The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Ahmad Maulana, 2023-02-20 14:52:12

MAKALAH MALIKA

MAKALAH MALIKA

1


2 KATA PENGANTAR Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan benar, serta tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai “MENGENAL JARINGAN KOMPUTER”. Makalah ini telah dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Probolinggo,Februari 2023 Malika Azaria Hesta


3 DAFTAR ISI BAB I...................................................................................................................... 4 PENDAHULUAN .................................................................................................. 4 1.1 Latar Belakang .............................................................................................. 4 1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................... 5 1.3 Batasan Masalah............................................................................................ 5 1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian...................................................................... 5 1.4.1 Tujuan ..................................................................................................... 5 1.4.2 Manfaat Penelitian .................................................................................. 5 BAB II..................................................................................................................... 6 PEMBAHASAN ..................................................................................................... 6 2.1 KONSEP JARINGAN KOMPUTER ........................................................... 6 2.1.1 Protokol................................................................................................. 13 2.2 KLASIFIKASI JARINGAN KOMPUTER ................................................ 15 2.2.1Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya........................... 17 2.2.2 Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan.............. 17 2.2.3 Klasifikasi Berdasarkan Distribusi sumber Informasi/Data ................. 19 2.3 KEUNTUNGAN dan KETERKAITAN JARINGAN KOMPUTER.... 20 2.3.1 Keuntungan Penggunaan Jaringan Komputer....................................... 20 2.3.2keterkaitan Sistem dan Jaringan Komputer ........................................... 21 2.3.4 Manfaat Jaringan Komputer ................................................................. 23 BAB III ................................................................................................................. 24 PENUTUP............................................................................................................. 24 3.1 Kesimpulan.................................................................................................. 24 3.2 Saran............................................................................................................ 24 Daftar Pustaka ....................................................................................................... 26


4 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jaringan komputer adalah kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi tertentu (Wagito, 2005). Perangkat yang terhubung dengan jaringan disebut juga sebagai node. Berbagai bentuk informasi dapat ditukar antar pengguna berupa data, teks, gambar, suara, dan animasi. Perkembangan tersebut membuat jumlah pengguna jaringan komputer semakin meningkat sehingga arus pertukaran infomasi meningkat pula. Selain itu, masalahmasalah yang dihadapi juga akan ikut mengalami peningkatan. Salah satunya adalah kepadatan trafik pada jaringan. Peningkatan arus pertukaran data dan informasi menyebabkan kepadatan trafik pada jaringan yang menyebabkan terjadinya pengurangan kinerja pada jaringan tersebut sehingga pengguna tidak dapat menggunakan jaringan komputer secara optimal. Oleh karena itu diperlukan manajemen jaringan untuk mengatasi permasalahan yang sering timbul pada jaringan. Penggunaan bandwidth merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi kepadatan trafik suatu jaringan yang disebabkan bukan hanya dari jumlah pengguna tetapi juga dari jenis dan tingkat kebutuhan pengiriman dan penerimaan data. Bandwidth dan jumlah user merupakan parameter untuk mngetahui dan menganalisis kepadatan trafik suatu jaringan. SNMP (Simple Network Management Protocol) merupakan protocol untuk mengatur jaringan yang salah satu fungsinya adalah untuk menganalisis penggunaan bandwidth pada jaringan. Pihak Universitas Bina Darma Palembang telah menggembangkan jaringan yang menghubungkan kantor pusat jaringan (Network Operation Center/NOC) dari gedung kampus satu ke gedung kampus lainnya. Teknologi yang digunakan pada jaringan tersebut menggunakan teknologi kabel dan tanpa kabel (wireless) dan teknologi Virtual Private Network Internet Protocol (VPNIP). Namun pada Universitas Bina Darma Palembang telah mempunyai laboratorium untuk memonitoring jaringan yaitu MRTG, maka dari itu dibutuhkan perbandingan network monitoring pada Universitas Bina Darma Palembang dan diharapkan


5 akan mampu memberikan solusi dalam hal pemantauan jaringan yang lebih informative. Sehingga dapat membantu dalam pengambilan kebijakan dan keputusan yang berhubungan dengan jaringan komputer. Berdasarkan uraian diatas, maka penulis mengambil judul “Perbandingan Monitoring Tool CACTI, MRTG dan NAGIOS dalam Memonitoring Jaringan Di Universitas Bina Darma Palembang.” 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya maka penulis merumuskan permasalahan, yaitu: “Bagaimana memonitoring jaringan Gedung Kampus C Bina Darma Lantai 3 dengan tool Cacti, MRTG, Nagios dan membandingkan hasil monitoring ketiga tools tersebut”? 1.3 Batasan Masalah Dalam penelitian ini penulis membatasi permasalahan agar tetap terarah dan tidak menyimpang dari apa yang sudah direncanakan sebelumnya. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Memonitor jaringan Gedung Kampus C Bina Darma Lantai 3 dengan menggunakan tools Cacti, MRTG, NAGIOS. 2. Perbandingan 3 tools monitoring tersebut di atas. 1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.4.1 Tujuan Dalam penelitian ini bertujuan sebagai berikut : 1. Membandingkan fitur MRTG, CACTI, NAGIOS dalam aktifitas monitoring jaringan dalam hal efektifitas dan fungsional. 2. Membandingkan ketiga tools, mana yang lebih efisien dalam penggunaan resource (processor, ram, space harddisk ) dan mana yang paling banyak nakan resource. 3. Membandingkan waktu monitoring ketiga tools. 1.4.2 Manfaat Penelitian Adapun manfaat penelitian ini adalah : 1. Bagi Universitas Bina Darma Palembang a. Mengetahui hasil monitoring jaringan Gedung Kampus C Bina Darma Lantai 3 menggunakan tools Cacti, MRTG, Nagios. b. Mengetahui perbandingan dari ketiga tools yang digunakan. c. Dapat merekomendasikan ke pihak Universitas Bina Darma UPT-SIM


6 BAB II PEMBAHASAN 2.1 KONSEP JARINGAN KOMPUTER Definisi Dasar : Dua atau lebih komputer yang saling terhubung sehingga dapat membagi data dan sumber-sumber peralatan lain. Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program-program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk, dsb. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada di berbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan. Dalam sebuah jaringan komputer biasanya terhubung banyak komputer ke sebuah atau beberapa server. Server : adalah komputer yang difungsikan sebagai “pelayan” pengiriman data dan/atau penerimaan data serta mengatur pengiriman dan penerimaan data diantara komputer-komputer yang tersambung. Tujuan membangun jaringan komputer • Membawa informasi secara tepat dan tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmitter) menuju ke sisi penerima (receiver) melalui media komunikasi. Kendala-kendala dalam membangun jaringan komputer: • Masih mahalnya fasilitas komunikasi yang tersedia dan bagaimana memanfaatkan jaringan komunikasi yang ada secara efektif dan efisien. • Jalur transmisi yang digunakan tidak benar-benar bebas dari masalah ganguan (noise). Kendala-kendala dalam membangun jaringan komputer: • Masih mahalnya fasilitas komunikasi yang tersedia dan bagaimana memanfaatkan jaringan komunikasi yang ada secara efektif dan efisien. • Jalur transmisi yang digunakan tidak benar-benar bebas dari masalah ganguan (noise).


7 Manfaat yang didapat dalam membangun jaringan komputer adalah sbb: 1. Sharing Resources Sharing resources bertujuan agar seluruh program, peralatan atau peripheral lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai. Dengan kata lain seorang pemakai yang letaknya sangat jauh sekalipun dapat memanfaatkan data maupun informasi yang lainnya tanpa mengalami kesulitan. Jadi dengan adanya sharing resources ini dapat menekan biaya pembelian peripheral atau software karena adanya peningkatan sumber daya tersebut. Jaringan Komputer “share” : • Data : • Pertukaran informasi (graphics, voices, video, data) • Software : • aplikasi-aplikasi • Hardware : • printer • scanner • fax • modem • peralatan hardware yang lain 2. Media Komunikasi Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya. 3. Integrasi Data Pembangunan jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat. Setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke komputer lainnya. Oleh sebab itulah dapat terbentuk data yang terintegrasi sehingga dengan demikian memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat. 4. Pengembangan dan Pemeliharaan


8 Dengan adanya jaringan komputer, maka pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, misalnya untuk melakukan proses pencetakan, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer tersebut dapat digunakan secara bersama-sama 5. Keamanan Data Sistem jaringan komputer memberikan perlindungan terhadap data. Jaminan keamanan data tersebut diberikan melalui pengaturan hak akses para pemakai dan password, serta teknik perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif. 6. Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi Terkini Dengan adanya penggunaan sumber daya secara bersama-sama, maka pemakai bisa mendapatkan hasil dengan maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data dan informasi yang diakses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat secara langsung diketahui oleh setiap pemakai. Menurut fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan berdasarkan pengorganisasian dapat dibedakan menjadi: 1. Jaringan peer to peer Pada jaringan ini setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan komputer-komputer lain secara langsung tanpa melalui komputer perantara. 2. Jaringan client-server Pada jaringan client-server terdapat sebuah komputer yang berfungsi sebagai server sedangkan komputer-komputer yang lain berfungsi sebagai client. Sesuai namanya maka komputer server berfungsi dan bertugas melayani seluruh komputer yang terdapat dalam jaringan tersebut. Bentuk pelayanan yang diberikan komputer server adalah: • Disk sharing, yaitu berupa penggunaan kapasitas disk secara bersamasama pada komputer client. • Print sharing, yaitu berupa penggunaan perangkat printer secara bersamasama. • Penggunaan perangkat-perangkat lain secara bersama, demikian pula dengan data dan sistem aplikasi yang ada.


9 • Mengatur keamanan jaringan dan data dalam jaringan. • Mengatur dan mengontrol hak dan waktu akses perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan. Server merupakan kunci utama • Akses kontrol bersifat Centralized • Menggunakan processor yang cepat • Memory yang besar • Extra peripherals 3. Jaringan Hybrid • Kombinasi dari jaringan Peer to Peer dan Server • Pengguna dapat membagi “resource” yang dimiliki ke pengguna lain seperti pada jaringan server-based Berdasarkan jarak & area kerjanya jaringan komputer dibedakan menjadi 3 kelompok: 1. Local Area Network (LAN) Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dengan workstation dalam suatu perusahaan yang menggunakan peralatan secara bersamasama dan saling bertukar informasi. LAN berdasarkan jenis jaringannya dibedakan menjadi 2 hal, yaitu: ➢ Jarak Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan simpul yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh seperti dalam suatu bangunan atau suatu gedung dengan radius maksimum 10 km. Selain itu pada jaringan ini, kecepatan pengiriman data relatif tinggi yaitu 10-100 Mbps dengan delay yang rendah dan mempunyai faktor kesalahan yang kecil. ➢ Topologi Topologi adalah istilah yang digunakan untuk menguraikan cara bagaimana komputer terhubung dalam suatu jaringan Adapun bentuk-bentuk arsitektur jaringan komputer secara fisik atau topologi fisik meliputi: ➢ Topologi Bus Pada topologi bus seluruh komputer dalam sebuah jaringan terhubung pada sebuah bus atau jalur komunikasi data (kabel). Komputer-komputer tersebut berkomunikasi dengan cara


10 mengirim dan mengambil data di sepanjang bus tersebut. Kelemahannya: jika terjadi gangguan atau kerusakan pada salah ➢ satu lokasi (titik) dalam jaringan maka hal itu akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. ➢ Topologi Ring Sesuai namanya ring atau cincin, maka pada topologi ini seluruh komputer dalam jaringan terhubung pada sebuah jalur data yang menghubungkan komputer satu dengan lainnya secara sambung-menyambung sedemikian rupa sehingga menyerupai sebuah cincin atau ring. Setiap informasi yang diperoleh diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewatinya, jika bukan untuknya informasi dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Kelemahannya: jika terjadi gangguan atau kerusakan pada salah satu lokasi (titik) dalam jaringan maka hal itu akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. ➢ Topologi Star Berbeda dengan kedua topologi di atas yang menggunakan satu bus untuk berkomunikasi, dalam topologi ini masing-masing komputer dalam jaringan dihubungkan ke pusat atau sentral dengan menggunakan jalur (bus) yang berbeda. Komunikasi pada jaringan diatur di sentral jaringan. Kelemahannya: kinerja jaringan sangat dipengaruhi oleh kemampuan sentral atau dari jaringan tersebut. ➢ Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan pada saat pemilihan topologi jaringan: • Biaya : sistem apa yang paling efisien yang dibutuhkan dalam organisasi • Kecepatan : sampai sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan dalam sistem • Lingkungan : adakah faktor-faktor lingkungan (misal: listrik) yang berpengaruh pada jenis perangkat keras yang digunakan • Ukuran : sampai seberapa besar ukuran jaringan. Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus


11 • Konektivitas : apakah pemakai yang lain (misal: petugas lapangan) yang menggunakan komputer perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi dengan memperhatikan kecepatan transmisi data, LAN dapat digolongkan dalam 3: 1. Low Speed PC Network Kecepatan transmisinya kurang dari 1 Mbps dan biasanya diterapkan untuk Personal Computer (PC). Contoh: Omninet oleh Corvus System (network bus), Constalation oleh Corvus System (star network), Apple Talk oleh Apple Corporation. 2. Medium Speed Network Kecepatan transmisinya berkisar antara 1-20 Mbps dan biasanya diterapkan utnuk mini computer. Contoh: Ethernet oleh Xerox, ARC Net oleh Datapoint Corporation, Wangnet oleh Wang Laboratories. 3. High Speed Network Kecepatan transmisinya lebih dari 20 Mbps dan biasanya diterapkan oleh mainframe computer. Contoh: Loosely Coupled Network oleh Control Data Corporation, Hyper Channel oleh Network System Corporation. 2. Metropolitan Area Network (MAN) MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan komputer antar kantor dalam satu kota. Jaringan ini memiliki jarak dengan radius 10-50 km. 3. Wide Area Network (WAN) Adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu a) Kabel transmisi, berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari satu komputer ke komputer lainnya. b) Elemen switching, adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan pesanpesan tersebut. Komponen-komponen Jaringan:


12 1. Perangkat Komputer Sesuai dengan fungsinya, perangkat komputer yang terdapat dalam sebuah jaringan komputer dibedakan menjadi 2, yaitu: a) Komputer Server, yaitu komputer yang berfungsi untuk melayani dan mengatur jaringan komputer tersebut. Perangkat komputer sever dibedakan menjadi 2, yaitu: • Dedicated Server, yaitu komputer server yang hanya berfungsi sebagai server. • Non-dedicated Server, yaitu komputer server yang sekaligus juga berfungsi sebagai komputer workstation sehingga memungkinkan seorang pengguna komputer bekerja pada komputer server. b) Komputer Workstation, sesuai namanya, komputer ini berfungsi sebagai tempat dimana para pengguna komputer jaringan bisa bekerja. 2. Kartu Jaringan (NIC / Network Interface Card) Agar sebuah komputer dapat terhubung ke suatu jaringan maka komputer tersebut harus dilengkapi dengan perangkat yang berupa kartu jaringan atau NIC. Kartu ini berupa sebuah kartu ekspansi yang dipasang pada salah satu slot ekspansi pada mainboard komputer. • Hubungan fisik antara mesin dan jaringan • Menghubungkan antara mesin dan medium • Dikenal juga sebagai Network Adapter • Contoh : Ethernet, Arcnet, Token Ring 3. Media Komunikasi Sebagai media komunikasi dan transfer data dalam jaringan komputer. • Pembawa pesan jaringan • Menghubungkan mesin-mesin • Media penghubung antar jaringan : kabel Twisted pair (Unshield Twisted Pair dan Shield Twisted Pair) Coaxial Fiber optic Media Tanpa Kabel / Wireless Gelombang radio, microwave, infrared


13 4. Concentrator Perangkat ini lebih sering disebut dengan hub. Perangkat ini digunakan sebagai sentral atau concentrator dalam jaringan, berfungsi untuk mengatur jalannya komunikasi dan transfer data dalam jaringan tersebut. 5. Sistem Operasi Jaringan Sebagaimana halnya dengan perangkat komputer yang bisa beroperasi setelah ada sistem operasi, maka sebuah jaringan pun dapat bekerja setelah ada sistem operasi yang mengatur jaringan tersebut. Contoh: Novell Netware, Windows NT, Unix. 2.1.1 Protokol Adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi, dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim (transmitter) dan sisi penerima (receiver) agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar. Selain itu protokol juga berfungsi untuk memungkinkan dua atau lebih komputer dapat berkomunikasi dengan bahasa yang sama. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam protokol adalah sbb: 1. Syntax: merupakan format data dan cara pengkodean yang digunakan untuk mengkodekan sinyal 2. Semantix: digunakan untuk mengetahui maksud dari informasi yang dikirim dan mengoreksi kesalahan yang terjadi dari informasi tadi. 3. Timing: digunakan untuk mengetahui kecepatan transmisi data. Fungsi Protokol: 1. Fragmentasi dan reassembly Membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi tadi, dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket berita yang lengkap. 2. Encaptulation Melengkapi berita yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi, dll


14 3. Connection Control Membangun hubungan komunikasi dari tranmitter dan receiver, dimana dalam membangun hubungan ini termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri hubungan. 4. Flow Control Mengatur perjalanan data dari transmitter ke receiver. 5. Error Control Mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan. 6. Transmission Service Memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan data. Susunan Protokol Protokol jaringan disusun oleh dalam bentuk lapisan-lapisan (layer). Hal ini mengandung arti supaya jaringan yang dibuat nantinya tidak menjadi rumit. Di dalam layer ini, jumlah, nama isi dan fungsi setiap layer berbeda-beda. Akan tetapi, tujuan dari setiap layer ini adalah memberi layanan ke layer yang ada diatasnya. Susunan dari layer ini menunujukkan tahapan dalam melakukan komunikasi. Sebuah himpunan layer dan protokol disebut arsitektur jaringan. Jenis-jenis protokol: NetBEUI Frame Protocol (NBF): dikembangkan pada th 1985 oleh IBM. - menyediakan alokasi memori otomatis yang sewaktu-waktu dapat digunakan. - proses ini bersifat dinamis, sehingga tidak diperlukan pra konfigurasi. - Ketidakmampuan protokol ini di-route-kan yang berarti secara virtual tidak berguna untuk sebuah WAN. - Kebergantungan NBF pada pesan broadcast untuk mengkomunikasikan data diantara banyak komputer dalam jaringan. NetBIOS: dikembangkan oleh IBM. - fungsi protokol ini berkisar diatas tiga layer paling atas (session, presentation, application)


15 - dapat digunakan sebagai sebuah API (Application Program Interface) untuk pertukaran data. - Memberi programmer akses ke berbagai sumber data untuk menciptakan hubungan dua komputer atau antara dua aplikasi pada kompputer yang sama. Ada dua model Net Work Arsitektur: 1. OSI Reference Model OSI model berdasarkan pada International Standard Organization (ISO) dan disebut OSI karena berkaitan dengan connecting open system yaitu sistem yg terbuka untuk berkomunikasi dengan sistem lainnya. OSI model memiliki 7 layer terbagi dalam dua kelompok Uper Layer (Application layer) dan lower layer(Data Transport Layer). 2. TCP/IP Reference Model - Dikembangkan pertama kali oleh ARPANET. - Bedanya dengan OSI model presentation layer dan session layer tidak ada dalam TCP/IP model. Data link dan physical layer disebut Host to network 2.2 KLASIFIKASI JARINGAN KOMPUTER 1. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan Geografisnya Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN) dan Jaringan Personal atau Personal Area Network (PAN). Local Area Network (LAN) Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.


16 Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi ) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-Fi biasa disebut hotspot. Ciri-cirinya adalah : • Mempunyai pesat data yang lebih tinggi • Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit • Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi Metropolitan Area Network (MAN) Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Wide Area Network (WAN) Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN) adalah jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. GAN (Global Area Network) GAN merupakan Jaringan komputer yang cakupanya lebih luas. Jaringan ini merupakan komputer-komputer yang ada di negara-negara diseluru dunia. Pada saat ini jaringan yang termasuk GAN adalah internet. Dimana internet dapat menghubungkan komputer-komputer yang ada diseluruh dunia. CAN (Campus Area Network) CAN (Campus Area Network) adalah sebuah jaringan kampus atau basis-basis militer yang saling terhubung.Contoh salah satu kalangan Campus/ sekolah yang saling terhubung dan bisa berkomunikasi. Kisaran luas CAN 10.000m. SAN (Storage Area Network) Solusi konfigurasi masa depan dalam media penyimpanan data dalam jumlah besar (TeraByte) dalam berbagai service yang berbasis online di internet


17 maupun IntraNet. SAN adalah sebuah jaringan berkecepatan sangat tinggi yang khusus, terdiri dari server dan penyimpanan (Storage) 2.2.1 Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya • Client Server Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server.Khusus sebagai server, sebuah service/ layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti http:/www.google.com/ yang melayani oleh banyak komputer web server. atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server computika.web.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, filer server,database server dan lainya. • Peer to Peer Yaitu Jaringan Komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di jaringan windows network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberiakses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebai client dan saat A memberi akses file kepada C maka a berfungsi sebai server. kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer. 2.2.2 Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan • Topologi Bus Topologi bus merupakan topologi yang mempunyai kabel tunggal yang masing – masing workstation dan server saling terhubung. Kelebihan dari topologi bus sendiri yaitu ketika melakukan pengembangan jaringan dan workstation baru, akan tetapi tidak mengganggu workstation yang lain.


18 Kekurangan yang dimiliki adalah ketika kabel mengalami kerusakan atau putus, maka akan mengalami gangguan pada keseluruhan jaringan. • Topologi Star Topologi star atau bintang merupakan topologi yang masing – masing workstation memiliki jalur yang terhubung langsung melalui server atau hub. Kelebihan dari topologi ini, adalah jika salah satu workstation mengalami gangguan, maka tidak semua jaringan akan mengalami hal yang sama. Dikarenakan, setiap workstation memiliki jalur atau kabel sendiri. Kelemahan dari topologi star adalah membutuhkan biaya yang besar, karena membutuhkan sumber daya kabel yang banyak. • Topologi Ring opologi ring atau cincin merupakan topologi yang terbentuk ketika semua perangkat telah terhubung, sehingga menyerupai cincin atau berpola lingkaran. Jadi, setiap workstation akan menerima informasi dari satu perangkat ke perangkat lain. Kelebihan dari topologi ring adalah tidak akan terjadi collision atau tabrakan antar data. Sedangkan, kekurangan dari topologi ini adalah jika salah satu node mengalami permasalahan, maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. • Topologi Tree Topologi tree merupakan gabungan dari topologi star dan bus. Topologi jaringan ini menyerupai bentuk akar pohon, yang dapat dibilang hanya perangkat hub saja yang terhubung langsung menuju bus pohon. Dan setiap hub berfungsi sebagai akar dari pohon. Kelebihan dan kekurangan dari topologi tree sama dengan topologi bus dan star. Namun, dengan menggunakan jaringan pohon ini (hybrid), mendukung adanya perluasan jaringan yang lebih baik. • Topologi Mesh Topologi mesh sering dipakai ketika terdapat suatu kondisi dimana tidak adanya hubungan komunikasi yang terputus secara absolut antar node dalam sebuah jaringan komputer. Antar perangkat akan terhubung secara langsung selama masih dalam jaringan yang sama. Kelebihan dari topologi mesh adalah komunikasi antar komputer yang lebih cepat, serta keamanan yang lebih


19 terjamin. Kekurangan dari topologi mesh adalah memerlukan biaya yang lebih besar dalam penyediaan kabel. 2.2.3 Klasifikasi Berdasarkan Distribusi sumber Informasi/Data • Sistem Terpusat Sistem terpusat adalah sistem dimana seluruh data yang diolah diletakan pada satu mainframe (server) sebagai pusatnya, sedangkan komputer terminal hanya berfungsi untuk input/ output data saja. Keuntungan sistem terpusat Efisiensi sumber daya (baik informasi maupun perangkat) Menghindari kerangkapan data, dengan terpusat data/ informasi maka tidak semua orang bisa mengolahnya sehingga tidak ada data yang sama, hal ini menyebabkan ruang penyimpanan tidak terbuang sia-sia. Permasalahan dalam sistem jaringan terpusat Lamanya waktu yang diperlukan untk melakukan siklus informasi. • Sistem Terdistribusi Sistem terdistribusi (tersebar) merupakan sebuah sistem yang mainframe atau servernya berada pada masing-masing area dalam jaringan komputer. Sistem tersebar memungkinkan komputer untuk mengkoordinasikan kegiatan mereka dan berbagai sumber daya sistem, sehingga user menganggap sistem sebagai sistem tunggal. sistem ini banyak diimplementasikan di dunia perbankan pada penggunakan ATM Keuntungan Sistem Terdistribusi! Performance Kumpulan dari beberapa dari prosesor akan memberikan kinerja yang lebih baik dari pada komputer yang terpusat. Begitulah juga kalau dilihat dari sisi biaya. Distribution Reliability (Fault Tolerance) = Apabila salah satu komponen terjadi kerusakan , system tetap dapat berjalan Incremental Growh = mudah dalam melakukan penambahan komputer/ komponen.


20 2.3 KEUNTUNGAN dan KETERKAITAN JARINGAN KOMPUTER 2.3.1 Keuntungan Penggunaan Jaringan Komputer 1. Kemudahan Dalam Berbagi Sumber Daya Manfaat dalam berbagi sumber daya antar perangkat merupakan tujuan utama yang penting dari jaringan komputer. Bayangkan kita bisa menggunakan perangkat seperti printer, scanner, mesin fotokopi satu saja untuk digunakan oleh banyak pengguna sehingga dalam pekerjaan menjadi lebih efisien. Karena dengan jaringan komputer yang menghubungkan semua perangkat memudahkan untuk berbagi sumber daya. Hal ini sangat menguntungkan perusahaan jika menggunakan jaringan komputer karena sumber daya yang dibagikan bisa mencakup ke para karyawan dengan tepat. Hanya menggunakan satu pusat jaringan untuk terhubung dengan karyawan mereka. 2. Menghemat Biaya Biaya menjadi salah satu hal untuk dipertimbangkan dalam penggunaan jaringan komputer. Dalam melakukan pekerjaan dengan penggunaan koneksi internet bersama otomatis mengurangi biaya dibandingkan penggunaan data pribadi masing-masing. Hal lain seperti instalasi perangkat lunak yang bisa dikelola menggunakan jaringan akan mengurangi biaya, dan dalam pengelolaan penyimpanan data bisa disimpan di server pusat di satu tempat sehingga bisa mengurangi biaya penyimpanan file. 3. Berbagi File Data Dengan Cepat Dengan jaringan memudahkan kita mengirim file data dengan cepat antar pengguna. Dari berbagai lokasi tanpa jarak yang menghambat, file yang kita bagikan akan tetap cepat sampai ke penerima. 4. Penyimpanan Data


21 Meningkatkan kapasitas penyimpanan dapat dirancang melalui jaringan komputer. Menyimpan banyak data dilakukan dari server pusat, jadi di server pusat inilah tempat penyimpanan data dari para perangkat pengguna yang terhubung dengan sistem jaringan. Bila kita kehilangan data, data akan tetap tersimpan di server pusat sehingga kita bisa mengembalikan data yang hilang. Kemudahan dalam akses penyimpanan data bisa dilakukan dari jarak jauh. Menyimpan informasi dalam satu database terpusat juga dapat membantu untuk mendorong efisiensi. 5. Mempermudah Komunikasi dan Mendapatkan Informasi Jaringan komputer memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan pengguna lain, melalui aplikasi chatting, email, newsgroup, atau yang lainnya. Membuat kita mudah terhubung dengan perangkat lainnya. Pencarian informasi juga mudah dilakukan dengan jaringan. Contoh bisa dilihat dari kita yang saling mengirimkan email memungkinkan informasi dibagikan dari orang ke orang. Obrolan atau mengirimkan file dengan aplikasi obrolan memungkinkan untuk berkomunikasi dan bertukar informasi. 2.3.2keterkaitan Sistem dan Jaringan Komputer Sistem jaringan komputer didefinisikan sebagai kumpulan beberapa komputer otonom yang satu sama lain saling berhubungan. Dengan adanya hubungan ini, komputer-komputer tersebut bisa saling berbagi informasi dan program. Menurut catatan Julianto dan Bahrul Ulum dalam buku ajar Teknologi Informasi dan Komunikasi (2010:10), satu sistem jaringan komputer biasanya terdiri atas 2 atau lebih komputer. Semuanya saling berbagi informasi, sumber daya, dan bisa berkomunikasi dengan cara elektronik. Dalam membangun sebuah jaringan, komputer memerlukan beberapa perangkat yang membantunya.


22 Berikut ini beberapa perangkat yang dibutuhkan komputer untuk membangun jaringan. Selain itu, terdapat juga beberapa manfaat yang didapatkan dari jaringan ini. Perangkat Jaringan Komputer Berdasarkan tulisan Mashadi dan Arif Dwi Armawan dalam buku ajar TIK (2010:28-32), terdapat setidaknya delapan buah perangkat jaringan komputer. Berikut ini daftarnya: 1. Server Perangkat ini dijabarkan sebagai komputer yang di dalamnya terdapat sistem operasi, program aplikasi, dan database. Tugasnya adalah melayani dan mengelola komputer-komputer lain yang dijadikan client dalam sebuah jaringan. 2. Client Setelah adanya server, client bertugas mengolah database yang didapatkannya dari server. Ketika seseorang menggunakan komputer yang berstatus client, daya kerja atau aksesnya dibatasi oleh server. 3. Ethernet Cards Biasa disebut juga sebagai "kartu jaringan". Didefinisikan sebagai perangkat tambahan yang fungsinya menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya. 4. Kabel dan Konektor Fungsi perangkat yang satu ini adalah menghantarkan sinyal. Kabel dalam penggunaannya musti dipasang pada sebuah konektor agar komputer bisa terhubung ke kartu jaringan. 5. Hub Perangkat ini digunakan untuk memusatkan koneksi serta membagi sinyal data dari LAN card. Selain itu, hub juga punya peran dalam menghubungkan beberapa komputer pada sebuah jaringan yang sama. Contohnya, menggabungkan beberapa komputer client ke servernya. 6. Repeater Ketika sinyal lemah, maka repeater punya tugas untuk menguatkannya dengan menggunakan kabel panjang. Dalam proses penguatan sinyal ini, repeater menerima sinyal yang dikirim oleh kabel sebelumnya, lalu diluncurkan ke kabel berikutnya (agar sinya lebih kuat). 7. Router Perangkat ini sangat dibutuhkan untuk melakukan komunikasi dari satu sistem ke sistem lain. Dengan kata lain, perangkat ini difungsikan untuk mengatur paket yang terdiri dari banyak jalur menjadi


23 lebih rapih. Singkatnya, arus data dari sebuah LAN tidak akan tercampur dengan arus lain jika menggunakan router. 8. Bridge Ketika menggunakan perangkat ini, dua LAN atau lebih dapat terhubung di sebuah jaringan komputer. Lalu, bridge juga punya fungsi memperluas jaringan LAN tersebut hingga jaringannya menjadi lebih besar. 2.3.4 Manfaat Jaringan Komputer Jaringan komputer tentu digunakan untuk beberapa keperluan tertentu. Dengan adanya jaringan ini, orang-orang akan mendapatkan beberapa manfaat berikut (Julanto dan Bahrul Ulum, 2010:10-11): 1. Pembagian Sumber Daya Dalam hal manfaat ini, seseorang dapat menggunakan program dan peralatan yang disediakan oleh jaringan komputer. 2. Media Komunikasi Jaringan komputer dapat digunakan seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain. 3. Integrasi Data Komputer lain bisa mengakses data yang ada di komputer pusat. Jadi, setiap orang dapat dengan mudah mengambil dan mengolah data di komputer yang sudah terhubung dengan pusatnya. 4. Pengembangan dan Pemeliharaan Pengembangan ini dilakukan demi efektivitas, misalnya sebuah printer dapat diakses oleh beberapa komputer yang terhubung. Lalu, pemeliharaan bisa dirasakan terkait komputer jaringan pusat yang bisa menyimpan data agar data di komputer client tetap aman. 5. Keamanan data Setiap orang punya akses terhadap datanya masingmasing di sebuah jaringan komputer. Jadi, data sudah pasti aman karena orang tersebut yang memiliki aksesnya. 6. Sumber Daya Lebih Efisien dan Infomrasi Terkini Jaringan komputer ini digunakan bersama, jadi kualitasnya sudah pasti terus dikembangkan demi efisiensi. Lalu, isi data yang termuat di dalam jaringan pusat juga


24 akan selalu berubah (baru) sehingga pengguna dapat mengetahuinya dengan mudah. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan 1. Jaringan komputer merupakan kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang terhubung bersama untuk saling berbagi sumber daya dan informasi. 2. Ada berbagai jenis jaringan komputer, termasuk LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), dan WLAN (Wireless Local Area Network). 3. Untuk mengenal jaringan komputer, penting untuk memahami beberapa elemen penting seperti perangkat keras jaringan, protokol jaringan, topologi jaringan, dan arsitektur jaringan. 4. Jaringan komputer memiliki banyak keuntungan, termasuk kemampuan untuk berbagi sumber daya seperti printer dan file, meningkatkan keamanan data, dan memungkinkan kerja sama dan komunikasi yang lebih efektif. 5. Namun, jaringan komputer juga memiliki risiko keamanan yang harus diatasi, seperti ancaman keamanan siber seperti virus dan malware, dan risiko akses tidak sah ke data dan informasi sensitif. 3.2 Saran A. Belajar dasar-dasar jaringan komputer: Anda dapat memulai dengan mempelajari dasar-dasar jaringan komputer seperti perangkat keras jaringan, protokol jaringan, topologi jaringan, dan arsitektur jaringan. Sumber belajar yang dapat digunakan seperti buku, artikel, video tutorial, atau kursus online.


25 B. Berlatih langsung: Praktik langsung dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang jaringan komputer. Cobalah membangun jaringan komputer sederhana di rumah atau bergabung dalam proyek jaringan yang ada untuk mendapatkan pengalaman langsung. C. Bergabung dalam komunitas jaringan: Bergabung dalam komunitas jaringan dapat membantu Anda belajar lebih banyak tentang jaringan D. komputer. Anda dapat bergabung dalam forum online, grup diskusi, atau komunitas offline untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama. E. Gunakan sumber daya online: Ada banyak sumber daya online gratis yang dapat membantu Anda mengenal jaringan komputer. Anda dapat mencari tutorial, video, atau artikel tentang jaringan komputer di situs web seperti YouTube, Stack Overflow, atau Reddit. F. Praktikkan keamanan siber: Karena jaringan komputer dapat memiliki risiko keamanan yang tinggi, penting untuk memahami dan menerapkan praktik keamanan siber. Pelajari bagaimana cara melindungi jaringan komputer dari ancaman siber, seperti virus atau serangan DDoS


26 Daftar Pustaka Forouzan, Behrouz A., and Sophia Chung Fegan. Data communications and networking. Tata McGraw-Hill Education, 2018. Tanenbaum, Andrew S., and David J. Wetherall. Computer networks Pearson,2011. Kurose, James F., and Keith W. Ross. Computer networking: a top-down approach. Pearson, 2016. Peterson, Larry L., and Bruce S. Davie. Computer networks: a systems approach. Morgan Kaufmann, 2011. Stallings, William. Data and computer communications. Pearson Education India2013. Al-Sakib Khan Pathan. Computer Networks: A Systems Approach. Elsevier, 2012. Andrew S. Tanenbaum. Computer Networks, 5th Edition. Pearson, 2010. Behrouz A. Forouzan. TCP/IP Protocol Suite, 4th Edition. McGraw-Hill Education, 2010.


Click to View FlipBook Version