklir
Perjanjian kawasan bebas nuklir merupakan kerjasama negara-negara ASEAN di bidang
politik mengenai pelarangan senjata nuklir di negara ASEAN. Dalam perjanjian ini
melarang keras adanya perancangan dan pembuatan senjata nuklir di ASEAN.

5. Perjanjian Kawasan Damai, Bebas, dan Netral
Perjanjian kawasan damai, bebas, dan netral merupakan kerjasama negara-negara di
ASEAN untuk menjaga masing-masing negara agar tetap damai. Kata bebas dalam
perjanjian ini mempunyai makna bahwa setiap negara-negara ASEAN mempunyai hak
untuk melakukan sesuatu secara bebas namun tidak melanggar perjanjian atau
ketentuan-ketentuan yang sudah menjadi kesepatakan dalam ASEAN. Kata netral
berarti negara-negara ASEAN tidak ikut campur atau mengintervensi konflik yang
terjadi di negara-negara lain, termasuk di negara ASEAN sendiri.

B. Rangkuman

1. Teks eksplanasi secara istilah yaitu suatu paragraf yang memuat informasi
tentang suatu tahapan “mengapa” dan “ bagaimana” yang meliputi
berbagai peristiwa.

2. Ciri-ciri teks eksplanasi adalah memuat informasi sesuai fakta, bersifat
ilmiah, berstruktur pernyataan umum, sebab akibat, hingga interpretasi
dan menggunakan sequnce markers, seperti pertama, kedua, ketiga
ataupun dengan pertama, berikutnya, dan berakhir

3. ASEAN adalah organisasi antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
4. Tujuan ASEAN adalah menjalin kerjasama antar negara-negara

anggotanya di bidang ekonomi, politik, sosial, dan lain-lain.
5. Bentuk kerjasama ASEAN di bidang politik adalah Defense Ministers

Meeting, Pengiriman Duta dan Konsulat, Perjanjian Ekstradisi ASEAN,
Perjanjian Kawasan Bebas Nuklir dan Perjanjian Kawasan Damai, Bebas,
dan Netral.

Page11


Click to View FlipBook Version