The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SMP Mater Dei, 2022-03-07 21:03:38

BENTANG 34

1 Editorial 27 Natal Online? Emang
Seru?
2 Apa Kata
Mereka? 29 Pelantikan Saat Pandemi
Pesan Romo
Jejak-jejak Menyongsong
5 Peradaban Baru di Masa 31 Benediktus
End of The Road
Pandemi 2020-2021 32 See You Next Time!

8 Yang Muda Bergotong Ujian Sekolah
Royong 34 Angkatan 32

Antara Aku, Indonesia, dan 36 Resensi Film
10 Dunia

13 Pilketos Kok Online?

15 Harkitnas Penuh Berkat 37 Empat Sekawan

18 Langkah Sekolah Demi 39 Kumpulan Puisi
Pembelajaran 40 Mode

20 Kemeriahan Hari Kartini 41 Cergam
Pelepasan dan

22 Pengangkatan

Pagelaran Musik di Tengah
24 Pandemi Covid-19

Editorial

Edisi 33 - Desember 2020 l BENTANG 1

Kata Mereka

Alexandra Aurelia 7B/02

Hi! as a student in SMPK Mater Dei Pamulang, aku
bangga jadi murid disini! MD memiliki visi yang
bermakna yaitu Care, Innovative & Respect. Semua
warga SMPK Mater Dei pun mampu untuk

melaksanakan visi nya. Also, SMPK Mater Dei memiliki solidaritas yang
tinggi! Di SMP Mater Dei Pamulang juga mementingkan kebersihan
lingkungan demi kesegaran udara & juga penghijauan dan dari itu SMPK
Mater Dei mengedukasi para murid-murid melalui kegiatan Adiwiyata.

Florentina Nathacia Reva Putri Eldary 8A/12

Selama saya di md, terutama di masa pandemi ini
bagi saya membawa dampak positif terutama
kedisiplinan dan kejujuran, karena kita tetap bisa
masuk sekolah dengan via online, dengan jam
pelajaran yang sama seperti tatap muka. Adapun
tugas tugas yang diberikan pun juga tetap ada selama belajar online,hal
ini membuat saya juga harus dan wajib bertanggungjawab menyelesaikan,
meskipun terkadang saya juga ada telatnya dalam hal pengumpulan. Di
sisi lain kadang ada rasa bosan untuk beberapa pelajaran tertentu
terlebih belajar online. Harapan saya MD dapat lebih berkreatifitas dalam
hal belajar mengajar dan kegiatan kegiatan lain yang membuat kita
sebagai murid merasa tertarik dan tertantang.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 2

Kata Mereka

Cheryl Tirza Geraldine 9D/06

Menurut saya, Mater Dei sekolah yang bagus. saya
merasa beruntung bersekolah disini terutama karena
mendapat teman-teman yang unik dan seru. Guru-
guru di sekolah ini juga sangat asik mengajarnya,
walaupun ada beberapa yang tegas.
Fasilitas di dalam sekolah ini juga sangat bagus dan memadai, sehingga
saya merasa nyaman saat belajar di kelas. Banyak sekali pengalaman
saya saat mengikuti banyak acara di sekolah ini. Walaupun tahun ini hanya
bisa belajar di rumah, saya tetap senang. Karena sekolah ini masih
mengadakan beberapa acara yang seru, untuk mengumpulkan tugas juga
menjadi lebih mudah. Dan setiap selesai sekolah, selalu ada refleksi
bersama dengan Suster/Wali kelas yang membuat saya lebih nyaman,
lega, dan tenang.

Orang Tua Marcellino Paskah 9A
(Ibu Fitria Suryandari)

Kami bersyukur anak kami Marcel IX A bisa sekolah
di SMPK Materdei karena sekolah ini membentuk
siswa yang mempunyai karakter Kristus. Anak
diajarkan untuk disiplin dari hal2 kecil sampai besar
Saya juga merasa anak saya jg didukung dari segi talentanya bermusik.
Suster kepala sekolah dan guru-gurunya juga yang penuh perhatian.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 3

Kata Mereka

Orang tua Hellen Renata 8C (Ibu Erni
Endjeli)

Dalam kurun waktu 2 tahun ini banyak sekali
dampak yang saya lihat, Mater Dei membibing
siswa dan siswinya untuk belajar lebih disiplin
dan bertanggung jawab akan apa yang
mereka harus lakukan, meskipun pembelajaran
dilakukan jarak jauh tetapi Mater Dei tetap melakukan yang terbaik bagi
muridnya, selain itu, kinerja para guru juga sudah tidak dilakukan, wali kelas
selalu mengajak siswa siswinya untuk tetap berkomunikasi walaupun jarak
jauh.

Orang tua Carissa Aurelia 8E (Bapak
Patrick Suyanto Wibowo)

SMP Materdei memiliki perbedaan dari sekolah
lainnya. yaitu dengan cara pendidikan klasik
modern sangat cocok dengan kebutuhan
zaman sekarang. Selain itu, SMP Mater Dei
juga bisa dengan sigap dalam perubahan yang
tidak terduga.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 4

Opini

JEJAK-JEJAK MENYONGSONG
PERADABAN BARU
DI MASA PANDEMI 2020 - 2021

Pandemi COVID 19 belum

berakhir, peradaban dan

kebiasaan baru menjadi warna

di tahun 2021. Inovasi dalam

berbagai bidang dan sektor

beralih ke platform digital,

semua mencoba mencari cara

bagaimana tujuan tercapai

dengan resiko minimal melalui

pendekatan teknologi. Bisnis

teknologi digital saat ini melejit,

star-up business melejit dan kita dipanggil untuk
mengadakan perubahan dan
banyak alternative memasuki inovasi pendidikan.

era peradaban baru di masa Langkah awal yang tidak bisa
ditawar adalah pada kekuatan
pendemi ini. Tergelitik dengan SDM (Sumber Daya Manusia),
yaitu para pendidik, sebagai
jeritan kemanusiaan, alam garda depan dunia pendidikan,
merekalah yang akan menjadi
ciptaan serta situasi yang makin fasilitator dan mentor
pendidikan era peradaban baru.
marak dengan berita-berita Perubahan mental model yang
diharapkan adalah bagaimana
kematian akibat COVID, menjadikan manusia muda citra
Allah yang dipercayakan
membuat kita selalu kepada dunia pendidikan, di
tangan para pendidik ini
menguatkan diri dengan obat semakin menjadi manusia

yang tidak akan pernah habis bermartabat
dengan
yaitu, DOA dan IMAN untuk
5
imunitas hidup kita. Berfikir lebih

jauh menyikapi progress

percepatan teknologi, kitapun

diajak merenung dan selalu

mencari carabagaimana

mendampingi generasi muda 3-5

tahun yang akan datang. Nurani

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG

Opini

keunggulan karakter sekaligus Kami berharap, apa yang
keunggulan spiritual, kerohanian
serta mentalnya. Distrbsi era ini dilakukan SMP Mater Dei untuk
membuat banyak anak didik
justru kehilangan mental model memajukan pendidikan bangsa
karakter yang telah ditanamkan
dari pendidikan dasar di dan membangun mental model
keluarga, akibat pengaruh
media sosial yang telah mereka anak-anak generasi penerus
akses dengan begitu mudah
bahkan tak terkendali. bangsa Indonesia semakin

menampakkan keunggulan yang

bermartabat, gambaran citra

Allah sejati. Para pendidik SMP

Mater Dei terbuka untuk belajar

dan terus menginovasi diri,

setiap minggu kami

Fenomena ini di SMP Mater mengupayakan untuk selalu

Dei kami tangkap dan kami coba mengikuti perkembangan

untuk jembatani dengan teknologi dengan cara pelatihan

berbagai kreativitas kegiatan : In House Tainning internal,

virtual kerohanian-spiritual, tutorial IT yang dipandu diawal

hingga kegiatan seni maupun oleh Bapak Susanto, Bapak

pembelajaran, edukasi Nanang Aris dan Ibu Chia

penguatan kesadaran dengan Clarissa, dimana mereka telah

alam ciptaan virtual maupun dibekali sebelumnya oleh

pelatihan bagi para tenaga sekolah untuk mengikuti

pendidik dan kependidikan. workshop koding bekerjasama

dengan MPK- KAJ serta

pelatihan-pelatihan mandiri

yang diupayakan oleh masing-

masing sehingga sangat

membantu. Kini terbentuklah tim

IT SMP Mater dei yang dikuatkan

selain tiga guru diatas, yaitu

bapak Richard, Bapak Jerry, Ibu

Catarina, Bapak Oscar, dan

Bapak Gerry. Pelatihan untuk

para SDM kami sungguh menjadi

sentral, fokus dengan tujuan

agar terup-date potensi yang

dimiliki guna menjawab

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 6

Opini

kebutuhan zaman. Puji Tuhan bahwa kini kami semakin mantap dan
siap untuk memberikan layanan online maupun offline. Semoga
menyikapi percepatan teknologi 4.0 – 5.0 kami semakin memberikan
layanan unggul, bermartabat serta inovatif bagi anak-anak didik
yang dipercayakan.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 7

Opini

YANG MUDA
BERGOTONG ROYONG

Kementerian Pendidikan dan Bapak Ir Soekarno, kita diberi

Kebudayaan memiliki visi misi warisan Pancasila yang menjadi

sebagaimana tertuang dalam ideologi/ dasar/ landasan/

Peraturan Menteri Pendidikan pedoman dalam hidup

dan Kebudayaan Nomor 22 berbangsa dan bernegara. Lima

Tahun 2020 tentang Rencana sila yang tercantum dalam

Strategis Kementerian Pancasila menjadi sendi-sendi

Pendidikan dan Kebudayaan penopang berdiri kokohnya

Tahun 2020-2024, yaitu tentang negara Indonesia. Terdapat dua

profil pelajar Pancasila. Pelajar sila yang menjadi point utama

Pancasila merupakan sebagai landasan dalam

perwujudan pelajar Indonesia karakter bangsa Indonesia yang

sebagai pelajar sepanjang ditumbuh kembangkan mulai

hayat yang memiliki kompetensi Pendidikan dasar yang

global dan berperilaku sesuai dicantumkan dalam profil

dengan nilai-nilai Pancasila, pelajar Pancasila. Kedua sila itu

dengan enam ciri utama: adalah kemanusiaan yang adil

beriman, bertakwa kepada dan beradab sila kedua dan

Tuhan YME, dan berakhlak pada sila yang kelima tertulis

mulia, berkebhinekaan global, keadilan sosial bagi seluruh

bergotong royong, mandiri, rakyat Indonesia.

bernalar kritis, dan kreatif.

Dua kata dari sila kedua dan

Pelajar Pancasila adalah kelima menjadi point utama
pelajar Indonesia dimana
diharapkan dari dalam dirinya yaitu kemanusiaan dan
muncul perilaku-perilaku yang
didasari ideologi Pancasila. keadilan. Satu tindakan
Bangsa Indonesia adalah
bangsa yang istimewa, oleh ditumbuhkan untuk
founding father negara ini
merealisasikan kedua kata itu,

yaitu gotong royong. Di dalam

kamus Bahasa Indonesia, gotong

royong memiliki makna bekerja

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 8

Opini

bersama-sama (tolong menyelesaikan pekerjaan rumah

menolong, bantu membantu). (menyapu, mengepel, mencuci,

Gotong royong merupakan menyetrika, menjemur,

partisipasi aktif dan peduli merapikan kamar dan lain-lain.

setiap individu dalam Ikut bekerja bakti di lingkungan,

kepentingan banyak orang aktif mengerjakan bersama

tanpa memandang suku, ras, tugas-tugas kelompok, ikut serta

golongan, status sosial, dan dari berderma membantu korban

jaman dulu gotong royong bencana alam, menjadi relawan,

menjadi salah satu ciri khas menaati anjuran pemerintah di

bangsa Indonesia. masa pandemic covid-19, tidak

SMP Mater Dei sebagai salah membuang sampah

satu Lembaga Pendidikan dasar sembarangan, melestarikan

memaknai dan mewujudkan lingkungan dan masih banyak

gotong royong dalam visi care lagi Tindakan-tindakan nyata

dan respect. Lulusan SMP Mater yang bisa dilakukan demi

Dei pada akhirnya diharapkan kepentingan bersama. Dunia

memiliki kemampuan bergotong- masa kini tidak mungkin

royong, yaitu kemampuan dikembangkan sendiri, tidak ada

melakukan kegiatan secara pekerjaan dan aktivitas yang

bersama-sama dengan suka rela tidak membutuhkan gotong

agar kegiatan yang dikerjakan royong, kolaborasi. Oleh karena

dapat berjalan lancar, mudah itu sebagai pelajar Pancasila

dan ringan. Elemen dari gotong hendaknya memiliki kompetensi

royong, yaitu kolaborasi, diri yang utuh, cerdas

kepedulian, dan berbagi mampu berkarakter.

menjadi jiwa dari setiap pribadi.

Dan ini menjadi perwujudan nilai

kemanusiaan yang dimiliki oleh

bangsa Indonesia, bahwa

manusia merupakan makhluk

yang berbudaya, bermoral, dan

beragama.

Gotong royong bisa diwujudkan

dalam kegiatan sehari-hari,

membantu orang tua M. S. Susantiningsih

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 9

Opini

ANTARA AKU,
INDONESIA, DAN
DUNIA

Apakah kalian tahu berapa Bapak Menteri Pendidikan dan

jumlah negara di dunia? Jumlah Kebudayaan Nadiem Makarim

negara di dunia tidak pasti, ada menyebutkan, kebhinekaan

beberapa hal yang menjadi global adalah perasaan

penyebabnya, karena masih ada menghormati keberagaman.

beberapa negara yang belum Kebhinekaan global adalah

dianggap sebagai negara toleransi terhadap perbedaan,

karena belum mendapatkan artinya orang harus bisa

pengakuan dari negara lain, menerima perbedaan, tanpa

contohnya Kosovo. Jumlah yang rasa judgement, tanpa

diakui antarnegara bisa menghakimi, dan tidak merasa

berbeda, hal ini sangat dirinya atau kelompoknya lebih

tergantung pada kebijakan baik dari kelompok lain. Sikap

politik luar negeri masing- tersebut bukan hanya

masing negara. Ada negara diterapkan di level Indonesia,

berdaulat/merdeka ada negara sebagai negara mereka tapi

territorial/wilayah yang belum juga di tingkat dunia. Saat ini

berdaulat, misalnya Bermuda, dunia menjadi makin kecil

Saint Helena dikuasai Inggris. karena semua informasi bisa

Berdasarkan informasi PBB bila diakses di manapun.

negara koloni disertakan dalam Kebhinekaan global menjadi hal

hitungan, maka jumlah negara di yang penting dan harus menjadi

dunia ada 241. Setiap negara aspirasi sistem Pendidikan. Hal

memiliki karakteristiknya ini karena kita akan bersaing di

masing-masing dan di era masa kini dan masa depan.

milenial ini, dalam dunia digital, Bersaing di panggung dunia,

globalisasi tidak akan bisa bukan hanya di panggung

terkendali. Seluruh aspek Indonesia.

kehidupan terbuka, mendunia,

tidak ada hal yang bisa dibatasi. Sebagai generasi milenial,

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 10

Opini

sekaligus pelajar pancasila, kebhinekaan tersebut. SMP

mempertahankan budaya luhur, Mater Dei sebagai salah satu

lokalitas dan identitasnya, dan sekolah swasta katolik di

tetap berpikiran terbuka dalam Tangerang Selatan sangat

berinteraksi dengan budaya lain, menghormati dan menghargai

menjadi sebuah keharusan. setiap perbedaan, setiap

Tindakan tersebut akan kebhinekaan. Toleransi menjadi

menumbuhkan rasa saling salah satu semboyan yang

menghargai dan terbentuknya senantiasa diwujudkan dalam

budaya luhur yang positif dan setiap kegiatan. SMP Mater Dei

tidak bertentangan dengan memiliki tenaga pendidik,

budaya luhur bangsa akan karyawan, pembantu pelaksana,

terwujud. Pelajar Pancasila dan peserta didik yang

diharapkan mampu mengenal beragam, mulai dari agama,

dan menghargai budaya, suku, ras, asal usul , budaya dan

mampu berkomunikasi lain-lain. Seluruh warga SMP

interkultural dalam berinteraksi Mater Dei yang beragam

dengan sesama, mampu tersebut mendapatkan

berefleksi dan memiliki perlakuan yang sama, dihargai,

tanggung jawab terhadap dihormati, diberi kesempatan

pengalaman kebhinekaan. yang sama. Berbagai program

dan kegiatan dilakukan untuk

Kebhinekaan artinya beraneka menunjang tumbuhkembangnya

ragam, bermacam-macam, kebhinekaan yang sehat.

banyak, beragam, dan lain-lain,

yang mengarah kepada Memaknai kebhinekaan global

banyaknya perbedaan yang ada berarti menghormati, toleransi

dalam masing-masing aspek terhadap keberagaman,

kehidupan, kebhinekaan lebih perbedaan. Kita diharapkan

tertuju pada nilai nasional, yaitu melatih diri, membiasakan diri

beraneka ragamnya suku supaya kita memiliki sikap-sikap

bangsa, ras, agama, budaya, diri yang benar dan baik, yang

bahasa, dan lain-lain yang ada pada akhirnya sikap-sikap itu

pada negara Indonesia. Negara akan membudaya dalam diri dan

yang memiliki semboyan pada akhirnya menjadi karakter

persatuan dan kesatuan diri. Beberapa sikap yang perlu

sebagai penghubung kita latih antara lain: tidak pilih-

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 11

Opini

pilih teman dalam pergaulan

kita sehari-hari, toleransi dalam

berbagai hal, mempelajari dan

melestarikan budaya berbagai

wilayah, memiliki keterbukaan

cara pandang, mempelajari

bahasa asing untuk bisa

menjelajah berbagai

pengetahuan demi kemajuan,

menggunakan dan mengenalkan

produk dalam negeri kepada

dunia, melakukan filterisasi

terhadap segala pengaruh asing

yang masuk ke Indonesia.

Sebagai generasi millenial dan

berpancasila pada akhirnya

diharapkan dapat tumbuh dan

berkembang dalam diri setiap

insan karakter-karakter diri yang

kuat, karakter berkebhinekaan

global bisa sukses tumbuh

dalam diri dan menjadi bekal

dalam menjalani kehidupan

yang sebenarnya nanti. Tujuan

hidup di era globalisasi

diharapka terwujud, menjadi

pribadi yang utuh berjiwa

nasionalisme dan tidak

menghapus jati diri bangsa,

bangsa yang berbhineka.

Generasi Pelajar Pancasila yang

berkebhinekaan global, generasi M. S. Susantiningsih

yang menghargai budayanya

namun tidak menutup mata dari

pengaruh luar.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 12

Liputan

Organisasi Siswa Intra Sekolah Dimulai pada tanggal 18 April

atau yang biasa disebut OSIS 2021, para calon ketua dan wakil

merupakan sebuah wadah kegiatan ketua OSIS membuat video

para siswa untuk belajar sebagai perkenalan mereka masing-masing.

pemimpin atau lembaga eksekutif Calon ketua dan wakil ketua OSIS

di sekolah. OSIS ini dikelola dan SMP Mater Dei Pamulang sebagai

diurus oleh murid-murid sekolah berikut :

yang terpilih sebagai anggotanya.

Organisasi ini terduri dari susunan 1) Paslon 1 : Theresia Vannesa

kepanitian yang terdiri dari ketua, dan Linonel Maxmillian

wakil ketua, sekretaris, bendahara, 2) Paslon 2 : Alexandra

kemudian seksi-seksi lainnya. Ventimiglia dan Ignatius Evan

Pastinya di setiap jabatan OSIS

memiliki tugasnya masing-masing. Para siswa dapat melihat video
perkenalan calon pasangan ketua
Setiap tahunnya pasti ada dan wakil ketua OSIS ini melalui
youtube MD Warriors. Link youtube
pergantian kepengurusan OSIS. video-video tersebut disebarkan
lewat MPK kemudian petugas MPK
Salah satunya adalah pemilihan dari masing-masing kelas akan
share link tersebut ke grup chat
ketua OSIS. Namun, belakangan ini kelas masing-masing. Para siswa
dapat menonton berulang kali
seluruh dunia sedang mengalami video tersebut untuk semakin
mengenal para calon.
masa pandemi atau tersebarnya

virus Covid-19. Dengan adanya virus

tersebut seluruh siswa sekolah serta

para staf dan guru harus bekerja

atau belajar di rumah. Walaupun

pandemi tengah melanda,

pemilihan ketua OSIS tetap kami

adakan secara online. Tepatnya Dilanjutkan pada tanggal 20 April
2021, seluruh siswa serta staf dan
pada tanggal 18 April dan 20 April guru SMP Mater Dei berkumpul
dalam zoom meeting. Link zoom
2021 yang diadakan pemilihan

ketua dan wakil ketua OSIS.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 13

Liputan

diberikan lewat MPK. Diawali 273 suara. Pilketos tahun ajaran
dengan refleksi atau doa Rosario, 2021-2022 ini berjalan dengan
kemudian sosialisasi pilketos, dan lancar dan tingkat partisipasi
yang terakhir di share melalui zoom semua anggota sekolah cukup
video kampanye dari masing- tinggi.
masing pasangan calon.

Pastinya banyak hal-hal baru

Pemilihan pilketos yang dijalani bagi para siswa, staf, dan guru

oleh siswa, staf, dan guru juga dalam menjalan kegiatan selama

tidaklah sulit. Para siswa akan sekolah online ini. Salah satunya

diberikan link untuk pemilihan. adalah mencari cara agar kita

Sebelum itu siswa sudah diberitahu semua tetap bisa menjalankan

lewat zoom bahwa login kegiatan pemilihan ketua dan wakil

menggunakan NIS (Nomor Induk ketua OSIS secara online lewat

Siswa) sebagai username dan rumah masing-masing. Harapannya

password. Jika siswa tidak ingat NIS semoga dengan adanya kegiatan

mereka, maka mereka dapat pilketos secara online ini para

bertanya kepada guru wali kelas siswa SMP Mater Dei Pamulang

atau kepada guru yang bertugas bisa tetap belajar tentang politik

sebagai tim IT. Semua anggota dan berdemokrasi yang pastinya

sekolah SMP Mater Dei Pamulang tetap secara sehat dan jujur.

turut ikut dalam memilih ketua dan Kegiatan pilketos ini juga

wakil ketua OSIS untuk periode mengajarkan kita semua untuk bisa

2021-2022. Para guru pastinya menggunakan hak suara kita

juga mengingatkan siswa untuk dengan baik dan benar. Selain itu,

memilih kandidat dengan jujur dan kegiatan pemilihan ini juga

yakin. dilakukan untuk regenerasi

kepemimpinan OSIS di SMP Mater

Dalam pilketos ini, hampir seluruh Dei Pamulang dari tahun ke tahun
siswa ikut berpartisipasi. Walaupun
ada sekitar 9 siswa yang tidak ikut untuk memberikan ide dan inovasi-
memilih karena kendala atau hal
lainnya. Berdasarkan catatan, ada inovasi baru untuk mengembangkan
sekitar 533 suara yang masuk. Dari
total seluruh suara yang masuk, sekolah.
pasangan 1 mendapat 260 suara
sementara pasangan 2 mendapat Theresia Vannesa 8A/26

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 14

Liputan

Diawali oleh pembukaan Pembacaan Janji Murid Mater Dei
pun dibacakan. Setelah dibacakan
"Upacara Siap Dimulai" kemudian semua pasukan di istirahatkan
untuk mendengar amanat kakak
pemimpin upacara diminta untuk pembina yang berisi tetang Hari
Kebangkitan Nasional yang ada
memasuki lapangan upacara. saat 20 mei yang dimana sudah
tidak ada rasa kedaerahan dan
Begitu juga dengan pembina memiliki rasa nasionalisme dan
kesatuan.
upacara,setelah itu pemimpin

upacara memberikan perintah

untuk menghormat kepada

pembina upacara.

Setelah itu upacara dimulai

kemudian pemimpin upacara Setelah itu pembina upacara

memberikan laporan kepada meminta untuk melanjutkan

pembina upacara. Setelah itu upacara dengan diiringi lagu,

persiapan pengibaran bendera setelah itu dilakukan pembacaan

Merah Putih dan mengibarkannya. doa penutup.

Pemimpin upacara pun memberikan

instruksi untuk hormat kepada Pemimpin upacara pun melakukan

Bendera Merah Putih dengan laporan upacara selesai. Dengan

diiringi lagu "Indonesia Raya". pembina upacara yang

meninggalkan lapangan upacara,

Setelah pengibaran dan setelah itu suster memasuki

penghormatan Bendera Merah lapangan upacara dan memberikan

Putih, kita pun diajak amanat.

mengheningkan cipta yang

dipimpin oleh pembina upacara.

Davin Junior 7A/07

Pembacaan Pancasila pun juga di
ikuti siswa dan guru.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 15

Liputan

VAKSINASI

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 16

Liputan

pengecek suhu, hand sanitizer, masker, dan penanda jarak bagi seluruh
warga sekolah. Harapannya agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa
segera dilaksanakan.

Semoga virus COVID-19 dapat segera teratasi dan khususnya agar
kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung normal kembali. Pastinya
tidak hanya saya dan Anda, tapi kita semua harus berusaha. Tuhan
memberkati.

Ibu Chia Clarissa 17

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG

Liputan

Tidak terasa kita semua telah Kami diminta berpartisipasi dalam

menjalani kegiatan PJJ selama rencana sekolah untuk mewujudkan

beberapa semester di SMP Mater PTM. Dengan senang hati

Dei. Banyak sekali pengalaman membantu sekolah demi

baru yang kita dapatkan. Memang kelancaran PTM, kami datang pukul

PJJ membawa banyak sekali 8 pagi dan memulai shooting video

dampak dalam proses belajar, simulasi dengan berdoa meminta

sosialisasi, dll. Tetapi tidak bisa kelancaran kepada Tuhan. Terik

dipungkiri, semua ini demi kebaikan matahari tidak menghalangi kami,

dan kesehatan kita bersama. kami tetap shooting dan berusaha

melakukan yang terbaik. Aksi nyata

Kemampuan beradaptasi yang yang kami lakukan, kami anggap

kurang selama PJJ membuat sebagai nilai Pelajar Pancasila

banyak pihak harus rugi. Hal ini yang bisa membentuk karakter

memaksa kita semua untuk segera kami. Untuk menghargai kerja keras

melakukan Pembelajaran Tatap kami, sekolah memberikan konsumsi

Muka (PTM). SMP Mater Dei kepada kami dan memberikan

sesungguhnya ingin segera waktu istirahat.

mengakhiri PJJ ini dan melanjutkan

PTM. Tetapi ada syarat yang harus Dibantu oleh beberapa guru,

dipenuhi, setiap sekolah yang akan akhirnya kami berhasil

melakukan PTM harus membuat menyelesaikan shooting dengan

video simulasi terlebih dahulu. lancar. Meski ada beberapa

Maka, untuk memulai langkah ini, kendala dalam pembuatan video

SMP Mater Dei mengundang simulasi, kami tetap mengharapkan

Pengurus OSIS periode 2020-2021 hasil yang maksimal, yang

untuk melancarkan simulasi. nantinya video tersebut juga akan

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 18

Liputan

diperlihatkan kepada banyak orang. Kami selesai melakukan shooting
sekitar pukul 1 siang, pihak sekolah mengucapkan terima kasih atas
partisipasi dan kesukarelaan kami membantu sekolah. Bukan hanya
sekedar hari yang melelahkan bagi kami, kami juga mendapatkan
pengalaman baru. Senang bisa membantu sekolah melalui aksi nyata
dalam perwujudan PTM. Banyak pengorbanan yang telah kami, para guru,
dan staff sekolah lainnya lakukan dalam pembuatan video simulasi ini,
terutama pengorbanan waktu serta tenaga demi mencapai hasil yang
paling baik. Semua hal diatas merupakan bentuk perwujudan Pelajar
Pancasila yang bergotong royong untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Semoga pengorbanan kita semua bisa membuahkan hasil, dan SMP Mater
Dei bisa melakukan PTM dengan protokol kesehatan yang akan menunjang
proses pembelajaran.

Natashya Livie 8E/25 19

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG

Liputan

SMP Mater Dei Kembali dengan skor tinggi dengan menggunakan

acara perlombaan di hari spesial ilmu pengetahuan yang dimiliki

kali ini, Hari Kartini. Kartini-an kali mereka. Lomba poster juga tidak

ini dilaksanakan bersama Hari Bumi kalah dalam mengasah

Sedunia lho! Dikarenakan halangan kemampuan peserta. Selain

pandemi, seperti acara-acara mengasah kemampuan

sebelumnya Hari Kartini menggambar, lomba poster juga

dilaksanakan secara online. mengasah kemampuan dalam

Peringatan hari Kartini kali ini mengembangkan ide menjadi

diramaikan dengan lomba-lomba, sebuah gambar. Lomba ke empat

webinar terkait Hari Bumi, dan ini merupakan lomba puisi, lomba

kegiatan dari OSIS. yang menarik peserta penyuka

sastra. Bagi murid yang suka

Lomba yang diadakan antara lain menulis maka lomba ini tentu

adalah lomba video fashion, dalam menarik. Juga membantu

lomba ini para peserta diajak untuk mengasah kemampuan peserta

memadukan fashion tradisional dalam merangkai kata-kata

dengan modern. Bagi para pecinta dengan indah. Lomba-lomba

fashion lomba ini bisa jadi wadah dilakukan secara individual dan

untuk menyebarluaskan hobi dan dikumpulkan sesuai tenggat.

mengasah kemampuan dalam

memadukan pakaian. Hasil video Selain lomba, OSIS juga

yang di upload di media sosial bisa mengadakan kegiatan seperti MD

saja menginspirasi orang-orang lain Cinema dan MD FM. MD Cinema

untuk memakai pakaian tradisional terasa seperti kegiatan wajib tiap

dengan cara baru. Lomba event yang diadakan SMP Mater

berikutnya adalah lomba yang Dei. Disayangkan acara kali ini

terkait pengetahuan mengenai dilaksanakan dengan situasi

biografi Kartini. Dengan pandemi, maka MD Cinema tidak

menggunakan aplikasi Kahoot, semeriah saat tatap muka. MD

peserta berlomba untuk mendapat Cinema dilaksanakan melalui

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 20

Liputan

aplikasi Rave. Film yang ditayangkan MD Cinema kali ini merupakan
“Kartini: Princess of Java”. MD FM juga tidak kalah menarik dari MD Cinema.
MD FM berisi perbincangan yang dibawakan oleh salah dua pengurus osis,
yaitu Marvel dan Thessa. Selain berisi perbincangan, MD FM
memperbolehkan siswa untuk request lagu untuk dimainkan dalam siaran.
Akun Instagram @md.warriors membuka question box untuk para siswa yang
ingin request lagu.


Dengan berlangsungnya acara dengan baik, berarti pandemi tidak lah
menjadi penghalang bagi para pengurus OSIS untuk melaksanakan banyak
acara. Sudah banyak acara yang tetap sukses membuat murid menikmati
momen-momen dalam sekolah. Seperti kata Ibu Kartini “ Habis gelap
terbitlah terang” setelah datangnya halangan seperti pandemi namun jika
diusahakan semua akan tetap berjalan dengan baik walaupun dengan
cara yang berbeda.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG Cecilia Areta Tertia 8A/08

21

Liputan

Upacara Hari Pendidikan Nasional OSIS 2020-2021 Marvel

diadakan pada tanggal 3 Mei 2021. membacakan laporan

Upacara dilaksanakan melalui pertanggungjawaban pengurus

stream YouTube dan siswa OSIS 2020-2021, pada laporan

menyaksikan upacara dari rumah tersebut Kak Marvel selaku ketua

dan ber-ikut serta dari rumah. OSIS 2020-2021 berbicara

Upacara ini dipimpin oleh Jonathan mengenai penyerahan jabatan

Abimanyu 8D/17 dan upacara menjadi ketua dan rasa syukurnya

dibina oleh Suster Vincentine, SPM, telah terpilih sebagai ketua OSIS

dan upacara dihadiri oleh guru- bersama wakilnya Theresia

guru SMPK Mater Dei, petugas Vanessa, Kak Marvel

upacara, dan calon ketua dan wakil menyampaikan rasa syukur dan

dan peserta OSIS 2020-2021 yang kehormatan bagi dia bisa menjadi

akan dilantik, Bendera Merah Putih ketua OSIS di periode ini, Kak

dikibarkan oleh tiga pengibar dan Marvel menyampaikan suka duka

dihormati oleh guru dan peserta dia selama menjadi ketua OSIS di

lainnya, dan setelahnya peserta program baru ini yaitu

upacara menyanyikan pembelajaran online yang

"Mengheningkan Cipta" untuk membuat seluruh anggota OSIS

mengenang jasa-jasa para saat itu memutar otak cara

pahlawan nasional, sesudah itu menyampaikan program-program

dibacakan pembukaan UUD 1945 yang sudah Kak Marvel dan rekan

oleh Marvel dari kelas 9 ketua osis telah buat. Kak Marvel juga

2020-2021 dan Pancasila mengucapkan rasa terima kasih nya

dibacakan oleh pembina upacara terhadap pengurus OSIS periode

Suster Vincentine, SPM dan diikuti ini dan kepada pembina OSIS yaitu

oleh peserta upacara lainnya. Pak Aris dan Bu Siwi serta Pak

Pelantikan OSIS dilaksanakan Santo wakil kesiswaan yang turut

setelah upacara Hardiknas mendampinginya. Setelah itu ketua

langsung, dan saat itu juga ketua OSIS juga menyampaikan laporan

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 22

Liputan

pertanggungjawaban selama

setahun ini. Pada laporan tersebut oleh para guru dan memutuskan

Kak Marvel selaku ketua OSIS untuk memberhentikan masa

menyampaikan program-program jabatan 2020-2021 dengan rasa

yang ada pada perayaan- hormat dan penghargaan yang

perayaan yang ada, dan juga Kak setinggi-tingginya. Dengan

Marvel menyampaikan juga diucapkannya pidato tersebut

program yang belum bisa secara sah diberhentikannya masa

terlangsungkan karna adanya jabatan periode 2020-2021 dan

pandemik ini, Ketua OSIS tersebut pengangkatan jabatan 2020-

juga menyampaikan permohonan 2022. Setelahnya pelepasan

maaf nya karna tidak terlaksananya kepengurusan OSIS dilaksanakan

program-program tersebut, Kak dengan pelepasan masa jabatan

Marvel juga menyampaikan jika dan memberikan masa jabatan

ada kesempatan di periode kepada pengurus yang sudah

selanjutnya dia berharap program- dipilih oleh sekolah. Selanjutnya

program yang belum terlaksana adalah penyerahan Bendera Merah

bisa terlaksana di periode 2021- Putih, Bendera SMP Mater Dei, dan

2022, setelah ia menyampaikan Bendera OSIS. Setelah penyerahan

segala ucapannya, ia mengakhiri jabatan pengurus periode baru

laporan tersebut. Ia juga tersebut dipertanyakan

menyampaikan permohonan maaf kesanggupan pengurus dan para

jika ada salah selama periode ini pengurus mengucakan janji OSIS.

dan berhrap periode selanjutnya Secara resmi pada tanggal 3 Mei

dapat memakai kesempatan 2021 sah dilantiknya pengurus OSIS

tersebut dengan sebaik-baiknya baru periode 2021-2022 yang akan

dan bisa memakai kesempatan ini melanjutkan kinerja pengurus

untuk melayani sesama dan dapat sebelumnya. Setelahnya ketua

mempelajari banyak hal baru. OSIS baru yaitu Alexandra

Setelah itu Suster Vincentine, Ventimiglia menyampaikan kata

SPM selaku kepala sekolah sambutannya yang berisi

membacakan bacaan “Keputusan harapannya, program-program, visi

Kepala Sekolah” yang. berisi misi dalam pemrograman.

pemutusan Suster juga Setelahnya pembina upacara

mengatakan bahwa perlunya masa menyampaikan amanat. Dengan

re-generasi yang sudah dirapatkan begitu upacara Perayaan Hardiknas

dan Pelantikan OSIS diakhiri.

Esther Emmanuella P 8B/05

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 23

Liputan

Pagelaran musik merupakan suatu yang disajikan dengan

acara di mana mempertunjukan membawakan medley lagu daerah

permainan alat musik yang untuk menampilkan kekhasan

menghasilkan suatu alunan musik budaya Nusantara dari pulau

yang indah sehingga dapat Sumatra, Jawa, Kalimantan,

dinikmati ketika didengar. Sulawesi, Bali, NTT, Papua serta

Pagelaran musik di SMP Mater Dei Maluku, yang membuat pagelaran

juga merupakan suatu program musik ini menjadi khas dan menarik

terakhir di kelas IX yang karena terdapat unsur-unsur

ditampilkan oleh seluruh siswa kelas budaya Indonesia yang

IX setiap tahunnya. Di mana seluruh disajikannya. Tak hanya itu, siswa

siswa kelas IX memiliki tanggung kelas IX juga menyanyikan lagu

jawab yang besar untuk dapat nasional sebagai wujud rasa cinta

menjalankan seluruh rangkaian terhadap Indonesia yang kaya akan

acara ini. keberagamannya.

Di tahun ini, pagelaran musik kelas Namun, di tahun ini, di tengah
IX membawakan ansambel musik pandemi Covid-19, membuat

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 24

Liputan

adanya perbedaan pagelaran di aula. Dalam proses
perekamannya ini, seluruh siswa
musik dengan tahun sebelumnya. kelas IX diminta untuk datang ke
sekolah, dengan pembagian jadwal
Yang biasanya dapat tampil secara dan waktu yang sudah ditentukan
serta dengan pakaian adat sesuai
langsung di muka para penonton, daerahnya. Setiap 30 menitnya,
hanya satu kelompok saja yang
kini pagelaran musik kelas IX tahun terdiri dari 6 orang untuk dapat
melakukan perekaman.
2021 berjalan secara online. Meski

pandemi menghambat acara

pagelaran kali ini, tetapi dengan

rahmat Tuhan dan seluruh upaya

yang telah dilakukan bapak/ibu

guru serta seluruh siswa kelas IX,

pagelaran ini dapat berjalan Meski datang ke sekolah di tengah

dengan baik. Mulai dari latihan pandemi, tetapi seluruh siswa tetap

memainkan alat musik bersama, diwajibkan untuk menggunakan

berlatih menyanyi bersama dengan protokol kesehatan yang ketat.

masing-masing kelas melalui zoom, Ketika sudah sampai di sekolah,

serta perekaman audio. Itu semua dicek suhu, dan diminta langsung

kami lakukan secara online. Tetapi, ke aula untuk perekaman, dengan

sebelum berlatih secara bersama latihan sesaat bersama kelompok

satu kelas, setiap satu kelas sudah untuk memantapkan koreografinya.

dibagi menjadi 5 kelompok. Di Nah, di waktu kami melakukan

mana, di setiap kelompoknya itu perekaman, ini merupakan suatu

memainkan lagu daerah yang kenangan tersendiri bagi kami,

berbeda-beda sesuai dengan karena setelah satu tahun

pulau di Indonesia yang telah bersekolah secara maya bersama

menjadi tema di setiap kelasnya. sebagai siswa kelas IX SMP Mater

Kami juga membuat koreografi Dei, akhirnya kami dapat melihat

untuk digerakan secara bersamaan teman satu kelas kami secara

sambil memainkan alat musik dan langsung, meski hanya beberapa

bernyanyi. orang. Setelah selesai perekaman,

kami membuat kenangan dengan

Setelah berlatih selama dua difoto bersama kelompok dan

minggu, tibalah di hari perekaman masing-masing pribadi. Setelah itu,

pembuatan video (visualnya). kami diperkenankan untuk langsung

Perekamannya ini dilaksanakan pulang.

secara offline di sekolah, tepatnya

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 25

Liputan

Akhir kata, terima kasih kepada suster, bapak/ibu guru yang telah
membantu kami serta tim IT, dan seluruh wali kelas IX yang telah
mendampingi kami dalam berjuang di tengah pandemi untuk dapat
mewujudkan pagelaran musik ini. Khusunya terima kasih juga kepada Bapak
San Heri Nelson Sitorus yang telah mendampingi dan mengajari kami siswa
kelas IX dalam berjuang mewujudkan acara pagelaran musik ini. Terima
kasih juga kepada teman-teman kelas IX yang sudah mau berupaya dan
berjuang bekerja keras di tengah pandemi ini untuk dapat berlatih
bersama. Meski dalam suasana yang tidak memungkinkan ini, akhirnya kami
dapat menyelesaikan semua ini dengan baik. Mari kita apresiasi atas apa
yang telah kita lakukan dalam pagelaran musik ini!

Cheerio!

Salam semanis es teh manis

Holly Vallerie C.M

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 26

Liputan

Halo temen – temen! Gimana nih seru seru banget! Kira – kira kalian

kabarnya? Semoga baik baik aja inget gak film apa aja yang

ya! Kalian inget gak? dibulan ditayangin? Aku kasih tau ya! Film

Desember lalu, OSIS sempat yang ditayangkan meliputi, Enola

mengadakan beberapa acara holmes, Mulan, Home Alone, Rise of

sebagai perayaan natal. Kalau the guardians, Aladdin, dan Nanti

lupa, yuk kita inget lagi! Dibulan Kita Cerita Tentang Hari ini. Dalam

Desember lalu, tepatnya tanggal 7 penayangan film – film tersebut,

– 11 Desember, OSIS mengadakan kita menggunakan aplikasi Rave

acara natal yang disi dengan yang termasuk salah satu hal yang

berbagai kegiatan menarik, yang baru dilakukan dimasa masa

bisa diikuti seluruh peserta didik pandemic seperti ini loh! Selain

SMP MaterDei. MDCinema, OSIS juga

mengadakan acara lain, seperti

Berbeda dengan tahun tahun mabar yang diisi dengan Gartic.io,

sebelumnya, perayaan natal tahun yang setiap siswa bebas ikut

ini sayangnya harus diadakan berpartisipasi, bermain bersama.

secara online. Yang tadinya kita Eits! Tapi, perayaan natal rasanya

bisa bersenang senang dikelas, gak lengkap kalau gak ada bagian

menghias kelas, dan nonton nyanyi kan? Nah, maka dari itu

Bersama secara langsung, OSIS juga mengadakan acara

sekarang harus melakukan itu Virtual Choir loh! Dimana, setiap

semua secara jarak jauh. Tapi hal kelas bisa menyerahkan beberapa

itu tidak jadi penghalang untuk kita siswanya untuk membuat video

tetep seru seruan loh! Acara tampilan, bisa solo maupun group,

natalan ini diawali dengan yang nantinya video tersebut akan

penayangan beberapa film pada digabung dan ditayangkan untuk

tanggal 7 – 11 Desember. Film yang ditonton Bersama sama. Selain

ditayangkan beragam dan pastinya berbagai acara dan kegiatan, OSIS

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 27

Liputan

juga mengadakan tampilan yang sebelumnya.
diisi dengan puisi dari Andra
dengan iringan gitar dari Brilliant, Gimana, sudah ingat kan sama
Band OSIS, dan Choir dari setiap
kelas. Tampilan ini dishare melalui perayaan natal kita? Keseruan dan
zoom dan ditonton seluruh siswa
SMP Mater Dei loh! Pasti deg keramaian acara ini pastinya
degan kan! Tampilan tampilan
tersebut, pastinya menarik banget didukung dengan support bapak
kan untuk ditonton?
ibu guru dan kerja keras para

pengurus OSIS. Melalui perayaan

natal secara online ini, kita bisa

belajar untuk membangun

kebersamaan dan kerja sama

Banyak siswa yang sudah ikut meskipun terhalang pandemi yang

berpartisipasi dalam perayaan mengharuskan kita berkomunikasi

Natal online kali ini, dan hal jarak jauh. Yuk, kita tingkatkan rasa

tersebut pastinya sangat persatuan, kerja sama, dan

mendukung acara berjalan lebih kebersamaan meskipun dimasa

lancar dan menarik. Secara singkat, pandemi seperti ini!

perayaan natal kali ini dilakukan

dengan mencoba hal baru. Seperti,

aplikasi menonton Bersama, game

online, dan sebagainya. hal

tersebut pastinya tidak luput dari

siswa – siswa yang mau mengambil

pelajaran meskipun disituasi sulit

seperti ini. Hal tersebut merupakan

salah satu bukti, bahwa kita bisa

mengambil berbagai pelajaran

dalam pembelajaran jarak jauh,

misalnya dengan memperdalam

pengetahuan seputar teknologi.

Perayaan natal ini, juga sekaligus

mengajarkan kita untuk mau

berusaha dan mencari, tentang

segala seuatu hal baru yang

mungkin belum kita ketahui

Raia Andini 8E/28

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 28

Liputan

PELANTIKAN SAAT
PANDEMI

Tidak terasa sudah hampir dua Pelantikan Penggalang Rakit-
tahun lamanya kita bersekolah di
SMPK Mater Dei, sudah hampir dua Terap ini dilaksanakan pada
tahun juga untuk siswa siswi kelas 8
menjalankan pelatihan Pramuka di tanggal 7 Mei 2021, sebelum
SMPK Mater Dei, akhirnya tibanya
juga waktunya untuk siswa siswi pelaksanaan pelantikan tepatnya
kelas 8 dilantik menjadi
Penggalang Rakit dan Tetap, pada 5 Mei 2021 , banyak hal yang
setelah menunggu satu tahun
lamanya siswa siswi kelas 8 layak harus siswa siswi laksanakan, dari
untuk dilantik, dan menerapkan
segala pelatihan yang sudah mulai memeriksa kelengkapan
diberikan oleh para pelatih selama
satu tahun ini. atribut seragam, memeriksa

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG kelengkapan tugas-tugas selama

menjalankan pelatihan ini,

kehadiran dan juga memeriksa SKU,

pembina regu juga sangat

membantu para siswa siswi untuk

memeriksa kelengkapan, khususnya

kelengkapan tugas dan kehadiran.

Masing-masing pembina regu

juga memberi

beberapa

29

Liputan

arahan kepada regunya, memberi mungkin masa depanya untuk

gambaran untuk acara pelantikan mengambarkan pribadi yang

yang dilaksanakan pada tanggal 7 disiplin, dan taat.

Mei nantinya. Para pembina juga Tak terasa sejak awal pelatihan

mengajarkan kita untuk tetap mulai tepatnya saat di bangku

sopan selama melaksanakan kelas 7, kini kita telah

pelantikan nantinya untuk menyelesaikannya, tentunya semua

menghasilkan acara yang baik. ini bisa diraih dari kerjasama

pembina yang baik dan murid,

Tiba juga tanggal 7 Mei 2021 semoga perjuangan-perjuangan
yang sudah sangat dinantikan oleh
siswa siswi, pelantikan dilaksanakan yang panjang ini dan memilik
secara online via Zoom pada pukul
13.00, acara dimulai dari doa, banyak cerita ini bisa berguna bagi
sambutan, dan upacara. Siswa
siswi mengikutinya dengan penuh masing-masing pribadi, sebuah
hikmah, banyak juga hiburan-
hiburan yang diberikan sehingga pengalaman baru juga bagi siswa
acara tidak begitu membosankan.
Dikarenakan pelantikan dilaksankan siswi untuk bisa merasakan ini dan
saat pandemic pelantikan hanya
diwakili oleh masing-masing ketua berpratisipasi dalam acara ini,
regu yang hadir di sekolah, ada
beberapa tamu dari luar SMPK diharapkan perjuangan panjang ini
Mater Dei yang ikut berpratisipasi
dalam acara ini juga. bisa membuahkan hasil yang sama

dengan perjuangannya, khususnya

bisa mengambarkan bagaimana

kepramukaan itu bagi orang-orang

diluar sana yang masih merasa

asing terhadap pelatihan

kepramukaan ini.

Sekolah sangat berharap besar

bahwa pelatihan yang sudah kita

laksanakan hampir dua tahun ini,

bahkan hampir semua murid sudah

mengikuti pelatihan kepramukaan

sejak SD, bisa memberi banyak

manfaat bagi masing-masing

murid, bisa berguna di lingkungan

sekitarnya, orang disekitarnya, atau Hellen Renata 8C/13

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 30

Liputan

SMP Mater Dei mengadakan teman seperti laki-laki menyukai

Misa Perayaan Ekaristi paskah teman dikelasnya perempuan.

minggu ke 7 dan Persiapan PAT. Kesetia kepada teman juga ada

Perayaan Ekaristi yang di pimpin seperti membantu menemani

oleh Romo Benediktus Yogi ketoilet dan memberikan hasil

Wandono, SCJ. Perayaan yang tugasnya.

diadakan ini adalah perayaan

ekaristi Minggu ke 7 dan Persiapan Kita harus merasakan bahwa

untuk melakukan PAT yang akan Allah tetap mencintai kita

dilakukan murid – murid kelas VII walaupun kita belum sempurna.

dan kelas VIII. Walaupun kita jarang atau malas

berdoa, walapun kita suka

Romo Benediktus Mengatakan mencontek, suka membohongi

”Ataukah cinta kita adalah orang tua dan itu semua adalah

kesediaan kita mengorbankan bukti bahwa kita lari dari cinta

waktu, materi, hati, kesenangan, Tuhan. Tetapi cinta Tuhan tetap

kenyamanan Bahkan jiwa raga kita menaungi kita. Dan refleksi tentang

hanya untuk orang yang kita Cintai” cinta Tuhan yang mencintai kita

Romo Benediktus sampai meskipun kita tidak sempurna ini

kebingungan mendefinisikan siapa layaklah juga Dia mengingatkan

sih orang yang kita cintai? Apasih kita untuk hal yang sama.

syarat, Kriteria orang itu sehati

dengan kita.

Pertemanan dan Cinta, teman

memang sulit didapatkan, tapi

musuh tidak, jika ingin

mendapatkan musuh kita hanya

menyebarkan hoax dan terjadilah Alfon Aoki 8A/02

perpecahan. Ada cinta kepada

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 31

Liputan

End of The Road
See You Next Time!

Pengumuman yang paling dilakukan secara tatap muka
bersama teman-teman. Kegiatan-
ditunggu-tunggu akhirnya Kkgiatan yang mungkin dulu tidak
terlihat begitu bermakna, namun
disampaikan juga Jumat 4 Juni sekarang begitu saya dan teman-
teman angkatan rindukan.
2021 kemarin. Satu pengumuman

yang menandakan bahwa seragam

putih biru akan segera berganti ke

putih abu-abu. Ya, pengumuman

kelulusan dan pelepasan bagi anak Acara pun dilanjutkan dengan
doa pembuka yang di pimpin oleh
murid kelas 9 angkatan ke 32 SMPK Sr. Faustina. Lalu dilanjutkan lagi
dengan kata sambutan dari Sr. M.
Mater Dei. Acara ini dilaksanakan Vincentine, SPM. Setelah kata
sambutan singkat dari Suster,
melalui daring/zoom dikarenakan akhirnya acara utama pun dimulai.
Yaitu, pengumuman kelulusan bagi
masih beredarnya virus covid-19. anak murid kelas 9. Pengumuman
kelulusan ini, akan dibacakan bagi
Bukan hanya acara membosankan setiap kelas oleh masing-masing
wali kelas. Dimulai dari kelas 9A
yang membuat orang Nampak sampai kelas 9F, seluruh murid dan
juga orang tua merasa lega dan
enggan bahkan untuk sekedar ikut, tenang, karena angkatan 32 ini
dinyatakan 100% lulus. Yang mana
namun acara pengumuman ini juga ditekankan lagi oleh Sr. M.
Vincentine, SPM di akhir
dimeriahkan dengan penampilan pengumuman.

pagelaran musik dari murid kelas 9

yang sudah disiapkan dan direkam

dari jauh-jauh hari.

Pengumuman kelulusan dan Setelah pengumuman kelulusan
pelepasan kali ini diawali dengan
penayangan video kaleidoskop selesai diberikan, acara pun
angkatan 32 dari 2018 sampai
2021. Dengan menonton tayangan dilanjutkan dengan tayangan hasil
tersebut, saya pribadi dapat
flashback ke tahun-tahun dimana
semua kegiatan sekolah masih

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 32

Liputan

karya anak-anak kelas 9A sampai pelepasan untuk angkatan 32 SMPK
9F yang menampilkan permainan
alat musik serta nyanyian dari Mater Dei. Acara menyenangkan ini
berbagai daerah yang beragam
dari seluruh Indonesia. Seperti kelas ditutup oleh doa dari Bu Anna dan
9B yang menampilkan permainan
alat musik dari Kalimantan, ataupun beberapa pengumuman tambahan
9F yang menampilkan permainan
alat musik dari Maluku. Penampilan dari Bu Catharina. Acara yang
yang mungkin tidak sempurna,
namun dapat menunjukan kerja mungkin singkat, namun menyimpan
keras dari setiap murid yang mau
ikut berlatih dan menampilkan begitu banyak rasa senang dan
kebolehannya masing-masing, dan
tentunya sangat menghibur baik lega bagi murid-murid yang
bagi orang tua dan juga murid-
murid yang ikut serta dalam diluluskan, dan juga sebagai
pertemuan daring hari itu.
pengingat bagi saya dan teman-

teman angkatan bahwa masa SMP

yang menyenangkan sudah

berakhir. Saya hanya berharap

yang terbaik bagi teman-teman

semua. Terima kasih banyak atas

kenangannya baik saat kita semua

bertatap muka langsung, maupun

saat hanya melewati layar.

Hampir menuju akhir acara,

pengumuman murid berprestasi

dalam bidang akademik maupun

non akademik, dan murid yang

tidak pernah melanggar pun

dibacakan. dari pengumuman

tersebut, banyak hal yang bisa

dipelajari. Yang sudah mendapat

ranking, bisa mempertahankan

kegigihannya dalam belajar. Dan

bagi yang belum, dapat terus

berusaha lebih keras untuk

mencapai nilai yang lebih baik

kedepannya.

Kita sudah berada diujung acara Agatha Chelsea 9F/01

pengumuman kelulusan dan 33

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG

Liputan

Ujian Sekolah
Angkatan 32

Pandemi covid-19 yang melanda ditiadakan," ujar dia.

seluruh dunia pada saat ini

membuat banyak hal harus Selama berlangsungnya ujian

dikerjakan dari rumah dan secara sekolah ini banyak hal berbeda

online. Pemerintah Indonesia yang dirasakan oleh para murid

dengan sigap langsung menutup terutama dalam sistem ujian

sekolah untuk memutus rantai sekolah. Karena untuk pertama

penyebaran Covid-19. Maka kalinya diadakan ujian secara

dengan itu SMP Mater Dei online banyak perbedaan sedikit

melakukan pembelajaran jarak membuat kami bingung dalam cara

jauh. Hal ini dilakukan untuk kerja ujian sekolah tersebut,

menghindari kerumunan dan kontak tentunya ujian dirumah dan

fisik sebagai upaya memutus rantai disekolah memiliki perbedaan yang

penyebaran Covid-19. Dengan amat banyak.

didampingi orangtua dalam

pengawasan para murid dirumah. Ujian Sekolah dibagi menjadi
dua, yaitu USAK (Ujian Sekolah
Dari mulai bekerja, melakukan Aspek Keterampilan) untuk menilai
hasil belajar anak selama 3 tahun
KBM (kegiatan belajar mengajar), di aspek keterampilan dan USAP (
Ujian Sekolah Aspek Pengetahuan).
termasuk Ujian Sekolah semua

dilakukan secara daring. Menteri

Pendidikan dan Budaya, Nadiem

Makarim mengatakan bahwa USAK yang diadakan 15 Februari

"Penyebaran wabah Covid-19 sampai dengan 3 Maret, selama

diprediksi akan terus berlangsung kita melakukan dan mempersiapkan

hingga April, jadi tidak mungkin kita guru guru dari SMP Mater Dei

memaksakan siswa untuk berkumpul dengan sigap membantu dan

melaksanakan UN di bawah memperbaiki kesalahan murid

ancaman wabah Covid-19, selama mengerjakan USAK. Segala

sehingga kami sepakat UN yang dikerjakan kami tersusun

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 34

Liputan

dalam buku “Panduan Ujian bertujuan untuk menjadi latihan
sebelum "praktek" langsung.
Sekolah” yang disusun oleh para

guru. Sehingga murid

mengerjakannya dengan sangat Sangat aneh memang, saat kami

tersusun dan lengkap juga bisa mengerjakan ujian dengan zoom

tepat waktu dalam mengumpulkan untuk diawasi. Satu device untuk

dan mendapatkan nilai yang mengerjakan dan satu device lagi

maksimal. untuk zoom meeting bersama guru

pengawas. Ketanggapan guru SMP

Dalam USAK yang diambil tema Mater Dei dalam menangani
Betawi. Kami diminta membuat 2
video dan 1 skenario tentang isi masalah yang terjadi saat US perlu
video yang akan kami buat. 2 video
tersebut berisi video memasak dan diacungi jempol. Karena dengan
video menari juga memainkan alat
musik. Masakan yang akan dibuat cepat mereka akan memperbaiki
juga bertema Betawi, jadi kami
diberikan 2 pilihan yaitu asinan dan membantu murid yang
buah dan asinan sayur. Dalam
video lainnya, kami diminta untuk mengalami kesusahan. Mulai dari
menyanyi dan memainkan alat
musik juga menari dengan musik murid yang memiliki kendala 2
yang kami mainkan dan nyanyikan.
device, internet, soal yang berlebih,

dan kesalahan dalam soal.

Sedangkan untuk USAP yang Dalam pandemi ini, nilai kejujuran
sangat penting. Karena para guru
diadakan tanggal 8 April sampai tidak bisa mengawasi secara
langsung sehingga kami para murid
dengan 16 April. US pertama yang diberikan kepercayaan untuk jujur
dalam mengerjakan US. Karena
akan diadakan secara online oleh kejujuran adalah awal kesuksesan.
Sudah banyak orang pintar tapi
sedikit orang jujur.

kami. Sebelum Ujian Sekolah,

biasanya ada try out terlebih

dahulu. Di TO (Try Out) yang

diadakan 2 minggu sebelum USAP

ini juga dijadikan simulasi dan

ijelaskan tata cara saat ujian nanti.

TO yang diadakan dua minggu

sebelum Ujian Sekolah berlangsung Stefany Wadhi

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 35

Resensi Film

Akhirnya mereka menghabiskan

liburan mereka di Jakarta

bersama-sama. Kehidupan

mereka terus berjalan hingga

akhirnya mereka berempat

sedang mendapatkan masalah

yang bertubi-tubi datang secara

bersamaan yang membuat

mereka jauh satu sama lain.

Masalah itu datang dari
keluarga dan pertemanan
mereka. Tetapi ternyata mereka
bisa melewati masalah mereka
dan muali berdamai dengan
keadaan. Mereka mulai dekat
kembali.

Film ini diawali dengan Film yang menceritakan
mereka berempat yang gagal seputar kehidupan remaja ini
pergi liburan ke Bali karena sangat menarik untuk ditonton,
mendapat hukuman dari orang apalagi film ini memiliki banyak
tua mereka masing-masing. pesan moral yang dapat diambil
Bukan tanpa sebab, akan tetapi dari segi manapun. Kita sebagai
dikarenakan video buatan remaja tidak hanya perlu
mereka yang mengkritik guru, mementingkan bagaimana cara
sekolah, dan orang tua yang kita bersenang- senang
menjadi viral di sekolah mereka, menikmati masa remaja tetapi
sehingga menyebabkan mereka juga kesadaran kita akan
dipanggil oleh kepala sekolah. kewajiban kita. Masa remaja
adalah masa yang sangat
berguna jika kita
menghabiskannya dengan cara
yang bijaksana.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 36

Cerpen

EMPAT
SEKAWAN

Budi, Tono, Bima, Johan merupakan Mereka pun akhirnya berdiskusi
empat sekawan mereka masing-
masing berasal dari beda daerah terlebih dahulu apakah mereka
ada yang dari Jawa, Sumatra,
Kalimantan dan Papua. Namun akan membantu kakek tersebut
mereka semua tetap berteman
tanpa membeda bedakan ras suku atau tidak. “Lihat kakek itu teman-
maupun agama mereka pun sudah
berteman dari sejak kecil. Bahkan teman, dia nampaknya butuh
saking akrabnya mereka, mereka
sering bertukar makanan satu sama bantuan seseorang untuk
lain untuk mengetahui setiap
makanan khas dari asal teman- mendorong gerobaknya melewati
teman mereka sendiri.
tanjakan sepertinya.”

Di suatu pagi ketika Budi, Tono, Kata Johan. “Ah kamu ini Johan, jika
kita membantunya kita pasti akan
Bima, dan Johan ingin berangkat ke terlambat.” Kata Bima. “Sepertinya
tidak apa-apa deh jika kita
sekolah mereka tidak sengaja membantunya lihatlah dia kasihan
sudah kelelahan nampaknya.”Kata
bertemu dengan kakek tua yang Budi. Kemudian Bima yang tadinya
tidak mau membantu karena
kelelahan dan nampaknya butuh teman-teman lainnya membantu
kakek tersebut akhirnya Bima pun
bantuan mendorong gerobak mau ikut membantu kakek tersebut.
Namun ternyata membantu kakek
dagangannya melewati sebuah tersebut membutuhkan waktu yang
sangat lama.
tanjakan yang tinggi. Namun

mereka berempat tidak memiliki

banyak waktu untuk menolong Ketika sampai disekolah pintu

kakek tersebut dan jikalau mereka gerbang sekolah sudah ditutup

berempat membantu kakek karena sudah waktunya

tersebut maka mereka berempat pembelajaran dan pak satpam pun

akan terlambat untuk masuk ke menghampiri mereka berempat.

sekolah.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 37

Cerpen

"Tumben-tumben kalian terlambat "Ya Betul sekali Echa, bagaimana
kamu bisa tahu?” tanya mereka
ada masalah apa kalian ini“ kata berempat. “Oh itu ternyata kakekku
dia tadi membawa gerobak untuk
pak satpam. “Maafkan kami pak, memberikan makanan ke orang
miskin menggunakan gerobak agar
kami terlambat karena tadi kami makanan tersebut tidak mudah basi
dan tetap hangat, terima kasih
membantu kakek tua mendorong sekali kalian berempat kalian
sungguh baik” kata Echa.
gerobaknya.” kata mereka
Benedictus Naruna 9E/04
berempat. “Tapi kalau misal saya

yang butuh bantuan kira-kira akan

dibantu tidak?” kata pak satpam.

Dengan serentak mereka

menjawab “Siap kami akan

membantu.” Setelah itu pintu

gerbang sekolah dibukakan oleh

pak satpam dan mereka berempat

dapat masuk ke kelasnya mereka.

Setelah masuk kelas mereka ibu

guru bertanya kepada mereka

mengapa mereka terlambat.

Kemudian mereka memberitahukan

alasannya mengapa mereka

terlambat untuk masuk kelas. Pada

akhirnya mereka dapat mengikuti

pembelajaran sama seperti lainnya.

Setelah pembelajaran berakhir

akhirnya mereka berempat dapat

istirahat dan mereka berpas-pasan

dengan Icha dan Echa kemudian

Echa bertanya kepada mereka

berempat. “Budi, Tono, Bima, dan

Johan apakah benar kalian tadi

membantu kakek tua?”. “Betul Echa

kami tadi membantu kakek tua

untuk melewati tanjakan.” Kata

Bima. “Apakah benar dia

menggunakan sarung bermotif

keris?” Tanya Echa.

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 38

SENGSARANYA MEREKA Puisi

Isak yang tak kian berhenti Gotong royong adalah rasa yang
Perut keroncongan sana-sini berkemanusiaan
Sengsara yang melekat ketat
Derita yang tak ada habisnya Dalam gotong royong ada
kepedulian terhadap sesama
Sebutir nasi jatuh diambilnya Dalam gotong royong ada
Sebakul nasi dibuangnya perasaan yang Satu
Mata layu sayu Dalam gotong royong ada hati
Lapar dan lelah menghantui yang tulus dan iklas
Dalam gotong royong ada rasa
kebersamaan

Semuanya di depan mata kita Gotong royong menjadikan hidup
Akankah diam yang hanya kita lebih bermakna
lakukan? Gotong royong
Apa guna Bhinneka Tunggal Ika? membangunkemajuan dan
Bila yang dianggap satu hanyalah kesatuan
yang sebanding Gotong royong menjaga
kesenjangan sosial
Natashya Livie 8E/25 Gotong royong ayo kita kembali
gotong royong
GOTONG ROYONG
Alfon Aoki 8A/02
Gotong royong, masih adakah
Kata yang sudah jarang terdengar
Gotong royong yang terlintas
adalah kerja bakti
Kerja bakti membersihkan
lingkungan

Gotong royong sangat berbeda
dengan kerja bakti
Kerja bakti hanya salah satu bentuk
gotong royong
Gotong royong lebih dari sekedar
kerja bakti

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 39

Mode

Tracy Natania Rurat 7A-28 40

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG

Cergam

Edisi 34 - Juni 2021 l BENTANG 41

SMP MATER DEI
PAMULANG

SISWA BERPRESTASI :

Irene Rosyanti Juara 1 Lomba Cipta Puisi SMA Labschool Cirendeu
Alexandra Ventimiglia Yuwono Juara 2 Lomba Kahoot SMPK Ricci
2 Bintaro
Khirania Angelita Pinem Juara 3 Lomba Kahoot SMPK Ricci 2
Bintaro
Stefani Nadine Juara 2 Lomba Vocal
Albertus Rahardiyan Ardhani Juara Harapan 4 Lomba Puisi

INFORMASI LEBIH LANJUT :

Telp/Fax. 021-7407148
E-mail : [email protected]
Website : www.materdeipamulang.sch.id


Click to View FlipBook Version