The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SMP Mater Dei, 2022-03-07 20:46:30

BENTANG 33

No. 33 - Desember 2020

Pelajar Pancasila

Daftar Isi

1 Editorial 24 Hari Kesaktian Pnacasila
26 Class Meeting
2 Apa Kata
Mereka?

5 Berkain Untuk Indonesia Penutupan Bulan Rosario &
28 Peringatan Wafatnya Pater

Mathias Wolff, SJ

7 Cerdas Itu Tidak Cukup Hari Guru dari
30 Kacamata Mereka

Belajar dan Tugas Itu 32 Perbedaan Itu Indah
9 Membosankan!

11 Menjadi Pahlawan 36 Resensi Film
Masa Kini, Emang Bisa?

13 Pahlawan Masa Kini 38 Pancasila in Everyday Life

15 Cerita PAS 1 40 Pojok Kritik

17 Semangat di Lingkup Virtual 41 Cergam

Peringatan HUT SARS Sama Seperti
19 Kemerdekaan Ri yang ke- 43 COVID-19? Jelas Beda

75 di SMP Mater Dei Dong

21 Langsing Doang Gak Cukup! 45 Puisi

23 MPLS 46 Mode

Editorial

Pelajar
Pancasila

Menjadi Pelajar Pancasila bukan hanya
tentang bagaimana kita memahami nilai-
nilai yang terkandung di dalamnya, tetapi
juga mengamali nilai-nilai Pancasila.
Banyak tantangan yang harus dihadapi
ketika ingin mengamali nilai-nilai tersebut,
dan disitulah kita diuji bagaimana menjadi
Pelajar Pancasila.

Guna merealisasikan Pelajar Pancasila
di setiap pribadi siswa, diperlukan
dukungan moral dari orang tua maupun
lingkungan sekolah. Maka, SMP Mater Dei
mengambil peran dalam pembentukan
pribadi siswa melalui berbagai kegiatan
demi mewujudkan Pelajar Pancasila.

Edisi ke-33 ini mengajak kita untuk
menyadari bahwa di setiap hal yang kita
lakukan harus berlandaskan Pancasila.
Selain itu edisi kali ini juga memandu siswa
dalam berperilaku dan bermoral baik.

Dengan adanya Bentang Edisi ke-33 ini
semoga bisa membantu kita semua dalam
pengalaman nilai-nilai Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 1

Kata Mereka

Apa Kata
Mereka?

Brian Tjhai 8A/07

SMP Mater Dei memiliki visi yang bagus untuk ditanamkan
dalam siswa siswinya, yaitu “Care, Innovative, Recpect”. Kita
sudah bisa melihat siswa siswi SMP Mater Dei yang sudah
menanamkan visi tersebut dalam dirinya, seperti membuang sampah pada
tempatnya sebagai perwujudan dari Care, siswa siswi yang memiliki ide ide
inovasi untuk membuat hal baru bagi diri mereka sebagai perwujudan dari
Innovative, dan juga selalu menghormati guru dan sesama siswa siswi SMP
Mater Dei sebagai perwujudan dari Respect. SMP Mater Dei juga memiliki
banyak ekskul yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat. Sistem
pembelajarannya juga bagus dengan menggunakan sistem moving class,
dimana hal tersebut baik untuk siswa siswi agar bergerak sembari olahraga
kecil kecilan dan tidak bosan di satu ruangan yang sama. Namun, untuk
pembagian tugasnya ya dapat dikatakan cukup banyak dan mungkin dapat
membebani murid muridnya.

Menurut saya pribadi Mater Dei merupakan sekolah yang tepat untuk menjadi
ajang persaingan dalam bidang akademik dan nonakademik, tetapi juga

merupakan tempat yang asyik dan friendly bagi yang ingin
mencari teman atau sohib. Untuk saya personally, saya
cukup cepat berbaur karena memang sifat orang orang
disini yang ramah, baik guru, murid, maupun karyawan
yang ada disini menyambut dengan tangan terbuka semua
orang disini termasuk saya. Saya jadi mudah menemukan
kenyamanan belajar maupun berinteraksi sebagai murid
SMPK Mater Dei.

Jovanka Sabrina 9E/12

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 2

Kata Mereka

Nadine Wiriano 7A/26

Di era pandemi ini memang menuntut kita untuk
bisa melakukan segala sesuatunya dari rumah,
termasuk sekolah dari rumah. Awalnya memang
dirasa sangat menyenangkan karena tidak dapat
berinteraksi secara angsung dengan guru dan te-
man-teman. Namun, Mater Dei membuat hal itu menjadi tidak
membosankan dan tetap bisa saling mengenal satu sama lain. Hal
ini sesuai dengan visi yang dimiliki oleh Mater Dei yaitu Care,
innovative, and respect. Visi "care" penerapan yg dilakukan di era
pandemi ini adalah meningkatkan kepedulian terhadap salah satu
upaya pemerintah yaitu menekan angka penularan covid 19
dengan tetap berada di rumah, belajar dari rumah, beribadah
dari rumah. Semuanya dilakukan demi menjaga keselamatan
seluruh warga sekolah agar terhindar dari virus berbahaya ini. Lalu
visi "innovative" diterapkan melalui proses belajar jarak jauh yang
berbasis teknologi atau daring yg dilakukan Mater Dei dengan
memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada sehingga
membuat suasana belajar menjadi tidak membosankan dan tetap
bisa berinteraksi walau berjarak. Terakhir, visi "respect" yang
diterapkan oleh Mater Dei di era pandemi ini adalah dengan
tetap menghormati nilai-nilai pendidikan dan menjunjung moral
yang ada. Artinya meskipun kita belajar secara jarak jauh dan
daring, Mater Dei tetap menerapkan tata tertib sekolah seperti
pada umumnya yakni dengan menerapkan disiplin waktu dan
tugas-tugas yang diberikan sehingga para siswa tetap menyadari
peran dan tanggung jawab mereka sebagai pelajar. Dengan
ketiga visi yang dimiliki Mater Dei tersebut, kita pasti bisa
melewati era pandemi ini sehingga kita dapat kembali belajar ke
sekolah lagi.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 3

Kata Mereka

Apa Kata
Mereka?

Orang Tua Esther Emmanuella 8B/05 (Pak Boyke Pakpahan)

Nilai-nilai ini sangatlah penting dan sangatlah harus terus diterapkan kepada
setiap individu, MD sebagai sekolah yang sudah memiliki nama yang baik
di Tangsel biarlah terus menerapkan kepada setiap siswa siswi, guru, karyawan,
juga kepada orang tua murid yang ada. Kita tahu keadaan pada jaman ini tidaklah
semakin baik apalagi dengan adanya wabah pandemik virus covid-19 keadaan semakin
mencekam menakutkan yang berimbas kepada keadaan ekonomi yang berimbas juga pasti
kepada keadaan keuangan keluarga. Jika nilai pancasila tidak diterapkan bisa jadi sikap
manusia menjadi egois,tidak peduli bahkan jauh dari perbuatan kasih. Padahal bila nilai
Pancasila kita rangkum maka tidak jauh beda dengan hukum taurat yang Tuhan berikan kepada
setiap kita umantNya. Yang bila disimpulkan maka keluar satu kata KASIH. Saya berharap MD
bisa menjadi sekolah yang melakukan nilai Pancasila dengan Kasih Allah.

Sekolah Mater Dei adalah sekolah yang berkualitas. Mampu menemukan
bakat dan minat siswa serta mengembangkannya sehingga siswa dapat
berkembang sesuai dengan minat, kemampuan, dan bakatnya. Sekolah
Mater Dei juga dapat membuat siswa menjadi pribadi yang disiplin, mandiri
dan bertanggungjawab.

Orang Tua Stephanie 7F/27 (Ibu Terulin Imelda Ginting)

SMPK Mater Dei merupakan sekolah yang cukup bagus untuk pendidikan, 4
fasilitas ekolahnya lengkap dan sudah menggunakan fasilitas berbasis IT,

serta memiliki guru yang terdidik. Sekolahnya sangat bagus untuk mendidik
anak selalu disiplin, kreatif, dan mandiri. Di SMPK Mater Dei anak-anak
dapat mengembangkan bakat yang mereka miliki. SMPK Mater Dei
merupakan sekolah yang ramah anak.

Orang Tua Angel 7E/05 (Bapak Acin)

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG

Berkain Opini
untuk
Indonesia cr. Vecteezy (Pinterest)

Teman-teman, hari ini kita bakal
bahas sesuatu yang berbeda banget
nih, mungkin dari judul di atas sudah
ada teman-teman yang bisa nebak
kita bakal bahas apa. Hari ini kita
akan membahas mengenai sebuah
tren baru atau sebuah gerakan baru
nih, yang ada di tanah air kita
Indonesia. Sudah banyak banget loh
yang mengikuti tren ini, mungkin sudah ada yang tau dan mungkin belum,
untuk yang sudah tau dan yang belum tau, mari kita bahas sama-sama
untuk menambah pengetahuan!

Banyak sekali tren baru tahun ini baik dari luar ataupun dalam negeri
yang beredar luas di media sosial. Tetapi ada suatu tren dari dalam negeri
yang sangat banyak menarik perhatian masyarakat, khususnya para muda-
mudi Indonesia. Sebuah tren baru yang banyak diperbincangkan khususnya
di media sosial, tren atau gerakan ini dimulai dari sebuah organisasi remaja
Indonesia yang bernama “AriseArose“. Mereka membuat sebuah gerakan
untuk mengajak semua masyarakat Indonesia khususnya para muda-mudi
Indonesia untuk menggunakan kain-kain khas Indonesia dalam kehidupan
sehari-hari. Contohnya digunakan sebagai bawahan, atasan, ataupun
dress tergantung kreativitas masing-masing. Gerakan ini direspon baik oleh
masyarakat Indonesia, banyak masyarakat Indonesia yang mendukung
gerakan ini untuk mengembalikan populasi penggunaan kain yang bisa kita
ketahui bahwa sekarang ini sudah sangat jarang ada orang yang
menggunakan kain khas Indonesia untuk sehari-hari.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 5

Opini

Masyarakat Indonesia sangat antusias untuk mengikuti tren ini, banyak
yang mengikuti gerakan ini dan dibagikan ke social media mereka,
sehingga semakin banyak orang yang mengenal gerakan ini, dan ikut
meramaikannya.

Banyaknya dukungan yang datang dari segala pihak membuat tren ini
bertahan cukup lama bahkan hingga saat ini. Tren baru ini juga membawa
banyak sekali dampak positif. Salah satunya, tren ini membuat para muda-
mudi untuk belajar menggunakan kain khas Indonesia kembali setelah
sekian lama, walau terkadang jika kita mengunakan kain ke tempat umum

masih sering kali dianggap aneh, tetapi jika
hal ini berlangsung dalam jangka waktu

yang lama dapat dipastikan semua orang
akan terbiasa dengan hal ini, peminat kain
juga akan semakin banyak, bahkan kita bisa

membawa kain khas Indonesia ini ke
pasaran Internasional. Kita semua juga
sangat berharap tren atau gerakan ini bisa
terus bertahan, yuk kita semua pakai kain

khas Indonesia bersama-sama.

cr. AriseArose
#BerkainBersama
#BerbatikBersama

Hellen Renata Pardede 8C/13

cr. es.dreamstime.com

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 6

Opini

Cerdas Itu
Tidak Cukup

Pelajar Pancasila? Apa sih Menjadi cerdas saja tidak cukup,
Pelajar Pancasila itu? Pasti kalian diperlukan juga banyak hal lainnya
pernah dengar kan kata-kata ini yang harus diperhatikan. Sebagai
sebelumnya kan. Sebelum itu saya pelajar pasti kita mau kan untuk
mau tanya nih, gimana sih mewujudkan nilai-nilai positif dalam
perasaan kalian selama belajar? diri kita. Tapi yang menjadi masalah
Pasti kalian juga lelah kan belajar di setiap individu adalah
terus-menerus dari pagi hingga bagaimana cara mewujudkannya?
malam. Menurut pemahaman saya Perlahan semua pasti bisa kita
sendiri sih, Pelajar Pancasila wujudkan asalkan kita memiliki niat
merupakan pelajar yang tetap untuk merubah diri kita menjadi
mengutamakan nilai-nilai positif di lebih baik.
kehidupannya. Tidak hanya cerdas
dalam akademis saja, tetapi juga Nilai-nilai positif itu apa aja
harus cerdas dalam proses yang
dilalui. Maksudnya gimana sih? sih? Mengutip dari Kompas.com,
Nah, cerdas dalam proses itu
menurut saya adalah bagaimana menurut Nadiem profil Pelajar
kalian mengambil nilai-nilai dan
menyaring nilai-nilai tersebut serta Pancasila ialah berakhlak mulia,
mengamalkannya.
kreativitas, gotong royong,

kebhinekaan global, berakal kritis,

dan juga kemandirian.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 7

Opini

Nah, sekarang kita bahas satu- juga dunia. Kita harus menerima

persatu yuk seputar profil Pelajar dan menghargai perbedaan yang

Pancasila. Hal pertama yakni ada agar tetap terjadi

berakhlak mulia, contohnya seperti perdamaian. Tetap hargai dan

suka menolong dan membantu. jangan membedakan, karena

Jika kalian membantu orang perbedaan merupakan salah satu

pastikan kalian tulus membantunya mukjizat yang paling indah. Hal

ya. Hal kedua yaitu kreativitas, di yang menjadi profil Pelajar

masa sekarang kecerdasan otak Pancasila selanjutnya adalah

tidak menjadi penentu utama berakal kritis. Disini, kalian

kalian berhasil atau tidak. diminta untuk kritis dalam berpikir

Kreativitas juga memegang peran dan memikirkan segala

penting seseorang bisa berhasil. kemungkinan-kemungkinan yang

Kembangkan ide-ide yang kalian ada. Hal yang terakhir adalah

telah pikirkan dengan sesuatu kemandirian, mandiri dalam

yang bisa menarik banyak orang, berpikir, mandiri dalam melakukan

itu juga akan membantu kalian sesuatu, dan tidak tergantung

meningkatkan kreativitas kalian. pada orang lain.

Hal yang ketiga ialah gotong

royong, hal sosial juga menjadi

profil Pelajar Pancasila lho. Bagi Mungkin ada beberapa hal
yang kurang kita minati, tapi asal
kalian yang lebih suka kita ada niat pasti ada jalan.
Dalam belajar jenuh pasti ada,
mengerjakan sesuatu secara maka dari itu ayo kita sama-sama
melawan rasa jenuh itu. Itu dia
individual, yuk kita latih sifat seputar Pelajar Pancasila, kira-
kira apa nih hal yang akan kalian
gotong royong kita agar bisa lakukan kedepannya agar bisa
mewujudkan Pelajar Pancasila
bersosialisasi juga di masyarakat. dalam diri kalian. Tetap semangat
dan pantang menyerah ya, saya
Selanjutnya adalah kebhinekaan yakin kalian pasti bisa!

global, kebhinekaan tidak hanya

mencangkup Indonesia tetapi

Natashya Livie E. P. 8E/25

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 8

Liputan

Belajar, belajar, dan belajar,

setiap paginya kita disambut sama

kata itu. Bangun pagi, buka laptop,

lalu join zoom pembelajaran.

Apalagi jika ada kendala jaringan

yang menghambat proses

Aduh, ga kerasa ya semester 1 pembelajaran dan lain hal yang

udah kita lewatin aja nih. Selama 6 menunda kita melakukan kegiatan

bulan kita belajar di rumah secara belajar-mengajar. Setelah itu

jarak jauh, rasa bosan pasti ada masih ada tugas yang harus kita

tapi itu tergantung cara kita jalani kerjakan. Hal ini menjadi tantangan

nya aja kok. Kalau kita have fun yang baru pula bagi kita semua,

dan semangat jalani nya pasti bagaimana kita menjalaninya dan

akan terasa ringan. Seru atau bagaimana kita menanggapinya.

tidaknya juga tergantung cara kita Kebanyakan dari kita juga pasti

menanggapinya. Sebelumnya, aku kewalahan dengan tugas-tugas

mau tanya nih, gimana sih yang diberikan selama masa

perasaan kamu selama 1 pandemi ini khususnya. Tapi banyak

semester ini belajar di rumah dan juga lho siswa yang bisa

kira kira suka dukanya apa? Bosan mengerjakan segala tugas yang

ga sih belajar terus? Mungkin diberikan tanpa ada satupun yang

beberapa dari kita dengar kata terlewati. Gimana sih caranya?

belajar aja udah males banget Tips pertama, kalau ada tugas

apalagi belajar betulan. Memang segera selesaikan, jangan ditunda

sih belajar itu membosankan apalagi dibiarkan. Karena bila tidak

ditambah kita belajar secara jarak segera diselesaikan, tugas tersebut

jauh gini, tambah males kan akan terasa banyak dan

pastinya. membebani.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 9

Liputan

Kedua, buatlah semacam reminder

atau daftar mengenai tugas yang

belum kamu kerjakan daripada

lupa dan kena tegur. Ketiga, saat

kalian mengerjakan tugas,

singkirkan hal-hal yang dapat

mengganggu konsentrasi kalian

dan mengalihkan fokus kalian. Tips

keempat adalah gunakan Teknik

Podomoro, teknik ini berasal dari

Italia. Kamu bisa gunakan teknik ini

dengan cara menyalakan timer

Dan kebanyakan dari mereka

selama 25 menit kedepan. Dan

sudah berusaha untuk mengurangi

selama 25 menit kedepan, jangan

beban kita sebagai siswa. Tapi

mengalihkan fokus selain kepada

yang perlu diingat, tidak hanya kita

tugas. Setelah 25 menit berjalan

yang lelah akan belajar, tapi para

kamu bisa istirahat selama 5 menit,

guru juga. Mereka dituntut untuk

lalu fokus kembali pada tugas

memenuhi nilai siswa dan

untuk 25 menit kedepan secara

kompetensi dasar yang ada. Lalu

berulang-ulang hingga tugasmu

kalau tidak ada yang kita kerjakan,

selesai. Jangan lupa juga, selalu

apa yang akan para guru nilai?

ingat kewajibanmu sebagai siswa

Keluhan datang dari kita semua

ya.

mengenai banyaknya tugas yang

Tapi kamu tenang aja, banyak ada. Mengeluh itu manusiawi kok,
kok guru yang sudah mengerti
lelahnya kita sebagai siswa dari tapi itu juga bukan satu-satunya
pagi hingga malam berkutik
dengan yang namanya belajar. jalan keluar. Jalan keluarnya

Natashya Livie E. P. 8E/25 adalah kesadaran dari diri kita

sendiri, mulai dari diri sendiri dan

untuk diri sendiri. Kita renungi

bareng yuk!

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 10

Liputan

Menjadi Pahlawan
Masa Kini, Emang
Bisa?

Hi teman teman! Pasti kalian

udah ga asing kan sama judul

diatas? Ya! Itu adalah tema dari

salah satu webinar yang sudah kita

ikuti di semester 1. Dalam webinar

tersebut, kita mendengarkan cerita

dan pengalaman dari Kak Reinhart

dan Kak Hilda, yang pada dasarnya

mengajarkan kita untuk berani

mencoba dan tidak hanya

mementingkan teori, melainkan

juga pengalaman.

Kak Reinhart sendiri adalah Tak hanya ada Kak Reinhart,

orang yang menyukai alam dan ia tapi ada juga Kak Hilda yang

menceritakan tentang membahas seputar

pengalamannya mengunjungi pengalamannya mendaki 7

sebuah gua dan menjelaskan gunung, bersama anggota The

tentang isinya. Kak Reinhart juga Seven Summit. The Seven Summit

memberikan kita pesan bahwa, kita sendiri adalah perkumpulan

harus bisa memanfaatkan masa pendaki perempuan. Ia

remaja kita untuk belajar, dan mengatakan, sangat banyak hal

mencari tahu banyak hal, tak hanya yang bisa kita pelajari lewat alam,

untuk persiapan/penghasilan di terutama dalam mendaki. Tak

masa depan, tapi kita juga harus hanya jalanan atau rute yang sulit,

bersiap untuk menjadi pintar, tak Kak Hilda juga harus berusaha, dan

hanya di ruangan tetapi juga di mau bekerja keras untuk mencapai

lapangan. puncak.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 11

Liputan

Salah satu hal harus Kak Hilda Saat kita bermain di alam, tak

alami saat mendaki adalah, hanya menambah wawasan, tetapi

semakin tinggi Kak Hilda mendaki, kita juga bisa belajar untuk lebih

oksigen pun berkurang hingga 10%, berani menghadapi masalah,

waduh gimana ya kalau kita yang karena saat kita berada di alam

alamin? Pasti susaaaah banget! kita harus menghadapi suatu

Bahkan ia dan teman temannya ketidakpastian. Tak hanya itu, kita

harus memakai tabung oksigen, juga bisa menjadi lebih rendah

ditambah bawaan mereka yang hati, lebih menghargai diri sendiri,

begitu banyak dan berat. Meskipun karena kita harus menghadapi

misi mendaki gunung adalah hal segala macam rintangan, tetapi

yang sangat menakjubkan, Kak tetap harus sadar dengan

Hilda tetap harus menghargai kekuatan dan kapasitas diri sendiri.

budaya dan keyakinan disana, Untuk bisa mendaki gunung

mereka harus meminta izin agar dengan lancar, kita harus bisa

diberkati. Tak hanya itu, dengan mempersiapkan segala sesuatunya

mendaki gunung Kak Hilda juga dengan baik, dan tidak lupa

mendapat banyak cerita evaluasi serta saling mengingatkan

pengalaman dari orang orang yang agar tidak terjadi hal yang tidak

ia jumpai selama mendaki, salah diinginkan. Sebagai generasi

satunya adalah, saat ia sedang penerus bangsa di zaman milenial,

mendaki, ia bertemu dengan kita tidak harus menjadi pahlawan

seorang pastor, kemudian mereka yang harus berperang senjata,

berbincang bincang dan akhirnya melainkan kita bisa melatih diri kita

Kak Hilda dan teman temannya dengan hal-hal sederhana, seperti

melaksanakan misa bersama orang mau berkorban dan berusaha. Kita

orang disana. Nah itu dia cerita bisa menjadi pahlawan dengan

dari Kak Reinhart dan Kak Hilda, berani membuat perubahan dan

gimana? Tertarik gak untuk jangan takut untuk gagal. Nah

mencoba bermain di alam? sekarang kita semua bisa mulai

mencoba menjadi pahlawan masa

kini dari hal-hal sederhana sehari- cr. Wikipedia

Raia Andini P. 8E/28 hari, setuju?

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 12

Liputan

Pahlawan Masa Kini

Seperti tahun-tahun yang lalu, Kita sebagai pelajar Pancasila

SMP Mater Dei selalu merayakan diajak untuk melawan budaya-

hari besar dengan upacara budaya buruk tersebut dengan

bendera. Namun upacara kali ini menyebarkan budaya baik. Kita

berbeda lho! kami melakukan diajak untuk menjadi pelajar

upacara secara virtual melalui Pancasila yang menunjukan

livestreaming dan zoom meeting. martabat kita sebagai citra Allah,

Dikarenakan halangan pandemi, sebagai rakyat bangsa Indonesia.

kita diharuskan mencari cara untuk

tetap berinteraksi namun tidak

bertemu langsung. Dalam Hari

Pahlawan kali ini, kita bersama-

bersama mengenang kembali jasa

para pahlawan yang mau berjuang

serta berkorban demi bangsa

Indonesia.

Dalam amanatnya di upacara

kali ini, Sr. M. Vincentine, SPM

membahas tugas-tugas para

pelajar Pancasila yakni kita sendiri

dalam menghadapi kehidupan.

Beliau mengatakan bahwa pelajar

Pancasila diajak untuk sungguh-

sungguh menghidupi semangat

patriotisme,daya juang,

nasionalisme bagi bangsa kita.

Bangsa kita kerap didatangi Cr. ANTARA FOTO

perpecahan, kebencian, beserta

budaya-budaya yang terus

menjauhkan kita dari nilai

Pancasila.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 13

Liputan

Suster juga menyampaikan Suster Vincentine menutup

pesan untuk kita agar tidak takut amanatnya dengan harapan agar

untuk menjadi pahlawan di era semangat-semangat para pelajar

milenial. Menjadi pahlawan pun Pancasila terus dibawa dan kita

dapat dimulai dengan hal terkecil, menjadi pelajar Pancasila sejati.

yaitu diri kita sendiri. Dengan Menjadi murid Mater Dei sejati

menjadi gigih dan tekun dalam yang menerapkan care innovative

belajar kita sudah menjadi respect dalam kehidupan

pahlawan atas diri kita sendiri. berbangsa dan bernegara. Maka

Jangan pernah putus asa meskipun mari kita sebagai pelajar Pancasila

banyak halangan dan rintangan mewujudkan semangat-semangat

yang terus dihadapi di depan kita. yang memang seharusnya kita

Sebagai pelajar Pancasila teruslah lakukan dan terapkan.

kita bersemangat dalam situasi

apapun dan menerapkan 5 sila

dalam Pancasila. Cecilia Areta Tertia 8A/08

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 14

Liputan

Cerita PAS 1

Hai temen-temen semua, apa

kabar? Semoga semua yang

membaca ini dalam keadaan baik-

baik saja, kali ini aku mau ajak

temen-temen buat flashback

sebentar nih, sama beberapa bulan

yang lalu, tepatnya pada bulan

November lalu, mungkin ada

beberapa temen-temen disini yang

masih ingat dan mungkin sudah ada

yang lupa, ayo kita flashback Ulangan kali ini berjalan selama
6 hari, di hari pertama dimulai
bareng-bareng. dengan pelajaran IPA-Fisika, dan
prakarya, untuk hari terakhir
Bulan November lalu kita semua matematika, dan seni budaya.
Sebelum memulai itu semua akan
dari kelas 7 sampai kelas 9 sudah ada arahan dari wali kelas dan
doa bersama dalam zoom, pada
melaksanakan “ Ujian Akhir saat sudah selesaikan ulangan
juga akan ada doa penutup.
Semester 1 “ atau yang bisa

disingkat PAS, ujian kali ini sangat

berbeda dari ulangan-ulangan

sebelumnya, kita menjalankan

ulangan ini secara daring

menggunakan website yang sudah Di ulangan kali ini juga terdapat

disiapkan oleh sekolah. Semua anak peraturan baru karena kita

pun mempersiapkan ulangan ulangan menggunakan website

dengan baik sesuai arahan dari wali sekolah, jika kita melanggar

kelas, dan sebelum ulangan peraturan yang telah diberikan

berlangsung semua anak sudah akan ada peringatan pada laman

disiapkan dengan beberapa latihan website tersebut, maka dari itu

soal. kejujuran sangat dibutuhkan

dalam ujian kali ini.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 15

Liputan

Semua berjalan dengan baik, Sampai pada hari terakhir

sampai pada hari ke-5 ulangan ulangan semuanya berjalan

tepatnya pada pelajaran Agama dengan baik. Setelah ulangan usai

terjadi sedikit masalah teknis yang kita melaksanakan beberapa

membuat para siswa siswi tidak kegiatan salah satunya webinar

bisa menyimpan jawaban mereka, dari beberapa alumni, dan libur

tetapi para guru sangat akhir tahun. Pada bulan Desember

professional mereka langsung kita semua pun dibagikan hasil dari

merespon semua kendala dan ulangan tersebut, mungkin ada

memberi saran kepada anak yang mendapat hasil yang

muridnya agar tidak panic, setelah memuaskan mungkin ada yang

itu para murid diberi waktu belum, untuk yang merasa nilainya

tambahan untuk mengerjakan soal kurang memuaskan, ayo belajar

agama. lagi mungkin bisa mengubah cara

belajar agar lebih efektif, karena

usaha tidak akan menghianati

hasil, dan untuk yang sudah merasa

puas dengan nilai tetap belajar

dan pertahankan.

Di ulangan kali ini juga terdapat

peraturan baru karena kita ulangan

menggunakan website sekolah, jika

kita melanggar peraturan yang

telah diberikan akan ada

peringatan pada laman website

tersebut, maka dari itu kejujuran

sangat dibutuhkan dalam ujian kali

ini.

Hellen Renata Pardede 8C/13

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 16

Liputan

Semangat di
Lingkup Virtual

Perayaan kemerdekaan biasa

identik dengan upacara bendera.

Upacara bendera selalu rutin

dilaksanakan oleh SMP Mater Dei

tiap tahunnya pada hari besar

nasional. Namun, kali ini upacara

yang dijalani sedikit berbeda ya. cr. Wikipedia

Murid-murid SMP Mater Dei

menjalani upacara melalui live Namun halangan-halangan yang

streaming yang di gelar di Istana kita hadapi tidaklah menjadi

Negara. Upacara tetap berjalan pematah semangat kita dalam

seperti upacara pada umumnya menjalani kegiatan-kegiatan

namun ada sedikit perbedaan. seperti biasa. Presiden Joko

Dikarenakan social distancing yang Widodo juga menyampaikan dalam

harus kita jalani, anggota pidato nya bahwa situasi ini harus

paskibraka pada upacara kali ini tetap kita syukuri. Pemerintah juga

tidak sebanyak biasanya. Sangat sedang mengusahakan kenaikan

disayangkan ya kita tidak dapat ekonomi negara dalam keadaan

melihat kekompakkan tim sulit dalam pandemi ini. Upaya

paskibraka yang biasanya ramai. untuk mengobati yang sakit dan

Karnaval-karnaval dan beberapa mencegah kejadian kematian

acara lainnya harus dibatalkan sudah luar biasa diusahakan oleh

pada 2020 ini, dikarenakan pemerintah. Maka jangan sampai

pandemi yang tak kunjung henti. semangat kita pudar karena

SMP Mater Dei pun terpaksa datangnya masalah. Kejadian

menjalani acara lomba secara apapun yang menimpa kita tetap

virtual. harus disyukuri dan dilalui dengan

sepenuh hati.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 17

Liputan

Presiden Jokowi juga Yang bisa kita lakukan untuk

membahas cita-cita Indonesia 25 membantu pemerintah dalam

tahun lagi, pada HUT yang ke 100 mewujudkan cita cita bangsa adalah

tahun. Bukan hanya untuk lepas menjunjung tinggi kebersamaan,

dari pandemi tapi juga menjunjung tinggi toleransi,

melakukan lompatan besar memikirkan kepentingan bersama,

dengan memanfaatkan menghargai pendapat orang lain,

momentum dalam krisis dan harus dan menegakan keadilan tanpa

mencapai kemajuan yang besar memandang ras, budaya, suku,

dan menjadikan Indonesia agama, dan kedudukan.

negara maju, yang harus berakar

kuat pada ideologi pancasila dan

budaya bangsa. Dan tujuan

tujuan tersebut hanya bisa

dilakukan dengan kerja sama

semua komponen komponen

bangsa, saling membantu,

gotong royong, dan saling

mengingatkan dalam hal baik,

dengan tujuan mulia. Demokrasi

memang menjamin kebebasan,

tapi kebebasan yang menghargai

hak orang lain. Jangan ada yang

merasa paling benar sendiri, dan Meski perayaan HUT RI tahun ini

yang lain dipersalahkan, jangan sedikit berbeda, namun tidak akan

ada yang merasa paling agamis melunturkan semangat kita bukan.

sendiri, dan paling pancasilais Tidak melunturkan semangat dan

sendiri, semua yang merasa tetap bersyukur atas perayaan

paling benar dan memaksakan kemerdekaan negara kita tercinta.

kehendak itu hal yang biasanya Marilah tetap bersyukur dan

tidak benar. bersemangat meski terjebak di

lingkup virtual ini!

Cecilia Areta Tertia 8A/08

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 18

Liputan

Peringatan HUT
Kemerdekaan RI
yang ke-75 di SMP
Mater Dei

Tahun 2020 adalah tahun

yang sungguh berat untuk kita,

dimana hampir setahun kita

hanya bisa berdiam diri di rumah

karena dampak virus corona.

Begitupun dengan kegiatan

belajar mengajar yang terpaksa Dalam kondisi pandemi, OSIS

kita lakukan di rumah. Tak bersama para guru tidak kehilangan

terkecuali perayaan hari-hari akal untuk dapat tetap memeriahkan

besar nasional juga kita HUT Kemerdekaan RI dengan

laksanakan dan lakukan dirumah berbagai

juga. lomba yang tentunya dilaksanakan

Salah satunya yaitu Perayaan secara online. Lomba-lombanya

HUT Kemerdekaan RI di mana antara lain lomba cover lagu

biasanya menjadi hari yang kemerdekaan, lomba debat, lomba

paling ditunggu-tunggu oleh membuat poster, lomba cosplay

semua rakyat Indonesia karena pahlawan, lomba mie merah putih,

kemeriahannya. Namun, di tahun dan lomba type racer.

2020, semua jadi berbeda. Di

SMP Mater Dei Pamulang,

Perayaan HUT RI tahun 2020 pun

dilaksanakan secara online, mulai

dari upacara dan juga lomba-

lombanya.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 19

Liputan

Dari beragam lomba, Melihat hasil-hasil karya
yang luar biasa dari para siswa
sayangnya ada beberapa lomba SMP Mater Dei yang masih
sangat antusias mengikuti lomba-
yang hanya terbatas untuk lomba tersebut membuat saya
kagum, begitu banyak talenta
ditonton seperti lomba debat, dan kreativitas baru, di mana saat
kondisi yang serba terbatas ini
cerdas cermat, pidato, dan type tidak jadi penghalang untuk tetap
berkarya dan berprestasi. Jaya
racer. Tidak semua siswa bisa selalu SMP Mater Dei Pamulang.

menonton, padahal lomba-lomba Alexandra Ventimiglia 8A/01

tersebut sangatlah seru dan

menarik. Untungnya, ada juga

beberapa lomba yang bisa

dilihat langsung karena di-post di

media sosial, seperti cover lagu,

membuat poster, kreasi mie

merah putih, dan cosplay

pahlawan.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 20

Liputan

Langsing Sehat fisik bukan berarti kita harus
Doang Gak kurus, atau bahkan tidak boleh
Cukup! makan, melainkan kita harus bisa
menyeimbangkan 2 hal tersebut,
Hi teman – teman! Gimana pola makan & berat badan yang
ideal.
kabarnya? Semoga semuanya

sehat ya! Selama pandemi covid –

Nah, salah satu cara untuk

19, orang tua kita pasti jadi parno

mengetahui apakah berat badan

banget kan dan jadi cemas saat

kita ideal atau tidak adalah

ada anggota keluarga atau diri

dengan menghitungnya

kita sendiri yang merasa kurang

menggunakan BMI (Body Mass

fit/kurang enak badan.

Index). Apa sih BMI itu? BMI sendiri

Sebenarnya kita gak perlu panik,

merupakan pengukuran statistic

yang terpenting adalah kita harus

menggunakan tinggi badan dan

tetap menjaga kebugaran dan

berat badan untuk menentukan

kesehatan diri kita masing masing

apakah berat badan kita

dan pastinya menaati protokol

merupakan berat badan yang

kesehatan.

sehat atau tidak. Dimana sih kita

bisa menghitung BMI? Kita bisa

mengakses beberapa web di

Kesehatan & kebugaran adalah internet untuk menghitung BMI,
hal yang paling penting dan
sangat sangat harus dijaga loh! namun kita juga bisa
Sebagai remaja, kita masih
membutuhkan energi yang lebih menghitungnya sendiri dengan
besar dan hal tersebut bisa kita
lengkapi dengan menjaga gaya menggunakan rumus: BMI = Weight
hidup sehat, bukan hanya sehat
fisik tapi juga mental. (kg)/Height2(m2). Jika BMI

seseorang lebih dari batas normal,

maka akan lebih mudah terjangkit

penyakit seperti diabetes, penyakit

jantung, dan darah tinggi.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 21

Liputan

Namun, jika BMI seseorang Maka dari itu, kita harus memiliki

dibawah batas normal maka akan habit yang baik dalam menjaga

lebih mudah terjangkit penyakit tubuh, memang susah tapi kalau

seperti detak jantung tidak kita punya niat dan kemauan

beraturan, depresi, anemia, dan pasti bisa. Mungkin, ada

osteoporosis. Namun, pengukuran beberapa orang yang

BMI tidak menentukan secara beranggapan “ah gapapa gendut

akurat apakah berat badan yg penting sehat” padahal

sesorang sehat/tidak, bisa dibilang overweight atau underweight

BMI hanya sebagai patokan saja. masing masing pasti memiliki

Banyak hal yang bisa menjadi resiko yg besar. Nah, sebagai

faktor dibalik kesehatan tubuh remaja, yang pastinya masih

sesorang, yaitu: kegiatan olahraga, membutuhkan banyak energi

cara hidup, kualitas tidur, dan untuk melakukan aktivitas, yuk kita

keturunan. Sebagai remaja, kita jaga kesehatan dan kebugaran

bisa disebut sehat jika, kita bisa mulai sekarang, sebelum

mengatur pola konsumsi, aktivitas terlambat!

tubuh, dan bisa menjadikan diri

kita masing masing sehat jasmani Raia Andini P. 8E/28

dan rohani, serta bebas dari

ketergantungan ( Napza & rokok ).

Jika kita mau memiliki tubuh yang

sehat, pastinya kita butuh pola

hidup/lifestyle yang baik pula, nah

kira kira gimana ya agar kita bisa

menjaga pola hidup dengan baik?

Ada beberapa hal yang pastinya

bisa kita lakukan sehari hari, yaitu:

membiasakan diri minum air putih

yang cukup (8 gelas – 230ml/hari ),

sarapan dengan benar, selalu

ingat porsi makan, selalu olahraga

dan bergerak, dan yang terpenting

memiliki pikiran dan hati yang

senang dan tenang.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 22

Liputan

MPLS Di penghujung hari kami selalu
diberi kesempatan untuk

menuliskan refleksi. Refleksi yang
berisi tentang bagaimana

MPLS tahun ini berbeda dengan kegiatan Mpls, apakah
menyenangkan? Apakah kami
tahun sebelumnya. Mpls bertujuan mendapatkan hal baru? Teman

untuk memperkenalkan siswa baru baru? Pengalaman baru?

kepada lingkungan sekolah,

mengenal teman, guru dan Kami diberi waktu untuk

kebiasaan yang baru. Tahun ini menghabiskan waktu bersama osis

MPLS tidak diadakan secara offline sebagai bagian dari Mpls. Para

melainkan secara online. Kami osis sangatlah ramah. Kami

bertemu bukan dengan pergi ke memperkenalkan diri satu sama

sekolah, kami menggunakan cara lain untuk saling mengenal.

yang tidak biasa yaitu dengan Mereka menjelaskan hal-hal

menggunakan zoom dan google sekitar sekolah, seperti budaya

meet untuk bertemu, para guru, dan kebiasaan disana . Mereka

suster dan osis menyampaikan mengajak kami untuk berbagi

informasi disana. cerita tentang pengalaman baik

atau buruk. Kami mempelajari yel-

Sebenarnya kami tidak selalu yel kelas yang dibuat osis, yel-yel

menggunakan zoom dan google kelas kami masing-masing.

meet selama masa mpls, terkadang

para guru, suster dan osis Kami bertemu dengan suster

menyampaikan informasi lewat kepala sekolah beberapa kali.

video. Lewat video mereka Suster memberitahu dan

memberitahu kami tentang menjelaskan kami tentang visi misi

lingkungan sekolah, ekstrakurikuler, Mater Dei. Visi misi Mater Dei

kurikulum, tata tertib, adalah Care, Innovative, dan

memperkenalkan kepala sekolah, Respect (CIR), artinya peduli

para guru, karyawan dan osis. terhadap sekitar, berfikir inovatif

dan mendapatkan solusi baru yang

kreatif, dan sopan kepada yang

Nadine Annabel 7D/16 lebih tua, sesama, maupun yang
lebih muda.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 23

Liputan

Hari Kesaktian
Pancasila

Setiap tanggal 1 Oktober, Kami para murid dan guru
masyarakat Indonesia akan berharap semoga pandemi ini
memperingati Hari Kesaktian cepat berakhir, sehingga kami
Pancasila. Tanggal 1 Oktober semua bisa kembali melakukan
diperingati sebagai Hari kegiatan pembelajaran di
Kesaktian Pancasila, karena sekolah. Sungguh, kami sangat
dalam upaya perjuangannya merindukan hal itu.
Indonesia seringkali diganggu
oleh golongan-golongan yang Upacara dalam rangka Hari
menentang prinsip Pancasila. Kesaktian Pancasila ini dipimpin
Sudah banyak perjuangan oleh Berto. Saat bendera merah
yang dilakukan bangsa putih dinaikkan, sekolah memilih
Indonesia demi lima anak murid untuk menjadi
mempertahankan Pancasila, perwakilan untuk menyanyikan
sehingga akhirnya diakui lagu Indonesia raya. Ketika
sebagai Dasar Negara bendera selesai sampai di atas,
Indonesia. Pancasila sendiri suster kepala sekolah kami yaitu
hakekatnya adalah suatu Suster Vincentine, meminta kami
jalan pikiran dan dasar hidup untuk menirunya mengucapkan
bangsa Indonesia. ke 5 pancasila.

Sekolah kita tercinta SMP

Metr Dei juga memperingati

Hari Kesaktian Pancasila.

Sekolah mengawalinya

dengan melakukan upacara.

Upacara kali ini dilakukan

secara virtual karena masih

adanya pandemi covid-19 ini.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 24

Liputan

Suster Vincentine juga memberikan beberapa kata sambutan
kepada kami. Suster berpesan agar kita jangan melupakan
sejarah dan tetaplah kita menjadi bangsa yang berbhinneka
tunggal ika, berbeda beda tapi satu jua. Suster Vincentine pun
mengajak kami untuk mengamalkan ke 5 sila yang menjadi
landasan bangsa indonesia, contohnya seperti menghormati
agama lain, saling membantu dan menghormati, mencintai
indonesia, bermusyawarah dan juga melaksanakan piket kelas
saat berada di sekolah.

Mari kita lebih kuatkan persatuan bangsa kami Indonesia dan
juga kuatkan kebhinekaan kita, sehingga kita sungguh-sungguh
menjadi bangsa yang bermartabat. Setelah suster menyampaikan
kata kata sambutan, kami diajak untuk menyanyikan lagu garuda
pancasila. Garuda Pancasila ditulis oleh Sudharnoto, seorang
seniman lembaga kebudayaan rakyat. Lagu Garuda Pancasila
dipakai dan ditetapkan sebagai lagu nasional. Lirik lagu ini berisi
tentang semangat perjuangan dan kesetiaan rakyat Indonesia
kepada Pancasila sebagai ideologi dan falsafah negara. Sekolah
memilih perwakilan beberapa anak untuk menyanyikan Garuda
Pancasila. Mereka bernyanyi dengan sangat bagus dan kompak.

Ancilla Chelsa 8A/3 cr. canva

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 25

Liputan

Class
Meeting

Pandemi virus corona yang

berlangsung sampai saat ini

banyak menyebabkan perubahan Kalian pasti pengen pergi
menonton film ke bioskop bersama
bagi kehidupan kita, salah satu dengan keluarga dan teman kalian
bukan? Oleh sebab itu, kami
contohnya adalah adalah Pengurus OSIS ingin membuat
kalian kembali merasakan rasanya
menghambat terjadinya interaksi menonton film bersama dengan
orang tersayang melalui kegiatan
sosial di lingkungan, baik di Nobar Online. Nobar Online ini
banyak mendapat respon yang
masyarakat maupun di sekolah. bagus dan rasa antusiasme yang

Padahal, interaksi sangat tinggi dari teman-teman. Film
yang ditayangkan pun merupakan
dibutuhkan apalagi di zaman film yang bernuansa natal dan
kekeluargaan, sehingga kalian juga
sekarang . Kita dituntut untuk bisa merasakan hangatnya natal
pada kegiatan Nobar Online ini.
semakin berinovasi, khususnya

dalam bidang teknologi. Hal

tersebut tentunya tidak mudah

dilakukan bagi sebagian orang.

Begitu juga dengan kami, para

Pengurus OSIS SMP Mater Dei.

Setelah berhasil menyukseskan

kegiatan MPLS online, kami memiliki

tanggung jawab untuk

mengadakan kegiatan-kegiatan Kami juga mengadakan game

seru lainnya yang bisa memupuk kecil yang melatih teman-teman

rasa persaudaraan dan menjalin untuk menjadi lebih kreatif dalam

komunikasi yang baik antar sesama mendeskripsikan sebuah kata

murid SMP Mater Dei melalui dengan bentuk gambar melalui

kegiatan class meeting. aplikasi yang bernama Gartic.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 26

Liputan

Pada permainan game ini Meskipun kita melakukan
pembelajaran secara online, kami
terdapat banyak sekali interaksi para Pengurus OSIS akan terus
berusaha mengadakan berbagai
yang terjadi antara sesama murid acara yang pastinya keren dan
kembali dengan inovasi baru untuk
SMP Mater Dei. Di aplikasi game ini, kalian semua! Kami mengucapkan
terima kasih kepada teman-teman
siswa-siswi antar angkatan dapat yang ikut berpartisipasi dalam
kegiatan class meeting tahun ini,
bersenang-senang satu sama lain sampai jumpa di class meeting
tahun depan! Salam sehat selalu.
dan mungkin mereka bisa

berkenalan dengan teman beda

angkatan yang belum pernah

bertemu secara offline karena

adanya pandemic ini. Game ini

menyenangkan dan dapat menjadi

sarana refreshing setelah menjalani

PAS.

Kegiatan selanjutnya yang kami Jessica Valentina 9C

adakan adalah Virtual Choir. Semua

kelas ikut berpartisipasi dalam

kegiatan ini karena video yang

dikumpulkan akan disaksikan

bersama untuk acara natal. Dengan

adanya kerja sama yang baik antar

teman sekelas, kegiatan Virtual

Choir ini berlangsung dengan baik

dan diluar ekspektasi! Teman-teman

hingga bapak ibu guru sangat

tertarik menonton hasil video yang

ditampilkan saat perayaan natal.

Kami para Pengurus OSIS pun

merasa senang dan bangga karena

banyak orang yang menikmati

kegiatan kami.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 27

Liputan

Penutupan

Bulan Rosario &

Peringatan Wafatnya

Pater Mathias

Perayaan Ekaristi yang dilaksanakan Wolff, SJ

melalui Live Streaming dari Aula

Yesus pun berkata kalau “Maria

SMP Mater Dei Pamulang yang

ibu ku itu adalah ibuku dalam bentuk

dipimpin oleh RM. Antonius

apapun karena dia sudah lebih

Yuwisto,S.C.Y dalam memperingati

dahulu mendengarkan dan

penutupan bulan Rosario &

melaksanakan kehendak Allah.”

Peringatan Wafatnya Pater Mathias

Romo berkata kalau siapapun bisa

Wolff,SJ. Pada perayaan ekaristi ini

menjadi saudara/I Bapa di Surga

kata pengantar kita disampaikan

tak terkecuali termasuk juga Pastor

oleh guru kita Miss Chia, sebelum

Pater Mathias Wolf pun juga dimulai

dimulainya misa Miss Chia

dari sabdanya yang kecil. Secara

menceritakan kisah dan latar

tidak langsung Bunda Maria dan

belakang Pater Mathias Wolff.

Pastor Pater Mathias Wolf memiliki

kesamaan. Bunda Maria

Pada misa kali ini Romo Antonius mendengarkan dan menjalankan
menyampaikan tentang syarat kita
bisa menjadi saudara Yesus yaitu sabda Allah, dan melahirkan Yesus
yang melakukan kehendak Bapa di
Surga denga begitu kita otomatis sabda yang menjelma menjadi
kita menjadi saudara/I Yesus, dan
dengan rasa bangga pasti kita manusia. Tapi kalo Pastor Pater
rasakan ada semangat dan energi
yang tumbuh dalam tubuh kita. Mathias Wolf melahirkan
Sabda Yesus iu singkat tetapi bisa
mencangkup segala intensi dan juga Konggergasi SPM Bersama Muder
kehendak perasaan kita.
Julie Billiart. Konggergasi SPM

adalah harta kekayaan Allah harta

kekayaan Yesus, adanya

konggergasi SPM agar gereja-

gereja kaya akan rahmat dan sifat-

sifat Yesus Kristus.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 28

Liputan

Bersyukurlah secara tidak

Dengan Lahirnya Konggregasi

langsung kita memiliki aliran darah

SPM dan SMP Mater Dei kita masuk

biru kita juga keturunan Ningrat dan

dalam keluaga Allah secara lebih

Keraton, yaitu Kerajaan Allah Bapa

intens, lebih dalam, memiliki

ini juga bisa menjadi suatu

peranan. Dengan ini Mater Dei juga

kebanggaan dan semangat adalah

melahirkan genersai baru melalui

darah macam itu darah suci

pendidikannya tiap tahun, dengan

mengalir dalam tubuh kita, kita juga

adanya murid setiap tahun adalah

bisa menghadirkan kerajaan Allah

tanda Allah memercayai Mater Dei

dalam kebersamaan ini, terlahirlah

untuk melahirkan generasi baru

generasi baru, insan-insan yang

yang bermutu, semangat dan

berkualitas melalui SPM dan

kesetiaan dari Bunda Maria dan

MaterDei melalui Bunda Maria Ibu

Pastor Pater Mathias Wolf.

Yesus, ibu kita. Biarlah kita bisa

Bersyukurlah secara tidak mengambil bagian dari karya

langsung kita memiliki aliran darah penyelamatan Yesus Kristus . Biarlah

biru kita juga keturunan Ningrat dan kita bisa setia seperti Bunda Maria

Keraton, yaitu Kerajaan Allah Bapa dan gigih seperti Pastor

ini juga bisa menjadi suatu Pater Mathias Wolf. Semoga Tuhan

kebanggaan dan semangat adalah Memberkati Kita Semua.

darah macam itu darah suci Khotbah Romo Antonius

mengalir dalam tubuh kita, kita juga Yuwisto,S.C.Y diakhiri dengan kata-

bisa menghadirkan kerajaan Allah kata penyemangat. Khotbah Romo

dalam kebersamaan ini, terlahirlah Antonius bisa menjadi penyemangat

generasi baru, insan-insan yang bagi kita. Dan Romo pun

berkualitas melalui SPM dan menegaskan kalau kita bisa dan

MaterDei melalui Bunda Maria Ibu harus bisa mengambil bagian karya

Yesus, ibu kita. Biarlah kita bisa penyelamatan Yesus Kristus di bumi

mengambil bagian dari karya melalui Konggregasi SPM dan Mater

penyelamatan Yesus Kristus . Biarlah Dei.

kita bisa setia seperti Bunda Maria

dan gigih seperti Pastor

Pater Mathias Wolf. Semoga Tuhan

Memberkati Kita Semua.

Esther Emmanuella Pakpahan 8B/05

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 29

Liputan

Hari Guru dari

Kacamata

Mereka Dengan itu, kita mengajak dua

orang untuk diwawancarai, dan

mereka menyetujui wawancara

tersebut, dan kedua orang itu

Hari Guru adalah hari untuk adalah Alexandra Ventimiglia

mengingat jasa para guru yang Yuwono, dari kelas 8A, dan

diperingati pada tanggal 25 Nicholas Marvel, dari kelas 9F. Saya

November. Menurut Wikipedia, menanyakan mereka tiga

guru di Indonesia dianggap pertanyaan yang mereka harus

sebagai pahlawan tanpa tanda jawab, inilah pertanyaannya dan

jasa. Tanggal Hari Guru ini berasal jawabannya.

dari hari pengesahan Hari Guru

Nasional oleh Presiden Soeharto,

pada tanggal 25 November 1994 PERTANYAAN 1: Menurut kamu, Hari
Guru itu apa?
dengan sebuah Keputusan

Presiden Nomor 78 Tahun 1994

tentang Hari Guru Nasional. Andra :

“Suatu hari khusus sebagai

Sebagai pelajar, kita tidak bentuk penghormatan dan
dapat hidup tanpa salah satu
pengajar utama hidup kita, yaitu penghargaan kita terhadap para
seorang guru. Setiap hari, guru
bekerja untuk mengedukasi dan guru atas jasa-jasanya selama
memberi bekal pelajaran bagi
hidup kita tanpa lelah. Dengan itu, mengajar. “
pekerjaan ini sangat harus
dihormati, dan salah satu tanda Marvel :
hormat dan terima kasih itu
adalah dari perayaan Hari Guru. “Menurut aku, Hari Guru itu

adalah hari dimana hari untuk

mengapresiasi guru yang telah

membimbing kita sebagai

pahlawan tanpa tanda jasa untuk

masa depan kita yang lebih cerah.”

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 30

Liputan

PERTANYAAN 2: Apa yang PERTANYAAN 3: Pentingkah guru
membuat pekerjaan guru berbeda dalam kehidupan sehari-hari kita?
dari yang lainnya? Mengapa seperti itu?

Andra : Andra:
“Sangat penting, karena guru
“Karena seorang guru sangat
adalah sosok pengganti orangtua
berpengaruh bagi kehidupan di sekolah yang melakukan
tugasnya dengan mulia, berbagi
masyarakat di bumi ini, sebagai ilmu dengan ikhlas, membimbing
kita ke kehidupan yang lebih
seseorang yang mau membagikan positif.”

ilmunya, dan mengubah pola pikir Marvel:
“Penting banget, karena selain
kita menjadi lebih baik.”
mereka mengajar mengenai mata
Marvel : pelajaran banyak juga mereka
mengajarkan kita mengenai nilai
“Berbeda karena guru itu kehidupan.”

pekerjaan yang berpengaruh

banget untuk negeri ini karena

jelas mereka yang bimbing anak

bangsa yang hebat-hebat, tanpa

adanya guru tidak akan ada

dokter, ahli sains, pejabat, atau

bahkan presiden sekalipun akan

ada tanpa adanya bimbingan

guru.”

Othniel Edilza Pascha Liecoalu 8A/20 31

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG

Cerpen

PERBEDAAN ITU INDAH

Halo, Teman-teman. Perkenalkan Untuk sekedar info, Aku

namaku Andy, dan nama panjang ku bersekolah di SMPN 9 Di Jakarta

Andy Lie. Dari nama belakangku Selatan dan Aku ditempatkan di

pasti kalian bisa menebak bukan. kelas 9B. Mungkin untuk warga

Yap, aku berasal dari keluarga Jakarta dan sekitarnya tahu.

keturunan Tionghoa. Papa ku Jakarta Selatan memiliki banyak

bernama Hao Lie dan Mamaku tempat hits dan juga orang-orang

bernama Giovani Lie. Aku lahir di yang berpikiran luas. Nyatanya

Pontianak, tepatnya tanggal 25 tidak, di sekolahku mayoritas

Desember 2006. Beberapa hari beragama Islam dan selama aku

yang lalu, secara mendadak papa bersekolah, Aku hanya memiliki 4

bilang kepada mama bahwa minggu teman. Itu pun karena kita selalu

depan papa akan dipindahkan sekelompok ketika pelajaran

tugas oleh kantornya ke Jakarta. agama. Kenapa bisa kenal?

Karena di sekolahku memiliki

Sekarang aku sudah berada di sistem untuk murid yang Nonis,

Jakarta selama 1 bulan. Rasa senang bisa belajar agama sendiri dan

yang ku punya sebelumnya, dikelompokan di perpus. Karena

mendadak sirna. Ku pikir orang- ternyata ada sekitar 20% murid

orang di Jakarta sudah memiliki jadi kami dikelompokkan.

pemikiran jauh lebih terbuka dan

sudah menerima segala perbedaan.

Tapi, ternyata ekspetasiku

mendadak buyar. Karena, dari hari

pertama aku masuk sekolah, yang

kudapat hanyalah bullyan karena

aku orang China. Sebenarnya, aku

sedikit bingung. Karena, banyak

sekali orang yang kurasa sama

seperti ku. Mata sipit dan kulit putih.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 32

Cerpen

Teman ku yang pertama bernama Aku tidak tahu apakah

Gabriel dia anggota OSIS, pintar, bercandaan orang-orang Ibu Kota

dan anak orang kaya. Ada juga Ayu sereceh itu? Dan bahkan kata

dia adalah salah satu anggota band maaf diganti baper atau bawa

dan dia cukup populer di sekolah perasaan. Setelah setengah

lain. Ada juga Rachel, dia anak yang tahun aku bersekolah, ternyata

baik di mata guru, yang nyatanya bukan hanya teman tetapi

punya julukan "tukang cabut". Satu gurunya pun begitu. Aku selalu

lagi Rizky, dia anak yang tampan, masuk BK, karena mereka yang

berkacamata, idola semua membully hanya memutar balikan

perempuan, dan anggota OSIS. fakta.

Di sekolah ini, aku mendapat *Di ruang BK.
beberapa bullyan. Seperti
"Dy.. Dy.., kamu gak bisa apa?
"Dasar China lo!" Lawan mereka sekali aja?!"
"Woy, China! " Panggil teman. Tanya pak Ridwan.

"Eh China, lu punya bapak 2 "Gak bisa pak, saya diajarkan
yah? Satu bapak di Surga dan
satunya lagi bapak lu. " Seru oleh mama dan papa saya.
teman ku
"Hahaha bisa aja lu." Jawab ku. Untuk kasihilah musuhmu,

"Enak yah, lu gak bisa jadi anak seperti kamu mengasihi dirimu
yatim. Kan bapak lu dua." Ujar
nya kembali. sendiri. Saya selalu sabar pak,

Aku hanya menanggapinya karena menurut saya buat
dengan senyum. Karena buat
apa aku balas lagi, bullyan dan apa? Lagian, pasti akan ada
panggilan itu sudah kuterima
dengan lapang dada. kalanya mereka sadar pak"

Jawab ku.

"Ya sudah, ini saya harap
yang terakhir yah Dy." Tambah
pak Ridwan.

"Elah, becanda itu gua. Baper "Iya pak" Jawab ku.
dah lu!" Ujar teman ku

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 33

Cerpen

Aku pun akhirnya keluar, dan "Kenapa sih lu mau temenan
betapa kagetnya diriku ketika ama si China?" Tanya Reyhan
mereka yang membuatku masuk
ruangan BK, sedang menungguku, "Menurut gue, buat apa lu
dan mereka pun meminta maaf. ngebully bahkan ras dan
agama mereka, lu buat
"Minta maaf buat apa?" candaan. Tinggal di ibukota
harusnya pemikiran lu sesuai.
Tanyaku. Bahkan lebih maju, bukan
malah lebih kampungan."
"Iya, gue baru sadar aja. Dari Jawab Rizky.

tindakan gue yang kayak bocah

dan kayak orang gak

berpendidikan ini. Terlebih, sifat

gue gak mencerminkan "Dan juga, mereka lebih

pancasila banget." Jawab menghargai kehadiran orang

Reyhan, lain dan menghargai

perbedaan. Lu tau? Kadang

gue mau gabung sama

Iya itu nama temanku yang tadi mereka, kalo lagi pelajaran
bertanya padaku.
Agama. Karena, mereka beda

tapi satu, kayak Bhinneka

"Oh, akhirnya lu sadar. Gue Tunggal Ika, dan gue adem
harap gak hari ini aja ya. Tapi,
seterusnya juga dan ke orang aja ngeliat itu. Daripada
lain juga." Jawabku.
dikelas, kita satu tapi suka

banget perpecahan." Tambah

Rizky sambil berdiri dari

Setelah menjawab Reyhan seketika kursinya dan pergi menuju

dadaku menghangat. Ternyat,a kantin.

Reyhan suka membercadakan teman

ku yang lain. Seperti Ayu, Gabriel, Setelah omongan Rizky tadi,

Rachel, dan Rizky. Terutama Rizky, walaupun terdengar seperti guru

karena dimata Reyhan, Rizky hanya PKN, tapi memang begitu adanya.

mau berteman dengan minoritas Buktinya, Reyhan langsung

katanya. Yap, Rizky tergolong meminta maaf, karena merasa

sebagai siswa mayoritas, dan yang tertampar dan langsung sangat

membuat mereka sadar pun adalah merasa bersalah terhadap Andy

omongan Rizky. dan teman-temannya yang

berbeda.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 34

Cerpen

Bahkan, setelah hari itu mereka menjadi teman kelas yang luar biasa.
Setiap Reyhan mau bolos ketika jam Sholat Jumat, Andy lah yang menjadi
satpamnya. Juga setiap Minggu, Reyhan lah yang mengingatkan Andy
untuk masuk Gereja. Sungguh hal yang sangat indah.

"Terkadang kita terlalu fokus dengan perbedaan dan lupa,
jika perbedaan yang ada, adalah salah satu perekat dalam

kesatuan yang ada. "

Carissa Aurelia Wibowo/8E/07 35

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG

Resensi Film

Bumi
Manusia

Sutradara : Hanung Bramantyo
Produser : HB Naveen, Frederica
(Falcon Pictures)
Penulis buku : Pramoedya
Ananta Toer
Penulis naskah : Salman Aristo
Durasi: 181 menit
Klasifikasi LSF: 17+
Rilis di bioskop: 15 Agustus 2019
Pemain : Sha Ine Febriyanti,
Mawar Eva de Jongh, Iqbaal
Ramadhan, Peter Sterk, Whani
Darmawan, Giorgino Abraham,
Jerome Kurnia

Bumi Manusia merupakan film cr. imdb.com
asal Indonesia yang bergenre
drama sejarah. Pramoedya Ananta Tirto Adhi Soerjo pun dikenal
Toer menulis Bumi Manusia sebagai sebagai tokoh pers dan perintis
cerita awal Tetralogi Buru yang surat kabar Medan Prijaji. Bumi
diterbitkan Hasta Mitra tahun 1980- Manusia ditulis Pramoedya Ananta
an. Dari sini, pembaca diajak Toer semasa ditahan di Pulau Buru
mengenal sosok Raden Mas Tirto pada 1970-an. Tiga kisah lain
Adhi Soerjo alias Minke, pemuda membuntuti cerita ini dalam Anak
pribumi Jawa totok yang pernah Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan
bahagia bersama Annelies, putri Rumah Kaca.
dari pasangan Nyai Ontosoroh dan
Herman Mellema.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 36

Resensi Film

Di samping kisah asmara Minke itu berimbas pada klasifikasi

dan Annelies, perdebatan Hukum penonton Bumi Manusia. Dalam

Eropa dan Hukum Islam situs resmi Lembaga Sensor Film,

digambarkan dalam film ini. Pada Bumi Manusia mendapatkan

masa itu, Hukum Eropa begitu klasifikasi usia penonton 17 tahun

diagungkan dan dianggap lebih dan di atas 17 tahun dengan

beradab. nomor surat

1144/DCP/NAS/17/08.2024/2019.

Besar kemungkinan film ini

Selain tiga tokoh utama, Jerome sekaligus menyeleksi penggemar

Kurnia pemeran Robert Suurhof Iqbaal Ramadhan yang ingin

patut diacungi jempol. Wajah riang menyaksikan idolanya.

serta kefasihan berbahasa Belanda

sejak menit pertama membuat film

Bumi Manusia diawali dengan rasa

menyenangkan. Kesetiaan

sutradara Hanung Bramantyo

meladeni penggemar memvisualkan

adegan-adegan dalam buku sekitar Felizhia Mauren 8B/27

500 halaman

cr. cinemasia.nl

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 37

English Corner

Pancasila in
Everyday Life

Pancasila is the basis and We might not realize it but
foundation of Indonesia. Pancasila
is a very important topic, but most sometimes we unconsciously carry
of us easily forget it. We memorize
the 5 precepts contained in out the 5 precepts in school. For
Pancasila, but we have not fully
practiced them in everyday life. example, we tolerate our

As an Indonesian and a student differences. Indonesia is a large
it is our job to maintain the culture
and memorize the history of our country with many cultural
country. If you think about it,
practicing the 5 precepts in daily differences. 6 religions, thousands
life is not a difficult thing. We just
need to believe in ourselves that of ethnic groups, and millions of
we can do good for others and the
intention to make a better life. personalities. If we can tolerate

those differences in school, then we

can surely tolerate even more

differences in other places such as

our neighborhood and in public.

When we are able to accept and

tolerate the diversity in our own

country then accepting and

tolerating global diversity won’t be a

hard task. Not just tolerating, we

also need to respect each and every

one of them. We can’t force people

to believe in what we believe,

because they have the right to

choose.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 38

English Corner

It’s goes the same with giving Lastly, independence, students
opinions. The fourth precept talks
about deliberations, meaning in a who practice Pancasila are
group of people, if we want to get
a final result, we must respect independent. Being independent
other's opinions even if we don’t
agree with them. Finish the doesn’t mean being alone, it means
conversation by deliberation.
being able to handle things without

depending on other people,

whether it’s social problems, school

work, or our own problems. Having

the right mindset can help us be

A student who practices the 5 independent.

precepts in Pancasila must be a

noble character. We must

We were thought to practice the

understand morality. We must

5 precepts in Pancasila, we can do

understand social justice,

that in our daily life. Starting in

spirituality, love religion, humans,

school, tolerating differences,

and love nature. Students must be

respecting people, be critical, and

a good example for other people.

be independent. If we believe in

We also need creativity. Have an

ourselves then we can be a great

open mind to innovate, ready to

student who applies Pancasila in

take risks, think critically, and

our life.

finding ways to solve problems.

Being an independent student in

school, at home, and in public.

As students who practice Aretha Alexandra 8E/02
Pancasila, we must be able to work
together with other people. Being
able to collaborate and cooperate
with fellow students. Working
together is important for our future.
When we finally graduate and have
an occupation, we will always work
with other people. Especially when
technology is evolving rapidly.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 39

Pojok Kritik

Online School membawa Nantinya semua hal-hal diatas
akan berpengaruh kepada
dampak bagi siswa dan siswi kehidupan masa depan siswa-
siswi tersebut.
dalam pembentukan karakter Sebagai Pelajar Pancasila, kita
harus mencerminkan kehidupan
dan juga proses pembelajaran. Pancasila yang baik. Bila
kewajiban saja tidak bisa kita
Terutama dalam aspek lakukan, bagaimana dengan
tanggung jawab?
kerajinan, kedisiplinan, , dan
Raia Andini 8E/28
tanggung jawab. Dalam Natashya Livie 8E/25

keadaan seperti ini, guru guru

lebih sulit dalam mengawasi

para siswa. hal tersebut,

pastinya menuntut para siswa

untuk bisa lebih bertanggung

jawab. Namun, sangat

disayangkan siswa seringkali

menyepelekan bahkan menunda

tugas, karena merasa tidak

butuh dan tidak memiliki

tanggung jawab mengenai

tugas-tugas tersebut. Keadaan

ini membuat para siswa

kehilangan proses belajar dan

juga proses pembentukan

karakter.

Bagaimana hal ini bisa

mempengaruhi proses belajar

dan pembentukan karakter?

Ketika siswa memandang sepele

tugas yang diberikan, hal ini

bisa membuat siswa berpikir

bahwa tugas bukanlah sesuatu

yang penting untuk dikerjakan.

Siswa juga akan kehilangan

proses belajar dan akan kurang

mengerti materi yang

diterangkan.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 40

Cergam

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 41

Grace Tio D 8E Cergam

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 42

Kesehatan

SARS SAMA SEPERTI
COVID-19? JELAS BEDA DONG

Belakangan ini seluruh dunia WHO menjelaskan bahwa SARS

sedang dikepung oleh pandemi. merupakan penyakit yang

Kalian pasti sudah tau dong disebabkan oleh SARS-CoV.

pandemi apa yang sedang terjadi Menurut Kementerian Kesehatan

belakangan ini. Betul banget! Republik Indonesia, COVID-19

COVID-19. Karena banyaknya disebabkan oleh SARS-COV 2

berita yang beredar, pasti kalian yang termasuk dalam keluarga

tau hal seputar Covid-19 ini. Nah, besar coronavirus yang sama

karena pasti kalian sudah tau apa dengan penyebab SARS pada

itu COVID-19, kali ini kita akan tahun 2003, hanya berbeda jenis

mengenal penyakit lain yang virusnya. SARS pertama kali

disebabkan oleh coronavirus juga. mewabah di Cina pada tahun

Penyakit ini disebut dengan 2002. SARS adalah virus yang

sebutan SARS (Severe Acute ditularkan melalui tetesan air liur

Respiratory Syndrome). Penyakit ini yang menyebar ke udara ketika

bisa kita sebut masih satu keluarga penderita SARS batuk, bersin, atau

dengan COVID-19, tapi SARS dan berbicara. SARS adalah penyakit

COVID-19 berbeda lho. Beda yang lebih mematikan dibanding

apanya tuh? Memang kedua COVID-19, tetapi penularannya

penyakit ini disebabkan oleh lebih rendah. Mengutip dari situs

coronavirus dan merupakan alodokter.com, masa inkubasi

penyakit infeksi virus pada saluran penyakit SARS adalah 1–14 hari

pernapasan tetapi ada perbedaan (rata-rata 4-5 hari). Sementara

kecepatan penularan serta masa inkubasi COVID-19 adalah 1–

pengobatannya. 14 hari, dengan rata-rata 5 hari.

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 43

Kesehatan

SARS adalah penyakit yang lebih mematikan dibanding COVID-19,
tetapi penularannya lebih rendah. Mengutip dari situs alodokter.com,
masa inkubasi penyakit SARS adalah 1–14 hari (rata-rata 4-5 hari).
Sementara masa inkubasi COVID-19 adalah 1–14 hari, dengan rata-rata 5
hari. SARS diketahui ditularkan dari luwak ke manusia, sedangkan COVID-
19 diduga ditularkan dari kelelawar ke manusia. Pengobatan dari kedua
penyakit ini juga berbeda. SARS dapat diobati dengan pemberian
lopinavir, ritonavir, serta obat antivirus spektrum luas terbaru bernama
remdesivir yang telah terbukti efektif sebagai pengobatan. Berbeda
dengan COVID-19, hingga sekarang ini belum ditemukan obat yang telah
terbukti efektif.

Sekarang sudah tau kan bedanya? Jadi, jangan samakan kedua
penyakit ini meskipun mereka berasal dari keluarga yang sama tetapi
keduanya jelas berbeda. Semoga artikel ini bisa membantu dan
menambah wawasan kalian mengenai dunia kesehatan.

Natashya Livie 8E/25 44

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG

Puisi

Pagi Untuk
Mimpi

Berlari memulai pagi
Pagi dengan segudang mimpi
Diselingi pekikan burung
Lelah kian mengawali

Meski paku tajam menusuk
Meski gemuruh hujan yang menghalang
Buku-buku yang kian basah
Bekal yang sedari pagi menunggu

Sadarkah kita ini pejuang?
Sadarkah kita ini Pemuda Pancasila?
Sadarkah kita bahwa ilmu menanti kita untuk mengejar impian?
Sadarkah banyak orang yang mendambakan kita?

Kita yang terpelajar
Diberi kemampuan dan kecerdasan
Mereka yang tidak mampu
Diberi tangan untuk berusaha sendiri

Hargailah tiap ilmu yang mengawali pagi kita
Hargailah tiap pengorbanan dibalik itu semua
Hargailah kesempatan yang kita punya
Hargailah diri kita sebagai pelajar

Natashya Livie 8E/25

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 45

Mode

Kristiana Bondan W. G. 8D/21

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 46

SISWA BERPRESTASI

NICHOLAS MARVEL 9F - JUARA I LOMBA VLOG
DINAS LINGKUNGAN HIDUP

CLAUDIA PRISELLA 9 - JUARA II LOMBA VLOG
DINAS LINGKUNGAN HIDUP


Click to View FlipBook Version