The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Adinda Anastasya, 2023-10-16 19:30:05

Contoh

buat contoh doang

MAKALAH PENULISAN AITEM, FORMAT DAN KAIDAH Disusun Guna Memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah Teknologi Informasi dalam BK Dosen Pengampu : Chandra Prasiska Rahmat M.Pd Disusun Oleh : Bunga Indah Wardani (202101500737) Nabila Alhaniah Ruhiat (202101500445) Adinda Anastasya (202101500437) Venus Casanova Az-Zahra (202101500428) Rahel Melina (202101500423) Nabila Amalia (202101500457) Adinda Tsabita (202101500918) FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI JAKARTA


2 KATA PENGANTAR Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya sehingga tugas ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih terhadap bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik pikiran maupun materinya. Sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini untuk mata kuliah Teknologi Informasi dalam BK dengan judul ‘’PENULISAN AITEM, FORMAT DAN KAIDAH”. Kami menyadari sepenuhnya bahwa tugas ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan segala bentuk saran serta masukan bahkan kritik yang membangun dari berbagai pihak. Kami berharap semoga tugas ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan sekalian dan kami berharap agar tugas ini dapat memberi informasi bagi pembacanya, terutama mahasiswa, supaya dapat memahami materi ini Jakarta, 25 September 2023


3 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...........................................................................................................................2 DAFTAR ISI..........................................................................................................................................3 BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................................4 A. Latar Belakang..........................................................................................................................4 B. Rumusan Masalah ....................................................................................................................4 C. Tujuan........................................................................................................................................4 BAB II PEMBAHASAN.......................................................................................................................5 A. Penulisan Aitem, Format, dan Kaidah....................................................................................5 B. Kaidah Penulisan Aitem...........................................................................................................6 C. Jenis-Jenis Aitem ......................................................................................................................6 D. Format Aitem ............................................................................................................................8 E. Format Respon..........................................................................................................................8 BAB III PENUTUP.............................................................................................................................11 A. Kesimpulan..............................................................................................................................11 DAFTAR PUSTAKA..........................................................................................................................12


4 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penulisan aitem dilakukan berdasarkan blueprint yang sudah dibuat. Format penulisan aitem berupa pernyataan dengan format respon mengacu pada model skala likert yang terdiri dari 5 pilihan jawaban berupa 1 = sangat tidak sesuai, 2 = tidak sesuai, 3 = antara sesuai dan tidak sesuai, 5 = sangat sesuai. Jumlah aitem yang dibuat harus lebih banyak dari aitem final yang digunakan. Semakin banyak aitem yang dibuat, peneliti memiliki stok aitem yang cukup. Untuk menghasilkan aitem dengan kualitas yang baik, maka aitem harus ditulis mengikuti indikator keperilakuan yang sudah dirumuskan dalam kisi-kisi dan berpedoman pada kaidah penulisan. B. Rumusan Masalah 1) Apa itu penulisan aitem? 2) Apa saja fungsi dari penulisan aitem? 3) Bagaimana tahapan dalam penulisan aitem? 4) Apa saja jenis-jenis penulisan aitem? C. Tujuan 1) Untuk memahami apa itu penulisan, format, serta kaidah aitem 2) Untuk mengetahui fungsi dari penulisan aitem 3) Untuk mengetahui jenis-jenis penulisan aitem


5 BAB II PEMBAHASAN A. Penulisan Aitem, Format, dan Kaidah Penulisan aitem bersumber pada teori dan alat ukur yang telah ada. Teori diperoleh dari literatur dan diskusi dengan beberapa orang yang mengetahui teori. Penulisan aitem ini dapat berupa MBTI dan Talent Explorer. Kesimpulan dari ketiga sumber tersebut dirangkum menjadi suatu indikator perilaku. Indikator perilaku inilah yang menjadi dasar penulisan aitem (Edge & Ellis, 2009; Singh & Jha, 2010). Untuk menghasilkan aitem dengan kualitas yang baik, maka aitem harus ditulis mengikuti indikator keperilakuan yang sudah dirumuskan dalam kisi-kisi dan berpedoman pada kaidah penulisan. Penulisan aitem juga dilakukan berdasarkan table blueprint yang sudah dibuat untuk menjadi acuannya. Format penulisan aitem dalam penelitian ini berupa pernyataan. dengan format respon mengacu pada model skala likert yang terdiri dari 5 pilihan jawaban berupa 1 = sangat tidak sesuai, 2 = tidak sesuai, 3 = antara sesuai dan tidak sesuai, 5 = sangat sesuai. Penulisan aitem harus selalu memperhatikan kaidahkaidah penulisan yang sudah ditentukan. Pada tahap awal penulisan aitem, umumnya dibuat aitem yang jumlahnya jauh lebih banyak daripada jumlah yang direncanakan dalam spesifikasi skala, yaitu sampai tiga kali lipat dari jumlah aitem yang nanti akan digunakan dalam skala bentuk final. Hal ini bermaksud agar nanti penyusunan skala tidak kehabisan aitem akibat gugurnya aitem-aitem yang tidak memenuhi persyaratan. Pada dasarnya format aitem dalam penyusunan skala psikologis dibedakan bentuknya menjadi dua macam, yaitu : a) Bentuk Pernyataan : b) Bentuk Pertanyaan : Format pernyataan berupa serangkaian kalimat deklaratif yang didahului oleh beberapa baris kalimat/gambar sebagai stimulus kemudian diikuti oleh pernyataan berkenaan dengan stimulus tersebut Dibuat dalam serangkaian kalimat tanya atau didahului oleh stimulus berupa beberapa kalimat/gambar.


6 B. Kaidah Penulisan Aitem Beberapa diantara kaidah penting dalam penulisan yang perlu diperhatikan dan diikuti oleh penulis aitem, adalah : 1. Gunakan kata dan kalimat yang sederhana, jelas, dan mudah dimengerti. 2. Tulis aitem yang tidak menimbulkan penafsiran ganda 3. Jangan menulis aitem yang langsung berkaitan dengan atribut yang diukur. 4. Perhatikan indikator perilaku apa yang hendak diungkap 5. Cobalah menguji pilihan-pilihan jawaban yang telah ditulis 6. Isi aitem tidak boleh mengandung social desirability yang tinggi 7. Untuk menghindari stereotipe jawaban, sebagian aitem dibuat favorabel dan sebagian lain tidak favorabel. C. Jenis-Jenis Aitem 1) Aitem Favorabel Aitem yang mendukung/memihak atau menunjukkan adanya karakteristik dari atribut yang diukur. Contoh : Bagi saya, menikah dan keluarga sama-sama penting seperti memiliki sebuah karir. 2) Aitem Unfavorabel Aitem yang tidak mendukung/memihak atau menggambarkan adanya karakteristik dari atribut yang diukur. Contoh : Saya lebih suka mengejar karir tanpa gangguan pernikahan, anak, atau tugas-tugas rumah tangga. 3) Aitem Pilihan Ganda Bentuknya pernyataan yang belum selesai, dilanjutkan dengan jawaban yang terdiri atas sejumlah alternatif. Aitem tersebut terdiri dari kalimat pernyataan (stem), beberapa pilihan jawaban (options). Jawaban benar (key), serta alternatif lainnya (distraktor). 4) Aitem Benar-Salah Bentuknya berupa pernyataan yang diikuti dengan alternatif jawaban benarsalah. Kaidah penulisan aitem benar-salah, yaitu : Mengungkap ide/gagasan yang penting


7 Menguji pemahaman, bukan hanya hafalan atau fakta Kebenaran/ketidakbenaran aitem bersifat mutlak Harus menguji materi yang spesifik Aitem harus jelas 5) Aitem Jawaban Pendek Bentuknya berupa pernyataan yang belum selesai kemudian melengkapi dengan jawaban pendek; satu atau dua kata. 6) Aitem Pasangan Bentuknya menyerupai aitem pilihan ganda, mencocokkan pilihan yang ada dengan stimulusnya. 7) Aitem Esai/Karangan Bentuknya berupa pernyataan/perintah yang menuntut jawaban uraian. Kaidah penulisan aitem esai, yaitu : Pernyataan harus mampu menunjukkan penguasaan atas pengetahuan. Buatlah pernyataan yang arah jawabannya jelas Jangan menanyakan sikap/pendapat Awali dengan kata “bandingkan”, “berikan alasan”, “beri contoh”, “jelaskan mengapa”, dsb. Hindari kesempatan memilih soal Tulis dulu jawaban baru menyusun pernyataan


8 D. Format Aitem Format Aitem Format aitem bisa berupa : 1. Bentuk pernyataan dengan pilihan 2. Bentuk pertanyaan Beberapa format item yaitu sebagai berikut: 1. Pernyataan dengan pilihan disajikan dalam kalimat deklaratif tentang variabel yang diukur/tentang situasi yang mengandung indikasi perilaku tertentu. 2. Pertanyaan yang disajikan dalam kalimat tanya tentang variabel yang diukur/tent ang permasalahan/keadaan yang dihadapi subyek/responden. 3. Kombinasi penyataan dengan pilihan & pertanyaan. 4. Penggunaan figur/gambar sebagai stimulus. Contoh‐contoh format item: 1. Pernyataan tentang perasaan wanita yang berperan ganda sebagai ibu & wanita karir, misalnya sebagai berikut: “Merasa tidak sempurna sebagai ibu karena saat anakanak pulang sekolah, saya belum pulang kerja” [TP] [KD] [SR] [SL] 2. Pernyataan dengan pilihan jawaban tentang situasi yang mungkin dialami/tidak d ialami sebagai indikasi tingkat asertivitas, misalnya sebagai berikut: “Seseorang menyalakan rokok dalam bus ber‐AC yang sedang anda tumpangi, maka: a) Saya tegur & ingatkan tentang larangan merokok dalam bus b) Saya diamkan saja meskipun saya terganggu & jengkel E. Format Respon Format respon dapat berupa: Format respon dapat berupa bentuk perilaku seperti menggambar, menjawab, memilih gambar, memilih jawaban. Pada skala psikologi yang populer adalah memilih jawaban Dalam format respon, ada beberapa jenis Anchor:


9 • Anchor adalah kondisi-kondisi subyektif yang dapat digunakan untuk melaporkan perkiraan subyektif dari individu • Jenis Anchor: 1. Persetujuan : setuju-tidak setuju 2. Kata sifat : kaku-longgar, pemarah-tenang 3. Evaluatif : baik-buruk 4. Frekuensi : jarang-selalu, sekali-dua kali • Anchor Perilaku : Mendasarkan pada hasil observasi perilaku nyata Sementara itu jenjang rating dalam skala bervariasi, mulai hanya dua jenjang sampai sebelas jenjang. Jumlah jenjang bisa genap atau ganjil sehingga respon netral bisa diberikan atau tidak. F. Format Respon Beberapa format respon yaitu sebagai berikut: 1) Variasi bentuk memilih jawaban yang memperlihatkan tingkat kesetujuan antara lain : [STS] [TS] [N] [S] [SS]. Bentuk yang sejenis juga dapat disajikan pula dalam tujuh jenjang seperti [STS] [TS] [ATS] [N] [AS] [S] [SS]. Respon pilihan tersebut artinya adalah STS = sangat tidak setuju, TS = tidak setuju, ATS = agak tidak setuju, N = netral, AS = agak setuju, S = setuju, SS = sangat setuju. Catatan : tidak ada manfaatnya untuk memperbanyak pilihan menjadi sembilan jenjang karena justru akan mengamburkan perbedaan yang diinginkan. Responden tidak akan cukup peka dengan perbedaan jenjang yang lebih dari tujuh tingkat. Responden yang cukup berusia atau responden yang belum cukup dewasa, perlu disederhanakan menjadi tiga pilihan saja, yaitu: [TS] [N] [S] Selanjutnya, dalam beberapa kasus dibuat juga skala yang itemitemnya direspon hanya dengan 2 pilihan, “ya” atau “tidak”


10 2) Bentuk pilihan jenjang yang menunjukkan frekuensi kejadian, biasanya disajikan sebagai berikut: a. Tidak pernah b. Jarang c. Kadang‐kadang d. Sering e. Selalu 3) Frekuensi kejadian dalam tujuh jenjang, biasanya disajikan sebagai berikut: a. Tidak pernah b. Sangat jarang c. Jarang d. Kadang‐kadang e. Sering f. Sangat sering g. Selalu Pilihan-pilihan jawaban yang disediakan selalu simetrikal, jenjang ke arah positif sama banyak dengan jenjang kearah negatif. Umumnya pilihan dibuat dalam jumlah ganjil dengan pilihan tengah merupakan pilihan netral.


11 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Penulisan aitem bersumber pada teori dan alat ukur yang telah ada. Teori diperoleh dari literatur dan diskusi dengan beberapa orang yang mengetahui teori. Penulisan aitem ini dapat berupa MBTI dan Talent Explorer. Kesimpulan dari ketiga sumber tersebut dirangkum menjadi suatu indikator perilaku. Indikator perilaku inilah yang menjadi dasar penulisan aitem (Edge & Ellis, 2009; Singh & Jha, 2010). Untuk menghasilkan aitem dengan kualitas yang baik, maka aitem harus ditulis mengikuti indikator keperilakuan yang sudah dirumuskan dalam kisi-kisi dan berpedoman pada kaidah penulisan. Penulisan aitem juga dilakukan berdasarkan table blueprint yang sudah dibuat untuk menjadi acuannya.


12 DAFTAR PUSTAKA Azwar, S. (1995). Sikap Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Azwar, S. (1999). Penyusunan Tes Prestasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Hidayatullah, Muhammad Syarif dan Muhammad Abdan Shadiqi. (2020). Konstruksi Alat Ukur Psikologi. Diakses pada 25 September 2023 pada http://ppak.ulm.ac.id/wpcontent/uploads/2020/12/DIKTAT-PERKULIAHAN-Konstruksi-Alat-UkurPsikologi-Ed.-Revisi-2020-fix-3.pdf Periantolo, Jelpa dan Saifuddin Azwar. (2017). PENGEMBANGAN SKALA KEPRIBADIAN SISWA SMA DARI TIPOLOGI KEPRIBADIAN JUNG DAN MYERS-BRIGGS. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 1(2), 197-200. Sami'an, Penyusunan Skala Psikologi. (2008). Tahap-Tahap Penyusunan Skala Psikologis, Pengembangan Alat Ukur Psikologi (Halaman 22-45). (2021).


Click to View FlipBook Version