The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sariyesiratna2, 2022-09-19 05:52:34

LAPORAN AKTUALISASI (2)

LAPORAN AKTUALISASI (2)

PENINGKATAN EDUKASI
MASYARAKAT BEBAS JENTIK
NYAMUK ( EMAS BATIK) DI

PUSKESMAS SITANGGAL

PENULIS
Yesi Ratnasari, S.K.M
COACH
Wawan Hermawan
MENTOR
Imam Fajari, S.Kep, N.s

KEMENTERIAN DALAM NEGERI
REPUBLIK INDONESIA



LAPORAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

GOLONGAN III

PENINGKATAN EDUKASI MASYARAKAT BEBAS JENTIK
NYAMUK ( EMAS BATIK) DI PUSKESMAS SITANGGAL
KABUPATEN BREBES

Nama Disusun oleh :
NIP
Jabatan : Yesi Ratnasari, S.K.M
: 199207292022032012
Instansi : Ahli Pertama – Penyuluh Kesehatan
Kelas/Kelompok
Gelombang Masyarakat
: Pemerintah Kab. Brebes
: A2 Kelompok 1
: II

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN DALAM NEGERI
REPUBLIK INDONESIA
TAHUN 2022

Kata Pengantar

Segala Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan berkah dan rahmatnya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan aktualisasi
dengan judul “ Peningkatan Edukasi Masyarakat Bebas Jentik Nyamuk ( Emas Batik) di Puskesmas
Sitanggal melalui promosi kesehatan dengan media leaflet, X-banner dan video serta penyuluhan
di masyarakat atau sekolah. Tujuan dari penulisan LAPORAN aktualisasi ini adalah untuk
memenuhi tugas Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BPSDM Kementerian Dalam
Negeri Tahun 2022.
Penulis juga menyadari bahwa dalam pembuatan laporan aktualisasi ini tidak lepas dari
dorongan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu dalam kesempatan ini dengan segala
hormat dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Dr. Sugeng Hariyono, M.Pd selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber daya Manusia

Kementrian Dalam Negeri ;
2. Bapak Prawoto,SKM,S,Kep.Ns,M.Kes(Epid) selaku Kepala Puskesms Sitanggal
3. Bapak Imam Fajari,S.Kep,Ns selaku Koordinator Tata Usaha sekaligus Mentor
4. Bapak Drs. Dian Andy Permana, M.Si selaku Penguji
5. Bapak Wawan Hermawan selaku Coach sekaligus tutor agenda II dan IV
6. Bapak Bayu Erlangga,SH selaku tutor Agenda I
7. Ibu Hulaifah, S.Sos, M.Kesos selaku tutor Agenda III
8. Seluruh Panitia Pelatihan Dasar CPNS BPSDM Kemendagri tahun 2022
9. Seluruh rekan-rekan peserta Latsar Golongan III CPNS Angkatan II tahun 2022 terutama rekan –
rekan

Kelas A2 kelompok 1, terimakasih atas kerjasamanya selama pendidikan latihan dasar
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan aktualisasi ini tidak lepas dari kekurangan
untuk itu penulis meminta kritik dan saran untuk perbaikan dikemudian hari.
Brebes, September 2022

Penulis,

Brebes, September 2022

Yesi Ratnasari

DAFTAR
ISI

01 BAB 1
Pendahuluan

02 BAB 2
Profil Instansi dan
Profil Peserta

03 BAB 3
Ringkasan Pelaksanaan
Aktualisasi

04 BAB 4
Capaian Pelaksanaan
Aktualisasi

05 Bab
Kesimpulan dan
Rekomendasi

BAB 1
Pendahuluan

Latar Belakang

Dalam Undang- Undang Nomor 5 Berdasarkan pengamatan penulis yang Tujuan Aktualisasi

tahun 2014 tentang Aparatur Sipil didapatkan selama bekerja diPuskesmas

1.Teraktualisasinya penerapan nilai-nilai
Negara (ASN) dijelaskan bahwa Sitanggal bahwa masih ada peningkatan
Aparatur Sipil Negara adalah kasus demam berdarah dalam Januari – Juli dasar ASN yaitu BerAkhlak ( Berorientasi
profesi bagi Pegawai negeri sipil 2022 ada 401 dikabupaten Brebes dan Pelayanan, Akuntabel, Harmonis, Loyal,
(PNS) dan Pegawai Pemerintah terdapat 60 kasus Demam berdarah se Adaptif, Kolaboratif), Manajemen ASN dan
dengan Perjanjian Kerja (PPPK) wilayah Puskesmas Sitanggal sedangkan Smart ASN
pemerintah dalam rangka ditahun 2021 hanya 15 kasus. adapun Desa 2.Optimalnya promosi kesehatan
meningkatkan kehidupan bangsa Rengaspendawa 6 kasus, Desa Slatri 20 diPuskesmas Sitanggal melalui penyuluhan
Kasus, Desa Sitanggal 28 Kasus, dan Desa dan sarana media digital.
3.Peningkatan pengetahuan, sikap dan
dan Negara.Untuk menjadi seorang Siandong 5 Kasus. Hal tersebut dikarenakan perilaku masyarakat tentang Demam
berdarah dan upaya pencegahannya.
ASN haruslah melewatibeberapa kurangnya kesadaran masyarakat untuk
tahapan seleksihingga menjadi hidup bersih dan sehat, upaya optimalisasi Ruang Lingkup
CPNS yang kemudian harus promosi kesehatan untuk dapat menambah
melewati 1 (satu) tahun masa pengetahuan, sikap dan agar dapat merubah Ruang lingkup kegiatan
percobaan melalui proses perilaku masyarakat. aktualisasi ini meliputi
pemilihan isu – isu yang
pendidikan dan pelatihan dasar. ditemukan, merumuskan
gagasan penyelesaian isu yang
Oleh karena itu memandang pentingnya dipilih serta rancangan
aktualisasi berdasarkan
pelatihan ini mengacu pada Surat Edaran untuk mengaktualisaikan gagasan gagasan yang telah ditentukan
Menteri PANRB Nomor 20 tahun 2021 pemecahan masalah terkait isu tersebut untuk menerapkan nilai–nilai
tentang Core Values ASN BerAKHLAK yang untuk memberikan edukasi dan ASN BerAkhlak, Manajemen
informasi pada masyarakat melalui ASN dan Smart ASN. Yaitu
merupakan Akronim dari Berorientasi kegiatan Peningkatan Edukasi
upaya promosi kesehatan. Setelah Masyarakat bebas jentik di
Pelayanan, Akuntabel, kompeten, wilayah Puskesmas Sitanggal
dilakukan identifikasi isu, analisis isu, Kab. Brebes
Harmonis, Loyal, adaptif dan Kolaboratif. penapisan isu yang telah melalui
Dengan Employer Branding Bangga
persetujuan mentor dan coach, maka
Melayani Bangsa yang diluncurkan oleh diangkat isu prioritas “ Belum
bapak presiden republik Indonesia Joko optimalnya promosi kesehatan tentang
widodo pada 27 Juli 2021. Dengan ini ASN Demam Berdarah” dengan solusi atau
diharuskan mengimplementasikan nilai – gagasan
pemecahan masalah
nilai Berakhlak untuk menjalankan fungsi Peningkatan Edukasi Masyarakat Bebas

ASN sebagai pelayan Publik, kebijakan Jentik ( Emas Batik) di wilyah Puskesmas

Publik, serta perekat dan pemersatu Sitanggal.

bangsa.

BAB II
PROFIL INSTANSI DAN PESERTA

PROFIL INSTANSI Puskesmas Sitanggal terletak di desa Sitanggal,
Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes . Puskesmas
Visi Sitanggal adalah salah satu Puskesmas yang terletak
di dibagian tengah dari kabupaten Brebes . Secara
Terwujudnya Masyarakat yang Goegrafis Puskesmas Sitanggal terletak pada :
Sehat dan Mandiri Bujur Timur : 108 ° 41 ʻ 37,7 “ - 109 ° 11 ʻ 28,92 “
Lintang Selatan : 6 ° 44 ʻ 56,5 “ - 7 ° 20 ʻ 51,48 “ Batas
Misi wilayah Puskesmas Sitanggal adalah :
1.Memberikan Pelayanan Kesehatan yang Sebelah Utara : Kecamatan Bulakamba dan

bermutu dan Profesional; Wanasari
2.Mendorong Kemandirian Individu, Sebelah Timur : Kecamatan Jatibarang
Sebelah Selatan : Desa Larangan
Keluarga, Kelompok, dan Masyarakat Sebalah Barat : Kecamatan Ketanggungan
untuk Hidup sehat
3.Meningkatkan Manajemen dan Sumber Tata Nilai
Daya yang Handal
4. Meningkatkan Peran serta Lintas Tradisi Jawa
program dan Lintas sector dalam
pembangunan kesehatan (Transparan, Disiplin, Profesional,
Kerjasama, Tanggung Jawab)”



PROFIL PESERTA

Nama : Yesi Ratnasari, S.K.M

NIP : 199207292022032012

Pangkat/ Golongan : Penata Muda/ (III-a) Instansi

Pemerintah Kab. Brebes

Unit Kerja : Puskesmas Sitanggal

Jabatan :Ahli Pertama Masyarakat

BAB III
Ringkasan Pelaksanaan

AKtualisasi

A. DESKRIPSI ISU TABEL PENAPISAN ISU MEDOTE USG
( URGENCY, SERIOUSLY, GROWTH

Adapun beberapa isu/ masalah yang ditemukan di
puskesmas sitanggal yaitu :

1.Belum Adanya Form Monitoring tentang kegiatan
Promosi Kesehatan

2.Belum optimalnya upaya promosi kesehatan tentang
Demam Berdarah

3.Belum optimalnya upaya promosi kesehatan tentang
Demam Berdarah

Dari hasil identifikasi tersebut dilakukan Kasus demam berdarahdiPuskesmas Sitanggal
dalam
proses penetapan isu agar segera 6 bulan terakhir masih tinggi terdapat60 kasus, 15
kasus Adapun isu- isu yang telah didapatkan
dicarikan solusi.yaitu dengan ditempat lingkungan tempat kerja Puskesmas
Sitanggal kec. Larangan kab. Brebes berdasarkan
menggunakan metode USG ( Urgensy, hasil identifikasi masalah. Belum optimalnya upaya
promosi kesehatantentang Demam BerdarahKasus
seriously, growth) untuk menentukan demam berdarahdiPuskesmas Sitanggal dalam 6
bulan terakhir masih tinggi terdapat60 kasus, 15
kualitas isu yang akan dibahas. Urgensy kasus diantaranya usia sekolah dasar diwilayah
Puskesmas Sitanggal, untuk itu diperlukannya
yaitu untuk melihat seberapa besar/ upaya optimalisasi promosikesehatan untuk dapat
menambah pengetahuan, sikap dan agar dapat
mendesak isu tersebut untuk ditangani. merubah perilaku masyarakat. Penyebaran
informasi kesehatan tentang Demam berdarah
Seriousness yaitu menunjukan seberapa sendiri sudah dilakukan di Puskesmas Sitanggal
baik di dalam gedung maupun luar gedung, serta
serius kasus tersebut untuk dibahas. sudah mempunyai media sosial tetapi
menggunaannya belum optimal hal tersebut
Growth yaitu menilai seberapa buruknya dibuktikan jarangnyapostingan tentang DB dan lebih
banyak melakukan penyuluhan secara konvensional
bisa isu tersebut tidak ditangani segera. seperticeramah dan selain itu juga kurangnya
saranapenyuluhan seperti leaflet,X-banner, poster
Untuk penilaian Skala 1 (sangat tidak dan media elektronik untuk penyuluhan demam
berdarah, kurangnyaminat masyarakat untuk hidup
berpengaruh) hingga 5 (sangat bersih dan sehat dibuktikan perilaku
pemberantasan sarang nyamuk yang kurang.
berpengaruh) digunakan untuk menilai berkaitan dengan Smart ASN yaknikemampuan
memahami, menggunakan dan memanfaatkan
dan menganalisis isu-isu tersebut. teknologi untuk penyebaran informasi kesehatan

Adapun penetapan prioritas isu sebagai

berikut :

A.Analisis Core Isu
Analisis core isu

untuk mengetahui penyebab atau akar masalah/ isu dengan menggunakan teknik Fish bone

Man Environment
Money
Tingkat ekonomi
Kesadaran masyarakat untuk PSN Terkadang masyarakat rendah
( Pemberantasan sarang nyamuk membutuhkan
kurang banyak biaya

Tingkat pendidikan Masyarakat
Pengetahuan, sikap dan Belum optimalnya

perilaku masyarakat kurang yang rendah upaya promosi


kesehatan pada

tentang DB
masyarakat tentang


Demam Berdarah
Partisip
asi masyarakat
Metode
kurang

Inovasi dalam Penyuluhan Material
kurang lebih sering
Sarana penyuluhan kurang (
menggunakan metode leaflet, banner dan poster
ceramah konvensional dll)

Materi penyuluhan kurang
optimal

C. Gagasan Kreatif Penyelesaian Core Isu

Dengan merujuk pada akar penyebabnya maka gagasan
kreatif yang disarankan oleh penulis kepada Puskesmas
Sitanggal yaitu Peningkatan Edukasi pada masyarakat agar
bebas jentik ( Emas Batik) dengan membuat media promosi
leaflet dan banner, membuat video tentang pencegahan
DBD, dan optimalisasi media sosial untuk penyebaran
informasi tentang DBD. Gagasan tersebut kerkait dengan
Manajemen ASN dan Smart ASN yaitu melaksanakan tugas
ASN secara jujur, disiplin, bertanggung jawab, berintegritas
tinggi. Smart ASN yakni kemampuan ASN memahami,
menggunakan dan memanfaatkan teknologi untuk
penyebaran informasi kesehatan

Untuk mewujudkan gagasan kreatif tersebut, maka dilakukan kegiatan – kegiatan
pada masa habituasi antara lain :

1. Melakukan Persiapan Kegiatan

2. Pembuatan Media promosi, media leaflet dan X-banner

3. Pembuatan Media Promosi , membuat video
tentang DBD dan upaya pencegahannya

4. Mensosialisasi media leaflet dan X banner di masyarakat,
Puskesmas dan media sosial Puskesmas facebook dan
instagram

5. Mensosialisasikan Video Tentang DBD di masyarakat,
Puskesmas dan media sosial Puskesmas
facebook dan instagram dan youtobe

6. Penyuluhan di masyarakat dan Sekolah







7. Melakukan Evaluasi Kegiatan yang sudah dilaksanakan

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan Ke - 1

1. Melakukan Persiapan Kegiatan Melaksanakan kegiatan terlebih dahulu
melakukan tahap persiapan yaitu
untuk menentukan sasaran yang akan
dilakukan kegiatan, waktu dan
temapat pelaksanaan kegiatan. adapun
beberapa tahapan kegiatan adalah :

1.Melakukan Konsultasi dengan
mentor

2.Melaksanakan Koordinasi dengan
Pemegang program P2M (
Pencegahan Penyakit Menular)

3.Membuat Lembar Persetujuan
Kegiatan Aktualisasi

Manfaat Kegiatan terhadap pencapaian visi- misi dan
tugas organisasi
Mempersiapkan kegiatan dengan berkonsultasi pada
mentor dan pada pengelolaprogram agar
kegiatanaktualisasi ini sesuai dengan apa yang diharapkan,
agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat
tentang DBD yang berkaitan dengan tugas puskesmas
yaitu menyusun rencana hasil analisis masalahkesehatan
dan kebutuhan pelayanan yang diperlukan.

Keterkaitan Dengan ASN BerAkhlak

• Bersikap sopan pada mentor, dan pemegang program saat berkonsultasi
( Berorientasi pelayanan)
• Meminta arahan dan bimbingan kepada mentor tentang kegiatan yang
akan dilaksanakan serta meminta dukungan dan arahan kepada
pemegang program P2M( Akuntabel)
• Mampu melaksanakan tugas yang diberikan ( kompeten)
• Mendengarkan pendapat dan menerima saran yang diberikan mentor
dan pemegang program (harmonis)
• Mendengarkan masukan mentor dan pemegang program P2M pada saat
konsultasi dan koordinasi ( loyal)
• Bertindak proaktif saat berkonsultasi ( Adaptif)
• Melaksanakan konsultasi dengan mentor dan berkoordinasi dengan
pemegang program demi tercapainya tujuan terkait pelaksanaan
aktualisasi ( Kolaboratif)

Kegiatan Ke - 2

Pembuatan Leaflet dan X-banner

Melaksanakan kegiatan Pembuatan Leaflet
dan X- Banner terdiri dari beberapa tahapan
kegiatan adapun beberapa tahapan
kegiatan adalah :

1.Mempersiapkan Alat dan bahan untuk
pembuatan Leaflet dan X-banner (
laptop dan Aplikasi)

2.Membuat leaflet dan X-banner
3.Mengkonsultasikan leaflet dan X-banner

yang sudah dibuat dengan mentor.
Pelaksanaan tanggal 15 - 20 Agustus 2022

Manfaat Kegiatan terhadap pencapaian visi - misi dan
tugas organisasi
Dengan adanya leaflet dan x-banner dapat dijadikan
bahan informasi yang diharapakn dapat
meningkatkanpengetahuan masyarakat terutama
tentang Demam Berdarah Dengue(DBD) sebagai mana
sesuai dengan tugas dan fungsi puskesmas yaitu
melaksanakan, komunikasi, informasi, edukasi dan
pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan.

Keterkaitan Dengan ASN BerAkhlak

a. Berorientasi Pelayanan
Memahami kebutuhan masyarakat dengan pembuatan leaflet dan X-banner untuk menambah
pengetahuan masyarakat
b. Akuntabel
Dalam untuk pembuatan media dengan penuh tanggung jawab sehingga sesuai dengan yang
diharapkan
c. Kompeten
Menuangkan ide –ide kreatif dalam pembuatan leaflet dan X-banner agar menarik
d. Harmonis
Tidak memuat unsur sara dalam pembuatan media leaflet dan X-banner
e. Loyal
Bersungguh –sungguh dalam membuat media leaflet dan X-banner agar hasilnya dapat
meningkatkan pengetahuan masyarakat
f. Adaptif
Menggunakan referensi atau sumber materi tentang demam berdarah, serta mengembangkan
dan berinovasi dalam pembuatan media leaflet dan X-banner
g. Kolaboratif
Meminta saran dan masukan kepada mentor tentang pembuatan media leaflet dan X-banner.

Kegiatan Ke - 3

Membuat Video tentang Demam
Berdarah Dengue ( DBD)

Melaksanakan kegiatan Pembuatan Video terdiri dari beberapa tahapan
kegiatan adapun beberapa tahapan kegiatan adalah :

1.Mempersiapkan Alat dan bahan untuk pembuatan Video ( laptop dan
Aplikasi)

2.Membuat Video
3.Melakukan Editing Video
4.Mengkonsultasikan Video yang sudah dibuat dengan mentor.
Pelaksanaan tanggal 22 - 26 Agustus 2022

Manfaat Kegiatan terhadap pencapaian visi - misi dan tugas organisasi
Dengan adanya video dapat dijadikan bahan informasi yang diharapakan
dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama tentang Demam
Berdarah Dengue (DBD) sebagai mana sesuai dengan tugas dan fungsi
puskesmas yaitu melaksanakan , komunikasi, informasi, edukasi dan
pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan.

Keterkaitan Dengan ASN BerAkhlak

a. Berorientasi Pelayanan
Pembuatan Video untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang Demam Berdarah ditengah tingginya Kasus
b. Akuntabel
Membuat Video dengan penuh tanggung jawab agar bisa menambah pengetahuan masyarakat.
c. Kompeten
Meningkatkan kemampuan untuk membuat media video seperti melihat referensi, dan menuangkan ide –ide kreatif dalam pembuatan
video
d. Harmonis
Tidak memuat unsur sara dalam pembuatan video
e. Loyal
Bersungguh – sungguh dalam membuat media video agar hasilnya sesuai tujuan
f. Adaptif
Memanfaatkan teknologi digital dalam pembuatan video
g. Kolaboratif
Meminta saran dan masukan kepada mentor tentang pembuatan media video

Kegiatan Ke - 4

Mensosialisasikan Media Leaflet
dan X-banner

Melaksanakan kegiatan Sosialisasi

Leaflet dan X-banner terdiri dari

beberapa tahapan kegiatan adapun

beberapa tahapan kegiatan adalah :

1.Membagi Leaflat pada Masyarakat

yang berada di ruang tunggu

Puskesmas

2.Memasang X-banner diruang tunggu

puskesmas ditempat yang strategis

3.Menggunggah di media sosial

puskesmas

Pelaksanaan tanggal 27 - 31 Agustus
2022

Manfaat Kegiatan terhadap pencapaian visi -
misi dan tugas organisasi
Dengan adanya video dapat dijadikan bahan
informasi yang diharapakan dapat
meningkatkan pengetahuan masyarakat
terutama tentang Demam Berdarah Dengue
(DBD) sebagai mana sesuai dengan tugas dan
fungsi puskesmas yaitu melaksanakan ,
komunikasi, informasi, edukasi dan
pemberdayaan masyarakat dalam bidang
kesehatan.

Keterkaitan Dengan ASN BerAkhlak

a. Berorientasi Pelayanan
Bersikap ramah, sopan dan santun dalam sosialisasi menggunakan leaflet dan X-banner
b. Akuntabel
Bertanggung jawab dalam sosialisasi leaflet dan X-banner agar dapat meningkatkan pengetahuan.
c. Kompeten
Berusaha mensosialisasikan dengan baik pada masyarakat
d. Harmonis
Mensosialisasikan pada masyarakat tanpa membeda-bedakan
e. Loyal
Bersikap sopan pada membagikan leaflet
f. Adaptif
Bertindak proaktif pada saat sosialisasi pada masyarakat
g. Kolaboratif
Mengajak tim promosi kesehatan lain dalam pelaksanaan sosialisasi

Kegiatan Ke - 5

Mensosialisasikan Video Tentang
Demam Berdarah

Melaksanakan kegiatan Sosialisasi Video

terdiri dari beberapa tahapan kegiatan

adapun beberapa tahapan kegiatan adalah

:

1. Mempersiapkan sarana Media

elektronik diruang tunggu puskesmas

2.Memutar video diruang tunggu

puskesmas

3.Memulihkan akun youtobe puskesmas

4.Menggunggah video di youtobe dan

sosial media puskesmas Manfaat Kegiatan terhadap pencapaian visi -
misi dan tugas organisasi
Pelaksanaan tanggal 3 - 7 September 2022 Pada kegiatan mensosialisasi media video di
ruang tunggu, dan media sosial puskesmas,
Keterkaitan Dengan ASN BerAkhlak dan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap,
dan perilaku danl tersebut merupakan bentuk
1. Uraian Kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi hal ini
a. Berorientasi Pelayanan berkontribusi dalam mewujudkan tusi
Mensosialisasikan Video untuk peningkatan pengetahuan puskesmas yaitu melaksanakan, komunikasi,
b. Akuntabel informasi, edukasi, dan pemberdayaan
Bertanggung jawab dalam sosialisasi agar dapat meningkatkan masyarakat dalam bidang kesehatan.
pengetahuan. Dankontribusi pada tujuan puskesmas
c. Kompeten meningkatkan derajat kesehatan yang setinggi
Berusaha mensosialisasikan dengan baik pada masyarakat –tingginya.
d. Harmonis
Mensosialisasikan pada masyarakat dengan menggunakan bahasa
yang baik
e. Loyal
Bersikap sopan pada saat sosialisasi dan bersungguh -sungguh
f. Adaptif
Bertindak proaktif dan mampu menggunakan teknologi digital
untuk sosialisasii pada masyarakat
g. Kolaboratif
Mengajak tim promosi kesehatan lain dalam pelaksanaan
sosialisasi dan meibatkan masyarakat dalam uapaya peningkatan
pengetahuan.

Kegiatan Ke - 6

Penyuluhan di Masyarakat dan Melaksanakan kegiatan Penyuluhan di
Sekolah Masyarakat dan sekolah dilakukan di
posyandu kemangi karena banyak terjadi
kasus demam berdarah dan dilaksanakan
di SD N 4 sitanggal. kegiatan ini terdiri dari
beberapa tahapan kegiatan adapun
beberapa tahapan kegiatan adalah :

1.Mempersiapkan materi dan membuat
surat undangan.

2. Melakukan penyuluhan
3. melaksanakan pretest dan posttes

Pelaksanaan tanggal 5-11 September 2022

Manfaat Kegiatan terhadap pencapaian visi - misi
dan tugas organisasi
Pada kegiatan penyuluhan dapat memberikan
manfaat terhadap visi, misi dan tugas organisasi
yaitu dapat meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat setinggi – tingginya dan sebagai mana
sesuai dengan tugas dan fungsi puskesmas yaitu
melaksanakan , komunikasi, informasi, edukasi dan
pemberdayaan masyarakat dalam bidang
kesehatan.

Keterkaitan Dengan ASN BerAkhlak

a. Berorientasi pelayanan :
bersikap sopan santun dalam pendistribusian pretest dan posttest
b. Akuntabel:
Membagi pretest dan posttest dengan efektif dan efisien
c. Kompeten:
Mampu membuat suratun dangan, materi penyuluhan dengan baik
d. Harmonis:
Tidak menyampaikan unsur sara
e. Loyal:
mempunyai sikap berdedikasi tinggi demi upaya peningkatan pengetahuan
f. Adaptif:
Berinovasi dalam pelaksanaan kegiatan dan mengembangkan kreatifitas.
g. Kolaboratif:
melibatkan masyarakat dalammeningkatkan pengetahuan masyarakat

Kegiatan Ke - 7

Melakukan Evaluasi Kegiatan

Manfaat Kegiatan terhadap pencapaian visi - misi
dan tugas organisasi
Hasil evaluasi sehingga didapatkan umpan balik
demi peningkatan edukasi pada meningkatkan
pengetahuan masyarakat,sikap dan perilaku tentang
Demam Berdarah.hal ini berkontribusi dalam dengan
tusi organisasi yaitu Melaksanakan pencatatan,
pelaporan,dan evaluasi terhadap akses,mutu,
cakupan Pelayanan Kesehatan.

Melaksanakan kegiatan evaluasi kegiatan yaitu dengan pengisian
kuesioner untuk memperoleh data evaluasi kegiatan, pengisian
dilakukan oleh masyarakat yang ada diruang tunggu puskesmas dan
melalui google form dengan pertanyaan yang sama. yang disebarkan
di whatshapp group ini terdiri dari beberapa tahapan kegiatan adapun
beberapa tahapan kegiatan adalah :

1. Membuat Kuesioner Evaluasi
2. Melakukan pengisian evaluasi kegiatan
3. Membuat laporan kegiatan yaitu responden berjumlah 54 orang

menyatakan lebih dari Media informasi ini mudah dibacaresponden
yang menyatakan sangat tidak setuju 0%, tidak setuju 0%, setuju
sebanyak 77,8% dan sangat setuju 22,2%. Media informasi mudah
dimengerti dan dipahami yang menyatakan sangat tidak setuju 0%,
setuju sebanyak 77,8 % dan sangat setuju 22,2%. Penataan tulisan
dan gambar mempermudah untuk di mengerti yang menyatakan
sangat tidak setuju 0%, setuju sebanyak 61,2% dan sangat setuju
38,8%. Informasi dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang
menyatakan sangat tidak setuju 0%, tidak 0%, setuju sebanyak 48.1
% dan sangat setuju 51.9%. Isi informasi sangat penting yang
menyatakan sangat tidak setuju 0%, tidak setuju 0% setuju
sebanyak 44,8 % dan sangat setuju 35.2%. saya termotivasi untuk
melaksanakan apa yang diinformasikan setuju sebanyak 70,4 % dan
sangat setuju 27,8%.

Pelaksanaan tanggal 12 - 16 September 2022 Keterkaitan Dengan ASN BerAkhlak

a. Berorientasi pelayanan :
Membuat instrument dan laporan sebagai bahan evaluasi demi upaya perbaikan
b. Akuntabel:
pembuatan formulir mencakup semua evaluasi kegiatan ,membuat laporan evaluasi dengan
sebenar-benarnya
c. ,cermat dan teliti agar dapat dipahami oleh masyarakat
Kompeten:
Mampu membuat instrument dengan baik
d. Harmonis:
Menghargai perbedaan pada saat melakukan evaluasi
e. Loyal :
Menjaga kerahasiaan responden
Adaptif :
Melakukan upaya perbaikan dari hasil evaluasi
f. Kolaborasi:

BAB IV
CAPAIAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

A. Matriks Jadwal Kegiatan

Tabel 4.1 Matriks Jadwal Kegiatan

No Agustus
September

Kegiatan II III IV I II III

Kegiatan Ke -1 Melakukan

1. Persiapan Kegiatan ( 8 Agustus – 13
Agustus 2022)

Kegiatan Ke -2 Pembuatan Media

promosi, media leaflet dan X-

2. banner ( 15 Agustus – 20 Agustus
2022)

Kegiatan Ke – 3 Membuat media

promosi Video tentang DBD dan

3. pencegahannya ( 22 Agustus – 26
Agustus 2022)

Kegiatan Ke - 4 Mensosialisasikan

media leaflet dan X-banner di

masyarakat, Puskesmas, dan media

sosial Puskesmas facebook dan

instagram ( 27 Agustus – 31
4. Agustus 2022)

Kegiatan Ke – 5 Mensosilisasikan

Video tentang DBD di masyarakat,

Puskesmas, dan media sosial

Puskesmas facebook dan instagram

dan youtobe ( 3 September – 7
5. september 2022)

Kegiatan Ke – 6 Penyuluhan di

Masyarakat dan Sekolah (5
6. September – 11 september 2022)

Kegiatan Ke – 7 Melakukan Evaluasi

Kegiatan yang sudah dilaksanakan ( 12

September - 16 september

7. 2022 )

A. Matrik Rekapitulasi Rencana Habituasi NND PNS ( BerAKHLAK) Jumlah Aktualisasi


M A T R I K Kegiatan per - MP
No Mata

Pelatihan Ke – 1 Ke - 2 Ke-3 Ke -4 Ke - 5 Ke -6 Ke -7

Rencana Realisasi Rencana Realisasi Rencana Realisasi Renacana Realisasi Rencana Realisasi Rencana Realisasi Rencana Realisasi Rencana Realisasi

Berorientasi

1 Pelayanan 1 11111 1 11 1 1111 7 7

2 Akuntabel 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 7 7
3 Kompeten 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 7 7

4 Harmonis 1 11111 1 11 1 1111 7 7

5 Loyal 0 11111 1 11111017 7

6 Adaptif 1 11111 1 11111117 7

7 Kolaboratif 1 11111 1 11 1 1111 7 7

Jumlah MP yang

diaktualisasi 6 77777 7 77 7 7 7 6 7 47 49

per Kegiatan

Gagasan Kreatif 2. Untuk Instansi Asal Peserta
Diharapkan agar laporan aktualisasi ini
1. Gagasan Kreatif Penyelesaian Core Isu bisa bermanfaat, agar pelaksanaan
Gagasan keratif yang penulis sarankan kepada puskesmas pelayanan berjalan dengan baik, efektif
sitanggal yaitu dan efisien
dengan membuat media promosi kesehatan leaflet, X-banner sesuai dengan yang diharapkan.
dan Video dan Adanya media promosi kesehatan ini
melakukan penyuluhan di masyarakat dan sekolah agar diharapkan dapat mempermudah
memudahkan pelayanan kepada masyarakat, dan
masyarakat menerima atau mendapatkan informasi, agar mencapai tujuan meningkatkan
memperjelas informasi derajat kesehatan masyarakat
dan menambah pengetahuan masyarakat. Yang diharapkan bisa setinggi – tingginya
menjadi
salah satu pemecahan masalah kesehatan terutama DBD.
2. Capaian Hasil Penyelesaian Core Isu
Capaian hasil penyelesaian dari masa habituasi pada kegiatan
prajabatan
penulis adalah Peningkatan edukasi masyarakat bebas jentik
(Emas
Batik) yang merupakan rangkaian kegiatan pembuatan media
leaflet, X-
banner, Video dan penyuluhan di masyarakat dan sekolah.
Dimana kegiatan
ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan masyarakat.



Rekomendasi
1. Untuk Penyelenggara Pelatihan
Pada situasi saat ini masih pademi covid 19, pada pelatihan
dasar
CPNS Golongan III pada Angkatan II dilakukan secara blanded
learning.
Yaitu mobile learning atau Pelatihan mandiri yang dilaksanakan
melalui
pembelajaran Massive Open Online Cource (MOOC) , distance
learning
atau pembelajaran secara daring ditempat kerja. Pembelajaran
klasikal
dan PKTBT ( Penguatan Kompetensi Teknis Bidang tugas )
Diharapkan
setelah situasi saat ini telah membaik, kegiatan pelatihan dasar
CPNS
dapat kembali bertatap muka secara penuh, sehingga pelatihan
dasar
CPNS dapat lebih intensif dan kondusif.

CAPAIAN HASIL
AKTUALISASI

Capaian Aktualisasi

PesertaSelama Penulis bekerja di Puskesmas Sitanggal diketahui bahwa banyak

kasus demam berdarah dengue merupakan salah satu masalah yang kasusnya
tinggi dari awal januari sampai juli 2022 sebanyak 60 kasus lebih banyak
dibandingkan tahun 2021 hanya 15 kasus. Penulis menemukan isu salah satunya
adanya belum optimalnya upaya promosi kesehatan tentang demam berdarah
dengue hal tersebut dikarenakan pengetahuan masyarakat masih kurang, sarana
media penyuluhan seperti leaflet dan X- banner belum ada.Inovasi penyuluhan
khususnya tentang demam berdarah masih kurang, belum optimalnya
penggunaan
media sosial untuk penyuluhan tentang demam berdarah. Namun setelah penulis
melakukan aktualisasi dan menemukan gagasan penyelesaian isu terjadi
peningkatan pengetahuan pada beberapa masyarakat.

Kondisi Core Isu

Sebelum Aktualisasi Sesudah Aktualisasi

Belum adanya leaflet Tersedianya leaflet dan X-banner
dan X-banner memudahkan masyarakat untuk
memperoleh informasi kesehatan
1 dipuskesmas terutama tentang DBD
. sehingga masyarakat

tidak mendapatkan
infomasi tentang DBD

2 Belum adanya media Adanya video tentang demam berdarah
. audio visual tentang dengue di puskesmas sitanggal yang
bisa didapatkan di media sosial
Demam berdarah puskesmas sitanggal
dengue (DBD) di
puskesmas sitanggal

Pengetahuan Pengetahuan masyarakat tentang

3 masyarakat tentang demam berdarah dengue meningkat

. Demam Berdarah berdasarkan hasil kuesioner pretes dan

dengue Masih kurang post test yang dilakukan di masyarakat.

ManfaatcToerreseisluaikannya

ENAK DAN BERGIZI

individu Instansi

Manfaat bagi individu Manfaat bagi instansi dalam
peserta sendiri adalah hal terselesaikannya core isu
dengan adanya leaflet, X-
ini adalah dengan adanya
banner, vedeo dan media promosi kesehatan
penyuluhan tentang leaflet, X-banner, Video,
Demam Berdarah Dengue Penyuluhan dapat menjadi
(DBD) agar lebih mudah salah cara dalam penyelesaian
dalam menyampaikan permasalahan yang terjadi
informasi sehingga dapat yaitu tingginya kasus Demam
memperjelas informasi. Berdarah Dengue ( DBD)

Steak Holders

Manfaat bagi stakeholders atau dalam hal ini masyarakat mendapatkan
dampak yang menguntungkan dengan adanya media promosi kesehatan ini

yaitu dapat lebih mudah mendapatkan informasi, dapat menghindari
kesalahpahaman persepsi , dan dapat memperjelas informasi.

Rencana Tindak Lanjut



Output





No Kegiatan Durasi dan Para pihak Sumber Biaya Ket

waktu terlibat





Kepala

Melanjutkan puskesmas,

kegiatan Emas Leaflet, penganggun

batik di wilayah Video, Memasukan


g jawab
perencanaan 
1. puskesmas dan Jangka BOK ditahun 2023
Sitanggal Penyulu panjang
Pengendalia
dengan n penyakit
memperluas han
menular

puskesmas

sasaran dan tim

promkes




Kepala
Membuat puskesmas,
penganggun

Media Promosi Poster
g jawab
-
2. Kesehatan Jangka Pengendalia -
Panjang
n penyakit
lainnya tentang menular
(P2M)
Demam puskesmas
dantim
Berdarah promkes

BAB V
Kesimpulan dan

Rekomendasi

Kesimpulan

Kegiatan 1 Kegiatan 3

a) Kegiatan Ke-1 Melakukan tahap persiapan pada c) Kegiatan Ke-3 Membuat Video tentang Demam Berdarah
kegiatan ini yaitu berkonsultasi dengan mentor mengenai Dengue (DBD) adapun Kegiatan Membuat Video tentang
kegiatan –kegiatan yang akan dilaksanakan dan Demam Berdarah Dengue (DBD) adapun tahapan kegiatan
berkoordinasi dengan pemegang program pencegahan pertama yaitu menyiapkan alat dan bahan untuk membuatan
penyakit menular (P2M) dan membuat lembar video seperti menyiapkan laptop, dan aplikasi tahap kegiatan
persetujuan bahwa akan dilakusanakan kegiatan kedua yaitu pembuatan tentang Demam Berdarah Dengue (
aktualisasi. Pelaksanaan kegiatan ini terdapat nilai DBD) tahap kegiatan ketiga yaitu mengedit video dari animasi
(Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Harmonis, yang sudah dibuat di aplikasi sedangkan tahap kegiatan ke
Kompeten, Adaptif, Kolaboratif, Loyal) . empat yaitu mengkonsultasikan pada mentor (Berorientasi
pelayanan, Akuntabel, Kompeten,Harmonis, Loyal Adaptif,
Kolaboratif)

Kegiatan 2 Kegiatan 4

b) Kegiatan Ke-2 Pembuatan Leaflet dan X-Banner d) Kegiatan Ke-4 Mensosialisasikan leaflet dan X-
terdapat beberapa tahapan kegiatan menyiapkan alat banner adapun tahap kegiatan yang pertama
dan bahan seperti laptop dan aplikasi, tahapan kegiatan membagi leaflet pada masyarakat diruang tunggu
yaitu pembuatan leaflet dan banner tentang Demam puskesmas tahap kegiatan kedua memasang banner
Berdarah Dengue ( DBDtahap kegiatan ketiga yaitu diruang tunggu puskesmas tahap kegiatan ketiga
sedangkan tahap kegiatan ke ketiga yaitu menggunggah leaflet tentang Demam Berdarah
mengkonsultasikan pada mentor tentang media yang Dengue ke media sosial puskesmas intagram dan
sudah dibuat. (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, facebook (Berorientasi pelayanan, Akuntabel,
Harmonis, Kompeten, Adaptif, Kolaboratif, Loyal) Kompeten,Harmonis, Loyal Adaptif, Kolaboratif)

Lanjutan

Kesimpulan

Kegiatan 5 Kegiatan 6

e) Kegiatan Ke-5 Mensosialisasikan Video tentang g) Kegiatan Ke-7 Melakukan evaluasi kegiatan
Demam Bedarah Dengue ( DBD) adapun tahap kegiatan tahap kegiatan pertama membuat kuesioner
yang pertama Menyiapkan sarana media elektronik evaluasi media yang digunakan tahap kegiatan
diruang tunggu puskesmas tahap kegiatan kedua kedua pengisian kuesioner evaluasi oleh
memutar video diruang tunggu puskesmas tahap masyarakat diruang tunggu puskesmas dan
kegiatan ketiga memulihkan akun youtobe puskesmas melalui google form yang disebarluaskan melalui
yang sudah di buat tetapi lupa password tahap kegiatan whatshapp group. kegiatan yang ketiga
ke empat menggunggah Video tentang Demam membuat laporan evaluasi (Berorientasi
Berdarah Dengue ke media sosial puskesmas intagram pelayanan, Akuntabel, Kompeten,Harmonis,
dan facebook (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Loyal Adaptif, Kolaboratif)
Kompeten,Harmonis, Loyal Adaptif, Kolaboratif)

Kegiatan 6

f) Kegiatan Ke-6 Melaksanakan penyuluhan di
masyarakat dan sekolah tahap kegiatan yang
pertama membuat undangan dan materi
penyuluhan tahap kegiatan kedua yaitu
melaksanakan penyuluhan pada masyarakat
dalam hal ini masyarakat di posyandu
kemangi desa sitangat dan SDN 4 Sitanggal.
Tahapan ketiga melaksanakan pretest dan
posttest pada sasaran (Berorientasi
pelayanan, Akuntabel, Kompeten,Harmonis,
Loyal Adaptif, Kolaboratif)

Rekomendasi

Untuk Penyelenggrara

Untuk Penyelenggara Pelatihan
Pada situasi saat ini masih pademi covid 19, pada
pelatihan dasar CPNS Golongan III pada Angkatan
II dilakukan secara blanded learning. Yaitu mobile
learning atau Pelatihan mandiri yang
dilaksanakan melalui pembelajaran Massive Open
Online Cource (MOOC) , distance learning atau
pembelajaran secara daring ditempat kerja.
Pembelajaran klasikal dan PKTBT ( Penguatan
Kompetensi Teknis Bidang tugas ) Diharapkan
setelah situasi saat ini telah membaik, kegiatan
pelatihan dasar CPNS dapat kembali bertatap
muka secara penuh, sehingga pelatihan dasar
CPNS dapat lebih intensif dan kondusif. karena
ketika online kadang terkendala jaringan internet.

Asal Instansi Peserta

Diharapkan agar laporan aktualisasi ini bisa
bermanfaat, agar pelaksanaan pelayanan
berjalan dengan baik, efektif dan efisien
sesuai dengan yang diharapkan. Adanya
media promosi kesehatan ini diharapkan
dapat mempermudah pelayanan kepada
masyarakat, dan agar mencapai tujuan
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
setinggi – tingginya

DAFTAR PUSTAKA

Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah
Undang – Undang Repulik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara
Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Repulik Indonesia Nomor 20 Tahun 2021

tentang Core Values Berakhlak dan Employed branding Bangga Melayani Bangsa
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Pembinaan dan Pengawasan

Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.
Lembaga Administrasi Negara (National Institute of RePublik Administration).2001.Modul Pelatihan Dasar Calon PNS

Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Bela Negara. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara (National Institute
of RePublik Administration).
Idris dkk.2019.Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Analisis Isu Kontemporer. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara
(National Institute of RePublik Administration)
Mirdin, Andi Adiyat.2021.Modul Berorientasi Pelayanan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara
Handoko, Ramah.2021.Modul Akuntabel Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara
Jalis, Ahmad.2021.Modul Kompeten Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara
Sembodo, Jarot.2021.Modul Harmonis Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara
Rahmanendra, Dwi.2021.Modul Loyal Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara
Suwarno, Yogi.2021.Modul Adaptif Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara
Sejati, Tri Atmojo.2021.Modul Kolaboratif Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara
Amelia, Rizki.2021.Modul SMART ASN Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara
Fatimah, Elly dan Erna Irawati.2017.Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Manajemen Aparatur Sipil Negara. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara
Utomo, Tri Widodo W.Basseng.,dan Bayu Hikmat Purwana.2017.Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Habituasi. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
Pusat data dan informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.2016.Situasi DBD. Jakarta.Pusat Data Informasi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia


Click to View FlipBook Version