The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul 1 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 4

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by srpujiutami, 2022-07-03 09:57:24

Modul 1 Pendidikan Guru Penggerak

Modul 1 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 4

Keywords: Calon Guru Penggerak,Angkatan 4,Kabupaten Asahan

Paradigma dan
Visi Guru Penggerak

Sripuji Utami,S.Pd,I.,Gr



Paket Modul 1

1.1.A.3. MULA

REFLEKSI DIRI TEN
KI HADJAR D

REFLEKSI KRTISI, HARAPAN R
DAN EKSPEKTASI d
In
1. Tulisan Refleksi Kritis m
Yang saya ketahui tentang pemikiran Ki Hajar p
Dewantara (KHD) mengenai pendidikan dan sa
pengajaran u
se

Menurut pemikiran Ki Hadjar Dewantara mengenai b
p
pendidikan dan pengajaran adalah sesuatu hal yang se
berbeda. Dimana pendidikan adalah tuntutan bagi D
seluruh kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar K
mereka sebagai manusia dan sebagai anggota p
masyarakat dapat mencapai keselamatan dan u
kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Sementara Apakah saya merasa sudah mel
pengajaran adalah pendidikan dengan cara memberi sebagai guru ?
ilmu atau pengetahuan agar bermanfaat bagi Setelah saya memahami dan mem
kehidupan lahir dan batin. pemikiran KHD dalam proses pemb
Ki Hadjar Dewantara juga mengatakan bahwa aktivitas saya sebagai seorang pend
pendidikan yang menekankan pada aspek intelektual penggerak angkatan 4, sehingga say
belaka hanya akan menjauhkan peserta didik dari yang memerdekakan anak sebagaim
masyarakatnya dan ternyata yang kita lihat dewasa ini refleksi dan perubahan diri dan lingk
pendidikan sampai sekarang ini hanya menekankan kepribadian serta kemerdekaan pe
pada pengembangan daya cipta dan pengembangan kepada peserta didik (students cen
sumber daya alam yang berhubungan dengan proses pembelajarannya.
kemajuan teknologi dan kurang memperhatikan 2. Harapan dan Ekspektasi
pengembangan olah rasa dan karsa. Jika berlanjut Harapan yang ingin saya lihat pad
terus, akan menjadikan manusia kurang humanis atau Harapan saya setelah mempelajari m
manusiawi. Pendidikan yang teratur adalah yang saya lakukan dimana mungkin prose
bersandar pada perkembangan ilmu pengetahuan melakukan proses pembelajaran ya
atau ilmu pendidikan. Ilmu ini tidak boleh berdiri bahasa inggris saya hanya melihat h
sendiri, ada saling hubungan dengan pengetahuan yang bias kita lakukan untuk memak
lain. Ilmu harus berfungsi sebagai pelengkap ini, akan merubah cara pandang sa
sempurnanya mutu pendidikan dan pembangunan potensi peserta didik karena sebagai
karakter kebangsaan yang kuat. Dalam juga harus memperhatikan kebutuh
menyelenggarakan pengajaran dan didikan kepada siswa sehingga terbentuklah peruba
rakyat, Ki Hajar menganjurkan agar kita tetap dalam kehidupan sehari-hari di lingk
memperhatikan ilmu jiwa, ilmu jasmani, ilmu
keadaban dan kesopanan (etika dan moral), ilmu Harapan yang ingin say
estetika dan menerapkan cara-cara pendidikan yang murid saya setelah memp
membangun karakter. Seorang pendidik yang baik, Saya berhadap peserta didi
kata Ki Hajar Dewantara, harus tahu bagaimana cara paradigma nya terhadap
mengajar, memahami karakter peserta didik dan mereka memandang pend
mengerti tujuan pengajaran. Agar dapat mewujudkan anak tangga untuk menap
hasil didikan yang mempunyai pengetahuan yang selanjutnya tanpa memakn
mumpuni secara intelektual maupun budi pekerti serta sendiri sehingga sering kal
semangat membangun bangsa. Oleh karena itu, lulus dari satu jenjang ke je
Pengajaran dan Pendidikan Nasional harus selaras memiliki konten pengetahu
dengan penghidupan dan kehidupan bangsa agar di dalam dirinya, saya juga
semangat cinta bangsa dan tanah air terpelihara. menerapkan sikap pancasila
Dalam hal ini, Ki Hadjar menekankan agar Pendidikan baik di lingkungan kelua
memperhatikan : Kodrat Alam, Kemerdekaan, bermasyarakat sehingga te
Kemanusiaan, Kebudayaan, Kebangsaan. Bukan pada ekosistem pendidika

semata hanya pencapaian di suatu bidang tertentu dengan yang diharapkan o
saja dan mengabaikan hal-hal yang telah disebutkan di Sehingga terbentuklah me
atas. serta peserta didik dapat m

belajar itu sesungguhnya.

AI DARI DIRI

NTANG PEMIKIRAN
DEWANTARA

Relevansi pemikiran KHD dengan konteks pendidikan Indonesia saat ini dan konteks pendidikan
di sekolah saya secara khusus Sebgaimana kita ketahui bersama bahwa konteks pendidikan
ndonesia saat ini masih dalam tahap kategori rendah dibandingkan dengan negara – negara
maju dan berkembang lainnya khusus nya Negara tetangga, hal ini terjadi karena system
pendidikan di Indonesia belum dapat berfungsi secara maksimal. Masa depan suatu bangsa
angat tergantung pada mutu sumber daya manusianya dan kemampuan peserta didiknya
untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Begitu juga konteks pendidikan yang ada di
ekolah saya yang menurut saya masih jauh dari kategori baik dalam pengaplikasiannya. Masih


banyak kekurangan baik dari para pendidk maupun kemauan peserta didik dalam menjalankan

proses pendidikan secara serius, bahkan sarana dan prasarana yang masih banyak kekurangan
eperti sekolah-sekolah yang sudah maju diluar sana. Sehingga konteks pendidikan Ki Hadjar
Dewantara dapat menjadi salah satu solusi dalam pembangunan pendidikan di Indonesia karena
Ki Hadjar Dewantara sebagai Tokoh Pendidikan Nasional Indonesia, peletak dasar yang kuat
pendidikan nasional yang progresif untuk generasi sekarang dan generasi yang akan datang
untuk menciptakan generasi emas abad ke 21.
laksanakan pemikiran KHD dan memiliki kemerdekaan dalam menjalankan aktivitas

mpelajari pemikiran Ki Hadjar Dewantara, saya merasa belum sepenuhnya melaksanakan
belajaran yang saya lakukan selama ini serta belum memiliki kemerdekaan dalam menjalankan
didik. Disini saya merasa bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari program calon guru
ya dapat ikut berpartisipasi untuk ikut dalam proses gerakan perubahan ekosistem pendidikan
mana yang tertuang di dalam pemikiran KHD serta dapat memotivasi saya untuk melakukan
kungan kerja saya serta menempatkan kemerdekaan sebagai syarat mutlak untuk membentuk
eserta didik di dalam proses pembelajaran, yang mana proses pembelajaran harus berpusat
ntre) dan kita hanya sebagai fasilitator dan motivator di dalam kelas yang tugasnya memandu

da diri Anda sebagai seorang pendidik setelah mempelajari modul ini ?

modul ini adalah untuk saya ingin memperbaiki cara atau sistem pembelajaran yang selama ini

es pembelajaran yang saya lakukan tersebut tidaklah maksimal, misalnya selama ini saya hanya

ang berpusat pada guru (teacher centre). Selaku guru mata pelajaran khsusnya mata pelajaran

hasil evaluasi sebagai patokan keberhasilan dalam belajar siswa di kelas. Padahal ada banyak hal

ksimalkan potensi peserta didik di dalam kelas. Dengan adanya program dan materi pada modul

aya terhadap dunia pendidikan dimana saya bias mengkreasikan banyak hal untuk menggali

i pendidik tugas kita tidak hanya memberikan pembelajaran dan mengevaluasi saja, namun kita

han belajar yang sesuai untuk peserta didik, agar terciptanya rasa kreatif, proaktif dan aktif pada

ahan ekosistem pendidikan dan peserta didik mampu menerapkan ilmu yang mereka dapatkan

kungan bermasyarakat. Kegiatan, materi, manfaat yang Anda harapkan
ada dalam modul ini. ?
ya lihat pada murid- Besar harapan saya setelah menajalni kegiatan ini dan
pelajari modul ini mempelajari materi yang ada didalam modul ini yaitu
ik saya dapat merubah saya berharap saya bias merefleksikannya dalam
mengemban tugas saya sebagai seorang pendidik dan
pendidikan dimana dapat menjadi bagian dari agen perubahan (agent of
didikan hanya sebagai change) dalam ekosistem pendidikan yang ada di
paki proses kehidupan Indonesia yang dapat secara bersama sama
nai arti pendidikan itu memerdekakan peserta didik dalam pembelajaran
li siswa hanya sekedar sesuai dengan pemikiran KHD serta mewujudkan
enjang yang lain tanpa program merdeka belajar sesuai dengan yang
uan dan keterampilan diharapkan pemerintah. Selain itu dengan mempelajari
modul ini dapat membuka fikiran kita sebagai pendidik
berharap mereka bias untuk membuat proses pembelajaran didalam kelas
a dalam kehidupannya yang berpusat pada siswa sehingga mereka dapat
rga, sekolah maupun
erwujudnya perubahan
an di Indonesia sesuai

oleh semua kalangan. mejalani proses pembelajarannya secara merdeka

erdeka belajar dan kita tanpa ada intervensi dari guru sehingga iklim

merasakan manfaat dari pembelajaran yang harmonis, menyenangkan dan

bermakna bisa siswa rasakan.

1.1.A.5.2 RUANG

DESAIN KERANGKA PE
DENGAN P

KI HADJAR D

G KOLABORASI

EMBELAJARAN SESUAI
PEMIKIRAN
DEWANTARA

1.1.a.6. Refl

Presentasi K

"Merde

1. Apa pengetahuan dan pengalaman baru yang s
pemikiran-pemikiran Ki Hadjar Dewantara ?
Pemikiran pemikiran Ki Hadjar Dewantara mengenai pen
paradigma pembelajaran yang selama ini saya terapkan.
temui setelah saya mempelajari dan mendalami pemikira
Ø Menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak
kebahagian yang setinggi - tingginya.
Ø Dalam hal menuntun peserta didik, pendidik diibaratka
Ø Pendidikan yang berupaya memenuhi kodrat kebutuh
Hajar Dewantar Bahwa yaitu " Menghamba pada anak "
Ø Pendidikan menurut KHD juga sebagai membentuk
merupakan perpaduan antara gerak pikiran, perasaan
tenaga/semangat.Budi pekerti yang dimaksud adalah b
perbuatan yang baik.
Ø Pendidikan bukanlah sebuah paksaan . Pendidikan haru
2. Apa kekuatan saya dalam menerapkan pengetahua

Kekuatan saya dalam menerapkan pengetahuan dan
· Saya cukup mampu memahami peserta didik, per
hasil belajar dan pengembangan peserta didik untuk dap
· Memiliki kemampuan personal yang mencerm
brwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik dan berahk
· Saya cukup memiliki kemampuan untuk berkomu
sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali pe
· Memiliki penguasaan materi pembelajaran sesu
disekolah.
3. Apa hal-hal yang perlu saya ubah dari diri saya ag
baru ini ?
hal-hal yang perlu saya ubah dari diri saya agar dapat me
ü Saya akan meningkatkan kredibilitas saya (perilaku yan
kepada siswa sebagai rolemodel.
ü saya akan merancang pembelajaran bukan hanya se
banyak berinteraksi pula dengan lingkungan sekitar.
ü Setiap penguatan tugas pembelajaran akan saya kaitka
ü Selalu berkomunikasi dengan rekan guru, kepala seko
guna pengembangan kualitas pembelajaran anak yang b
4. Apa perubahan konkret yang akan saya lakukan s
Perubahan konkret yang akan saya lakukan setelah me
semboyan dari KHD bahwa jika didepan murid saya akan
dibelakang memberikan dorongan, menanamkan nilai- n
akan tercipta peserta didik yang memiliki watak dan bud
harus menyesuaiakn dengan kodrat alam dan kodrat zam

leksi Terbimbing

Kerangka Filosofis
eka Belajar"


saya dapat setelah mempelajari secara mendalam

ndidikan dapat merubah pola pikir saya untuk mengubah
. Banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang saya
an dari Ki Hadjar Dewantara diantaranya adalah :
sehingga anak dapat mencapai titik keselamatan dan

an petani yang menanam padi.
han tumbuh kembang anak.Sesuai dengan pemikiran Ki

karakter anak. Budi pekerti, atau watak atau karakter
dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan
bahwa pendidikan bisa memanusikan manusia menuju

us berpusat pada murid (Student Centerred).
an dan pengalaman baru ini?

pengalaman baru Yaitu :
rancancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi
pat mengaktualisasikan potensi yang dimiliki
minkan kepribadian yang stabil, dewasa, bijaksana dan
klak mulia.
unikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik,
eserta didik dan masyarakat sekitar
uai dengan kurikulum mata pelajaran yang saya ampu

gar dapat menerapkan pengetahuan dan pengalaman

enerapkan pengetahuan dan pengalaman baru ini yaitu:
ng diteladani) serta kedisiplinan waktu dalam pelayanan

ebatas di kelas semata. Namun, siswa didorong untuk

an dengan kebutuhan dan minat setiap siswa.
olah, orang tua, dan stakeholder yang dipandang perlu,
berpusat pada kebutuhan anak
setelah memahami pemikiran Ki Hadjar Dewantara ?
emahami pemikiran KHD adalah berusaha menerapkan

menjadi teladan, ditengah akan memberi semangat dan
nilai budaya kepada peserta didik dan nilai-nilai karakter
di pekerti yang baik, menerapkan merdeka belajar serta
man dari peserta didik.

1.1.a.9. Koneksi Anta

Kesimpulan dan Refleks


Pemikiran Ki Hadjar Dewan




Berikut saya akan merefleksi secara mandiri
terkait Pemahaman saya tentang pemikiran Ki
Hadjar Dewantara.

1.Apa yang saya percaya tentang murid dan
pembelajaran di kelas sebelum saya
mempelajari Modul 1.1

Sebelum Saya Mempelajari Modul 1.1 yang saya
percaya tentang murid dan pembelajaran itu
adalah :

Murid sangat bergantung pada guru, karena
sebelumnya saya percaya bahwa murid ibarat
kertas kosong dan guru lah yang harus memberi
warna sedemikan rupa dengan mentransfer
berbagai ilmu pengetahuan (Teori Tabula Rasa).

Sistem pembelajaran belum sepenuhnya
berpusat pada murid melainkan lebih sering
berpusat pada guru (teachers’s centre)

Menerapkan metode pembelajaran yang
sama untuk semua peserta didik didalam kelas
tanpa memptertimbangkan karakteristik
peserta didik itu sendiri.

Menganggap bahwa pembelajaran dikatakan
berhasil apabila peserta didik sudah mencapai
ketuntasan dengan standar KKM tertentu dan
menganggap siswa yang belum mencapai KKM
itu belum berhasil.

Menganggap bahwa semua peserta didik
harus mampu menguasai semua bidang
pelajaran tanpa mempertimbangkan potensi
serta minat dan bakat anak tersebut.

Memberikan didikan dengan disiplin yang
keras karena menganggap anak akan menjadi
lebih baik dan lebih disiplin.

2. Apa yang berubah dari pemikiran atau
perilaku saya setelah mempelajari modul ini ?
Setelah mempelajari Modul 1.1 ini, hal yang
berubah dari pemikiran atau perilaku saya
adalah :

ar Materi

si

ntara

Peran guru dalam proses pembelajaran yaitu
sebagai Fasilitator dan juga sebagai penuntun
bagi muridnya dengan sistem among, asah, asih
dan asuh.
Setiap anak memiliki kodrat yang dibawa sejak
lahir, memiliki karrakter unik, dan potensi yang
berbeda-beda tugas guru adalah menuntun
tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang
ada pada anak-anak, agar dapat memperbaiki
lakunya hidup dan tumbuhnya kekuatan kodrat
anak.

Dibutuhkan penguasaan konsep Merdeka
Belajar bagi murid sehingga mereka bisa bebas
berkarya, berekspresi, bereksplorasi melalui
pembelajaran yang menyenangkan dan
bermakna.
Guru harus mampu menjadi atau menampilkan
perilaku berasas kepada Ing Ngarso Sung
Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso dan Tut Wuri
Handayani.
3. Apa yang bisa segera saya terapkan lebih baik
agar kelas saya mencerminkan pemikiran KHD ?
Merancang pembelajaran sesuai dengan konsep
Merdeka Belajar agar tercipta suasana belajar
yang menyenangkan dan bermakna
Membuat kesepakatan kelas sebelum memulai
pembelajaran agar tercipta kenyamanan saat
proses pembelajaran

Menanamkan pendidikan budi pekerti dalam
pembelajaran sehingga bisa diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari baik itu di lingkungan
keluarga, sekolah maupun lingkungan
masyarakat.

Dalam proses pembelajaran di dalam kelas
selalu berpedoman pada semboyan KHD Ing
Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso
dan Tut Wuri Handayani.
Mengembangkan profil Pelajar Pancasila yaitu
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa dan berakhlak mulia, Kebhinekaan,
Mandiri, Bernalar Kritis, Bergotong Royong dan
Kreatif.

1.2.a.3. Mulai dari diri -

Nilai dan Peran Guru Penggerak


TRAPESIUM USIA

22 Usia Aktif/Kerja Usia
Pensiun
Sekolah18 Selisih31b-e9ra; p3a1-t1a8hun? 31
Usia 9 Usia
Sekarang

Peristiwa negatif pada saat saya Peristiwa positif pada saat saya berusia

berusia 9 tahun adalah saya sering 18 tahun dimana wali kelas saya ketika ?

0 di bully oleh teman sekelas karena kelas X selalu membantu saya dan
dianggap sok pintar dan selalu mengetahui minat saya sampai pada

mendapat peringkat 1, setiap hari saat saya kelas XII pun beliau yang

ada saja tindakan yang dilakukan bukan lagi menjadi wali kelas saya

baik itu secara fisik maupun verbal yang mengarahkan saya untuk masuk
dengan tujuan mnyakiti dan ke salah satu Perguruan Tinggi dengan
membuat saya tidak nyaman hingga jurusan Bahasa Inggris walaupun pada
saya lulus Sekolah Dasar saat itu saya tau kemungkinan lulus
kecil karena jumlah saingan yang

begitu banyak tapi beliau tetap

meyakinkan bahwa saya bisa sampai

saya berhasil lulus.

PENGA
DENGAN PERAN G

a. Mandiri
1.Mengembangkan rencana perangkat
pMMmMeeeeemmnmmgbbbpiekuueluaaartbttjiaaajparilaekadnnitwkgpaueelamprlaiebtgmaaasnbpgmeaeleannnjdadgirdiaraiijknauarntnatumkba
2.
3.
4.

1.Melakuka
teman seja
2. Melakuka

c. Kolaboratif

1.Melakukan kerjasama dengan rekan g
untuk mengembangkan diri, saling berb
ilmu.
2. Menggerakkan Komunitas Praktisi (M
dalam kegiatan Bimtek

1.Mengajak siswa m
dipamerkan di sek
2. Mengajak siswa
media

e. Berpihak Pada Muri

1.Sebelum mendesain pembelajaran , say
melakukan diagnosa awal kebutuhan, ke
psikologi dan sosial ekonomi peserta did
tercapainya tujuan pembelajaran
2.Memberikan kesempatan kepada anak
membuat hasil karya atau berkreasi ses
minat anak.

ALAMAN
GURU PENGGERAK

ahan Oleh :
1.Khairina Lubis
2. Sri Kurniati
3. Sripuji Utami
4. Erna Samosir
5. Albertus Siahaan

b. Refleksi

n refleksi pembelajaran bersama
awat
an refleksi bersama siswa

guru
bagi
MGMP)

d. Inovatif

melakukan inovasi produk dan
kolah

membuat kontent edukasi di sosial

id

ya
esiapan,
dik agar
k untuk
suai dengan

PENG
DENGAN PERAN

a. Mandiri
1. MspLMeieteetemmniargbaopiesktmiiluvattaejeiasrrpraikaednanliacirtayitmisanhegnaangtnpdebepirrmeiei ryunbvangaentelrugamiakjaasbskriaeaadnlnnaagnlddauaimninandejomainr
2. mandiri
3.

1.Mengemuka
peningkatan m
2.Meminta sar
serta pengaw

c. Kolaboratif

1.Menjadi coach untuk teman sejawat dalam
pengembangan media pembelajaran-
2..Menggerakkan komunitas praktisi (MGMP)

1.Melakukan literasi praktik
dan melakukan modifikasi
2. Mengikuti kegiatan pela
3. Pendayagunaan media s
peningkatan kreativitas m

e. Berpihak Pada M

1.Melakukan komunikasi aktif kepada p
mempelajari psikologi pendidik
2. Menciptakan proses pembelajaran y
variatif, dan menyenangkan di kelas m

GUATAN
N GURU PENGGERAK

vasi dalam
membuat media
nyenangkan
arkan
ri secara

b. Refleksi

kan pendapat dan masukkan mengenai
mutu pendidikan di sekolah
ran dan masukkan dari kepala sekolah
was pendidikan

m
)

d. Inovatif

k baik yang dilakukan oleh guru-guru
i sesuai kebutuhan sekolah
atihan terkait inovasi pembelajaran
sosial dalam penugasan siswa untuk
murid.

Murid

peserta didik dan
yang menarik,
maupun di luar kelas.

1.2.A.6 . REFLEKSI TE
NILAI DAN PERAN
PENGGERA

1. Apa saja nilai diri saya? (yang terdapat pad
Jawab : Nilai diri saya meliputi kreatif da

2. Apa yang saya rasakan setelah mengetahui
Jawab : Yang saya rasakan setelah mengetah

rasanya masih banyak nilai lain yang harus sa
dalam diri untuk selanjutnya di implementasi
nilai yang saya miliki sekarang belum cukup u
seorang guru penggerak

3. Apa saja nilai diri Guru Penggerak yang s
Jawab : Nilai diri Guru Penggerak yang su

mandiri, kreatif dan inovatif.
4. Diantara nilai-nilai yang sudah saya pela

saya kuatkan? jelaskan!
Jawab : Nilai reflektif dan berpihak pada

saya terapkan. Dengan penguatan pada keduany
sudah saya pelajari.

5. Apa yang saya rasakan setelah mengetahui
Jawab : Yang saya rasakan setelah mengetahu

Penggerak adalah Saya merasa harus terus bela
penggerak yang ada dalam diri saya agar bisa
penggerak dengan baik.

6. Apa yang bisa saya lakukan (khusus untuk
dan nilai Guru Penggerak?

Jawab : Untuk menguatkan peran dan nilai s
diri saya adalah selain melalui belajar mandi
kompetensi melalui pelatihan, aktif berdisku
dengan berbagai pihak juga merupakan keharus
penggerak dapat tumbuh dalam diri saya.

7. Apa yang akan menghambat saya dalam memp
Penggerak dalam diri saya?

Jawab : Hambatan utama berasal dari dalam d
adakalanya menurunnya semangat dalam diri k
pendidikan akan tetapi saya berusaha semaksi
berkomitmen dalam menjalankan proses memper
yang ada dalam diri saya

ERBIMBING
N GURU

AK

da bagian mulai dari diri)
an inovatif.

nilai dari Guru Penggerak Jelaskan!
ui nilai dari Guru Penggerak adalah
aya gali, pelajari serta tanamkan
ikan dalam dunia penididkan. Nilai-
untuk menjadikan saya sebagai

sudah saya miliki sekarang?
udah saya miliki sekarang adalah

ajari, nilai apa yang saya rasa perlu

murid. Kedua nilai ini masih jarang
ya akan melengkapi nilai lain yang

peran dari seorang Guru Penggerak?
ui peran dari seorang Guru
ajar dan menggali nilai-nilai guru
menjalankan peran sebagai guru

diri saya) untuk menguatkan peran

sebagai guru penggerak khusus untuk
iri, juga melalui upaya peningkatan
usi dan meningkatkan kolaborasi
san agar peran dan nilai guru

perkuat peran dan nilai Guru

diri. Hal ini terkait dengan
ketika di tengah-tengah mengikuti
imal mungkin untuk tetap
rkuat peran dan nilai guru penggerak









1.3.a.3. Mula
Visi Guru P

“Mari nyatakan visi kita lewat karya!”
Karya 1. Imajiku tentang Muridku di Masa Depan

Karya 3. Mengartikulasikan visi kita tentang murid
dan sekolah yang kita impikan dalam satu kalimat

ai dari Diri –
Penggerak

Karya 2. Merangkai mimpi lewat kata-kata: Melanjutkan tiap
kalimat rumpang hingga menjadi satu kalimat atau satu
paragraf utuh









PRAKARSA Strategi membuat membuat
PERUBAHAN menyenangkan bagi siswa d

TAHAPAN Pertanyaan
B-uat
pertanyaan 1. Pembelajaran yang
(Define) bagaimanakah yang d
dilakukan oleh guru a
A-mbil siswa senang dan terta
pelajaran untuk dalam belajar B
(Discover) Inggris di kelas ?

2. Lingkungan belajar ya
bagaimanakah yang d
membuat siswa senan
tertarik dalam belajar
Inggris?

3. Apa daya dukung yan
dibutuhkan untuk mem
membuat siswa senan
tertarik dalam belajar
Inggris?

1. Metode pembelajaran
bagaimanakah yang d
membuat siswa senan
tertarik dalam belajar
Inggris?

2. Kemampuan / kekuata
yang saya miliki yang
membuat siswa senan
tertarik dalam belajar
Inggris?

3. Hal- hal positif apa sa
telah dilakukan oleh s
dalam pembelajaran B
Inggris ?

4. Sarana dan prasarana
pembelajaran yang
bagaimanakah yang d
membuat senang dan
dalam belajar Bahasa
Inggris?

5. Situasi apa saja yang s
ini telah mendukung u
membuat pembelajara
menarik dan menyena

pembelajaran yang menarik dan
dalam belajar Bahasa Inggris

dapat Daftar tindakan yang perlu
agar dilakukan untuk menjawab
arik
Bahasa pertanyaan

ang 1. Mencari informasi tentang
dapat pembelajaran yang menarik
ng dan dan menyenangkan dari
berbagai sumber
Bahasa ( buku, jurnal, hasil
penelitian, website ) tentang
ng pembelajaran Bahasa Inggris
mbuat
ng dan 2. Mendata sarana dan
Bahasa prasarana yang dapat
mendukung siswa senang
dan tertarik untuk dalam
belajar Bahasa Inggris

n yang 1. Mencari informasi tentang
dapat metode pembelajaran yang
ng dan menyenangkan dan berpihak
pada siswa
Bahasa
2. Bersama rekan guru fisika
an apa melakukan refleksi tentang
g dapat pembelajaran fisika yang
ng dan telah dilaksanakan selama
ini tentang hal hal yang
Bahasa dapat membuat siswa senang
dan senang dan tertarik
aja yang dalam belajar Bahasa Inggris
siswa
Bahasa 3. Melakukan refleksi tentang
hal positif apa saja yang
dapat telah di lakukan siswa dalam
tertarik pembelajaran Bahasa Inggris

selama 4. Memanfaatkan sarana dan
usaha prasarana yang mendukung
an yang pembelajaran yang menarik
angkan dan menyenangkan bagi
siswa dalam belajar Bahasa
Inggris

G-ali mimpi bagi siswa dalam bela
(Dream) Bahasa Inggris?

J-abarkan 1. Situasi pembelajaran s
rencana apakah yang saya imp
(Design) akan dilakukan untuk
membuat siswa senan
A-tur eksekusi tertarik dalam mengik
(Deliver) pembelajaran Bahasa
?

2. Bagaimana perasaan s
dengan siswa yang se
dan tertarik dalam bel
Bahasa Inggris?

3. Apakah hal hal baru y
harus saya lakukan se
siswa senang dan terta
dalam belajar Bahasa
Inggris?

1. Berapa lama target wa
untuk mencapai
pembelajaran yang se
dan tertarik dalam bel
Bahasa Inggris?

2. Apa tindakan yang bis
mendukung usaha me
pembelajaran senang
tertarik dalam belajar
Inggris?

3. Bagaimana mengukur
kemajuan dan melanju
langkah perubahan da
pembelajan Bahasa In

1. Siapa saja yang akan s
libatkan dalam mewuj
rencana perubahan da
pembelajan Bahasa In

2. Kapan usaha untuk m
pembelajaran yang me
dan menyenangkan m
dilakukan ?

3. Siapa yang bisa meng
dan memantau kegiata
pembelajaran Bahasa
yang dilakukan?

4. Bagaimana pencatatan
pendokumentasian ke

ajar 1. Membuat catatan tentang
situasi yang dapat membuat
seperti siswa senang dan tertarik
pikan dalam pembelajaran Bahasa
Inggris
ng dan
kuti 2. Membuat komitmen dengan
Inggris rekan guru yang lain untuk
melaksanakan pembelajaran
saya menarik dan menyenangkan
enang
lajar 3. Memanfaatkan semua
sumber daya yang
yang mendukung pembelajaran
etelah Bahasa Inggris
arik

aktu 1. Membuat capaian yang
realistis untuk setiap
enang kegiatan pembelajaran
lajar Bahasa Inggris

sa 2. Membuat catatan besar
encapai target yang akan dicapai
dan untuk setiap kegiatan
pembelajaran Bahasa Inggris
Bahasa
3. Bersama rekan guru lain
r melakuakn refleksi terhadap
utkan pembelajaran yang telah
alam dilakukan untuk mencapai
nggris? harapan/ impian

saya 1. Mengajak semua warga
judkan sekolah ( kepala sekolah ,
alam guru, tendik, murid, dan
nggris ? komponen pemangku
mencapai kepentingan lain ( orang tua,
menarik pengawas, komite sekolah )
mulai untuk bersama sama
melaksanakan perubahan
garahkan pembelajaran Bahasa Inggris
an
Inggris 2. Melakukan aksi sesuai
dengan rencana yang telah
n/ disepakati
emajuan
3. Melakuakn diskusi dan
sharing pengalaman dengan

kegiatan pembelajaran
Bahasa Inggris yang
dilakukan
5. Siapa yang akan diaja
berkonsultasi untuk
mengatasi kesulitan m
yang dihadapi dalam
pembelajaran Bahasa
Inggris?

n rekan CGP yang lain
4. Merancang dan
ak
masalah melaksanakan pembelajran
yang menarik dan
menyenangkan
5. Bersama rekan gruu yang
lain berdiskusi membuat
indikator indikator
keberhasilan yang telah
dicapai
6. Mencatat atau
mendokumentasikan
kemajuan yang telah dicapai
7. Berkonsultasi dengan kepala
sekolah dan pengawas
pembina apabila menemui
kesulitan atau masalah.

MKonoMedkuaslti1eA.r3ni.taa.r9
Visi Guru Penggerak

Pendidikan yang berpihak pada murid untuk
mewujudkan merdeka belajar.

KALIGRAFI, SENI TULIS, TIPOGRAFI?

Ketiganya gampang tertukar, tetapi sebenarnya cukup berlainan.

Kaligrafi adalah seni menulis indah. Ia lazim digunakan untuk tujuan dekorasi.
Seni tulis adalah seni menggambar dan membuat ilustrasi huruf.
Tipografi adalah seni menyusun huruf agar mudah dibaca dan menarik. Ia
sering dikaitkan dengan pencetakan.

FILOSOFIKPHEDNDIDIKAN PERAN

Pendidikan adalah usaha GURU
untuk menuntun segala
kekuatan kodrat yang ada Menuntun dan
pada anak-anak, agar mereka menumbuh
dapat mencapai keselamatan kembangkan anak
dan kebahagiaan yang sesuai dengan
setinggi-tingginya, baik kodratnya agar dapat
sebagai manusia maupun mewujudkan profil
anggota masyarakat. pelajar Pancasila pada
adapun dua kodrat yang harus
selalu diperhatikan guru yaitu dirinya. TAHAPAN
Kodrat Alam dan Kodrat
Zaman BAGJA

INKUIRI Salah satu penerapannya dapat
menggunakan BAGJA
APRESIATIF
Tahapan BAGJA
IA adalah sebuah pendekatan Membuat pertanyaan utama,
manajemen perubahan yang Ambil pelajaran, Gali mimpi,
kolaboratif dan berbasis Jabarkan rencana, Atur
kekuatan. eksekusi
Menumbuhkembangkan nilai
positif pada diri anak dan Untuk mewujudkannya
seluruh pemangku diperlukan adanya
kepentingan kolaborasi antara
pemnagku kepentingan
VISI MURID seperti Kepala Sekolah,
Guru, Siswa, Komite, Tokoh
MERDEKA Masyarakat

Guru Merdeka yang
dimaksud yaitu murid yang
memiliki kebebasan untuk
melakukan inovasi,
mengembangkan potensi
yang dimiliki dan kreatif
serta menyenangkan dan
tanpa adanya paksaan.

Sripuji Utami, S.Pd.I
CGP Angkatan 4
Kab. Asahan





1.4.a.6.1 Reflek
Buday

SRIPUJI UTAMI
CGP 4 KAB.ASAHAN

1. Sejauh mana pemahaman Anda tentang

konsep inti yang telah Anda pelajari di m

yaitu:disiplin positif, posisikontrol

kebutuhandasar manusia, keyakinan ke

segitigarestitusi. Adakah hal-halyang mena

Anda dan di luar dugaan?

Disiplin Positif

Posisi Kontrol Guru

a.Penghukum

b.Pembuat Orang Merasa Bersalah

c. Teman

d.Monitor/pemantau

Lima Kebutuhan Dasar Manusia

a.Kebutuhan Bertahan Hidup
b.Cinta dan kasih sayang (Kebutuhan untuk d
c. Penguasaan (Kebutuhan pengaku
kemampuan)
d.Kebebasan (Kebutuhan akan pilihan)
e.Kesenangan (Kebutuhan untuk merasa sen

Semua materi di modul 1.4 menarik kare
ketertaikan dari disiplin positif, posisi ko
kebutuhan dasar manusia,keyakinan kelas da
restitusi.

ksi Terbimbing –
ya Positif

2. Tuliskan pengalaman Anda

dalam menggunakan konsep-
g konsep- konsep inti tersebut dalam
modul ini, menciptakan budaya positif baik di

guru, lingkupkelas maupun sekolahAnda.
elas, dan

arik untuk Pengalaman saya pernah

menerapkan kesepatan kelas tapi

belum berjalan maksimal.Ada satu

hal lagi yang sering saya lakukan

jika siswa melakukan kesalahan

yaitu posisi control guru. Posisi

control guru yang sering saya

lakukan adalah nomor 1 s.d 4

danposisi control sebagai menejer

yang belum pernah saya lakukan

sebagai alternative terbaik dalam

menyelesaikan kasus yang

diterima) terjadipad siswa.

uan atas 3. Sebelum mempelajari modul ini,

pernahkah Anda menerapkan

nang) segitigarestitusi ketika menghadapi
permasalahan murid Anda? Jika iya,

ada di posisi manakah Anda? Anda
ena saling boleh menceritakan situasinya dan
ontrolguru, posisi Anda saat itu.
an segitiga

Pada posisi : Validasi tindakan yang
Contohnya: ketika siswa terlambat dating ke sek
Pertanyaan saya biasanya : Mengapa kamu
terlambat? Apakah kamu tidak tau kita masuk
berapa?dll

Saya jarang sekali menerapkan posisikontrol ke-

4. Perubahan apa yang terjadipada cara be
Anda dalam menciptakan budaya positif di
maupunsekolah Anda setelahmempelajari m
ini?

Setelah saya mempelajari modul ini saya
paham mengenai arti disiplin yang sebenarnya
lebih mengetahui akan kebutuhan dasar seseo
Hal ini perlu diketahui oleh seorang guru
menciptakan suasana kelas yang aman
nyaman.Selanjutnya mengetahui bagaim
menyelesaikan perilaku siswa yang melan
peraturan.

5. Seberapa penting mempelajari topik mod
bagi Anda sebagai seorangindividu dan
sebagai seorang pemimpin pembelajaran?

Sangat penting.Sebagai individu juga seb
seorangyang memimpin dalam pembelajaran
menyadari bahwa seorang guru diibaratkan seb
seorang petani yang memiliki peranan pe
untuk menjadikan tanamannya tumbuh s
Petani harus memastikan bahwa tanah te
tumbuhnya tanaman adalah tanah yang c
untuk ditanami. Begitupun dengan guru h
mengusahakan sekolah jadi lingkungan
menyenangkan, menjaga, dan melindungi m
dari hal-hal yang tidak baik.
Dengan demikian, karakter murid tumbuh de
baik. Sebagai contoh, murid yang tadinya ku
termotivasi menjadi semangat, bukan kebalika
Murid akan mampu menerimadan menyerap
pembelajaran bila lingkungan di sekelilin
terasaaman dan nyaman. Selama seseo
merasakan tekanan-tekanan dari lingkunga
maka prosespembelajaran akan sulit terjadi.

salah 6. Apa yang Anda bisa lakukan untuk
kolah membuat dampak/perbedaan di
u bisa lingkungan Anda setelah Anda
k jam mempelajari modul ini?

Dampak yang bisa saya lakukan setelah

-5 mempelajari modul ini adalah dengan

menerapkan semua aspek/meteri di

erpikir lingkungan sekolah.Dukungan dari kepala

kelas sekolah sebagai pimpinan juga teman

modul sejawat sangat diperlukan demi

terwujudnya lingkungan sekolah yang

aman dan menyenangkan sehingga

lebih proses pembelajaran bisa berjalan

a, jadi optimal

orang.

guna 7. Selain konsep-konsep tersebut,

dan adakah hal-hal lain yang menurut Anda

mana penting untuk dipelajari dalam proses

nggar menciptakan budaya positif baik di

lingkungan kelas maupun sekolah?

dul ini Peran orang tua juga masyarakat juga
Anda penting dalam proses menciptakan
budaya positif baik di lingkungan sekolah.

bagai 8. Langkah-langkah awal apa yang

n saya akan Anda lakukan jika kembali ke

bagai sekolah/kelas Anda setelah mengikuti sesi

enting ini?

subur.

empat Langkah-langkah awal yang saya lakukan

cocok adalah membuat keyakinan kelas demi

harus ketenteraman kelas. Memahami restitusi

yang sebagai salah satu cara menanamkan

murid disiplin positif pada murid sebagai bagian

dari budaya positif di sekolah juga

engan menerapkan restitusi dalam

urang membimbing murid berdisiplin positif

annya. agar menjadi murid merdeka.

suatu

ngnya

orang

annya,

https://www.youtube.com/w

watch?v=EUqpqQbxPe8&t=26s

Pendidikan harus Guru Penggerak merupakan
mempertimbangkan kodrat alam penggagas perubahan di kela
dan kodrat zaman sesuai dengan dan sekolahnya. Untuk
pokok pemikiran Ki Hadjar melakukan perubahan, Guru
Dewantara karena kedua hal ini Penggerak harus mengetahui
tidak dapat dipisahkan dalam diri aset-aset yang dapat menduk
anak. Bersama pokok pemikiran perubahan sekaligus kekuatan
Ki Hadjar Dewantara yang lain, kekuatan yang dimiliki oleh as
yaitu pendidikan yang yang dirumuskan dalam visi g
menerapkan konsep Merdeka penggerak. Prakarsa perubaha
Belajar. Merdeka Belajar ini oleh Guru Penggerak
adalah intisari pemikiran Ki dilaksanakan dengan pendek
Hadjar Dewantara. Merdeka berbasis kekuatan yang diseb
Belajar berarti belajar tanpa Inkuiri Apresiatif ⟮IA⟯. IA
tekanan, belajar atas inisiatif dari menggunakan prinsip psikolo
dalam diri, dengan kebebasan positif dan pendidikan positif.
berinovasi, mandiri, dan kreatif. beranjak dari pertanyaan utam
Tujuan Merdeka Belajar adalah yang ditentukan secara
menjadikan siswa yang memiliki kolaboratif dan dijalankan
Profil Pelajar Pancasila. Profil bersama dalam suasana posit
Pelajar Pancasila adalah dan apresiatif. Ada lima tahap
perwujudan pelajar sepanjang IA yang dalam bahasa Indone
hayat yang memiliki karakter dan dibuat menjadi akronim BAGJ
kompetensi yang diharapkan dan yaitu Buat Pertanyaan, Ambil
mengamalkan nilai-nilai luhur Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarka
Pancasila terdiri atas: Beriman, Rencana, dan Atur Eksekusi.
Bertakwa kepada Tuhan YME dan
Berakhlak Mulia, Berkebhinekaan Dalam konsepsi pendidikan
Global, Bergotong royong, Kreatif, menurut Ki Hadjar Dewantara
Bernalar kritis, dan Mandiri. sekolah diidentikkan sebagai
sebuah taman. Taman berarti
Untuk mewujudkan Merdeka tempat bermain, teduh, tenan
Belajar sesuai pemikiran Ki Hadjar dan menyenangkan. Pendidik
Dewantara, guru penggerak haruslah menyenangkan, bela
memiliki nilai-nilai yang adalah proses kegembiraan. A
dipercaya, yaitu mandiri, reflektif, sekolah menjadi taman,
kolaboratif, inovatif, dan berpihak diperlukan penerapan budaya
pada murid. Nilai-nilai tersebut positif di sekolah. Siswa akan
diyakini dapat menggerakkan belajar, berlatih, dan mengiku
Guru Pengerak dalam proses pendidikan dengan ba
menjalankan perannya, yaitu ketika mereka memiliki perse
Menjadi Pemimpin Pembelajaran, yang positif terhadap sekolah
Menggerakkan Komunitas misalnya perasaan aman,
Praktisi, Menjadi Coach Bagi Guru nyaman, merasa dihargai, dan
Lain, Mendorong Kolaborasi Antar diterima oleh teman-teman d
Guru, dan Mewujudkan gurunya. Suasana positif akan
Kepemimpinan Murid. Melalui membuat pembelajaran men
Nilai dan Peran Guru Penggerak, menyenangkan, hubungan an
Merdeka Belajar dapat siswa terjalin harmonis, dan
diwujudkan di kelas dan sekolah. hubungan antara siswa denga
guru berlangsung dalam suas
akrab.

SRIPUJI UTAMI
CGP ANGKATAN 4

KAB. ASAHAn

as Mewujudkan budaya positif di sekolah mutlak
dilakukan untuk mencapai visi yang direncanakan.
i Untuk mewujudkan budaya positif, Guru Penggerak
kung harus memahami perubahan paradigma, yaitu
n- perubahan dari stimulus respons menjadi teori kontrol,
set, pandangan tentang dunia. Disiplin positif penting
guru diterapkan dalam pendidikan, agar siswa mampu
a bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya
karena mereka mendasarkan tindakan mereka pada
katan nilai-nilai kebajikan universal. Guru menerapkan disiplin
but positif agar siswa tumbuh menjadi orang yang
berdisiplin diri sehingga mereka bisa berperilaku
ogi dengan mengacu pada nilai-nilai kebajikan universal
. IA dan memiliki motivasi intrinsik, bukan ekstrinsik.
ma Keyakinan kelas penting ditumbuhkan agar siswa
memiliki disiplin diri sehingga mereka bisa berperilaku
tif dengan mengacu pada nilai-nilai kebajikan universal
pan dan memiliki motivasi intrinsik. Seseorang akan lebih
esia tergerak dan bersemangat untuk menjalankan
JA, keyakinannya, daripada hanya sekedar mengikuti
serangkaian peraturan.
an Semua tingkah laku manusia dalam kehidupannya
terjadi karena adanya kebutuhan dasar, yaitu bertahan
a, hidup, cinta dan kasih saying, kebebasan, kesenangan,
dan kebebasan. Oleh karena itu guru harus memahami
i mengapa siswa melakukan tindakan negatif, sebelum
ng, melakukan upaya penanganan. Dalam melakukan
kan penangan kepada siswa yang bermasalah, posisi
ajar kontrol guru hendaknya berada pada posisi manajer,
Agar yang menangani masalah siswa dengan cara
memposisikan siswa sebagai subjek yang dapat
a menemukan sendiri solusi atas masalahnya. Dalam
mencari solusi atas permasalahan siswa, prinsip
uti restitusi merupakan salah satu pendekatan yang
aik menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam
epsi masalah. Restitusi juga menguatkan karakter siswa,
h, sehingga ke depan dapat berperilaku sesuai keyakinan
kelas yang disepakati. Dalam prinsip restitusi, siswa
n diajak belajar dari kesalahan, melihat ke dalam diri,
dan memperbaiki hubungan, dan mengembalikan siswa
n yang bermasalah pada kelompoknya.
njadi Dengan budaya positif, siswa akan memiliki budi
ntar pekerti luhur, bertanggung jawab, sehingga terlaksana
Merdeka Belajar yang bermuara pada terwujudnya
an Profil Pelajar Pancasila. Dalam menjalankan nilai dan
sana peran Guru Penggerak, diperlukan budaya positif agar
Guru Penggerak bisa menjadi panutan bagi siswa dan
guru lainnya. Budaya positif juga merupakan salah satu
kunci tercapainya visi sekolah, karena budaya positif
adalah salah satu indikator mutu sekolah.

RANCANGAN
UNTUK AK
MODU

Judul Modul : 1.4.a.10 Aksi Nyata-

(Membuat Kesepakatan Kelas

Latar Belakang L
D
Penumbuhan karakter siswa dapat dilakukan melalui
penerapan budaya positif. Perubahan paradigma,
pandangan guru terhadap siswa perlu diubah. Disiplin

positif dan motivasi penting untuk diterapkan agar siswa

bertindak atas dasar kesadaran diri berdasarkan nilai-

nilai dan keyakinan yang disepakati, serta motivasi

intrinsik. Keyakinan kelas/sekolah yang disepakati

bersama merupakan acuan dalam bertindak, karena

mengacu pada nilai-nilai universal, dari dalam diri, dan

tanpa paksaan. Siswa yang mengalami masalah

sebaiknya ditinjau dari posisi guru sebagai manajer,

dimana guru hendaknya melihat kebutuhan yang ingin

dipenuhi siswa melalui tingkah lakunya. Penanganan

masalah siswa yang mengedepankan prinsip restitusi

menempatkan siswa pada posisi yang diuntungkan,

karena bisa memperbaiki diri, belajar dari kelasahan, dan

menemukan solusi sendiri.

Tujuan



1. Menumbuhkan budaya positif dengan kesepakatan

kelas.
2. Menumbuhkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila

pada diri peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
3. Mengintegrasikan dan membiasakan peserta didik
untuk menanamkan nilai-nilai profil pelajar pancasila
dalam kegiatan ekstrakurukuler.

Tolak Ukur

1. Peserta didik mampu membuat kesepakatan
kelas yang dipasang dinding kelas.
2. Peserta dapat mengaplikasikan nilai-nilai
profil pelajar Pancasila secara sadar dan
kontinyu dalam proses belajar
3. Peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan
ekstrakurikuler dengan sadar mengamalkan
nilai-nilai profil pelajar Pancasila.

N TINDAKAN
KSI NYATA
UL 1.4

-Budaya Positif

s untuk Membangun Budaya Positif di Sekolah)


Linimasa Tindakan yang Akan

Dilakukan

1. Sosialisasi kepada seluruh warga sekolah meliputi
kepala sekolah, guru, peserta didik, dan tenaga
kependidikan terkait disiplin positif, kesepakatan
kelas dan profil pelajar Pancasila.
2. Guru menjelaskan tentang pengertian dan
pentingnya kesepakatan kelas.
3. Guru memfasilatasi peserta didik untuk membuat
kesepakatan kelas.
4. Kesepakatan kelas yang telah disepakati
selanjutnya ditandatangani seluruh warga kelas dan
dipasang di dinding kelas.
5. Sosialisasi kepada seluruh peserta didik baru
tentang penumbuhan karakter dengan mengikuti
kegiatan ekstrakurikuler dan pentingnya mengikuti
kegiatan ekstrakurikuler sesuai minat.

Dukungan yang Dibutuhkan

1. Orang tua di rumah dalam membiasakan
budaya positif.
2. Warga sekolah sebagai role model/ teladan


bagi peserta didik dalam menanamkan budaya

positif.
3. Seluruh warga sekolah berkolaborasi,
bergotong royong dan bergerak bersinergis
dalam menciptakan serta membiasakan budaya
positif di sekolah.

https://www.youtube.com/wa

1.4.a.10.1 A
Budaya

Mengimplementasikan
konsep-konsep inti
dalam modul Budaya
Positif di lingkungan
kelas

Pengimbasan
Modul Budaya
Ppsitif Kepada
Rekan Sejawat

atch?v=O80mIgnFtzE&t=2236s

Aksi Nyata -
Positif


Click to View FlipBook Version